Pemkab Pesawaran Gelar Apel Mingguan Sekaligus Penyerahan Kendaraan Damkar Hibah Pemrov DKI Jakarta

Pesawaran, 5 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Apel Mingguan sekaligus penyerahan satu unit kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar) hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (5/1/2026).

Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali yang bertindak sebagai pembina apel dalam amanatnya menyampaikan, keberhasilan pembangunan daerah tidak semata diukur dari capaian ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan terlindungi bagi masyarakat.

Dalam hal ini, menurut Wabup Satpol PP dan Damkar memiliki peran strategis dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) serta menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Satpol PP merupakan wajah kewibawaan pemerintah daerah sekaligus ujung tombak penegakan aturan di lapangan.

Satpol PP juga diharapkan mampu berperan sebagai “pamong” sejati dengan mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan persuasif.

Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menciptakan rasa aman bagi pelaku usaha, melindungi hak-hak masyarakat, serta mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Pesawaran.

“Maka semboyan ‘Pantang Pulang Sebelum Padam’ harus dimaknai lebih luas sebagai semangat pantang menyerah dalam memberikan pelayanan publik terbaik,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Hj.
Nanda Indira B. menyampaikan rasa syukur atas hibah kendaraan Damkar dari Pemprov DKI Jakarta. Dengan bertambahnya armada tersebut, Bupati berharap jajaran Damkar Kabupaten Pesawaran semakin tangguh dan responsif dalam menjalankan tugas sehingga tidak ada lagi kendala armada yang dapat menghambat misi penyelamatan

“Kendaraan ini adalah amanah. Saya instruksikan agar dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara optimal,” ujar Bupati.

Diketahui, hibah satu unit mobil Damkar berkapasitas 4.000 liter tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin (29/12/2025) lalu, bersama dengan 14 kepala daerah lainnya.

Bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran yang tengah menghadapi kondisi darurat dapat menyampaikan laporan melalui call center resmi Satpol PP dan Damkar Pesawaran di nomor 0813-7913-6555.

Sambut Hari Jadi ke-18, Pemkab Pesawaran Gelar Beragam Lomba dan Kegiatan SosialPesawaran, 15 Juli 2025 – Kabupaten Pesawaran akan memperingati hari jadinya yang ke-18 pada tanggal 17 Juli 2025. Dalam rangka menyambut momen bersejarah ini, Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menyiapkan serangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari lomba-lomba, kegiatan sosial, hingga acara keagamaan. Plt. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesawaran, Fanny Setiawan, menyampaikan bahwa peringatan hari jadi tahun ini mengusung semangat kebersamaan dan menjadi refleksi atas perjalanan pembangunan Pesawaran sejak dimekarkan pada tahun 2007. “Rangkaian kegiatan ini dirancang agar masyarakat dari berbagai kalangan bisa turut serta dan merasakan semaraknya hari jadi Pesawaran, baik dari sektor pemerintahan, pendidikan, keagamaan, hingga masyarakat umum,” ujarnya. Adapun beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu: 1. Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pesawaran ke-18 yang akan dilaksanakan pada 17 Juli 2025, disusul Rapat Paripurna Istimewa dan acara ramah tamah sebagai bentuk refleksi terhadap perjalanan sejarah Kabupaten Pesawaran. 2. Kegiatan sosial dan kesehatan, seperti sunatan massal (22 Juli), donor darah, pemeriksaan IVA dan triple eliminasi ibu hamil, serta pemasangan alat kontrasepsi dan implan yang juga dilaksanakan pada tanggal 17 Juli. 3. Lomba Kebersihan dan Keindahan Desa serta Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) pada 13–30 Juli 4. Lomba Kebersihan Kantor (1–7 Agustus) 5. Lomba Capture The Flag (CTF) yang menyasar generasi muda di dunia digital (30 Juli) 6. Lomba administrasi Dharma Wanita dan kegiatan bakti sosial (tentatif) 7. Kegiatan keagamaan pun menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan, seperti Pesawaran Bershalawat (23 Juli), pengajian akbar, serta doa lintas agama bersama Jamus Kalimasada pimpinan Samsul Arifin. 8. Sebagai puncak penutupan, akan digelar Pawai Obor dan Napak Tilas Hari Jadi Pesawaran pada 14 Agustus 2025, menyusuri jejak sejarah kabupaten. Disusul kegiatan Jalan Sehat, Perlombaan Tradisional dan PKK. Melalui seluruh rangkaian ini, Pemerintah Daerah berharap agar semangat Hari Jadi Kabupaten Pesawaran tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi juga momentum mempererat solidaritas antarwarga, menumbuhkan cinta terhadap daerah, serta memperkuat sinergi untuk pembangunan ke depan. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta, menyemarakkan dan menyukseskan peringatan Hari Jadi ke-18 ini. Mari jadikan Pesawaran rumah yang membanggakan bagi kita semua,” tutupnya.

Pesawaran, 15 Juli 2025 – Kabupaten Pesawaran akan memperingati hari jadinya yang ke-18 pada tanggal 17 Juli 2025. Dalam rangka menyambut momen bersejarah ini, Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menyiapkan serangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari lomba-lomba, kegiatan sosial, hingga acara keagamaan.

Plt. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesawaran, Fanny Setiawan, menyampaikan bahwa peringatan hari jadi tahun ini mengusung semangat kebersamaan dan menjadi refleksi atas perjalanan pembangunan Pesawaran sejak dimekarkan pada tahun 2007.

“Rangkaian kegiatan ini dirancang agar masyarakat dari berbagai kalangan bisa turut serta dan merasakan semaraknya hari jadi Pesawaran, baik dari sektor pemerintahan, pendidikan, keagamaan, hingga masyarakat umum,” ujarnya.

Adapun beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu:

1. Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pesawaran ke-18 yang akan dilaksanakan pada 17 Juli 2025, disusul Rapat Paripurna Istimewa dan acara ramah tamah sebagai bentuk refleksi terhadap perjalanan sejarah Kabupaten Pesawaran.

2. Kegiatan sosial dan kesehatan, seperti sunatan massal (22 Juli), donor darah, pemeriksaan IVA dan triple eliminasi ibu hamil, serta pemasangan alat kontrasepsi dan implan yang juga dilaksanakan pada tanggal 17 Juli.

3. Lomba Kebersihan dan Keindahan Desa serta Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) pada 13–30 Juli

4. Lomba Kebersihan Kantor (1–7 Agustus)

5. Lomba Capture The Flag (CTF) yang menyasar generasi muda di dunia digital (30 Juli)

6. Lomba administrasi Dharma Wanita dan kegiatan bakti sosial (tentatif)

7. Kegiatan keagamaan pun menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan, seperti Pesawaran Bershalawat (23 Juli), pengajian akbar, serta doa lintas agama bersama Jamus Kalimasada pimpinan Samsul Arifin.

8. Sebagai puncak penutupan, akan digelar Pawai Obor dan Napak Tilas Hari Jadi Pesawaran pada 14 Agustus 2025, menyusuri jejak sejarah kabupaten. Disusul kegiatan Jalan Sehat, Perlombaan Tradisional dan PKK.

Melalui seluruh rangkaian ini, Pemerintah Daerah berharap agar semangat Hari Jadi Kabupaten Pesawaran tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi juga momentum mempererat solidaritas antarwarga, menumbuhkan cinta terhadap daerah, serta memperkuat sinergi untuk pembangunan ke depan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta, menyemarakkan dan menyukseskan peringatan Hari Jadi ke-18 ini. Mari jadikan Pesawaran rumah yang membanggakan bagi kita semua,” tutupnya.

Sinergi Kampus UBL dan Pemda Pesawaran Jaga Ekosistem Pesisir Lewat Aksi Tanam Mangrove

Pesawaran, 10 Juli 2025 – Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Bandar Lampung (UBL) yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (HIMABI) menggelar kegiatan “Business Goes Green: Aksi Nyata Penanaman Mangrove untuk Lampung Berkelanjutan”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kawasan Hutan Mangrove Petenggoran, Desa Gebang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran pada Kamis, (10/7/2025) dan sekaligus menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian di lingkungan pesisir.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor antara dunia akademik, pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), 14 (Ekosistem Lautan), dan 17 (Kemitraan untuk Tujuan).

Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menilai bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi seremonial, tetapi merupakan bentuk sinergi yang penting dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli dan terlibat langsung dalam pelestarian lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, DLH turut hadir dan terlibat langsung melalui keikutsertaan para pengawas dan pengendali dampak lingkungan, yakni Ibu Nevi Dini Astuti, S.Si., dan Ibu Yanti Meda, S.E., yang juga ikut menanam mangrove bersama pelaku UMKM, komunitas, masyarakat setempat, serta mahasiswa
Program Studi Administrasi Bisnis UBL yang dipimpin oleh Kaprodi Dr. M. Oktavianur, S.E., M.M.

Bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran, upaya pelestarian lingkungan selalu sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan. DLH secara konsisten mendukung inisiatif masyarakat maupun lembaga pendidikan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Menjaga kelestarian kawasan pesisir adalah tanggung jawab bersama. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat tutupan vegetasi mangrove yang penting bagi perlindungan pesisir, tetapi juga menanamkan nilai pentingnya harmoni antara manusia dan alam kepada generasi penerus,” ujar perwakilan Dinas Lingkungan Hidup.

Selain penanaman, kegiatan ini juga disertai edukasi lingkungan dan kampanye digital, yang memperluas jangkauan pesan-pesan pelestarian kepada publik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran dan semangat kolaboratif dalam menjaga lingkungan, sekaligus membangun jejaring green business yang peduli terhadap kelestarian alam. Selain aksi tanam mangrove, kegiatan ini juga mencakup edukasi lingkungan dan kampanye digital melalui media sosial untuk memperluas dampaknya.

“Penanaman mangrove ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi menjadi aksi nyata kontribusi mahasiswa dan pelaku bisnis dalam menjaga ekosistem pesisir dan mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan,” ujar Dr. M. Oktavianur.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran Dorong Penguatan Kelembagaan dan Sinergi Percepatan Perhutanan Sosial

Pesawaran, 09 Juli 2025 – Dalam rangka pembenahan kelembagaan serta percepatan program Perhutanan Sosial, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Bagian Sumber Daya Alam mengadakan kegiatan pembinaan kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) di Desa Maja, Kecamatan Marga Punduh pada Rabu, (09/07/25).

Kegiatan ini diikuti oleh tiga kelompok tani hutan yang ada di Desa Maja, yakni KTH Karya Tani, Karya Mandiri, dan Tani Makmur. Selain itu turut hadir juga Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Pesawaran beserta staf, Kepala KPH Pesawaran beserta staf, perwakilan Kecamatan Marga Punduh, dan Kepala Desa Maja.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setdakab Pesawaran Alkholid mengatakan langkah ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden No. 28 Tahun 2023 tentang Perencanaan Terpadu Percepatan Pengelolaan Perhutanan Sosial, serta diperkuat oleh strategi sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang tertuang dalam dokumen IAD (Integrated Area Development).

“Pemerintah juga telah menegaskan komitmen lebih lanjut melalui terbitnya Peraturan Presiden Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan, yang menyertakan unsur TNI, Kepolisian, serta Pemerintah Pusat hingga Daerah, sebagai Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan,” lanjutnya.

Peraturan tersebut menegaskan bahwa pengelolaan kawasan hutan tanpa izin resmi akan dikenakan sanksi administratif, dan bisa dikenai penugasan ulang. Oleh karena itu, keberadaan izin resmi Perhutanan Sosial menjadi bentuk perlindungan hukum yang sangat penting bagi masyarakat penggarap kawasan hutan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat penggarap yang belum memiliki izin untuk segera bergabung dan mengikuti proses legalisasi melalui skema Perhutanan Sosial. Ini adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan demi masa depan hutan dan kesejahteraan bersama,” tutupnya.

DPRD Pesawaran Usulkan Pengesahan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil PSU 2025

Pesawaran, 4 Juli 2025 – Transisi pemerintahan di Kabupaten Pesawaran memasuki babak baru. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran secara resmi mengusulkan pengesahan dan pengangkatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024. Usulan ini diumumkan dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD, Jumat (4/7/2025).

Rapat Paripurna tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas penetapan resmi KPU Kabupaten Pesawaran yang menetapkan pasangan nomor urut 02 Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali sebagai peraih suara terbanyak, dengan total 128.715 suara atau 59,26 persen dari total suara sah. Penetapan ini merupakan hasil PSU yang digelar sebagai bagian dari mekanisme penyelesaian sengketa hasil Pilkada Serentak 2024.

Ketua DPRD Pesawaran Ahmad Rico Julian, selaku pimpinan rapat menyebut bahwa rapat paripurna ini penting sebagai bagian dari mekanisme konstitusional dalam sistem pemerintahan daerah.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD menjalankan amanat undang-undang sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, bahwa pengesahan calon Bupati dan calon Walikota diusulkan dengan surat pimpinan DPRD Kabupaten/Kota kepada Menteri melalui Gubernur keputusan DPRD paling lambat 3 hari setelah Keputusan DPRD kabupaten/kota tentang penetapan calon Bupati dan calon Walikota.

Selain membahas usulan penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, agenda ini juga memuat pengumuman akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran periode 2020–2025.

Rancangan surat keputusan DPRD yang memuat usulan pengesahan calon terpilih dan pengumuman akhir masa jabatan petahana dibacakan oleh Sekretaris Dewan, Toto Sumedi dan disetujui oleh seluruh anggota fraksi DPRD. Dokumen tersebut kini menjadi keputusan resmi DPRD Pesawaran yang akan disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur.

Ketua KPU Pesawaran Ferry Ikhsan, dalam menyampaikan bahwa penetapan pasangan calon terpilih dilakukan melalui Rapat Pleno Terbuka pada 30 Juni 2025. Keesokan harinya, surat resmi pengusulan pengesahan dan pengangkatan dikirimkan ke DPRD, sebagai dasar agenda rapat hari ini.

“Rangkaian ini merupakan penutup dari proses panjang Pilkada yang sempat mengalami perselisihan. Dengan PSU dan keputusan hari ini, kita kembali meneguhkan prinsip demokrasi yang sehat dan transparan,” ujar Ferry.

Turut hadir dalam rapat paripurna ini Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Sekretaris Daerah Wildan, unsur Forkopimda, pasangan calon terpilih Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali, jajaran kepala OPD, Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Pesawaran, serta 32 anggota DPRD.

PSMTI Kabupaten Pesawaran Sambut Bulan Suci Ramadan dengan Kegiatan Donor Darah

Pesawaran, 24 Februari 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci ramadan yang tinggal hitungan hari, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan donor darah di TK Little Eagle, Gedong Tataan, pada Senin (24/2/2025). Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap dua bulan sekali guna menumbuhkan semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ketua PSMTI Pesawaran Rahman Dharmawan, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata dalam membantu pemenuhan kebutuhan darah PMI Provinsi Lampung, yang setiap bulannya membutuhkan setidaknya 6.000 kantong darah.

“Kami rutin menyelenggarakan kegiatan ini setiap dua bulan sekali. Berhubung bulan suci ramadan semakin dekat, selain donor darah, sebelumnya kami juga telah membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selain kegiatan donor darah, PSMTI Pesawaran juga merencanakan pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian takjil di pertengahan Ramadan. Pada kegiatan kali ini, pihaknya menargetkan 100 kantong darah, dan hingga pukul 10.00 WIB telah terkumpul sekitar 65 kantong darah hasil donor masyarakat sekitar dan pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran.

Rahman berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya donor darah, baik dari sisi kesehatan pribadi maupun manfaatnya bagi mereka yang membutuhkan.

“Ayo masyarakat, jangan takut untuk donor darah. Donor darah itu mulia dan bermanfaat bagi kita semua,” ajaknya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nurhayati Marzuki, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pesawaran Mei Nuryati Wildan, Wakil Ketua II DPRD Pesawaran, Aria Guna, Camat Gedong Tataan, Darlis, perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan PMI Pesawaran serta tamu undangan lainnya.

Wakil Ketua TP PKK Pesawaran Nurhayati Marzuki menyambut baik serta mengapresiasi inisiatif PSMTI Pesawaran dalam menyelenggarakan kegiatan donor darah ini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak positif bagi kesehatan masyarakat tetapi juga merupakan bentuk nyata kepedulian sosial.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berdonor darah secara rutin, sehingga dapat membantu mencukupi kebutuhan darah di Provinsi Lampung.

“Kami dari pemerintah sangat mendukung kegiatan ini. Meskipun bukan program pemerintah, inisiatif PSMTI sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Donor darah bukan hanya penting untuk kesehatan, tetapi juga bernilai ibadah karena kita turut membantu sesama,” ujarnya.

Bencana Banjir Melanda Beberapa Wilayah di Pesawaran, Pemerintah Lakukan Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak

Pesawaran, 22 Februari 2025 – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran sejak Jumat, 21 Februari hingga dini hari Sabtu, 22 Februari 2025, telah menyebabkan banjir di beberapa kecamatan. Hujan deras telah menyebabkan Sungai Way Punduh meluap dan berdampak di wilayah Kecamatan Marga Punduh dan Kecamatan Padang Cermin.

Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran, Banjir mulai terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dengan tinggi muka air berkisar antara 30 hingga 80 cm.

Banjir yang terjadi mengakibatkan rumah-rumah warga terdampak di berbagai wilayah. Di Kecamatan Marga Punduh, sebanyak 15 rumah di Desa Umbul Limus, 73 rumah di Desa Kampung Baru, 11 rumah di Desa Tajur, 15 rumah di Desa Pekon Ampai, 12 rumah di Desa Kunyaian, dan 7 rumah di Desa Kekatang mengalami dampak dari banjir, dengan satu unit rumah dilaporkan roboh.

Kemudian di Kecamatan Punduh Pedada, tanah longsor terjadi di Desa Sukarame dan menutupi sebagian badan jalan. Di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, satu unit bronjong hanyut dan 478 rumah terdampak.

Sementara itu di Kecamatan Padang Cermin, banjir yang masuk ke pemukiman warga kini mulai surut. Plh Camat Padang Cermin Eko Novian, melaporkan bahwa kondisi banjir telah menggenangi 262 rumah warga yang tersebar di Dusun 1, Dusun 2, Dusun 3, dan Dusun 4 di Desa Padang Cermin serta 10 rumah di Dusun Sanggi Induk, Desa Sanggi. Selain itu, banjir juga menyebabkan jebolnya dam irigasi di Desa Tambangan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Bupati Pesawaran yang diwakili Kepala BPBD Sopyan Agani, bersama jajaran telah meninjau lokasi banjir di beberapa titik. Termasuk menyalurkan bantuan berupa paket sembako, mie instan, air mineral, serta roti untuk warga terdampak di Desa Padang Cermin dan Desa Sukajaya Lempasing.

Kepala BPBD Kabupaten Pesawaran turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan serta selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Segala bentuk perkembangan terkait penanganan bencana ini akan terus diperbarui

“Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kabupaten Pesawaran terus melakukan evakuasi dan pemantauan di lapangan. Meskipun hujan telah reda, di beberapa wilayah banjir masih belum sepenuhnya surut,” ujar Sopyan.

Musrenbang Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng Wujudkan Partisipasi dalam Perencanaan Pembangunan Pesawaran 2026

Pesawaran, 21 Februari 2025 – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tingkat Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng yang dilaksanakan di Balai Desa Pejambon, Kecamatan Negeri Katon pada Jum’at, (21/2/2025). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah yang melibatkan partisipasi berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Wildan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat serta perangkat pemerintahan kecamatan yang telah mendukung agenda pembangunan daerah.

“Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan tahun ini memiliki arti penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang akan datang,” ujar Sekda Wildan.

Musrenbang didasarkan pada amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah. Dengan landasan hukum tersebut, Pemerintah Daerah diwajibkan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang menjadi acuan dalam pelaksanaan pembangunan.

Sekda Wildan menekankan bahwa Musrenbang Kecamatan bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat dan menyusun usulan kegiatan prioritas yang akan diusulkan ke tingkat kabupaten.

“Diharapkan output dari Musrenbang ini dapat menghasilkan daftar usulan skala prioritas yang akurat untuk pembangunan tahun 2026, serta menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran menetapkan tema RKPD Tahun 2026, yaitu Memantapkan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Produktif untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Desa, serta Daya Saing Daerah. Beberapa prioritas pembangunan yang telah ditetapkan meliputi, Peningkatan kualitas SDM yang sehat jasmani dan rohani, cerdas, unggul, dan berdaya saing; Peningkatan iklim investasi dan berusaha yang kondusif.

Kemudian mewujudkan desa mandiri sebagai titik berat pembangunan berbasis kemasyarakatan dan potensi lokal, Pemerataan infrastruktur wilayah secara berkelanjutan dan berkualitas, serta Peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan layanan publik yang berkinerja tinggi.

Dalam kesempatan ini, Sekda juga meminta seluruh perangkat daerah, khususnya di Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng, untuk berkomitmen meningkatkan pelayanan publik dan mewujudkan pemerintahan yang adaptif, efektif, serta efisien.

Plt Camat Negeri Katon Data Trianda, menjelaskan bahwa musyawarah tingkat desa telah dilakukan di 21 desa di Kecamatan Negeri Katon. Hasil musyawarah desa tersebut dihimpun dan diinput ke dalam aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang disediakan oleh Bappeda Kabupaten Pesawaran sebelum disampaikan dalam Musrenbang Kecamatan.

Sementara itu, Camat Tegineneng Aep Alamsyah dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Kecamatan Tegineneng saat ini tengah berfokus pada pembangunan infrastruktur yang dirasa masih perlu mendapatkan perhatian. Oleh karenanya melalui Musrenbang ini, peran serta dari Bupati selaku kepala daerah, anggota dewan, serta para pemangku kepentingan menurutnya sangat dibutuhkan dalam realisasi program.

“Tentunya kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian serta program-program yang telah direalisasikan di Kecamatan Tegineneng selama ini. Semoga program-program pembangunan ke depan bisa semakin optimal,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Sekda bersama jajaran juga menyerahkan bantuan alokasi dana fisik dan non-fisik, serta pagu dana desa untuk tahun anggaran 2025 bagi Kecamatan Negeri Katon dan Tegineneng. Selain itu, diberikan pula bantuan bagi penghulu, guru ngaji, marbot, penjaga makam, serta perlengkapan siswa SD dan SMP.

Musrenbang Kecamatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, Kepala Perangkat Daerah, Forkopimda, serta para kepala desa

Musrenbang Kecamatan Padang Cermin dan Teluk Pandan Diharapkan Jadi Wadah Angkat Isu Strategis Pembangunan Desa

Pesawaran, 19 Februari 2025 – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri dan memberikan sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Padang Cermin dan Teluk Pandan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Balai Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, pada Rabu (19/2/2025).

Musrenbang tahun ini mengangkat tema “Memantapkan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Produktif untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Desa, serta Daya Saing Daerah”. Agenda dalam kegiatan ini diisi dengan pemaparan dari masing-masing Camat terkait, arahan Bupati, penyerahan bantuan Pemerintah Daerah, dan sesi diskusi sebagai penutup.

Dalam sambutannya, Bupati Dendi Ramadhona menekankan pentingnya Musrenbang sebagai proses perencanaan yang harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Bupati menyebut, usulan yang dihasilkan dalam Musrenbang penting guna mengangkat isu-isu strategis yang harus diketahui oleh publik dalam hal pembangunan desa.

“Saya atas nama pemerintah Kabupaten Pesawaran mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah melaksanakan Musrenbang untuk Tahun 2026. Ini adalah awal dari perencanaan kita untuk tahun mendatang. Musrenbang ini bukan sekadar seremonial, melainkan proses yang harus dilalui agar perencanaan pembangunan benar-benar terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati Dendi mengakui bahwa masih terdapat keterbatasan dalam memenuhi semua harapan masyarakat karena kondisi keuangan daerah. Oleh karena itu, musyawarah seperti ini menjadi penting untuk menentukan prioritas pembangunan.

“Kita masih belum bisa memenuhi semua harapan masyarakat karena keterbatasan keuangan daerah. Maka dari itu, kita harus bermusyawarah agar pembangunan tetap berjalan dengan mengutamakan pelayanan dasar,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah dan kekompakan masyarakat. Apresiasi yang tinggi juga turut diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah berkontribusi menyumbangkan gagasannya untuk pembangunan desa.

“Mari kita terus menjaga harmoni dan kekompakan demi kemajuan bersama,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Teluk Pandan dan Plh Camat Padang Cermin turut menyampaikan komitmen yang sama. Camat Teluk Pandan Salpani menegaskan bahwa setiap kecamatan memiliki tanggung jawab besar dalam berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Apa yang bisa kita berikan kepada Kabupaten Pesawaran merupakan tanggung jawab bersama. Musrenbang ini menjadi wadah kita untuk merumuskan langkah terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Plh Camat Padang Cermin Eko Novian menyampaikan dalam rangka mendukung arahan tersebut, berbagai program pembangunan pun turut dilakukan sebagai bagian dari meningkatkan fasilitas serta pelayanan masyarakat.

Beberapa diantaranya meliputi bidang infrastruktur, sosial budaya dan ekonomi seperti pembangunan masjid, saluran irigasi, pembangunan UKS sekolah, tempat penyimpanan vaksin, ruang perpustakaan, pembangunan lab komputer, dan rehab kelas di SDN 9 Padang Cermin.

Pada kesempatan tersebut, Bupati bersama jajaran juga turut menyerahkan berbagai bantuan, termasuk untuk penghulu, guru ngaji, marbot, dan penjaga makam. Bantuan lainnya mencakup perlengkapan siswa SD dan SMP, serta pagu alokasi kegiatan fisik dan non-fisik di Kecamatan Padang Cermin dan Teluk Pandan.

Turut hadir dalam kegiatan Musrenbang Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang), Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Dapil 5, Kepala Perangkat Daerah, Forkopimda, Camat Teluk Pandan, Camat Padang Cermin, serta para kepala desa di wilayah tersebut

Bupati Pesawaran Hadiri Musrenbang Kecamatan Way Khilau untuk Penyusunan RKPD 2026

Pesawaran, 18 Februari 2025 – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Way Khilau dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, pada Selasa (18/2/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Asisten Ekobang, para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat Way Khilau, serta jajaran Kepala Desa.

Dalam sambutannya Bupati Dendi Ramadhona menekankan bahwa kebijakan pembangunan daerah harus selaras dengan prioritas nasional, provinsi, serta program unggulan daerah. Oleh karena itu, usulan rencana kerja yang disampaikan dalam Musrenbang harus benar-benar menjawab isu strategis pembangunan di Kecamatan Way Khilau, serta memprioritaskan program dan kegiatan yang mendesak dengan mengacu pada arah kebijakan RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2021-2026.

“Saya mengapresiasi seluruh kepala desa dan jajaran yang terus berupaya menyampaikan aspirasi masyarakatnya masing-masing. Namun, perlu dipahami bahwa tidak semua usulan dapat terealisasi dalam satu tahun anggaran karena keterbatasan anggaran serta kendala administratif dan prioritas pembangunan lainnya,” ujar Bupati Dendi.

Lebih lanjut, Bupati Dendi meminta seluruh perangkat daerah di Kabupaten Pesawaran, khususnya di Kecamatan Way Khilau, untuk berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan publik serta mewujudkan kinerja pemerintahan yang adaptif, efektif, dan efisien guna menciptakan birokrasi yang modern dan responsif.

Camat Way Khilau M. Nazamroni, juga menyampaikan harapannya agar usulan desa yang bersifat prioritas dapat terealisasi, terutama yang menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat.

“Setiap Musrenbang, kita selalu berupaya mengakomodasi semua usulan yang disampaikan oleh masyarakat melalui kepala desa. Harapan kita adalah agar skala pembangunan di Kecamatan Way Khilau terus meningkat,” ujar Camat Nazamroni.

Selain itu pada kegiatan tersebut juga turut diserahkan bantuan bagi penghulu, guru ngaji, marbot, dan penjaga makam. Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa SD dan SMP juga diberikan, serta pagu alokasi kegiatan fisik dan non-fisik tahun 2025 untuk Kecamatan Way Khilau.