Antisipasi Kelancaran Sistem Tranportasi Darat, Dirlantas Polda Lampung dan Satlantas Polres Adakan Zoom Meeting Bersama Keemntrian Perhubungan

BANDARLAMPUNG, Antisipasi kelancaran sistem transportasi darat, Direktorat Lalulintas Polda Lampung, Satlantas Polres/Polresta dan Stakeholders bakal melakukan langkah cepat untuk mengatasi dampak akibat bencana, Kamis (11/02/2021).

Direktur Lalulintas Polda Lampung, Kombes Pol. Donni Sabardi Halomoan Damanik menerangkan, ada beberapa kesimpulan dari hasil Zoom Meeting oleh Dirjen Hubdar Kementrian Perhubungan.

Adapun kesimpulan yang disampaikan antara lain , berdasarkan perkiraan cuaca dari BMKG, terjadi hujan lebat terhitung tanggal 11-16 Februari 2021 di beberapa wilayah Provinsi di Indonesia termasuk Lampung. Dampak dari cuaca ekstrim tersebut yaitu, banjir dan tanah longsor. Dampaknya, saran jalan terputus. Baik jalan tol maupun jalan arteri (Nasional maupun Provinsi). Untuk itu, diharapkan adanya konsolidasi dari stakeholder untuk melakukan langkah cepat untuk mengatasi dampak akibat bencana tersebut.

” Dit Lantas Polda Lampung berinisiatif melaksanakan rapat terbatas bersama Kadishub Provinsi Lampung, Ka BPTD Wilayah VI Bengkulu-Lampung, Ka BPJN Lampung, BPJT PT.Hutama Karya, untuk menyamakan persepsi dalam mengantisipasi langkah cepat bila terjadi bencana berupa banjir, tanah longsor yang berdampak terhadap pergerakan arus lalulintas diwilayah Provinsi Lampung,”kata Donni Sabardi Halomoan Damanik.

Hasil dari rapat terbatas tersebut adalah, lanjut Donni, turun bersama untuk survey lokasi rawan bencana banjir, tanah longsor, jalan rusak akibat cuaca ekstrim dan hasil dari turun bersama menginventarisasi lokasi rawan tersebut guna merumuskan cara bertindak taktis di lapangan untuk segera di atasi secara terpadu oleh para stakeholder. Dalam mengantisipasi kerawanan banjir, di jalan Tol, diminta kepada BPJT PT.Hutama Karya dapat melakukan apel bersama, pada Jumat 12 Februari 2021, pukul 09.00 WIB. Sedangkan untuk mengantisipasi kerwanan banjir, tanah longsor dijalan arteri (Nasional, Provinsi, Kab) diminta Kadishub Kabupaten, Dinas PU, Kasat Lantas serta unsur terkait lainnya melaksanakan apel bersama. Untuk waktu dan tempat disesuaikan masing-masing wilayah.

Selanjutnya, dalam.mengantisipasi Libur Panjang, Hari Raya Imlek, pada 11-14 Februari 2021, diminta stake holder terkait untuk turun bersama mengantisipasi pergerakan arus lalulintas kendaraan pribadi, umum dan angkutan barang agar terjaga kamselticarlantasnya. Diharapkan 10 hari kedepan semua stakeholder (Dishub, BPTD, Dinas PU, BPJT PT.HK) turun bersama di lapangam guna mengantispasi segala kemungkinan yang terjadi.

g. Sepakat membentuk WhatsAp Group untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi dalam mengantispasi dampak dari Bencana yang terjadi.

” Himbauan kepada Pengguna jalan di wilayah Provinsi Lampung untuk lebih berhati-hati, waspada dan tidak lengah,” ujarnya.

Bagi yang menggunakan fasilitas jalan Tol, tambahnya, gunakan Jalan Tol Bebas Hambatan. Namun, diingatkan dalam melaju patuhi peraturan batas kecepatan. Maksimum 100 KM/jam. Kecepatan rata-rata yang diperuntukkan dan aman adalah 80 km/jam. Sebab, Jalan Tol Bebas Hambatan pada kenyataamnya masih ditemukan jalan rusak yang dapat membahayakan bagi keselamatan diri pengguna jalan maupun keselamatan pengguna jalan lainnya. Rest Area pada Jalan Tol Bebas Hambatan masih belum berfungsi semuanya dari 17 Rest Area yang ada. Lampu penerangan di jalan Tol masih sangat terbatas sehingga sangat mempengaruhi kendaraan yang melintas dalam melampui batas kecepatan untuk melihat kendaraan yang ada di depannya terlebih kendaraan tersebut tidak memiliki lampu penerang pada kendaraannya. Apabila mengantuk, lelah, beristirahat di Rest Area yang disediakan.

“Untuk informasi jalan Arteri, masih adanya perbaikan jalan diruas-ruas jalan tertentu (dalam kota maupun luar kota). Masih adanya jalan rusak (Dinas PU Provinsi, Kabupaten). Rambu-rambu terbatas ( Penanggung jawab Dishub Provinsi dan Kabupaten). Pengguna jalan yang belum menyadari akan arti Kamseltibcarlantas bagi dirinya dan pengguna jalan lainnya,”imbuhnya.

Kompi 2 Yon A Pelopor Lakukan Patroli malam Dalam rangka Cipta Kondisi Menjelang Perayaan Tahun Baru IMLEK 2021

BrimobLampung,mediarepublika.com – Personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor bersama personel Kompi 1/A Sat Brimob Polda Lampung menggelar kegaiatan patroli malam dalam rangka Cipta kondisi menjelang Perayaan Tahun Baru Imlek 2021. Kamis malam (11/02/2021).

Maksud dan tujuan nya diadakan patroli malam tersebut yaitu untuk menciptakan situasi yang aman menjelang perayaan Tahun Baru Imlek tahun 2021 serta mencegah tindak kejahatan dan meminimalisir kriminalitas.

Kegaitan Patroli yang dibawah Pimpinan Wadanki 2/A Pelopor Ipda Dirmawansyah itu mengatakan patroli tersebut merupakan Patroli malam diwilayan Hukum Polresta Bandar Lampung yang bertujuan untuk memberikan rasa aman terhadap warga yang merayakan Hari Raya Imlek dan menyasar daerah – daerah yang rawan tindak kejahatan dan juga berpatroli ke pemukiman rumah warga Mencegah Adanya kerumunan masyarakat yang dilarang ditengah pandemi Covid-19 ini.

“Sudah menjadi tugas kami dari kepolisian melakukan patroli dan pemantauan wilayah dalam rangka menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif di wilayah Kota Bandar Lampung dan sekitarnya” Ujar Ipda Dirmawansyah.

Sementara itu Komandan Satuan Brimob Polda Lampung KombesPol R. Kasero Manggolo, S.H.,S.Sos.,M.H.,M.Si melalui Danki 2A Pelopor Iptu Bakhtiar Murat Mengatakan, ”Anggota kami Satuan Brimob Polda Lampung selalu siap kapan pun di butuhkan dan selalu sigap dalam menangani setiap permasalahan yang di hadapi warga, kami akan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga SitKamtibmas agar tetap kondusif”. ungkap Danki 2A Pelopor.

DANREM 043/GATAM MENGIKUTI VICON YANG DIPIMPIN ITJENAD

Bandar Lampung Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S, M.I.Kom di dampingi para Kasi Kasrem 043/Gatam dan para perwira staf mengikuti Vidio Converence yang dipimpin oleh Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) Letjen TNI Benny Susianto, S.I.P. di aula A.Yani Korem 043/Gatam, selasa (9/2/2021).

Pengawasan post audit Itjenad memiliki arti penting dan nilai manfaat yang besar dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi, kegiatan pengawasan merupakan aplikasi dari salah satu fungsi manajemen, yaitu fungsi kontrol dan sebagai alat kendali bagi penyelenggaraan serta mekanisme kerja organisasi.

Tim pengawasan post audit memiliki otoritas untuk melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan program kerja dan anggaran TA 2020.

Gubernur Arinal Djunaidi Menerima Penghargaan Sebagai Inisiator Program Kartu Petani Berjaya Dari PWI Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri kegiatan puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan HUT Ke-75 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Aula Balai Wartawan, Kantor PWI Provinsi Lampung, Selasa (09/02).

Kegiatan yang digelar oleh PWI Provinsi Lampung tersebut juga terhubung secara daring dengan Peringatan HPN PWI Pusat di Jakarta yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Merdeka.

Selain itu, kegiatan yang mengusung tema “Bangkit Dari Pandemi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan dan Pemulihan Ekonomi” ini juga diikuti secara virtual oleh ribuan wartawan anggota PWI dari seluruh Indonesia serta anggota organisasi konstituen Dewan Pers.

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak pada semua sektor, termasuk industri media. Untuk itu Pemerintah Pusat telah membuat beberapa kebijakan terkait pajak dan keringanan biaya operasional seperti listrik dan lain sebagainya. Selain itu, Presiden Jokowi juga telah menjadwalkan vaksinasi tahap pertama pada bulan Februari hingga Maret sebanyak 5000 vaksin untuk insan pers.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Arinal Djunaidi menerima Penghargaan Khusus dari PWI Provinsi Lampung sebagai Tokoh Inisiator Program Kartu Petani Berjaya. Selain Gubernur, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Kusnardi, Rektor UBL M. Yusuf Sulfarano Barusman, dan Ketua KTNA Provinsi Lampung Hanan A Rozak juga menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Kartu Petani Berjaya.

Menurut Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian, Penghargaan tersebut diberikan kepada Tokoh-Tokoh di Provinsi Lampung yang berjasa terhadap pembangunan. PWI Lampung juga memberikan Penghargaan Sofian Akhmas dan Anugerah Tjindarbumi kepada beberapa tokoh lainnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap agar Insan Pers dapat meningkatkan perannya dalam memberikan informasi yang positif kepada masyarakat.

“Bertepatan dengan Peringatan HPN, saya berharap PWI dapat menjadikan ini sebagai momentum dalam mengevaluasi dan menyusun program kerja guna menyukseskan program kerja nasional dan daerah,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Arinal juga menerima potongan tumpeng pertama dari Ketua PWI Lampung sebagai bentuk rasa syukur atas HUT PWI yang ke-75.(Red)

DPRD Lampung Selatan Gelar Sidang Perdana di 2021, Nanang Sampaikan Dua Paket Raperda tentang BUMD

KALIANDA, mediarepublika.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat paripurna perdana di 2021.

Dalam rapat paripurna itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kepada DPRD.

Nanang Ermanto menyampaikan Raperda tersebut dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan secara daring melalui aplikasi zoom meeting dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Senin (8/2/2021) siang.

Sedangkan, rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD setempat, dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan H. Hendry Rosyadi didampingi Wakil Ketua I Agus Sartono dan Wakil Ketua II Agus Sutanto serta dihadiri 40 anggota DPRD setempat.

“Dari jumlah 49 orang anggota dewan, hadir secara fisik sebanyak 14 orang, hadir melalui aplikasi virtual meeting 26 orang, dan tidak hadir dengan keterangan izin 9 orang,” tutur Sekretaris Dewan, Samsurizal.

Hadir juga jajaran anggota Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin, S.Sos, MM beserta para Staf Ahli Bupati, Asisten, dan Kepala OPD serta Camat dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Adapun kegiatan rapat paripurna yang dilaksanakan ditengah pandemi tersebut telah menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat.

Sementara itu, dalam nota pengantarnya, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan dan menjelaskan mengenai dua Raperda tersebut.

Pertama tentang pendirian  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)  Kabupaten Lampung Selatan, “Perseroan Daerah (Perseroda) Lampung Selatan Maju”.

Dan kedua, Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan tentang Penyertaan Modal pada Perseroan Daerah Lampung Selatan Maju.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu, Nanang menyampaikan beberapa hal yang menjadi dasar pemikiran tentang pendirian BUMD.

Nanang menjelaskan, Kabupaten Lampung Selatan yang merupakan pintu gerbang Sumatera merupakan daerah yang memiliki letak sangat strategis.

Seperti adanya Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Bandara Radin Inten sebagai bandara internasional, ditunjang jalan tol Bakauheni-Terbangi Besar.

“Tentunya, kondisi ini sangat menguntungkan dan memberikan peluang bagi Kabupaten Lampung Selatan untuk meningkatkan dan menumbuhkan iklim usaha dan pertumbuhan perekonomian daerah,” papar Nanang.

Nanang melanjutkan,  secara empiris Kabupaten Lampung Selatan juga memiliki banyak potensi dan keunggulan. Terutama bidang pariwisata, pertanian, peternakan perikanan, industri dan bidang-bidang lainnya.

Menurutnya, potensi dan keunggulan tersebut belum mampu dikelola secara optimal. Dan secara ekonomis belum sepenuhnya memberikan manfaat yang  besar bagi daerah atau masyarakat.

“Sehingga  pemerintah daerah perlu menggali potensi ekonomi daerah dan mengembangkan sumber daya daerah melalui pendirian BUMD,” tutur Nanang.

Pada sisi lain kata Nanang, banyak peluang investasi atau kerjasama antar daerah yang ditawarkan oleh pelaku-pelaku ekonomi dan BUMN. Namun pemerintah daerah belum bisa memanfaatkan peluang tersebut.

“untuk itu, melalui pendirian BUMD ini, kita harapkan mampu memanfaatkan peluang investasi dan kerjasama antar daerah yang dapat menguntungkan Kabupaten Lampung Selatan,” harapnya.

Nanang menambahkan, adanya pembangunan daerah dibidang pariwisata, seperti pembangunan wisata terintegrasi Bakauheni Harbour City, juga diharapkan memberikan manfaat yang besar bagi daerah atau masyarakat.

“Kedepannya diharapkan pemerintah daerah melalui BUMD dapat ikut andil dan berperan aktif dalam memanfaatkan peluang tersebut,” kata Nanang.

“Sebagai pertimbangan lain, asas keadilan sosial bagi masyarakat. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat melalui pemanfaatan dan penyerapan  tenaga kerja,” tambah Nanang.

Atas dasar pemikiran itu, lanjut Nanang, pendirian BUMD didasarkan atas kebutuhan bukan berdasarkan keinginan.

Dimana BUMD itu memiliki tujuan yakni, memberikan manfaat perkembangan ekonomi daerah pada umumnya, serta memperoleh laba dan atau keuntungan.

Kemudian, menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat  sesuai kondisi, krakteristik dan potensi daerah yang berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor  54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, pendirian  BUMD harus didahului dengan studi kelayakan.

Untuk itu, pihaknya telah melakukan pengkajian dan Studi kelayakan usaha, bekerjasama dengan Universitas Lampung (UNILA) dan telah mendapat penilaian dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui surat Nomor : 539/4774/SJ tanggal 25 Agustus 2020.

“Adapun nama BUMD Kabupaten Lampung Selatan adalah Perseroan Daerah (Perseroda) Lampung Selatan Maju. Dengan kegiatan usaha meliputi Bidang Perdagangan, Parawisata dan Agrobisnis,” tutur Nanang.

Sementara modal dasar Perseroan Daerah tersebut adalah sebesar Rp 12.600.000.000 (Dua Belas Miliar Enam Ratus Juta Rupiah).

“Melalui paripurna dewan yang terhormat ini, kiranya modal dasar BUMD ini dapat kita berikan melalui Penyertaan Modal kepada BUMD,” kata Nanang.

Pihaknya pun berharap, melalui penyertaan modal yang diberikan pada BUMD tersebut, akan dapat meningkatkan PAD sekaligus penyumbang penerimaan daerah. Baik dalam bentuk pajak, deviden maupun bentuk manfaat lainnya.

“Dengan telah disampaikannya Raperda tentang BUMD ini, kami berharap masukan dari pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD. Selain itu, Raperda ini dapat dibahas bersama-sama eksekutif dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Lampung Selatan,” pungkasnya.

Usai mendengarkan pengantar Raperda yang disampaikan Bupati Lampung Selatan, delapan Fraksi yang di DPRD Lampung Selatan menyampaikan pandangan umumnya. Berbagai masukan, arahan dan saran disampaikan terkait Raperda dimaksud.

Secara berturut-turut, masing-masing Fraksi yang menyampaikan pandangan umumnya yakni, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi dan Fraksi Nasdem Hanura Perindo.(Red)

Korem 043/Gatam Laksanakan Latihan Perorangan (Latosar) TW I tahun 2021

Bandar Lampung 08/02/2021, —- Bertempat di Lapangan apel Makorem 043/Gatam Jalan Tengku Umar No 85 Kelurahan Penengahan Kecamatan Kedaton Kota Bandar Lampung, Prajurit Makorem 043/Gatam mengikuti kegiatan Latihan Dasar Perorangan Triwulan I tahun 2021.

Kegiatan Latihan Dasar Perorangan ini dilaksanakan dengan tujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan Prajurit tingkat Perorangan agar mampu menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh diwilayah yang menjadi tanggung jawabnya dengan perpedoman BPUP 2 s.d BPUP 7 (Buku Pedoman Umum Pelaksana) Pangkat Prajurit Dua hingga Pangkat Pembantu Letnan Satu.

Dengan materi diantaranya Pengetahuan Teritorial, sikap Ter, Kemampuan Komsos, Temu cepat lapor Cepat, Puldata, Pengawasan Pembuatan Produk Sisrendal Binter, Mengawasi pembuatan rencana Penyuluhan serta melaksanakan Pengawasan pembuatan rencana Karya Bhakti.

Koordinator kegiatan Latihan Kapten CBA Mohali dan Pemateri Lettu CHB Sudarman, Letda Inf Eka Suhendri, Letda Inf Sudarto, Letda Inf Atang Sutisna dan Pengawas Latihan Mayor Inf Solikhul Ma’ruf Perwira Seksi Latihan staf Operasi Kasrem 043/ Gatam.

Dinilai Berhasil Tangani Stunting, Winarni Jadi Pembicara Program Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Ditingkat Nasional

KALIANDA, – Kabupaten Lampung Selatan pernah tertinggi kasus stunting pada tahun 2013. Dari data Riskesdes Kementerian Kesehatan, angka stunting mencapai 43,01% kala itu. Sehingga menjadi kabupaten prioritas penanganan stunting.

Namun, berkat komitmen pemerintah daerah, serta peran dari duta swasembada gizi,  dan gotong-royong semua pihak, angka prevelensi stunting di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2019 menjadi 5,64% dibanding tahun 2013 yang mencapai 43,01%.

Atas capaian itu, Kabupaten Lampung Selatan diganjar penghargaan dari Pemerintah Provinsi Lampung sebagai kabupaten paling inovatif dan replikatif dalam pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting untuk kategori kinerja kabupaten/kota tahun 2020.

Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto dalam acara “Pelatihan Program Aksi Konvergensi Penurunan Stunting” secara virtual, pada Jumat, 5 Februari 2021.

Kegiatan yang diiniasi oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu, diikuti 88 peserta dari kabupaten/kota se-Sumatera Bagian Selatan.

Diketahui, Ketua Tim Penggerak PKK Lampung  Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto yang juga selaku Duta Swasembada Gizi, sangat aktif mendorong serta mengkampanyekan langkah-langkah serta upaya-upaya penurunan angka stunting.

Winarni mengatakan, dengan mengangkat motto upaya pencegahan dan penanggulangan stunting, pihaknya mendorong peningkatan kualitas pelayanan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan gizi secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kami juga mengajak seluruh OPD dan stakeholder yang ada di Lampung Selatan untuk membantu kelancaran program ini,” tutur Winarni dalam paparannya dari Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (5/2/2021).

Dalam paparannya, Winarni juga mengatakan, Kabupaten Lampung Selatan telah mendapatkan beberapa penghargaan dari Pemerintah Provinsi Lampung terkait stunting.

Menurutnya, hal itu menandakan bahwa pihak pemerintah daerah serius dalam menuntaskan angka prevelensi stunting di Kabupaten Lampung Selatan.

“Dalam pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan menjadi Peringkat Kinerja Terbaik 1 pada aksi 5-8 tahun 2019. Kemudian Peringkat Kinerja Terbaik 1 pada aksi 1-4 tahun 2020,” ungkap Winarni.

Diakhir paparan Winarni berpesan kepada seluruh peserta, agar selalu bermawas diri serta mempersiapkan dan memberikan generasi unggul bebas stunting untuk kabupaten/kota dan negara Indonesia.

“Kita semua bertanggungjawab terhadap kualitas SDM  dan generasi masa depan bangsa” kata Winarni mengakhiri paparan.

Dari pantauan, acara tersebut di pandu oleh host Imam Almutaqin selaku Tim Leader LGCB ASR Regional II, Ditjen Bangda Kemendagri dan di moderatori oleh Dewi dari Regional 2. (Red)

Wabup Apresiasi Pembudidaya Rumput Laut di Pematangsawa

Pematangsawa mediarepublika.com – Wakil Bupati Tanggamus, Hi. AM. Syafi’i, mengunjungi pembudidaya rumput laut, yang tergabung dalam Kelompok Tani Mekar Jaya, di Pekon Waynipah, Kecamatan Pematangsawa, Kamis (4/2/2021).

Turut mendampingi, Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafi’i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Kepala Dinas Perikanan Edy Narimo, Kabag Ekobang Firmalinda, dan Camat Pematangsawa Agus Somad.

Ditempat itu, Wabup melihat secara langsung budidaya rumput yang ada dan berdialog dengan para petani setempat.

Wabup menyampaikan apresiasinya, atas budidaya rumput laut yang dijalankan.

“Usaha dan upaya serta kreativitas masyarakat yang membudidayakan rumput laut patut diapresiasi. Karena melalui usaha ini merupakan salah satu usaha sampingan yang dapat meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat setempat. Sebagai salah satu usaha dalam memanfaatkan potensi yang ada di Kabupaten Tanggamus.”

“Jadi tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan melaut saja, tetapi dengan adanya budidaya rumput laut ini bisa menjadikan masyarakat lebih giat lagi untuk bekerja dan mencari tambahan ekonominya,” kata Wabup.

Wabup juga berharap kedepannya budidaya rumput laut tersebut dapat dikembangkan, guna meningkatkan penghasilan masyarakat Tanggamus.

“Pemkab Tanggamus akan selalu mendukung serta mensupportnya,” tegas Wabup.

Lebih lanjut Wabup berpesan agar masyarakat dapat menjaga ekosistem laut, agat dapat lestari.

Sementara Camat Pematangsawa Agus Somad menerangkan, bahwa saat ini baru ada 2 kelompok nelayan rumput laut. Hal itu dikarenakan keterbatasan modal serta pemasaran. Dirinya berharap kedepan sektor tersebut mendapatkan perhatian lebih dan bantuan dari dinas terkait.

“Kendala yang dialami petani rumput laut, terutama dalam permodalan dan cara pemasaran hasil panen. Dua tahun lalu kami sudah membudidayakan rumput laut ini, akan tetap terkendala soal pemasaran dan pengolahan hasil panen. Dengan adanya perhatian dari pemerintah, kedepan diharapkan budidaya rumput laut ini dapat lebih diperhatikan lagi,” tandasnya.

Usai mengunjungi pembudidaya rumput laut, Wabup menyempatkan diri meninjau SMP Negeri 1 Waynipah, Pematangsawa, yang sedang terdapat pembangunan fisik.

Ditempat ini, Wabup berpesan kepada pelaksana, agar melaksanakan pembangunan dengan baik dan sesuai bestek. Agar pembangunan yang dihasilnya berkualitas baik dan dapat dimanfaatkan lebih lama.(Kominfo/Andi Jaya)

DIREKTUR RUSD-BM Bersama Tim Jamo Tanggamus Sharing Dalam Suasana Santai

Tanggamus – Dengan adanya peran serta media atas pemberitaannya beberapa hari yang lalu terkait pemulangan jenazah yang akan menggunakan L300 Dr Benson direktur RSUD-BM mengucapkan terimakasih, media sebagai kontrol sosial yang dapat secara langsung memberikan teguran dan peringatan yang sifatnya membangun.

“Saya selaku pimpinan di RSUD-BM atas nama pribadi dan seluruh karyawan kepada rekan-rekan media saya ucapkan banyak terimakasih adapun kejadian tersebut hanyalah Miss komunikasi,” kata dr. Benson diruangannya (Rabu 3/2/21)

Setelah diadakannya hering dengan DPRD Tanggamus, dalam kesempatan ini pihak rumah sakit mengundang Tim Lembaga JAMO Tanggamus, untuk melakukan sharing dalam suasana santai dan humanis.

” Dalam kesempatan ini kami berjanji akan memperbaiki sistem manajemen kami baik dalam pelayanan terhadap pasien dan mempermudah birokrasi bagi rekan-rekan media untuk mendapatkan informasi yang jelas dan akurat dari pihak rumah sakit,” tambahnya.

Dr Meri dalam kapasitasnya sebagai juru bicara RSUD-BM mengatakan pihaknya akan mengambil segi positif atas pemberitaan beberapa hari yang lalu.

“Kami akan selalu mengevaluasi dan memberikan edukasi baik kepada karyawan yang berjumlah 339 orang yang terdata baik medis non medis. Agar kedepan bisa lebih baik dalam pelayanan dan tidak adanya lagi keluhan dari pasien,” katanya.

Dalam kesempatan ini juga dapat menjadikan pintu awal bersenergi dengan pers sebagai kontrol sosial dan adanya hubungan baik dengan media yang bisa membawa kemajuan kinerja RSUD-BM,”Tutupnya,(Red)

Gelar Musyawarah Daerah (Musda) II, Winarni Minta Agar Berkolaborasi Dalam Memajukan Dunia Pendidikan

KALIANDA, mediarepublika.com– Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Lampung Selatan, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II, di ruang meeting cafe dan resto D’sas, Rabu (3/2/2021).

Dibuka secara langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto, kegiatan tersebut mengambil tema Mandiri, Profesional, bermartabat, mewujudkan kesetaraan Pendidik PAUD Menuju Paud Berkualitas.

Dalam arahannya, Winarni mengatakan, kegiatan Musda II itu diselenggarakan dalam rangka memilih kepengurusan baru, dikarenakan telah berakhirnya masa kepengurusan lama, periode 2016-2020.

Oleh karena itu, Winarni berharap, Kegiatan Musda II Himpaudi Kabupaten Lampung Selatan dapat berjalan efektif, serta menghasilkan pengurus baru yang mampu berkolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan di bumi Khagom Mufakat ini.

“Pelaksanaan Musda II ini Pengurus Daerah Lampung Selatan ini untuk memilih kepengurusan baru, karena telah berakhirnya masa kepengurusan,” kata Winarni.

Sebagai organisasi bernaungnya para pendidik, lanjut Winarni, Himpaudi harus mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai Guru dalam mendidik dan membina anak usia dini.

“Sehingga kedepan dapat menghasilkan anak yang berkarakter dan berakhlak mulia, dapat dibanggakan orang tua, serta sebagai generasi cerdas yang dapat memajukan kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Winarni juga berpesan agar Himpaudi dapat turut Mengedukasi masyarakat terkait program vaksinasi Covid-19 di Lampung Selatan.

Hal ini dilakukan, agar masyarakat dapat faham dan mengerti mengenai manfaat dari vaksinasi, dengan demikian diharapkan dapat mengurangi laju penularan virus corona di Lampung Selatan.

“Masih ada warga kita, yang mendengar informasi yang tidak benar, ini menjadi tugas kita bersama, untuk mensosialisakan kepada masyarakat bahwa vaksinasi sangatlah penting untuk diberikan kepada masyarakat dalam pengendalian Covid-19,” pesan winarni mengakhiri arahannya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amirico, mengatakan agar para pengurus terpilih nanti, dapat menyusun program dan strategi pembelajaran, sehingga Kelembagaan PAUD dapat lebih bermutu dan berkualitas, terlebih pada masa pandemi ini.

“Karena jujur saja, dimasa pandemi Covid-19 ini, kita berharap jangan sampai kehilangan semangat, karena metodenya berubah dari yang tadinya tatap muka, sekarang kita sudah PJJ,” ungkapnya.

Ia berharap, terdapat masukan dari pengurus Himpaudi terkait dengan metode pembelajaran anak usia dini pada masa pandemi ini, sehingga anak dapat memenuhi pendidikan kompetensi dan karakter yang diberikan oleh pendidik.

“Menyusun silabus, apa yang kita lakukan, apa yang harus kita berikan, kita harus memastikan apakah kompetensi itu dapat diterima oleh siswa, artinya hasil outputnya, jika materi tidak dapat diterima berarti bapak/ibu gagal dalam mengajar,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Pengurus Daerah Himpaudi Kabupaten Lampung Selatan, Dyah Atik Citra Rukmi, S.pd. Aud, mengatakan Himpaudi akan tetap solid dan fokus terhadap peningkatan kualitas pendidikan pada anak usia dini.

Hal ini, diharapkan akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pendidikan dan layanan di seluruh lembaga pendidikan Paud di Kabupaten Lampung Selatan.

“Himpaudi akan tetap solid dan fokus terhadap peningakatan kualitas pendidikan Paud, dan diharapkan akan berbanding lurus dengan pelayanan yang diberikan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, ia juga turut meminta maaf kepada seluruh pihak, apabila terdapat kesalahanselama menjabat sebagai plt. Ketua Himpaudi Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Sementara, Ketua Pengurus Wilayah Himpaudi Provinsi Lampung, Dr. Ir. Hj. Citra Persada, M.Sc., turut mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.(Red)