Gubernur Arinal Hadiri Launching Buku Menakar Demokrasi Dalam Pandemi

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri acara Launching & Diskusi Buku “Menakar Demokrasi Dalam Pandemi”, di Warung Kopi WAW Lamban Gunung Jl. Agus Salim No.25 Sukadanaham Bandar Lampung, Selasa (13/10).

Turut hadir Plt Kaban Kesbangpol, Komisioner KPU, Dr.H. Ike Edwin, para Rektor atau yang mewakili serta OPD terkait.

Gubernur menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada penulis atas ide dan gagasan yang dituangkan di dalam buku Menakar Demokrasi Dalam Pandemi.

Situasi saat ini, Provinsi Lampung akan menyelenggarakan Pilkada serentak di 6 Kabupaten/Kota dimana di saat yang bersamaan, pandemi Covid masih melanda.

Gubernur mengatakan, Pilkada dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan yang ketat sehingga Pilkada ini tidak menyebabkan cluster penularan Covid-19.

“Jika kita mampu melaksanakannya, artinya kita bisa menempatkan bangsa ini sebagai bangsa yang mampu menjalankan demokrasinya dengan sebaik-baiknya meskipun pada saat pandemi Covid-19,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengucapkan selamat kepada Wendy Melfa sebagai penulis buku dan Dr. Azis Syamsudin sebagai pembahas utama serta kepada semua yang telah memberikan kontribusi positif dalam hal ikut serta memberikan sumbangsih pemikiran guna terbangunnya demokrasi yang baik pada saat bangsa menghadapi pandemi.

Wendy Melfa dalam kesempatannya menyampaikan dirinya berusaha untuk mencoba ambil bagian terhadap fenomena ini dan menyumbangkan pemikiran untuk dijadikan bahan diskusi.

“Pak Gubernur dan saudara sekalian, buku ini saya tulis mulai sekitar bulan Juni sampai kira-kira akhir September. Melihat fenomena yang sedang berkembang bahwa ada 2 peristiwa besar yang sekarang sedang kita jalani, kalau tidak kita lembagakan nanti peristiwa ini terlewatkan begitu saja. Oleh karena itu, izinkan kami mengajak kita semua untuk mencatatkan peristiwa ini dalam sebuah peristiwa yang Insya Allah bisa membangun sejarah kehidupan kita,” kata Wendy.

“Tentu kita mempunyai pengalaman dan pikiran-pikiran yang luar biasa. Harapan saya, semoga dengan hadirnya para tokoh ini bisa menyempurnakan tulisan ringan ini yang kemudian bisa bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat kita,” pungkas Wendy.(Red)

Gubernur Arinal Buka Semarak Batik Lampung dan Tanaman Hias 2020

BANDARLAMPUNG, mediarepublika.com —-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka acara Semarak Batik Lampung dan Tanaman Hias 2020, yang dilaksanakan di PKOR Way Halim, Bandarlampung, Jum’at (9/10/2020).

Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Arinal dan akan berlangsung 9-11 Oktober 2020.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal mengapresiasi acara tersebut. Dia menuturkan bahwa kegiatan ini harus didorong supaya Batiknya menjadi Batik Kebanggaan Lampung dan memenuhi nilai-nilai komersial.

“Batik bisa baik apabila indah dipandang mata, apabila dipakai tidak merasa malu, dan harganya cukup terjangkau,” jelas Gubernur Arinal.

Untuk itu, Gubernur Arinal meminta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung untuk lebih meningkatkan kerjasama terutama dengan Perbankan. “Bangun komunikasi karena Perbankan memiliki UMKM binaan. Jangan jalan sendiri-sendiri tapi betul-betul tingkatkan koordinasi,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga menuturkan bahwa dirinya sudah mempersiapkan pasar untuk pemasaran yakni di Rest Area. “Saya sudah mempersiapkan pasarnya yaitu di rest area jalan tol Lampung. Karena disana masyarakat dari Jawa dan Sumatera melewatinya, dan akan mampi di rest area, namun yang penting harus memiliki kualitas sehingga dapat bersaing dengan batik jawa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal menginginkan agar kedepannya Dinas UKM dan Koperasi Provinsi Lampung memprakarsai untuk menghadirkan designer, dan memberikan kepada para pelaku usaha yang sudah memiliki kuantitas dan kualitas. Sehingga Batik yang dihasilkan dapat bersaing dengan Batik lainnya.

Berkaitan dengan Tanaman Hias, Gubernur Arinal menilai bahwa ini perlu dikembangkan karena ini suatu kreativitas yang memiliki nilai-nilai ekonomi, keindahan dan lingkungan. “Kedepan harus ditingkatkan, dan lakukan kerjasama dengan para pengusaha dibidang tanaman,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Agus Nompitu, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk melestarikan dan mengembangkan batik Lampung, sebagai wahana untuk pengembangan dan meningkatkan UMKM di Provinsi Lampung, sehingga dapat menjadi motor penggerak perekonomian terbesar di Indonesia.
Ia menjelaskan Batik Lampung adalah kain yang bermakna sangat dalam bagi masyarakat Lampung. Seiring dengan berkembangnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kain Batik pun berevolusi mengarah kepada kesempurnaan teknik tenun, maupun cara-cara memberikan ragam hias yang sesuai dengan perkembangan kebudayaan masyarakat.
“Dalam proses perjalanannya terjadi berbagai penyempurnaan, baik dari aspek teknik dan keterampilan pembuatan, bentuk motif yang diterapkan, dan metode penerapan motif pada kain Batik Lampung, menyesuaikan dengan perubahan dan perkembangan zaman. Insya Allah ke depan Batik Lampung dan berbagai jenis seni budaya asal Lampung dapat semakin populer dan dikenal masyarakat serta selalu menjadi milik dan kebanggaan orang Lampung,” jelas Agus Nompitu.

Dengan terlaksananya Pameran Batik Lampung Dan Tanaman Hias tahun 2020 ini, jelas jelas Agus Nompitu, dapat memperkenalkan produk batik yag ada di Kabupaten/Kota yang di produksi oleh UMKM kita, serta kreatifitas tanaman hias yang sedang digandrungi oleh masyarakat saat ini.

”Oleh karena itu diharapkan masyarakat dapat membeli produk tersebut dalam upaya meningkatkan perokonomian UMKM di tengah kondisi pandemi covid-19 yang sedang terjadi pada saat ini,” ujarnya.

Dalam rangka meningkatkan pemasaran bagi pelaku usaha Koperasi dan UMKM melalui digitalisasi, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung telah membuat Aplikasi Belanja Online melalui Program Pasar Berjaya yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan berbelanja dari rumah, tanpa harus pergi langsung ke pasar tradisional.

“Pemerintah juga berupaya agar UMKM menjadi produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan memprioritaskan program-program pengembangan usaha koperasi dalam bidang produksi, pemasaran, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia,” jelasnya. (Red)

Gubernur Arinal Bersama Kapolda dan Irjen Kemenhub Deklarasi Tertib Angkutan Barang “Zero Over Dimension-Over Load”

BANDARLAMPUNG, mediarepublika.com —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto dan Irjen Kemenhub serta jajaran Stakeholder Angkutan Barang melakukan penandatanganan Deklarasi Tertib Angkutan Barang “Zero Over Dimension-Over Load”.

Penandatanganan Deklarasi tersebut dilaksanakan dalam Acara Normalisasi Kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load), di PT. Sumber Karya Berkah, Campang Raya, Kec. Sukabumi, Bandarlampung, Jum’at (9/10/2020).

Adapun isi deklarasi tersebut menyatakan bahwa seluruh stakeholder siap mendukung penuntasan pelanggaran Over Dimension – Over Load (ODOL).

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjelaskan dampak Over Dimensi Over Loading (ODOL) terhadap kerusakan jalan cukup tinggi, sebagaimana pernah dilansir oleh Menteri PUPR bahwa kerugian negara akibat kerusakan jalan yang disebabkan karena over loading setiap tahunnya mencapai 43 triliun.
“Penanganan permasalahan Over Dimensi Over Loading (ODOL) harus ditangani dari hulu sampai ke hilir dalam penyelenggaraan transportasi barang sehingga diperlukan adanya kesamaan pemahaman, visi, misi, kesadaran dan kerjasama serta komitmen bersama dari semua pihak dalam penyelenggaraan transportasi barang. Sehingga dengan visi dan misi yang sama diharapkan penanganan permasalahan ODOL bisa terpadu, terintegrasi dan komperhensive,” jelas Gubernur Arinal.

Untuk mengatasi permasalahan ODOL, tidak hanya bisa dilakukan secara parsial di jembatan timbang dengan pengawasan lebih muatan, namun harus melalui penanganan di semua unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan angkutan barang, baik yang sifatnya operasional maupun administrasi/regulasi seperti larangan ODOL menyeberang diangkutan fery, larangan ODOL masuk jalan tol, larangan ODOL melintasi dijalan nasional/provinsi/ kabupaten/ kota.
“Ini dilakukan supaya semua pihak menyadari, bahwa membangun itu untuk kita semua, muaranya untuk kepentingan rakyat. Oleh karenanya, saya berharap semuanya bersinergi bersama-sama melakukan penertiban,” jelas Gubernur Arinal.

Berbagai upaya yang dilakukan saat ini terkait dengan ODOL diharapkan akan dapat mengurangi pelanggaran ODOL, seperti yang terdapat dalam UU 22 tahun 2009 tentang LLAJ pasal 277 mengamanatkan bahwa setiap orang yang membuat, merakit atau memodifikasi kendaraan bermotor yang menyebabkan perubahan tipe, dan tidak memenuhi kewajiban uji tipe, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun, atau denda maksimal RP. 24 juta rupiah.

Upaya normalisasi /pemotongan kendaraan ini juga menjadi salah satu upaya yang cukup bagus untuk mengatasi permasalahan ODOL, sehingga diharapkan dengan banyaknya kendaraan yang dilakukan normalisasi dapat mengurangi permasalahan ODOL.
“Saya berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Dan saya menghimbau kepada para pengusaha dan pemilik truck, khususnya di Provinsi Lampung kiranya dapat melakukan normalisasi/ pemotongan kendaraan secara sadar dan mandiri,” harap Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan yang sama, Inspektur Jenderal Kemenhub, I Gede Pasek Suwardika, menjelaskan bahwa pelanggaran-pelanggaran kelebihan dimensi dan muatan /ODOL pada angkuatan barang masih cukup tinggi. Dampak dari tingginya tingkat pelanggaran ODOL tersebut antara lain Pertama, mengakibatkan infrastruktur jalan menjadi cepat rusak, dan berdasarkan riset menyebutkan bahwa setiap tahunnya Negara mengalami kerugian hingga miliaran bahkan triliunan secara Nasional terhadap perusakan jalan akibat ODOL.
“kedua, tentu saja tingkat kecelakaan, yang mana kendaraan berat memiliki kontribusi dalam hal ini. Kemudian, tingkat kemacetan jalan yang dipengaruhi juga oleh ODOL. Dan juga menjadi salah satu penyumbang besar pada kecelakaan lalu lintas,” jelas Suwardika.

Terkait hal ini, Suwardika menuturkan bahwa Pemerintah mengambil langkah tegas terkait ODOL. Ia menuturkan bahwa Pemerintah telah mencanangkan Zero ODOL hingga Januari 2023. “Artinya sejak sekarang kita harus melakukanpengawasan yang lebih ketat dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, pengusaha, dan stakeholder terkait. Sehingga pada 2023 tidak ada lagi angkutan barang yang melanggar kelebihan dimensi dan muatan,” jelasnya.

Apa yang kita lakukan saat ini berupa pemotongan kendaraan ODOL, jelas Suwardika, merupakan salah satu cara untuk memberikan kesadaran kepada pengusaha, pemilik barang, dan pihak lainnya untuk lebih peduli terhadap berbagai dampak yang disebabkan kendaraan ODOL. (Red)

Gubernur Lampung Bersama Menteri Pertanian Resmikan Irigasi Pompa Tenaga Surya Di Tegineneng Pesawaran

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, bersama Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, meresmikan Irigasi Pompa Tenaga Surya di Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran, Selasa (06/10).

Pompa Tenaga Surya tersebut merupakan bantuan CSR dari PT Bukit Asam Tbk. Peresmian diawali dengan penekanan sirine sebagai tanda diresmikannya Irigasi Pompa Tenaga Surya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian dan penandatangan berita acara serah terima Pompa Tenaga Surya 50 l/s.

Selanjutnya, Gubernur Arinal menyerahkan piagam kepada PT Bukit Asam Tbk. Piagam ini merupakan dukungan prasarana peningkatan produksi berupa pembangunan Pompa Tenaga Surya 50 l/s.

Pompa Tenaga Surya ini nantinya akan digunakan untuk mengairi lahan pertanian sawah warga Desa Trimulyo guna meningkatkan produksi pertanian. Penggunaan Pompa Air dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya diklaim lebih hemat bila dibandingkan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Disel yang sebelumnya biasa digunakan oleh warga. PLTS yang terpasang memiliki daya sebesar 38,5 Kw yang dioperasikan melalui rumah kontrol panel seluas 4 x 4 m² yang terdiri dari 140 keping panel surya.(Red)

Luncurkan Kartu Petani Berjaya, Gubernur Arinal dan Mentan Syahrul Yasin Limpo Panen Padi di Lampung Tengah

Trimurjo – Lampung Tengah, mediarepublika.com — Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung didampingi Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, dan Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, dalam rangka Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam Padi sekaligus Launching Program Kartu Petani Berjaya di KampungTempuran Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (06/10).

Gubernur dan Wakil Gubernur bersama Menteri Pertanian mengawali rangkaian kegiatan dengan melakukan Panen Raya Padi menggunakan Combine Harvester dan percepatan olah tanah menggunakan Traktor R4, di hamparan sawah seluas 300 Ha. Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan penanaman padi dengan teknologi semai kering menggunakan Rice Transplanter.

Selanjutnya, Menteri Pertanian dan Gubernur beserta rombongan menuju lokasi Launching Program Kartu Petani Berjaya di Lapangan Sepakbola Desa Tempuran.

Turut hadir Pjs Bupati Lampung Tengah beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Lampung Tengah, Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Lampung, Perwakilan PT Pusri, Perwakilan BNI, Perwakilan PT Petrokimia. (Red)

Kunjungan Menteri Pertanian RI Didampingi Anggota DPR RI Ke Lampung Tengah Dalam Rangka Louncing Kartu Petani Berjaya

Lampung Tengah, mediarepublika.com —  Kunjungan menteri Pertanian RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH.,MH, didampingi Anggota DPR RI Komisi II, Hanan a Razak ke Dusun IV Kampung Tempuran Kec Trimurjo Lampung Tengah Dalam Panen Perdana dan Louncing Kartu Petani Berjaya, Selasa (06/10/2020).

Rombongan Menteri diterima oleh Gubernur Lampung, Ir H. Arinal Djunaidi, Wakil Gubernur Chusnunia chalim, Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Ariyanto,M.Si, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono,S.S, M.I.Kom. Forkopimda Propinsi Lampung, Bupati / Wali Kota Se Prov Lampung, Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto, S.IK, S.H, Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadianto, M.Han, Pemkab serta SKPD Lampung Tengah, Uspika Kec Trimurjo, Kepala Kampung Se Kecamatan Trimurjo, Peserta penerima kartu simbolis Petani Berjaya dari seluruh Kabupaten di Prov. Lampung lebih kurang 200 Orang.

Menteri Pertanian Beserta Rombongan Langsung melakukan Panen raya di Pesawahan Dusun IV Kampung Tempuran Kec Trimurjo Lampung Tengah dengan menggunakan alat pemanen Padi combine harvester.

Selanjutnya Rombongan Meteri pertanian menuju Lokasi Ke II di Lapangan Kampung Tempuran 12b Kec Trimurjo Kab. Lampung Tengah dengan melounching Kartu Petani Berjaya tingkat provinsi Lampung yang dibagikan secara simbolis oleh Menteri pertanian, Gubernur, Wakil Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, Danrem 043/ Gatam kepada para petani.

Penandatangan MOU tentang pelaksanaan KPB (Kartu Petani Berjaya) antara Gubernur Lampung dengan Bank BRI, BNI, Mandiri, Dan Bank Lampung dilanjutkan Penyerahan KPB, KUR dan bantuan 1000 ekor sapi dan Alat alat pertanian kepada Petani.

“Semoga dengan Penen raya serta Penerima Kartu petani berjaya, semoga Prov Lampung merupakan lokomotif pembangunan pertanian nasional, karena Provinsi lampung memiliki comudity unggulan pertanian diantara padi, jagung, ubi kayu dan lain lain yang dapat menyumbang kebutuhan nasional”, kata Arinal.

“Serta Trimurjo akan kita jadikan lokasi perbenihan untuk meningkatkan pertanian di Prov Lampung dan adanya KPB semoga bisa membantu kebutuhan dan permodalan terpenuhi, Sehingga hasil pertanian petani dapat meningkat hasilnya”, pungkasnya. (Red)

Peduli Covid-19, Riana Sari Arinal Distribusikan Paket Sembako dan Ribuan Masker Ketua TP PKK Kabupaten

Bandar Lampung, mediarepublika.com – Peduli dampak Covid-19, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Hj. Riana Sari Arinal, SH, menyerahkan 900 paket sembako dan 7500 buah masker kepada TP PKK Kabupaten/Kota, di kantor PKK Provinsi Lampung, Senin (5/10/2020).

Distribusi bantuan sembako dan masker yang diserahkan Riana Sari kali khusus untuk Kabupaten Pesisir Barat, Way Kanan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan. Untuk Kabupaten Pesisir Barat dan Way Kanan diberikan 2000 masker, Kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah dan Lampung Selatan 1.000 masker. Sedangkan paket sembako yang diserahkan kepada lima Pjs Ketua TP PKK Kabupaten masing-masing 100 paket sembako.

Dalam kesempatan ini, Riana Sari Arinal menghimbau kepada seluruh Pjs Ketua TP PKK Kabupaten agar dapat mengoptimalkan masa kerja lebih kurang dua bulan ini untuk kegiatan-kegiatan penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing.

“Lakukan sosialisasi secara masif tentang adaptasi kebiasaan baru dengan 3 M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir sesering mungkin) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujar Riana Sari.

Lebih lanjut Riana Sari mengatakan, sebagai mitra pemerintah, TP PKK diminta untuk bersinergi dan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam mempertahankan situasi yang kondusif di masa kampanye.

Ketua Pjs Ketua TP PKK Kabupate yang menerima paket sembako yaitu, Ketua TP PKK Lampung Tengah Hj. Rusdiyana Adi Irlansyah, Ketua TP PKK Lampung Selatan Hj. Porri Sulpakar, Ferra Mulyadi dan Fatimah Fredy.(Red)

Perbakin Prov. Lampung Adakan Muscapkot Perbakin Bandar Lampung

Bandarlampung,  pengurus persatuan menembak indonesia (Perbakin)  Provinsi Lampung mengadakan Musyawarah Cabang Kota (muscapkot)  Perbakin Bandarlampung,  senin (5/10/20) di aula Lapamgan tembak Perbakin,  Sukarame, Bandarlampung.

Sebagai salah satu program kerja perbakin provinsi Lampung,  maka dilaksanakan muscabkot Bandarlampung,  acara yang di pimpin langsung oleh Ketua Umum Pengprov Perbakin Lampung,  Irham jaffar Lan Putra, di dampingi oleh Indra Gandi serta wakil seketaris Doni  estavianto, yang dihadiri oleh club binaan Perbakin di Kota Bandar lampung.

Muscab berlangsung sukses, dua orang kandidat, Indra Gandi dari Siger Shooting Club (SSC) dan Hengki ahmat Jazuli dari Jaguar Shooting Klub (JSK) Memperebutkan 12 hak suara.

Pemilihan berlangsung Demokrasi sesuai dengan AD/ART Perbakin dan di sepakati oleh pemegang hak suara, pemilihan berlangsung dalam satu putaran,  dengan hasil Hengki Ahmat jazuli mengantongi 8 suara dan Indra Gandhi 4 suara.

Dalam sambutannya setelah berhasil unggul pemilihan Ketua Perbakin  Kota Bandarlampung,  Hengki mengatakan, Dirinya akan Menyatukan dan membina Club yang berada di Bandarlampung, serta akan melakukan pencarian bibit atlit menembak melalui perlombaan dan pembinaan,  kata Hengki.

Lanjut Hengki,  untuk program kerja kita akan mensingkronisasi dengan  Perbakin Provinsi Lampung.

Sementara itu Ketua Umum Irham Jaffar mengatakan,  dengan sudah terpilihnya Ketua Cabang Kota agar segera melakukan formatur susunan kepengurusan dengan merangkul semua club binaan, mempersiapkan dengan segera pengukuhan pengurus Perbakin Cabang Kota Bandarlampung, tutur Irham.  (Red)

Siap Launching, Gubernur pimpin Rapat Final Program Kartu Petani Berjaya

Bandar Lampung, mediarepublika.com —– Gubernur Arinal Djunaidi memimpin rapat Final persiapan launching Program Kartu Petani Berjaya yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2020 mendatang yang berlokasi di desa Tempuran Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, bertempat di ruang rapat utama, pada Jum’at pagi (02/10/2020).

Rapat yang diikuti oleh Kepala OPD terkait, Tim Kartu Petani Berjaya serta Perbankan tersebut membahas seputar persiapan terakhir yang telah dilakukan guna mendukung suksesnya penyelenggaraan acara.

Dalam kesempatan tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taufik Hidayat, melaporkan persiapan yang telah dilakukan oleh seluruh Tim.

Dijadwalkan Menteri Pertanian akan hadir dalam acara Launching dan peresmian sejumlah fasilitas untuk petani, serta bantuan – bantuan lain.

Peresmian akan diawali dengan Panen Padi, olah tanah dan tanam yang berlokasi di areal persawahan di desa Tempuran yang berlokasi dekat dengan tempat penyelenggaraan acara Launching Kartu Petani Berjaya.

Dalam kegiatan launching direncakan pula akan dilakukan penandatanganan MOU KPB antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan pihak Perbankan, penyerahan KUR, penyerahan Asuransi dan bantuan – bantuan lainnya, baik dari Menteri maupun dari Pemerintah Provinsi Lampung.

Rencana Peresmian Sumur Bor akan dilakukan di tempat terpisah yang berlokasi di desa Trimulyo Kabupaten Pesawaran.

Dalam arahannya Gubernur menekankan agar perbankan dapat mendukung penuh program Kartu Petani Berjaya yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung, karena Program ini diharapkan akan menjadi contoh bagi daerah – daerah lain di Indonesia dalam rangka pengelolaan sumber daya pertanian dan membantu para petani.

Pemerintah bertanggungjawab dalam rangka mendorong pembangunan pertanian dengan memfasilitasi kebutuhan petani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), menyiapkan benih dan menyiapkan pupuk, sehingga akan meningkatkan produktifitas pertanian.

KUR diharapkan menjadi sarana untuk mendukung peningkatan usaha yang dilakukan petani disamping kegiatan bercocok tanam yang dilakukan secara rutin oleh para petani.

“Menurut saya hampir semua orang Indonesia makan beras, namun jarang sekali yang memikirkan Petani, ‘Ini wujud janji kerja saya untuk mengangkat para petani,” ujar Arinal.

Diingatkan juga oleh Gubernur kepada seluruh jajarannya agar mendukung secara penuh Program ini karena Lampung merupakan salah satu daerah yang mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia.

“Muaranya adalah transaksi pasar yang menguntungkan petani, transaksi pasar dapat mempertahankan kedaulatan pangan,” harapnya.

Menurut Gubernur ketersediaan pangan di Lampung tidak boleh diabaikan, sementara kita memasok daerah lain.

“Oleh karena itu saya ingin pada waktu tertentu beras ini dapat diekspor, namun dengan memperhatikan kedaulatan pangan di Indonesia”, lanjut Arinal.

Kartu Petani ini menjadi harapan masa depan untuk Indonesia Maju bagi para petani sebagai ujung tombak ketersediaan pangan.

Kartu Petani Berjaya diharapkan akan memberi kemudahan bagi petani untuk mendapatkan benih, pupuk dan fasilitas lainnya.

Gubernur mengungkapkan, bahwa Provinsi Lampung merupakan Provinsi terbaik dalam pengelolaan pertanian. Jangan sampai KUR ini tidak sampai ke daerah – daerah di seluruh wilayah Lampung. Seluruh elemen agar dapat menjaga stabilitas harga sehingga akan menguntungkan petani.

Diakhir arahannya Gubernur berharap peran serta aktif dari seluruh Tim untuk mempersiapkan segala sesuatu menyangkut persiapan teknis maupun non teknis.

“Pada tanggal 6 Oktober nanti kita panen, kita olah langsung dengan teknologi yang sudah disiapkan, Kepada Panitia, Saya berharap dalam Penyelenggaraan kegiatan ini saya berpesan agar tetap menerapkan protokol kesehatan”, tutup Arinal. (Red).

Gubernur Arinal Minta Jajaran Direksi PT. Bank Lampung Profesional dan Bersinergi dengan Kabupaten/Kota

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi minta jajaran Direksi PT. Bank Lampung bekerja secara profesional dan bersinergi dengan jajaran di Kabupaten/Kota dalam membangun bank kebanggaan masyarakat Lampung itu.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat memberikan arahan kepada Direksi PT. Bank Lampung, di Kantor Pusat PT. Bank Lampung, Bandarlampung, Rabu (30/9/2020).

Dalam arahannya, Gubernur Arinal menuturkan bahwa dalam membangun PT. Bank Lampung diperlukan sinergitas dan bekerja secara profesional. “Jajaran Direksi PT. Bank Lampung mulai dari Direktur Utama, Komisaris Utama, dan Direktur sudah terpilih. Oleh karena itu, saya meminta jajaran Direksi PT. Bank Lampung untuk bekerja lebih profesional,” ujar Gubernur Arinal.

Selain bekerja Profesional, Gubernur Arinal juga meminta jajaran Direksi PT. Bank Lampung untuk bersinergi antar Kabupaten/Kota.

Kepada Dirut PT. Bank Lampung Presley Hutabarat, Gubernur Arinal meminta untuk memberikan yang terbaik, terlebih sudah memiliki pengalaman sebagai Pimpinan Wilayah BRI Bandarlampung. “Pak Presley sudah memiliki pengalaman sebagai Pimwil di BRI Bandarlampung. Dan sekarang untuk memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal berharap Jajaran Direksi PT. Bank Lampung untuk bersinergi terhadap berbagai program Pemerintah Provinsi Lampung, seperti Pembangunan Kawasan Pariwisata Bakauheni Terpadu, Kartu Petani Berjaya, dan berbagai program lainnya.

“Mari kita berikan kemampuan yang terbaik. Jangan tanyakan apa yang akan kau dapat, tapi tanyakan apa yang telah kau berikan,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur mengajak sejuruh jajaran Bank Lampung kompak dan bersatu. “Mari kita kompak dan bersatu. Bekerja disiplin dan melakukan yang terbaik. Lakukan secara bersama-sama dalam melaksanakan program, sehingga Bank Lampung kedepan lebih jaya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut PT. Bank Lampung Presley Hutabarat, menyampaikan bahwa kedatangannya ke PT. Bank Lampung bukan main-main, melainkan serius untuk melakukan perubahan di Bank Lampung.
“Saya datang ke sini bukan main-main. Saya serius untuk melakukan perubahan di Bank Lampung. Untuk itu, saya mohon kerjasama semua. Mari kita semua berubah. BPD Komersial Bank Lampung harus menjadi yang terbaik nantinya ditahun yang akan datang,” pungkasnya. (Red)