Wagub Chusnunia Resmi Buka Acara Lampung Begawi 2022 dan Pencanangan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, membuka acara Lampung Begawi 2022 dan Pencanangan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), di Lapangan Enggal, Jumat (19/8/22).

Mengawali sambutannya, Wakil Gubernur Lampung mengungkapkan bahwa saat ini, pertumbuhan ekonomi Lampung secara nasional merupakan salah satu yang masuk dalam jajaran terbaik.

“Semua karena peran dan kerja keras semua pihak dan stakeholder, terutama kerja keras Gubernur dan para Kepala Daerah Kabupaten/Kota serta tentunya berkat kerja keras masyarakat, bahu membahu gotong royong agar perekonomian di Lampung ini, pertumbuhannya dapat tetap terjaga dengan baik,” kata Wagub Chusnunia.

Terkait inflasi, Wagub berharap seluruh pihak dapat bekerjasama agar angka inflasi di Provinsi Lampung dapat terkendali dan ditekan seminimal mungkin supaya pertumbuhan ekonomi Lampung dapat tetap terjaga dan semakin baik lagi.

“Saya harap, bangkit lebih kuat pulih lebih cepat, bukan hanya jargon tapi betul-betul terimplementasi di Provinsi Lampung. Alhamdulillah, memang nyata adanya, di Lampung ini dari aspek kesehatan, Covid-nya dapat tertangani dengan baik, ekonominya juga tertangani dengan baik,” ucap Wagub Chusnunia.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiyono, menyebutkan bahwa kegiatan Lampung Begawi 2022 yang akan berlangsung selama tiga hari ini merupakan momentum untuk mengangkat berbagai kiprah, karya serta kerja, khususnya bagi pelaku usaha menengah dan kecil (UMKM).

Budiyono menjelaskan Lampung Begawi 2022 diisi berbagai kegiatan, diantaranya lomba antar pelajar, donor darah bekerjasama dengan PMI Provinsi Lampung, sarasehan dengan pondok pesantren, talkshow dan fashion show.

Budiyono selanjutnya mengungkapkan, Bank Indonesia ingin mendorong agar potensi investasi di Lampung bisa diangkat dan ditawarkan kepada investor dengan mengundang beberapa calon investor untuk mengikuti paparan beberapa proyek investasi yang potensial di Lampung.

Budiyono kemudian menjelaskan bahwa angka inflasi di Lampung masih tergolong baik, karena untuk ukuran sumatera dan nasional masih tergolong rendah. Selain itu, guna menjaga angka inflasi, Budiyono mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan serta.

“Kita mengajak seluruh masyarakat, termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk nantinya bisa bersama-sama memenuhi kebutuhan seperti cabai dan lain-lain dari tanaman sendiri, disamping tentu nantinya bisa ditanam di areal yang bisa dikembangkan dengan baik berkolaborasi dengan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan Provinsi Lampung serta seluruh Kabupaten/Kota,” kata Budiyono.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Chusnunia juga melakukan Penyerahan bibit cabai kepada perwakilan 6 KWT dan 1 Kelompok Tani, Penyerahan Sertifikasi Halal kepada 3 UMKM, serta menyaksikan Penandatanganan akad kredit kepada 3 UMKM.

Di penghujung acara, masyarakat yang memadati Lapangan Enggal dihibur oleh penampilan Wali Band. Suasana bertambah meriah ketika Wagub Chusnunia berduet dengan Wali Band menyanyikan lagu berjudul “Cari Jodoh”.

Hadir dalam acara, Anggota Komisi XI DPR RI H. A. Junaidi Auly dan Ella Siti Nuryamah, Anggota DPD RI Abdul Hakim, Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Bidang 3 Doddy Budi Waluyo, Forkopimda Provinsi Lampung, Anggota DPRD Provinsi Lampung Jauharoh Haddad, Kepala OJK Provinsi Lampung Bambang Hermanto, Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Provinsi Lampung

Pemprov Lampung Gelar Senam Bersama dan Lomba Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI ke-77 Tingkat Provinsi Lampung

Bandar Lampung— Asisten Administrasi Umum, Senen Mustakim, memberi sambutan pada acara senam bersama, kejuaraan catur dan tarik tambang di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77, di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Jum’at (19/08/2022).

Hadir dalam acara tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kusnardi, Anggota Forkopimda Provinsi Lampung dan Penjabat Tinggi Pratama Provinsi Lampung, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Lampung, Yanuar Irawan.

Acara digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan  Republik Indonesia yang ke-77, dengan rangkaian kegiatan lomba yang  diselenggarakan pada acara tersebut, yaitu pertandingan catur dan tarik tambang. Kegiatan  diawali dengan senam bersama.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Provinsi Lampung, Gubernur menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah  satu wujud semarak memperingati hari kemerdekaan Indonesia, perlombaan tradisonal seperti tarik tambang, senam bersama merupakan simbol perjuangan melawan penjajah serta melambangkan keberhasilan para Pahlawan Indonesia.

“kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya, agar terjalin silaturahmi antar organisasi perangkat daerah, sehingga diharapkan dapat terjalin satu kesatuan demi mewujudkan Lampung berjaya.” ucap Senen Mustakim saat membacakan sambutan Gubernur Lampung.

Gubernur Arinal Djunaidi Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung Periode 2022-2027

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung Periode 2022-2027, di Mahan Agung, Kamis (18/8/22).

Gubernur Arinal Djunaidi melantik Dr. H. Iskandar Zulkarnaen, M.H. sebagai Ketua Baznas Provinsi Lampung Periode 2022-2027, Luqmanul Hakim sebagai Wakil Ketua I, Komarunizar sebagai Wakil Ketua II, Indriani Dewi Avitoningsih sebagai Wakil Ketua III, dan Asep Abdul Basit sebagai Wakil Ketua IV. Hadir sebagai saksi, Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung Puji Raharjo dan Asisten Pemerintahan & Kesra Setdaprov Lampung Qudrotul Ikhwan.

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor G/457/B.02/HK/2022 tentang Pengangkatan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung Periode 2022-2027.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal Djunaidi mengatakan bahwa zakat adalah salah satu tiang ajaran Islam yang amat penting. Dengan zakat maka wajah kemasyarakatan dari ajaran Islam menjadi nyata. Sedangkan tanpa zakat, agama Islam hanya menjadi tidak sempurna. Akan tetapi, kata Gubernur, salah satu kendala sampai sekarang adalah umat Islam belum menganggap cukup penting kewajiban zakat ini.

“Zakat adalah potensi umat Islam yang cukup besar. Potensi tersebut apabila dikelola secara baik dan optimal akan dapat dimanfaatkan untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat,” kata Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal menjelaskan, zakat bila pengelolaannya dilakukan dengan baik dapat digunakan untuk membantu rakyat miskin guna meningkatkan pendapatannya.

“Zakat untuk membina rakyat yang masih miskin, bila didampingi misalnya untuk mengembangkan peternakan. Apabila ini berjalan, maka desa itu akan kita tulis Desa Baznas. Saat ini Lampung merupakan penghasil ternak nomor 4 se-Indonesia. Dengan adanya Baznas bisa saja menjadi nomor satu atau dua se-Indonesia,” ucap Gubernur Arinal.

Umat Islam sebagai komunitas mayoritas di negeri ini seharusnya berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan. Gubernur Arinal kemudian menjelaskan, pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sangat sejalan dengan semangat ajaran Islam.

Partisipasi umat tersebut dapat diwujudkan dengan pelaksanaan zakat yang merupakan kewajiban agama dan juga mempunyai fungsi sosial. Potensi zakat belum dikelola secara optimal, diantaranya karena kurangnya kesadaran umat dalam melaksanakan zakat.

“Saya sangat berharap kepada pengurus Baznas agar dapat membangun kesadaran dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait arti pentingnya zakat,” harap Gubernur Arinal.

Yang menjadi masalah selanjutnya, sambung Gubernur, adalah bagaimana menjadikan zakat agar berfungsi sebagai amal ibadah dan juga sebagai konsep sosial. Inilah arti dari pendayagunaan zakat. Kesadaran yang cukup tinggi bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat, tampak baru terlihat dalam hal zakat fitrah. Kesadaran untuk mengeluarkan zakat mal (harta) masih belum menggembirakan.

Menyangkut peran dan kontribusi zakat terhadap kesejahteraan umat, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa banyak hal yang dapat diwujudkan apabila pengelolaan zakat dilakukan secara terintegrasi atas dasar tanggung jawab bersama untuk mengoptimalkan peran zakat.

Peran zakat sebagai salah satu sumber dana jaminan sosial bagi fakir miskin dan untuk membantu program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan adalah sejalan dengan tujuan bernegara.

Di akhir sambutannya, Gubernur berharap agar Baznas Provinsi Lampung semakin gencar dalam sosialisasi, penghimpunan dan penyaluran. Gubernur juga mengucapkan selamat kepada Pimpinan Baznas Provinsi Lampung yang telah dilantik.

“Semoga Allah SWT melimpahkan hidayah-Nya agar dalam kepemimpinan dapat bekerja maksimal hingga zakat di provinsi Lampung benar-benar dapat dilaksanakan melalui Badan Amil Zakat Nasional,” pungkas Gubernur Arinal.

Sementara itu, Ketua Baznas RI K.H. Noor Achmad mengapresiasi Gubernur Lampung yang sangat proaktif mulai dari penyusunan pengurus sampai dengan pengukuhan pimpinan Bazanas Provinsi Lampung.

“Pesan Bapak Gubernur bahwa Baznas Provinsi Lampung harus bangkit. Ini pesan beliau,” ungkap Ketua Baznas RI.

Noor Achmad menjelaskan bahwa Baznas telah mencanangkan empat penguatan, yaitu penguatan kelembagaan, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan sarana dan prasarana, serta jaringan penguatan.

Ketua Baznas RI kemudian menyebutkan bahwa Baznas adalah bagian dari pemerintahan itu sendiri, oleh karenanya apa yang akan dilakukan Baznas harus dikonsultasikan kepada Gubernur.

“Pengelolaaan zakat dan kekuatan perzakatan di Provinsi Lampung adalah tanggung jawab bapak ibu semuanya, dibawah binaan Gubernur Bapak. Di daerah, dibawah binaan Bupati/Walikota,” kata Ketua Baznas RI.

Terkait keinginan Gubernur dalam pengentasan kemiskinan melalui pembentukan desa/kampung peternakan, Ketua Baznas RI berharap hal tersebut dapat direalisasikan dengan sebaik-baiknya.

Menutup sambutannya, Noor Achmad berharap Baznas dapat menjadi mitra Gubernur dalam rangka pengentasan kemiskinan, penurunan angka stunting, dan menyejahterakan masyarakat Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Baznas Provinsi Lampung juga memberikan Piagam Penghargaan. Gubernur Arinal didampingi Ketua Baznas RI dan Ketua Baznas Provinsi Lampung menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Bank Lampung sebagai Terbaik I Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung sebagai Terbaik II dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung sebagai Terbaik III.

Hadir dalam kegiatan Ketua Baznas RI K.H. Noor Achmad, Pimpinan Baznas RI Pembina Wilayah Lampung Prof. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, Anggota Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Sekdaprov Lampung, Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung Periode 2022- 2027, Ketua Baznas Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Sekdaprov Buka Acara Sosialisasi Manfaat dan Kegunaan Aplikasi SiGajah Lampung

Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung (Sekdaprov) Fahrizal Darminto, membuka acara Sosialisasi Tentang Manfaat dan Kegunaan Aplikasi SiGajah Lampung pada Perusahaan, bertempat di Gedung Pusiban, Kamis (18/08/2022).

Sekretaris Daerah, Fahrizal Darminto, dalam kesempatan tersebut mengatakan, Aplikasi SiGajah Lampung merupakan platform teknologi informasi berbasis online, bisa langsung digunakan melalui mobile phone maupun perangkat computer, dapat diakses dimana saja dan kapan saja.

Melalui aplikasi ini masyarakat sebagai pencari kerja dan perusahaan sebagai pemberi kerja semakin dipermudah mendapatkan dan memberi informasi lowongan kerja, menjembatani kebutuhan kualitas/kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan melalui program pelatihan, program pemagangan kerja serta layanan konsultasi permasalahan ketenaga-kerjaan di Provinsi Lampung.

Begitu juga untuk perusahaan, tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk pemasangan iklan lowongan kerja di media. Cukup dengan mengakses aplikasi ini akan tersedia berbagai info pencari kerja, info lowongan kerja, info pemagangan dan pelatihan serta konsultasi tentang ketenagakerjaan.

Sekdaprov Fahrizal Darminto berharap  aplikasi SiGajah Lampung ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga masyarakat luas dapat menjangkau informasi ketenagakerjaan terutama informasi lowongan kerja yang akan berdampak langsung terhadap pengurangan angka pengangguran terbuka di Provinsi Lampung.

“Kepada masyarakat dan perusahaan untuk turut aktif memanfaatkan aplikasi ini sehingga aplikasi ini dapat optimal. Jadikan aplikasi SiGajah Lampung ini sebagai salah satu sumber pemberian informasi tentang ketenagakerjaan, ” Kata Fahrizal Darminto.

Selain itu, Sekdaprov juga mengharapkan kerjasama yang baik antara Pemerintah, perusahaan dan para stakeholder dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama pada bidang ketenagakerjaan yang akan mampu membawa Provinsi Lampung kita kearah yang lebih maju.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja, Agus Nompitu, menjelaskan, aplikasi SiGajah Lampung yang merupakan aplikasi tentang sistem informasi ketenagakerjaan Provinsi Lampung.

Aplikasi ini, kata Agus Nompitu, sebagai upaya menekan angka pengangguran di Provinsi Lampung dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar terwujud nya rakyat lampung berjaya.

Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, lanjutnya, telah melakukan langkah strategis yaitu membuat aplikasi SiGajah lampung.

“Sebuah platform teknologi informasi yang memberikan pelayanan terkait penyediaan informasi lowongan kerja untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan penyedia lapangan kerja”, ujarnya.

Aplikasi SiGajah lampung ini juga menjangkau kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan melalui program pelatihan peningkatan kualitas SDM dan program pemagangan serta menyediakan layanan konsultasi tentang permasalahan ketenagakerjaan Provinsi Lampung.

Fitur didalam SiGajah lampung itu terdapat tentang SiGajah kerja, SiGajah magang dan SiGajah konsul, aplikasi SiGajah lampung ini bisa diakses www.disnaker.lampungprpv.go.id dan juga bisa di download melalui Play Store.

Dasar pelaksanaan menyesuaikan dengan undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 39 tahun 2016 tentang penempatan tenaga kerja, keputusan Gubernur Lampung nomor b/635/8.08/2021 tentang sistem informasi tenagakerjaan daerah provinsi Lampung.

Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk memberikan informasi kepada para stakeholder, perusahaan, pencari kerja bahwa telah diluncurkan sebuah aplikasi yang mempermudah akses informasi tentang ketenagakerjaan di provinsi. Tujuannya adalah untuk mempertemukan pencari kerja dengan memberi kerja sesuai dengan minat bakat dan kemampuan yang dibutuhkan oleh pemberi kerja.
Informasi pasar kerja yang luas-luasnya dapat di akses oleh masyarakat khususnya mencari pekerjaan melalui aplikasi yang disebut dengan SiGajah.

Pemantauan dan Evaluasi Penerapan Jabatan Fungsional Pranata Humas

Untuk memantau dan mengevaluasi penerapan Jabatan Fungsional Pranata Humas di Diskominfotik Provinsi Lampung, Dirjend Informasi dan Komunikasi Publik Kemen Kominfo RI selaku instansi Pembina Jafung Pranata Humas melakukan Pemantauan dan Evaluasi Penerapan Jafung Pranata Humas (19/8/2022)

Tim Pemantauan dan Evaluasi Kemenkominfo RI yg di pimpin oleh Sahanti Verawati Elfrida – Kasi Kinerja Jabatan Fungsional Bidang Komunikasi Publik – Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kemen Kominfotik RI.

Kegiatan yg dilaksanakan di Ruang Command Center Diskominfotik Provinsi Lampung dibuka oleh Kabid Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik Irsan mewakili Kepala Dinas Kominfotik. Kegiatan   diikuti oleh Pejabat Fungsional yg ada di Diskominfotik Provinsi Lampung, Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Lampung dan Badan Kepegawaian Provinsi Lampung memberikan kesempatan kepada Pejabat Fungsional Pranata Humas untuk berkonsultasi tentang pelaksanaan tugas fungsional dan kendala-kendala yg dihadapi selama 8 bulan setelah dilantik pada tanggal 31 Desember 2021.

Dibahas dalam rapat hasil pengisian formulir pemantau dan evaluasi penerapan JFPH yg diisi oleh BKD Provinsi Lampung sekaligus pembinaan Tim Pemantauan dan Evaluasi Penerapan JFPH Kemen Kominfo RI.

Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Pemprov Lampung Menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pengawas

Bandar Lampung–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas angkatan 1 & 2 di lingkungan pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota se-Provinsi Lampung Tahun 2022 di Gedung Pusiban, Kamis (18/08/2022).

Kepala BPSDM Provinsi Lampung, Yurnalis dalam laporannnya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan pelatihan yakni untuk mengembangkan kompetensi manajer pejabat pengawas dalam rangka memenuhi standar kompetensi jabatan di Instansi masing-masing.

Kegiatan diikuti oleh  47 peserta dari Provinsi, 17 peserta dari Tulang Bawang, 7 peserta dari Pesisir Barat, 5 peserta dari Pesawaran serta 4 Peserta dari Tulang Bawang Barat. Kegiatan akan berlangsung dari tanggal 18 Agustus 2022 hingga 26 November 2022.

Dalam sambutan Gubernur Lampung yang disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto ,mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Berdasarkan undang-undang ASN, kata Sekdaprov Fahrizal Darminto, pegawai ASN itu berfungsi untuk pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, perekat pemersatu bangsa.

“ASN juga bertugas untuk membantu melaksanakan tujuan dari terbentuknya Pemerintahan Indonesia yang tertera pada Pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia, ” ujarnya.

Diakhir, Fahrizal Darminto juga mengingatkan, ASN itu diatur oleh Undang-undang, punya fungsi, punya regulasi dan itu dilakukan untuk bisa membangun di Kabupaten/Kota atau Provinsi dan itu semua untuk membangun Republik Indonesia.” Pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf, Kepala BPSDM Provinsi Lampung Yurnalis, Plt. Kepala BKD Provinsi Lampung Meiry Harika Sari.

Bank Indonesia Luncurkan Uang Rupiah Kertas Baru, Gubernur Lampung Orang Pertama Di Lampung Yang Melihat Uang Rupiah Kertas Emisi Tahun 2022

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi mengikuti acara Peluncuran Uang Rupiah Kertas Baru Emisi Tahun 2022 secara virtual, di Mahan Agung, Kamis (18/8/22).

Peresmian Peluncuran Uang Rupiah Kertas Baru Emisi Tahun 2022 ini dilaksanakan di Jakarta, oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warijiyo.

Dalam kesempatan tersebut, mewakili Gubernur Bank Indonesia, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiyono menyerahkan Uang Kertas Baru kepada Gubernur Lampung.

Uang Kertas Baru tersebut tersimpan di dalam sebuah kotak, mulai pecahan terkecil yaitu pecahan Rp.1000 sampai pecahan terbesar Rp.100.000.

“Orang yang pertama melihat dan membuka uang kertas baru di Lampung adalah Gubernur Lampung,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiyono.

Istimewanya, seluruh pecahan uang yang diserahkan tersebut, dari yang terkecil sampai terbesar menggunakan nomor seri yang sama yaitu, tahun kelahiran Gubernur Lampung 1956.

“Ini hanya satu untuk Lampung, yang lain tidak ada,” kata Budiyono.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menetapkan delapan pahlawan nasional sebagai gambar utama pada uang kertas Indonesia tahun emisi 2022. Ketetapan ini dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama pada Bagian Depan Rupiah Kertas NKRI yang diteken pada 6 Juli. Berikut gambar pada uang kertas Indonesia tahun emisi 2022.

1. Gambar pahlawan nasional Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs Mohammad Hatta sebagai gambar utama bagian depan pada rupiah pecahan Rp 100 ribu.

2. Gambar pahlawan nasional Ir. H. Djuanda Kartawidjaja sebagai gambar utama bagian depan pada rupiah pecahan Rp 50 ribu.

3. Gambar pahlawan nasional Dr. G.S.S.J Ratulangi  sebagai gambar utama bagian depan pada rupiah pecahan Rp 20 ribu.

4. Gambar pahlawan nasional Frans Kaisiepo  sebagai gambar utama bagian depan pada rupiah pecahan Rp 10 ribu.

5. Gambar pahlawan nasional D.r. K.H. Idham Chalid sebagai gambar utama bagian depan pada rupiah pecahan Rp 5.000.

6. Gambar pahlawan nasional Mohammad Hoesni Thamrin sebagai gambar utama  bagian depan pada rupiah pecahan Rp 2.000.

7. Gambar pahlawan nasional Tjut Meutia Kartawidjaja sebagai gambar utama pada bagian depan pada rupiah pecahan Rp 1.000.

Pemprov Lampung Mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2022 Secara Virtual Bersama Pemerintah Pusat

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung dan Asisten Perekonomian & Pembangunan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2022 secara virtual, di Mahan Agung, Kamis (18/8/22).

Saat membuka acara tersebut, Presiden Joko Widodo mengingatkan agar para menteri dan pejabat pemerintahan tidak hanya melakukan rutinitas dan bekerja standar karena kondisi dunia sedang tidak normal.

“Kita tidak boleh bekerja standar, tidak bisa lagi, karena keadaannya tidak normal. Kita tidak boleh bekerja rutinitas, karena memang keadaannya tidak normal. Para menteri, gubernur, bupati, wali kota, juga sama, tidak bisa lagi kita bekerja rutinitas,” kata Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Presiden Jokowi juga menyebutkan, agar para pejabat pemerintah tidak bisa bekerja dengan hanya melihat angka makro saja, namun juga harus dilihat detail mikronya.

“Tidak bisa, tidak akan jalan, percaya saya. Makro dilihat, mikro dilihat, lebih lagi harus detail juga dilihat lewat angka-angka dan data-data karena memang keadaannya tidak normal,” kata Presiden.

Presiden Jokowi selanjutnya meminta agar para bupati, wali kota, dan gubernur betul-betul mau bekerja sama dengan Tim TPID di daerah dan Tim Inflasi di pusat guna menyelesaikan permasalahan inflasi di daerah.

Tari Melinting Akan Tampil di Istana Negara pada Peringatan HUT RI ke-77

BANDARLAMPUNG, —Menjadi Kebanggan bagi masyarakat Lampung, karena tari melinting salah satu tarian tradisional dari Lampung Timur akan ditampilkan di Istana Negara pada HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (17/8/2022).

Tari Melinting menggambarkan keperkasaan serta keagungan Keratuan Melinting salah satu kerajaan tertua di Provinsi Lampung diperkirakan telah berdiri pada awal abad ke-15 di Kabupaten Lampung Timur.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung Qodratul Ikhwan mengatakan Tari Melinting diberikan ruang untuk tampil di Istana Negara pada penurunan bendera di sore hari.

Terpilihnya tari melinting untuk tampil di Istana Negara pada upacara HUT Ke-77 RI Rabu, 17 Agustus 2022, adalah permintaan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

“Ini permintaan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah untuk memfasilitasi keberangkatan para penari Tari Melinting menuju Istana Negara dan akan dikirim sebanyak delapan orang penari beserta pemain musik gamelan pengiring tari,” kata Qodratul Ikhwan.

Penari Tari Melinting yang akan tampil menyambut para tamu Negara pada HUT ke-77 RI di Istana Negara berasal dari Desa Nibung Lampung Timur.

“Semua asli pemuda pemudi dari Desa Nibung Lampung Timur, sebab disana tarian ini masih terjaga kelestariannya,”tutupnya.

Sebanyak 51 Orang Mantan Anggota Khilafatul Muslimin se-Provinsi Lampung Melakukan Ikrar Setia Kepada NKRI Dihadapan Gubernur dan Forkopimda Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menghadiri acara Silaturahmi Kebangsaan dan Ikrar Setia Khilafatul Muslimin Kepada NKRI, di Balai Keratun Lt.III, Senin (15/8/22).

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi menyambut baik terlaksananya kegiatan ini. Gubernur berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi, guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Lampung yang telah menginisisasi penyelenggaraan Silaturahmi Kebangsaan dan Ikrar Setia Khilafatul Muslimin Kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gubernur Arinal selanjutnya menyampaikan penghormatan kepada para mantan anggota Khilafatul Muslimin yang telah bersedia hadir dan mengucapkan ikrar untuk keluar dari organisasi Khilafatul Muslimin dan kembali kepada NKRI.

“Saya berharap hal tersebut bukan hanya seremoni atau ucapan lisan saja. Namun dilaksanakan dengan ikhlas, penuh kesadaran serta sepenuh hati tanpa ada unsur paksaan dari siapapun,” kata Gubernur Arinal.

“Jadikan momentum ini untuk ikrar dan kembali ke pangkuan NKRI guna mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila serta sikap toleransi antar seluruh elemen masyarakat,” pesan Gubernur Arinal.

Di dalam acara, 51 orang mantan Khilafatul Muslimin se-Provinsi Lampung juga melakukan pelepasan baiat, pembacaan dan penandatanganan ikrar setia kepada NKRI, serta melakukan penyerahan simbolis kartu dan seragam khilafatul muslimin.

Selain itu, Gubernur Arinal didampingi Kapolda Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kajati Lampung, Kasrem 043/Gatam, secara simbolis memberikan tali asih kepada perwakilan mantan anggota Khilafatul Muslimin.

Hadir dalam acara, Kapolda Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kajati Lampung, Wakapolda Lampung, Kabinda Provinsi Lampung, Kasrem 043/Gatam, Ketua MUI Provinsi Lampung, Kaban Kesbangpol Provinsi Lampung, Kadis Kependudukan & Capil Provinsi Lampung, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung,  FKUB Lampung, Ketua Forum Pondok Pesantren Prov Lampung, Perwakilan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung.