Pemprov Lampung Gelar Kegiatan World Cleanup Day 2020

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung pada tanggal 19 September 2020 mendatang direncanakan akan melaksanakan kegiatan World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2020 yang dilaksanakan serentak di 150 negara di dunia.

World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan bumi.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut dari Surat Direktur Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah dan bahan Beracun Berbahaya Nomor S.333/PSLB3/PS/PLB.0/8/2020 tentang kegiatan WCD Indonesia 2020.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Lampung juga telah melakukan audiensi dengan Team World Cleanup Day (WCD) Lampung 2020 dan Community Gathering pada 15 agustus 2020 di Aula DLH Lampung.

“Diharapkan semua warga dapat turut dalam aksi bersih-bersih, setidaknya dilingkungan rumahnya masing-masing, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19,” ujar Fahrizal.

Sementara itu, Team Leader WCD Lampung 2020 menyatakan bahwa kegiatan WCD sangat penting dilakukan, mengingat terdapat 1,3 milyar ton sampah yang dihasilkan setiap tahunnya, dan hanya sekitar 368 juta ton yang berakhir di tempat penampungan sampah dunia.

“hanya 368 juta ton sampah yang berakhir dipenampungan, sementara yang lainnya tersebar di sungai, laut, dibakar secara terbuka, dan tersebar di jalan-jalan baik kota maupun desa,” ungkapnya.

World Cleanup Day merupakan momentum sinergi komunitas dengan instansi Pemerintah Daerah terkait, pemangku kebijakan, komunitas peduli lingkungan dan lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah dengan lebih bijaksana. (Red)

Pemprov Lampung Ajak Pengurus Asosiasi Ilmu Politik Indonesia Beri Warna Positif Pembangunan Politik Daerah

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung mengajak para pengurus Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) di Provinsi Lampung memberi warna positif dan signifikan terhadap pembangunan politik di daerah Lampung untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) dalam acara Pelantikan Pengurus Cabang (PC) AIPI Lampung Periode 2020-2024 di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (9/9/2020).

“Selamat kepada seluruh PC AIPI Lampung yang hari ini dilantik. Kita berharap bisa berperan maksimal memberikan sumbangsih nyata dalam meningkatkan dan memajukan Provinsi Lampung,” ujar Wagub Nunik.

Pada kesempatan itu, Agus Mardihartono terpilih sebagai Ketua PC AIPI Lampung Periode 2020-2024. Pelantikan sendiri dilakukan oleh Ketua II Pengurus Pusat (PP) AIPI Gunawan Suswantoro.

Sedangkan Wagub Nunik juga dilantik sebagai Koordinator Dewan Penasehat PC AIPI Lampung.

Nunik mengatakan salah satu peran AIPI yakni melalui kontribusi dalam mengawal proses demokrasi.

Menurutnya, dirinya menyoroti sebagian masyarakat yang tidak memiliki background politik namun masuk kedunia politik dan ini menjadi tantangan bagi AIPI dalam melakukan pengawalan.

“Tanpa dibekali kemampuan dibidang politik dan termasuk juga komitmen politik, maka akan merugikan terutama kepada masyarakat. Di sini tantangan bagi AIPI bagaimana pelaku-pelaku politik terutama di Provinsi Lampung ini memiliki komitmen dan tentunya harus diwujudkan untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Nunik.

Sementara itu, Ketua II PP AIPI Gunawan Suswantoro mengajak PC AIPI Lampung untuk dapat mewujudkan kontribusinya secara nyata.

“Berharap kepada PC AIPI Lampung untuk dapat memberikan konstribusi nyata bagi perkembangan ilmu politik di Indonesia pada umumnya dan Provinsi Lampung pada khususnya,” ujar Gunawan.

Ketua PC AIPI Lampung Agus Mardihartono berkeyanikan AIPI ke depan dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa Indonesia, khususnya pembangunan di Provinsi Lampung menuju Rakyat Lampung Berjaya.

“Insya Allah pasca pelantikan ini kami akan segera bergerak dan berkontribusi kepada masyarakat melalui bidang yang ada di dalam struktur AIPI,” ujar Agus.

Agus juga mengajak seluruh unsur seperti Forkopimda, pimpinan partai politik, pimpinan perguruan tinggi, media dan stakeholder di Lampung untuk dapat bersinergi bersama.

“Bersinergi bersama PC AIPI Lampung dalam memberikan sumbangsih keilmuan dan pendidikan politik kepada masyarakat Lampung,” katanya.

Acara pelantikan ini dirangkai dengan kegiatan Seminar nasional dengan tema “Tantangan dan Peluang Pilkada Serentak 2020 di Era Pandemi” dilanjutkan dengan rapat kerja daerah PC AIPI Lampung. (Red)

Gubernur Arinal Siap Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan di Sektor Pariwisata Bersama Jajaran TNI/Polri

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi siap meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan di Sektor Pariwisata bersama jajaran TNI/Polri.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam Rapat Gugus Tugas Covid-19 tentang Pariwisata, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur, Bandarlampung, Rabu (9/9/2020).

“Harus ada tim pengendalian dan pengawasan kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan, termasuk di objek wisata yang ada di daerah pantai,” jelasnya.

Itulah sebabnya, Gubernur Arinal menuturkan perlunya melibatkan jajaran TNI/Polri dalam melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di sektor pariwisata.

Gubernur Arinal menilai perlu diambil langkah penanganan Covid-19 karena ada kecenderungan merambat ke wilayah pedesaan.

Meskipun, Provinsi Lampung merupakan wilayah yang masih terkendali dan mampu dikendalikan namun harus tetap mengambil langkah dalam penanganan Covid-19 ini.

Upaya pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, lanjut Gubernur Arinal, harus terus dilakukan. Ia juga menuturkan perlunya mensosialisasikan Pergub No 45 tahun 2020.

Terkait pelaksanaan Pilkada pada Desember 2020 mendatang, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa ada 8 Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pilkada. Dalam pelaksanaan ini, Gubernur Arinal meminta agar dalam pelaksanaannya Lampung benar-benar kondusif.

“Penerapan protokol kesehatan ini harus dilakukan. Kita akan ambil langkah, menguntungkan atau tidak, saya harus menyelamatkan warga,” ujarnya.

Rapat Gugus Tugas ini sendiri dihadiri oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto, Kabinda Lampung Brigjen TNI Wahyu Hadi, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono, Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan, Anggota Forkopimda Lampung, Bawaslu Lampung, KPU Lampung, dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Red)

Gubernur Lampung Pimpin Rapat Pengembangan Dekranasda dan UMKM Lokal

mediarepublika.com

Bandar Lampung– Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, memimpin Rapat Pengembangan Dekranasda dan UMKM Lokal, bertempat di Ruang Rapat Utama, Selasa (08/09).

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto, Ketua Dekranasda Riana Sari Arinal, Kepala Dinas Kominfotik Achmad Chrisna Putra serta para Kepala OPD lainnnya di lingkungan Pemprov Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa hasil singkong di Provinsi Lampung begitu luar biasa, tetapi belum bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Untuk itu Gubernur meminta Dekranasda agar ikut berperan aktif untuk memajukan produk singkong supaya bisa menjadi perhatian di tingkat nasional.

Gubernur berharap, Dinas Perindustrian, UMKM, dan Dekranasda bisa memajukan dan memanfaatkan rest area di Tol Trans Sumatera. Juga memberdayakan UMKM Lokal yang ada di Pelabuhan Eksekutif Bakauheni, mengingat Pelabuhan Bakauheni akan menjadi destinasi pariwisata nasional nantinya.

“Saya hari ini mengundang OPD-OPD supaya kinerja kita lebih baik lagi dari sebelumnya. Jangan sampai kita jadi penghasil nasional, tetapi rakyatnya miskin. Kalau bisa, kita ada motivator untuk memotivasi UMKM lokal agar terbentuk semangat kewirausahaan. Kita juga harus melakukan pengembangan tapi jangan lupa lakukan pengendalian agar semua terjaga dan tetap lestari,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menambahkan, Program Kartu Petani Berjaya supaya terus dikembangkan agar usaha-usaha rakyat dapat berkembang dengan baik. Lalu memanfaatkan festival-festival dan pameran dengan baik untuk UMKM Lokal.

“Saya berharap Perindag menjadi tumpuan harapan dan saya tunggu kreativitasnya. Intinya dinas-dinas harus serius menangani ini dan aktif menggali peluang,” pungkas Gubernur. (Red)

Ibu Riana Sari Dorong Perkembangan Fashion Dengan Memanfaatkan Budaya Lokal

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal dorong pengembangan desain fashion dengan memanfaatkan budaya lokal dan khas Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Ibu Riana saat mengikuti Talkshow Fashion Hijab dengan tema Trend Fashion Hijab sebagai Peluang Bisnis, secara virtual di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Sabtu (5/9/2020).

Talkshow ini dimoderatori oleh Nycta Gina dengan narasumber yakni Diajeng Lestari (CEO HIJUP.com) dan Neera Alatas (Desainer).

Pada kesempatan itu, Ibu Riana menampilkan kain tapis Lampung yang dikreasikan dalam bentuk masker dan tas.

Diharapkan para desainer muda untuk juga bisa mengangkat kerajinan khas daerah Lampung tersebut yang dikreasikan menjadi fashion termasuk hijab.

“Ini sekaligus sebagai upaya menggali dan melestarikan khazanah budaya dan kerajinan daerah Lampung. Saya berbangga apabila para desainer muda ini mau mengangkat kerajinan Provinsi Lampung yaitu tapis,” ujar Ibu Riana.

Ibu Riana menjelaskan fashion juga menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang sangat potensial untuk berkembang pesat di Provinsi Lampung saat ini.

Menurutnya, tapis ini bisa menjadi peluang untuk dikembangkan sekaligus dikenal masyarakat luas melalui bidang fashion.

Ditambah lagi selain tapis, Provinsi Lampung juga memiliki berbagai kerajinan khas lainnya seperti batik sembage, sulam usus, celugam dan lainnya.

“Kedepannya para desainer muda bisa menggarap dan memaksimalkan tapis ini sehingga tapis lebih disenangi oleh masyarakat luas baik nasional bahkan internasional,” katanya.

Ibu Riana menjelaskan kain tapis ini juga bisa dikenakan oleh semua kalangan usia termasuk anak muda.

“Kain tapis ini juga bisa dimodifikasi sehingga bisa digunakan anak-anak muda.  Sekarang dengan kemajuan teknologi, bahan bisa jadi lebih halus, lebih adem dan enak dipakai. Ini bisa menjadi pakaian yang nyaman dan berkelas,” ujarnya.

Melalui talkshow tersebut, Ibu Riana berharap akan Iahir para wirausaha baru dan para desainer muda dan berbakat yang akan melestarikan dan membawa budaya dan kerajinan daerah Lampung di dunia nasional maupun internasional.

Kegiatan Talkshow Fashion Hijab ini merupakan rangkaian Festival Lampung Syariah (Flash) 2020 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung.

Pada kegiatan tersebut juga diumumkan pemenang Lomba Kreasi Busana Muslim Menggunakan Kain Daerah dan Lomba Tutorial Kreasi Hijab.(Red)

Kartu Petani Berjaya Siap Diluncurkan, Gubernur Arinal Pimpin Pangsung Papat Persiapan

Mediarepublika.com

Bandar Lampung, —– Gubernur Arinal pimpin rapat persiapan peluncuran Program Kartu Petani berjaya bertempat di Ruang Rapat Utama kantor Gubernur Lampung, Kamis (03/09/2020).

Rapat persiapan peluncuran program Kartu Petani Berjaya yang direncanakan akan dilaksanakan pada awal Oktober 2020 mendatang tersebut dihadiri oleh Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Lampung, Tim Kartu Petani Berjaya, perwakilan BRI, Bank Mandiri, Bank Lampung dan BNI.

Peluncuran Kartu Petani Berjaya rencananya akan dilaksanakan di desa Tempuran Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah dan akan dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia. Lokasi tersebut juga rencananya akan dijadikan pusat perbenihan yang memenuhi berbagai persyaratan, seperti Irigasi yang bagus, letaknya yang strategis, hingga SDM petaninya yang sudah maju.

Menurut Gubernur Arinal Djunaidi, Lampung merupakan lokomotif pertanian di Indonesia, oleh karena itu dirinya mengajak semua pihak untuk dengan sungguh – sungguh mempersiapkan program kartu petani berjaya.

Arinal juga berharap ada sinergitas yang baik antara Perguruan Tinggi, OPD terkait, Pabrikan dan Perbankan. Sehingga membangun sistem yang benar – benar dapat terintegrasi dengan berbagai macam kebutuhan masyarakat petani.

Arinal juga berharap agar Kartu Petani Berjaya nantinya tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dibidang pertanian saja, namun diharapkan dapat digunakan sebagai sarana pembayaran Tol, transaksi keuangan, dan kegunaan lain yang berkaitan dengan kemudahan akses petani untuk mendapatkan berbagai fasilitas.

“Berkaitan dengan rencana pelaksanaan launching ini, tentunya Lampung sebagai penggagas dan sebagai pelaksana awal sangat serius dalam mempersiapkannya, karena pada akhirnya program ini akan diusulkan untuk menjadi program nasional,” ungkap Arinal.

“Dengan launching Kartu Petani Berjaya diharapkan masyarakat petani di Provinsi Lampung dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disiapkan, seperti pemenuhan kebutuhan pupuk, bibit dan fasilitas Kredit,” lanjutnya.

Sementara itu menurut Gubernur, peran Petrokimia dan Pusri sebagai penyedia pupuk, dan pihak perbankan juga sangat diharapkan peran aktifnya sebagai menentukan keberhasilan program Kartu Petani Berjaya.

“Saya ingin kerjasama kita dengan berbagai pihak dapat berjalan dengan baik, begitu juga demgan Perguruan Tinggi, dimana Kartu Petani Berjaya ini nantinya dapat dikaitkan dengan program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa”, tutup Gubernur.

Pada rapat persiapan tersebut juga diketahui bahwa Tim Kartu Petani Barjaya telah melakukan uji coba pelaksanaan program Kartu Petani Berjaya di desa Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah.

Sementara itu untuk kesiapan pihak perbankan terkait penerbitan Kartu Petani Berjaya, saat ini tengah dilakukan proses input data petani yang sudah terdaftar, sehingga diharapkan saat diluncurkan, Kartu Petani Berjaya dapat langsung dipergunakan dengan baik oleh para petani. (Red)

ASKOMPSI dan XL Axiata beri bantuan kuota data internet gratis kepada Siswa

mediarepublika.com
Bandar Lampung, —- Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Chrisna Putra selaku Wakil Ketua 1 Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) mengikuti acara Bhakti Sosial yang dilaksanakan secara virtual meetting bertempat di ruang Rapat Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Selasa (01/09/2020).

Acara yang diikuti oleh Gubernur se-Indonesia beserta Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Bappeda tersebut merupakan bentuk kepedulian dan keseriusan masing – masing Pemerintah Daerah di Indonesia dalam mendukung kegiatan belajar siswa disaat Pandemi covid-19 saat ini.

Dalam laporannya Ketua ASKOMPSI yang disampaikan Wakil Ketua 1 Achmad Chrisna Putra, mengungkapkan bahwa situasi Pandemi covid-19 saat ini membuat kegiatan belajar siswa terganggu, mereka harus mengikuti kegiatan belajar dari rumah secara virtual, akses internet sangat dibutuhkan oleh siswa untuk dapat mengikuti kegiatan belajar, tidak semua daerah dan siswa dapat mengakses internet dengan mudah, dibeberapa wilayah masih banyak ditemui kendala jaringan dan akses internet.

“Sebagai bentuk kepedulian ASKOMPSI kepada anak bangsa, maka pada hari ini dilaksanakan kegiatan Bhakti sosial dengan dukungan dari XL Axiata, berupa pemberian akses internet gratis kepada siswa”, ungkap Chrisna.

Bhakti Sosial peduli pendidikan ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh ASKOMPSI dalam upaya ambil bagian dalam membantu siswa untuk dapat terus belajar disaat pandemi covid-19.

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan bantuan kepada siswa yang terdampak covid-19 saat melakukan kegiatan belajar untuk mendapatkan akses internet secara gratis.

Group head XL Axiata Desi Sari Dewi mengungkapkan bahwa XL berkomitmen untuk membantu dan mendukung dunia pendidikan di Indonesia, kali ini XL Axiata bersama ASKOMPSI akan menyalurkan donasi berupa kuota data gratis ke total lebih dari 260.450 pelajar setingkat SMP dan SMA di lebih dari 300 sekolah yang berada di 28 provinsi. Data pelajar dan sekolah berdasarkan rekomendasi dari Dinas Kominfo Provinsi dan Dinas Pendidikan Provinsi. Penyaluran donasi ini akan dilakukan dengan dengan dua skema. Pertama, sebanyak 450 paket diberikan untuk pelajar kurang mampu, yang bisa dipakai untuk mengakses internet selama empat bulan. Kedua, sebanyak 260.000 paket berupa akses internet gratis selama dua bulan. Paket kuota data gratis ini sudah bisa mulai dipergunakan pada 1 September 2020.

Sementara itu Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melalui Wakil Guberrnurnya, Abdul Fatah, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas diselenggarakan
nya acara Bhakti sosial dibidang pendidikan yang diinisiasi oleh ASKOMPSI dan XL tersebut dan berharap agar kerjasama ini dapat terus berlanjut

Dalam arahan kepala Badan Siber dan Sandi Negara ( BSSN ) yang disampaikan deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan, Yosef Puguh Setiawan menyampaikan ungkapan terimakasih dan penghargaan kepada ASKOMPSI dan XL Axiata atas peran serta dan kepeduliannya dibidang pembangunan pendidikan di Indonesia dengan memberikan akses internet gratis kepada siswa diberbagai daerah di Indonesia.

Senada dengan Abdul Fatah, Kepala BSSN juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada ASKOMSI dan XL Axiata yang telah berperan aktif dalam penanganan dampak covid-19

Penyerahan bantuan secara virtual dilakukan oleh Yosef mewakili BSSN kepada Gubernur Jambi, Gubernur Sulteng dan Wakil Gubernur Bangka Belitung.

Sementara itu di Provinsi Lampung, bantuan yang diserahkan secara simbolis berupa paket internet gratis dari perwakilan XL head of Sales Wilayah 5 Sumatera, Saroso kepada Wakil Ketua 1 ASKOMPSI Achmad Chrisna Putra dan selanjutnya diserahkan kepada perwakilan dari SMA Negeri 1 Blambangan Umpu – Way Kanan. (Red).

2977 MASYARAKAT BUMI DIPASENA TELAH NIKMATI LISTRIK PLN

mediarepublika.com

Dengan beroperasinya Gardu Induk Dipasena pada 16 Agustus 2020 lalu, kini masyarakat Bumi Dipasena telah dapat menikmati listrik. Gardu Induk Dipasena dengan kapasitas 60 MVA ini menjadi sumber tegangan listrik pada Jaringan Tegangan Menengah 20KV sepanjang 135kms, Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 738 kms, serta 134 Gardu Distribusi yang terpasang di wilayah tersebut.

“percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan ini disambut baik oleh masyarakat, terhitung saat ini sebanyak 2977 pelanggan sudah menjadi pelanggan kami dan akan terus bertumbuh”, ucap Wilfrid Sahat P. Siregar selaku Manager PLN UP3 Kotabumi.

Jumlah masyarakat Bumi Dipasena yang telah memanfaatkan energi listrik dari PLN sebanyak 2977 pelanggan. Sebagai rincian 323 pelanggan Dipasena Abadi, 224 pelanggan Dipasena Agung, 374 pelanggan Dipasena Jaya, 338 pelanggan Dipasena Makmur, 550 pelanggan Dipasena Mulya, 543 pelanggan Dipasena Sejahtera, 428 pelanggan Dipasena Utama, dan 197 pelanggan Bumi Sentosa.

Selain itu, terdapat 161 tambahan pelanggan yang telah melakukan pembayaran pasang baru dan sejumlah 397 pelanggan yang saat ini pada tahap proses pemasangan. Dengan kapasitas daya yang terpasang bervariasi, yaitu 450 VA, 900 VA, 1300 VA, 2200 VA, 3500 VA, 6600 VA, dan 10600 VA.

Semoga dengan dioperasikannya Gardu Induk Dipasena ini, dapat mendukung produktivitas masyarakat Bumi Dipasena.

Selanjutnya, Untuk kemudahan informasi dan layanan silakan menghubungi Contact Center di telepon (0721) 123, website www.pln.co.id, email pln123@pln.co.id, Facebook PLN 123, dan Twitter @PLN_123. Informasi jadwal pemeliharaan jaringan dapat dilihat di Facebook PLN Distribusi Lampung dan Instagram @plndislampung.

Demikian Siaran Pers ini dibuat sebagai informasi kepada seluruh pelanggan di Provinsi Lampung. (Red)

PLN Siap Jalankan Keputusan Menteri ESDM Terkait Penurunan Tarif Listrik Golongan Tegangan Rendah

Jakarta, mediarepublika.com – PLN mendukung penuh keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait penurunan tarif adjustment untuk pelanggan golongan rendah, seperti yang termuat dalam Surat Menteri ESDM kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) tanggal 31 Agustus 2020.

Dengan hal ini maka harga per/KWh untuk tarif golongan rendah yang sebelumnya 1.467/kWh kini turun menjadi 1.444,70/kWh atau turun 22,5/kWh. Penetapan ini berlaku untuk bulan oktober sampai desember 2020.

Keputusan ini diambil Pemerintah dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat akibat terdampat covid-19. Dan sebagai wujud negara hadir untuk memberikan kemudahan dan solusi bagi para pelanggan listrik.

Executive Vice President Communication and CSR PLN, Agung Murdifi mengungkapkan listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat saat ini. Seluruh aktivitas masyarakat ditopang oleh pasokan listrik.

“Dengan adanya penurunan ini, Pemerintah dan PLN ingin memberikan ruang untuk pelanggan golongan rendah agar dapat lebih banyak memanfaatkan listrik untuk menunjang kegiatan ekonominya dan dalam kegiatan kesehariannya,” jelas Agung.

Dirinya menambahkan bahwa penurunan tarif bagi Golongan rendah ini tidak menyertakan syarat apapun.

“Silahkan nikmati penurunan tarif ini. Dan gunakan listrik PLN dengan nyaman dan tentu saja aman,” tambah Agung.

Dan berikut kami sampaikan pelanggan yang mendapatkan penurunan tarif listrik:
1. R-1 TR 1300VA
2. R-1 TR 2200 VA
3. R-2 TR 3500 VA -5500 VA
4. R-3 TR 6600 VA
5. B-2 TR 6600 VA – 200 kVA

Sementara untuk pelanggan Rumah Tangga daya 450 VA mendapatkan diskon 100% (digratiskan) dan pelanggan Rumah Tangga daya 900 VA bersubsidi mendapatkan diskon 50% yang sudah dimulai sejak April 2020. Selain itu, keringanan juga diberikan bagi pelanggan Bisnis kecil daya 450 VA dan Industri kecil daya 450 VA dengan diskon 100%.(Red)

KPU Siap Verifikasi Kesehatan Calon Kada

Bandar Lampung,- mediarepublika.com
Jelang kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung Gelar Rapat Roordinasi (Rakor) bersama IDI, BNN, HIMPSI, RSAM dan KPU Kabupaten/Kota di Kantor KPU Provinsi Lampung untuk persiapan peneriksaan Kesehatan Bapaslon, Senin (31/08/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Dr dr Hj Reihana Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan dari BNN, Edy Marjoni, S.AP kasi pemberdayaan masyarakat, IDI, HIMPSI, Ketua KPU dari depan Kabupaten/Kota.

Rapat Roordinasi tersebut mengacu pada Standar Pemeriksaan Kesehatan
Jasmani, Rohani Dan Bebas terhadap Penyalahgunaan Narkotika untuk Bacalon Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020 di 8 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung.

Erwan Bustami, SH., MH. selaku Ketua KPU Provinsi Lampung menjelaskan bahwa ada sejumlah tahapan, 1. Tahap Pendaftaran, PKPU No. 15 Tahun 2019 Jo PKPU No. 5 Tahun 2020.

Pengumuman pendaftaran Paslon 28 Agustus 2020 s/d 3 September 2020.

Pemeriksaan kesehatan 4 s/d 11 September 2020.

Penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan 11 s/d 12 September 2020.

Verifikasi syarat calon 6 s/d 12 September 2020.

Pemberitahuan hasil Verifikasi 13 s/d 14 September 2020.

“Kontrak antara KPU 8 Kabupaten/Kota degn RSU UM yg merupakan RS pemerintah tive A yang direkomendasikan IDI Wilayah Lampung tempat pelaksanaan pemeriksaan jasmani rohani dan bebas narkoba, jadi kontrak antara KPU 8 Kabupaten/Kota dengan pihak RS terkait pemeriksaan jasmani dan rohani saja, terkait pemerikasan pCR Covid-19 itu dilaksanakan mandiri oleh Bapaslon ke RSUAM dengan memebawa pengatar dari salah satu partai pengusung atau boleh semua parpol pengusung dan Perseorangan dari bacalaon perseorangan itu sendiri pemeriksaan dilaksanakan sebelum pendaftaran karena hasil Pemeriksaan PCR akan diserahkan ke KPU Kabupaten/Kota pada masa pendaftaran, saran PLT Derektur umum RSUDAM agar bacalaon datang ke RSUAM sebelum pukul 10.00 pagi hari, dan RSUAM tidak menerima hasil pemeriksaan PCR dari luar RSUAM,” kata Erwan.

Senada dikatakan Dr dr Hj Reihana PLT. Direktur RSUAM saat dimintai keterangan terkait tes para Bacalon kepala daerah mengatakan saat ini untuk seluruh bakal calon kepala daerah hanya dapat dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr H. Abdul Moeloek.

“Salah satu faktor pendukung aja, yang penting ada catatan bahwa mereka dari 8 Kabupaten/Kota, kalau ada masyarakat yang ingin melakukan tes mandiri belum bisa sekarang, untuk sekarang udah dibuka untuk para calon dan bisa mendaftarkan, agar sebelum mereka ditetapkan sebagai Calon harus sudah memiliki hasil negatif Covid-19,” kata Reihana.

Pasca melakukan Koordinasi Erwan menjelaskan bahwa, “KPU Provinsi ini Memfasilitasi IDI, BNN, HIMPSI, RSAM dan mengkoordinasikan KPU 8 Kabupaten/Kota untuk melaksanakan koordinasi terkait Pilkada 2020,” jelas Erwan. (Red)