Jelang Pemeriksaan, BPK Perwakilan Lampung Gelar Entry Meeting

KALIANDA, mediarepublika.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung melakukan entry meeting dengan kepala daerah se-Provinsi Lampung secara virtual dari kantor BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Rabu (27/1/2021).

Di Kabupaten Lampung Selatan, entry meeting diikuti Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin berserta seluruh pejabat utama dan para Kepala OPD terkait dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Andri Yogama mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020 pada Pemerintah Daerah se-Provinsi Lampung.

“Kami mohon maaf, kegiatan entry meeting ini dilaksanakan secara daring, karena masih dalam kondisi pandemi. Mari kita memanjatkan doa kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 cepat berlalu dan kita diberi kekuatan melewati pandemi ini,” kata Andri Yoga mengawali sambutannya melalui video conference.

Andri Yogama menjelaskan, pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan oleh BPK akan dilaksanakan dalam dua periode waktu. Dia menyatakan, selama 30-35 hari kedepan pihaknya akan melakukan pemeriksaan rinci sebelum terbitnya LKPD.

Insya Allah akan dimulai hari ini, Rabu, 27 Januari 2020. Nanti secara teknis para Ketua Tim akan menghubungi bapak ibu secara terpisah,” ungkapnya.

Andri Yogama menambahkan, meski masih dalam kondisi pandemi, pemeriksaan akan dilakukan secara offline. Untuk itu, dirinya meminta para kepala daerah menunjuk liaison officer yang kompoten untuk mendampingi BPK dalam melakukan pemeriksaan.

“Jadi nanti kami akan berkunjung ke pemerintah daerah. Tetapi apabila ada perkembangan situasi di lapangan yang dapat mempengaruhi kesehatan tim audit, maka pemeriksaan akan dilakukan secara online,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Andri Yogama juga mengingtakan kepada para kepala daerah untuk bersama-sama menjaga agar pelaksanaan pemeriksaan dapat berjalan kondusif dan lancar, sehingga dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

“Jadi, jika ada tawaran untuk mempertahankan atau meningkatkan opini dari internal atau pihak lain, tolong diabaikan. Karena opini ini merupakan hasil kerja keras dari bapak ibu sekalian. Bukan dari orang lain atau pihak lain,” tukas Andri Yogama.

Dirinya juga meminta para kepala daerah untuk tidak menjanjikan atau memberikan imbalan kepada tim yang melakukan pemeriksaan di masing-masing pemerintah daerah.

“Kami berharap bapak ibu tidak menawarkan apapun kepada tim kami. Karena mereka akan menerima sanksi, bukan hanya satu tetapi dua. Pertama pelanggaran kode etik dan hukuman disiplin PNS. Kami hanya menilai, apapun nilainya itu hasil kerja keras dari bapak ibu,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019 mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Perolehan tersebut menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut. Sebelumnya, Kabupaten Lampung Selatan juga berhasil mendapat predikat WTP pada 2016-2018.(Red)

JAMIN KENYAMANAN PENGGUNA MOBIL LISTRIK, PLN UID LAMPUNG LAUNCHING SPKLU DI TOL BAKAUHENI – TERBANGGI

Mediarepublika.com

(Lampung, 26-01-2021) Dengan diresmikannya SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) PLN di Rest Area Tol Bakauheni Terbanggi Km 20B Lampung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Ivestasi, Luhut Binsar Panjaitan secara Virtual Meeting pada Selasa 26/01 tadi pagi yang menandakan bahwa PT. PLN (Persero) sangat siap menyambut kehadiran Kendaraan Listrik Berbasis Baterai. Semula, Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ke Lampung tersebut diagendakan untuk meninjau langsung Kawasan Pelabuhan Bakauheni, Kawasan Wisata Bakauheni, Progres Pembangunan Tol Lampung dan Peresmian SPKLU PLN di Rest Area Tol Bakter Km 20B.

Rapat koordinasi ini dilakukan untuk percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Transportasi di Kawasan Bakauheni dan Tol Lampung. Dalam kesempatannya, Luhut Binsar Panjaitan yang akrab dipanggil LBP, mendorong PT. PLN (Persero) dalam mempersiapkan infrastruktur pendukung untuk menghadapi kehadiran Kendaraan Listrik Berbasis Baterai. “Penggunaan mobil listrik ini akan terus berkembang sehingga fasilitasnya juga perlu disediakan”, Ucap Luhut saat memimpin rapat Koordinasi tersebut. Sebelum meresmikan SPKLU PLN, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa, “Dengan diresmikannya SPKLU PLN ini , merupakan satu langkah bagus kita, untuk mendorong penggunaan mobil listrik sehingga membuat Negeri ini lebih efisien lagi.”

Turut serta dalam Virtual Meeting, Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera dan Kalimantan, Wiluyo Kusdwiharto memberikan paparan singkatnya tentang Pengembangan Insfrastruktur Kendaraan Listrik. Berdasarkan PERPRES 55/2019 dan PERMEN ESDM 13/2020 terkait penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) mendasari PLN menghadirkan produk Layanan Stimulus bagi Pelaku Ekosistem KBLBB. Menurutnya penggunaan Kendaraan Listrik dapat mendukung pengurangan emisi CO2, emisi yang dikeluarkan 3 kali lebih sedikit dibanding kendaraan BBM. Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan bahwa, “Konversi kendaraan BBM ke KLBB (Kendaraan Listrik Berbasis Baterai) merupakan salah satu bentuk kemandirian energi dengan mengurangi ketergantungan impor sekitar 200 Trilyun Rupiah, menjadi optimalisasi domestic energy reserve. Populasi Kendaraan Listrik ini diproyeksikan pada tahun 2024 akan mencapai 72 ribu Unit yang tertuang dalam roadmap PLN.

Untuk menjamin kenyamanan Pengguna Kendaraan Listrik, sampai saat ini PT. PLN (Persero) sudah membangun 30 titik SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang tersebar di beberapa daerah. “Untuk SPKLU yang berada di Rest Area Tol Bakauheni Terbanggi Km 20B merupakan SPKLU pertama di Provinsi Lampung, rencana selanjutnya dalam waktu dekat akan ditambah 3 titik lagi di Sepanjang Tol Trans Sumatera Rest Area km 49A, 115B dan 235A”, tutup Wiluyo Kusdwiharto.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Lampung, Pandapotan Manurung yang hadir dalam peresmian SPKLU PLN di Rest Area Tol Bakter Km 20B menyampaikan bahwa SPKLU bagi Pengguna Kendaraan Listrik memiliki beberapa manfaat diantaranya ramah lingkungan karena menyelamatkan bumi dari emisi gas CO2, bersih, aman dan tidak perlu antri seperti Kendaraan BBM.

Pemerintah Provinsi Lampung gelar Rakor, Bahas Pemanfaatan data kependudukan untuk implementasi Program Smart Village

Bandar Lampung, —- Sekretaris. Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto membuka Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Kepala Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bersama Dinas PMDT Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota bertempat di Hotel Bukit Randu, Senin (25/01).

Kadis Dukcapil Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh dalam laporannya mengungkapkan bahwa Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Dinas Dukcapil dan Dinas PMDT dengan seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Lampung.

Rapat Koordinasi membahas pemanfaatan data kependudukan untuk implementasi program Smart Village dengan peserta rapat sejumlah 40 org dari Disdukcapil dan 30 org dari Dinas PMDT yang berasal dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Dari implementasi data kependudukan ini diharapkan dapat mendukung program Smart Village yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Sementara itu Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, DR. Zaidirina, MSi, menjelaskan bahwa Program Smart Villlage merupakan perwujudan dari Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang tertuang dalam Visi Lampung Berjaya, yaitu misi ke 2 dan ke 5.

Diharapkan dari pelaksanaan Program Smart Village ini nantinya akan terwujud Desa cerdas berbasis digital, masyarakat cerdas. Keterampilan dan inklusi, Lingkungan cerdas, Ekonomi cerdas, inovasi produktivitas dan kesetaraan akses.

“Smart village merupakan rumah besar yang harus diisi oleh seluruh Dinas/Instansi terkait,” ungkapnya.

Program Smart Village akan memberikan kemudahan dalam integrasi data yang sehari – hari dilaksanakan masyarakat di desa, seperti Layanan administrasi, Layanan pajak di desa, Layanan transaksi perbankan, Layanan Program Kartu Petani Berjaya, melalui integrasi data KPB, dan berbagai hal lain yang akan terus dikembangkan. Program Smart Vilage akan membuka peluang Kerjasama antar Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam berbagai hal.

Menurut Kepla Dinas PMDT, program Kegiatan Smart Village ini sudah sesuai dengan Tujuan Nasional, Smart Village diharapkan akan menghasilkan Lampung satu data dan meningkatkan kepercayaan masyarakat agar turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Dengan hadirnya Program Smart Village, Pemerintah Provinsi Lampung sebagai pengambil keputusan akan menentukan kebijakan berdasarkan dari data yang telah terintegrasi antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/Kota.

Dejelaskan pula bahwa secara sistem, sepanjang Tahun 2020 ini telah diimplementasikan di 30 desa dan direncanakan akan menyebar di 650 desa yang telah dipersiapkan.

Program Smart Village saat ini telah dilaksanakan di Provinsi Lampung dengan empat desa sebagai prototipe, yaitu Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Desa Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Desa Sribhawono Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur, dan Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan

Sementara itu dalam arahannya, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung mengharapkan dengan digelarnya Rapat Koordinasi ini menjadi media untuk menyamakan persepsi, agar pembagunan dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat.

“Kita melakukan pembangunan harus berbasis dengan data,
dengan kemajuan teknologi, kita semakin dimudahkan dalam hal integrasi data,” ungkap Fahrizal.

Disisi lain, Fahrizal berpesan agar dalam pemanfaatan teknologi harus dikelola secara baik dan akurat, serta tetap memperhatikan keamanan data untuk mencegah kerugian yang akan berdampak langsung pada masyarakat luas.(Red)

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono S.S., M.I.Kom ; Didalam Badan yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Kuat, Tiada Hari Tanpa Doa, Olahraga dan Seni

Bandar Lampung, mediarepublika.com —– Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono.S.S,.M.I.Kom, sabtu ( 23/01/2021) pukul 06.30 WIB Bersama Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi, melaksanakan olahraga bersama Tenis Lapangan bertempat di Lapangan Tenis Pemkot Palembang Jl.Eka bakti Kel. 20 Ilir D-1 Kec. Ilir Timur 1 Kota Palembang.

Olahraga persahabatan antara Tim Tenis Lapangan Kodam II/Swj dengan Tim Tenis Lapangan Korem 043/Gatam diikuti ± 32 orang, diantaranya Kasdam II/Swj, Brigjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P, Irdam II/Swj, Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo, Kapok Sahli Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Puji Cahyono, SIP.

Dalam pesannya Danrem 043/Gatam, menyampaikan, “ Selain menjaga kebugaran untuk meningkatkan imunitas/daya tahan tubuh dalam menghadapi pademi covid-19, olaraga juga merupakan bentuk silaturahmi sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan menambah semangat bekerja guna mendukung tugas pokok, “

“ Imsya Allah, didalam Badan yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Kuat, Tiada Hari Tanpa Doa, Olahraga dan Seni “ tegas Brigjen TNI Toto Jumariono.S.S,.M.I.Kom.(Red)

591 mahasiswa Malahayati Melaksanakan Wisuda Dilanjutkan Dengan Peresmian Malahayu News

BANDARLAMPUNG Sebanyak 591 mahasiswa Universitas Malahayati Bandar Lampung melaksanakan acara wisuda ke-XXX sekaligus peresmian Malahayati News di gedung Graha Bintang Malahayati, Sabtu (23/1).

Rektor Universitas Malahayati Bandar Lampung, Dr. Achmad Farich, dr, MM mengatakan, wisuda ke-XXX Universitas Malahayati Bandar Lampung mengambil tema “Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Adaptabilitas di Era Tantangan Baru”.

“Puji serta syukur kehadirat Allah SWT, atas nikmatNya kita dapat berkumpul di Graha Bintang Universitas Malahayati, dalam rangka melaksanakan satu kegiatan yang sangat penting bagi keluarga besar Universitas Malahayati, yaitu Wisuda Lulusan Universitas Malahayati ke 30 Tahun Akademik 2020/2021”. Kata Farich dalam sambutannya.

Menurutnya, lulusan ini merupakan salah satu perwujudan bentuk tanggung jawab Universitas Malahayati kepada bangsa dan Negara Indonesia, khususnya Lampung. Saat ini, Indonesia dan sebagian besar negara di dunia juga sedang mengalami masa pandemi Covid-19 yang berdampak pada kehidupan tak terkecuali pendidikan.

“Sebagai gantinya, kita melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring atau pembelajaran jarak jauh. Belajar dan mengajar dari rumah. Keputusan ini diambil untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” terangnya.

Dalam hal ini, lanjut Farich, saya berharap kita semua bisa mengambil hikmah dari pandemi Covid-19 khususnya dalam bidang pendidikan, antara lain mengikuti webinar baik dalam dan luar negeri dengan minimal biaya bahkan gratis, mengikuti kuliah umum dari banyak pakar tanpa melakukan perjalanan jauh, rapat akademik/non akademik, rapat kegiatan mahasiswa, dan lain sebagainya.“Patuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.” Imbuhnya(Red)

Sekdaprov Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Forsesdasi

BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mengikuti Rapat Koordinasi dan Silaturahmi antara Dewan Pengurus Pusat Forsesdasi dengan Anggota Forsesdasi (Forum Sekretaris Daerah se-Indonesia), melalui Virtual Meeting, di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik, Jumat (22/01).

Di dalam rapat dibahas tentang penanganan dan penggunaan Anggaran Covid-19 yang akuntabel dan tepat sasaran bagi pemerintah daerah.

Dalam penanganan Covid-19, Pemerintah Pusat di bawah komando Presiden Joko Widodo telah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Adapun komite ini diketuai oleh Menko Perekonomian, dan dilaksanakan oleh Menteri BUMN selaku Ketua Pelaksana.

Komite ini terdiri dari 6 wakil ketua yang sudah terbagi sesuai dengan tugasnya masing-masing, diantaranya Menko Kemaritiman dan Investasi, Menko Polhukam, Menko PMK, Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

Mendagri selaku Wakil Ketua VI telah menerbitkan beberapa regulasi terkait penanganan Covid-19, diantaranya; Surat Edaran No. 440/3160/SJ pada 15 Mei 2020, INMENDAGRI Nomor 4 Tahun 2020 pada 10 Agustus 2020, INMENDAGRI Nomor 6 Tahun 2020 pada 18 November 2020, Surat Edaran No. 440/3912/SJ pada 7 Juli 2020, Surat Edaran No. 440/5184/SJ Pada 17 September 2020 dan INMENDAGRI No. 1 Tahun 2021 pada 6 Januari 2021.

Direncanakan pada 2021 ini akan diluncurkan Tiga Bantuan Tunai yaitu Program Keluarga Harapan, dengan target penerima 10 Juta KPM, Total Anggaran Rp. 28,71 triliun akan disalurkan setiap 3 bulan sekali dalam 4 tahap (Januari, April, Juli dan Oktober 2021), Program Sembako/BPNT dengan target penerima 18,8 Juta KPM dengan total anggaran Rp. 45,12 triliun, dan Program Sosial Tunai dengan target penerima 10 Juta KPM, total anggaran Rp. 12 triliun dan akan disalurkan selama 4 bulan Januari-April 2021.

Kedepan, diperlukan sinergi antara Pemerintah Pusat yang didukung Pemerintah Daerah di 548 Daerah Tingkat 1 dan Tingkat 2 agar Anggaran 2021 dapat betul-betul direalisasikan, terutama untuk kesehatan dan survival ekonomi.

Dalam penggunaan APBD Tahun 2021, Pemerintah Daerah diharapkan agar melakukan percepatan pelaksanaan APBD di awal tahun sesuai target dan sasaran yang sudah direncanakan dengan prioritas utama, mengoptimalkan strategi pencapaian target kinerja pemda pada setiap perangkat daerah, dan mempertimbangkan keseimbangan penerimaan dan pengeluaran.

Nanang Sambut Silaturahmi Wakapolda Lampung di Rumah Dinas

KALIANDA, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menerima kunjungan silaturahmi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Lampung, Brigjen Pol Drs. Subiyanto di rumah dinas bupati setempat, Rabu siang (20/1/2021).

Tiba di rumah dinas bupati, Wakapolda Lampung yang didampingi sejumlah Pejabat Tinggi Polda Lampung itu langsung disambut Bupati beserta jajaran Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta jajaran.

Diketahui, kunjungan Wakpolda Lampung ke Lampung Selatan itu dalam agenda ramah tamah bersama anggota Forkopimda Lampung Selatan di Polres Lampung Selatan.

Momen kunjungan singkat itu dimanfaatkan Bupati Lampung Selatan untuk meningkatkan silaturahmi dengan menjamu makan siang bersama Wakapolda Lampung.

Nanang Ermanto juga sempat mengajak jenderal bintang satu itu untuk melihat keadaan kebun edukasi yang memang berada di belakang rumah dinas bupati setempat.

“Tidak ada agenda khusus. Kita jajaran Pemkab Lampung Selatan dan anggota Forkopimda hanya bersilaturahmi dengan Wakapolda,” ujar Nanang ditemui usai pertemuan itu.

Hanya saja kata Nanang, dalam pertemuan itu, Wakapolda Lampung meminta jajaran Pemkab Lampung Selatan dan jajaran Forkopimda Lampung Selatan untuk bersama-sama menekan laju penyebaran Covid-19 semakin meluas.

“Iya, tadi Wakapolda sempat membahas Covid-19. Kita diminta untuk turun dari mulai tingkat kabupaten hingga ke desa-desa untuk menekan penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Nanang mengatakan, salah upaya pihaknya untuk menekan penyebaran Covid-19 adalah dengan meningkatkan sosialisasi ke desa-desa hingga ke tingkat RT.

“Seluruh kepala desa juga sudah kita panggil untuk meningkatkan kembali tim gugus tugasnya. Selain itu kita juga terus mengedukasi masyarakat untuk disiplin menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan),” imbuh Nanang.(Red)

Pemprov Lampung Gelar Rakor Antar Lembaga Bahas Rencana Operasional Penegakan Hukum Adaptasi Kebiasaan Baru

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Pemprov Lampung menggelar Rapat Koordinasi Antar Lembaga membahas Rencana Operasional Penegakan Hukum Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, di Ruang Rapat Posko Satgas Penanganan Covid-19, Ruang Abung Balai Keratun, Rabu (20/01).

Turut hadir Asisten bidang Pemerintahan & Kesra, Forkopimda, Kadis Kesehatan, Kepala BPBD, Kaban Kesbangpol, Kasat Pol. PP, Plt. Karo Hukum, serta Instansi terkait lainnya.

Di dalam rapat, Asisten bidang Pemerintahan & Kesra memaparkan Perda Nomor 3 Tahun 2020 bahwa, pengertian Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 adalah penyelenggaraan aktivitas sehari-hari mencakup aspek sosial, budaya dan ekonomi masyarakat dalam mendukung masyarakat produktif dan aman Covid-19. Protokol Kesehatan adalah langkah-langkah dan tata cara penanganan kesehatan dalam mencegah dan mengendalikan pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Asisten bidang Pemerintahan & Kesra mengatakan, tujuan Perda Nomor 3 Tahun 2020 adalah untuk memberikan arahan dalam tahapan penanganan Covid-19 di daerah, meningkatkan koordinasi dan harmonisasi antara pemerintah dan pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19, dan meningkatkan partisipasi semua pemangku kepentingan dalam penerapan protokol kebiasaan baru secara terintegrasi dan efektif. (Red)

Kasrem 043/Gatam Terima Audiensi HMI Sumbagsel

Bandar Lampung 19/01/2021, Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Inf Dwi Endrosasongko S.Sos. Mewakili Komandan Korem 043/Gatam, terima Audiensi Himpunan Mahasiswa Indonesia wilayah Sumatera Bagian Selatan bertempat di ruang kerja Kasrem 043/Gatam Jalan Tengku Umar Kelurahan Penengahan Bandar Lampung.

Kedatangan rombongan Himpunan Mahasiswa Indonesia Sumatera Bagian Selatan ini dipimpin oleh Adrian Soedrajad Sekjend BADKO HMI Sumbagsel didampingi oleh Raihan Asraf Ketua Bidang Eksternal BADKO.

Adapun tujuan dari kedatangan pengurus HM I Sumbagsel ini adalah melaksanakan perkenalan sekaligus Silaturahmi kepada para pejabat Korem 043/ Gatam, serta menyampaikan rencana kegiatan Milad HMI yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2021 ini.

Mewakili Komandan Korem 043/Gatam, Kasrem menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada perwakilan HMI Sumbagsel yang sudah menyempatkan waktu bersilaturahmi dan melihat langsung Makorem 043/Gatam dan sangat menyambut baik rencana pelaksanaan Milad HMI ini dalam rangka membantu dan mendukung pemerintah dalam bidang Intelektualitas diwilyah provinsi Lampung Khususnya.

Hadir dan Turut mendampingi Kasrem, Kepala Seksi Teritorial Letkol Kav Thomas Rudyanto S.H, Kepala Penerangan Korem 043/ Gatam Mayor Inf Joko Warsito.

Disuntik Vaksin Pertama Kali, Nanang Ermanto : Tetap Disiplin 3M

KALIANDA, mediarepublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melaksanakan program vaksinasi Covid-19, pada Selasa (19/1/2021).

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menjadi orang pertama di Bumi Khagom Mufakat penerima vaksin jenis Sinovac itu.

Proses vaksinasi tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Lampung Selatan. Nanang Ermanto menjalani vaksinasi sekitar pukul 09.20 WIB di rumah sakit milik pemerintah daerah setempat.

“Sudah (disuntik) ya. Enggak kerasa ya,” tutur Nanang usai disuntik vaksin oleh petugas dari RSUD Bob Bazar, Selasa pagi (19/1/2021).

Seelum di vaksin, Nanang terlebih dahulu menuju meja pendaftaraan untuk dilakukan verikasi identitas. Lalu menuju meja screening untuk dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan dan mengindentifikasi penyakit penyerta.

Setelah dinyatakan sehat, Nanang kemudian diberikan vaksin Covid-19 secara aman. Usai divaksin, Nanang kemudian diminta untuk menunggu 30 menit. Setelah 30 menit, Bupati Nanang Ermanto tidak merasakan adanya efek samping.

Kepada awak media, Nanang Ermanto menceritakan pengalamannya di vaksin. Menurutnya, pemberian vaksin dilakukan sangat cepat dan tidak terasa sakit. Dimana proses vaksinasi dilakukan dengan cara disuntik di tangan kiri.

Alhamdulillah, saya bersama Forkopimda sehat-sehat semua. Karena memang kami ini olahragawan,” kelakar Nanang dihadapan awak media.

Nanang juga menuturkan, Pemkab Lampung Selatan mendukung sepenuhnya program vaksinasi. Sebab, vaksinasi ini merupakan upaya pencegahan penularan Covid-19 semakin luas.

“Masyarakat tidak perlu takut dengan vaksinasi. Saya sudah melakukannya, ini untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa vaksin aman untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tegas Nanang.

Meski sudah di vaksin, Nanang meminta kepada masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan menjalankan 3M.

“Selalu gunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan untuk kebaikan kita semua,” tandasnya.

Selain Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, terdapat delapan orang lainnya yang disuntik vaksin Covid-19 pada tahap pertama.

Mereka adalah Kapolres Lampung Selatan, Dandim 0421 Lampung Selatan, Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, dan Sekda Kabupaten Lampung Selatan.

Kemudian, Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Ketua PGIS Lampung Selatan, Ketua Nahdatul Ulama dan Ketua Muhammadiyah Lampung Selatan.

Diketahui, pada termin pertama ini, Kabupaten Lampung Selatan mendapatkan 2.587 dosis vaksin Sinovac dari pemerintah pusat.

Vaksin Sinovac tersebut nantinya akan diprioritaskan untuk 2.587 tenaga kesehatan yang tersebar di RSUD Bob Bazar, RS Swasta, 27 Puskesmas dan pusat-pusat layanan kesehatan yang ada di seluruh Kabupaten Lampung Selatan. (Red)