Wagub Pimpin FGD Raperda Tentang Fasilitas Penyelenggaraan Pesantren

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, memimpin Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Peraturan Daerah tentang Fasilitas Penyelenggaraan Pesantren, di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur, Senin (26/10).

Focus Group Discussion (FGD) dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Raperda tentang penyelenggaraan pesantren adalah inisiatif dari Pemerintah Provinsi Lampung, karena berguna untuk membantu pesantren memiliki payung hukum sebagai fasilitator pesantren.

Pemerintah sendiri tidak bisa melaksanakan tugasnya apabila tidak dibantu stakeholder yang lain membahas persoalan tentang berdirinya payung hukum.

“Kehadiran pesantren benar-benar membantu dalam mencerdaskan anak bangsa dan menciptakan masyarakat yang religius, dimana hal itu sejalan dengan Visi Lampung Berjaya,” ungkap Wagub.

Keberadaan Raperda memberi ruang kepada daerah untuk memfasilitasi pesantren yang berada di Provinsi Lampung, yaitu untuk mensupport pesantren dan membantu pesantren memenuhi kebutuhan pendidikan.(Red)

Polda Lampung menggelar Operasi Zebra Krakatau 2020

Mediarepublika.com

Kepolisian daerah Lampung dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, kelancaran, dan ketertiban lalu-lintas dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, peneggakan hukum secara selektif prioritas guna menciptakan lalu lintas yang aman dan nyaman akan menggelar Operasi Zebra Krakatau 2020 yang dilaksanakan selama 14 Hari dimulai dari 26 Oktober 2020 sampai 8 November 2020.

Operasi Zebra Krakatau 2020 tahun ini melibatkan 588 orang Personel polda dan Polres jajaran, serta melibatkan Pom TNI AD dan Pom TNI AL terdiri dari 4 satgas yakni :
• Satgas 1 (pre emtiv) bertugas : deteksi, binluh dan dikmas.

• Satgas 2 bertugas (Preventif) : pengaturan, penjagaan dan patroli

• satgas 3 bertugas (Gakkum) : penindakan, penertiban pelanggaran.

• satgas 4 bertugas (Banops) : kesehatan, TIK, Publikasi dan sarpras dukung Ops.

dengan sasaran utama :
1. Kelengkapan surat kendaraan dan pengendara
2. Tidak menggunakan Helm Sni
3. Melawan Arus
4. Odol (Over Dimention dan Over Loading)
5. Berkurangnya jumlah pelanggaran dan kejadian laka lantas
6. Terbangunnya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi milenial dan para peserta kampanye pilkada serentak tahun 2020.
Operasi Zebra Krakatau tahun 2020 ini bertujuan menciptakan situasi Kamseltibcar (keamanan keselamatan ketertiban kelancaran) Lantas yang kondusif dan mendorong masyarakat pengguna jalan untuk mematuhi Protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran Pemerintah, menurunnya jumlah pelanggaran dan kejadian Laka Lantas, Peningkatan disiplin masyarakat berlalu Lintas, menurunnya titik Lokasi kemacetan, terbangunnya budaya tertib berlalu Lintas khususnya di kalangan milenial.

Anev Operasi Zebra Krakatau pada tahun 2018-2019 yaitu:
– Penindakan Pelanggaran tahun 2018 sebanyak 19.603 sedangkan tahun 2019 sebanyak 26.680 yaitu meningkat sebanyak 41%
– kecelakan pada tahun 2019 terjadi sebanyak 29 kali, meninggal dunia 16 orang, luka berat 9 sedangkan luka ringan 2 orang, pada Operasi Patuh Krakatau 2020 tahun di upayakan terjadinya penurunan angka tersebut.

Kapolda Lampung Irjen Pol Drs Purwadi Arianto M.Si., menyampaikan pada Operasi Zebra Krakatau 2020 tahun ini, salah satu yang menjadi Fokus yaitu keselamatan bagi pengguna jalan Dimasa adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah terjadinnya penyebaran penularan Virus Covid-19, dengan cara bertindak penegakkan hukum disertai kegiataan Preemtif dan Preventif secara selektif prioritas, untuk mencapai tujuan tersebut Operasi ini dilaksanakan dengan tindkan kepolisian di bidang Lalu Lintas yaitu tindakam Represif 20%, tindakan Preemtif 40%, tindakan Preventif 40%, dengan tetap mengedepankan tindakan Humanis serta memperhatikan Protokol kesehatan, serta selama dalam melaksanakan yang tugas Harus dipedomani yaitu :
– Laksanakan tugas dengan ikhlas dan mengedepankan prinsip 3P (Proaktif, Partnership, Problem Solving) serta berdoa kepada Tuhan yang maha esa
– utamakan faktor keselamatan baik petugas maupun masyarakat
– Hindari tindakan kontra produktif yang merusak citra Polri
– Lakukan tugas Operasi dengan baik dan berpedoman pada aturan perundang-undangan yang berlaku. Polda Lampung akan memberikan reward (sanjungan) kepada pengendara yang tertib berlalulintas dan protokol kesehatan, dengan memberikan kartu nama personel dilapangan.

Gubernur Arinal Pimpin Focus Group Discussion (FGD) Program Smart Village

mediarepublika.com

Bandar Lampung —- Gubernur Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, memimpin Focus Group Discussion (FGD) Program Smart Village, bertempat di Hotel Swissbell Bandar Lampung, Jum’at (23/10).

Focus Group Discussion ini dihadiri oleh Kepala OJK, PT. Bank Lampung, PT. Pos Indonesia, Kepala Dinas PMD dan Kominfo 15 Kabupaten/Kota, Pengelola BUMDes, dan Tim TPAKD.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa & Transmigrasi, Dr. Zaidirina, S.E., M.Si, mengungkapkan bahwa Program Smart Village merupakan salah satu perwujudan dari Program Lampung Berjaya dengan sasaran di 30 desa pada Tahun 2020 dan diharapkan dapat mencakup sebanyak 100 desa di Tahun 2021.

Adapun desa yang menjadi pilot project Program Smart Village pada tahun 2020 adalah desa Hanura di Kabupaten Pesawaran, desa Podomoro di Kabupaten Pringsewu, desa Sribawono di Kabupaten Lampung Timur dan desa Cinta Mulya.

Tujuan diselenggarakannya FGD Program Smart Village adalah sebagai
bagian dari upaya mewujudkan Good Governance dan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan menuju Desa Lampung Berjaya, Maju, Mandiri dan Sejahtera.

Sementara dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Gubernur berpesan agar semua peserta dapat berperan serta aktif dan memberikan masukan dan sumbangsih dalam kegiatan FGD Program Smart Village ini, melibatkan peran aktif masyarakat dan semua pihak untuk mendukung program Smart Village sehingga akan mampu menjadikan desa-desa di Provinsi Lampung menjadi desa yang maju, mandiri dan sejahtera.

Gubernur sangat serius dan menaruh perhatian penuh dalam membangun dan memperkuat pembangunan perekonomian di pedesaan. Dengan desa yang berperan sebagai penopang dalam pemenuhan pertanian dan perkebunan, nantinya juga dapat menopang pembangunan di wilayah Perkotaan yang berdampak ke Kabupaten.

“Kita ingin mengembangkan dan membangun desa, namun harus didukung oleh seluruh masyarakat desa sebagai pelaku utama dan didukung oleh semua pihak yang terkait,” ungkap Fahrizal.

Dengan adanya Program Smart Village, maka pelayanan Pemerintah kepada masyarakat akan lebih cepat, Pemerintah ingin melakukan monitoring dan evaluasi akan lebih cepat. Untuk itu, infrastruktur menjadi sebuah keharusan dan menjadi prioritas utama sebagai pendukung Program Smart Village.

Diharapkan melalui FGD, Program Smart Village ini dapat mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Lampung. Banyak hal yang dapat dikembangkan dengan adanya Program Smart Village, karena dengan cepat dan mudah semuanya dapat diakses menggunakan teknologi.

Nantinya, tidak ada lagi desa yang tidak terhubung dengan teknologi digital. Masyarakat akan memiliki akses untuk melakukan transaksi, baik perbankan, perdagangan, perekonomian dan fasilitas lain yang berkaitan dengan digitalisasi teknologi, sehingga diharapkan tidak ada batasan masyarakat untuk mendapatkan kemudahan dan informasi.(Red)

Gubernur Lampung Pimpin Rapat Kesiapan Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020

Bandar Lampung, wartasindo.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, pimpin Rapat Kesiapan Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 di Provinsi Lampung, bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Provinsi Lampung, (22/10).

Turut serta dalam rapat ini Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan, Ketua KPU Provinsi Lampung, dan Ketua Bawaslu Provinsi Lampung.

Pilkada adalah proses demokrasi yg sangat strategis bahkan ekstra strategis karena kali ini diselenggarakan di tengah pandemi. Gubernur mengingatkan, jangan sampai unsur penyelenggara lalai dalam mematuhi protokol kesehatan di tengah pilkada nanti.

Gubernur meminta kepada KPU dan Bawaslu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, paslon, panitia dan para ketua partai untuk dapat mengindahkan protokol kesehatan agar tidak terjadi cluster baru.

“Provinsi kita pernah menjadi yang terbaik dalam penanganan Covid, jadi jangan sampai nanti ketika pilkada berjalan dapat mencoreng citra Provinsi Lampung dalam penanganan Covid. Saya harap KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota pun ikut berkontribusi dalam menyambut pilkada di tengah pandemi ini. Saya minta juga jangan hanya Kabupaten/Kota saja, Provinsi pun harus ikut ambil andil dalam menyukseskan pilkada ini,” pesan Gubernur.

Gubernur Arinal menginginkan seluruh unsur secara bersama-sama dapat menjalankan tugas dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menyukseskan jalannya pilkada.

Seluruh Paslon harus mematuhi Pakta Integritas dan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020 khususnya komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaan kampanye.

Situasi Covid per 21 Oktober, bahwa Kota Bandar Lampung berada di zona merah. Gubernur mengingatkan Bawaslu Kota Bandar Lampung untuk siaga dan mewaspadai potensi peningkatan kasus dalam aktivitas rangkaian pilkada khususnya dalam kegiatan kampanye.

“Saya merekomendasikan kepada Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan sistem kesehatan dalam rangka antisipasi kenaikan kasus yaitu dengan menambah ruang perawatan dan sarana alat kesehatan untuk kasus positif Covid-19 dengan gejala berat/kritis, menyiapkan sarana standar isolasi mandiri, pendisiplinan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas kegiatan, menyiapkan SDM termasuk merekrut relawan untuk membantu tracing dan penyelidikan epidemiologi termasuk tenaga surveilans dari RS dan pengetatan di pintu masuk,” pungkas Gubernur.(Red)

Gubernur Arinal Dorong Pengembangan Koperasi dan UMKM Lampung

Bandar Lampung, mediarepublika.com —– Gubernur Arinal didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari memberikan arahan pada kegiatan coffee morning yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung, bertempat di Hotel Sheraton Lampung, Rabu (21/10/2020).

Coffee Morning yang mengusung tema Transformasi Koperasi dan UMKM Lampung Pasca Pandemi Covid-19 Mendorong Sektor Riil dan Digitalisasi UMKM diadiri oleh unsur Kanwil Dirjen Pajak, Kepala OJK, Pimpinan Perbankan, BUMN dan BUMD dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Dalam laporannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa acara coffee morning merupakan acara rutin yg diselenggarakan sebagai wadah komunikasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan dunia usaha, UMKM, perbankan dan sektor riil.

Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai Program dan stimulus yang ditujukan untuk mendorong pengembangan Koperasi dan UMKM untuk terus menjalankan usahanya di tengah Pandemi Covid-19 dan membangun siinergi dengan penggiat Koperasi dan pelaku UMKM Provinsi Lampung.

Sementara itu dalam arahannya, Gubernur Arinal mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Lampung terus berusaha dengan berbagai upaya untuk mendorong pengembangan Koperasi dan UMKM.

“Saya harus menyerap aspirasi, karena pembangunan di Provinsi Lampung harus dilakukan bersama – sama, Pemerintah memberikan perhatian yang besar kepada UMKM,” ungkap Gubernur.

Menurut Arinal, Provinsi Lampung saat ini merupakan lokomotif pertanian dan ketahanan pangan di Indonesia yang mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia, disamping Lampung sebagai penghasil komoditi pertanian dan perkebunan, sektor UMKM terus dikembangkan, hilirasi produk pertanian dan perkebun harus diperankan oleh UMKM, pengembangannya sangat bergantung kepada cara pengelolaan dan penanganannya.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh usaha dan upaya yang terus dikembangkan oleh Koperasi dan UMKM yang ada di Provinsi Lampung.

“Pemerintah terus mendorong pengembangan koperasi dan UMKM untuk memajukan usaha kerakyatan di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Lebih lanjut Gubernur Arinal mengungkapkan bahwa Pandemi Covid-19 saat ini justru diharapkan menjadi pemicu kebangkitan bagi UMKM, dimana saat ini pemasaran dan transaksi cenderung dilakukan dengan mengadopsi teknologi digital.

“Saya berharap agar pelaku usaha dapat melakukan berbagai penyesuaian, termasuk menjajaki ruang – ruang digital,” harapnya.

Gubernur Arinal juga berpesan kepada seluruh pelaku usaha untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan dengan penuh kesadaran dimasa Pandemi covid-19 ini.

Dalam kegiatan coffee morning ini, pelaku usaha juga mengharapkan fasilitasi pemasaran produk – produk UMKM baik nasional maupun ekspor.

“Hari ini saya mengumpulkan UMKM, untuk keluarkan kesulitan, keluarkan potensi, sehingga Pemerintah dapat mendengar dan memberi jalan keluar,” ungkap Gubernur Arinal.

Pengembangan UMKM dibidang kelautan dan Perikanan juga menjadi sorotan Gubernur disela – sela arahannya. (Red).

Pertemuan BEM Nusantara se Indonesia Menghasilkan Poin – Poin

Bandarlampung, Mediarepublika.com — Menjelang Temu Pada desember 2020 di Surabaya nanti, BEM mempersiapkan kekuatan barisan dalam upayah Konsolidasi

Acara itu akan di Hadiri dari beberapa perwakilan universitas di Lampung yaitu Azis Gunardi dari instansi Presma Malahayati, Moza Candika dari instansi Ketua aliansi Univ saburai, safrida dari instansi presma fisip Ubl, Mario R.M dari instansi presma STKIP PGRI BDL, dan afat dari instansi presma fh ubl.

“Dalam Menyikapi Problematika Kebangsaan Lebih Mengedepankan Diskusi Kajian Intelektual Dan Dialog Serta Menjunjung Tinggi Nilai Etika Dan Moral”, Ungkap BEM Nusantara

BEM Nusantara juga Akan Terus Mengawal UU OMNIBUS LAW Apabila Ada Pasal Pasal Yang Tidak Pro Terhadap Rakyat Akan Di Tempuh Melalui Jalur Konstitusional Melalui Judicial Review.

“Kepada Seluruh Elemen Pelajar, Mahasiswa Dan Pemuda Seluruh Indonesia Agar Tidak Mudah Terprovokasi” Ujar BEM Nusantara

“Terimakasih Atas Bergabungnya Beberapa BEM Di Provinsi Lampung Menjadi Bagian Dari Keluarga Besar BEM Nusantara”, Lanjutnya

BEM juga akan melaksanakan upacara Sumpah Pemuda secara virtual seluruh indonesia pada tanggal 20 oktober 2020.

180 Pelajar Kota Bandar Lampung Terima Paket Perlengkapan Sekolah

Bandarlampung, mediarepublika.com — Sebanyak 180 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Khairiyah Kelurahan Kangkung Kecamatan Bumi Waras Kota Bandar Lampung menerima paket perlengkapan Sekolah dari PT. Pelabuhan Indonesia pada Sabtu (17/10).

Penyaluran berlangsung tertib dan menerapkan protokol kesehatan tersebut dihadiri Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni, Kepala Program ACT Lampung Regina Locita Pratiwi, Ketua Yayasan Al-Khairiyah M. Sadim H.S dan sejumlah awak media maupun pegiat media/influencer.

Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni menerangkan bahwa pelajar MI dan MTs Al-Khairiyah dipilih menjadi lokasi penyaluran bantuan karena terletak dipesisir Pantai dengan mayoritas Wali Murid berpenghasilan serba terbatas. Selain itu penyaluran bantuan lainya juga sudah dimanfaatkan pelajar seperti pembangunan kamar mandi, paket nutrisi, dan lainya.

Lanjut Dian, bantuan Paket Perlengkapan Sekolah merupakan bentuk komitmen Aksi Cepat Tanggap dan PT. Pelabuhan Indonesia dalam upaya turut mencerdaskan kehidupan bangsa. Paket bantuan berupa tas, sepatu, seragam sekolah dan alat tulis tersebut dibagikan langsung kepada 180 pelajar untuk dimanfaatkan ketika Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara offline aktif kembali.

Saat ini fasilitas yang sangat penting untuk ditambah adalah sarana MCK karena dengan perbandingan 1 fasilitas MCK untuk 100 pelajar, akan menimbulkan dampak lanjutan seperti sulitnya menjaga kebersihan sarana, dampak pada kesehatan perut karena menahan saat antrian dan dampak lainya. Untuk itu, ACT mengajak sahabat dermawan untuk peduli terhadap permasalahan tersebut.

“Setiap anak harus mempunyai cita-cita yang tinggi, untuk mewujudkan itu kedisiplinan dan semangat belajar perlu ditingkatkan. Dengan adanya bantuan perlengkapan Sekolah diharapkan dapat memacu semangat belajar,” Ucapnya.

Ketua Yayasan Al-Khairiyah M. Sadim H.S mengucapkan terimakasih atas penyaluran bantuan perlengkapan Sekolah untuk anak didiknya. Dengan kondisi perekonomian yang serba terbatas, bantuan tersebut dapat mengurangi beban Wali Murid dalam menyediakan perlengkapan. Untuk serah terima bantuan, ada beberapa pelajar yang diwakilkan karena sedang ikut orang tuanya mencari ikan dilaut.

“Kami mewakili pihak Yayasan dan Sekolah mengucapkan terimakasih, silahkan kami berikan waktu seluas-luasnya untuk bisa menyalurkan langsung kepada anak-anak. Memang kondisi Wali Murid ditengah Pandemi ini lebih sulit, terutama yang berprofesi nelayan, buruh serabutan dan penarik becak,” tutupnya.

Salah satu penerima manfaat Fani Lestari (15 Tahun) yang tengah mengenyam pendidikan kelas 3 MTs Al-Khairiyah mengaku ayahnya seorang penjual Bakso Bandung sedangkan Ibunya hanya dirumah saja. Saat Pandemi Corona mendapatkan penghasilan tidak menentu antara 20-50rb. Sedangkan saat sebelum Pandemi ayahnya bekerja sebagai mekanik Bengkel, namun harus berhenti kerja karena kondisi Bengkel sudah bangkrut. Dengan adanya bantuan Paket Perlengkapan Sekolah dirinya sangat bersyukur bisa mengurangi beban orang tuanya.

“Seneng banget bisa dapat bantuan kayak gini, kondisi tas sama seragam dirumah sudah bulukan (jelek) jadi dapat bantuan ini bermanfaat banget,” tutupnya.

Gubernur Arinal Hadiri Grand Final Pemilihan Muli – Mekhanai Lampung 2020

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com  — Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, Forkopimda, serta Sekretaris Daerah, menyaksikan Grand Final Pemilihan Muli – Mekhanai Lampung yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Provinsi Lampung, bertempat di Ballroom Hotel Novotel Bandar Lampung, Jum’at malam (16/10).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Edarwan, mengungkapkan bahwa kegiatan pemilihan Muli Mekhanai pada tahun 2020 ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mencetak dan memilih Duta Pariwisata Lampung.

Malam Grand Final diikuti oleh 13 Muli dan 13 Mekhanai yang berasal dari 6 Kabupaten di Provinsi Lampung, yaitu: Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah, Tanggamus, Pesawaran, Lampung Timur dan Tulang Bawang.

Tahapan proses pemilihan finalis telah dilaksanakan sejak tanggal 13 Agustus 2020 hingga 16 Oktober 2020 melalui serangkaian kegiatan dari mulai seleksi hingga karantina bagi peserta.

“Pada malam Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai ini akan ditentukan Pemenang, Runner Up 1 sampai dengan 6,” ungkap Edarwan.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda yang ada di Provinsi Lampung untuk berkarya dan bersama dengan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung untuk mengenalkan Pariwisata Lampung.

Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Arinal menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara dan seluruh peserta kompetisi. Menurut Gubernur, walaupun kegiatan ini digelar ditengah Pandemi Covid-19 dan merupakan kegiatan rutin, harus dapat dikembangkan pola baru yaitu dengan mengembangkan UMKM.

Peran Muli Mekhanai diharapkan dapat lebih besar untuk mengenalkan potensi dan destinasi wisata yang tersebar di wilayah Provinsi Lampung.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa telah disiapkan lahan seluas 350 Ha yang berlokasi di Bakauheni Lampung Selatan yang akan menjadi lokasi wisata di tahun 2022. Banyak infrastruktur yang akan dibangun di lokasi tersebut seperti mal, cottages, dan sport center di area dekat Pelabuhan Bakauheni, yang tentunya membuka lapangan kerja di sektor pariwisata.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal berharap agar Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Lampung turut berperan serta aktif dalam pembangunan di sektor pariwisata dan pengembangan UMKM. Gubernur juga mendorong agar Batik Lampung dan sumber daya manusia di Lampung dapat dikembangkan di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya ingin berbagai Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung dapat menampilkan kekhasan masing-masing daerah,” ungkap Arinal.

Di sela sambutannya, Gubernur Arinal juga memberikan motivasi dan semangat kepada para finalis yang berkompetisi pada malam Grand Final ini.

“Malam ini merupakan malam penentuan pemenang, untuk itu saya ucapkan selamat berkompetisi kepada seluruh peserta yang mewakili Kabupaten. Kita harapkan di masa yang akan datang dapat dihasilkan Duta Pariwisata yang profesional, memiliki etika yang baik dan dapat membantu Pemerintah Daerah untuk mempromosikan Wisata Daerah Lampung,” pungkasnya.

Berikut daftar pemenang Muli – Mekhanai Lampung Tahun 2020:

Muli – Mekhanai Lampung Tahun 2020
Andre Parmonangan (Pesawaran)
Mega Dian Zamzam(Tanggamus)

Juara 2 (Runner up 1)
M. Fachri Ramadhan
Sahara Nugra Diani

Juara 3 (Runner up 2)
Rama Putra Arivia
Siti Rahman Diannisa

Runner Up 3
Excel Alfavient Bgr
Anggun Selviani

Runner Up 4
Alfikri Albar
Maodi Mutia Putri

Runner Up 5
Roni Jupiter
Giany Putri Arief

Juara Muli Mekhanai atribut sebanyak 5 kategori, yaitu :

Muli Mekhanai Kategori Inteligensia
Syifa Nur Irawati (Lamteng)
Prabu Tirta Aji (Lamtim)

Muli Mekhanai Favorit
Jiani Putri Arif ( Pesawaran)
Rahmad Ari Saputra (Lamtim)

Muli Mekhanai Kategori Best National Costume
Sely Setia Puspa (Tulang bawang)
Febrian Valentino (Tanggamus)

Muli Mekhanai Berbakat
Mutiara Utami (Lamtim)
Rahman Abdi Saputra (Lamtim)

Muli Mekhanai Kategori Best Advokasi
Anggun Selviani (Lamteng)
Ahmad Abdul Azis (Lamteng)

(Red)

Gubernur Arinal Lantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Balai Keratun Lt III, Jumat (16/10).

Gubernur dalam arahannya mengatakan, pelantikan yang dilakukan hari ini merupakan hasil lelang jabatan yang prosesnya telah dilakukan sejak tanggal 31 Agustus lalu. Lelang jabatan tersebut dilaksanakan karena jumlah pegawai yang memenuhi persyaratan sudah begitu banyak, dan tersebar di Kabupaten/Kota bahkan di Provinsi.

Gubernur juga mengatakan, bahwa pelantikan ini juga untuk meredam isu yang mengatakan bahwa Gubernur menempatkan orang-orang terdekat atau saudara untuk menempati posisi jabatan yang dilelang.

“Alasan yang kedua, saya meredam isu yang mengatakan bahwa saya menempatkan orang-orang terdekat, saudara saya untuk posisi tersebut, padahal saya tidak pernah dan tidak punya saudara atau rekan yang menempati posisi-posisi itu. Saya berharap pada seleksi terbuka ini selain untuk mengisi kekosongan juga saya minta untuk meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur.

Gubernur berpesan, setelah menjadi Kaban, Kadis, Karo agar jangan merasa tinggi tetapi harus amanah dan dilaksanakan dengan baik, penuh rasa tanggung jawab serta tidak melakukan kegiatan yang menyimpang.

Selain itu, Gubernur juga berpesan agar melaksanakan Visi Misi dan Program untuk memajukan Provinsi Lampung guna menuntaskan kemiskinan di masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang sudah dilantik, amanah dalam melaksanakan tugas juga selalu koordinasikan solusi yang memajukan ASN sehingga dapat meningkatkan potensi masyarakat,” pungkas Gubernur.

Adapun 14 Pejabat yang dilantik adalah:

1. Kepala Bandiklat: Senin Muhtakim
2. Kepala BNPB: Rudi Syawal Sugiarto
3. Kepala Badan Kesbang Linmas: M. Firsada
4. Kadis Kehutanan: Yayan Ruhyansyah
5. Kadis Sosial: Aswarodi
6. Kadis Lingkungan Hidup: Syahrudin Putra
7. Kadis PMD: Zaidirina
8. Kepala Satuan Pol PP: M. Zulkarnain
9. Kadis Pemberdayaan Perempuan: Fitriyanita
10. Kadis Peternakan: Lili Mawarti
11. Karo Umum: M. Yuliardi
12. Karo Pengadaan Barang: Slamet Riyadi
13. Karo Organisasi: Lukman
14. Wakil Direktur Pelayanan RSUAM: Dwi Cahyo

Turut hadir dalam acara pelantikan ini Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, Inspektur, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Biro, Kepala Satuan Kerja, Para Staf Ahli, serta Para Asisten di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.(Red)

Bantu Sambung Listrik Warga Tidak Mampu, PLN Gelar Virtual Charity Run and Ride

Jakarta, 15 Oktober 2020, mediarepublima.com – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-75, PLN menggandeng Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) menggelar kegiatan virtual charity run and ride pada 16-28 Oktober 2020. Virtual Charity Run and Ride sendiri merupakan ajang lari dan bersepeda yang bisa dilakukan di mana saja kapan saja dan dapat “dicicil” jarak lari dan bersepedanya untuk tujuan beramal.

Dengan mengangkat tema “Energimu Cahaya Bagiku”, peserta akan diajak untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga lari dan sepeda. Setiap kilometer yang ditempuh oleh pelari dan pesepeda nantinya akan dikonversikan dalam bentuk rupiah yang nantinya akan digunakan untuk membiayai penyambungan listrik masyarakat tidak mampu.

“Di tengah pandemi, kami ingin mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Tak hanya itu, langkah kaki dan kayuhan sepedanya pun ini akan berguna bagi saudara-saudara kita yang tidak mampu,” tutur Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang diberikan mandat oleh pemerintah untuk menyediakan listrik. PLN terus berupaya melistriki hingga ke seluruh pelosok negeri. Data rasio elektrifikasi (perbandingan kepala keluarga berlistrik dengan total kepala keluarga) secara nasional, dalam lima tahun terkahir meningkat cukup signifikan. Pada tahun 2015, rasio elektrifikasi baru sekitar 88 persen, sementara pada bulan Juni 2020 lalu sudah mencapai 99 persen.

Selain kondisi geografis daerah terpencil. Salah satu tantangannya untuk mewujudkan rasio elektrifikasi 100 persen adalah keterbatasan masyarakat kurang mampu untuk melakukan penyambungan listrik. Sebagai informasi, tanggung jawab PLN dalam menghadirkan listrik adalah hingga membangun jaringan-jaringan listrik ke sekitar rumah pelanggan. Sementara untuk instalasi dalam rumah dan biaya penyambungan listrik menjadi tanggung jawab pelanggan.

“Masyarakat yang tidak mampu inilah yang akan kita bantu. PLN bersama MKI menggagas acara ini, mengajak masyarakat ikut serta, berbagi energi untuk menerangi nusantara. Tidak dengan uang, masyarakat cukup berolahraga melalui lari atau bersepeda,” tambah Agung.

Masyarakat yang ingin ikut serta dalam kegiatan ini dapat melakukan pendaftaran melalui http://plncharity.gofit.id/ mulai tanggal 15 Oktober 2020 dan tidak dipungut biaya apapun (GRATIS). Peserta akan diberikan pilihan kategori jarak, baik lari ataupun sepeda yang akan diselesaikannya selama periode tertentu yaitu tanggal 16 Oktober 2020 sampai tanggal 28 Oktober 2020. Jarak lari ataupun sepeda tersebut dapat diselesaikan lebih dari satu kali aktivitas.

Setiap kilometer lari akan dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp 40.000,- dan sepeda sebesar Rp 35.000,-. Uang tersebut akan digunakan untuk biaya penyambungan rumah masyarakat tidak mampu tersebar di seluruh Indonesia dengan daya 450 VA. Pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia. Sebagai informasi, biaya penyambungan listrik satu rumah termasuk dengan instalasi listrik dalam rumah dan sertifikat laik operasi sebesar Rp 750.000,-.

Ketua Umum MKI, Wiluyo Kusdwiharto menambahkan bahwa melalui kegiatan ini PLN dan MKI juga ingin semangat Hari Listrik Nasional tidak hanya dirasakan oleh insan yang ada di dunia kelistrikan, tetapi juga menjadi milik seluruh masyarakat Indonesia.

“Sekarang hampir seluruh aktivitas membutuhkan listrik. Jadi mari kita rayakan bersama Hari Listrik Nasional ke-75 yang akan jatuh pada tanggal 27 Oktober 2020. Semoga listrik membawa hidup kita menjadi lebih baik,” tutur Wiluyo.(Red)