Semangat Kemerdekaan untuk Siswa SLB, Srikandi PLN Gelar Pelatihan Keterampilan di Lampung Utara

Lampung Utara, 06 Agustus 2025 – Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke-80 serta upaya mendukung pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui program Srikandi Movement menggelar pelatihan membatik untuk guru dan siswa tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Sukamaju, Lampung Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Srikandi Sahabat Anak sekaligus menjadi wujud nyata tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) PLN dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Program ini sejalan dengan komitmen PLN mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDGs 10 (Mengurangi Ketimpangan).

Dilaksanakan dengan menggandeng Ramones Art sebagai pelatih, pelatihan ini tidak hanya menghadirkan instruktur profesional, tetapi juga disertai dengan penyerahan perlengkapan membatik lengkap—mulai dari kompor listrik, canting, kain, lilin, hingga penambahan daya listrik sekolah—guna mendukung proses belajar-mengajar yang kondusif dan berkelanjutan.

“Program ini mencerminkan semangat PLN dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak tunarungu juga memiliki akses terhadap keterampilan yang dapat menunjang masa depan mereka,” ujar Rio Widiya Nugraha, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Lampung.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, PLN juga menyerahkan bantuan dana pendidikan kepada lima siswa/i SLB berprestasi di SLBN Sukamaju. Bantuan ini diharapkan menjadi

motivasi bagi siswa dan guru dalam mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal.

Kepala SLBN Sukamaju, Munir, S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian PLN terhadap dunia pendidikan inklusif.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN UID Lampung atas program ini. Anak-anak kami, khususnya siswa tunarungu, sangat antusias mengikuti pelatihan membatik ini. Harapan kami, keterampilan ini bisa menjadi bekal produktif untuk masa depan mereka,” ujar Munir.

Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Nofirdon Muchtar, S.P., M.E. juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak dalam menciptakan pendidikan yang berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.

“Kami menyambut baik sinergi seperti ini. Anak-anak berkebutuhan khusus berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan relevan. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dapat membawa manfaat nyata,” ujarnya.

PLN UID Lampung berharap pelatihan ini dapat menjadi cikal bakal terbentuknya kelas keterampilan membatik permanen di SLBN Sukamaju, sebagai bagian dari kurikulum yang memberdayakan dan berorientasi masa depan.

Ketua Srikandi PLN UID Lampung Elok Faiqoh Saptining Ratri menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dari para Srikandi PLN.

“Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan ini. Kolaborasi antara Srikandi PLN, PIKK, dan manajemen PLN UID Lampung menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat. Kami juga berharap bantuan ini tidak berhenti sampai disini, tetapi guru dan siswa SLB dapat berkarya dari ilmu keterampilan yang sudah diajarkan dan dapat menjadi bekal keahlian di masa depan kelak,” ungkapnya.

Tanggap Bencana, Kapolres Lampung Utara Pimpin Evakuasi Warga Korban Banjir

Lampung Utara, Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Utara sejak Rabu malam 8/3/2023 menelan korban jiwa, seorang anak laki-laki Adi Candra Saputra (9) warga jalan Rajawali Kelurahan Sribasuki meninggal dunia akibat terseret banjir.

Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail SH.SIK.MIK memimpin langsung pencarian korban melibatkan petugas dari Polres, TNI, BPBD dibantu warga sekitar. Kamis 9/3/2023

Terkait kejadian tenggelam, Kapolres AKBP Kurniawan mengatakan, korban pulang dari sekolah bersama dua rekan sebayanya melintasi arus banjir sambil berpegangan, namun korban terlepas kemudian terseret banjir.

Korban baru dapat kita temukan tidak jauh dari lokasi awal, lebih kurang satu jam kemudian sejak pencarian dalam keadaan telah meninggal dunia. “tutur AKBP Kurniawan yang turut mengangkat tandu jenazah.

Selain itu dikatakan juga olehnya, Curah hujan yang terjadi cukup tinggi sejak Rabu malam hingga pagi hari, mengakibatkan beberapa pemukiman warga dan ruas jalan tergenang air, diantaranya gang Merak 9, Tanah miring, Kali Umban dan beberapa titik di Kelurahan Sribasuki Kotabumi dengan ketinggian air rata-rata mencapai 50 sampai dengan 150 cm.

Petugas kita bersama TNI, BPBD membantu mengevakuasi barang-barang milik korban termasuk membantu sejumlah kendaraan bermotor yang mogok akibat melintas genanagan banjir.

Kapolres menghimbau masyarakat tidak perlu panik namun tetap waspada dengan datangnya banjir dan jangan lupa untuk meperhatikan arus listrik guna menghindari resiko “tuturnya

Perkuat Sinergitas, Polres Lampung Utara Gelar Olahraga Bersama TNI dan Forkopimda

Kotabumi – Dalam rangka memperkuat sinergitas, TNI-Polri dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepolisian Resor Lampung Utara menggelar olahraga jalan sehat dan senam bersama dengan route yang dilalui Jalan Tjoekoel Subroto, Jalan H. Alamsyah RPN dan kembali ke Mapolres.

Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa Pejabat dari unsur Pemerintah Daerah setempat beserta staf, Ketua DPRD, kemudian dari personil TNI Kodim 1412 serta Kimal TNI AL Lampung Utara.

Sebelumnya, acara didahului dengan apel bersama di lapangan Mapolres dan bertindak selaku pimpinan apel Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail SH.SIK. MIK.

Pada arahannya, Kapolres AKBP Kurniawan mengatakan kegiatan olahraga bersama ini bertujuan untuk mempererat siraturahmi, dalam kita melaksanakan tugas sehari-hari ada kaitannya antara Polres Lampung Utara dengan TNI Kodim 0412-LU, Kimal TNI AL termasuk dari unsur pemerintahan, kita harus perkuat sinergitas ini karena kita berada di suatu wilayah yaitu Kabupaten Lampung utara. “ujar AKBP Kurniawan Jumat (24/2/2023)

Tentunya dalam pelaksanaan tugas, kita tidak bisa bekerja dengan sendirinya, kita perlu adanya kerjasama, komunikasi, kordinasi, baik di internal instansi itu sendiri ataupun eksternal.

Permasalahan yang dihadapi di lampung utara ini sangat kompleks termasuk salah satunya adalah gangguan kamtibmas, trendnya saat ini sudah mengalami peningkatan, mengingat aktivitas masyarakat sudah kembali normal pasca covid-19.

Untuk mengatasi itu tentunya tidak bisa dilihat dari kacamata kepolisian saja, tapi kerjasama sinergitas dengan instansi terkait akan lebih memperkuat dan akan lebih baik hasilnya dan kemudian membawa dampak yang baik bagi masyarakat khusunya di kabupaten Lampung utara dalam mewujudkan kamtibmas yang lebih kondusif.

Selain dari pada itu “lanjut Kapolres, berkaitan dengan kita melaksanakan olahraga bersama, diharapkan semua dapat membaur saling mengenal, saling berkomunikasi, bila perlu jika ada permasalahan silahkan disampaikan untuk nanti bisa kita selesaikan bersama, kegiatan bersama seperti ini jangan hanya dijadikan seremonial belaka, wujudkan rasa solidaritas diantara kita.

AKBP Kurniawan juga mengharapkan kedepannya kegiatan ini akan terus berlanjut guna lebih mempererat hubungan, kita semua adalah keluarga besar di Kabupaten Lampung utara, secara bersama- sama bisa membangun kabupaten ini menjadi semakin baik, jangan pernah berfikir sektoral atau mungkin individual. “tutur Kapolres mengakhiri arahan

Tingkatkan Pelayanan, Jajaran Polres Lampung Terus Gelar Jumat Curhat

Lampung Utara – Guna untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, jajaran Polres Lampung Utara terus melakukan Jumat Curhat, Jumat (24/2/23).

Jumat curhat dilaksanakan oleh Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran Polres Lampung Utara untuk menyerap informasi dari masyarakat secara langsung.

Kasi Humas AKP Zulkarnain mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail menjelaskan, Program Jumat Curhat digelar secara serantak di jajaran Polres Lampung Utara setia hari Jumat.

“Jumat Curhat sebagai salah satu program kegiatan bertujuan agar warga masyarakat lebih dekat dengan Polri, terjalin komunikasi sehingga memudahkan untuk kita memperoleh informasi /masukan, kemudian tentu menjadi lebih meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata AKP Zulkarnain.

Lanjut Kasi Humas, dengan ada Jumat Curhat kita bisa langsung mengetahui apa aja yang menjadi masalah di masyarkat dan mencari solusi untuk penyelesaiannya.

“Semoga dengan adanya Jumat Curhat, terjalin suatu komunikasi dan masyarakat semakin aktif untuk menyampaikan informasi khususnya terkait Kamtibmas dan terwujud situasi keamanan yang lebih kondusif.” ujar Kasi Humas AKP Zulkarnain.

Gebyar SAMSAT Lampung Utara suguhkan hadiah bagi warga masyarakat taat pajak

Lampung Utara, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung, diawal Tahun 2023 menyelenggarakan undian berhadiah diperuntukan bagi warga masyarakat taat pajak, bertempat di halaman kantor Samsat Kotabumi Lampung Utara. Selasa (10/1/2023).

Berbagai macam hadiah telah disediakan mulai dari yang berbentuk door prize, Lemari Es, Sepeda gowes Hinga hadiah utama berupa satu unit sepeda motor.

Hal ini bertujuan sebagai upaya untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah khususnya pada sektor pajak kendaraan bermotor.

Hadir pada acara tersebut Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail SH.SIK.MIK, Kepala Dinas Provinsi Lampung, Kepala Jasa Raharja perwakilan Kotabumi, Kepala Cabang Bank Lampung, Kepala Cabang Bank BRI Kotabumi, Kepala Dinas PMD serta para Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan pada sambutanya menyampaikan didirikannya kantor samsat ini adalah untuk menggabungkan instansi-instansi terkait dengan tujuan meningkatkan pendapatan Negara khusunya di bidang pajak kendaraan bermotor.

Berkaitan dengan itu tentunya perlu sinergitas antar instansi-instansi terkait yang tergabung didalam samsat itu sendiri kaitannya dengan pelayanan, harus kita tingkatkan lagi. Karena sangat berhubungan erat dengan bila kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat wajib pajak.

Namun ada hal penting yang perlu lebih kita perhatikan bersama yaitu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat para wajib pajak, bahwa selama berdinas di lampung utara ini kami berkeliling bertemu warga masyarakat masih banyak yang menyampaikan komplin-komplin terkait pelayanan yang ada di Samsat, diantaranya pelayanan yang kurang ramah dan terkesan lamban. “ujar AKBP Kurniawan

Menanggapi hal itu, kami juga dari Kepolisian memberikan penjelasan kepada warga masyarakat bahwa memang sangat banyak pelayanan yang harus kita berikan sementara faktor ukuran dan kondisi bangunan kantor SAMSAT yang ada di Kotabumi sampai sekarang masih menjadi kendala.
Kedepan kita perlu meminta bantuan pemerintah daerah untuk mungkin merenovasi kantor agar semakin menjadi lebih baik sehingga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih nyaman. “pungkasnya

Program ‘Jumat curhat’, Kapolres Lampung Utara sambangi warga Kelurahan Rejosari

Kotabumi, Polres Lampung Utara Polda Lampung beserta Polsek dalam jajarannya, secara serentak kembali melaksanakan kegiatan serap aspirasi masyarakat melalui program Jumat Curhat.

Kegiatan tersebut di pimpin langsung Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail S.H., S.I.K., M.I.K., yang di dampingi oleh beberapa pejabat utama (PJU) dan perwira staf diantaranya Waka Polres Kompol Dwi Santosa SH, Kasat Binmas AKP Edy Juarsyah, Kasat Samapta AKP M.Zen, Kasat Lantas Iptu Joni Charter Kasi Humas AKP Zulkarnaen, Kanit Bhabinkamtibmas Iptu Abraham Hendra.

Hadir pada kegiatan Jumat Curhat, Camat Kotabumi Kota Juniriadi S.Sos., M.M., Ketua LK IV Faisol beserta perangkat Kelurahan, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga lebih kurang 35 orang.

Kapolres AKBP Kurniawan mengatakan, sebagai penjabaran program Quick Wins Presisi dan kebijakan Pimpinan Polri program Jumat Curhat merupakan salah satu wujud kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, berdiskusi secara langsung, mendengarkan informasi, keluhan bahkan kritik terkait dengan kinerja dan pelayanan Polri. “ujarnya Jumat (6/11/2023).

Dalam kegiatan yang bertempat di halaman rumah Ketua LK IV tersebut, tampak beberapa warga masyarakat secara terbuka menyampaikan informasi sekaligus keluhan dan harapannya kepada Kapolres yang berhubungan dengan situasi kamtibmas di wilayahnya.

“Semua informasi / masukan dan harapan masyarakat mendapat penjelasan dari Kapolres dan para PJU yang hadir dan kemudian menambahkan bahwa semua informasi, saran masukan akan menjadi bahan evaluasi Polri untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan dan menentukan kebijakan lebih lanjut yang lebih baik, “tutur orang nomor 1 di Polres Lampung Utara itu.

Tentang situasi keamanan yang kondusif di daerah kita, Kapolres AKBP Kurniawan mengatakan hal ini tidak terjadi dengan sendirinya akan tetapi tidak terlepas dari kerjasama atau dukungan dari warga masyarakat bersama dengan aparat Kepolisian, namun kita tetap jangan lengah karena terkait dengan meredanya situasi pandemi covid, potensi gangguan Kamtibmas bisa saja muncul, untuk itu perlu kita waspadai. “imbuhnya.

Selanjutnya Kapolres AKBP Kurniawan memberikan nomor hand phone kepada warga bila ada hal-hal yang nantinya akan di sampaikan.

“Secara terpisah Camat Kotabumi Kota Juniriadi atas nama warga dalam Kecamatan, perangkat Kelurahan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres Lampung Utara beserta rombongan yang telah hadir bersilaturahmi serta dapat mendengarkan secara langsung informasi, keluhan dan harapan warganya

Dua Begal Sadis di Lampung Utara Dilumpuhkan Polisi dan 1 Pelaku Meninggal dunia

Lampung Utara – Sepak terjang dua orang residivis pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) yang terkenal sadis saat melakukan aksinya berakhir terhenti di tangan Tim Gabungan Tekab 308 Resmob Ditreskrimum Polda Lampung dan Polres Lampung Utara. “Tekab 308 Resmob Ditreskrimum Polda Lampung selalu akan turun ke wilayah untuk memperkuat wilayah dalam penyelidikan dan penyidikan setiap perkara”, ucap Dirreskrimum Polda Lampung AKBP Reynold Hutagalung.

Para pelaku melakukan aksi curas di Dusun Talang Kepayag Desa Pengaringan Abung Barat pada hari Selasa 12 Oktober dengan korban ibu berserta anak yang mengalami luka bacok dan luka tusuk, untuk korban masih di rawat di rumah sakit.

Kapolres Lampung Utara menjelaskan, setelah 4 hari melakukan penyelidikan, Tim gabungan Tekab 308 Resmob Ditreskrimum Polda Lampung dan Polres Lampung Utara berhasil mengamankan pelaku K (31) saat berada di Desa Talang Tebak Bukit Kemuning dan FY (35) di Desa Muara Aman Bukit Kemuning pada hari Sabtu 16 Oktober 2021 sekitar pukul 04.00 wib.

“Saat dilakukan penangkapan para pelaku melakukan perlawanan aktif menggunakan sajam sehingga kita lakukan tindakan tegas terukur. Untuk pelaku K (31) di rawat di Rs. Ryacudu Kotabumi dan untuk pelaku FY (35) meninggal dunia,” kata Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail, S.H., S.I.K., M.I.K. saat gelar Konferensi Pers di dampingi Kasat Reskrim AKP Eko Rendi,, S.H. dan Kapolsek Abung Barat Iptu Ono Karyono.

Pelaku FY merupakan residivis Specialis Kasus pencurian kekerasan di beberapa TKP, antara lain di Bukit Kemuning Tahun 2013 Sudah Jalani hukuman, keluar dan melakukan kembali tahun 2015 sudah jalani Hukuman, dan melakukan kembali Tahun 2017 sudah Jalani Hukuman. (Sebanyak 3 kali sebagai Narapidana)

Pelaku K merupakan Residivis Kasus pencurian kekerasan spesialis kendaraan bermotor di beberapa tempat sejak tahun 2010 antara lain di Sumatera Selatan sudah jalani Hukuman, keluar dan Tertangkap Tangan Sajam tahun 2013 tkp Bukit Kemuning Sudah Jalani Hukuman, keluar dan melakukan pencurian dengan pemberatan di sebuah Rumah pada tahun 2020 Tkp Desa Talang Paris Kec. Abung Tinggi Sudah Jalani Hukuman. (Sudah 3 kali sebagai narapidana)

Lanjut Kapolres, selain itu petugas juga mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna Putih Biru, 1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitam, 3 unit Hp dan 2 bilah sajam jenis Sangkur dan Laduk berikut pelaku AB (24) warga Bukit Kemuning penadah hasil Curas.

Dari pengembangan para pelaku juga telah melakukan curas di Dusun Talang Belimbing Desa Pekurun Udik dan curas Simpang Kinciran Abung Tengah. Kapolres Lampung Utara menghimbau kepada masyarkat yang melihat orang yang mencurigakan atau kejadian curas, curat atau curanmor segara lapor ke polisi, kita akan segera tindak lanjuti.

“Dari hasil pengembangan Polres Lampung Utara sudah mengamankan 16 unit sepeda motor berbagai jenis. Untuk korban atau masyarakat yang kehilangan motornya bisa datang Kepolres Lampung Utara untuk mengecek sepeda motornya,” imbuh Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail, S.H., S.I.K., M.I.K.(*)

Wakili Masyarakat, Bupati dan Ketua DPRD Lampung Utara Apresiasi Kinerja Polres Lampung Utara Tindak Tegas Pelaku 3C

Lampung – Keberhasilan Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Polsek jajaran Polres Lampung Utara meringkus dan menindak tegas  para pelaku Curas, Curat dan Curanmor (C3) mendapat apresiasi dari sejumlah pihak di Kabupaten setempat.

Salah satu pihak yang mengapresiasi kinerja Polres Lampung Utara dan jajaranya yakni Bupati Lampung Utara H. Budini Utomo mewakili seluruh masyarkat Lampung Utara.

“Saya H. Budi Utomo Bupati Lampung Utara mewakili masyarakat Lampung Utara mengapresiasi  dan  mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lampung Utara dan Tekab 308 dalam mengungkap kasus Curas/begal di wilayah hukum Lampung Utara “Kami mendukung Polisi Tindak Tegas pelaku Begal”, kata Bupati Lampung Utara H. Budini Utomo, Rabu (26/5/2021).

Ditempat terpisah, Ketua DPRD Lampung Utara Romli mewakili masyarakat Kabupaten Lampung Utara juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Lampung Utara dan Tekab 308 Polres Lampung Utara yang telah mengungkap kasus Curat dan Begal di Kabupaten Lampung Utara.

“Kami mendukung atas ketegasan Polres Lampung Utara dalam memberantas kejahatan dan Begal di Lampung Utara,” ujar Romli.

Tidak hanya ucapan dari Bupati Lampung Utara puluhan karangan bunga atau bentuk ucapan rasa terima kasih kepada Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono dan Tekab 308 Satreskrim dari masyarakat Lampung Utara turut membanjiri lapangan Polres setempat.(Red)

Tim II Pemprov Lampung Lakukan Monitoring PPKM Berbasis Mikro Di Lampung Utara

Lampung Utara — Tim II Pemerintah Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum, Minhairin, melakukan monitoring Pelaksanaan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kabupaten Lampung Utara.
Turut serta dalam Tim Monitoring ini, Kepala Bappeda, Kepala Balitbangda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Sosial, Kepala Biro Organisasi, dan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Gubernur Lampung dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung menyampaikan bahwa tim monitoring ini bertugas untuk terjun langsung memonitor pelaksanaan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan PPKM Berbasis Mikro di Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung agar bisa meminimalisir dampak penyebaran Covid-19 akibat libur panjang perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Mudik.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri.

Terkait dengan kondisi tersebut, Gubernur Arinal memandang perlu untuk melakukan pemantauan guna memastikan seluruh Kabupaten/Kota mematuhi terlaksananya PPKM dan PPKM Mikro sebagaimana diatur dalam Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Tim ini juga sekaligus memonitor pelaksanaan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1652/VI.07/2021 tanggal 28 April 2021 tentang Peniadaan Mudik dan Pengetatan Pembatasan Perjalanan Orang dalam Masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1665/VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, Kenaikan Isa Al Masih dan Hari Raya Waisak dalam Situasi Pandemi Covid-19 di Provinsi Lampung.

Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H. Ini merupakan tahun kedua Pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19 dengan berbagai macam pertimbangan, yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada tahun 2020/1441 H.

Untuk itu, Gubernur meminta kepada Bupati/Walikota untuk mengoptimalkan pelaksanaan PPKM dan PPKM Mikro dan mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, dengan melaksanakan Pencegahan Untuk mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19 selama bulan Suci Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021.

Langkah Pencegahan yang dimaksud diantaranya dengan melaksanakan Protokol Kesehatan 3M + 2M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan + Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas), Work From Home, Kegiatan Belajar Mengajar secara Online, Pembatasan Jam Operasional Tempat Usaha/Mall dan Bisnis, Pengaturan kapasitas dan Jam Operasional Transportasi Umum.

Kemudian, Penanganan yaitu melakukan 3 T (Testing, Tracing dan Treatment) serta Pembinaan dengan mengoptimalkan Perangkat Pekon atau Kelurahan menjadi ujung tombak. Kepala Desa dengan perangkatnya dibantu Bhabinkamtibmas melakukan pendekatan atau sosialisasi dalam penanganan Covid-19 di daerah, serta melibatkan tokoh agama dan masyarakat dalam penanganan Covid-19, serta berkoordinasi dengan RT, RW, Babhinkamtibas dalam melaksanakan PPKM Mikro di lingkungannya.

Selain itu setiap Kabupaten/Kota harus mengoptimalkan setiap posko yang telah didirikan, antara lain dengan menyediakan tes swab antigen/Ge-nose, menyediakan ruang isolasi di setiap posko, serta Pendukung Pelaksanaan penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan / Pelaporan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan Optimalisasi penggunaan aplikasi Smart Village untuk mengupdate data terkait kasus Covid-19 di wilayahnya (Penderita baru, Penderita yang Sembuh, Pendatang baru, penerima vaksinasi).

Gubernur Arinal juga meminta Bupati/Walikota untuk mengingatkan masyarakat agar melaksanakan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1665/ VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, Kenaikan Isa Al Masih dan Hari Raya Waisak dalam Situasi Pandemi Covid-19 di Provinsi Lampung.

Dalam Surat Edaran tersebut, bahwa Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H tahun 2021 sangat dianjurkan di rumah/kediaman masing-masing dengan maksud untuk menghindari penularan Covid-19. Jika dilaksanakan di rumah ibadah atau di tanah lapang dikhawatirkan akan menimbulkan kerumunan dalam jumlah besar dan kontak erat antar jamaah yang sangat berisiko menularkan Covid-19.

Pemerintah Provinsi Lampung telah banyak melakukan tindakan komprehensif dalam meminimalisir penyebaran Covid-19, antara lain dengan disiplin tinggi dalam menerapkan Protokol Covid-19 dan penerapan PPKM dan PPKM Berbasis Mikro. Bahkan Pemerintah Pusat telah menganugerahi prestasi Juara kedua Provinsi terbaik di Indonesia yang berhasil menekan dan mengendalikan laju penyebaran virus Covid-19.

Gubernur Arinal berharap agar para Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung juga mempunyai motivasi yang lebih tinggi dari apa yang telah Pemerintah Provinsi lakukan, agar masyarakat terlindungi dari bahaya penularan Covid-19.(Red)

MRI LAMPURA GELAR VOLUNTEER CAMP 2021

Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kabupaten Lampung Utara mengadakan kegiatan Volunteer Camp di Aula Serba Guna Dinas Pertanian, Kabupaten Lampung Utara pada tanggal (3-4 april 2021).

“Dari 31 Relawan MRI Lampung Utara yang mengikuti kegiatan volunteer camp diharapkan mampu menguasai berbagai ilmu dan metode tentang kebencanaan, baik bencana sosial mau pun bencana kemanusian yang bisa terjadi kapan saja,” kata Ketua Pelaksana MRI Kab. Lampung Utara Tri Meilan.

Beberapa kegiatan selama dua hari tersebut, di antaranya tentang pengelolaan organisasi yang menghadirkan Asisten 1 Bupati Lampung Utara, Ketua DPRD Lampung Utara, DISPORA, KODIM, dan BPBD.

Ia mengharapkan para peserta selalu siap dan bersedia mengaplikasikan kemampuan di lapangan dalam kondisi apa pun pascabencana.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menumbuhkan jiwa kelembagaan kepada seluruh relawan khususnya, dan keterampilan sosial ‘mapping disaster’ manajemen kebencanaan, sinergi, dan komunikasi personal,” Ujarnya.

Hov Kerelawanan ACT Lampung Faris Maulana Almuzakki saat upacara pembukaan “volunteer camp”, selain memberikan ucapan selamat kepada peserta, juga mengharapkan mereka mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai.

“Volunteer camp merupakan sarana bagi para relawan dalam meningkatkan kapasitas diri sebagai seorang relawan. Juga agar mereka mampu meningkatkan kesolidan relawan, ketika terjun ke lapangan,” Ujarnya.

“Kita harus siap dengan segala kemungkinan yang terjadi di lapangan, tetap kembali ke niat baik, dan tanamkan jiwa kerelawanan yang tinggi dalam diri teman-teman semua,”.

Ketua Pelaksana Volunteer Camp MRI Kab Lampung Utara Tri Meilan Purwati mengharapkan peserta yang mengikuti kegiatan “Volunteer Camp” menjadi agen-agen yang menggerakkan kesadaran dan partisipasi masyarakat khususnya Lampung Utara dalam mengatasi permasalahan kemanusiaan.

“Sehingga mereka menjadi anggota yang bisa terus mengelola MRI sebagai lembaga profesional dalam mengatasi permasalahan kemanusiaan,” Pesannya kepada seluruh Anggota MRI lampung Utara.

Kegiatan Volunteer Camp yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Relawan MRI Lampung Utara ini, menghadirkan sejumlah pemateri yang ahli di dalam bidangnya.

Sebagai relawan, Daesya Kusuma Miranti sebagai ketua MRI Kab. Lampung Utara, harus mengutamakan prinsip pertolongan atau membantu sesama manusia dari segalanya. Upah atau pesangon tidak boleh dipikirkan. Setiap tindakan relawan, berprinsip untuk bagaimana menolong sesama yang membutuhkan. Mengurangi beban para korban bencana yang ditolong, sebagai tugas kemanusiaan.Tugas ini, kata Daesya, tentu sangat mulia, karena tidak semua orang sanggup melakukannya dan menjadi relawan.

Safira Devani, salah satu Relawan MRI yang ikut dalam kegiatan ini mengaku bangga, karena banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman praktek secara langsung terutama di bidang pertolongan pertama. Sekiranya, materi yang sudah diterima ini dapat membekas di dalam diri mereka, dan dapat diaplikasikan di lapangan kelak nanti.