KALIANDA, Mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di halaman kantor bupati setempat, Senin pagi (17/8/2020).
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, upacara peringatan HUT RI ke-75 kali ini dilaksanakan sangat sederhana dan minimalis. Hal ini sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus COVID-19 yang ditetapkan pemerintah.
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu, hanya diikuti peserta dari unsur Forkopimda Lampung Selatan, satuan dari TNI-Polri dan Sat Pol PP serta beberapa pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan Komandan Upacara, Kapten Infantri Paino dari Kodim 0421/Lampung Selatan.
Upacara peringatan HUT RI ke-75 diawali dengan Pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi. Kemudian dilanjutkan Mengheningkan Cipta dipimpin Inspektur Upacara serta doa oleh Kakan Kementerian Agama Lampung Selatan, Azhari.
Setelah itu, upacara dilanjutkan dengan Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan yang hanya terdiri dari tiga orang.
Mereka yakni, M. Rafli Erdian dari SMA Kebangsaan bertugas sebagai pembentang, M. Galih Vihandika dari SMA 1 Kalianda bertugas sebagai penggerek dan Akhfitria Vika Sari dari SMA 1 Kalianda yang bertugas sebagai pembawa bendera.
Usai upacara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan jajaran Forkopimda dan rombongan menuju Aula Rajabasa kantor bupati setempat untuk mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke-75 dari Istana Negara Jakarta. (Red)
KALIANDA, mediarepublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar acara ramah tamah sekaligus pisah sambut Ketua Pengadilan Agama (PA) Lampung Selatan di Taman Terbuka yang berada di areal kantor bupati setempat, Senin (17/8/2020).
Diketahui, jabatan Ketua PA yang dijabat Dra. Hj. Jubaedah, SH, MH selama lebih kurang lima bulan berpindah kepada Dra. Muliyamah, MH. Selanjutnya Jubaedah akan pindah tugas ke PA Serang, Banten.
Sementara, sebelum menduduki jabatan nomor satu di PA Lampung Selatan, Muliyamah menjabat sebagai Wakil Ketua PA Sengeti Kelas I B Kabupaten Muarojambi.
Dalam sambutannya, Nanang Ermanto mengucapkan terima kasih atas pengabdian Jubaedah selama menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Lampung Selatan. Juga atas dukungan beliau kepada seluruh program pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.1
“Semoga ditempat tugas yang baru, Ibu Jubaedah mendapatkan kepercayaan untuk mengemban amanah dengan jabatan yang baru dan melanjutkan pengabdian menuju jenjang karir yang lebih baik,” ujar Nanang.
Selanjutnya, Nanang juga menyampaikan ucapkan selamat datang kepada Muliyamah sebagai Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Lampung Selatan yang baru.
“Kami semua menyambut gembira kedatangan Ibu beserta keluarga. Kami siap bekerjasama demi pengabdian dan memenuhi kepentingan dan harapan masyarakat Lampung Selatan,” katanya.
Sementara, Ketua PA yang lama, Jubaedah juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini. Meski hanya lima bulan bertugas, ia mengaku terkesan dengan kekompakan Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan.
“12 Maret 2020 saya dilantik jadi Ketua Pengadilan Agama Lampung Selatan. Selama karir saya inilah yang paling lama saya menjabat. Kalau ditempat lain hitungan tahun, disini hitungan bulan,” kelakarnya.
Kepada Ketua PA yang baru, ia berharap dapat melanjutkan program-program sebelumnya yang belum terselesaikan. Selanjutnya, kepada jajaran Forkopimda dia juga memohon maaf jika terdapat kesalahan selama menjalankan tugas.
“Selama bergaul baik secara langsung maupun di grup Forkopimda, barangkali dirasa ada hal-hal yang tidak berkenan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Meskipun kita terpisah ditempat tugas yang baru, tapi tetap jalin silaturahmi diantara kita,” tandasnya.
Sedangkan, Ketua PA yang baru, Muliyamah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Lampung Selatan yang telah mengadakan acara ramah tamah tersebut.
Dalam kesempatan itu, dirinya juga berharap dukungan dan kerjasama dari semua pihak. Baik jajaran Forkopimda, bupati serta jajaran Pemkab setempat.
“Kami mohon dukungan, koordinasi dan kerjasamanya. Sehingga saya bisa melanjutkan program-program sebelumnya dan bisa bekerjasama dengan baik. Sehingga bisa melayani masyarakat Kabupaten Lampung Selatan dengan baik. Dan para pencari keadilan bisa puas dengan pelayanan kami,” tutur mantan Ketua PA Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir ini. (Red)
BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com —- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengikuti Upacara Penurunan Bendera Merah Putih yang dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Negara secara Virtual melalui Zoom di lantai III Balai Keratun, Senin petang (17/8/2020).
Upacara yang dimulai pukul 17.00 WIB itu diikuti oleh 34 kepala daerah provinsi seluruh Indonesia dan para kepala daerah kabupaten/kota. Dalam upacara ini, Sekdaprov didampingi oleh Forkopimda Provinsi Lampung.
Untuk mengurangi terjadinya kerumunan di masa pandemi Covid-19, semua peserta mengikutinya secara virtual, seperti pemain orkestra, marching band, paduan suara, yang dilakukan di tempat yang berbeda.
Meskipun dilakukan dari tempat yang berbeda semuanya berjalan lancar dan berlangsung dengan khidmat sesuai dengan protokol kesehatan.
Pada waktu yang sama, Pemerintah Provinsi Lampung juga melakukan upacara penurunan bendera secara langsung di Halaman Kantor Gubernur Lampung, dengan Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sudarsono sebagai inspektur upacara. (Red)
KALIANDA, mediarepublika.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Selatan, Hutamrin, S.H., M.H. menjadi inspektur upacara penurunan bendera merah putih dalam rangkaian HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang digelar di halaman kantor bupati, Senin sore (17/8/2020).
Orang nomor satu di Kejaksaan Lampung Selatan ini nampak khidmat menjadi inspektur upacara. Sementara Kapten Infantri Imron Nata yang saat ini bertugas sebagai Pasi Ops Kodim/0421 LS sekaligus Pj Danramil Palas ini didapuk sebagai komandan upacara penurunan bendera.
Adapun upacara penurunan bendera tersebut, turut dihadiri Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta pejabat utama dilingkup Pemkab Lampung Selatan.
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, upacara penurunan bendera HUT RI ke-75 digelar dengan sederhana dan minimalis. Peserta upacara hanya terdiri dari satuan Kodim 0421/LS dan Polres Lampung Selatan serta Sat Pol PP Lampung Selatan. Masing-masing pasukan tidak lebih dari 10 orang.
Dari pantauan, setelah sukses mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke-75 pagi tadi, tim Paskibraka yang terdiri dari tiga orang kembali melakukan penurunan bendera merah dengan sukses dan lancar. (Red)
PT PLN (Persero) berhasil melistriki Bumi Dipasena yang terletak di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung pada Minggu, 16 Agustus 2020. Hal ini sejalan dengan semangat kemerdekaan dalam menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia melalui akselerasi pembangunan infrastruktur kelistrikan di Dipasena.
Perjuangan bertahun -tahun upaya melistriki Dipasena akhirnya terwujud pada 75 tahun Indonesia merdeka.
“Peringatan kemerdekaan adalah pengingat tentang komitmen membangun negeri. Kami belum sekalipun berhenti menyusuri rimba dan tebing untuk menerangi Indonesia. Merdeka adalah terang!”, menurut Wiluyo Kusdwiharto selaku Direktur Bisnis PT. PLN (Persero) Regional Sumatera Kalimantan disela-sela peringatan HUT RI ke 75 ini.
Pada 15 Agustus 2020 telah dioperasikannya SUTT 150 kV Mesuji – Dipasena, sebanyak 211 Tower 73.6 Kms dan Gardu Induk 150 kV Dipasena Kapasitas 60 MVA. Yang melewati 2 Kabupaten, Yaitu Kab.Mesuji dan Kab.Tulang Bawang. “Dengan beroperasinya SUTT 150 kV Mesuji – Dipasena dan GI 150 kV Dipasena 60 MVA dapat melayani kebutuhan listrik dengan kualitas yang baik berkapasitas 60 MVA dan bisa di extend sampai dengan 2×60 MVA lagi”, ujar Dendi Kusumawardana selaku General Manager PT. PLN UIP sumbagsel.
Dengan demikian, Gardu Induk Dipasena menjadi sumber tegangan listrik pada Jaringan Tegangan Menengah 20KV sepanjang 135kms, Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 738 kms, Gardu Distribusi sebanyak 134 Gardu beserta 15.757 buah tiang yang akan dimanfaatkan energi listriknya oleh 5774 calon pelanggan di Bumi Dipasena. Ini adalah buah sinergitas antara PT. PLN UID Lampung dan PT. PLN UIP Sumbagsel.
“Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Dipasena berhasil dilakukan selama 10 bulan saja, dan hari ini sudah beroperasi”, ujar Badruz Zaman selaku Manager PT. PLN UPPK Provinsi Lampung
Dengan luas wilayah 17.665 Ha dan luas tambak udang 3.761 Ha, Dipasena memiliki potensi kuat sebagai pusat pembudidaya udang terbesar di Asia Tenggara. Tercatat bahwa Pada Tahun 1995 / 1996 Bumi Dipasena pernah berhasil memproduksi udang sebanyak 68,5 ton per hari. Namun, dengan keterbatasan kondisi kelistrikan di wilayah tersebut, sehingga terjadi penurunan produksi menjadi 30-40 ton per hari.
“Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Indonesia, Kami harap ini bisa menjadi kado untuk Dipasena dan dapat membantu peningkatan produktivitas serta perekonomian masyarakat disana”, ujar Pandapotan Manurung Selaku General Manager PT. PLN Distribusi Lampung.
Semoga percepatan pembangunan ini dapat mendukung Bumi Dipasena untuk menjadi Lumbung Udang terbesar di Asia Tenggara dan memberikan dampak positif yang signifikan untuk masyarakat Provinsi Lampung khususnya.(Red)
BANDAR LAMPUNG – Diperingatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Ke 75 Tahun, Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kota Bandarlampung, sampaikan sebuah pesan (Kegelisahan) kepada Pemerintahan setempat.
Dalam pesannya, Ketua DPC AWPI Kota Bandarlampung, Refky Rinaldy mengatakan bahwa, diperingatan HUT RI ke 75 ini, banyak hal yang perlu di kritik dan di evaluasi agar menjadi refrensi para pemangku kebijakan di Pemerintahan setempat (Pemkot Bandarlampung) untuk lebih baik dan berintegritas kedepannya.
“Kemajuan suatu daerah, baik kabupaten kota maupun Republik ini, semua itu tidak dapat dipisahkan dari peranan Pers didalamnya, maka harapan kami (DPC AWPI) kepada semua pihak agar lebih menjunjung tinggi Profesionalitas serta integritas sebagai orang yang memiliki wewenang dalam sebuah tatanan pemerintahan,” Kata Refky di kantor DPC AWPI Kota Bandarlampung.
Menurutnya, salah satu permasalahan yang kerap kali terjadi yakni perihal Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang jelas telah diatur dalam Undang-undang, namun menurutnya Badan Publik kerap kali seolah menggunakan beberapa pasal didalamnya sebagai tameng untuk menutup informasi agar tidak dipublikasikan kepada masyarakat luas yang terkesan berdalih.
“Seperti pada pasal 17 UU KIP, padahal beberapa informasi yang hendak dihimpun para jurnalis tidak merugikan Lembaga Pemerintahan, negara atau berdampak pada penegakan hukum, maka kedepan kami berharap agar pihak terkait dapat berkata jujur dan tidak berdalih ketika berada dimuka publik,” Pintanya.
Refky juga mengatakan, semua itu dilakukan dalam upaya mencerdaskan masyarakat atau publik dalam mengkonsumsi informasi (Pemberitaan) , agar masyarakat tidak bersikap apatis terhadap suatu kebijakan, dan hal tersebut dilakukan untuk mempertegas keberadaan Pers dimuka publik.
“Jika pers (Media) total bersinergi bersama Pemerintah dan Semua pihak, maka republik ini tidak akan buta, kaku, dan yang jelas akan lahir sebuh perubahan yang signifikan masif dan berdampak kepada masyarakat luas,” Ujarnya.(Red)
BrimobLampung – Patroli Brimob Polda Lampung mengimbau dan Mengajak masyarakat agar mengibarkan bendera Merah Putih secara serentak sejak tanggal 1-31 Agustus 2020, dalam rangka memperingati HUT ke-75 RI tahun 2020.
Di wilayah Bandar Lampung. Minggu 16/8
Tim patrol di bagi menjadi 2 tim tim satu di pimpin Danyon A Pelopor Kompol Tarmansyah, S.E. Melaksanakan Pemberian Bendera Merah Putih kepada Masyarakat di Jl. Rekso Bandung RT 10, Kel. Labuhan Ratu Raya, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung. Sedangkan tim 2 Wadanyon A Pelopor AKP Sugeng Sumanto, S.E.,M.H. Melaksanakan Pemberian Bendera Merah Putih kepada Masyarakat di Jl. Turi Raya dan Jl. M. Yunus, Kec. Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung.
“Meski pandemi Covid-19, kita tetap harus memasang bendera merah putih untuk memperingati proklamasi kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 serta mengingat jasa para pahlawan,” terang Danyon A Pelopor Kompol Tarmansyah, S.E.
“Kegiatan ini selain memeriahkan HUT Ke-75 Republik Indonesia juga Menumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme Masyarakat sekitar Kota Bandar Lampung.” Tambahnya.
Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI yang ke 75 tahun 2020 ini, masyarakat agar tetap melaksanakan adaptasi kebiasaan baru ditengah pandemi covid-19 dengan menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak.
Dansat Brimob Polda Lampung KBP Donyar Kusumadji,S.Ik. saat di komfirmasi mengatakan ” semarakkan HUT RI ke 75 tahun ini dengan mengibarkan bendera merah putih di halaman masing- masing rumah dan tetap melaksanakan adaptasi kebiasaan baru,”(Red)
KALIANDA, Mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan mengapresiasi langkah Kepolisian Daerah (Polda) Lampung yang akan membentuk Kampung Tangguh Nusantara Ruwa Jurai (KTNRJ) di wilayahnya.
Sebab, pembentukan KTNRJ yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta TNI ini, sebagai bagian langkah penanganan wabah virus korona alias COVID-19 di Kabupaten Lampung Selatan.
Hal itu disampaikan Nanang Ermanto dalam acara pembinaan peningkatan kemampuan Babinkamtibmas oleh Direktorat Binmas Polda Lampung di Aula Rajabasa kantor bupati setempat, Jumat (14/8/ 2020).
Dalam sambutannya, Nanang mengatakan, masyarakat Lampung Selatan mempunyai kesadaran untuk bersama-sama mendukung pencegahan COVID-19 di Kabupaten Lampung Selatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Nanang menyatakan sangat mendukung pembentukkan KTNRJ di Lampung Selatan. Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh camat untuk melakukan koordinasi dengan Babinkamtibmas di wilayahnya masing-masing.
“Camat saling berkoordinasi dengan Babinkamtibmas dalam menekan angka kriminalitas ditengah pandemi COVID-19” ujar Nanang.
Ditempat yang sama, Direktur Binmas Polda Lampung, Kombes Pol Anang Triarsono, S.IK, M.Si menuturkan, langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Bersama dengan elemen lainnya yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Selatan, pihaknya memberikan edukasi kepada masyarakat secara bottom up guna menunjang keberlangsungan gerakan tersebut.
“Aparatur pemerintahan beserta masyarakat di Kecamatan Penengahan, terutama Desa Pasuruan, telah menunjukkan kesiapan beserta pemahaman yang baik dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19,” ucap Anang saat melaunching KTNRJ di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan, Jumat (14/8/2020). (Red)
KALIANDA, Mediarepublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyediakan wahana bagi masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap seni mural.
Lomba mural atau melukis diatas media dinding di Kebun Edukasi yang berada di areal rumah dinas bupati Lampung Selatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus hingga 27 Agustus 2020.
Kepastian itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amrico dalam rapat panitia lomba mural dalam rangka peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Jumat (14/8/2020).
“Lomba ini dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada tanggal 26-27 Agustus 2020 di Kebun Edukasi rumah dinas bupati. Dalam pelaksanaannya kita tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19,” ujarnya.
Lebih lanjut Thomas menyampaikan, lomba mural akan diikuti oleh pelajar tingkat SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi dan umum. Dengan kuota peserta sebanyak 980 peserta. Rinciannya, SMP 500 peserta, SMA/SMK 160 peserta, perguruan tinggi 80 peserta, dan umum 240 peserta.
Nantinya, kompetisi itu akan dilakukan secara berkelompok dengan jumlah anggota maksimal untuk SMP 5 orang, SMA/SMK maksimal 4 orang, perguruan tinggi dan umum maksimal 4 orang.
“Kita sediakan 100 bidang untuk SMP sederajat, 40 bidang untuk SMA sederajat, perguruan tinggi 20 bidang dan untuk umum 24 bidang. Jadi jumlah peserta yang akan mengikuti sebanyak 980 peserta,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Kamisan menambahkan, pendaftaran lomba mural dibuka mulai Sabtu, 15 Agustus hingga 26 Agustus 2020. Untuk waktu lomba akan dilaksanakan dari 26-27 Agustus 2020.
“Cara pendaftaranya secara umum bisa datang ke Dinas Pendidikan atau melalui unit masing-masing. Seperti SMP bisa langsung temui Kasi Prestasi di Dinas Pendidikan. Kalau SMA/SMK ada MKKS, untuk SMA di SMAN 2 Kalianda dan SMK di SMKN 1 Kalianda. Sedangkan perguruan tinggi bisa temui Pak Nur Syamsi dosen STAI YASBA Kalianda,” terang Kamisan.
Selain itu, saat ini pihaknya juga tengah mengupayakan pendaftaran secara online guna menghindari kontak fisik secara langsung. “Untuk online sedang kita upayakan. Bisa lewat email atau lainnya. Kita utamakan warga Lampung Selatan dulu dengan melampirkan KTP,” tambahnya.
Kamisan juga mengungkapkan, pihaknya menyediakan hadiah jutaan rupiah untuk pemenang juara 1, 2, 3, serta juara harapan.
“Hadiahnya untuk setiap tingkatan masing-masing juara 1 Rp.5 juta, juara 2 Rp.3 juta, dan juara 3 Rp.2 juta. Ada juga juara harapan 1,2, dan 3,” kata mantan Sekretaris BKD ini.
Disisi lain, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Akar Wibowo meminta semua pihak terkait untuk saling bekerjasama dan menyukeskan agenda tersebut. Mulai dari kesiapan lokasi lomba hingga penyelenggaraan lomba agar dapat berjalan dengan baik.
“Lokasinya kan ada di kebun, jadi jangan sampai saat lomba, tanaman jadi terinjak. Dinas kesehatan juga harus menyiapkan ambulance, paling tidak satu. Karena semua kita laksanakan dengan protokol COVID-19,” tukas Akar Wibowo. (Red)
KALIANDA, mediarepublika.com – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung menganugerahkan Lencana Pancawarsa kepada 66 anggota Gerakan Pramuka Kabupaten Lampung Selatan dalam peringatan HUT ke-59 Gerakan Pramuka tahun 2020 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Selatan.
Lencana Pancawarsa merupakan tanda penghargaan yang diberikan kepada anggota dewasa Gerakan Pramuka.
Penghargaan tersebut diberikan atas kesetiaan, kepatuhan, kerajinan, ketekunan, kesungguhan, dan ketertiban sebagai anggota dewasa Gerakan Pramuka dalam menunaikan kewajibannya selama lima tahun atau kelipatan lima tahun.
Lencana tersebut disematkan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Supriyanto, selaku pembina upacara peringatan HUT ke-59 Gerakan Pramuka tahun 2020 tingkat Kwarcab Lampung Selatan yang digelar di halaman Sekretariat Kwarcab setempat, Jumat sore (14/4/2008).
Dalam sambutannya, selaku pembina upacara, Supriyanto mengatakan, Lencana Pancawarsa diberikan atas kesetiaan anggota kepada organisasi dan keaktifannya melakukan kegiatan orang dewasa Gerakan Pramuka selama lima tahun atau kelipatannya secara terus menerus.
“Mudah-mudahan penghargaan ini bisa menjadi penyemangat bagi anggota dewasa Gerakan Pramuka untuk terus mengabdikan diri dalam kepramukaan,” ujar Supriyanto.
Selanjutnya, pada kesempatan itu Supriyanto yang juga anggota Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Lampung Selatan ini menyampaikan sambutan Ketua Kwartir Nasional Komjen Pol Drs. Budi Waseso.
Ia mengatakan tema Hari Pramuka tahun 2020 adalah “Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Penanggulangan Bencana COVID-19 dan Bela Negara”.
“Tema ini perwujudan dari semangat para Pramuka untuk ikut membantu menanggulangi bencana COVID-19 yang sampai saat ini masih menjadi masalah besar bagi bangsa Indonesia. Bahkan seluruh dunia juga mengalaminya,” ucapnya.
Menurutnya, gerakan pramuka selalu tanggap dan mengambil peran dalam upaya penanggulangan COVID-19. Dimulai dari hal kecil pramuka itu sendiri, seperti mendidik pentingya menjaga kebersihan tubuh.
“Sebagai anggota dewasa kita harus bisa mengedukasi tatanan baru COVID-19. Seperti mencuci tangan pakai sabun, menggunakan masker jika berpergian, dan menjaga jarak. Pada intinya mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.
Dari informasi yang dihimpun, lencana terswbut diberikan kepada 66 anggota dewasa Gerakan Pramuka Lampung Selatan sesuai dengan Surat Keputusan Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Nomor : 047 Tahun 2020 tentang Pemberian Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa.
Rinciannya, 31 orang Pancawarsa I, 14 orang Pancawarsa II, 9 orang Pancawarsa III, 8 orang Pancawarsa IV, 3 orang Pancawarsa V, dan 1 orang menerima Pancawarsa VI.
Sementara itu, salah satu penerima Lencana Pancawarsa tersebut yakni Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto. Dirinya menerima Lencana Pancawarsa III atau telah mengabdi untuk masa bakti 15 tahun.
Penghargaan itu telah diterima bupati pada peringatan HUT ke-59 Gerakan Pramuka Kwarda Lampung, di Aula Graha Bakti Pramuka Kwarda Lampung, Bandar Lampung, Kamis malam (13/8/20) kemarin.
Untuk diketahui, dalam rangka peringatan HUT ke-59 Gerakan Pramuka tahun 2020 tingkat Kwarcab Lampung Selatan, Kwarcab setempat telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan.
Seperti acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Kalianda dan juga tabur bunga di Perairan Laut Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa. Ada juga bakti sosial donor darah yang diikuti oleh para Andalan dan anggota Dewan Kerja (DKC) Lampung Selatan. (Red)