Pimpin Rapat Akselerasi Penuntasan Pengelolaan Sampah, Wagub Jihan Nurlela Tekankan Kolaborasi dan Inovasi

Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memimpin Rapat Koordinasi Akselerasi Penuntasan Pengelolaan Sampah secara virtual bersama para Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Selasa, (11/3/2025).

Rapat koordinasi digelar bertujuan mempercepat pelaksanaan roadmap pengelolaan sampah di seluruh kabupaten/kota.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur menegaskan pentingnya percepatan pengelolaan sampah sebagai bagian dari komitmen nasional yang telah diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia. Pemerintah daerah diminta menyusun Roadmap Rencana Aksi Kolaborasi yang harus diselesaikan sebelum 12 Maret 2025, sesuai arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam penuntasan pengelolaan sampah melalui dua pendekatan utama, yaitu pembenahan di hulu dan hilir.

Di hulu langkah utama meliputi edukasi masyarakat, pemilahan sampah sejak dari sumber, pengelolaan sampah organik, penerapan Extended Producer Responsibility (EPR) oleh produsen, serta penguatan bank sampah sebagai motor ekonomi sirkular.

“Bank sampah adalah solusi paling efektif dan hemat biaya dalam mengelola sampah di hulu,” ujar Wakil Gubernur Lampung.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan di hulu akan sangat menentukan efektivitas sistem di hilir.  Di hilir, langkah yang dilakukan mencakup peningkatan layanan pengumpulan dan pengangkutan sampah terpilah agar dapat menjangkau seluruh wilayah.

Pemprov Lampung akan meningkatkan layanan pengangkutan sampah terpilah, membangun industri pengelolaan sampah, menata TPA dengan metode Sanitary landfill, menindak pembuangan sampah ilegal, serta memperkuat regulasi dan pendanaan persampahan.

“Pemerintah daerah harus memperkuat regulasi dan pendanaan agar sistem pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal,” tambah Wakil Gubernur.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam pengelolaan sampah, melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media.

“Bank sampah harus menjadi garda terdepan ekonomi sirkular. Setiap RW harus memiliki Bank Sampah Unit (BSU) dan setiap kecamatan harus memiliki Bank Sampah Induk (BSI),” ujarnya.

Untuk mendukung program ini, pendanaan akan dioptimalkan melalui APBD (minimal 3%), APBN, Dana Desa, CSR perusahaan, serta kerjasama internasional dengan berbagai mitra, termasuk Alliance to End Plastic Waste dan Pemerintah Belanda.

Pemprov Lampung berharap langkah ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Di akhir rapat, Wakil Gubernur menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi aktif dari semua pihak.

“Semoga upaya ini menjadi langkah nyata dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung,” tutupnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Sinergi Bersama Pemerintah Pusat Perbaiki Infrastruktur di Provinsi Lampung

Bandar Lampung —Komitmen Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal untuk memperbaiki infrastruktur di Provinsi Lampung ditunjukkan dengan aksi dimulainnya perbaikan ruas jalan Kotabumi – Bandar Abung di Desa Surakarta Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara pada Senin (10/03/2025).

Dilanjutkan oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengawali perbaikan jalan di Desa Nibung Kecamatan Melinting Kabupaten Lampung Timur, Selasa (11/03/2025).

Komitmen untuk memulai memperbaiki sejumlah ruas jalan di Provinsi Lampung tersebut menjadi prioritas Gubernur Rahmat Mirzani dan Wagub Jihan dalam menjalankan roda Pemerintahan di Provinsi Lampung di awal kepemimpinannya.

Beberapa ruas jalan sudah dimulai prosesnya, pada tahun 2025 ini akan ada 52 ruas jalan yang akan dilakukan  perbaikan di Provinsi Lampung, diantaranya terdapat 6 ruas yang menjadi titik fokus prioritas.

Gubernur Rahmat Mirzani juga menjelaskan bahwa terkait Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera di Kabupaten Pringsewu yang mengalami kerusakan merupakan bagian dari jalan nasional dan saat ini sudah diperbaiki.

Dalam keterangannya pada Selasa (11/3/2025), Gubernur Mirza menjelaskan bahwa keterlambatan perbaikan jalan nasional tersebut disebabkan oleh proses administrasi di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung yang baru menyelesaikan pembukaan blokir Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2025.

“Jalan ini adalah jalan nasional dan sudah diperbaiki. Terjadi keterlambatan karena memang sedang proses birokrasi kemarin,” ujar Gubernur Mirza.

Untuk diketahui bahwa jalan nasional adalah jalan yang menghubungkan antar ibu kota provinsi, jalan tol, dan jalan strategis nasional. Jalan nasional dikelola dan dirawat oleh Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak sempat menjadi perhatian publik, terutama setelah beredar di media sosial aksi swadaya sekelompok pemuda Pringsewu yang melakukan perbaikan secara mandiri. Mereka berinisiatif menambal jalan berlubang karena kekhawatiran terhadap tingginya angka kecelakaan di jalur tersebut.

Pemerintah pusat pada tahun 2025 ini juga tengah memulai perbaikan di sejumlah ruas jalan nasional yang ada di Provinsi Lampung.

Dengan selesainya perbaikan, diharapkan arus lalu lintas di Jalinbar Sumatera kembali lancar dan aman bagi pengguna jalan. Pemerintah Provinsi Lampung akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan infrastruktur jalan nasional tetap terjaga dengan baik. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Safari Ramadan di Lampung Utara, Gubernur Rahmat Mirzani Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat

Lampung Utara —- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Safari Ramadan di Kabupaten Lampung Utara, Senin (10/3/2025).

Dalam kesempatan ini, Gubernur Mirza mengungkapkan kebahagiaannya dapat hadir dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja di tanah kelahirannya untuk pertama kali sebagai Gubernur Lampung.

Gubernur kemudian menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam membangun Lampung yang lebih maju dan sejahtera.

“Kita harus terus bekerja sama dalam membangun Provinsi Lampung, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Utara,” ujar Gubernur di Rumah Dinas Bupati Lampung Utara.

Gubernur Mirza selanjutnya menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang strategis dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha di daerah. Ia meminta Bupati Lampung Utara untuk memastikan pembangunan jalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan sektor produktif.

“Bangun jalan sesuai dengan kebutuhan para petani, bangun jalan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Gubernur.

Sementara itu, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan perdana Gubernur Mirza ke Lampung Utara.

Di kesempatan yang sama, Bupati Hamartoni mengungkapkan harapannya agar 12 ruas jalan kabupaten dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan provinsi guna mengurangi beban fiskal daerah.

Menurut Bupati, Kabupaten Lampung Utara menghadapi tantangan ketidaksesuaian antara pendapatan dan beban belanja, sehingga peningkatan status ruas jalan tersebut menjadi solusi yang diharapkan dapat meringankan beban daerah dalam perawatan infrastruktur.

Selain itu, Bupati juga menyoroti potensi pendapatan daerah yang lebih dari Rp. 100 miliar dari Pajak Kendaraan Bermotor, termasuk tunggakan sebesar Rp. 73 miliar. Sebagai upaya meningkatkan layanan kepada masyarakat, Jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah sepakat menghibahkan tanah kepada Provinsi Lampung untuk pembangunan Gedung Samsat di Lampung Utara.

“Oleh karenanya, Pak Gubernur, mohon kiranya agar pembangunan Gedung Samsat ini dapat dianggarkan dalam APBD Provinsi Lampung,” harap Bupati Hamartoni Ahadis.

Dalam kunker Safari Ramadan di Kabupaten Lampung Utara, Gubernur Mirza juga menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya santunan kepada 10 anak yatim, bantuan masjid, bantuan pupuk cair kepada 20 Gapoktan, serta bantuan dryer. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Gubernur Lampung Tinjau Pasar Murah di Kotabumi, Pastikan Stok Pangan Aman Saat Ramadan dan Jelang Idul Fitri

Lampung Utara — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis meninjau Pasar Murah dalam rangka menyambut Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1446 H, di Taman Olah Seni Kotabumi, Senin (10/3/2025).

Pasar murah ini menjadi salah satu wujud nyata perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap masyarakat. Melalui pasar murah ini, Gubernur Mirza ingin memastikan bahwa stok bahan pangan tersedia dan masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau untuk mengendalikan laju inflasi.

“Kita pastikan lebaran tahun ini semua stok bahan pangan tersedia,” kata Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau memborong secara berlebihan untuk menjamin kestabilan serta mengantisipasi kenaikan harga.

“Masalah harga naik atau tidaknya, tergantung masyarakat. Kalau masyarakat panik, membeli dengan banyak, pasti harga akan naik. Masyarakat tinggal atur pembelian, jangan membeli sekaligus,” imbau Gubernur.

Adapun komoditas yang dijual dalam pasar murah ini dijual dengan harga dibawah pasaran dan dibawah HET serta disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Antara lain Beras SPHP Rp. 11.600/kg dan Rp. 58.000,-/5 kg (5 ton), Minyak goreng Rp. 14.000,-/1 liter (2 ton), Gula pasir Rp. 15.000,- /1 kg (2 ton), Tepung Rp. 8.000/1 kg (2 ton), Telur ayam Rp. 25.000/ kg (500 Kg), Daging Ayam 29.000/ekor, serta cabai merah, bawang merah dan bawang putih. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Entaskan Kemiskinan, dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Gubernur Mirza Beri Bantuan Sembako, Kursi Roda, Hingga UEP

LAMPUNG UTARA — Guna mengentaskan kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan bantuan sembako, kepada keluarga miskin, di Kelurahan Kota Bumi Tengah, Kecamatan Kota Bumi, Kabupaten Lampung Utara, Senin (10/03/2025).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Safari Ramadhan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., di Kabupaten Lampung Utara.

Selain sembako sebanyak 50 paket, bantuan lainnya juga diberikan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE), berupa Usaha Ekonomi Produktif (UEP) peralatan kerja bengkel las sebanyak 5 buah.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial, juga memberikan perhatian khusus terhadap pemenuhan hak dan perlindungan bagi anak, perempuan, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok terlantar. Salah satu bentuk perhatian tersebut adalah pemberian alat bantu disabilitas.

Pelaksanaan program bantuan tersebut, sejalan dengan visi misi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, periode 2025-2030, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela.

Pada rangkaian Safari Ramadhan tahun ini di Lampung Utara, Gubernur Mirza, yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, dan Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, turut memberikan bantuan kursi roda sebanyak 2 unit, alat bantu dengar 1 buah, dan tongkat kruk satu buah, untuk penyandang disabilitas di wilayah tersebut.

Puasa Bu?, tanya Gubernur Mirza, sembari menyerahkan bantuan sembako.

Iya pak puasa, Jawab ibu penerima sembako, sembari menerima bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, mohon diterima ya ibu-ibu, sembako ini bisa langsung di masak untuk buka puasa nanti sore,” kata Gubernur Mirza sembari tersenyum kepada ibu-ibu yang menerima bantuan sembako.

Sementara itu, Ibu Riski, orang tua dari
Rafa adyatama Nugraha, salah satu penerima bantuan kursi roda, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Ia pun mendoakan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, agar selalu diberikan kesehatan, mendapat keberkahan, dan dilimpahkan banyak rezeki.

“Assalamualaikum Warohmatullahiwabarokatuh, Saya ibu dari Rafa adyatama Nugraha, penerima bantuan kursi roda, berterima kepada bapak Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Saya doakan semoga bapak sehat selalu, berkah, dan banyak rezekinya, aamiin yaa robbal alamiin, Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barokatuh,” ucap ibu Rafa.

Pemerintah Pusat dan Daerah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi dan Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran 2025

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang) Zainal Abidin, mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan pembahasan antisipasi cuaca ekstrem pada periode Idul Fitri 1446 H, secara virtual bertempat di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (10/03/2025).

Pemerintah Pusat bersama pemerintah daerah menggelar Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana dan Pengendalian Inflasi, yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Kepala BMKG, Kepala BNPB, dan pejabat daerah, untuk membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri 2025.

Rapat yang berlangsung secara daring ini membahas prediksi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi hingga Mei 2025.

Kepala BMKG dalam paparannya menyampaikan bahwa puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada dasarian kedua bulan Maret, dan potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi sewaktu-waktu hingga Mei 2025.

“Kami memprediksi curah hujan tinggi masih akan terjadi hingga Mei 2025, dan potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” ujarnya.

Kepala BNPB menambahkan bahwa hingga 10 Maret 2025, tercatat 614 kejadian bencana, yang didominasi oleh bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor.

BNPB telah menyalurkan bantuan logistik ke daerah-daerah tujuan mudik Lebaran sebagai langkah antisipasi.

Menteri Dalam Negeri dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi potensi bencana dan menjaga stabilitas harga pangan.

“Kita harus bersinergi untuk memastikan masyarakat aman dari bencana dan harga pangan tetap terjangkau, terutama menjelang Lebaran,” tegasnya.

Dalam hal pengendalian inflasi, rapat mencatat terjadinya deflasi sebesar -0,09% secara tahunan, terendah dalam 25 tahun terakhir. Namun, harga makanan dan minuman masih mengalami inflasi sebesar 2,25%.

Pemerintah daerah diminta untuk melakukan operasi pasar, memperlancar distribusi pangan, dan mendorong penanaman kembali oleh petani untuk meningkatkan produksi pangan nasional.

Pemerintah daerah juga diinstruksikan untuk memasang informasi cuaca dari BMKG di videotron kota, melakukan sosialisasi operasi pasar, dan berkoordinasi dengan Basarnas dalam pemantauan arus mudik.

Basarnas sendiri telah menyiapkan 2.749 personel dan peralatan, termasuk drone termal, untuk mengantisipasi bencana selama periode mudik.

Meskipun terjadi deflasi secara umum, harga pangan masih menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah diminta untuk aktif melakukan operasi pasar dan menjaga kelancaran distribusi.

Operasi pasar akan dilakukan di berbagai lokasi, termasuk kantor pos, dengan fokus pada 5 komoditas utama: bawang putih, daging ayam, beras, gula, dan minyak goreng.

Petani didorong untuk segera melakukan penanaman kembali setelah panen guna meningkatkan produksi pangan nasional.

Pemerintah juga menyediakan hotline melalui Kementerian Perdagangan untuk menangani masalah pasokan pangan, dan Kementerian Pertanian menyediakan nomor kontak untuk koordinasi harga dan pasokan.

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah pusat dan daerah berupaya memastikan keamanan masyarakat dari bencana dan menjaga stabilitas harga pangan selama periode Lebaran 2025.(Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung).

Groundbreaking Jalan Kotabumi – Bandar Abung, Awali Komitmen Gubernur Rahmat Mirzani Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Lampung

Lampung Utara —- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama  Wulan Sari Mirza, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Lampung Utara, Senin (10/3/2025).

Kunker ke Lampung Utara ini merupakan kunker pertama Gubernur Mirza setelah dirinya dilantik sebagai Gubernur Lampung pada 20 Februari lalu.

Mengawali kunkernya di Lampung Utara, Gubernur Mirza melakukan groundbreaking ruas jalan Kotabumi – Bandar Abung di Desa Surakarta Kecamatan Abung Timur dengan anggaran Rp. 5,1 miliar. Adapun groundbreaking ini masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur – Wakil Gubernur Lampung.

Gubernur menyebutkan bahwa groundbreaking ini merupakan momen yang penting dan bersejarah bagi dirinya sebagai Gubernur Lampung, karena menandai dimulainya langkah besar dalam mewujudkan janji-janji kerja yang telah disampaikan bersama Wagub Jihan Nurlela kepada masyarakat Lampung.

“Acara ini bukan hanya simbol dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga awal dari komitmen kami untuk membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Gubernur bertekad akan memperbaiki infrastruktur di provinsi lampung, khususnya jalan, yang akan mendongkrak perekonomian masyarakat meskipun ditengah minimnya kesediaan anggaran.

“Insya Allah Provinsi Lampung dalam dua sampai tiga tahun lagi, akan mulus jalannya. Kita gak mau cengeng, kita gak mau ngeluh,  inilah realita kita. Tapi saya semangat, selama bapak ibu mendoakan dan mensupport kami,” ujarnya.

Ia pun meminta masyarakat untuk bisa tetap menjaga infrastruktur jalan yang sudah dibangun agar tetap dalam kondisi yang baik.

“Dengan jalan yang sudah dibangun ini, tolong dijaga sama-sama agar jalannya tetap bagus. Sebab kami belum tahu kapan kami akan membenarkan jalan ini lagi,” ungkapnya. (sumber ANT).

Sementara itu, Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah mengatakan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Lampung telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Provinsi Lampung.

Dari alokasi anggaran tersebut untuk di Kabupaten Lampung Utara sendiri terdapat 5 kegiatan penanganan jalan yaitu :

1. Rekonstruksi jalan Ruas Negara Ratu – Simpang Tujok.
2. Rekonstruksi Jalan Ruas Ketapang – Negara Ratu.
3. Rekonstruksi Jalan Ruas Negara Ratu — Soponyono.
4. Rekonstruksi Jalan Ruas Bandar Agung — Bandar Sakti, dan
5. Rehabilitasi jalan ruas Kotabumi — Bandar Abung.

Usai melakukan groundbreaking, Gubernur Mirza melanjutkan kegiatan pemberian bantuan kepada masyarakat berupa paket sembako, bantuan usaha ekonomi produksi serta bantuan bagi disabilitas di depan SMPN 4 Kelurahan Kotabumi Tengah. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Bunda PAUD Provinsi Lampung Hadiri Silaturahmi IGTKI-PGRI se-Lampung, Tekankan Pentingnya Kepedulian dan Pendidikan Anak Usia Dini

Bandar Lampung, — Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menghadiri Silaturahmi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung bertempat di Grand Anugerah Hotel, Minggu (09/03/2025).

Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Apresiasi dan terimakasih saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan yang mulia ini, seluruh ibu bapak yang telah meluangkan waktunya, meluangkan tenaganya, pikiran dan materinya untuk hadir di acara hari ini dalam rangka bentuk kepedulian kita sesama manusia kepada saudara-saudara kita yang tadi sudah menerima tanda kasih dari ibu-ibu  IGTK- PGRI Provinsi Lampung,” ucapnya.

Menurut Wulan Mirza, Bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menyampaikan rasa sayang terhadap sesama.

“Bulan Suci Ramadan ini adalah momen yang tepat, sebenarnya gak hanya bulan suci Ramadan kita harus saling mengasihi sesama hamba Allah cuma inilah momentum di Bulan Suci Ramadan yang dibersamai dengan pemberian tanda kasih untuk saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan,” ucapnya.

“Yang harus kita simpan di dalam hati bahwa bukan hanya di bulan suci Ramadan sajalah kita berkasih sayang, kita memberikan bantuan, kita memberikan tali kasih tetapi insya Allah setiap hari, bukan hanya dalam bentuk materi, bukan dalam bentuk tenaga, atau apapun yang bisa kita berikan, kita manfaatkan kehidupan kita di dunia ini dengan sebaik-baiknya untuk selalu berbuat kebaikan,” sambungnya.

Wulan Mirza juga meyakini bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar acara silaturahmi dan buka puasa bersama semata, tetapi ini adalah momentum untuk memperkuat rasa kekeluargaan, untuk memperkuat rasa keimanan sebagai sesama umat muslim.

Sebagai Bunda PAUD Provinsi Lampung, Wulan Mirza juga meyakini para pendidik anak usia dini memiliki peranan penting dalam membentuk kepribadian anak-anak.

“Dalam mendidik anak usia dini, selain dari keluarga tetapi dilanjutkan di sekolah TK, PAUD, disinilah ibu-ibu yang berhati sangat mulia ini dapat memberikan, mencurahkan ilmu dan kasih sayangnya kepada anak-anak didik nantinya,” lanjutnya.

Melalui kontribusi aktif para pendidik, Wulan Mirza juga meyakini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung kedepan.

“Saya yakin melalui semangat kontribusi bapak dan inovatif ibu-ibu dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang akan datang sehingga kelak ini akan menentukan akhlak pendidikan anak-anak bangsa, kan kita cita-citanya ingin anak-anak bangsa ini maju, Lampung Maju Menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Wulan juga berharap dapat memperkokoh persatuan dan semangat para pendidik untuk terus menjalankan tugas mulianya.

“Saya berharap bapak ibu semua tetap semangat untuk berbuat kebaikan, berbuat yang mulia demi anak-anak kita. Semoga kebersamaan kita ini dapat memperkokoh semangat kita dalam menjalankan tugas yang mulia, dapat membimbing generasi penerus bangsa dengan penuh kasih sayang dan keikhlasan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza didampingi oleh Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Nisdaryati menyerahan santunan/ tali asih kepada sejumlah anggota IGTKI yang terdampak banjir.

Di Mahan Agung, Iyay Mirza Dijaga Pusaka Jaga Pati Demi Mayang Bekekhang

LAMPUNG, — Rahmat Mirzani Djausal atau Iyay Mirza, diantar (antak) secara adat oleh masyarakat Lampung Pepadun masuk Rumah Dinas Mahan Agung. Gubernur Lampung itu kemudian diterima masyarakat adat Lampung Pesisir.
Erdiansyah gelar (adok) Gusti Pn Igama Ratu dari penyimbang Say Batin Kebandaran Marga Balak Telukbetung menyambut penyerahan masyarakat adat, terutama dari Sungkay Bunga Mayang dengan memberikan pusaka dan pakaian kebesaran kepada Iyay Mirza.

Pusaka yang diberikan Marga Balak Teluk berupa keris yang diberi nama keris Jaga Pati dan pakaian kebesaran berupa kain sembika dan topi tapis (picung) bernama Mayang Bekekhang, kata Erdiansyah kepada Helo Indonesia, Sabtu (8/3/2025).

Dijelaskan Gusti Pn Igama Ratu, kain sembika dan picung melambangkan kehormatan. “Secara filosofis, kami memberikan kepercayaan kepada Pak Gub untuk menjaga kehormatan masyarakat Lampung,” ujarnya.

Kehormatan masyarakat adat Lampung sesuai falsafah hidup masyarakat adat Lampung, kata Gusti Pn Igama Ratu.

PUSAKA

Pusaka keris Jaga Pati merupakan merupakan simbol masyarakat Lampung menjaga Iyay Mirza agar senantiasa terlindung dari marabahaya.
“Jaga artinya menjaga, pati artinya bahaya. Jaga Pati simbol masyarakat Lampung menjaga Iyay Mirza dari bahaya,” ujarnya.

PICUNG

Topi atau picung bernama Mayang Bekekhang, Mayang artinya burung elang sedangkan Bekekhang artinya berjemur.

“Kita harus bangga memiliki kekayaan tradisi yang mengajarkan adat terhadap lingkungan sosial,” kata Anshori Djausal. Dengan nilai-nilai budaya tersebut akan terpelihara masyarakat yang hidup damai, ujar Bang An, panggilannya.

Gubernur Mirza dan Wulan Sari diiringi arak-arakan adat membuka pintu rumah. Wujud rasa senang, Iyay Mirza melakukan Tarian Ngigel bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung di Mahan Agung, Rabu (5/3/2025).

Tradisi ini memiliki makna filosofis mendalam sebagai simbol kebersamaan, keterbukaan, dan gotong royong dalam membangun daerah.

Tradisi “Ngantak” sendiri merupakan tradisi turun temurun di Lampung sebagai simbol keterbukaan tuan rumah dalam menerima tamu. “Tradisi ini simbol eratnya persaudaraan, kebersamaan, serta komitmen dalam membangun daerah dan bangsa,” ujar Iyay Mirza.

“Ngantak” yang berarti membuka pintu, dimaknai Gubernur sebagai simbol keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menerima aspirasi masyarakat. “Pintu ini kita buka, bukan hanya secara fisik, tetapi juga simbol keterbukaan dalam berpikir, bertindak, dan berinovasi,” tegasnya.

Iyay Mirza mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat persaudaraan, memperkuat komitmen, dan meningkatkan semangat kerja bersama demi mewujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

“Dalam perjalanan pembangunan Lampung, kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan gotong royong dari semua elemen masyarakat,” tambahnya.
Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Forkopimda, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, tokoh adat, tokoh agama, hingga perwakilan organisasi masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (HBM).

Pemprov Lampung Ikuti Deklarasi Bersama Gerakan Ramadan Ramah Anak Secara Daring

BANDARLAMPUNG,—Pemerintah Provinsi Lampung mengikuti kegiatan Deklarasi Bersama Gerakan Ramadan Ramah Anak secara daring. Kegiatan digelar oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Kementerian/Lembaga terkait dan sejumlah Organisasi Perempuan Keagamaan, di Ruang Aula Heritage Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, Rabu (05/03/2025).

Kegiatan diawali dengan pembacaan Narasi Deklarasi Bersama Gerakan Ramadan Ramah Anak yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi bersama oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Menteri Agama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, dan Kepala Kantor Staf Presiden.

Adapun kegiatan ini digelar oleh Kemen PPPA, dengan maksud untuk mendorong dan meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan tentang pemenuhan hak anak atas pengasuhan, yang sangat beririsan dengan pendidikan karakter anak.

Kemen PPPA melibatkan berbagai Kementerian/Lembaga dan Lembaga Masyarakat yang sebelumnya telah melaksanakan kebijakan, program dan kegiatan terkait pemenuhan hak anak atas pendidikan khususnya selama bulan Ramadan, misalnya Pesantren Kilat, Pesantren Ramadan Balita, dengan materi untuk anak seperti bercerita tentang sejarah kemuliaan Ramadan, membaca surat-surat pendek, mendongeng, hafalan dan lainnya.

Untuk memperkuat program-program dan kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut, sehingga memberikan dampak maksimal bagi anak, maka perlu diintegrasikan dengan konsep pemenuhan hak anak. Pengintegrasian pemenuhan hak anak ke dalam program dan kegiatan anak di bulan Ramadan tersebut dilakukan melalui 2 pendekatan, yaitu :

1. Melibatkan anak di dalam setiap tahapan kegiatan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program dan kegiatan selama bulan Ramadan, dan
2. Orang tua dan pengasuh melaksanakan ‘Gerakan 1 jam berkualitas keluarga tanpa gawai’ selama bulan Ramadan di rumah.

Pada kegiatan tersebut, Menteri PPPA, Arifah Choiri Fauzi dan Menko PMK Pratikno, juga berkesempatan menyapa adik-adik dari TK Aisyah 20 Rawamangun, TK Muslimat NU Pondok Cabe, dan TK Muslimat Sumedang yang mengikuti kegiatan secara daring melalui aplikasi zoom.

Selain diikuti oleh Kementerian/Lembaga terkait dan sejumlah Organisasi Perempuan Keagamaan, kegiatan ini juga diikuti oleh Dinas PPPA, Dinas Pendidikan, Kantor Wilayah Agama, Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi, dan BKKBN baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Selain itu juga ada Organisasi Perempuan Keagamaan semua Agama, Forum Anak Nasional, Forum Anak Daerah seluruh Indonesia, dan Forum GenRe.