Gubernur Arinal Djunaidi Membuka Kegiatan Sosialisasi dan Bimtek e-KPB, Ajak Mahasiswa Membangun Desa melalui Berbagai Program Pemerintah

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis e-KPB bagi Duta KPB, anak petani berprestasi penerima beasiswa KPB, di Aula Fakultas Pertanian Unila, Kamis (14/7).

Gubernur Arinal dalam sambutannya mengatakan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan melimpah di sektor perikanan dan pertanian di antaranya padi, jagung, ubikayu, buah-buahan (nanas, pisang, pepaya), tebu, serta beberapa komoditas lainnya (kopi, lada, kakao, kelapa sawit, karet, sapi potong, dan ternak kambing).

Gubernur menyebutkan, saat ini banyak tantangan yang dihadapi sektor pertanian, salah satunya dari sisi sumber daya manusia yaitu jumlah petani semakin berkurang dan didominasi petani tua, rendahnya minat pemuda untuk bertani, serta semakin sedikitnya jumlah penyuluh.

“Saya menginisiasi untuk menumbuhkan gairah generasi muda agar dapat berperan serta di sektor pertanian dengan pemberian beasiswa bagi anak petani yang tidak mampu, sehingga dapat kuliah di bidang Pertanian melalui Program Kartu Petani Berjaya (KPB), yang saat ini terus dikembangkan dan menjadi bagian dari Agenda Kerja Utama Pemerintah Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Program KPB secara umum bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani menuju     kesejahteraan melalui upaya penyelesaian permasalahan secara terstruktur, sistematis dan terintegrasi melalui pemanfaatan sistem teknologi informasi untuk memudahkan para petani.

Dalam hal meningkatkan pendapatan petani, kata Gubernur, Program KPB memberikan jaminan kepastian antara lain ketersediaan sarana produksi pertanian, akses permodalan, pembinaan manajemen usaha dan teknologi, penanganan panen dan pasca panen, dan pemasaran hasil usaha pertanian.

Dalam hal meningkatkan kesejahteraan petani, lanjut Gubernur, Program KPB memberikan jaminan sosial bagi petani miskin, tidak mampu dan beasiswa pendidikan keluarga petani miskin dan tidak mampu sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.

Gubernur kemudian menjelaskan, progres pelaksanaan Program KPB hingga saat ini yaitu Transaksi penebusan pupuk Rp. 8.7 Milyar, Realisasi penyaluran KUR melalui Program KPB (melalui bank BNI) kepada 5.289 Debitur sebesar Rp 180 Milyar dan Pemberian Beasiswa bagi 100 Mahasiswa Unila dan 122 Mahasiswa Polinela.

“Progres Implementasi KPB ini perlu akselerasi dan dukungan semua stakeholder termasuk Perguruan Tinggi, Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), BPJS Ketenagakerjaan dan para Duta KPB, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas baik petani, pekebun, peternak, nelayan, masyarakat sekitar hutan dan pelaku usaha di Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Selanjutnya Gubernur Arinal mengungkapkan bahwa pelaksanaan Program Kartu Petani Berjaya telah mendapat berbagai apresiasi dari pemerintah pusat. Hal ini terbukti, Provinsi Lampung berhasil meraih Penghargaan Provinsi Terbaik dalam Inovasi Pengembangan Akses Keuangan di Sektor Pertanian pada TPAKD Award 2021, juga mendapat Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah 2021.

Selain itu juga mendapat Peringkat Pertama Penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 yang diserahkan Wakil Presiden RI, sebagai Provinsi Terbaik dalam Peningkatan Produksi Padi Tahun 2019-2020.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengatakan bahwa sosialisasi dan pembinaan kepada petani sangat diperlukan untuk dapat memanfaatkan teknologi, baik teknologi budidaya maupun teknologi informasi guna meningkatkan kesejahteraan. Peran Duta KPB khususnya mahasiswa/ mahasiswi sangat ditunggu untuk dapat mewujudkan pertanian yang modern.

Gubernur mengajak para mahasiswa agar bersama-sama membangun desa melalui berbagai program pemerintah seperti KPB, Smart Village, BUMDes, e-Samdes, dan Desamart.

Gubernur juga mengungkapkan kegembiraannya dapat berjumpa dengan para Duta Kartu Petani Berjaya (KPB), kaum milenial yang diharapkan dapat menjadi role model yang menginspirasi, memotivasi kalangan anak muda di Provinsi Lampung untuk ikut membangun sektor pertanian.

“Setelah nanti lulus, kembali ke desa. Bangun desa itu bersama saya. Kartu Petani Berjaya milik semua petani, milik rakyat lampung, dan suatu saat akan bermanfaat untuk Indonesia,” pungkas Gubernur Arinal.

Dekan Fakultas Pertanian Unila, Irwan Sukri Banuwa, dalam kesempatannya mengatakan bahwa KPB merupakan penghubung dari seluruh kepentingan pertanian yang ujungnya adalah kesejahteraan para petani termasuk yang terlibat dalam sektor pertanian.

Irwan Sukri Banuwa kemudian menjelaskan, mahasiswa penerima beasiswa diundang dalam acara ini sebagai Duta KPB agar proses percepatan program KPB bisa dioptimalkan sekaligus menjadi pendorong keberhasilan program KPB.

“Tekuni program KPB dengan sebaik-baiknya. Setelah selesai perkuliahan, bisa menapaki atau bergabung dengan berbagai program yang telah digagas Gubernur seperti Smart Village, BUMDes atau lainnya,” pesan Irwan.

Dalam acara tersebut, Gubernur Arinal juga melakukan penyerahan asuransi secara simbolis bagi petani, pekebun, peternak dan nelayan, diantaranya yaitu Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) 4896 Hektare, Asuransi Usaha Ternak Sapi Kerbau 2500 ekor, Asuransi bagi 1175 Petani Lansia, Asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi 1000 pekebun dan Asuransi Nelayan Berjaya bagi 1150 nelayan.

Hadir dalam acara Ketua KTNA Provinsi Lampung, Plh. Sekdaprov Lampung, Dekan Fakultas Pertanian Unila, Wakil Direktur III Polinela, Asisten Perekonomian & Pembangunan, Staf Ahli IT Gubernur, Kadis Perindustrian & Perdagangan, Kadis Peternakan & Kesehatan Hewan, Kadis Kelautan & Perikanan, Plt. Kadis Perkebunan, Plt. Karo Perekonomian, Pimpinan Asuransi Jasindo, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Tim Satgas KPB.

Audiensi Bersama ICMI Orwil Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi Minta ICMI Aktif Edukasi Masyarakat Tentang Bahaya Pemahaman Radikal

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta agar Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Lampung untuk lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya dari pemahaman radikal.

“Saya harap ICMI Lampung bisa berperan dalam mencerdaskan umat dengan berbagai kegiatan, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan BNPT, jangan sampai ada paham-paham radikal seperti di teluk (penangkapan terduga teroris diduga berafiliasi atau kelompok jaringan Jamaah Islamiyah (JI),” tutur Gubernur saat menerima Audiensi dari ICMI Orwil Lampung di Mahan Agung, Kamis (14/07/2022).

“Lampung hari ini telah menjadi perhatian Pemerintah Pusat karena pembangunannya, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung sangat luar biasa, tapi membangun itu harus dari semua lini, secara bersama-sama. ICMI, MUI, NU, Muhammadiyah, BNPT, bersama-sama Pemerintah Daerah,” tegas Gubernur.

Sementara itu, Ketua ICMI Orwil Lampung Yusuf Barusman menyampaikan bahwa selama ini ICMI Orwil Lampung telah banyak melaksanakan kegiatan, baik yang berupa saran pemikiran maupun program-program sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat

“Beberapa waktu lalu ICMI Lampung secara intensif telah melakukan berbagai kegiatan edukasi, salah satunya melalui Gerakan Bersama Kita Kuat (Gema Taat), selain itu juga ICMI melalui program respon bencana, aktif melakukan penggalangan bantuan bencana,” ungkap Barusman.

“Kedepan saya juga berharap ICMI bisa menjadi Hub atau penghubung, atau koordinator dari berbagai Forum Keagamaan yang ada,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Yusuf barusman juga menyampaikan kepada Gubernur bahwa dirinya akan dikukuhkan kembali sebagai Ketua ICMI Orwil Lampung masa bakti 2022-2027, melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 27 Juli 2022 mendatang.

Pada muswil tersebut rencananya akan diisi dengan kegiatan Dialog kebangsaan oleh Kepala BNPT Pusat.

Dukung Pembangunan Sektor Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Kehutanan, Komisi IV DPR RI Lakukan Kunjungan Kerja Di Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Provinsi Lampung dalam rangka Reses Masa Sidang V tahun 2021-2022, di Mahan Agung, Rabu (13/7).

Hadir dalam kunjungan kerja ke Provinsi Lampung Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin,  Anggota Komisi IV DPR RI diantaranya Firman Soebagyo, Hermanto, Luluk Nur Hamidah, Dwita Ria Gunadi, Hanan Rozak, Vita Ervina, Maria Lestari, Ema Umiyyatul Chusnah, dan Endang Setyawati Thohari.

Hadir juga Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Wakapolda Lampung, Dirut Pusri, Kepala BPTP Lampung, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi Lampung,  kinerja pembangunan Ekonomi daerah juga tetap baik meskipun di tahun 2021 pandemi Covid-19 masih terjadi. Hal ini ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus semakin membaik sepanjang tahun 2021.

Sementara itu Komisi IV DPR RI saat bertemu Gubernur Lampung bersama jajaran menyampaikan dukungannya pada pembangunan  berbagai sektor yang dilaksanakan di Provinsi Lampung.

Terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Sudin meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu memberikan data yang valid dan akurat terkait jumlah ternak yang terinfeksi PMK agar tidak menjadi momok bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Sudin juga meminta Kementan melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mendukung Lampung dalam penanganan PMK, yaitu berupa bantuan vaksin, obat-obatan, dan vitamin.

Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin juga meminta komitmen Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan TB Haeru Rahayu untuk membantu Provinsi Lampung terkait pengembangan Balai Benih Air Tawar di Mesuji.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, memberikan apresiasi kepada Gubernur Lampung yang telah menyampaikan secara rinci terkait berbagai capaian dan masalah pembangunan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan di Provinsi Lampung.

Firman juga menyebutkan bahwa Provinsi Lampung saat ini merupakan penyokong atau penyangga pangan nasional. Untuk itu, Firman mengatakan bahwa kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ini untuk membangun komitmen, menyerap berbagai aspirasi dan memberikan dukungan agar Lampung menjadi salah satu Provinsi Penyangga Pangan Nasional.

“Konsumen pangan terbesar, baik itu beras daging dan sebagainya adalah Pulau Jawa. Penyangga pangan nasional didominasi oleh lima provinsi, yaitu NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan. Akhir-akhir ini, Lampung sudah masuk dalam lima besar,” kata Firman.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPR RI Lulu Hamid mengapresiasi Gubernur Lampung terkait penurunan angka stunting tahun 2021 yang sangat mengesankan dan signifikan (berdasar data SSGI turun 26,26% dibanding tahun 2019, red-), sementara di daerah lain di periode yang sama justru terjadi kenaikan.

Di akhir acara, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan Vaksin PMK tahap II kepada Gubernur Lampung sebanyak 50.000 dosis.

Gubernur Arinal Djunaidi Menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI, Sampaikan Berbagai Capaian Pembangunan Di Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunadi menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Provinsi Lampung dalam rangka Reses Masa Sidang V tahun 2021-2022, di Mahan Agung, Rabu (13/7).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa hingga triwulan pertama tahun 2022, masih dihadapkan pada tantangan dalam penanggulangan Covid-19. Berbagai upaya terus dilakukan, bersinergi dengan Kebjakan Pemerintah Pusat serta mobilisasi langkah dan dukungan seluruh komponen masyarakat Lampung.

“Alhamdulillah upaya ini menunjukkan keberhasilannya, dimana saat ini seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung merupakan zona dengan resiko rendah dan tidak ada tambahan kasus baru yang terkonfirmasi,” kata Gubernur.

Di sisi lain, kata Gubernur, kinerja pembangunan Ekonomi daerah juga tetap baik meskipun di tahun 2021 pandemi Covid-19 masih terjadi. Hal ini ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus semakin membaik sepanjang tahun 2021.

Menurut Gubernur Arinal, Kinerja pertumbuhan ekonomi Lampung kedepan diprediksi akan semakin membaik dengan didorong oleh beberapa faktor, antara lain:

Pertama, kinerja sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan yang di proyeksi terus tumbuh positif, dengan dukungan kinerja program-program pembangunan di bidang pertanian. Salah satu program pendukung utamanya adalah e-KPB. Program ini diinisiasi untuk menjawab permasalahan dan kebutuhan petani di lapangan yang belum mampu dipenuhi oleh program Kartu Tani Kementerian Pertanian.

Kedua, semakin membaiknya sisi konsumsi masyarakat sejalan dengan meningkatnya mobilisasi sumberdaya ekonomi, pergerakan masyarakat serta aktivitas dan transaksi ekonomi sejalan dengan semakin rendahnya resiko pandemi Covid-19.

Ketiga, meningkatnya produksi dan kinerja sektor industri (Hilirisasi sumber daya alam)  maupun ekonomi kerakyatan (UMKM) serta peningkatan nilai ekspor Luar Negeri Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal kemudian menambahkan, Poin penting dari capaian pembangunan ekonomi tersebut adalah turunnya tingkat kemiskinan atau persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung.

Peringkat Provinsi Lampung terhadap angka kemiskinan dalam riliis BPS terakhir naik 2 level, dari urutan 12 menjadi 14 (persentase penduduk miskin 11,67%). Angka ini lebih tinggi dari Provinsi Sumatera bagian Selatan yaitu Sumsel yang berada di peringkat 11 (persentase penduduk miskin 12,79%), Bengkulu (persentase  penduduk miskin 14,43%) serta Provinsi Aceh (persentase penduduk miskin 15,53%). Bahkan Angka Kemiskinan Lampung tersebut lebih baik dari Provinsi DI Yogyakarta dengan persentase penduduk miskinnya mencapai 11,91%.

Sejalan dengan menurunnya tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran juga semakin berkurang. Capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2021 Lampung mencapai 4,69 persen jauh lebih baik dari pada capaian rata-rata Nasional yang mencapai 6,49%.

“Keberhasilan capaian indikator makro pembangunan tersebut didukung oleh pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas serta dukungan terhadap pelayanan infrastruktur dasar yang meliputi penyediaan air bersih, sanitasi, pengurangan kawasan kumuh guna mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Komisi IV DPR RI Minta BPTP Lampung Membantu Penguatan Kerjasama Inovasi Budidaya Lada untuk Mendukung Revitalisasi

Bandar Lampung– Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sudin meminta Kepala BPTP Lampung Jekvy Hendra, untuk membantu terkait penguatan kerjasama inovasi budidaya lada yaitu bibit lada perdu untuk mendukung revitalisasi lada di Provinsi Lampung.

Permintaan tersebut disampakan dihadapan Gubernur Lampung pada kunjungannya di Provinsi Lampung dalam kegiatan  reses masa sidang V tahun 2021-2022 di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Rabu (13/7/2022).

“Saya minta tahun ini, harus disiapkan 120.000 batang. Saya sudah bicara dengan Dirjen Perkebunan,” kata Sudin.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi IV DPR RI lainnya  yakni Firman Soebagyo, Hermanto, Luluk Nur Hamidah, Dwita Ria Gunadi, Hanan Rozak, Vita Ervina, Maria Lestari, Ema Umiyyatul Chusnah, Endang Setyawati Thohari.

Terkait PMK, Sudin meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu memberikan data yang valid dan akurat terkait jumlah ternak yang terinfeksi PMK agar tidak menjadi momok bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Sudin meminta Kementan melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mendukung Lampung dalam penanganan PMK, yaitu berupa bantuan vaksin, obat-obatan, dan vitamin.

Di akhir acara, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan Vaksin PMK tahap II kepada Gubernur Lampung sebanyak 50.000 dosis.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, memberikan apresiasi kepada Gubernur Lampung yang telah menyampaikan secara rinci terkait berbagai capaian dan masalah pembangunan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Provinsi Lampung.

Firman juga menyebutkan bahwa Provinsi Lampung saat ini merupakan penyokong atau penyangga pangan nasional. Untuk itu, Firman mengatakan bahwa kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ini untuk membangun komitmen, menyerap berbagai aspirasi dan memberikan dukungan agar Lampung menjadi salah satu Provinsi Penyangga Pangan Nasional.

“Konsumen pangan terbesar, baik itu beras daging dan sebagainya adalah Pulau Jawa. Penyangga pangan nasional didominasi oleh lima provinsi, yaitu NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan. Akhir-akhir ini, Lampung sudah masuk dalam lima besar,” kata Firman.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Membuka Kegiatan Pendampingan dan Kurasi Produk Kerajinan Lampung Untuk Event Nasional Pameran Kriyanusa 2022

Bandar Lampung, — Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal membuka  kegiatan Pendampingan dan Kurasi Produk Kerajinan Dekranasda Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bertempat di Dekranasda Provinsi Lampung, Rabu (13/07/2022).

Kegiatan Pendampingan dan Kurasi Produk kerajinan dihadiri langsung oleh Mel Ahyar yang merupakan  salah satu Tim kurator  dan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Pusat.

Kegiatan pendampingan dan kurasi Produk kerajinan Dekranasda Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung digelar dalam rangka persiapan pameran Kriyanusa Tahun 2022 yang direncanakan akan diikuti perwakilan Kabupaten/Kota hasil kurasi.

Kriyanusa Tahun 2022 direncanakan diselenggarakan pada tanggal 21 September 2022 hingga 25 September 2022 di Jakarta dengan tema “Semangat Bertahan Perajin Berdaya Saing”  dengan Tagline “Cinta Kriya dan Bangga Buatan Indonesia”.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung berkomitmen untuk memajukan wastra Lampung bersama Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota agar  produk – produk kerajinan daerahnya masing – masing  dapat bersaing dan dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Inilah bentuk kepedulian Ketua Dekranasda Provinsi Lampung dan Ketua Dekranasda kabupaten/kota, dengan memberikan kesempatan dan panggung, sekaligus mengangkat perajin yang ada didaerahnya masing – masing”, ucap Riana Sari.

“Kurasi pada hari ini menjadi momentum untuk memperbaiki produk kerajinan, perhatikan dengan seksama terkait kualitas produk”, pesan Riana Sari.

Disampaikan Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, bahwa Dekranasda Pusat memberikan perhatian dan apresiasi kepada Provinsi Lampung sehingga pada pelaksanaan  _event_ Kriyanusa Tahun 2022, provinsi menjadi ikon.

“Dan yang sangat membanggakan adalah ikon  Pameran Kriyanusa 2022 ialah
budaya Lampung dengan Tema Motif Raja Medal dan Motif Pucuk Rebung
khas Lampung akan terpampang secara visual pada pameran nanti”, terangnya.

Riana Sari mengajak dan mendorong seluruh peserta yang mengikuti kurasi untuk memperhatikan dengan seksama dan memperhatikan hal – hal detil yang disampaikan kurator, menurutnya ini adalah  saatnya bagi para perajin di Provinsi Lampung untuk naik kelas.

“Kepada para peserta kurasi, pesan saya agar apa yang akan dikurasi oleh Ibu Mel Ahyar
diperhatikan dengan seksama dan dipelajari untuk perubahan hasil dan mutu kerajinan yang baik, dan kepada Ibu Mel Ahyar, saya ucapkan terimakasih dan berharap agar kurasi ini menjadi
momentum bagi para perajin Lampung untuk lebih memperhatikan secara detail produk
kerajinannya”, pungkasnya.

Sementara itu Mel Ahyar, salah satu Tim Kurator yang merupakan  Anggota Dewan Kerajinan Nasional Pusat pada  Divisi Daya Saing   yang juga seorang  Profesional Desainer, memberikan pendampingan dan  kurasi kepada para perajin dari 15 Kabupaten/Kota.

“Hari ini saya sangat bahagia karena bisa bertemu langsung dengan Pengurus Dekranasda  Provinsi Lampung dan para perajin setelah sebelumnya kita hanya bisa bertemu secara virtual”, ucapnya.

Menurut Mel Ahyar, Provinsi Lampung memiliki kesempatan untuk melakukan pengembangan produk kerajinan hingga September 2022 mendatang sebelum pelaksanaan event Kriyanusa dengan menampilkan produk – produk kerajinan yang benar – benar berkualitas dan memiliki nilai jual yang tinggi.

Mel menekankan bahwa edukasi kepada masyarakat terkait belanja produk  di Indonesia sudah menunjukan tren yang baik, masyarakat sudah sangat selektif memilih produk – produk berkualitas, sehingga  dirinya merekomendasikan kepada para perajin untuk menampilkan dan  menjual produk berkualitas dengan harga yang disesuaikan.

Menurutnya saat ini yang menjadi ukuran keberhasilan penyelenggaraan _event_ pameran adalah dari jumlah produk yang berhasil dijual dan nilai transaksi yang terjadi.

Masih menurut Mel Ahyar, produk kerajinan Lampung saat ini telah menjadi bahan perbincangan di tingkat nasional dengan kain Tapisnya dan bermacam produk kerajinan lainnya, sehingga Kriyanusa Tahun 2022   merupakan peluang bagi Provinsi Lampung untuk menampilkan  produk – produk kerajinan yang berkualitas untuk  mengangkat Kerajinan Lampung.

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung dan Kepala BNN Provinsi Lampung Tandantangani Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( TP. PKK) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal bersama Kepala BNN Provinsi Lampung melaksanakan  Penandatanganan Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika,  bertempat di Gedung TP. PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).

Perjanjian Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani TP PKK Pusat dengan Kepala BNN RI tentang Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika pada acara  peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 tanggal 8 Maret 2022 yang lalu.

Dalam sambutannya, Riana Sari Arinal memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada BNN Provinsi Lampung yang telah berupaya secara bersama – sama dengan seluruh jajaran pengurus PKK Provinsi Lampung untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan Narkotika yang salah satunya melalui upaya sosialisasi dan sinkronisasi program yang merujuk pada kerjasama yang telah dilakukan oleh TP. PKK Pusat dan BNN RI.

“Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan perwujudan kebulatan tekad dan komitmen Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui penguatan keluarga”, ucap Riana Sari Arinal.

Dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK juga berharap momen ini dapat menjadi sinergi antara TP. PKK Provinsi Lampung dan BNN Provinsi Lampung. “Semoga momen ini menjadi awal sinergi yang lebih baik antara TP PKK Provinsi Lampung dengan BNN Provinsi Lampung dalam mewujudkan Keluarga Sehat, Cerdas, Berdaya, Beriman dan Bertaqwa Menuju Indonesia Maju”, pungkasnya.

Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung Brigjen Pol Drs. Edi Swasono juga menyampaikan ungkapan terimakasihnya, “Kami, BNN mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan, mudah-mudahan dengan kehadiran kolaborasi dengan PKK ini dapat menciptakan keluarga yang sehat, keluarga yang tangguh, dan keluarga yang bebas narkoba.” ucapnya.

Hadir dalam acara, Jajaran  Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung dan  segenap jajaran  Pengurus TP. PKK Provinsi Lampung. (Diskominfotik Provinsi Lampung)

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung dan Kepala BNN Provinsi Lampung Tandantangani Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( TP. PKK) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal bersama Kepala BNN Provinsi Lampung melaksanakan  Penandatanganan Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika,  bertempat di Gedung TP. PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).

Perjanjian Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani TP PKK Pusat dengan Kepala BNN RI tentang Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika pada acara  peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 tanggal 8 Maret 2022 yang lalu.

Dalam sambutannya, Riana Sari Arinal memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada BNN Provinsi Lampung yang telah berupaya secara bersama – sama dengan seluruh jajaran pengurus PKK Provinsi Lampung untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan Narkotika yang salah satunya melalui upaya sosialisasi dan sinkronisasi program yang merujuk pada kerjasama yang telah dilakukan oleh TP. PKK Pusat dan BNN RI.

“Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan perwujudan kebulatan tekad dan komitmen Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui penguatan keluarga”, ucap Riana Sari Arinal.

Dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK juga berharap momen ini dapat menjadi sinergi antara TP. PKK Provinsi Lampung dan BNN Provinsi Lampung. “Semoga momen ini menjadi awal sinergi yang lebih baik antara TP PKK Provinsi Lampung dengan BNN Provinsi Lampung dalam mewujudkan Keluarga Sehat, Cerdas, Berdaya, Beriman dan Bertaqwa Menuju Indonesia Maju”, pungkasnya.

Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung Brigjen Pol Drs. Edi Swasono juga menyampaikan ungkapan terimakasihnya, “Kami, BNN mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan, mudah-mudahan dengan kehadiran kolaborasi dengan PKK ini dapat menciptakan keluarga yang sehat, keluarga yang tangguh, dan keluarga yang bebas narkoba.” ucapnya.

Hadir dalam acara, Jajaran  Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung dan  segenap jajaran  Pengurus TP. PKK Provinsi Lampung. (Diskominfotik Provinsi Lampung)

Sekretaris TP PKK Provinsi Lampung Pimpin Rapat Bahas Persiapan Kunjungan Kerja Penanganan dan Pencegahan Stunting

BANDARLAMPUNG — Sekretaris TP PKK Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri, mempimpin rapat dalam rangka Implementasi Desa atau Kelurahan Model Konvergensi Penanganan dan Pencegahan Stunting sekaligus Desa atau Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Kantor TP PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).

Hadir dalam rapat Kepala Perwakilan BKKBN, Kakanwil Kementerian Agama, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabid Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Karo Administrasi Pimpinan Setda, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), POKJA PAUD Provinsi Lampung.

Rapat membahas terkait rencana dilaksanakannya kunjungan kerja untuk memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan program atau kegiatan. Kunjungan kerja direncanakan akan dilaksanakan pada Senin 19 Juli 2022, bertempat di Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus. Pemilihan desa berdasarkan data desa prioritas penanganan stunting. (Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Bersama PT Pelindo Persero Regional II Panjang Salurkan Bantuan Program SIGER

Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal kembali menyalurkan bantuan 170 paket sembako melalui program Saatnya Ikut berGErak untuk Rakyat  (SIGER ) bertempat di Gedung TP. PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).

 

Gerakan SIGER (Saatnya Ikut berGErak untuk Rakyat) adalah kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, kegiatan ini berupa bakti sosial yang membantu menyalurkan bahan pokok dan tali kasih kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Ketua TP. PKK Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan secara simbolis berupa Bahan Pokok kepada perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, perwakilan Dinas Tenaga Kerja, dan  perwakilan Biro Umum Setda Provinsi Lampung.

 

Dalam kesempatan yang sama, PT Pelindo Persero Regional II Panjang juga memberikan bantuan melalui kegiatan SIGER.

 

Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan  PT Pelindo Persero Regional II Panjang  dalam program peningkatan kapasitas disabilitas.

 

PT Pelindo Persero Regional II Panjang melalui kegiatan SIGER memberikan bantuan berupa 20 kursi roda anak, 20 kursi roda dewasa, 20 alat bantu dengar, 20 tripot. Penyerahan bantuan secara simbolis  diserahkan langsung oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung kepada perwakilan penerima.

 

Dalam kesempatan tersebut,  Ketua TP. PKK Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kerjasama semua pihak.

 

“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada PT Pelindo (Persero) Regional II Panjang, yang dalam kesempatan ini memberikan bantuan peralatan bagi para penyandang disabilitas sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.”ungkapnya.

 

“Insya Allah dengan semangat dan kerjasama kita semua, kita akan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik menuju Lampung Berjaya.” tambahnya.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Keuangan & SDM PT Pelindo (Persero) Regional II Panjang Bedjo Waluyo, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung,  Dinas Tenaga Kerja, Kepala  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Perwakilan Biro Umum Setda Provinsi Lampung, dan segenap jajaran pengurus TP. PKK Provinsi Lampung.(Diskominfotik Provinsi Lampung)