Sertijab dan Pelepasan Walikota dan Wakil Walikota Metro Periode 2016-2021 Serta Sertijab TP-PKK Kota Metro

Metro, — Kamis (18/02/2021), Pemerintah Kota Metro gelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan pelepasan Walikota dan Wakil Walikota Metro periode 2016-2021 serta Serah Terima Jabatan TP-PKK Kota Metro, di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai (GSABSW) Kota Metro.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung telah menyerahkan Surat Tugas untuk Pelaksana Harian (Plh) Walikota Metro yang berlangsung di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, kepada Misnan sebagai Plh Walikota Metro, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Pj Sekda Kota Metro.

Dalam kegiatan yang berlangsung di GSABSW Kota Metro ini, Misnan selaku Plh Walikota Metro, mengucapkan apresiasi atas dilaksanakan kegiatan Sertijab ini, dengan harapan kita semua dapat bersama-sama bersinergi dan berjalan beriringan menyatukan langkah dalam pembangunan di Kota Metro.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Achmad Pairin dan Bapak Djohan atas segala dharma baktinya selama menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Metro, dan terima kasih kami ucapkan atas bimbingannya selama ini di dalam membangun Kota Metro ini,” ucapnya.

Misnan juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Ibu Heriyati Pairin dan Ibu Siti Aisyah Djohan yang dengan setia mendampingi dan memberikan dorongan terhadap suksesnya tugas-tugas suami yakni Bapak Achmad Pairin dan Bapak Djohan, termasuk mendukung suksesnya kegiatan PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kota Metro.

Sementara itu, Djohan selaku Wakil Walikota Metro periode 2016-2021, mengatakan bahwa selama ini kami sudah melakukan yang terbaik untuk Kota Metro, namun masih ada juga kekurangan-kekurangan.

“Saya pribadi dan atas nama keluarga kami memohon maaf kepada masyakarat Kota Metro, kepada rekan-rekan OPD dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Metro apabila selama ini ada kesalahan,” terangnya.

Lanjutnya, Walikota Metro periode 2016-2021, Achmad Pairin, menyampaikan terima kasih atas kerja samanya kepada Fokorpimda Kota Metro selama ini, terkhusus dalam hal penanganan Covid-19 yang ada di Kota Metro.

“Kepada kepala OPD dan semua rekan-rekan ASN, kami ucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini. Seperti yang dikatakan Bapak Djohan tadi, bahwa masih ada kekurangan-kekurangan selama kami menjabat, terutama dalam hal infrastruktur jalan, mudah-mudahan kepemimpinan selanjutnya dapat melanjutkan tugas kami dalam membangun Kota Metro untuk menjadi lebih baik,” tutup Pairin.

Dalam kegiatan ini, Walikota Metro Achmad Pairin menandatangani Sertijab kepada Misnan selaku Pelaksana Harian (Plh) Walikota Metro, dilanjutkan serah terima jabatan Ketua TP-PKK Kota Metro Heriyati Pairin kepada Plh. Ketua TP-PKK Nursari Nurhan Misnan. Penandatanganan berita acara serah terima jabatan ini disaksikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung.(Red)

Wakil Gubernur Chusnunia Serahkan Surat Pelaksana Harian (Plh) Kepada 8 Sekda Kabupaten/Kota

BANDAR LAMPUNG, — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, menyerahkan Surat Tugas Pelaksana Harian (Plh) Bupati/Walikota kepada Sekretaris Daerah (Sekda) yang ada di delapan Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada 2020. Penyerahan Surat Tugas Pelaksana Harian dilaksanakan di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Rabu (17/02).

Penunjukkan Plh Bupati/Walikota dilakukan guna memastikan jalannya roda pemerintahan ketika masa jabatan Bupati/Walikota definitif berakhir pada 17 Februari. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kemendagri yang meminta Gubernur untuk menyiapkan Pelaksana Harian sampai keluarnya SK pelantikan.

Adapun Sekda yang menerima Surat Pelaksana Harian yakni Sekdakot Bandar Lampung (Badri Tamam), Metro (Misnan), Sekdakab Waykanan (Saipul), Lampung Tengah (Nirlan), Lampung Selatan (Thamrin), Lampung Timur (Tarmizi), Pesisir Barat (Lingga Kusuma) dan Pesawaran (Kesuma Dewangsa).

Wakil Gubernur Chusnunia dalam sambutannya menjelaskan, Tugas Pelaksana Harian Kepala Daerah adalah melaksanakan tugas, memelihara ketenteraman dan ketertiban, dan melaksanakan kelancaran aktivitas di Kabupaten atau Kota. Plh juga harus melaksanakan peran untuk mengatur dan menjaga ketertiban di masa pandemi Covid ini, serta membantu pelaksanaan pelantikan yang akan datang nanti.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Wakil Bupati dan Walikota serta Wakil Walikota yang telah menjalankan tugas. Bagi Plh, selamat melaksanakan tugas. Semoga dapat bersungguh-sungguh dan amanah dalam melaksanakan tugasnya,” ungkap Chusnunia.

Hadir dalam acara Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Forkopimda Kabupaten/Kota, Wakil Ketua TP PKK, dan Anggota TP PKK Kabupaten/Kota.(Red)

Winarni Pimpin Upacara Pembukaan Diklat Saka Bhakti Husada Angkatan I Lamsel

NATAR – Sebagai salah satu satuan karya pramuka, saka bhakti husada harus mampu menjadi pelopor kesehatan masyarakat.

Hal ini diucapkan Winarni ketika mewakili Ketua Majelis Pembina Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Lampung Selatan pada saat menjadi pembina upacara pembukaan Diklat Saka Bhakti Husada Angkatan I Tahun 2021 Pangkalan UPT Puskesmas Rawat Inap Sukadamai Kwartir Ranting Natar Kwarcab Lampung Selatan, Selasa (16/02/2021).

Dalam amanatnya, Winarni minta seluruh anggota saka bhakti husada agar dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuannya dibidang kesehatan masyarakat.

“saka bhakti husada dibentuk sebagai wadah pendidikan dan pembinaan bagi anggota pramuka penegak dan pandega untuk menyalurkan minat dan pengembangan bakat kemampuan juga pengalaman dalam bidang kesehatan,” Ucapnya membacakan Sambutan Tertulis Kamabicab Lamsel.

Winarni juga berharap diklat saka bhakti husada dapat mewujudkan kader pembangunan bidang kesehatan yang potensial dan aktif dalam mengkampanyekan pola hidup sehat ditengah masyarakat.

“mengingat saat ini negara kita masih dalam pandemi covid 19 dan tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam penanganan wabah ini,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Winarni juga melantik serta mengukuhkan ketua dan pengurus Mabisaka Bhakti Husada Ranting Natar Puskesmas Rawat Inap Sukadamai.(Red)

Bupati Nanang Tinjau Jalan Rusak Desa Serdang dan Ajak Masyarakat Setempat Peduli Lingkungan

TANJUNG BINTANG – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto turun langsung kelapangan meninjau kondisi jalan rusak di Jln. Raya Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Selasa (16/2/2021).

Kehadiran orang nomor satu di Lampung Selatan tersebut selain prihatin terhadap kondisi jalan rusak yang meresahkan masyarakat, juga untuk mencari solusi agar jalan yang ada di Lampung Selatan dapat terawat dengan baik. Terlebih, Jalan Raya Serdang sempat viral dimedia sosial karena ada salah satu warganya yang mandi lumpur di jalan tersebut.

Selain faktor alam serta kondisi drainase yang kurang baik, Jalan Raya Serdang yang perlintasannya diperuntukkan kendaraan bermuatan maksimal 8 ton, namun acapkali jalan tersebut dilalui oleh kendaraan dengan tonase diatas 8 ton.

Untuk Jalan Raya Serdang, beban berat yang diperbolehkan melintas tidak melebihi batas tonase 8 ton karena jalan tersebut masuk dalam kategori jalan kelas III yaitu jalan arteri, kolektor, lokal, dan lingkungan yang dapat dilalui kendaraan bermotor dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.100 (dua ribu seratus) milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 9.000 (sembilan ribu) milimeter, ukuran paling tinggi 3.500 (tiga ribu lima ratus) milimeter, dan muatan sumbu terberat lebih dari 8 (delapan) ton.

Nanang mengibaratkan, jika manusia disuruh mengangkat beban berat diatas batas kemampuannya, pasti tubuhnya tidak kuat. Demikian halnya dengan jalan yang ukurannya hanya mampu menahan berat maksimal 8 ton, dilintasi dengan kendaraan 20 ton keatas, tentu jalan akan lebih mudah rusak.

“Coba jika badan kita suruh mengangkat beban diluar batas kemampuan, pasti gak kuat. Demikian juga dengan jalan, jika hanya untuk kendaraan kecil dibawah tonase 8 ton, kemudian dilintasi kendaraan dengan beban 20 ton, jelas mudah rusak jalan tersebut,” tegas Nanang.

Pada kesempatan itu, Nanang Ermanto yang di dampingi Plt. Kepala Dinas PU&PR, Yani, sempat berdiskusi dengan warga sekitar mengenai penyebab genangan air dijalan tersebut.

Sudiasa, pemilik bengkel vespa yang tinggal persis di depan jalan yang rusak menjelaskan, setiap kali hujan yang cukup deras, jalan tersebut selalu digenangi air. Air yang menggenangi jalan tersebut, selain karena faktor hujan yang cukup deras, juga diakibatnya buruknya drainase.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kabid Bina Marga, Yudi Siswanto, mendampingi Kepala Dinas PU&PR menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan normalisasi “siring gajah” milik PTP sehingga ketika hujan turun, air tidak tumpah kejalan.

“Dalam waktu dekat kami akan berkoordinsi dengan pihak PTP untuk melakukan normalisasi siring gajah, yang kemudian akan kami buatkan sodetan,” jelas Yudi Siswanto kepada Bupati Nanang Ermanto seraya memperlihatkan gambar rencana kerja.

“Pemerintah tidak ada niat untuk tidak memperbaiki jalan yang rusak, pasti akan kita perbaiki. Akan tetapi masyarakat juga harus peduli dengan jalan yang ada dilingkungannya. Jika drainase nya mampet, masyarakat harus bergotong-royong membersihkan selokan yang mampet,” pinta Nanang.

Selain menyoroti masalah drainase, Nanang Ermanto juga melakukan pembinaan dan pendataan kepada sopir yang mengendarai kendaraan diatas beban yang ditentukan. Dengan kegiatan ini, diharapkan para pengusaha/pemilik kendaraan memahami, mengerti dan peduli untuk bersama-sama merawat jalan agar tidak.mudah rusak.

“Para pengusaha juga harus peduli dan mengerti jika jalan ini bukan untuk dilalui kendaraan besar. Mereka harus memiliki kantong parkir, sehingga si sopir tidak perlu membawa kendaraan pulang kerumahnya,”kata Nanang.

“Sopir juga harus mengerti dan cinta dengan daerahnya, jika kendaraannya bukan diperuntukkan melintas dijaln ini, ya jangan dibawa pulang ke rumah, cukup diparkir pada kantong parkir yang tersedia,”tegas Nanang.(Red)

MK Tolak Gugatan Perkara Sengketa Pilkada Kabupaten Lampung Selatan

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi tidak menerima atau menolak gugatan perkara perselisihan hasil pilkada (PHP) Kabupaten Lampung Selatan.

Kepastian itu terungkap dalam sidang lanjutan PHP kepala daerah tahun 2020 yang digelar MK secara daring dari Gedung MK RI I Lantai 2, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2021).

Dari pantauan, MK mulai menggelar sidang gugatan tersebut sekitar pukul 13.00 WIB dengan agenda pembacaan putusan atau ketetapan dua perkara perselisihan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan yang diajukan Pemohon.

Diketahui, perkara pertama diajukan oleh pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan nomor urut 3, yakni H. Hipni dan Hj. Melin Haryani Wijaya.

Mereka mengajukan gugatan dengan Nomor 47/PHP.BUP-XIX/2021 dengan pokok Permohonan Pembatalan Keputusan KPU Kabupaten Lampung Selatan Nomor 75/HK.03.1-Kpt/1801/KPU-Kab/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Tahun 2020.

Dalam gugatannya, Pemohon menyatakan telah terjadi kecurangan yang mempengaruhi perolehan suara Pemohon yang dilakukan oleh Termohon. Antara lain dengan tidak membagikan undangan pemilih (C pemberitahuan) kepada pemilih. Sehingga Pemohon merasa telah dirugikan sebanyak 31.964 undangan untuk semua pemilih di Kabupaten Lampung Selatan.

Menurut Pemohon, paslon nomor urut 1 yang juga petahana telah menginstruksikan ASN untuk memantau TPS sehingga dinilai merugikan Pemohon. Sehinngga Pemohon berkesimpulan bahwa perolehan suara Paslon nomor urut 1 tidak sah.

Tekan Kerusakan Jalan, Pemkab Lamsel Lakukan Pembinaan Kendaraan Overload dan Overdimention

TANJUNG BINTANG – Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan lakukan pembinaan terhadap pengguna jalan yang membawa kendaraan barang overdimention dan overload.

Pembinaan tersebut dilaksanakan di Jln. Raya Serdang, Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Senin (15/2/2021).

Sejumlah kendaraan berat yang diperkirakan bermuatan melebihi tonase dihentikan petugas untuk dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi dimensi kendaraan, seperti panjang kendaraan, maupun lebar kendaraan, apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau tidak.

Kepala Dinas perhubungan Lampung Selatan, H. Mulyadi Saleh mengatakan, kegiatan yang dilakukan hari ini bukan semata karena terkait aksi protes warga terhadap rusaknya sejumlah ruas jalan, akan tetapi merupakan salah satu bagian tugas Dinas Perhubungan sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : AJ 504/1/2 PHB 2020 tentang peningkatan pengawasan angkutan barang overdimention dan overload.

“Sesuai dengan Kepmen Perhubungan, kami melakukan pembinaan bukan hanya di sini saja, tapi nanti disejumlah titik kita akan lakukan kegiatan yang sama,” terang Mulyadi .

“Tujuan kegiatan ini selain untuk menjaga umur jalan, dalam arti kata dengan jalan digunakan oleh kendaraan yang di ijinkan, secara otomatis akan menekan kerusakan jalan. Dengan kondisi jalan baik, dapat menekan angka kecelakaan lalulintas, masyarakat pengguna jalan juga nyaman,” tambah Mulyadi.

“Kegiatan hari ini hanya dilakukan oleh unsur Pemda, Dinas Perhubungan dibantu dengan Polisi Pamong Praja Lampung Selatan. Kami belum melibatkan unsur Kepolisian, karena hanya sebatas pembinaan, tidak melakukan penindakan. Bagi yang melanggar ketentuan, kita berikan surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran. Akan tetapi jika nanti kita temukan mereka melakukan pelanggaran, maka akan dilakukan penindakan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Tentunya jika kita melakukan penindakan, sudah pasti melibatkan unsur Kepolisian,”jelas Mulyadi lagi.

“Pembinaan saja, tidak ada yang kita tangkap, tidak ada yang kita sita. Hanya pengarahan dan pembinaan saja agar mereka memahami bahwa peruntukan jalan ini bukan untuk kendaraan berat lebih dari 8 ton,”imbuh Mulyadi menjelaskan.

Pada bagian lain, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meminta kepada masyarakat untuk peduli menjaga jalan dilingkungannya agar jalan tidak mudah rusak.

Kerusakan jalan, selain disebabkan faktor alam, disinyalir jalan rusak diakibatkan banyak melintasnya kendaraan yang melebihi tonase yang ditentukan sehingga ruas jalan tak mampu menahan berat beban yang mengakibatkan jalan menjadi cepat rusak.

“Masyarakat harus peduli dengan jalan yang ada di lingkungannya. Bagi kendaraan yang melebihi tonase, ingatkan, sebab dapat menimbulkan kerusakan jalan,”kata Nanang Ermanto.

“Ini jalan untuk rakyat. Pihak pengusaha harus mengerti, kendaraan yang melebihi tonase jangan melintas dong,” tegas Nanang.(Red)

Gubernur Arinal Lakukan Kunjungan Kerja Tinjau Gudang Bulog

Bandar Lampung – Gubernur Arinal Djunaidi melakukan Peninjauan Gudang Bulog di Campang Raya, Senin (15/02). Didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Ketahanan Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Biro Perekonomian, Gubernur mendapat penjelasan dari Kepala Bulog Kanwil Lampung, Faisal, sekaligus diperkenalkan produk unggulan dari Bulog yaitu beras grade premium dan beras fortyvit.

Gubernur menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Kanwil Bulog Lampung dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan. Gubernur berharap agar Bulog Lampung terus meningkatkan perannya dalam menjaga ketersediaan, distribusi, dan stabilitas pangan di Provinsi Lampung.

Gubernur menegaskan bahwa di Provinsi Lampung diharapkan tidak menerima import beras. Hal itu ditegaskan Gubernur Arinal agar kesejahteraan petani di Provinsi Lampung dapat meningkat.

Sesuai data dari BPS, bahwa saat ini di Provinsi Lampung terdapat 544.000 Ha lahan panen, dengan produksi panen mencapai 79.000 ton atau naik sebesar 17,2% dari Tahun 2019 yang hanya seluas 464.000 Ha.

Menurut Gubernur, kata kunci dari keberhasilan petani untuk meningkatkan produktivitasnya apabila Pemerintah hadir dan menyiapkan unit processing di daerah penghasil beras.

“Tidak ada alasan untuk petani Lampung tidak bangkit, karena Pemerintah Provinsi Lampung telah memfasilitasi dengan adanya Kartu Petani Berjaya,” terang Gubernur.

Gubernur juga berharap agar Sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Perum Bulog Kanwil Lampung terus dibangun dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan dan memperkuat posisi Lampung sebagai Lumbung Pangan Nasional.

“Dengan kehadiran saya disini saya harapkan dapat memberikan semangat dan dukungan penuh kepada Bulog. Saya berharap agar Bulog Lampung lebih giat dibandingkan dengan Bulog di Provinsi yang lain. Saya juga berharap sektor pertanian di Provinsi Lampung bangkit, Bulognya maju, dan petaninya sejahtera,” pungkas Gubernur.(Red)

Swasembada Gizi, Bunda Winarni Lakukan Evaluasi dan Monitoring Pelaksanaan Konvergensi Stunting

LAMPUNG SELATAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto, yang juga Duta Swasembada Gizi hari ini melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan konvergensi stunting di kecamatan Tanjung Bintang dan Tanjung Sari (15-02-2021).

Road show pelaksanaan monev stunting ini merupakan salah satu program pokok swasembada gizi yang akan dilakukan diseluruh kecamatan yang tersebar di Kabupaten Lampung Selatan.

Turut hadir dalam Kegiatan monev stunting ini beberapa pejabat dan kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Anggota Forkopimcam Kecamatan Tanjung Bintang dan Tanjung Sari, Kepala UPT serta seluruh Kepala Desa di 2 Kecamatan tersebut dan diikuti juga oleh para Ketua TP PKK Desa serta para Kader Swasembada Gizi masing-masing desa melalui daring dan zoom meeting.

Winarni pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa stunting merupakan masalah besar yang harus diselesaikan dan ditangani dengan cepat dan pencegahannya sedini mungkin harus dilakukan, sebab menurutnya stunting ini sangat berpengaruh pada kesehatan dan taraf kecerdasan anak. Jika hal ini tidak ditangani secara serius dan benar maka masa depan generasi kita akan buruk, tegasnya.

Selain itu, Winarni juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk dapat mendukung penuh program swasembada gizi. Sebab menurut Winarni, dengan program ini percepatan pencegahan dan penurunan tingkat stunting di Kabupaten Lampung Selatan akan cepat berhasil apabila menjadi tanggung jawab bersama. Harapan kita semua pada Tahun 2020 sampai dengan 2024 program swasembada gizi ini dapat menekan stunting sampai 5% dari target nasional 14%. (Red)

Danrem 043/Gatam Sambut Tim Itjenad Dalam Rangka Pengawasan Post Audit TA. 2021

Bandar Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono,S.S.,M.I.Kom. Sambut Tim Itjenad Dalam Rangka Pengawasan Post Audit TA. 2021 Bertempat di Aula A. Yani Makorem 043/Gatam, Senin 15/02/2021.

Adapaun kehadiran Tim Itjenad memiliki arti penting dan nilai manfaat yang besar dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi kegiatan pengawasan merupakan aplikasi dari salah satu pungsi manajemen yaitu pungsi kontrol dan sebagai alat kendali bagi penyelengara mekanisme kerja.

Secara kelembagaan keberadaan Tim Pengawas Post Audit memiliki otoritas untuk melakukan pengawasan terhadap penyelenggara program kerja dan anggaran TA.2020 yang telah dilaksanakan Korem 043/Gatam.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Tim Pengendali Mutu 2 Brigjen TNI Hasan, Ketua Tim Irlog Itben Itjenad Brigjen TNI Denny Herman, Kasi Ren Korem  043/Gatam Kolonel Arh Tri Adrijayanto .S, Para Kasi Kasrem 043/Gatam, Para Dandim Jajaran Korem 043/Gatam, Para Komandan/Ka Satdisjan Korem 043/Gatam, Para pasi Korem 043/Gatam, Danyonif 143/TWEJ Mayor Inf Triano Igbal, Rombongan Tim Audit Itjenad Kolonel Inf Teddy Sudjarwo, Kolonel Inf Hery Setiono, Kolonel Inf Agung Dwi Kuncoro, Kolonel Inf Feksy Dimunry Angi, Kolonel Cku Muharram Belle, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka, Letkol Inf Sugiarto, Pns Cahyo Wibowo.

Pemkab Tanggamus Ikuti Penilaian Tahap II PPD Tahun 2021

Mediarepublika.com,Kotaagung — Pemkab Tanggamus mengikuti Penilaian Tahap II PPD Tahun 2021, melalui virtual meeting di Ruang Rapat Utama Pemkab Tanggamus, Senin (15/2/2021).

Hadir Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani, Wakil Bupati Hi AM Syafi’i, Sekdakab Hamid H Lubis, para Asisten dan sejumlah Kepala OPD terkait.

Selain itu penilaian ini juga diikuti oleh Forkopimda, Akademisi, BUMD, Swasta, Ormas, LSM dan insan Pers, melalui virtual meeting.

PPD adalah penghargaan yang diberikan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota yang menunjukkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan terbaik, serta prestasi dalam pencapaian pembangunan daerah yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk Kabupaten Tanggamus sendiri, pada penilaian tahun ini telah lolos Penilaian Tahap I, dan mengikuti Penilaian Tahap II dari 5 besar Kabupaten yang terpilih di Provinsi Lampung.

Adapun Tim Penilai terdiri dari Tim Penilai Utama (TPU), yakni
Dra. Evie Fatmawaty, M.Si., Ir. Marlina Emidianti, M.Si., Ir. Ahmad Lianurzen, MT., Bobby Irawan, SE., M.Si., Eka Yuslita Dewi, ST., MT., Belli Pahlupi, ST., MT., serta Tim Penilai Independen (TPI), yakni Teguh Endaryanto, SP., M.Si., dan Asrian Hendicaya, SE.,MS.

Dalam kesempatan itu, Bupati Hj Dewi Handajani menyampaikan terima kasih kepada Tim Penilai atas penilaian, saran dan masukan yang diberikan.

“Semoga melalui penilaian ini, akan didapati indikator yang lebih baik atas capaian yang telah ada, serta memberikan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Bupati.

Bupati berharap, Kabupaten Tanggamus dapat mempertahankan prestasi yang diraih pada tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan Tanggamus dapat mempertahankan prestasi tahun sebelumnya, dan kembali meraih Juara I PPD Tahun 2021,” tandas Bupati. ( andi jaya)