Kapolres Lampung Utara Pimpin langsung Pengamanan Demo Jilid 2

Lampung Utara, — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Utara Bergerak kembali menggelar aksi damai jilid dua (2) dengan rute aksi, Pemkab Lampung Utara, Tugu Payan Mas dan berakhir di gedung DPRD, Senin (19/10/2020).

Pengamanan aksi damai penyampaian aspirasi penolakan Omnibuslow UU Cipta Kerja tersebut langsung dipimpin oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K., M.Si. bersama Dandim 0412/LU Letkol Inf. Herry Prabowo, S.E. dengan menerjukan sebanyak 529 personil gabungan TNI, Polri, Pol PP dan Tim Gugus Tugas.

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K., M.Si. mengatakan hari ini kita kembali melaksanakan kegiatan pengamanan dalam rangka aksi damai lanjutan penolakan rancangan UU omnibuslaw atau UU cipta kerja.

“Mekanisme pengamanan sama seperti minggu lalu dalam Aksi damai Jilid 1, hanya ada beberapa penambahan dan penekanan agar tidak terjadi mis di lapangan ” kata AKBP Bambang Yudho saat memimpin aksi.

Alhamdulillah lanjut orang nomor satu di Polres Lampung Utara, peserta aksi damai jilid 2 di terima langsung oleh ketua DPRD Lampung Utara Romli dan anggota fraksi sehingga aksi hari ini berjalan dengan aman dan kondusif.

“Saya mengapresiasi kepada adik-adik mahasiswa Lampung Utara yang tergabung dalam Aliansi Lampung Utara Bergerak jilid dua yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai dan terima kasih kepada seluruh personil yang terlibat dalam pengamanan aksi tersebut,” ujar Kapolres.(Red)

Lampung Utara, — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Utara Bergerak kembali menggelar aksi damai jilid dua (2) dengan rute aksi, Pemkab Lampung Utara, Tugu Payan Mas dan berakhir di gedung DPRD, Senin (19/10/2020).

Pengamanan aksi damai penyampaian aspirasi penolakan Omnibuslow UU Cipta Kerja tersebut langsung dipimpin oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K., M.Si. bersama Dandim 0412/LU Letkol Inf. Herry Prabowo, S.E. dengan menerjukan sebanyak 529 personil gabungan TNI, Polri, Pol PP dan Tim Gugus Tugas.

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K., M.Si. mengatakan hari ini kita kembali melaksanakan kegiatan pengamanan dalam rangka aksi damai lanjutan penolakan rancangan UU omnibuslaw atau UU cipta kerja.

“Mekanisme pengamanan sama seperti minggu lalu dalam Aksi damai Jilid 1, hanya ada beberapa penambahan dan penekanan agar tidak terjadi mis di lapangan ” kata AKBP Bambang Yudho saat memimpin aksi.

Alhamdulillah lanjut orang nomor satu di Polres Lampung Utara, peserta aksi damai jilid 2 di terima langsung oleh ketua DPRD Lampung Utara Romli dan anggota fraksi sehingga aksi hari ini berjalan dengan aman dan kondusif.

“Saya mengapresiasi kepada adik-adik mahasiswa Lampung Utara yang tergabung dalam Aliansi Lampung Utara Bergerak jilid dua yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai dan terima kasih kepada seluruh personil yang terlibat dalam pengamanan aksi tersebut,” ujar Kapolres.(Red)

Kampanye Masker, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

LampungUtara, mediarepublika.com — Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudo Martono turun tangan memimpin kampanye pemakaian masker di Tugu Payan Mas Kotabumi, Kamis 10 September 2020. Kegiatan ini sebagai bentuk pendisiplinan kembali protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Kampanye masker menerjunkan anggota Polri, TNI, Polisi Pamong Praja, BPBD, organisasi kemasyarakatan dan pemuda serta tokoh masyarakat. Unsur Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan elemen masyarakat kembai bergerak setelah status Lampung Utara turun dari zona kuning ke zona oranye.
Kampanye masker menarget pengendara sepeda motor sebagai pelanggar protokol kesehatan paing banyak. Mobil pribadi hingga angkutan umum dan logistik juga menjadi perhatian. Setiap pengendara tanpa masker diberhentikan untuk diberi pengarahan sekaligus pembagian alat pelindung diri tersebut.
Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudo Martono menjelaskan kampanye masker secara serentak sebagai pencegahan penyebaran covid-19. Kepolisian merangkul semua elemen menjadi duta kampanye masker sekaligus menggugah kesadaran masyarakat mengikuti protokol kesehatan.(Red)

KECELAKAAN BERUNTUN DI JALAN LINTAS (JALINBAR) GISTING

Mediarepublika.com

Tanggamus – Tujuh kendaraan terdiri dari 6 mobil dan 1 sepeda motor terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Kotadalom Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, Rabu (1/7/20) pukul 09.30 Wib.

Kecelakaan diduga akibat blong rem truck fuso bermuatan karnel biji sawit diperkirakan 25 ton dari arah Kota Agung menuju Talang Padang, dengan posisi jalanan turunan.

Kendaraan itu meliputi Dump Truck Fuso B 9555 UYX, Mitsubishi L300 BE 9806 VC, Daihatsu Xenia BE 2273 VB, Sepeda Motor Honda Scopy, Daihatsu Grandmax BE 1626 YA, Toyota Rush BE 1076 VZ dan Toyota Inova B 2687 RL.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun 9 orang mengalami luka-luka dan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan yang terjadi pada pukul 09.30 Wib tersebut mengalami kerusakan dengan taksiran Rp. 200 juta.

Akibat kecelakaan itu juga arus lalulintas mengalami kemacetan, sebab banyaknya orang yang melihat dan banyak pengguna kendaraan yang berjalan perlahan sambil melihat peristiwa ini.

Atas peristiwa itu, Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus dibantu warga dan TNI berjibaku membantu mengevakusi para korban serta melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Tanggamus Iptu Rudi, S. SH mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut.

“Kecelakaan terjadi di Jalinbar Gisting, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya mengalami luka ringan” ungkap Iptu Rudi di Mapolres Tanggamus.

Lanjutnya, sebelum kecelakaan kendaraan truck fuso berjalan dari arah Kota Agung menuju Talang Padang, diduga mengalami rem blong dan menabrak kendaraan yang berada didepannya.

Kasat menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di TKP, bermula Dump Fuso B 9555 UYX berjalan dari arah Kota Agung menuju Talang Padang saat melintasi TKP, kondisi jalan menurun diduga pengemudi Ran R10 Dump Fuso tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga berjalan di ruas jalan sebelah kanan.

“Saat itu juga menabrak kendaraan yang berjalan dari arah berlawanan, yakni Suzuki Angkot tidak diketahui indetitasnya, L300 BE 9806 VC, Daihatsu Xenia BE 2273 VB, Sepeda Motor Honda Scopy, Daihatsu Grandmax BE 1626 YA, Toyota Inova B 2687 RL hingga berhenti menabrak pagar dan pembatas jalan,” jelasnya.

Sementara pantauan di lokasi, kerusakan terparah pada Toyota Avanza yang berwarna biru. Bagian depan dan belakang hancur dan ringsek serta bagian body mobil hampir seluruhnya terkelupas.

Lalu Toyota Innova yang berwarna abu-abu yang bagian depannya hancur, termasuk roda-roda depan lepas. Dan Mitsubishi L300 yang bagian depan dan samping peyot.

Sedangkan kendaraan lainnya hampir mengalami kerusakan yang sama dari mulai kaca-kaca yang pecah, peyot pada body kendaraan dan roda-roda yang patah as.

Di antara semua kendaraan ada satu kendaraan dinas Pemkab Tanggamus yakni Toyota Rush yang berwarna putih. Dari kerusakan memang tidak terlalu parah tapi nyaris tertimpa truk.

Menurut Marwan, saksi mata peristiwa tersebut, kecelakaan diduga dari truk yang datang dari arah Pasar Gisting blong rem. Sedangkan permukaan jalan menurun maka laju truk jadi tidak terkendali.

Selanjutnya truk tersebut menyerempet mobil pikap Mitsubishi L300 dari lawan arah. Selanjutnya truk tidak terkendali lalu menabrak beberapa kendaraan lainnya dari arah berlawanan. Dan terhenti setelah menghantam Toyota Innova.

“Pertamanya truk itu kayak blong rem terus nyerempet mobil L300 dari arah lawan, terus ke arah kanan menabrak mobil-mobil lain yang dari arah kanan,” kata Marwan.

Akibat kecelakaan itu Toyota Innova dan Toyota Rush sampai naik di atas trotoar dan keluar dari jalan atau di halaman rumah warga.

“Kalau orang-orang dalam mobil kayaknya tidak ada yang korban, hanya luka-luka ringan. Malah orang-orang di sini khususnya ibu-ibu yang pada pingsan karena ketakutan,” tutup Marwan.(gunawan)(Red)

Polres Tanggamus Tangkap Seorang Bandar Narkoba Berikut 400 Butir Extacy Senilai 120 Juta dan Senjata Api Rakitan

Mediarepublika.com

Tanggamus – Jelang Hari Bhayangkara ke 74, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus menorehkan catatan keberhasilan pengungkapan kasus.

Hal itu seiring dengan sekitar seminggu penyelidikan yang dipimpin AKP I Made Indra Wijaya SH yang baru sembilan hari menjabat Kasatresnarkoba Polres Tanggamus.

Tak tanggung-tanggung, hampir 400 butir Narkoba jenis Extacy senilai Rp. 120 juta diamankan dari bandar asal Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus bernama Sepriyadi (28).

Selain mengamankan Narkotika kelas I itu, petugas juga berhasil mengamankan senjata api rakitan jenis revolver berikut 3 butir amunisi aktif, 3 senjata tajam, alat judi koprok serta uang hasil penjualan extacy.

Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang buka Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK. didampingi Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan dan Dandim 0424/TGM Letkol Inf. Arman Aris Sallo, di koridor utama Mapolres, Rabu (1/7/20).

“Kami bersama Forkopimda Tanggamus menyampaikan keberhasilan Satresnarkoba Polres Tanggamus yang berhasil mengungkap bandar Sabu jelang perayaan Hari Bhayangkara ke 74,” ungkap AKBP Oni Prasetya, SIK.

Menurut Kapolres, pihaknya bersama Forkopimda mengapresiasi keberhasilan tersebut sebagai langkah konkrit pemberantasan Narkoba di Kabupaten Tanggamus.

“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan ini, kemudian untuk lebih detail pengungkapan kasus akan disampaikan Kasatresnarkoba,” tegasnya.

Kasatresnarkoba AKP I Made Indra Wijaya mengatakan, keberhasilan tersebut berdasarkan atas informasi masyarakat bahwa di rumah tersangka Sepriadi di Pekon Balak Kecamatan Wonosobo sering dijadikan transaksi Narkoba jenis Extacy.

“Berdasarkan informasi dan penyelidikan lebih dari seminggu, maka tadi malam Selasa, 30 Juni 2020, sekitar pukul 19.00 Wib seorang tersangka berhasil diamankan saat berada di rumahnya,” kata AKP I Made Indra Wijaya.

Sambungnya, Narkoba jenis extacy yang diamankannya berlogo LV yang diakui oleh tersangka didapatkan dari kakaknya yang telah diketahui identitasnya berinisial AP.

“Terhadap kakak tersangka, masih dilakukan pengejaran dan akan ditetapkan DPO jika belum berhasil ditemukan,” ujarnya.

Kasat membeberkan, adapun barang bukti Narkoba tersebut ditemukan di rumah tersangka yang dikemas dalam 2 plastik klip besar berisi 183 pil exstacy berwarna cream berlogo LV.

Lalu, 2 plastik klip ukuran besar berisi 180 butir pil exstacy berwarna cream berlogo LV, 2 plastik klip ukuran sedang berisikan 20 butir pil exstacy berwarna abu-abu serta 1 plastik klip ukuran sedang berisikan 10 butir pil exstasi berwarna cream berlogo LV.

Kemudian juga diamankan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna silver, 3 butir amunisi, 1 bilah celurit, 1 bilah badik, 1 bilah sangkur, jaket, tas selempang, seperangkat alat judi koprok, dompet, 3 handphone dan uang tunai Rp. 1,4 juta.

“Barang bukti Narkoba dan senjata api rakitan diamankan dari lemari kamar tersangka. Yang dibelinya seharga Rp. 3,5 juta dan pernah digunakan sekali menembak di belakang rumahnya,” bebernya.

Menurut Kasat, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka bahwa barang haram itu didapatkan dari kakaknya sejak awal bulan puasa sebanyak 1000 butir dan telah diedarkannya dengan tersisa hampir 400 butir.

“Menurut tersangka, sebelum puasa ia mendapatkan 1000 butir, yang berhasil diamankan sisa peredaran,” ujarnya.

Ditambahkan Kasat, tersangka telah menggeluti bisnis haram itu sejak lulus sekolah, adapun para pembeli yang rentang usia bujang tanggung bahkan ada juga pelajar.

“Menurut tersangka, para pembelinya para bujang tanggung dan ada juga pelajar serta ditempat adanya orgen malam,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, tersangka dapat dijerat pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009. “Ancaman maksimal seumur hidup. Terhadap kepemilikan senpi akan dijerat UU Darurat Tahun 1951 dan penyidikanya oleh Satreskrim,” pungkasnya.

Sementara, tersangka dalam pengakuannya mengatakan bahwa telah 5 tahun menggeluti penjualan extacy dengan pelanggannya area Wonosobo dengan harga jual Rp. 300 ribu perbutir.

“Jualnya Rp. 300 ribu wilayah Wonosobo, keuntungannya Rp. 80 ribu perbutir,” kata tersangka. (Red)

Pembagian Rekening Bantuan Langsung Tunai( BLT) Di Balai Pekon Sampang turus

Mediarepublika.com

Tanggamus – Pembagian rekening penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) pembagian berlangsung di Balai Pekon Sampang turus Kecamatan Wonosobo Tanggamus. Jumat (26/6/20).

Bahri Pj Kepala Pekon (Kakon) Sampang turus mengatakan, penerima BLT Dana Desa (DD) Covid-19, kategori penyandang disabilitas dan warga prasejahtera, menerima buku rekening dan kartu ATM, yang diserah terimakan langsung oleh BRI Unit Wonosobo.

Dia mengatakan, ada 78 KK untuk penerima BLT DD, dari sebelumnya 83 yang diusulkan, mereka yang tidak terdata sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos. Ada 5 kk yang tidak jadi penerima blt, dikarenakan dobel data mereka sudah dapat pkh dan bst.

“Untuk warga Pekon Sampang turus semua terdampak covid-19, semua sudah diupayakan sebagai penerima, tapi di luar itu semua kita juga harus mengikuti aturan yang ada. Saya berharap bantuan yang bapak/ibu, saudara,gunakan sebaik baik mungkin semoga bisa bermanfaat, karena uang itu untuk rakyat dan kembali kerakyat.”Harapnya.

Nasruddin selaku pendamping pekon Sampang turus mengatakan intinya ketika pendatan kepada relawan ini sesuai dengan ril dilapangkan , jadi ketika tidak terdata misalnya terjadi keselipan ya harap di maklum namanya juga kita manusia, karena kita sudah semaksimal mungkin terkait proses pendataan.

“Jadi harapan saya bagi yang belum terdata dan yang belum mendapatkan bantuan langsung tunai dana desa(BLT DD) harap di maklum , terkait yang sudah mendapatkan bantuan langsung tunai( BLT) semoga bermanfaat dan bisa di gunakan bantuan tersebut sebaik mungkin .” Tandasnya.

Salah satu penerima bantuan langsung tunai (BLT) Rohmi, mengungkapkan rasa terimakasih kepada pihak pekon, dan tim relawan yang sudah ikut memperhatikan keluarganya, terlebih dimasa pandemi covid-19 ini.

“Saya ucapkan sangat terima kasih atas kepeduliannya, bantuan ini sangat kami harapkan dan sangat bermanfaat untuk keluarga kami, karena dengan bantuan ini sangat mengurai beban keluarga kami, dan bantuan ini bisa kami gunakan untuk keperluan keluarga .” Ucapnya.(Red)

Riana Sari Arinal Launching Sarung Pelangi Belah Ketupat dan Serahkan Bantuan kepada Masyarakat

Mediarepublika.com

Tanggamus – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung juga Ketua Dekranasda Hj. Riana Sari Arinal melaunching kain sarung Pelangi Belah Ketupat produksi Kabupaten Tanggamus, di lokasi air terjun Way Lalaan Tanggamus, Kamis (25/6/2020).

Launching sarung Pelangi Belah ketupat ditandai dengan penandatanganan oleh Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal dan Ketua Dekranasda Kabupaten Tanggamus, disaksikan oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE, MM.

Riana Sari Arinal memuji kreatifitas pengrajin di Tanggamus. Ia berharap dengan launching Sarung Pelangi Belah Ketupat akan menambah kekayaan seni dan budaya Kabupaten Tanggamus khususnya dan Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan ini, Riana Sari Arinal mengajak masyarakat untuk mencintai produk daerah dan produk dalam negeri. Kepada para pengrajin dan usaha kecil agar jangan ragu-ragu membeli bahan dari masyarakat sendiri. Masyarakat juga dihimbau agar membeli produk dari UKM. Agar program bela beli UKM dapat terealisasikan. Karena produk dari UKM juga tidak kalah berkualitas dengan produk lainnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Dewi Handajani, memuji kepedulian Ketua Dekranasda Provinsi Lampung terhadap kerajinan Provinsi Lampung. “Semangat Ibu Gubernur dalam meningkatkan produk-produk Lampung luar biasa. Ini bisa menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan produksi kerajinan daerah Lampung,” ujar Bupati Dewi.

Bupati Tanggamus Dewi Handajani melanjutkan, Tanggamus dengan 20 kecamatan yang ada, didukung dengan berbagai potensi alam, laut dan budaya terus berbenah. Bupati juga mengucapkan terimakasih atas Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi dan Ibu Riana Sari Arinal, sehingga ke depan Kabupaten Tanggamus semakin maju dan Provinsi Lampung semakin berjaya.

Dengan launching sarung Pelangi Belah Ketupat salah satu kekayaan budaya Tanggamus yang sebagian wilayahnya merupakan masyarakat pesisir, Bupati berharap akan diminati masyarakat Lampung dan bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

*Serahkan Bantuan Sembako
Dalam kunjungan ke Kabupaten Tanggamus, Riana Sari Arinal menyerahkan ratusan paket sembako dan masker kepada masyarakat Tanggamus.

Selaku Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda dan Ketua Umum LKKS, Riana Sari menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada para pengrajin, warga berkebutuhan khusus, kader Posyandu, UP2K dan masyarakat.

Rombongan TP PKK dan Dekranasda yang menyerahkan bantuan paket sembako dan masker kepada masyarakat Tanggamus antara lain, Mamiyana Fahrizal, Rusdiana Adi Erlansyah, Fera Mulyadi, dan sejumlah pengurus PKK, Dekranasda dan LKKS.

Riana Sari juga mengatakan, Provinsi Lampung memborong 3 Juara sekaligus dalam Lomba Video Inovasi Daerah Tatanan  New Normal : Juara 1. Sektor Rumah Makan, Juara 2. Sektor Pasar Modern, Juara 3. Sektor Pasar Tradisional. Semua itu tidak lepas dari kerja keras Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung, dukungan para bupati/walikota serta peran masyarakat Lampung.

Riana Sari juga istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini menyampaikan pesan agar masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga terhindar dari Covid-19.

Memasuki New Normal (Kebiasaan Baru), Riana Sari menghimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, di rumah saja, sedia hand sanitizer, bila kemana-mana jangan lupa pakai masker, tetap jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir, setibanya di rumah langsung mandi, tidak bersalaman dulu. Riana Sari juga mengajak kepada masyarakat untuk mematuhi himbauan pemerintah dan selalu berdoa agar pandemi Covid-19 segera berlalu. (*Red)

Hadiri & Sukseskan. 7 Juli 2019 Reuni SLTP 5 Bandar Lampung

Mediarepublika.com – Reuni merupakan ajang bersilaturahmi nya teman teman semasa sekolah, dengan cara berkumpul dan melakukan hal-hal positif. Begitu juga dengan para alumni Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri (SLTPN) 5 Bandar Lampung yang sekarang di sebut dengan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Bandar Lampung (Balam), yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) 2001 SMPN 5 Balam.

Setelah 18 tahun tamat sekolah para IKA 2001 SMPN 5 Balam ini sepakat akan melakukan Reuni Akbar yang akan dilaksanakan pada 7 Juli 2019 di Umah Bone Resto Jl way ngison no 3 Pahoman enggal Bandar Lampung. Novis Pawarman sebagai ketua panitia acara reuni mengungkapkan, “Insya kita akan melaksanakan Reuni Akbar IKA 2001 SMPN 5 Balam, pada tanggal 7 Juli 2019 yang lokasinya di Omah Bone Pahoman, dengan mengusung tema: Merajut Kembali Seragam Putih Biru, Sampai Dengan Nanti Punya Anak dan Cucu.” Ujar Novis di Umah Bone Rabu (19/6)

IKA 2001 SMPN 5 Balam yang berjumlah 243 orang dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia serta bekerja dan usaha di berbagai macam bidang, semoga dapat berkumpul bersama pada saat acara Reuni Akbar. “Saya berharap pada saat acara kita nanti semua teman IKA 2001 SMPN dapat berkumpul semua, baik itu yang di Bandar Lampung dan juga di luar kota dapat hadir dan mensukseskan acara kita ini, karna mungkin ada yang dari lulus sekolah, belum sempat bertemu karna kesibukan dan berbagai rutinitas lain, jadi semoga dengan acara ini semua teman yang sudah lama tidak bertemu dapat kembali berkumpul dan menyambung kembali tali silaturahmi serta dapat mengenang kembali kelucuan pada saat masa SMP dulu.” Jelas Novis kembali.

Di tempat yang sama, Sigit Setiawan merupakan salah pencetus ide di laksanakannya Reuni Akbar dan sekaligus Sekertaris panitia acara reuni ini juga mengharapkan kehadiran seluruh teman teman agar acara tak terlupakan, “kita akan buat acara reuni ini semenarik mungkin dan insyaallah tak kan terlupakan semua teman teman, kita akan mengundang guru SMPN 5 Balam, hadirkan makanan khas sewaktu sekolah dulu, kita akan adakan door prize yang berhadiah menarik, mulai dari voucher belanja sampai dengan sovenir menarik lainnya, yang pasti akan kita kemas menjadi hal yang mengesankan, walaupun dengan cara sederhana.” Jelas Sigit kepada wartawan.

Reuni yang merupakan ajang bersilaturahmi dengan sesama teman dan juga sebagai cara agar menyatukan perbedaan dan dapat temu kangen tanpa ada pembatas, “saya sangat berharap ini adalah event reuni pertama kita dan kedepannya akan kita buat dalam skala yang lebih besar lagi, seperti reuni 5 tahun angkatan, reuni alumni dari tahun 1999 sampai dengan 2003. Atau kita buat reuni semenjak didirikan nya SMPN 5 Bandar Lampung sampai dengan alumni 2019 ini, agar almamter SMPN 5 dapat saling mengenal, dan dapat saling support dalam segala bidang.” Harap Sigit kembali.

Lokasi Minggu, 7 Juli 2019, pukul 09.00 bertempat di Umah Bone Resto jl way ngison no 3 Pahoman Bandar Lampung