Pintu Gerbang Sumatera, Provinsi Lampung Perlu Kewaspadaan Tinggi

BANDAR LAMPUNG– Lampung merupakan Provinsi terdekat dengan DKI Jakarta yang memiliki kasus Omicron terbanyak dan juga sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera sehingga perlu  dilakukan kewaspadaan dan antisipasi penyebaran Omicron.

Sebagian Besar Kab Kota telah berada di PPKM Level 1 sehingga semakin banyak aktivitas yang dikerjakan secara fisik seperti pendidikan, ekonomi, pariwisata dan lain-lain yang bila tidak dilakukan antisipasi maka akan terjadi peningkatan kasus COVID-19.

Dengan varian omicron yang memiliki tingkat penularan sangat cepat Perlu Kewaspadaan tinggi pada Kota Bandar Lampung merupakan ibukota Provinsi Lampung sebagai pusat perekonomian, pariwisata dengan mobilitas tinggi.

Kabupaten Pesawaran sebagai wilayah Tujuan Pariwisata yang cukup banyak dikunjungi dari Luar Lampung dan berbatasan dengan Kota Bandar Lampung, sedangkan Lampung Selatan sebagai pintu masuk dari Pulau Jawa (Pelabuhan Bakauheni), melalui Darat dan Udara (Bandara Radin Inten II)

Selain itu Kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan yakni Mesuji, Way Kanan, dan Pesisir Barat.

Reihana menambahkan, Lampung telah melaksanakan Surveilans Genom SARS Cov-2 sebagai cara untuk memantau Strain Mutasi Virus SARS Cov-2 dan telah mengirimkan sampel ke Badan Litbangkes RI untuk pemeriksaan WGS.

Berdasarkan Surat dari Balitbangkes Kemenkes RI Nomor SR.01.07/2/1713/2022 tentang laporan hasil pemeriksaan SGTF/WGS COVID-19 di Provinsi Lampung telah ada 1 kasus Probable Omicron.

Kasus Probable omicron sudah dilakukan tatalaksana di RS dan saat ini kondisi sudah membaik dan sedang menjalani Isolasi mandiri yang dipantau oleh Puskesmas.(Diskominfotik Provinsi Lampung)

dr. Reihana Peningkatan Kasus Baru Covid-19, Disikapi Dengan Positif

BANDAR LAMPUNG–Situasi Pandemi COVID-19 di Lampung per 30 Januari 2022 sudah dapat dikendalikan dimana angka kesembuhan sudah mencapai lebih dari 91,49% dan Proporsi Kasus Aktif sebesar 0,83%.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr. Reihana, Senin (31/1/2022).

Kasus bulan Januari sampai dengan tanggal 30 Januari 2022 sebesar 130, Kasus yang tersebar di 11 Kabupaten Kota, ada kecenderungan peningkatan kasus baru dalam 1 minggu terakhir.

Adanya peningkatan kasus baru ini juga perlu disikapi dengan positif karena ini merupakan kinerja dari petugas di lapangan yang melakukan skrining secara aktif termasuk skrining di Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada satuan Pendidikan sebagai upaya untuk menekan penularan dan segera dilakukan tatalaksana (Isolasi dan Karantina)

Pada bulan Januari 2022 sudah ditemukan 130 kasus positif di 11 Kabupaten/kota yakni Bandar Lampung,
Lampung Selatan, Lampung Timur,Lampung Utara, Metro, Tulang Bawang, Tanggamus, Pringsewu,Pesawaran, Lampung Tengah, Way Kanan).

Perlu Kewaspadaan pada Kota Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Utara, Pesawaran. Penemuan Kasus Jangan disimpan namun dilaporkan dan segera tatalaksana “Ini juga salah satu kinerja
pertugas dalam melakukan Skrining pada populasi berisiko,”ucap Reihana.

Bed Occupancy Rate (BOR) isolasi Covid-19 di Rumah Sakit Pemberi Pelayanan Covid-19, puncak BOR terjadi pada Tanggal 12 Juli 2021, yaitu 85.6% dari 1.938 Bed. Sedangkan Tahun 2022 pada 30 Janauri 2022 BOR Isolasi yaitu 2.28 % dari 833 Bed.

Sebagaimana  diketahui bahwa secara alamiah virus akan terus bermutasi untuk mempertahankan hidupnya
Omicron merupakan salah satu mutasi virus COVID-19 yang ada saat ini. Perbedaan utama Omicron dengan varian lain adalah penularan lebih cepat dan banyak. Namun tingkat perawatan dan tingkat keparahan kasus varian Omicron lebih rendah.

Sampai tanggal 28 Januari 2022 di Indonesia total pasien yang terkena Omicron ada 1.988, sebanyak 765 diantaranya sudah sembuh total pasien Omicron yang dirawat di RS ada 854 orang, dan dari 854
pasien yang dirawat, sebanyak 461 asimtomatik, bergejala ringan 334, bergejala sedang 54 orang dan hanya 5 orang bergejala berat. “Kasus Omicron terbanyak ada di wilayah DKI Jakarta,” Kata Kadis Kesehatan. (Diskominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Gelar Rapat Koordinasi Antisipasi dan Langkah Pencegahan Penyebaran Covid-19 Varian Omicron di Provinsi Lampung

Bandar Lampung, — Dalam Rapat Koordinasi Antisipasi dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 varian Omicron di Provinsi Lampung, yang dipimpin langsung oleh Sekdaprov Fahrizal Darminto pada Senin (31/1) diketahui bahwa Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota melakukan pencatatan dan pelaporan serta berkoordinasi dengan Kemenkes dalam upaya pencegahan dan pengendalian kasus varian Omicron. Pencatatan dan pelaporan kasus varian Omicron dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi Allrecord TC-19 (NAR).

Sementara itu, pembiayaan isolasi di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan Covid-19 varian Omicron dan karantina terpusat dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan sumber dana lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya untuk melakukan penanganan pandemi Covid-19 semaksimal mungkin, bahu membahu dengan kerjasama semua pihak.

Kementerian Kesehatan memberikan apresiasi pada Lampung yang sudah dapat mengejar dari urutan terbawah (ranking 34) menjadi urutan tengah atau urutan ke 15 untuk Capaian Vaksinasi Dosis 1 pada akhir Oktober 2021.

Pada akhir Desember tahun 2021 Lampung sudah dapat memenuhi target dalam pencapaian vaksinasi Covid-19 yaitu mencapai lebih dari 70% untuk mencapai dosis 1 dan mencapai lebih dari 60% untuk vaksinasi usia lanjut dan terus berupaya untuk mempercepat terwujudnya kekebalan kelompok (Herd Immunity).

“Omicron tidak bisa dihindari karena memang penyebarannya lebih cepat dibanding varian Covid-19 lainnya. Tapi kita semua tidak usah panik, dengan membentengi diri kita dengan vaksinasi Covid-19 secara lengkap dan melakukan booster vaksinasi, serta penerapan Protokol Kesehatan yang ketat, insya Allah kita semua terhindar dari varian Omicron,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Acara yang dipimpin Sekdaprov, Fahrizal Darminto, dihadiri juga Karo Ops Polda Lampung, Mewakili Danrem Gatam 043, Mayor Inf. S. Makruf, Asisten Bid. Pemerintahan dan Kesra Setda. Prov Lampung, Kaban Kesbang Pol Provinsi Lampung, Kasat Pl PP Provinsi Lampung,Kadis Kesehatan Provinsi Lampung.

Selanjutnya Kepala BPBD Provinsi Lampung,Kadis Perhubungan Provinsi Lampung, Kadis Pendidikan Provinsi Lampung, Kadis Kominfo Provinsi Lampung, Kadis PMD Provinsi Lampung, Direktur RSUAM.

Perwakilan Kabupaten/Kota yakni Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bandar Lampung, Asisten Ekubang Pesawaran, Staf Ahli Bupati Pesawaran, Asisten Adum Lampung Selatan, Kalak BPBD kKota Bandar Lampung dan Kadis Kominfo kota Bandar Lampung.(Diskominfotik Provinsi Lampung).

Pengurus ESI Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Telah Dilantik

Bandar Lampung – Berkembangnya Electronic Sports (Esports) yang semakin pesat di Indonesia termasuk di Provinsi Lampung, menciptakan berbagai peluang baik di bidang perekonomian maupun olahraga di tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional. Mengikuti perkembangan tersebut, Pengurus Esports Indonesia (ESI) Provinsi Lampung membentuk kepengurusan hingga di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung yang dilantik dalam jamuan megah di Ballroom Hotel Horison Kota Bandar Lampung, semalam (10/1/2022).

Acara Pelantikan dengan tema “Profesional dan Kompetitif Hadapi Era 5.0 Demi Esports Lampung Berjaya” tersebut, dihadiri berbagai unsur, baik dari Kepala Daerah, Forkopimda, perwakilan KONI, jajaran pemerintah daerah, pengusaha, akademisi, jurnalis, bahkan cabor lainnya se-Provinsi Lampung.

Pelantikan Pengurus ESI Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bertujuan untuk mengoptimalkan penjaringan dan pembinaan atlet Esports di daerah bersinergi dengan pemerintah daerah, pengusaha dan stakeholder lainnya. “Kami berkomitmen akan menjaring, membina, dan menumbuhkan ekosistem Esports di Prov. Lampung” tegas Ketua Harian Pengurus ESI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah dalam sambutannya mewakili seluruh Ketua Pengurus ESI Kabupaten/Kota yang dilantik.

Menambahkan sambutan dari Iqbal, Ketua Umum Pengurus ESI Lampung, Iwan Satriawan menjelaskan bahwa saat ini industri game sangat menjanjikan dan dapat berkontribusi untuk perekonomian provinsi maupun nasional. “Berdasarkan data yang dikutip dari EVOS Esports, industri game Esports memberikan revenue untuk Indonesia sebesar 15,7 triliun rupiah pada tahun 2020 yang meningkat menjadi 30 triliun rupiah pada tahun 2021” ungkap Iwan.

Melihat potensi tersebut, lanjutnya, Bapak Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si menginisiasi pembentukan pengurus Esports Indonesia dari tingkat nasional hingga kabupaten/kota. “Meskipun baru akan dilantik, Pengurus ESI tingkat provinsi dan kabupaten/kota telah melaksanakan berbagai tugas sejak tahun 2020 dalam mengelola dan merangkul komunitas-komunitas Esports serta membina dan meningkatkan skill atlet Esports Lampung agar dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional” jelas Iwan yang juga merupakan Kabinda Lampung itu.

Iwan Satriawan juga mengungkapkan bahwa Pengprov ESI Lampung sedang mempersiapkan atlet-atlet Esports untuk menghadapi berbagai kejuaraan nasional maupun internasional seperti Sea Games Mei 2022, Asian Games September 2022, dan IESF Esports World Championship ke-14 November 2022. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Gubernur Lampung yang telah memberikan sarana dan prasarana Esports berupa Gedung Esports Lampung beserta fasilitasnya yang menjadi kebanggaan bersama karena merupakan yang pertama di Indonesia” ujarnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto yang mewakili Gubernur Lampung, menyampaikan bahwa Pemprov. Lampung akan mendukung penuh perkembangan Esports di Prov. Lampung. “Semoga pengurus yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugasnya dan bertanggungjawab sehingga nantinya menghasilkan atlet yang dapat mengharumkan nama daerah Prov. Lampung” pesannya.

Dalam gelaran yang istemewa tersebut, Pengurus ESI Provinsi Lampung juga melakukan Launching Kejuaraan Esports “Piala Gubernur Lampung” yang akan digelar pada Februari 2022 di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Piala Gubernur dilaunching oleh Ketua Umum ESI Provinsi Lampung bersama Sekda dan KONI Provinsi Lampung.

(red)

Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai 147miliyar Oleh Diresnarkoba Polda Lampung

Polda Lampung, – Tanggal 10 November 2021 bertepatan dengan hari pahlawan, Polda Lampung lakukan Pemusnahan Barang bukti Narkotika di mabes Polda Lampung. Rabu (10/11/2021).

“Kegiatan ini merupakan target operasi selama semester ke-2 mulai dari bulan Juli – November 2021 ini” Ujar Pandra.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung memusnahkan barang bukti narkotika barupa sabu-sabu sebanyak 98 kilogram (Kg), ganja 1,02 kg, dan tembakau sintetis 47,02 gram. Total seluruh barang haram tersebut ditaksir mencapai Rp147 miliyar dan berhasil menyelamatkan 980 ribu jiwa dari dampak bahaya narkoba.

“Apa yang diupayakan direktorat narkoba Polda lampung tidak terlepas dari P4GN yaitu pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba” Ucap Pandra.

Berdasarkan ungkap kasus kurun waktu periode tersebut, Pandra menyampaikan Ditresnarkoba Polda Lampung telah mengungkap 13 kasus. Jumlah tersangka ditangkap mencapai 15 orang.

“Pengungkapan semua kasus ini juga tidak lepas berkata hasil kerja sama antar aparat penegak hukum di Lampung, telah berkomitmen memberantas peredaran narkoba,” kata dia.
(Red)

Kominfotik Lampung Buka FGD Komisi Informasi Lampung tentang UU KIP

Mediarepublika.com – BANDARLAMPUNG – Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, SE,. MAP membuka Fokus Goup Discussion (FGD) Komisi Informasi Provinsi Lampung soal keterbukaan informasi publik di Golden Tulip Springhill, Kota Bandarlampung, Selasa, (5/10).

 

FGD lanjutan bertema “Membangun Sinergitas Keterbukaan Informasi Publik untuk Indonesia Maju dan Berkembang Integritas” itu dalam rangka juga memeringati Hari Hak untuk Tahu se-Dunia (International Right to Know Day, 28/10)

 

Dalam sambutannya, Ganjar Jationo menyatakan Pemprov Lampung berkomitmen memberikan pelayanan informasi publik sebaik-baiknya kepada masyarakat Lampung demi terwujudnya “Lampung Berjaya”.

 

Sesuai UU No. 4 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), semua orang pada prinsipnya berhak mendapatkan akses informasi yang faktual dan terpercaya sebagai wujud demokratisasi, ujarnya.

 

Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung A. Alwi Siregar mengatakan setelah adanya UU KIP banyak yang telah dicapai, tetapi masih banyak pula kendala dan tantangan ke depan.

 

Oleh karena itu, melalui FGD yang menghadiri dua narasumber, Alwi mengharapkan peserta ikut memberikan saran-saran konstruktif agar lebih membumikan keterbukaan informasi publik di daerah ini.

 

FGD yang menghadiri narasumber Budiyono dari Unila dan Syamsurizal, SH, MH diikuti oleh para peserta dari kalangan mahasiswa dan OSIS sekolah menengah atas (SMA). (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Sekdaprov Fahrizal Jelaskan Pentingnya Desa dalam Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi*

Mediarepublika.com – Bandar Lampung -Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menguraikan pentingnya aparat dan masyarakat desa dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat.

 

“Hari ini, Kemendagri merilis daerah kita jadi panduan penanganan Covid-19 atas keberhasilan menurunkan level pandemi kabupaten/kota jadi Level 2 kecuali Pringsewu yang masih Level 3,” katanya.

 

Sekdaprov Fahrizal mengungkapkan hal itu pada pembukaan “Acara Bimbingan Teknis Penyusunan Produk Hukum Desa dalam Rangka Penataan Kewenangan Desa dan Pendapatan Asli Desa” di Rumah Dinas Gubernur Lampung Mahan Agung, Selasa (05/10).

 

Dia minta para kepala desa menyampaikan keberhasilan ini kepada seluruh warga desa agar memotivasi untuk semakin baik lagi, terutama terkait sektor pendidikan dan kegiatan ekonomi masyarakat.

 

Keberhasilan dalam penanganan Covid-19, katanya, merupakan hasil kebersamaan semua pihak. “Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Lampung, terutama para kepala desa yang telah menggerakkan posko-posko desa,” katanya.

 

Sambil terus menekan pandemi Covid-19, Lampung harus berusaha kembali bangkit secara ekonomi, ujarnya pada acara yang juga dihadiri Kepala Bapenda, Kadis PMDes dan Transmigrasi, serta Karo Hukum.

 

Dijelaskan Sekdaprov Fahrizal, pemerintah telah memberikan kewenangan kepada aparat dan masyarakat desa lewat UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

 

Dalam UU tersebut, ada dua hal pokok:

Pertama, pemerintah memberikan kewenangan yang luas bagi desa untuk mengembangkan potensi desa bersama-sama dengan masyarakatnya.

 

Kedua, kepala desa berwenang dalam penyelenggaraan pungutan desa, penyelenggarakan pembangunan desa, pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat desa berdasarkan prakarsa masyarakat atas hak asal-usul dan adat istiadat desa.

 

Diurai Sekdaprov Fahrizal, kalau desa berhasil membangun ekonomi masyarakat maka perekonomian kecamatan akan ikut meningkat pula. Kalau semua kecamatan meningkat ekonominya, maka Kabupaten akan semakin baik ekonominya, katanya.

 

Demikian pula jika semua kabupaten/kota sudah baik ekonominya maka provinsi akan semakin baik. “Maka dari itu, apa yang dilakukan Bapak dan Ibu yang ada pada pemerintahan desa jadi ujung tombak pembangunan ini,” tutup Sekdaprov Fahrizal .(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Raih Medali Emas dan Perak, Kontingen Lampung Cabang Olahraga Softball, Muaythai dan Baseball Torehkan Sejarah pada PON XX Papua

Mediarepublika.com – Jayapura– Provinsi Lampung kembali menunjukkan prestasinya di kancah Nasional, setelah sebelumnya Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan penghargaan dibidang Pertanian Abdi Bakti Tani 2021, Prestasi Peringkat Pertama Peningkatan Produksi Padi dan Teknologi Tepat Guna (TTG), kali ini di cabang olahraga, Kontingen Lampung dari cabang olahraga softball meraih medali Emas untuk pertama kalinya disusul cabang olahraga Muaythai dan cabang olahraga Baseball dengan perolehan Perak pada event Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua, Minggu (03/10/2021).

 

Tim softball putra Lampung yang di asuh Yolly Marisco meraih posisi pertama dan meraih medali Emas pertama untuk Provinsi Lampung, setelah mengalahkan DKI Jakarta dengan skor 7-3 pada pertandingan grand final, di Lapangan AURI, Sentani, Kabupaten Jayapura dan disaksikan langsung pejabat Pemerintah Provinsi Lampung.

 

Sementara itu Atlet Muaythai Lampung, Mitra Waruwu, menang telak dan meraih Medali Emas pada laga final Pekan Olah Raga (PON) XX Papua, di GOR STT GIDI, Kabupaten Jayapura, Minggu (3/10/2021. melawan atlet Sulawesi Selatan, Zul Bimantara.

 

Mitra Waruwu yang turun di kelas 54 kg tampil di laga final, usai mengalahkan petarung asal Kalimantan Timur Stevanus Rivai pada Kamis (30/9/2021).

 

Menurut pelatih Muaythai Lampung Khairil Annas, anak asuhnya itu pernah bertemu Zul Bimantara di seleknas dan Mitra menang. Raihan medali emas di cabang Muaythai ini sudah diprediksi sebelumnya.

 

“Sebelumnya sudah pernah bertemu di semifinal. Begitu juga Zul, di seleknas. Waktu itu saya menang. Jadi, sedikit banyak sudah tahu cara bertandingnya. Saya mohon doa dan dukungan agar bisa menyumbang emas untuk Lampung,” kata Mitra sebelum bertanding.

 

Sedangkan Tim baseball Lampung hanya berhasil menyumbangkan medali perak untuk kontingen Lampung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Minggu (3-10-201).

 

Pada pertandingan grand final, di Lapangan AURI, Sentani, Kabupaten Jayapura, tim baseball putra Lampung harus mengakui keunggukan DKI Jakarta dengan skor 2-5.

 

Ketua Pengprov Perbasasi (Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia) Lampung Rahmad Mirzani Djausal tetap mengapresiasi pencapaian tersebut.

 

“Seluruh tim sudah bekerja keras. Apa pun hasilnya harus kita apresiasi. Ini yang terbaik bisa kita berikan kepada masyarakat Lampung,” kata Mirzani.

 

Menurutnya, beban mental dan stamina yang menjadi faktor kegagalan Basebell Lampung meraih medali emas.

 

“Semua ini menjadi bahan evaluasi kita, untuk memperbaiki segala kekurangan. Termasuk upaya regenerasi pemain, agar di PON selanjutnya, kita bisa meraih medali emas,” terangnya

 

Dengan demikian, hingga Minggu (3/10/2021), Kontingen Lampung berhasil mempersembahkan dua medali emas dan satu medali perak dari tiga cabang olahraga. Kontingen Lampung langsung menduduki peringkat sembilan klasemen perolehan medali sementara bersama dengan Sulawesi Tenggara yang juga meraih dua emas dan satu perak.

 

Ketua Umum KONI Lampung Yusuf Sulfarano Barusman bersyukur dan mengapresiasi pencapaian tersebut.

 

Peringkat pertama masih ditempati DKI Jakarta dengan 30 emas, 20 perak dan 21 perunggu. Tuan rumah Papua diperingkat kedua dengan 21 emas, 7 perak dan 19 perunggu.

 

Ketua Umum KONI Lampung Yusuf Barusman, menyampaikan pesan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi agar seluruh atlet tetap semangat dan fokus pada pertandingan.

 

“Fokus kita adalah atlet maka kita semua harus, jaga nama baik Lampung jangan jadi kurang harum di Papua,” pesan Gubernur Arinal.

 

Gubernur memiinta agar bisa belajar terkait pembinaan atlet, mencari bibit atlet, sehingga diharapkan empat tahun kedepan prestasi olahraga Lampung lebih baik lagi.

 

“Seluruh kontingen juga diminta tetap kompak, melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai peran dan fungsi masing-masing untuk mewujudkan target sepuluh besar PON,” ujar Yusuf Barusman.

 

Ketua KONI Lampung meminta seluruh kontingen tidak cepat berpuas diri. Harus tetap kompak dan fokus pada pertandingan untuk mewujudkan target sepuluh besar PON. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Arinal Djunaidi Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2021

Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara virtual, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Selasa (01/06).

Turut mendampingi Gubernur, Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala BIN Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Kominfotik, Kepala Dinas Pendidikan.

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 diselenggarakan di tengah situasi Pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada seluruh peserta Upacara, baik yang mengikuti secara langsung di halaman gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri maupun peserta yang mengikuti secara virtual di berbagai daerah di Indonesia.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun ini mengambil tema ‘Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh’. Dalam upacara yang terpusat di Gedung Pancasila, Jakarta ini, Presiden RI Joko Widodo bertindak selaku Inspektur Upacara.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, didapuk membacakan Teks Pancasila, sementara Ketua DPR RI, Puan Maharani, membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, di akhir upacara membacakan doa.

Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa tantangan Pancasila saat ini tidaklah semakin ringan, globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

Presiden mengatakan, hal-hal yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi, termasuk didalamnya rivalitas antar pandangan, rivalitas antar nilai-nilai dan rivalitas antar ideologi.

Ideologi trans-nasional cenderung meningkat, memasuki berbagai lini masyarakat dengan berbagai cara dan strategi. Perkembangan Iptek dan Revolusi Industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan berinteraksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara.

Kemudahan komunikasi melalui konektivitas 5G, menurut Presiden, dapat digunakan oleh para ideolog trans-nasional radikal untuk merambah ke seluruh kalangan dan pelosok Indonesia.

Untuk itu, Presiden mengatakan bahwa pendalaman Pancasila memerlukan cara-cara baru yang luar biasa dengan memanfaatkan perkembangan Iptek, terutama revolusi industri 4.0. Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang berkeindonesiaan.

“Saya mengajak seluruh aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia, dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia Maju yang kita cita-citakan,” pesan Presiden Joko Widodo.

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang ini juga dihadiri secara daring oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Mantan Presiden Indonesia Ke-5 Megawati Soekarnoputri, Mantan Wakil Presiden Indonesia Ke-6 Try Sutrisno, Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Lembaga Negara, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, dan Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Seluruh peserta yang mengikuti upacara, baik secara langsung di Gedung Pancasila maupun secara daring, tampak mengenakan pakaian adat dari seluruh Nusantara.

Gubernur Arinal Dorong PKK Wujudkan 3 Program Prioritas: Penanganan Covid-19, Keluarga Berencana dan Pencegahan Stunting

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendorong Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung wujudkan tiga program prioritas Tim Penggerak PKK yakni Penanganan Covid-19, Keluarga Berencana (KB) dan pencegahan stunting.

Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Tahun 2021 di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Senin (31/5/2021).

“Sebagaimana amanat Mendagri menekankan tiga program ini penting dan harus diprioritaskan untuk membantu mencapai sasaran yang telah ditetapkan Pemerintah Republik Indonesia,” ujar Gubernur Arinal yang juga Ketua Pembina PKK Provinsi Lampung.

Acara ini diikuti secara virtual oleh para Bupati/Walikota dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota.

Dengan tema “Kemitraan & Sinergitas Menjadi Kunci Dalam Mewujudkan Keluarga Berdaya & Sejahtera”, Rakerda ini diselenggaran mulai 31 Mei hingga 4 Juni 2021.

Arinal menjabarkan bahwa PKK memiliki peran untuk itu mengkampanyekan vaksinasi dan terus mensosialisasikan 5 M.

Kemudian, PKK juga harus mensukseskan program KB sebagai upaya menekan potensi muculnya permasalahan akibat kepadatan penduduk yang besar.

“Termasuk pencegahan dan penanggulangan stunting. Penanganan stunting, saat ini, harus di prioritaskan agar Indonesia bisa melahirkan generasi unggul yang memiliki daya saing tinggi,” katanya.

Arinal juga mendorong PKK agar melakukan penguatan ketahanan keluarga dari sisi ekonomi khususnya di masa pandemi melalui UP2K dan penguatan UMKM.

“PKK sebagai penggerak hendaknya dapat bersinergi dan bekerja sama dengan kreativitas dan inovasi yang dimiliki, sehingga terus bersinergi dalam mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan Rakerda ini merupakan tindaklanjut hasil Rapat Kerja Nasional IX PKK Tahun 2021.

“Yang selanjutnya untuk disosialisasikan kepada seluruh Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” ujar Ibu Riana.

Selain itu, kata Ibu Riana untuk merumuskan program kerja dan kegiatan PKK Provinsi Lampung 2021-2024 yang disinergikan dengan kebutuhan dan usulan program/kegiatan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota.

“Untuk itu dibutuhkan penguatan komitmen dan dukungan pemangku kepentingan dan mitra kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung,” pungkasnya.(Red)