KMI Production Shooting Video Clip di Pandan Sebalang Beach Cafe

Lampung, – Jhoni Asman, ST., MT. (43th), Diah Aprillia, SH., MH. (40th)  Pemilik Cafe Beach Pandan Sebalang Kabupaten Lampung Selatan memberikan Support dan merespon untuk kerjasama dengan Tim Konsorsium Multimedia Indonesia Production (KMI Pro) dalam mengembangkan seniman artis dikalangan Musik dan Entertainment Nasional khususnya Provinsi Lampung.

Dikesempatan itu, Diah juga memberikan izin kepada KMI Pro lokasi atau tempat seniman di Pandan Sebalang Beach Cafe untuk berkarya dengan suasana alam wisata pantai laut yang indah.

“Kami sangat mendukung segala kegiatan para seniman berkreatif diwisata Pandan Sebalang Beach Cafe,” kata Jhoni kepada Media, Jum’at (24/9/21).

Selain itu, Jhoni berharap kepada  seluruh seniman khususnya KMI Pro untuk saling mendukung program wisata sebalang yang lebih maju.

“Kami berharap para seniman KMI Pro dan lainnya, saling mendukung para pelaku usaha wisata Pandan Sebalang,” tukasnya.

Sementara, Muhammad Reza Bahepti S.Kom Management KMI Pro bertemikasih atas respon dan dukungan Owner Pandan Sebalang Beach Cafe, yang telah perduli kepada seniman KMI untuk berkreatifitas melaksanakan Shooting Video Clip dilokasi usahanya.

“Secara langsung kami sangat berterimakasih kepada Owner Pandan Sebalang Beach Cafe yang telah memberikan izin dan support kepada kawan kawan seniman untuk berkarya,” ucap Reza.

Menurut Reza, adanya wisata tersebut kedepannya bisa menghidupkan Pariwisata Indonesia dengan nuansa pantai Laut yang tidak jauh dengan nuansa wisata dunia di Lampung.

“Suasana yang indah ini, menurut saya sangat berkesan positif untuk memajukan wisata Indonesia di Lampung, dan juga positif membangun ekonomi masyarakat setempat dalam berbisnis,” ujar Reza

Reza beroptimis mendukung program pelaku usaha wisata tersebut khususnya Pandan Sebalang Beach Cafe untuk berkembang dan maju.

“Kami juga mendukung giat usaha bang Jhoni dalam mengembangkan bisnis wisata, kedepannya kami optimis bekerjasama dengan baik,” Lanjut Reza.

Selanjutnya, M Iqbal Muharam selaku manajer / produser KMI Pro menambahkan bahwa Pandan Sebalang Beach Cafe merupakan tempat yang sangat indah dan aesthetic, sehingga sangat cocok untuk pembuatan vidoe clip, event dan kegiatan seni.

“Tempat ini sangat indah, sehingga saya sangat merekomendasikan kepada teman – teman bila ingin melakukan shooting atau ingin berlibur bisa datang kesini, dan insyaallah kedepannya kita akan sering melakukan kegiatan baik itu shooting maupun liburan disini,” tutup Iqbal kepada kru media.

Tim Konsorsium Multimedia Indonesia Group

Reza Bahepti / Ketum DPP KMI
Andi / Korwil DPP KMI
Iqbal / Humas DPP KMI
Ibnu Mas’ud / Sekretasis DPD KMI Tanggamus & Editor Publish

DPRD Lampung Dorong Pemprov Segera Atasi Konflik Manusia dan Gajah di Lambar

Lampung, – DPRD Lampung mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) agar segera melakukan langkah kongkrit untuk mengatasi konflik antara manusia dan satwa liar Gajah di Kecamatan Suoh, Lampung Barat (Lambar).

Ketua Komisi ll DPRD Lampung, Budy Yuhanda mengaku, pihaknya mendukung langkah-langkah kongkrit yang diambil saat rapat gabungan tadi oleh para pemangku kepentingan dan juga penggiat lingkungan, di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Lampung.

“Kita siap mendukung baik dalam bentuk program maupun anggaran, untuk paling tidak kita membantu masyarakat sekitar supaya mindset nya kita rubah. Dimana masyarakat setempat harus berdampingan dengan satwa yang ada,” kata Budy, saat dikonfirmasi, Rabu (22/9/2021).

Ia menjelaskan, dukungan anggaran disini dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat di tempat tersebut. Karena Konflik tersebut sudah lama maka pihaknya mendorong untuk melakukan langkah kongkrit.

“Karena selama ini hanya sekedar imbauan-imbauan, kongkritnya tidak ada,” ujarnya.

Lanjutnya, di Dinas Kehutanan sendiri UPT nya sementara anggarannya sedikit, maka kedepan pihaknya siap membantu untuk memfokuskan memberdayakan masyarakat setempat.

“Kita lihat sebenarnya itu juga bisa jadi potensi wisata untuk masyarakat luar bisa melihat secara langsung,” ungkap Budy.

Sementara Peratin Suka Marga, Suoh, Lampung Barat, Ahim Abdiani berharap, dari hasil rapat dengan Pemprov dan stakeholder tadi agar secepatnya ada dampaknya di lapangan.

“Karena konflik di masyarakat itu sudah hampir setahun lebih, dengan pertemuan dengan berbagai pihak mudah-mudahan penanggulangannya bisa cepat dan tidak ada konflik lagi,” harap Ahim.

Ia mengaku bahwasanya satwa liar Gajah memang harus dilindungi begitu pun masyarakat supaya bisa beraktivitas seperti biasanya.

“Kita di Satgas pekon pun hampir tiap malam melakukan blokade dan kalau siang kita melakukan penggiringan Gajah ke atas,” ungkap Ahim.

Dari konflik tersebut terangnya, pernah di tahun 2020 ada masyarakat menjadi korban sampai cacat karena serangan Gajah yang sampai hari ini belum normal.

Begitu juga pas melakukan penggiringan Gajah melakukan perlawanan, sehingga Gajah nya terluka dan dokter menyarankan untuk operasi.

“Maka kita juga tadi mengusulkan untuk ada dokter hewan disediakan disana. Karena selama ini tidak ada,” tandasnya. (*)

Selama Sembilan Bulan, Polda Lampung Berhasil Menangani Perkara 1.414 Kasus

Bandar Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengungkap kasus perkara narkotika dengan barang bukti ratusan kilogram narkotika selama periode Januari-September 2021, di antaranya narkotika jenis ganja, sabu, ekstasi, psikotropika dan tembakau gorilla, Rabu (22/9/2021) sore.

 

“Ungkap kasus selama sembilan bulan ini merupakan upaya Polda Lampung dan jajaran dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad pada konferensi pers.

 

Dia menjelaskan ungkap kasus tersebut terdiri dari 284,974 kilogram ganja, 227,34 kilogram sabu, 121 gram (18.328) butir ekstasi, 2.362 butir psikotropika, 399,48 gram tembakau gorila dan uang sebesar Rp 20.534.000.

 

Selain mengamankan sejumlah barang bukti, pada ungkap kasus selama sembilan bulan tersebut Polda Lampung dan jajaran juga telah menangani perkara sebanyak 1.414 kasus dengan tersangka sebanyak 1.926 orang

 

“Ini juga merupakan berkat kerja sama antara kepolisian dan masyarakat. Mereka menyadari tentang bahayanya penyalahgunaan narkotika,” kata Pandra.

 

Pandra mengajak seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama memberantas peredaran narkotika di Provinsi Lampung. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat membantu kepolisian dalam memberantas narkotika.

 

“Mari kita sama-sama berantas narkotika, jika ada yang kedapatan jangan segan-segan melapor kepada kepolisian,” imbuhnya. (red)

Siapkan Karya Anda di Studio DJ Sampai Populer!

Lampung, – Berkembangnya musik di Nusantara Republik Indonesia sampai saat ini tentunya banyak yang belum mengetahui awal mula populer beberapa artis atau musisi dikalangan Entertainment. Oleh sebab itu, Agus salah satu Pengelola studio DJ yang berasal dari Lampung pernah melatih beberapa artis populer yaitu, Cris Yanto, Padi, Citra, Iman J-Rock, Roy Bumerang serta yang lainnya menyampaikan beberapa hal terkait perjalanan studio tersebut.

Menurut Agus kepada media di halaman rumahnya, Studio DJ sudah berkembang sejak tahun 1996 yang dimiliki oleh Owner Wayan Ardana dan sempat fakum beberapa tahun.

“Awal mula nama DJ dibentuk berasal dari anak pertama Saudara Wayan yang berfilosofikan dari nama Bali, dan sempat Fakum sejak tahun 2006 sampai 2016,”ucapnya.

Dengan langkah dan konsep yang optimis untuk mengembangkan musik di kalangan masyarakat, Studio DJ kembali membuka dan merilis dengan tarif bervariasi.

Adapun tarif tersebut salah satunya, Rekaman Per-Sif Rp.600 ribu dengan durasi waktu 6 Jam, Mastering Mixing edit Rp.450 ribu.

“Tentunya ini akan menjadi semangat kami untuk mengembangkan dunia musik profesional untuk peminat. Dan jika berniat sampai maximal, kami siapkan paket lengkap dengan tarif 50 Juta Rupiah, karena selama ini untuk kursus per-sif itu jarang sampai tuntas,”tukas Agus.

Nah, jika peminat musik ingin melatih musik yang profesional, hubungi kontak person Studio DJ : 0898-4285-576.

(Ikbal)

Bupati Tanggamus Apresiasi Pemprov Lampung Launching Program e-Samdes dan Desamart

Kotaagung – Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani, mengikuti Kegiatan Launching Program e-Samdes dan Desamart oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, secara virtual meeting dari Rumah Dinas Bupati di Kotaagung, Selasa (14/9/2021).

Launching dilakukan dalam rangka melaksanakan Program Elektronik Samsat Desa (e-Samdes) untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, dan Desamart di Provinsi Lampung.

Turut mendampingi Gubernur, Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, Forkopimda Provinsi lampung, Dirut PT Bank Lampung, Dirut Operasional PT Jasa Raharja Lampung, General Manajer PT Telkom Wilayah Lampung, Dirut PT Pembangunan Lampung, Dirut PT Candra Perdana Abadi lampung, Dirlantas Polda Lampung dan Bupati Lampung Tengah, di Balai Kampung Wates, Kecamatan Bumiratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah.

Kegiatan juga diikuti secara virtual meeting oleh para Bupati dan Walikota, Kepala Perangkat Daerah, serta Kepala Desa dan Ketua BUMDes se Provinsi Lampung.

Gubernur lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pajak kendaraan bermotor saat ini merupakan merupakan penyumbang tertinggi penerimaan daerah dari sektor pajak daerah, sehingga perlu ditingkatkan pelayanan serta perluasan pelayanan terhadap masyarakat untuk mewujudkan pelayanan pajak yang optimal.

Terbentuknya pelayanan Program e-Samdes dan Desamart adalah salah satu langkah pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan pembayaran pajak kendaraan bermotor, supaya masyarakat tidak lagi mengeluhkan biaya transport dalam menjangkau dan membayar pajak kendaraan bermotor. Diharapkan program ini juga menjadi salah satu pogram yang dapat meningkatkan pendapatan daerah yang lebih baik dan meningkat, jika seluruh masyarakat dan wajib pajak, taat membayar pajak.

“Jadi dengan adanya Aplikasi e-Samdes, masyarakat cukup mendatangi BUMDes ditempat tinggalnya dan dapat melakukan transaksi pembayaran. Setelah selesai melakukan transaksi pembayaran, wajib pajak akan menerima tanda bukti.”

“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan mempermudah dalam membayar pajak kendaraan bermotor”, jelas Gubernur.

Selanjutnya Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Samsat Provinsi Lampung yang telah berinovasi mengembangkan E-Samdes.

“Saya mengapresiasi Samsat Provinsi Lampung atas inovasi dalam mengembangkan program E-Samdes sehingga pemerintah bisa mengakomodir bagaimana pelayanan publik yang mudah, cepat, dan transparan,” ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, Program E-Samdes ini merupakan suatu keniscayaan yang harus dibangun oleh pemerintah.

“Selama ini pemerintah menuntut masyarakat untuk membayar pajak akan tetapi tidak memikirkan kemudahan masyarakat dalam membayar pajak, sehingga kita perlu berinovasi yang lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara Bupati Hj Dewi Handajani, usai kegiatan menyampaikan bahwa atas nama masyarakat Kabupaten Tanggamus, dirinya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung, atas dilaksanakannya Program e-Samdes dan Desamart di Provinsi Lampung.

“Dengan adanya program dan aplikasi e-Samdes ini, tentu akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, sehingga diharapkan penerimaan pajak daerah dari kendaraan bermotor akan meningkat.”

“Selain itu BUMDes juga akan berkembang, ditambah lagi dengan berjalannya aplikasi Desamart, yang akan membantu masyarakat khususnya petani, sehingga diharapkan akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.

Bupati juga menyatakan akan selalu mendukung dan mensukseskan program tersebut, agar berjalan dengan baik di Kabupaten Tanggamus.

“Selanjutnya tentu kita akan mendukung program tersebut, agar berjalan dan berkembang di Kabupaten Tanggamus. Karena itu semua untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat,” pungkas Bunda Dewi.

Turut mendampingi Bupati, Asisten Bidang Pemerintahan Faturrahman, Asisten Bidang Ekobang Sukisno, serta Kabag Protokol Rienz Abdul Kodir. (*/Red)

Team Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus :
Andi/Korwil
Darwi/Ketua DPD (Biro)
Ibnu Mas’ud/Sekretaris DPD

Ormas PP Dukung Program Pemkab Tanggamus, Adi : Jangan Kendor 5M!

Tanggamus, – Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila (Ormas-PP) MPC Tanggamus mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam upaya persiapan Pertemuan Tatap Muka (PTM) terbatas yang digelar pada Rapat Kordinasi (Rakor) Gugus Tugas Covid-19.

Menurut informasi yang dihimpun, Sekretaris Daerah (Sekda) Hamid Heriyansah Lubis telah menyampaikan (3/9/21), paling lambat pelaksanaan tersebut akan akan berlangsung pada kamis (9/9) mendatang.

Hal ini tentunya disambut baik oleh Ormas-PP MPC Tanggamus mengapresiasi program tersebut dan sangat berantusias dalam mewujudkan harapan yang selama ini dinantikan oleh banyak peserta didik.

“Kami sangat antusias dan mengapresiasi program pemkab Tanggamus terkait tatap muka, agar peserta didik bisa tumbuh dan berkembang, sebagaimana yang sudah sudah. Bahkan wali murid kalau kita perhatikan, sudah sejak lama mendesak agar anak anaknya kembali kepembelajaran normal disekolahan,”kata Adi Prayoga Sekretaris mewakili Musoppa Ketua Ormas-PP MPC Tanggamus diruangan kerjanya, Senin (6/9/21).

Menurut Adi, dalam penilaiannya selama ini, Siswa dan Siswi peserta didik juga sudah mulai bosan dengan belajar daring, walau regulasi dan kebijakan pemerintah sudah maksimal bagi mereka peserta didik.
Namun yang dikhawatirkan apabila hal itu terus menerus tidak dilaksanakan program tersebut, kemungkinan besar akan menghambat potensi tumbuh kembangnya, sehingga kedepan negeri ini tidak punya cukup putra putri yang berkompeten diberbagai bidang.

“Tentunya sesuai dengan instruksi Bupati dan harapan harapan kita pada umumnya maka dalam hal ini Pemuda Pancasila dengan segala upaya yang ada mencoba untuk berperan aktif dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa bernegara khusus nya ditanggamus ini. kami sangat mendukung juga membantu untuk mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar segera diberlakukan nya PTM Terbatas tersebut, baik wali murid wali guru peserta didik dan masyarakat dengan tetap mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pusat atau pemerintah daerah itu sendiri. Seperti apa yang disampaikan dalam rakor, bahwa belum semua peserta didik ataupun tenaga pendidik itu sendiri menerima vaksinisasi gratis dari pemerintah,”jelasnya.

Lanjut Adi, agar program PTM terus berjalan efektif, mari kita semua bersiap menyambut itu, kita sampaikan berita September ceria ini kepada sanak famili, insyaallah dipertengahan bulan ini semua akan seperti sediakalanya. Jayalah putra putri Tanggamus, jangan pernah lelah untuk menuntut ilmu, kelak kalian dan kita semua akan menjadi pemimpin ditanggamus yang kita cintai bersama ini,”tukasnya.

(Ibnu Mas’ud/Darwin)
Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus

Fraksi PDIP DPRD Lampung Protes Tak Kebagian Jatah Pimpinan Pansus

Bandar Lampung – Rapat paripurna pembentukan panitia khusus (Pansus) terhadap 8 (delapan) Raperda Prakarsa pemerintah Provinsi Lampung berlangsung alot. Pasalnya, dari tiga kelompok pansus yang telah dibentuk ternyata tidak ada satupun anggota Fraksi PDIP Lampung yang masuk unsur pimpinan.

Sekretaris Fraksi PDIP Lampung Yanuar Irawan, langsung interupsi dan protes atas putusan tersebut. Dia, meminta kebijakan kepada pimpinan dewan dan anggota paripurna agar ada anggota fraksi PDIP di salah satu pembentukan tiga pansus itu agar ada anggotanya yang masuk di unsur pimpinan.

“Ini juga jangan sampai ada persoalan di dalam internal kami. Sehingga kami minta agar salah satu anggota kami ada yang masuk di unsur sebagai ketua, wakil ketua atau sebagai sekretaris pansus,” kata Yanuar, Rabu (1/9/2021).

Menurut Yanuar, fraksi sebagai perpanjangan tangan partai memiliki pertanggungjawaban terhadap pimpinan partai. Ia juga mengaku bahwa di tiga Pansus tersebut ada fraksi yang rangkap dua.

“karena kami ada rapat mingguan di partai tentu kami memiliki tanggungjawab kepada pimpinan partai, kenapa kami tidak ada yang masuk dalam salah satu unsur pimpinan,” ungkap Dia.

Pimpinan dewan, Raden Muhammad Ismail mengatakan, keputusan tersebut tadi telah diserahkan pada masih-masing pansus untuk memilih siapa yang jadi pimpinan mereka. Pimpinan dewan pun kembali semua ketua fraksi untuk berembuk terkait permasalahan tersebut.

Sementara, Anggota Fraksi Gerindra, Ihwan Fadil, interupsi dan menerangkan bahwa kebiasaan penentuan unsur pimpinan selalu bergantian.

“Kalau pansus sebelumnya itu dijabat oleh PDIP, Gerindra dan Golkar, maka rolling kedua, Gerindra, Demokrat dan Golkar. Pansus ketiga, Demokrat, PKB, NasDem. Waktunya lagi waktu PDIP jadi ketua Golkar, dan Gerindra itulah kebiasaan yang biasa kita jalankan selama periode ini jalan,” ujar Ihwan.

Pendapat Ihwan Fadil pun langsung dibantah Yanuar, menurutnya jika merujuk aturan seperti yang disampaikan oleh Ihwan Fadil, maka penentuan unsur pimpinan Pansus Raperda ini dipastikan batal.

“Sekali lagi saya sampaikan saya bukan bicara regulasi, karena kalau bicara regulasi pimpinan pansus yang dibentuk hari ini batal artinya tidak sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pak Padil tadi. Tapi kami minta dan mohon untuk anggota kami ditempatkan di pansus mana saja 1, 2 atau 3,” ungkap Dia.

Namun pada akhirnya pimpinan paripurna tetap menerapkan ketiga kelompok pansus pada awal dibentuk yakni tanpa ada perwakilan Frakis PDIP dalam unsur pimpinannya.

Ketiga kelompok pansus itu diantaranya, pertama pansus soal Raperda Pembentukan lima BUMD dengan ketua Ismet Roni (Golkar), Wakil Ketua Noverisman Subing (PKB), dan Sekretaris Midi Ismanto (Demokrat).

Kedua Pansus soal Raperda Askrida dan penyertaan modal dengan Ketua Ikhwan Fadil Ibrahim (Gerindra), Wakil Ketua Yozi Rizal (Demokrat), dan Sekretaris FX Siman (Golkar). (red)

DPRD Lampung Awasi Penyaluran Bansos

Lampung  – Pemerintah pusat maupun daerah melakukan penyaluran berbagai bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. Masyarakat diminta untuk berani melapor bila ada kecurangan atau bantuan yang tidak sesuai peruntukannya.

Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay, mengatakan pihaknya juga melakukan monitoring dan pengawasan terhadap bantuan sosial (bansos) yang disalurkan kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19. Ia mengatakan penerima bantuan sosial harus berdasarkan nama dan alamat yang jelas dan pasti (by name and by addres).

“Kami pastikan bahwa penerima bantuan sosial harus by name dan by addres sesuai dengan masyarakat yang membutuhkan. Kalau ada temuan atau tidak sesuai peruntukannya maka silakan lapor,” kata Mingrum usai rapat paripurna, Selasa, 3 Agustus 2021.

Ia melanjutkan pendistribusian harus mengikuti aturan dan sesuai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ia juga mengingatkan jangan ada yang bermain dalam bantuan sosial tersebut, karena yang terpenting adalah masyarakat.

“Kemudian protokol kesehatan juga penting harus dipatuhi. Jangan sampai ada kerumunan yang bisa menyebabkan penularan covid-19,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, mengatakan bantuan sosial ada yang dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Untuk melakukan pengecekan bantuan sosial tersebut bisa melakukan pengecekan di laman resmi Kementerian Sosial RI di http://cekbansos.kemensos.go.id.

Ia mengatakan untuk bantuan dari pusat meliputi Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk periode Mei -Juni 2021 yang didistribusikan pada Juli 2021 masing-masing Rp600 ribu melalui Kantor Pos. Kemudian ada program sembako senilai Rp.200 ribu/bulan yang disalurkan oleh Bank Himbara ditransfer langsung oleh rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM), lalu uang tersebut ditukar melalui e-waroeng dalam bentuk sembako pencairannya dan itu dirapel periode Juli, Agustus, dan September 2021. Selanjutnya paket sembako stimulus 10 kg beras. Bantuan ini diperuntukan untuk KPM BST, PKH, dan ada susulan lagi dari Kementerian Sosial.

Sementara dari program pemerintah daerah melalui APBD dan sudah diinstruksikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui surat dengan nomor: 500.0630/V.07/2021 kepada Bupati/Walikota se Lampung untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat miskin terdampak PPKM.

“Saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat harus disertai sosialisasi regulasi pemerintah protokol kesehatan covid-19,” katanya.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui TP PKK Provinsi Lampung dan sebagainya sudah dari dulu mencanangkan Program SIGER yang sumber anggarannya dari APBD Lampung. Ia mengatakan provinsi memiliki tugas untuk menyantuni Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) semua lapisan masyarakat yang membutuhkan. (red)

Covid-19 Terus Bertambah, Jemaah Haji Batal Berangkat

Bandarlampung- MR –

Peningkatan kasus Covid-19 masih terus bertambah, hal ini yang membuat batalnya pelaksaan ibadah haji 1442 Hijriah/2021 Masehi pada tahun 2021.

Keputusan ini disampaikan oleh Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) RI Provinsi Lampung, HM. Ansori Fatoni Citra dalam konferensi pers Selasa (29/6/2021) di Kantor PWI Provinsi Lampung

“Pemerintah menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kuota haji Indonesia dan kuota haji lainnya, mengingat kasus Covid-19 semakin meningkat khusunya di Provinsi Lampung,” jelas Ansori yang juga pengelola Islamic Center (asrama haji).

Berdasarkan keputusan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021 terkait pembatalan keberangkatan Jemaah haji 2021, pemerintah memperhitungkan beberapa pertimbangan.

“Faktor kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji yang terancam akibat pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi menjadi alasan yang pertama,” kata Ansori.

Selain itu, Kerjaan Arab Saudi telah memutuskan bahwa peserta haji hanya yang berasal dari Arab Saudi, sementara pemerintah Indonesia memerlukan waktu untuk melakukan persiapan pelayanan jemaah haji.

“Pada tanggal 12 juni 2021 dengan pernyataan bahwa penyelenggaran haji hanya warga Arab Saudi dengan jumlah 60 ribu, dan menerpakan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selanjutnya, di tempat yang sama Ansori juga mengungkapkan tentang ketersedian asrama haji untuk karantina pasien covid 19 yang bergejala ringan dan sedang.

“Kita sudah siapkan 300 tempat tidur bagi pasien covid yang bergejala ringan dan sedang sesuan dengan permintaan dari satgas covid 19” ujar Ansori kembali.

Selain itu Kabid penyelengara haji ini juga menerangkan terkait dengan pengelolaan dana haji sudah di kelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) aman di ivestasikan secara syariah.“Dana haji itu aman di kelola oleh BPKH dan di investasikan secara syariah melalui investasi syariah,”tutup Ansori kepada media ini.