Mencerdaskan Anak Bangsa, Kompi 2 Batalyon A Pelopor Kembali Gencarkan Program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia)

BrimobLampung, mediarepublika.com – Personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor dibawah Pimpinan Danki 2 Batalyon A Pelopor Iptu Bakhtiar Murat berupaya Mencerdaskan anak bangsa melalui program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia) yang kembali dilaksanakan di Mako Kompi 2 Batalyon A Pelopor SatBrimob Polda Lampung. Rabu (03/02/2021)

Sesuai Arahan Komandan Satuan Brimob Polda Lampung KombesPol R. Kasero Manggolo, S.H.,S.Sos.,M.H.,M.Si yang menyampaikan “Kita sebagai Anggota Polri Khususnya personel sat Brimob Polda Lampung harus berperan aktif dalam mendukung pemerintah untuk tetap menjalankan program pendidikan ditengah pandemi virus covid-19, salah satunya dengan mengadakan kembali program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia).”

Sementara itu Komandan Kompi 2 Batalyon A Pelopor Iptu Bakhtiar Murat mengatakan “Kami memfasilitasi sarana ruang belajar, menyediakan internet gratis dan proses belajar sesuai dengan protokoler kesehatan yang merupakan program Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN), selain itu kami juga mendampingi anak – anak dalam proses belajar Online / Daring.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Polri serta bentuk Bakti Brimob Polda Lampung, Dalam kegiatan ini dimana kami bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya anak-anak kurang mampu dalam rangka membantu menyelenggarakan proses belajar secara online dengan menyediakan ruang belajar dan Internet gratis, Semoga kegiatan BRAIN ini dapat membantu anak-anak dalam proses belajar di masa Pandemi Covid-19 ini khususnya anak-anak kurang mampu.” Ujar Danki 2A Pelopor.(Red)

Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Rapat Koordinasi Sektor Perkebunan

Sabah Balau,—- Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Asisten II Setda Provinsi Lampung Ediyanto dan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra melaksanakan Rapat Koordinasi Bidang Perkebunan bertempat di PKK Agro Park Sabah Balau Lampung Selatan, pada Selasa (2/02).

Rapat Koordinasi diikuti oleh Dinas Perkebunan Kabupaten dan Kota se Provinsi Lampung.

Dalam Rapat Koordinasi tersebut disampaikan paparan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra tentang pembangunan di sektor Perkebunan di Provinsi Lampung, paparan dari PT. Nestle tentang perkopian dan paparan dari PT. OLAM tentang pengembangan Kakao.

Rapat Koordinasi juga membahas rencana pengembangan perkebunan di wilayah dataran tinggi yang akan diterapkan di beberapa Kabupaten di Provinsi Lampung, yaitu Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat dan Lampung Barat.

Berkaitan dengan rencana pengembangan perkebunan dataran tinggi tersebut, Tim dari Dinas Perkebunan akan melakukan kunjungan ke beberapa Kabupaten yang telah ditetapkan.

Rakor Perkebunan se-Provinsi Lampung yang digelar pada hari ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk penyelarasan Program pembangunan dibidang perkebunan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten / Kota serta mendukung misi pembagunan Provinsi Lampung yang tertuang dalam Janji Kerja Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Sementara itu dalam arahannya, Gubernur meminta kepada seluruh jajaran perkebunan di Provinsi Lampung agar meningkatkan produktivitas dan komoditi perkebunan yang potensial di Provinsi Lampung, seperti Kopi, Lada dan Tebu yang terdapat di beberapa wilayah Kabupaten.

Dalam rangka meningkatkan sektor perkebunan, Gubernur Arinal mengungkapkan bahwa dirinya telah menetapkan beberapa Program Utama Pembangunan Sub Sektor Perkebunan dengan sasaran peningkatan kesejahteraan masyarakat, diantaranya melalui Program Kartu Petani Berjaya (KPB); Revitalisasi Lada; dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Perkebunan Unggulan lainnya.

Disela – sela arahannya, Gubernur Arinal Djunaidi juga berharap kinerja perkebunan pada tahun 2019 sebesar 126 % agar lebih itingkatkan lagi, mengingat saat ini Lampung telah ditetapkan sebagai Lokomotif pertanian di Indonesia dan bukan hanya bidang tanaman pangan saja tetapi termasuk juga di sektor perkebunan.(Red)

Rakor Perkebunan se-Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Minta Jajarannya Satukan Persepsi dan Langkah untuk Tingkatkan Kinerja yang Inovatif

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi minta jajarannya menyatukan persepsi dan langkah guna meningkatkan kinerja sektor perkebunan yang inovatif sehingga mampu menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam acara Rapat Koordinasi Lingkup Perkebunan se-Provinsi Lampung, di Taman PKK Agropark, Lampung Selatan, Selasa (2/2/2021).

Seperti diketahui, pembangunan perkebunan yang dilaksanakan di Provinsi Lampung telah menunjukkan hasil yang cukup berarti dalam pembangunan ekonomi nasional.

Gubernur Arinal menilai peran Provinsi Lampung tersebut cukup besar terhadap pendapatan produk domestik regional bruto (PDRB), penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, dan perolehan devisa negara.

Hal itu dicapai melalui kegiatan ekspor hasil perkebunan dan menjaga kelangsungan program ketahanan pangan nasional.

“Oleh karena itu, melihat peran dan kontribusinya, maka strategi pembangunan sub sektor perkebunan perlu terus ditingkatkan melalui peluang investasi dan penciptaan atau pengembangan areal penanaman baru, sehingga dapat meningkatkan produksi secara nasional,” ujar Gubernur Arinal.

Menurut Gubernur, pada tahun 2020, kinerja perkebunan Provinsi Lampung terutama untuk komoditas kopi, lada dan tebu cukup membanggakan dengan mampu menempati peringkat dua Nasional dalam hal pencapaian produksi, adapun produksi total meningkat sebesar 126,51%.

“Ini cukup membanggakan dan ini harus terus dipertahankan,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal mengakui akibat dampak pandemi covid-19 berpengaruh pada penganggaran program dan kegiatan pembangunan, termasuk pembangunan perkebunan. Untuk kegiatan yang bersumber dari pendanaan APBN dari semula Rp24 miliar turun menjadi Rp 11 miliar, Sedangkan yang bersumber dari APBD Belanja Langsung yang semula Rp10 miliar turun menjadi Rp6 miliar.

“Penurunan anggaran tersebut berbanding terbalik jika dibandingkan dengan kinerja produksi perkebunan rakyat tahun 2020. Angka sementara tahun 2020 menunjukkan kenaikan kinerja produksi perkebunan rakyat sebesar 126,51% dari tahun 2019,” jelasnya.

Guna meningkatkan sektor perkebunan, Gubernur Arinal menuturkan bahwa dirinya telah menetapkan beberapa Program Utama Pembangunan Sub Sektor Perkebunan dengan sasaran peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui Program Kartu Petani Berjaya (KPB); Revitalisasi Lada; dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Perkebunan Unggulan lainnya.(Red)

Miris…Jenazah Di RSUDBM Kotaagung Nyaris Dibawa Pulang Pakai Pikap

Tanggamus- Seorang pasien meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang (RSUD BM) Kotaagung, nyaris dibawa pulang menggunakan mobil Piikap L300.

Mino, anak kandung almarhum Badar, warga Dusun Pasir RT 02 RW 05 Pekon Kedamaian, Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus mengatakan, bapaknya masuk RS Sabtu (30/1) malam.

Lalu langsung mendapat perawatan dari tim medis rumah sakit, sesuai Standar Operasional Presudur (SOP) pasien BPJS.

Namun Lanjut Mino, sekira pukiul 15.00 WIB bapaknya meninggal dunia. Keluarga langsung mengurus pemulangan jenazah. Memang sempat ditawari oleh petugas jaga rumah sakit apakah akan mengunakan ambulans rumah sakit atau tidak.

“Kami sendiri yang minta jenazah bapak dipulangkan mengunakan mobil keluarga, ya bukan faktor biaya atau apapun, itu kemamuan kami,” ungkapnya.

Diwaktu yang sama Rido, petugas jaga kasir RSUD BM Kotaagung menjelaskan, pihak rumah sakit sudah menawarkan kepada keluarga pasien saat mereka mengurus administrasi. Apakah pemulangan jenazah akan mengunakan ambulance rumah sakit atau tidak.

Karena jarak rumah sakit dengan rumah keluarga kurang dari 1 KM, keluarga dibebankan biaya pemakaian ambulan sebesar Rp100ribu, keluarga mengatakan akan menggunakan ambulans pekon.

“Terrnyata yang datang mobil pikap L300, dan itu di luar pengetahuan kami,” katanya°

Akhirnya, jenazah Badar dibawa pulang dengan ambulans RS.

Sementara perawat yang bertugas di ruangan bedah malah mengatakan, sesuai dengan SOP yang berlaku, mereka hanya pelaksana dan tidak bisa memberikan statemen.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada penjelasan riwat penyakit yang diderita pasien, dan apa diagnosa penyakit yang diderita sebelum pasien meninggal dunia.(Red)

Lampung Selatan Kembali Peroleh Bantuan Alsintan, Nanang Harap Ketahanan Pangan Di Lampung Selatan Semakin Kuat

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menerima bantuan 19 unit Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia (RI), di Aula sebuku, rumah dinas bupati setempat, Minggu (31/1/2021).

Bantuan itu diserahkan secara langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE, didampingi Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, kepada perwakilan Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) terpilih.

Yakni, Gapoktan Kecamatan Natar, Gapoktan Kecamatan Kalianda, Gapoktan Kecamatan Sidomulyo, Gapoktan Kecamatan Way Panji, Gapoktan Kecamatan Penengahan dan Gapoktan Kecamatan Sragi.

Dengan rincian, 5 Unit Traktor Roda 4, 3 unit traktor roda 2, 2 unit Combine Harvester , 1 unit power thresher mobile, 3 unit Cultivator, serta 7 unit pompa air (alkon).

Pada kesempatan itu, H. Nanang Ermanto, mengucapkan terimakasih atas bantuan alsintan yang telah diberikan oleh pemerintah pusat.

Dengan diberikannya bantuan itu, diharapkan dapat lebih memudahkan Gapoktan dalam mengelola pertanian serta dalam menanggulangi ketahanan pangan di Lampung Selatan.

“Saya atas nama pemerintah daerah dan mewakili masyarakat Lampung Selatan, mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya, dengan bantuan ini, insya allah untuk menanggulangi ketahanan pangan Lampung Selatan bisa teratasi,” ujarnya.

Nanang juga berharap dengan diberikannya bantuan ini, Gapoktan dapat lebih tangguh serta mandiri dalam memajukan pertanian di Lampung Selatan.

“Saya harap Gapoktan mempunyai suatu kemandirian, setelah pemerintah melalui pak sudin memberikan bantuan kepada kita (Gapoktan ; red), kelompok tani saya harap mempunyai konsep yang jelas, kemandirian,” harapnya.

Sementara, Sudin, SE, mengatakan pemberian bantuan alsintan itu, dengan tujuan untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di Lampung Selatan.

Maka dari itu, ia meminta agar alat tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, sehingga kedepannya dapat membuahkan hasil pertanian yang maksimal.

“Alat ini dibagi dengan cuma-cuma, tapi tolong dijaga dengan baik, kalau jaman dahulu pakai manual mungkin butuh tenaga kerja bisa seminggu, tapi kalo menggunakan Combine, 1 Hektar 2 Jam selesai,” ungkapnya.(Red)

Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, Bupati Nanang Bersama Ketua Komisi IV DPR RI Tanam Mangrove

KETAPANG – Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, Sekretaris Daerah, Thamrin, dan Ketua Tim Penggerak PKK, Hj. Winarni Nanang Ermanto melakukan penanaman perdana bibit mangrove, di Desa Sumber Nadi, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Minggu (31/1/2021).

Sudin mengatakan, penanaman pohon Mangrove yang dilaksanakan hari ini di Desa Sumber Nadi, Kecamatan Ketapang juga sejalan dengan instruksi yang disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri yang disampaikan pada HUT ke 48 PDI Perjuangan, dimana Megawati menginstruksikan jajarannya untuk peduli terhadap lingkungan, salah satunya adalah melakukan kegiatan menanam pohon.

“Siapa lagi yang menjaga alam kalau bukan kita. Kita semua harus menjaga alam agar terhindar dari bencana,” ujar Sudin.

“Jika terjadi gempa bumi, itu tandanya Allah SWT memperingatkan pada kita, tapi jika terjadi banjir, alam marah dengan kita. Bencana alam seperti banjir akibat ulah manusia yang tidak menjaga alam,” tambah Sudin.

Sementara itu, sebelum melakukan kegiatan penanaman pohon mangrove, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, didampingi Bupati Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Thamrin, Ketua TP. PKK, Winarni Nanang Ermanto beserta rombongan menyempatkan diri melihat pameran bonsai yang di adakan di Lapangan sepakbola desa Sumber Nadi.

Pameran tanaman bonsai yang dilaksanakan mulai 31 Januari s/d 3 Februari 2021 tersebut, di inisiasi para pegiat bonsai desa setempat, dengan menampilkan sebanyak 350 tanaman bonsai dari berbagai jenis tanaman dengan ukuran yang berbeda, dari bonsai ukuran kecil hingga bonsai yang batang pohonnya sudah cukup besar.

Berlian, salah seorang inisiator pameran bonsai yang bertajuk “ngopi bareng dan jemur bonsai” tersebut, mengucapkan terimakasih serta merasa bangga atas kunjungan Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin beserta rombongan yang di dampingi Bupati Nanang Ermanto.

“Selamat datang di Kampung Wisata Bonsai Desa Sumber Nadi, Kecamatan Ketapang. Suatu kebanggaan bagi kami, khususnya komunitas bonsai desa Sumber Nadi yang telah dikunjungi pemimpin kami, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto serta Ketua Komisi IV DPR RI beserta rombongan,”ujar Berlian.

“Kehadiran Bapak sebagai bentuk Sinkronisasi antara pemimpin dan masyarakatnya. Kami mendukung program pemerintah untuk melestarikan seklaigus ikut menjaga alam,” tambah Berlian.

Pada bagian lain, Bupati Nanang Ermanto menyarankan kepada komunitas bonsai Desa Sumber Nadi untuk menyediakan tempat khusus untuk menampilkan bonsai-bonsai hasil rawatan masyarakat.

“Jika lahan ada, sebaiknya bonsai-bonsai ini ditempatkan dilahan khusus bonsai, sehingga dapat menjadi ” Ikon” dan masyarakat yang ingin melihat bonsai, ada tempatnya,” kata Nanang menyarankan.

“Dan tentunya kampung wisata bonsai akan semakin dikenal oleh masyarakat luas,” pungkas Nanang.(Red)

Kapolres Tanggamus Resmikan Gedung Baru Polsek Kota Agung dan Pulau Panggung

Mediarepublika.com,Kota Agung – Dua gedung baru Polsek yakni Polsek Kota Agung dan Polsek Pulau Panggung Polres Tanggamus yang dibangun sejak bulan Agustus 2020 akhirnya selesai pengerjaannya.

Untuk itu, sebagai tanda penempatan dan operasionalnya terlebih dahulu Dilaksanakan peresmian.
Peresmian dua gedung baru Polsek ini,di resmikan oleh Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK dipusatkan di Mapolsek Kota Agung, Sabtu (30/1/21), pagi.

Kegiatan dihadiri para Kabag, perwakilan Kasat, Kapolsek, perwira dan kelompok sadar kamtibmas (Pokdar Kamtibmas) sebagai upaya mengurangi kerumunan ditengah pandemi Covid-19.

Peresmian dimulai dengan doa bersama dipimpin Ustad Suryo, dilanjutkan melepas balon bertuliskan peresmian Polsek, penandatanganan prasasti Polsek Kota Agung dan Polsek Pulau Panggung.

Tahap selanjutnya dilaksanakan pemotongan pita di pintu Mapolsek Kota Agung oleh Kapolres dengan menyampaikan pesan kepada personelnya , lalu di lanjut ditutup dengan pemeriksaan ruangan dan ruangan sel tahanan.

Atas peresmian itu Kapolres AKBP Oni Prasetya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dan jajarannya atas bantuan pembangunan gedung baru dua Polsek tersebut.

“Terim kasih kepada Bupati Tanggamus, atas atensi peningkatan insftastruktur dalam pembangunan dua Polsek ini,” kata AKBP Oni Prasetya usai kegiatan.

Kesempatan itu Kapolres juga berharap dengan adanya gedung baru, personelnya dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga bisa meningkatkan pelayanan keada masyarakat,” ujarnya.

Ditambahkan Kapolres, tahun ini, Polres Tanggamus juga ada pembangunan di Polsek lainnya. “Tahun 2021 juga akan dilaksankan pembangunan Polsek lainnya,” tutupnya. ( andi jaya )

KSOP Sambut Kunker Danbrigif 4 Mar/BS

Bandar Lampung, mediarepublika.com – Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Mar/BS Kolonel  Marinir Nawawi, melaksanakan kunjungan ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panjang, Jl. Yos Sudarso, Panjang Utara, Kec. Panjang, Kota Bandar Lampung.

Danbrigif di dampingi oleh Wadan Brigif 4 Mar/Bs Letkol Mar Abidin, Paspers Brigif 4 Mar/Bs Letkol Mar Munsif abror, Ka Akun Brigif 4 Mar/Bs Letkol Laut (S) Heru Suncoko dan di terima langsung oleh Kepala Kantor KSOP Kelas I Panjang, Yefri Meidison.

Dalam kesempatan ini Danbrigif mengatakan kujungan ini dalam rangka silahturohmi antara Brigif 4 Mar/BS dengan jajaran KSOP Panjang.

“Hubungan yang terjalin ini merupakan bukti nyata sinergitas Brigif 4 Mar/BS dengan KSOP yang sudah seharusnya kita jaga dan tingakatkan,” ujar Kolonel Nawawi. Jumat 29 Januari 2021.

Kepala  Kantor KSOP Kelas I Panjang, Yefri Meidison yang di dampingi seluruh staff KSOP Panjang menyampaikan bahwa jajaran KSOP Panjang mengucapkan terima kasih atas kunjungan Danbrigif beserta jajaran ke kantor KSOP.

“Kami sangat bangga atas kedatangan Danbrigif beserta wadan dan perwira staffnya dan ini merupakan perwujudan kedekatan hubungan kami dengan jajaran Brigif 4 Mar/BS,” ujarnya.

Tindaklanjuti Arahan Menko Kemaritiman Dan Investasi, Pemprov Lampung Gelar Rapat Pembahasan Pembangunan Pertanian Dan Perkebunan Di Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Pembahasan Pembangunan Pertanian dan Perkebunan di Provinsi Lampung, bertempat di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Kamis (28/01).

Turut hadir dalam rapat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Lampung, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Pertanian dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Arinal Djunaidi ini digelar sebagai tindak lanjut dari arahan Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut B. Pandjaitan, pada Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur dan Transportasi di Provinsi Lampung pada 26 Januari yang lalu. Dalam rapat tersebut, Menko Kemaritiman dan Investasi meminta pengembangan pada sektor pertanian khususnya sektor hortikultura di Provinsi Lampung, mengidentifikasi calon lokasi pengembangan pertanian dan perkebunan pada wilayah dengan topografi berada pada ketinggian 800-1200 meter di atas permukaan laut, serta rencana pembangunan Pusat Kegiatan Olahraga (Sport Center).

Provinsi Lampung memiliki potensi sektor pertanian yang luar biasa, salah satunya adalah sektor hortikultura dan perkebunan, antara lain: bawang putih, merah, cabai, sayuran, pisang, alpokat, kopi, lada dll.

Salah satu model pengembangan agrobisnis hortikultura dapat dilakukan dengan pola menggerakkan dan mengembangkan jejaring usaha dan informasi antar pelaku agrobisnis hortikultura di sentra produksi dan sentra pemasaran atau konsumen. Prinsip pokoknya adalah melalui pengembangan wilayah dan pembinaannya dilakukan melalui pendekatan pengembangan suatu Kawasan Agrobisnis Hortikultura (KAHORTI).

Potensi pengembangan komoditas sektor pertanian khususnya hortikultura dan perkebunan akan fokus pada pengembangan wilayah dengan topografi berada pada ketinggian 800-1200 meter di atas permukaan laut, seperti di Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat.

Perspektif model pengembangan agrobisnis sayuran di Kawasan, ke depan dapat dilakukan melalui pengintegrasian dengan Program Agropolitan dengan mendudukkan peran dan fungsi kelembagaan komunitas lokal – kelompok tani, kelembagaan ekonomi – pelaku agrobisnis, dan kelembagaan pemerintah melalui sistem koordinasi yang harmonis. Adanya kerjasama usaha antara pelaku agrobisnis diharapkan dapat meningkatkan saling ketergantungan, saling memperkuat, dan saling menguntungkan.

Dalam rapat disimpulkan, di dalam penentuan potensi pengembangan kawasan pertanian di dataran tinggi, diperlukan kajian guna tersedianya data dan informasi sumber daya lahan, terutama data spasial yang menyajikan karakteristik tanah/lahan, potensi dan tingkat kesesuaian lahan, distribusi dan luasannya.

Dengan tersedianya sebaran potensi pengembangan kawasan secara agroekosistem yang sesuai dan layak untuk dikembangkan di daerah tersebut diharapkan akan memudahkan dalam penyusunan, pelaksanaan, dan pemantauan kegiatan pertanian di daerah dataran tinggi.(Red)

Bupati Tanam 150 Jenis Tanaman Toga Untuk Pengembangan Kebun Edukasi

KALIANDA, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto melakukan penanaman 150 jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Kebun Edukasi yang berada di areal rumah dinas bupati setempat, Rabu (27/1/2021).

Hal itu sebagai upaya memaksimalkan kebun edukasi dengan luas kurang lebih 2,5 Hektar yang diproyeksi menjadi destinasi wisata sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat luas.

Hadir juga dalam kegiatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni, Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin, beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Nanang mengatakan, penanaman tanaman Toga memberi contoh bahwa pemanfaatan lahan kosong penting sebagai ketahanan pangan dan kepentingan rumah tangga.

Karena itu dirinya mengajak masyarakat untuk menanami pekarangan dengan tanaman yang memiliki manfaat lebih, sepeti tanaman Toga.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan, Bibit Purwanto menambahkan, penanaman Toga tersebut, bertujuan untuk memberikan  informasi  terkait  manfaat  penggunaan  Toga  dan pengolahannya  secara sederhana kepada masyarakat.

Dia menjelaskan, hasil  penanaman  Toga dapat  dimanfaatkan  oleh masyarakat sebagai  alternatif  pengobatan secara sederhana atau tradisional.

“Jadi nanti kebun ini bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Karena yang kita tanam hari ini 150 jenis tanaman Toga. Seperti Jahe Merah, Temu Kunci, Bangle, Kencur, Temu Giring, Alamanda, Kapulaga, dan lainnya,” ujar Bibit disela kegiatan itu.(Red)