Gubernur Arinal Beri Solusi Atasi Derita Petani Cabai Tegineneng dan Bekri karena Serangan Hama dan Kekurangan Air

Dalam suasana akrab para petani mencurahkan isi hati kepada Gubernur Arinal tentang deraan serangan hama dan kekurangan air yang mereka alami.
Di Tegineneng, Gubernur mengunjungi petani yang tergabung dalam Gapoktan Gemah Ripah di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran,

Gubernur Arinal tampak serius berbincang dan mendengarkan kendala yang dihadapi petani cabai itu. “Saya turun langsung karena saya ingin lebih dekat dengan masyarakat petani. Tadi juga saya sudah melihat hasil cabai para petani dan hasilnya bagus,” jelas Gubernur Arinal.

Terkait persoalan hama, Gubernur Arinal mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan melakukan pengkajian terkait upaya pengendalian hama ini.
“Kita akan melakukan pengkajian lebih dalam terkait upaya pengendalian hama ini. Kita juga akan melaporkan dengan Kementerian Pertanian terkait hal ini,” ujarnya.

Sedangkan untuk masalah kekurangan air, Gubernur memberikan dua alternatif solusi. Pertama dengan menggunakan pompa air tenaga surya dari Bukit Asam. “Kita bisa salurkan bantuan pompa air tenaga surya dari Bukit Asam. Tetapi jalur pipa dan embungnya dari masyarakat petani. Dan ini akan dilakukan pengkajian seperti apa jalurnya nanti,” jelas Gubernur.

Alternatif kedua, ujar Gubernur, dengan meminjamkan alat untuk membuat sumur bor. Sehingga nanti tiap sumur yang dibuat minimal mampu memenuhi kebutuhan air untuk areal pertanian sekitar 3-4 hektare.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal juga mensosialisasikkan Program Kartu Petani Berjaya (KPB) kepada petani. KPB ini akan memudahkan masyarakat petani dalam mendapatkan permodalan unntuk usaha tani. “Saya memiliki program Kartu Petani Berjaya. Kartu ini akan memudahkan petani Lampung dalam mendapatkan permodalan. Jadi petani di sini harus menentukan komoditas apa yang akan dikembangkan jika bergabung dalam program KPB ini,” ujar Gubernur.

Dengan bergabung dalam program KPB, Arinal berharap petani akan lebih mudah mendapat permodalan dan segala kebutuhannya.

Usai berbincang dengan petani Gapoktan Gemar Ripah Tegineneng, Gubernur Arinal tutun ke Kampung Binjai Ngagung, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah guna mendengar keluhan petani yang tergabung dalam Gapoktan Sidomuncul.

Menanggapi keluhan petani di Bekri, Gubernur Arinal juga akan meminjamkan alat untuk membuat sumur bor kepada Gapoktan Sidomuncul, serta akan melakukan pengkajian terkait upaya pengendalian hama, dan melaporkannya Kepada Kementerian Pertanian.

Dalam kunjungan Gubernur ini, keluhan para petani Tegineneng disampaikan Ketua Gapoktan Gemah Ripah Tegineneng Slamet Riyadi. Dia menjelaskan bahwa luas pertanian cabai di Tegineneng mencapai 450 Ha, sedangkan untuk Desa Trimulyo mencapai 268 Ha.

“Dalam kondisi saat ini, petani mampu mendapatkan 8-10 ton per hektare dalam kurun waktu 6 bulan dengan menggunakan varietas lokal,” jelas Slamet.

Saat ini curah hujan juga tinggi, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan penyakit dan hama. “Kalau normalnya, bisa mencapai diatas 10 ton,” tambah Slamet.

Dalam kesempatan itu, Slamet Riyadi juga menyampaikan kendala petani Gapoktan Gemah Ripah, seperti kekurangan air, upaya pengendalian hama, dan ada keseimbangan harga penjualan antara harga pprodusen dan harga konsumen. “Kami sangat mengharapkan bantuan pak Gubernur dalam mengatasi kendala yang ada,” ujarnya.

Sedangkan di Bekri, Ketua Gapoktan Sidomuncul Kasimun menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi petani cabai di Kecamatan Bekri, yaitu berupa sumber air, pengendalian hama, dan alat pertanian. (ADPIM)

Pemprov Lampung Terima Studi Banding Tentang Peningkatan Jasa Produksi dan Pengelolaan Keuangan BUMD

Mediarepublika.com- Plt. Asisten Administrasi umum Drs. Minhairin, MM. Saat membacakan isi sambutan dari Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi. “Dibidang ketahanan pangan, Provinsi Lampung sebagai Bumi Agribisnis, memiliki potensi sumber daya alam cukup besar dan melimpah di sektor pertanian, baik tanaman, hortikultura, perkebunan, pangan, peternakan, perikanan dan kehutanan,” kata Minhairin.

Lanjut Minhairin, “Disektor perkebunan, Provinsi Lampung merupakan salah satu produsen kopi terbesar di Indonesia. Lampung sebagai sentra penghasil Kopi Robusta dengan luas lahan 156.876 ha, produksinya mencapai 110.570 ton dan produktivitas sebesar 797 kg/ha (green bean), merupakan komoditas kebanggaan Lampung karena sebagian besar masyarakat Lampung (142.505 KK, setara 712.525 orang) mempunyai mata pencaharian utamanya sebagai petani kopi, khususnya tersebar di Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, Way Kanan dan Lampung Utara. Hal ini berdampak kepada peningkatan pertumbuhan ekonomi Lampung secara positif,” jelasnya.

Selain itu, hasilnya yaitu optimalisasi pendapatan Provinsi Lampung mengalami yang peningkatan salah satunya bersumber dari dunia industri dimana daerah Lampung merupakan salah satu daerah penghasil padi peringkat ke 7 Nasional, jagung penghasil nomor 3 Nasional, ubikayu nomor 1 Nasional, tebu nomor 2 Nasional serta beberapa komoditas lainnya (kopi, lada, kakao, kelapa sawit, karet).

“Daerah Lampung juga merupakan daerah pemasok ternak seperti sapi, kambing, ayam dan lain-lain untuk wilayah Jawa Barat, DKI, Banten dan Wilayah Sumatera Bagian Selatan,” pungkasnya.

Joko Suswanto Sp., MH, mewakili ketua komisi III, saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa lampung termasuk Provinsi produksi kopi terbesar, akan tetapi di beberapa tahun terakhir ini Lampung penghasilan kopi merosot akibat cuaca yang tidak menentu.

“Provinsi Lampung dengan kepemimpinan pak Gubernur, Arinal ini sudah berencana untuk membuat rencana yang akan menangani spesialis produksi kopi, kita juga punya perusahaan perusahaan yang bekerjasama dengan Pertamina termasuk itu nanti kita untuk meningkatkan produksi pertanian,” kata Joko.

Dalam acara tersebut, Sriyanto Saputro SE, MM wakil ketua komisaris C, DPRD Provinsi Jawa Tengah mengucapkan terima kasih atas sambutan dari Pemerintah Provinsi Lampung.

“Saya berterima kasih kepada pihak pemerintah provinsi Lampung, semoga sepulang kami nanti dari Lampung ada yang dapat kami bawa ke Jawa Tengah, untuk meningkatkan Pendapat Asli Darah (PAD) Provinsi Jawa Tengah, ” kata Sriyanto.

Gubernur Lampung Mengajak Masyarakat Menerapkan Pola Hidup Sehat Sebagai Upaya Menghindari Virus Corona

Mediarepublika.com –  BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya menghindari virus korona. Hal itu disampaikan Komandan Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Letkol Pnb Ronal saat membacakan sambutan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada Upacara Gabungan unsur Forkopimda di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (17/2).

Disebutkan Letkol Pnb Ronal pola hidup sehat tersebut di antaranya menjaga kebersihan perorangan dan rajin cuci tangan pakai sabun (CTPS).
“Gunakan masker bila sedang dalam kondisi tidak fit, menghindari kontak yang tidak perlu dengan hewan diternakkan, hewan peliharaan dan hewan liar,” ujarnya.

Mewakili Gubernur, Ronal meminta dukungan, koordinasi dan sinergitas dari anggota Forkopimda Provinsi Lampung agar terus ditingkatkan, dalam mengawal pembangunan di Provinsi Lampung.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini bertekad membawa daerah dan masyarakat Lampung menuju Rakyat Lampung Berjaya dengan prioritas pada pembangunan di segala bidang.

“Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya untuk mendapatkan program-program nasional di Provinsi Lampung dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mencapai tujuan bersama. Untuk itu butuh sinergitas kita sesuai dengan Tugas, Pokok dan Fungsinya masing-masing,” katanya.
Dalam upacara gabungan ini hadir juga Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto dan Inspektur Adi Erlansyah. (ADPIM)

Gubernur Lampung Mengajak PT. Telkomsel Wilayah Sumatera Bersinergi Mengembangkan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif di Provinsi Lampung

Mediarepublika.com – BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak PT. Telkomsel Wilayah Sumatera bersinergi mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif rakyat. Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal saat menerima audensi PT. Telkomsel Wilayah Sumatera, di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur, Bandarlampung, Senin (17/2).

“Saya ingin Telkomsel memberi kontribusi dalam membangun Lampung, seperti peningkatan ekonomi kreatif dan sektor wisata Lampung,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur menjelaskan Lampung memiliki banyak destinasi yang potensial dan indah, seperti Tegal Mas, Kiluan, Anak Gunung Krakatau, Pahawang, bahkan Lampung juga akan memiliki Wisata Terpadu di Bakauheni.

“Lampung memiliki banyak destinasi wisata yang sangat indah, dan tak kalah dibandingkan wisata lainnya di Indonesia. Untuk itu, saya ingin Telkomsel bersinergi dan mensupport pembangunan Lampung, terutama di sektor wisata ini,” jelasnya.

Selain mendukung Sektor Pariwisata, Gubernir juga mengajak Telkomsel mendukung peningkatan ekonomi kreatif rakyat. “Seperti mendukung UKM Lampung dan bekerjasama dengan dinas terkait,” tambah Gubernur.

Gubernur Arinal berharap Telkomsel melakukan peningkatan cakupan jaringan di tengah-tengah masyarakat. “Kita juga perlu membangun menara pemancar sinyal Telkomsel di daerah-daerah yang masih sulit sinyal seperti Pesisir Barat, Lampung Utara, Pulau Sebesi. Daerah ini harus kita perkuat sinyalnya, terutama pulau sebesi yang dekat dengan Anak Gunung Krakatau,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, General Manager Prime Segment and Direct Channel Manager Sumatera Telkomsel Ricky Erickson menjelaskan pihaknya siap berkolaborasi dan mendukung pembangunan Lampung, termasuk di sektor wisata dan ekonomi kreatif.

“Kami ingin berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Sehingga kami dapat membangun Lampung, terutama di sektor wisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Untuk mendukung sektor wisata Lampung, lanjut Ricky, pihaknya siap memperkenalkan berbagai destinasi wisata Lampung, salah satunya melalui aplikasi MAXstream.

“Di aplikasi ini, kita bisa memuat dan memperkenalkan destinasi wisata Lampung. Di aplikasi tersebut terdapat berita, budaya, kuliner, event, Pemerintahan, Pemandangan, yang mana semua tentang destinasi wisata Lampung bisa masuk kedalamnya,” jelasnya. Ricky juga menambahkan pihaknya mendukung UKM Lampung dan bersinergi dengan dinas terkait. (ADPIM)

Muskerwilsus NU Lampung ke-34, Gubernur Ajak Kalangan Nahdliyin Bahu Membahu Sukseskan Muktamar NU Oktober 2020

Mediarepublika.com– BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak kalangan Nahliyin bahu membahu menyukseskan Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan dilaksanakan di Provinsi Lampung pada 22-27 Oktober 2020 mendatang.

Pesan Gubernur itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dalam acara Musyawarah Kerja Wilayah Khusus Muktamar Ke34 PWNU Provinsi Lampung, di Hotel Amalia, Bandarlampung, Jum’at (14/2).

“Pemerintah Provinsi Lampung bahagia dan sangat mendukung pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama. Semoga Muktamar ini dapat berjalan sukses dan lancar. Untuk itu, kita harus saling bahu membahu dan bekerjasama guna menyambut seluruh tamu yang akan hadir pada Muktamar nanti,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto.
Fahrizal menjelaskan bahwa NU bukan sekedar organisasi massa terbesar di Indonesia, akan tetapi juga memiliki sejarah yang tidak boleh diabaikan. Yakni keterlibatan NU dan para ulama nusantara dalam memperjuangkan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI).

“Pada masa penjajahan para kiyai dan kaum santri menjadi orang-orang yang berjiwa istiqamah berjuang secara gigih membela kebenaran, membela agama, bangsa dan Negara. Kemudian para ulama pendiri NU juga telah merumuskan hubungan keagamaan dengan kebangsaan,” jelas Fahrizal.

Penerimaan NU terhadap Pancasila, lanjut Fahrizal, adalah salah satu yang menjadi wujud keyakinan para ulama bahwa antara agama dan nasionalisme bisa seiring sejalan dan saling menguatkan.

Jika pada masa lalu, para santri dan ulama berjuang secara fisik untuk mempertahankan Negara dan mengusir penjajahan, lanjut Fahrizal, maka tantangan yang kita hadapi sekarang berbeda, tetapi intinya sama yaitu adanya pihak-pihak yang akan merusak tatanan kehidupan baik dari luar maupun dari dalam negeri sendiri.

“Terlebih perkembangan zaman saat ini yang semakin maju, juga membuat tantangan yang dihadapi para pengurus semakin kompleks. Hoaks, intoleransi, dan radikalisme merupakan tantangan besar bagi kita semua warga NU. Dan sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kita untuk membentengi masyarakat dari hal-hal tersebut,” jelasnya.

Fahrizal menjelaskan bahwa sebagai organisasi sosial keagamaan, NU di Provinsi Lampung memiliki peran yang sangat besar. Dalam bidang pendidikan, NU memiliki beberapa lembaga pendidikan formal yang membantu meningkatkan akses pendidikan masyarakat.

“Dalam bidang kemanusiaan, NU telah memiliki sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren dan masih banyak lagi program kerja yang bersinergi dengan Pemerintah,” jelasnya.
Ke depan, sesuai dengan visi pembangunan Provinsi Lampung Rakyat Lampung Berjaya. Visi tersebut dimaksudkan agar Lampung aman, berbudaya, maju dan berdaya saing, serta sejahtera.

“Oleh karena itu, guna menyukseskan berbagai agenda pembangunan tersebut, saya meminta partisipasi dan doa keluarga besar Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung umumnya, agar berbagai pembangunan tersebut dapat berjalan dengan lancar,” jelas Fahrizal.

Dalam kesempatan itu, Rais Syuriah PWNU Provinsi Lampung Muhsin Abdillah, menjelaskan bahwa Muktamar ke-34 ini merupakan kerja besar bersama seluruh pengurus wilayah NU di Provinsi Lampung.
“Sesuai dengan tema kita yaitu kemandirian, maka sudah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk dapat melaksanakan muktamar ini,” jelas Muhsin.

Muhsin megatakan untuk menghadapi muktamar ini semua pihak harus saling berhimpun guna kesuksesan acara ini.
“Kita harus kompak dan bersatu, dan kita rencanakan hajat besar kita ini sebaik mungkin,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tanfiziah PWNU Provinsi Lampung Moh. Mukri menjelaskan bahwa tujuan muskerwilsus ini mengumpulkan aspirasi dan mendengarkan petunjuk untuk kelancaran Muktamar ke-34.
“Insyaallah Muktamar ke-34 ini akan dilaksanakan pada 22-27 Oktober 2020, dengan peserta resmi sekitar 6.552, dan apabila ditambah dengan yang mengikuti mereka maka dapat diperkirakan sekitar 18.000 peserta yang akan hadir,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Mukri, dilakukan Muskerwilsus untuk duduk bersama mengumpulkan aspirasi dan mendengarkan arahan demi kesuksesan dan kelancaran muktamar ke-34. (ADPIM)

Sinergi Program EGovernment, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Gelar Rapat Koordinasi Dengan Dinas Kominfo Kabupaten/Kota Se-Lampung

Mediarepublika.com – Bandar Lampung – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Taufik Hidayat, S.Sos., M.M., M.E.P., didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung Ir. A. Chrisna Putra NR., M.EP., membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Kegiatan di Bidang Kominfotik se-Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Kamis (13/02).

Dalam Rakor yang mengusung tema “Melalui Rakor Sinkronisasi Program Pemerintah Provinsi Lampung dengan Kabupaten/Kota Menuju Rakyat Lampung Berjaya” tersebut, selain Asisten II dan Kadis Kominfotik Provinsi Lampung, hadir juga Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Kominfo RI, Bambang Dwi Anggono S.Sos., M.Eng, Kepala Bidang Layanan Statistik Struktural Dinas Kominfo Sumatera Barat Oni Fajar Syahdi, Kepala Bidang Pengelolaan Infrastruktur TIK Widya Prima Hatta, serta Kadis, Kabid, dan Kasi Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Taufik Hidayat mengatakan bahwa keberadaan Dinas Kominfotik memiliki peranan penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di Provinsi Lampung. “Dinas Kominfotik memiliki peranan penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di Provinsi Lampung untuk mewujudkan manajemen penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif, efisien, profesional, transparan dan akuntabel.” ungkapnya.

Lebih lanjut, Taufik mengatakan Pemprov Lampung berkomitmen untuk mewujudkan salah satu Program Prioritas Nasional Pemerintah yakni tata kelola / Sistem Pemerintahan yang Berbasis Elektronik (SPBE) di Provinsi Lampung. “Dalam konten pembangunan Provinsi Lampung, Pemprov sudah berkomitmen pada hal yang sama yaitu selalu berupaya menciptakan, mendorong, dan mempercepat tata kelola pemerintahan yang lebih berorientasi pada pelayanan publik, terlebih saat ini sudah mengharuskan berbagai institusi untuk menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dengan TIK sebagai utamanya.” tambahnya.

Di sisi lain, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung selaku ketua pelaksana dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Kominfotik Antri Astuti Natalina, S.H., M.M., mengungkapkan bahwa Rakor ini dilaksanakan agar program/kegiatan yang dilakukan di lingkungan Dinas Kominfotik se-Provinsi Lampung sesuai dengan pedoman dan sinkron dengan program/kegiatan bidang Kementerian Kominfo RI. “Tujuan dilaksanakannya Rakor ini agar program/kegiatan yang dilakukan di lingkungan Dinas Kominfotik se-Provinsi Lampung dapat disusun sesuai dengan pedoman yang telah ditentukan dan menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan memenuhi ketentuan yang ada. Juga menyinkronkan program/kegiatan bidang Kominfotik Kementerian Kominfo RI dengan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.” pungkasnya.

Rapat Koordinasi kemudian diisi dengan sesi Diskusi dan tanya jawab yang membahas tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan narasumber Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Kominfo RI, Bambang Dwi Anggono S.Sos., M.Eng. Kemudian sesi diskusi dilanjutkan dengan pemaparan program yang menjadi tanggung jawab Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, terkait Visi Misi dan 13 Janji Kerja Gubernur oleh Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Ir. Chrisna Putra NR., M.EP.

Selain kedua pembicara tersebut, sesi diskusi juga diisi oleh Kepala Bidang Layanan Statistik Struktural Oni Fajar Syahdi dan Kepala Bidang Pengelolaan Infrastruktur TIK Widya Prima Hatta dari Dinas Kominfo Sumatera Barat, yang memberikan materi mengenai Statistik Struktural dan Pengelolaan Infrastruktur TIK. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Bank Lampung Menggelar RUPS Luar Biasa 2020 Dipimpin Gubernur Lampung

Mediarepublika.com -BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memimpin langsung Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung), yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Lantai 4, Kantor Pusat Bank Lampung, Telukbetung, Bandarlampung, Rabu (12/2).

Dalam RUPS-LB tersebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi merupakan pemegang saham pengendali.
RUPS-LB ini juga turut dihadiri Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni, dan jajaran direksi Bank Lampung.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa merupakan suatu forum yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Tidak hanya sebagai forum untuk menentukan kebijakan umum perseroan saja, tetapi juga menjadi wadah untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban dewan direksi dan komisaris kepada para pemegang saham.

Beri Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat, Gubernur Arinal Apresiasi Imigrasi Kelas I TPI Bandarlampung

Mediarepublika.com– BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memberikan apresiasi kepada Imigrasi Kelas I TPI Bandarlampung yang telah memberikan fasilitas pelayanan dengan baik kepada masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Imigrasi Kelas I TPI Bandarlampung yang telah memberikan pelayanan baik kepada masyarakat,” demikian disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat melakukan kunjungan kerja ke Imigrasi Kelas I TPI Bandarlampung, Rabu (12/2) pagi.

Selain memberikan pelayanan dengan baik, lanjut Gubernur Arinal, pegawainya datang lebih cepat dari kedatangan saya. “Mereka disiplinnya baik, ini dibuktikan dengan kedatangan mereka yang pagi untuk memberikan pleayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga mengajak Imigrasi Kelas I TPI Bandarlampung untuk membangun Lampung mewujudkan Lampung Berjaya.

“Insya allah dimasa mendatang, Imigrasi akan memberikan pengendalian dan pengawasan terhadap masyarakat yang akan keluar Negeri maupun yang akan masuk ke dalam Negeri. Untuk itu, mari bersama-sama membangun Lampung mewujudkan Lampung Berjaya,” jelasnya. (ADPIM)

Gubernur Arinal akan Libatkan Unila dalam Peningkatan Pembangunan di Berbagai Sektor

Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal saat menerima Audiensi dari jajaran pimpinan Universitas Lampung (Unila) seperti Rektor, Wakil Rektor dan para Dekan, di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur, Bandarlampung, Senin (3/2).

Menurut Gubernur, Unila dapat berperan dalam peningkatan pembangunan infrastruktur, pertanian, perekonomian, pariwisata, pendidikan, kesehatan, energi, termasuk memajukan desa, dan sektor lainnya.
“Unila mampu mendukung berbagai sektor pembangunan di Lampung, seperti inovasi dalam pengelolaan sampah, upaya peningkatan destinasi wisata, mendukung pembangunan Bandara dengan membuat design, serta melakukan maping di desa-desa terkait permasalahan dan berkoordinasi dengan dinas terkait,” kata Gubernur.
Selain itu, Unila juga dapat membangun industri pengolahan dan industri pertanian, serta mendukung di berbagai sektor lainnya.
“Saya ingin Universitas Lampung bersinergi dan terlibat langsung dalam pembangunan di berbagai sektor dalam rangka mewujudkan visi Rakyat Lampung berjaya,” tambah Gubernur.

Pada pertemuan itu, Gubernur Arinal mengajak akademisi Unila bersinergi dan berperan dalam berbagai sektor pembangunan guna mewujudkan visi Rakyat Lampung Berjaya.

Gubernur juga mengapresiasi jajaran akademisi Unila yang datang untuk berdiskusi bersama membahas pembangunan Lampung. “Kunci dalam membangun hubungan bagus itu salah satunya dengan melakukan diskusi dan berargumentasi ilmiah. Ayo berdiskusi dan berargumentasi ilmiah dalam rangka mendukung pembangunan Lampung,” ajak Gubernur Arinal.

Gubernur berharap melalui kegiatan ini akan meningkatkan sinergitas dalam rangka membangun Lampung. “Jangan hanya seremonial saja, kita perlu wujud sinergitas dalam membangun bersama,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Rektor Universitas Lampung, Karomani menjelaskan Tag Line Universitas Lampung saat ini adalah Bersinergi Berinovasi Untuk Negeri. “Universitas Lampung akan mendukung program Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam mewujudkan Visi Rakyat Lampung Berjaya,” jelas Karomani.
Lebih dari itu, ujar Karomani, pihaknya akan menjadikan Gubernur Arinal sebagai dewan pertimbangan Universitas Lampung, sebagai upaya peningkatan sinergi Universitas dan Pemprov Lampung,” ujarnya. (ADPIM)

Gubernur Lampung Akan Meningkatkan Pembangunan Di Provinsi Lampung Di Semua Sektor

Mediarepublika.com—Menindaklanjuti pertemuan dengan sejumlah menteri, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memaparkan sejumlah program yang akan dilakukan Pemprov Lampung terkait bidang pertanian dan energi, di Bandarlampung, Senin 3 Januari 2020.

Terkait pertemuannya dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Arinal mengatakan Pemprov Lampung siap menyambut program Kementan yang akan menjadikan Lampung sebagai lokomotif pertanian di Indonesia.

‘”Pertemuan dengan Menteri Pertanian adalah untuk membahas pengembangan sektor pertanian di Provinsi Lampung. Mentan Syahrul Yasin Limpo menyebut Lampung akan menjadi lokomotif pertanian di Indonesia,” kata Arinal.

Selain pengembangan pertanian, di depan puluhan pemimpin media di Lampung Arinal memaparkan sejumlah program terkait pengembangan energi dan infrastruktur.

Beberapa program bidang energi yang akan dilakukan Pemprov Lampung antara lain penambahan energi listrik, pembangunan sport center, membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), dan melanjutkan pembangunan Kota Baru sebagai pusat perkantoran Pemprov Lampung,

Selain itu: peluncuran kartu petani berjaya (KPB), pembangunan desa pintar (smart vilage), dan pengembangan pariwisata.