Antisipasi Krisis Pangan, Gubernur Arinal Canangkan Gerakan Diversifikasi Pangan dan Ekspos UMKM Pangan Lokal

BANDARLAMPUNG, mediarepublika.com —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan pencanangan gerakan diversifikasi pangan dan ekspos Usaha, Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) Pangan Lokal, di Lapangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung, Bandarlampung, Rabu (19/8/2020).

Gerakan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia ini bertujuan mengantisipasi krisis pangan global dan ancaman kekeringan; penyediaan pangan alternatif sumber karbohidrat dan menggerakkan ekonomi masyarakat melalui UMKM.

Menurut Gubernur Arinal ketahanan pangan merupakan salah satu faktor kunci pembangunan suatu bangsa.

“Melalui moment ini, saya harapkan dapat memberi kesadaran bagi kita semua terkait pentingnya diversiflkasi pangan guna mendukung ketahanan pangan,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur menjelaskan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan mengamanatkan bahwa negara wajib menjamin terpenuhinya pangan sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan.

Berdasarkan data BPS, lanjut Gubernur Arinal, penduduk miskin di Provinsi Lampung terus mengalami penurunan, namun di tahun 2018 masih terdapat 1091,6 ribu jiwa (12,62%) dan 8,89% rentan terhadap rawan pangan.

Konsumsi pangan masyarakat masih bergantung pada beras/nasi, dan belum beragam. Walaupun sudah ada alternative lain. “Ini harus ditingkatkan, kita lakukan peningkatan kreativitas bersama Unila dan Polinela serta didukung oleh UMKM,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal menjelaskan pemanfaatan pangan lokal secara masif dinilai mampu memberikan kontribusi positif untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional. Tantangan yang kita hadapi saat ini dan ke depan adalah bagaimana mengubah pola pikir masyarakat terhadap pangan lokal kita.

“Salah satu cara yang bisa ditempuh dalam meningkatkan diversifikasi pangan adalah melalui inovasi dan terobosan terhadap produk pangan lokal agar sesuai dengan preferensi konsumen saat ini. Beberapa inovasi atau kreasi terhadap produk pangan lokal dengan memanfaatkan nama, bentuk, warna, trend penyajian, dan kemasan yang popular atau terkenal agar menarik minat konsumen untuk mengkonsumsi produk pangan lokal,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung Kusnardi menjelaskan bahwa kegiatan pencanangan gerakan diversifikasi, eksposUMKM pangan lokal, dan buah nusantara 2020 merupakan kegiatan yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.

“Adapun kegiatan Kementerian Pertanian RI dengan agenda utama adalah Sapa Menteri Pertanian. Di mana Menteri Pertanian akan menyapa secara virtual Para Gubernur, Bupati/Walikota, Kadis Provinsi dan Kadis Kabupaten/Kota yang membidangi pertanian,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi krisis pangan global dan ancaman kekeringan, penyediaan pangan alternatif sumber karbohidrat lokal; mewujudkan ekonomi rakyat; dan mewujudkan SDM yang sehat, aktif, dan produktif melalui kecukupan pangan yang beragam, bergizi dan seimbang serta aman.

“Adapun sasaran adalah menurunkan ketergantungan konsumsi beras dan meningkatkan konsumsi pangan lokal sumber karbohidrat lainnya; dan menumbuhkan UMKM pangan sebagai penyedia pangan,” ujar Kusnardi.

Sebelum acara dimulai, Gubernur Arinal Djunaidi beserta rombongan melakukan peninjauan terlebih dahulu ke bazar stand UMKM pangan lokal.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan bantuan produk holtikultura secara simbolis berupa cabai, timun, pare, terong, bawang merah, tomat, kacang panjang dan jeruk. (Red)

Kepala Dinas Kominfo Silaturahmi Bersama Serikat Pers Republik Indonesia Lampung Selatan

KALIANDA, mediarepublika.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lampung Selatan, M. Sefri Masdian menghadiri acara silaturahmi yang digelar Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (18/8/2020).

Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia itu digelar di Sekretariat SPRI Kabupaten Lampung Selatan yang berada di Jalan Indra Bangsawan, komplek perkantoran bupati setempat.

Hadir dalam acara itu, Ketua DPD SPRI Provinsi Lampung, Dewi Marta, Pembina SPRI Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Nyerupa dan Habib Mukhlis serta Pengurus Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (KO-WAPPI) Provinsi Lampung.

Menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, Sefri Masdian mengatakan, dengan hadirnya SPRI diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara sesama insan pers dengan pemerintah daerah menjadi semakin erat.

Sefri berharap, SPRI dapat menjadi sarana dalam menyebarluaskan informasi, khususnya untuk kepentingan pembangunan di Lampung Selatan. Disamping, keberadaan SPRI diharapkan mampu menjawab persoalan yang dihadapi insan pers saat ini dan kedepan.

“Melalui kritik dan saran dari rekan-rekan media, diharapkan mampu membantu Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mewujudkan pemerintahan yang baik. Serta dapat memberikan kemudahan kepada pemerintah daerah dalam membedakan media mana saja yang terverifikasi sesuai aturan Dewan Pers,” ujar Sefri.

Sefri menambahkan, dengan jalinan silaturahmi yang dibaherah Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.

“Semoga tali silaturahmi ini akan terus berkesinambungan. Dan media pers di Lampung Selatan semakin kokoh, inovatif, dan dewasa dalam pemberitaan,” tandasnya.
Sementara, Ketua DPC SPRI Kabupaten Lampung Selatan, Zainal Arifin mengatakan, selain silaturahmi, kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 itu sekaligus menjadi momemtum perkenalan pengurus SPRI.

Dia mengungkapkan, SPRI adalah organisasi himpunan para insan pers termasuk didalamnya adalah pekerja pers, perusahaan pers, dan awak media cetak juga ekektronik.

“DPC SPRI Kabupaten Lampung Selatan berdiri di Bandar Lampung berdasarkan Musyawarah Daerah DPD SPRI Provinsi Lampung. Dan telah dikukuhkan dilantik pada tanggal 30 April 2019 lalu di Gedung Balai Keratun Pemprov Lampung,” tuturnya.

Lebih lanjut Zainal Arifin mengatakan, dalm rangka peringatan HUT RI ke-75, DPC SPRI telah melaksanakan kegiatan bakti sosial. Diantaranya memberikan santunan kepada yatim piatu yang dilaksanakan di Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda.

“Seyogyanya kami juga akan menyelenggarakan khitanan massal. Namun setelah berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan gugus tugas, maka disarankan tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah yang banyak dalam masa pandemi yang belum berakhir. Tapi kami akan tetap melaksanakan namun waktunya belum bisa ditentukan. Karena ini adalah salah satu program kerja kami,” katanya.

Selanjutnya, Zainal Arifin juga menyatakan akan mendukung program-program pemerintah yang pro dengan rakyat. “Kami tetap mendukung program Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dengan mengedepankan fungsi kontrol sosial,” ucapnya.

Ditempat sama, Ketua DPD SPRI Provinsi Lampung, Dewi Marta menyampaikan apresiasi kepada DPC SPRI Kabupaten Lampung Selatan yang telah melakukan kegiatan sosial.

“Semoga jejak DPC SPRI Lampung Selatan bisa diikuti DPC SPRI lainnya yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Dia berharap, pemerintah daerah dapat bekerjasama dengan insan pers khususnya yang tergabung dalam organisasi SPRI yang telah mengantongi izin pelatihan dari BPK.

“Satu-satunya oganisasi wartawan yang sudah mengantongi izin dari BPK adalah SPRI. Dan pesan saya, marilah kita bersama-sama menyatukan visi dan misi berjuang bersama jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan Provinsi Lampung lebih baik lagi,” katanya. (Red)

warga Pekon Karang Agung di Tangkap Polsek Wonosobo

Mediarepublika.com- Wonosobo Seorang daftar pencarian orang (DPO) dalam perkara pencurian sepeda motor, Agus Gunawan (20) ditangkap Polsek Wonosobo Polres Tanggamus, Selasa (18/8/20) pagi.

Kapolsek Wonosobo Iptu Juniko mengatakan, tersangka yang merupakan warga Pekon Karang Agung Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus ditangkap berdasarkan laporan tanggal 23 Maret 2019.

“Tersangka bersama rekannya, melakukan pencurian motor di Pekon Dadimulyo Kecamatan Wonosobo milik Joko Santoso (64) warga Pekon Kalirejo,” kata AKP Juniko mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.
Lanjutnya, dalam perkara itu pihaknya tidak mengamankan barang bukti, sebab barang bukti BE 3674 VB, mata kunci T, kunci L, gagang kunci L, pahat kayu dan senter telah diamankan dari tersangka yang telah ditangkap terlebih dahulu.

Iptu Juniko menjelaskan, krnologis pencurian dilakukan tersangka bersama seorang rekannya yang telah ditangkap terlebih dahulu yakni Julfi Pranata (vonis) pada Sabtu tanggal 23 Maret 2019 sekira jam 08.30 Wib di Pekon Dadimulyo Kecamatan Wonosobo.

Kedua pelaku mengambil barang milik korban dalam keadaan terparkir berupa sepeda motor Honda Vario BE 3674 VB dengan cara merusak kunci stang menggunakan kunci T.

“Atas perkara itu, korban melaporkan kejadian tersebut sebab ia mengalami kerugian senilai Rp. 4 juta. Kemudian selang beberapa hari tersangka Julfi Pranata (19) berhasil ditangkap,” jelasnya.

Ditambahkannya, saat menjadi DPO, tersangka Agus Gunawan ternyata kabur ke Bandar Lampung dan melakukan aksi pembobolan ATM di Bandar Lampung, ditangkap menjalani hukuman di Lapas Way Hui Lamsel.

“Tersangka merupakan Napi Asimilasi Lapas Way Huwi, keluar pada bulan April 2020, saat diketahui tadi pagi ada di rumah sehingga berhasil ditangkap,” imbuhnya.

Saat ini, tersangka di tahan di Polsek Wonosobo Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas kejahatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana, ancaman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (Red)

Resmikan Hortipark, Gubernur Arinal Panen Melon di Pesawaran

Mediarepublika.com

Pesawaran — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi Forkopimda dan Bupati Pesawaran melakukan Panen perdana melon dan semangka sekaligus melakukan peresmian Agro Wisata Hortipark yang terletak di desa Negeri Sakti Kabupaten Pesawaran,. Selasa (18/08/2020).

Dalam sambutannya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan ucapan selamat datang dan ucapan terimakasih atas kehadiran Gubernur beserta Forkopimda di Kabupaten Pesawaran dalam rangka Panen perdana melon dan semangka di Bumi Andan Jejama

Dijelaskan oleh Dendi bahwa lahan yang digunakan untuk pengembangan Hortipark ini sebelumnya merupakan lahan tidur yang selama ini tidak dimanfaatkan, ide muncul saat terjadi Pandemi Covid-19 setelah mendapat arahan Gubernur untuk kembali memaksimalkan lahan tidur dan komoditi yang dikembangkan adalah jenis Golden Melon dan Semangka Golden.

Bupati berharap agar komoditi ini menjadi komoditi yang dapat terus menerus sehingga tidak hanya menjadi trend sesaat.

Barokah Kresna sebagai penyedia bibit mendampingi petani mengembangkan Agrowisata khususnya komoditi melon dan semangka yang dikembangkan di Hortipark. Acara dihadiri juga oleh petani Melon dan Semangka yang ada di Kabupaten Pesawaran.

Dalam kesempatan tersebut secara simbolis Gubernur menyerahkan sejumlah bantuan berupa 3 buah alat pertanian kepada kelompok Tani yang ada di Kabupaten Pesawaran dan
Sebanyak 3.698 paket Sembako kepada petani di Kabupaten Pesawaran yang terdampak covid-19.

Gubernur memberikan motivasi kepada seluruh elemen agar bekerja bersama, sehingga apa yang menjadi tujuan pembangunan dibidang perkebunan dan pertanian serta pariwisata di Kabupaten Pesawaran dapat terus berkelanjutan.

Gubernur memberi Apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang telah memunculkan ide sehingga mampu menjadi kenyataan saat ini dengan akan diresmikannya Hortipark.
Lebih lanjut Gubernur Arinal mengharapkan agar pengembangan pertanian dan perkebunan dimulai dulu dari pemanfaatan lahan yang ada.

Menurut Arinal peluang – peluang yang dapat dimanfaatkan agar dikelola dengan baik sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan sehingga memberikan dampak untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu menyinggung pembangunan pariwisata di Kabupaten Pesawaran, Arinal berpesan agar menumbuhkan minat dan kepedulian masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengenalkan produk – produk dari Kabupaten Pesawaran di setiap destinasi wisata., pengembangan ide – ide baru untuk lebih mengenalkan produk – produk daerah kepada masyarakat agar dapat dikenal lebih luas lagi sangat diperlukan.

“Potensi pariwisata saya akan bantu dan dukung sepenuhnya sehingga wilayah pantai dari Mutun, Kiluan hingga Tanggamus sepanjang pesisir Kabupaten Pesawaran dapat lebih berkembang dimasa yang akan datang”, ungkap Arinal.

Gubernur juga mengharapkan agar sektor pariwisata tetap mengedepankan kesehatan dengan selalu menerapkan dengan ketat protokol kesehatan.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa Lampung adalah salah satu sentra produksi hortiikultura seperti buah – buahan, pisang Lampung sudah mendunia, begitu juga dengan Nanas.
Lebih lanjut Gubernur mengharapkan Bupati memiliki kreativitas dalam pengembangan pertanian dan perkebunan yang telah menjadi komoditas unggulan daerah.

Menurut Arinal Soal pasar untuk memasarkan produk daerah diluar Bandar Lampung, Jakarta sudah siap menampung dan saat ini Lampung merupakan salah satu Provinsi pemasok utama kebutuhan ke DKI Jakarta.

“Untuk mengembangkan hortikultura yang ada di Provinsi Lampung dalam menghadapi persaingan perdagangan, kita harus mempunyai inovasi dan kreativitas”, ujarnya.

“Saya mengapresiasi langkah – langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran dengan ide kreatif dari Bupati yang membuat terobosan dibidang pengembangan Wisata yang digabungkan dengan perkebunan dan pertanian yang saat ini kita saksikan bersama yaitu Hortipark”, pungkasnya.

Ditengah guyuran hujan,. Gubernur Arinal yang didampingi Forkopimda dan Bupati Pesawaran melakukan Panen perdana Melon dan Semangka di area Hortipark, sekaligus meresmikan operasional Hortipark yang ditandai dengan pemetikan buah Melon oleh Gubernur bersama Forkopimda dan Bupati Pesawaran.

Sementara itu menurut Kuatno, salah seorang petani melon dan semangka yang ditemui disela – sela acara peresmian mengungkapkan, bahwa di area sekitar 6 Ha, Hortipark menawarkan wisata dengan nuansa perkebunan Melon dan Semangka, saat ini telah ditanami kurang lebih 5000 batang buah melon.(Red).

Pelepasan Tim “Gebrak Masker PKK”, Ibu Riana Arinal Lakukan Virtual Meeting Bersama Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal melakukan virtual meeting bersama Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian dalam rangka pelepasan secara resmi Tim “Gebrak Masker PKK” seluruh Indonesia, di Ruang Command Center, Dinas Kominfo, Senin, (17/8/2020).

Tim ini akan melakukan pembagian masker dan mengkampanyekan perilaku adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 kepada seluruh masyarakat di wilayah masing-masing.

Kegiatan “Gebrak Masker PKK” ini merupakan inisiasi dari Ketua Umum TP PKK setelah Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar para kader PKK ikut terlibat langsung dalam pembagian masker di masyarakat.

Tim Gebrak Masker sendiri merupakan gabungan dari kader PKK dan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK).

Tri Tito Karnavian mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 telah mengubah aspek kehidupan, termasuk kebiasaan sehari-hari yang harus beradaptasi dengan kebiasaan baru.

“Kebiasaan baru yaitu kita harus mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga segala sesuatu yang berhubungan dengan orang lain sehingga kita tidak tertular. Dan segala bentuk yang merupakan proteksi diri harus kita jalani dengan disiplin semaksimal mungkin,” ujarnya.

Ketua Umum TP PKK ini juga menyayangkan masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan meremehkan penularan Covid-19. Hal itu membuat angka penularan dan jumlah penderita Covid-19 terus bertambah.

“Saya meminta seluruh pihak untuk aktif bersama-sama dalam menurunkan tingkat penularan Covid-19, termasuk seluruh kader PKK di seluruh Indonesia yang dikenal dengan militansinya dalam bekerja keras tanpa pamrih dalam mengabdikan diri kepada masyarakat,” ujarnya.

Tri mengungkapkan rasa senang atas kerja sama TP PKK dengan IKAPTK dalam ikhtiar pembagian masker dan sosialisasi protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru tersebut.

“Saya sangat gembira bahwa Bapak Ketua Umum IKAPTK telah berinisiatif mengajak kerja sama PKK dalam membagikan masker ini,” kata Tri.

Kerja sama ini, menurut Tri, sangat penting. Karena kegiatan pembagian masker juga harus dibarengi dengan sosialisasi yang optimal. Yakni bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker. Apalagi bila dilihat dari pengalaman selama ini banyak masyarakat yang memiliki masker, namun masih enggan memakainya dengan berbagai alasan, termasuk faktor ketidaknyamanan saat mengenakan masker.

Untuk itu, Tri berharap kegiatan Gebrak Masker ini bukan hanya sebatas seremonial, namun benar-benar dilakukan di lapangan secara terus-menerus. “Kegiatan bagi masker ini adalah kontribusi kita kepada negara. Yang hari ini mudah-mudahan sesuai dengan semangat 17 Agustus ini kita bersama-sama tidak putus asa dalam menghadapi Covid-19 dan terus semangat membagikan masker,” ujarnya.

Usai melakukan Virtual Meeting, Ibu Riana langsung turun dalam membagikan 1915 buah masker yang akan didistribusikan kepada anggota dan kader TP PKK Provinsi Lampung, IKAPTK dan seluruh masyarakat Provinsi Lampung di halaman kantor Gubernur Lampung. (Red)

Gubernur Arinal Berikan Remisi untuk 3.968 Narapidana dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke- 75

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, menyerahkan 3.968 Remisi Umum (RU) bagi Narapidana dan Anak dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke- 75, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I, Raja Basa, Bandarlampung, Senin (17/8/2020).

Dari 3.968 remisi umum tersebut, RU I (tak langsung bebas) sebanyak 3.866 orang dan RU II (langsung bebas) sebanyak 102 orang.

Menurut Sekdaprov Fahrizal, pemberian remisi ini seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak Warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi merupakan apresiasi Negara terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah berhasil menunjukan perubahan perilaku.

“Juga memperbaiki kualitas, dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional,” ujar Fahrizal.

Dalam kesempatan itu, Sekdaprov Fahrizal, mengapresiasi acara pemberian remisi ini, meski dilaksanakan dalam suasana pandemi Covid-19.

“Sebagai nikmat dan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa, kemerdekaan memang perlu disyukuri. Rasa syukur dalam memperingati Hari Kemerdekaan ini tentunya menjadi milik bagi segenap lapisan masyarakat,” tutur Fahrizal.

Fahrizal menjelaskan pada HUT RI ini sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi, Warga Binaan Pemasyarakatan akan diberikan Remisi (pengurangan pidana).

Untuk itu. Fahrizal berpesan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan agar menjadikan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2020 untuk lebih meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan, mengubah pola kinerja yang dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkait pemasyarakatan.

“Serta dapat secara tegas memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan meningkatkan kemampuan melaksanakan tugas dengan penuh integritas, bekerja profesional dan tulus,” ujar Fahrizal.

Diharapkan pula momentum HUT RI ini menjadikan Lapas dan Rutan tetap dalam suasana kondusif, aman, serta tidak melakukan perbuatan yang dapat merusak nama baik institusi Pemasyarakatan dan Kementerian Hukum dan HAM pada umumnya.

“Kepada 3.968 Warga Binaan Pemasyarakatan yang pada hari ini mendapatkan Remisi, khususnya yang akan langsung bebas pada hari ini, saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar tetap berupaya meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa daIam menjalani kembali kehidupan di tengah-tengah keluarga dan sebagai anggota masyarakat. Jadilah insan yang taat hukum, insan yang berakhlak dan berbudi luhur, serta insan yang mempunyal makna dan berguna dalam hldup dan kehidupan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung Danan Purnomo menjelaskan jumlah narapidana/tahanan di seluruh Lapas/Rutan Wilayah Lampung sebanyak 7.749 orang.
Rinciannya terdapat sebanyak 6.164 napi, sedangkan tahanan sebanyak 1.214 orang.

Danan mengatakan terjadi kelebihan kapasitas ruang tahanan sebanyak 45% karena daya tampung hanya 5.348 orang.

Dari jumlah napi/tahanan tersebut yang mendapat remisi umum 17 agustus 2020 sebanyak 3.866 orang dan yang bebas setelah mendapat remisi sebanyak 102 orang.

“Pada dasarnya pemberian remisi merupakan wujud kepedulian kita untuk menjaga agar narapidana tetap mampu menjadi manusia seutuhnya; manusia yang mampu menjaga integralitas hidup, kehidupan, dan penghidupannya,” ujar Danan. (Red)

Pemkab Lampung Selatan Ikuti Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75 Secara Virtual

KALIANDA, mediarepublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengikuti pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi dalam rangka peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang dipimpin Presiden RI, Joko Widodo dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2020).

Acara yang dilaksanakan di Aula Rajabasa, kantor bupati Lampung Selatan itu dihadiri Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto serta anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta para pejabat utama dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Meski dilaksanakan melalui media daring atau secara virtual, namun hal tersebut tidak mengurangi kesakralan upacara hari kemerdekaan RI ke-75 tahun itu.

Nampak Bupati Lampung Selatan dan Forkopimda yakni, Kapolres, Kajari, Ketua DPRD, Ketua PA, Ketua PN, perwakilan Kodim 0421/LS dan pimpinan lembaga vertikal lainnya mengikuti jalannya upacara tersebut dengan khidmat hingga selesai.

Berdasarkan pantauan, upacara detik- detik proklamasi di Istana Merdeka dimulai pukul 10.00 WIB dengan diawali laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Kemudian meriam ditembakkan dan sirene dibunyikan.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, mengheningkan cipta dipimpin Inspektur Upacara, Presiden RI Joko Widodo, serta pembacaan doa oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Sedangkan pada saat pengibaran bendera merah putih, tampak hanya ada tiga orang Paskibraka yang bertugas. Ketiganya merupakan putra-putri terbaik bangsa Indonesia.

Diketahui, pelaksanaan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan HUT RI ke-75 pada tahun 2020 dilakukan secara terbatas dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. (Red)

Gubernur Arinal Djunaidi, Orang Pertama Di Lampung Yang Memiliki Uang Edisi Khusus HUT RI Ke-75

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia beserta Pimpinan Forkopimda Provinsi Lampung mengikuti Peluncuran Uang Baru Edisi Khusus Pecahan Rp.75.000 secara virtual di Balai Keratun, Senin (17/08).

Peluncuran uang baru edisi khusus pecahan Rp.75.000 tersebut dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rangka memperingati HUT RI Ke-75, yang menggambarkan pencapaian 75 tahun pembangunan Indonesia menuju bangsa yang makmur, adil dan bermartabat.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo uang baru pecahan Rp 75.000 ini bergambar Proklamator RI Soekarno – Hatta berlatar kereta api dan pengibaran bendera saat Proklamasi Kemerdekaan 1945.

Sementara di sisi lain uang kertas itu, terdapat siluet ragam wajah Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan budaya. Selain itu ada gambar gambar satelit di sebelahnya.

Sementara itu usai mengikuti peluncuran tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung, Budiharto Setiawan menyererahkan uang peringatan kemerdekaan ke-75 tahun kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yang kemudian selanjutnya diikuti oleh wakil Gubernur Chusnunis dan Pimpinan Forkopimda.

Menurut Budiharto Setiawan Gubernur Arinal adalah orang pertama di Lampung yang memiliki Uang Baru Edisi Khusus Pecahan Rp.75.000 sebagai bentuk apresiasi kepada pimpinan daerah.

Menurut Budiharto Setiawan juga, bahwa uang tersebut hanya dicetak sebanyak 75 juta lembar.

Untuk mendapatkan Uang Peringatan 75 Tahun Kemerdekaan RI, masyarakat dapat menukarkan uang Rupiah senilai Rp75.000 secara tunai dengan 1 (satu) lembar UPK 75 Tahun RI yang memiliki nilai nominal senilai Rp75.000.

Sebelum melakukan penukaran, masyarakat harus melakukan pemesanan jadwal dan lokasi penukaran secara online pada aplikasi PINTAR di website Bank Indonesia melalui tautan https://pintar.bi.go.id.

Nantinya, setiap 1 (satu) KTP hanya dapat ditukarkan untuk memperoleh 1 (satu) lembar Uang Peringatan Kemerdekaan Ke-75 RI dengan nominal Rp 75.000. (Red)

Mapala IAIN Metro Kibarkan bendera raksasa

Mediarepublika.com – Metro (17/8) Peringatan HUT Ke 75 Republik Indonesia dilaksanakan di halaman kampus IAIN Metro. Hanya dihadiri oleh sejumlah mahasiswa perwakilan organisasi kemahasiswaan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Sebagai pembina Mapala saya mengizinkan anak-anak saya untuk mengibarkan bendera tersebut tentunya berdasar pada kemampuan teknik tali temali yang sesuai dengan standar keamanan internasional yang mereka miliki. Ujar Hasrun Afandi UmpuSinga, karena Bedanya upacara hari kemerdekaan RI ke-75 kali ini adalah pengibaran Bendera merah putih besar ukuran 25×10 Meter yang dibentangkan sepanjang permukaan dinding gedung Rektorat. Pengibaran bendera tersebut digawangi oleh anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Jurai Siwo IAIN Metro yakni Adisty, Ahmad, Demas, Erwin dan Adi.

 

“Kalian harus semangat dan gigih berjuang melawan wabah COVID-19 atau melawan kebosanan yang melanda, karena itulah usaha nyata yang dapat kita lakukan untuk merdeka dari pandemi tahun ini, ungkap Hifni Septina Carolina Dosen IAIN Metro selaku pembina Upacara yang juga pembina UKM Mapala.

 

Turut hadir pula Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Ida Umami dan Ardi Dosen IAIN Metro yang mendampingi jalannya upacara. Adapun ormawa yang hadir dalam upacara peringatan HUT ke 75 RI yaitu Pramuka, Sema, Dema, Menwa, Mapala, KSR, Impas, Impor, KRONIKA dan LKK IAIN METRO.

Gubernur Arinal Djunaidi Menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT RI Ke-75

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hut Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-75 di Lapangan Korpri halaman Kantor Gubernur Lampung, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Senin (17/08)

Upacara Bendera yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan pandemi covid19 yang belum kunjung usai hingga saat ini.

Mengacu pada surat Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia Nomor B-492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020, Upacara dilaksanakan secara sederhana, khidmat, sangat minimalis, dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19

Sesuai surat tersebut, komposisi petugas upacara terdiri dari Komandan Upacara sebanyak 1 orang, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebanyak 3 orang, Pasukan upacara sebanyak 20 orang berasal dari TNI/Polri, Korps musik sebanyak 24 orang, MC 2 orang, Pasukan pelaksana Tembakan Kehormatan saat Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI sebanyak 17 orang, berasal dari TNI.

Adapun Petugas Pengibar Bendera Pusaka di Provinsi Lampung yakni Okta Vernado dari SMAN 1 Simpang Pematang, Ricko Firmansyah dari MAN 1 Lampung Barat, dan Dian Sapurtra dari SMAN 1 Talang Padang.

Sementara Petugas Paskibraka yang menurunkan bendera pusaka yakni Nyoman Subagyo dari SMKN 1 Tanjung Raya Mesuji, Nangro Al Kausar dari SMAN 15 Bandar Lampung dan Toto Prayogi Pranoto, dari SMAN 1 Kalianda Lampung Selatan.

Meski upacara dilakukan dengan sangat sederhana, peserta upacara yang terdiri dari perwakilan OPD dan undangan terbatas, tetap mengikutinya dengan penuh khidmat.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bertindak sebagai Pembina Upacara, dalam amanatnya menyatakan bahwa Bangsa Indonesia tidak boleh terlena oleh krisis yang ditimbulkan oleh wabah covid 19, justru menjadikan momentum ini sebagai pelajaran dan titik tolak untuk kemajuan bangsa.

“Jangan sia-siakan pelajaran yang diberikan oleh krisis, jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran, justru harus kita jadikan lompatan kemajuan. Pola pikir dan etos kerja kita harus berubah, flektabilitas, kecepatan dan ketepatan sangat dibutuhkan, termasuk kedisiplinan dan produktifitas nasional harus ditingkatkan,” ucap Gubernur

Kemudian sesuai dengan tema peringatan hari kemerdekaan RI tahun 2020 yakni Indonesia Maju, Gubernur Arinal menyatakan bahwa untuk mewujudkan Indonesia Maju harus dimulai dari kemajuan Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

“Untuk itu dalam kesempatan peringatan Hut RI ke-75 ini, saya mengajak seluruh masyarakat Lampung, mari kita bersama-sama bekerja keras guna mensukseskan pembangunan di Provinsi Lampung sesuai dengan bidang tugas dan keahlian yang kita miliki,” tegasnya.

Usai melakukan Upacara Bendera, Gubernur Arinal Djunaidi beserta Pimpinan Forkopimda Provinsi Lampung mengikuti peringatan detik-detik proklamasi di Instana Negara secara virtual di Balai Keratun Provinsi Lampung. (Red)