Giliran Bupati, Sekda dan Pejabat di Rapid Test

KALIANDA, Mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan pejabat eselon II dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjalani test cepat (rapid test) di ruang pertemuan yang berada di rumah dinas bupati setempat, Kamis (27/8/2020).

Selain bupati, seluruh pejabat utama lainnya juga ikut di rapid test. Seperti Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten, Thamrin, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, hingga Camat.

Kepala Dinkes Lampung Selatan, dr. Jimmy Baggas Hutapea, MARS mengatakan, rapid test tersebut dilakukan berdasarkan kebijakan Ketua Gugus Tugas Kabupaten Lampung, yakni bupati H. Nanang Ermanto.

Skrining itu dilakukan, mengingat mobilitas para pejabat eselon II dilingkup Pemkab Lampung Selatan cukup tinggi. Sehingga perlu dilakukan skrining dengan rapid test.

“Hari ini dilakukan skrining untuk mendeteksi dini dan mencegah penularan COVID-19. Semua ASN termasuk pejabat, kepala OPD, dan camat harus dilakukan rapid test sesuai kebijakan Pak Bupati. Jadi ini bukan untuk mendiagnosis COVID-19,” terang Jimmy disela-sela rapid test.

Rapit test massal ini bukan yang pertama dilakukan. Sebelumnya, Pemkab Lampung Selatan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah melakukan rapid test di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tugasnya bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.

“Catatan kami sudah sembilan OPD yang sudah melakukan rapid test massal. Ini sesuai kebijakan Ketua Gugus Tugas agar OPD yang terkait dengan pelayanan publik juga harus dilakukan skrining. Bukan hanya pejabatnya, tetapi seluruh staf yang ada di OPD itu. Ini guna percepatan memutus mata rantai penularan COVID-19,” ujarnya.

Lebih lanjut Jimmy menjelaskan, kegiatan rapid test itu melibatkan tenaga kesehatan dari Dinkes Lampung Selatan. Seperti Unit Laboratorium Kesehatan Daerah dan Public Safety Center (PSC) 119 Dinkes setempat.

“Petugas kita ada 10 orang. Semua dari Dinas Kesehatan. Semua gratis,” ucapnya.

Lebih lanjut Jimmy mengatakan, jika hasil dari rapid test tersebut ada yang reaktif, maka selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.

“Sesuai pedoman revisi yang kelima, ketika rapid test hasilnya ada yang reaktif, yang bersangkutan harus melakukan isolasi di rumah. Tetapi jika tidak ada gejala. Kalau ada gejala ke arah Covid seperti demam batuk, maka harus diisolasi di rumah sakit. Kalau tidak ada gejala cukup di rumah masing-masing,” tandasnya.

Sementara, Jimmy mengungkapkan, berdasarkan tes cepat itu, bupati, sekda, dan sejumlah pejabat lainnya didapati hasil non reaktif.

“Pak Bupati, Sekda dan beberapa pejabat yang sudah di rapid test hasilnya non reaktif. Mudah-mudahan sampai dengan selesai semua non reaktif,” pungkasnya. (Red)

Besok, Lomba Mural HUT RI ke-75 Tingkat Kabupaten Lampung Selatan Digelar

KALIANDA, mediarepublika.com – Lomba mural dalam rangka memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Lampung Selatan siap digelar besok, 26 Agustus 2020 di Kebun Edukasi rumah dinas bupati setempat.

Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Keuangan, Akar Wibowo selaku Ketua Pelaksana Lomba Mural menyatakan, lomba mural di Kebun Edukasi siap digelar.

“Kesiapan sudah hampir seratus persen. Besok pembukaan, dimulai pukul 07.30 WIB. Penutupan dan penyerahan hadiah pada hari Kamis, 27 Agustus 2020,” ujar Akar, disela-sela meninjau kesiapan lomba, Selasa (25/8/2020).

Ia menambahkan, lomba mural atau melukis diatas media dinding itu dalam rangka menyemarakkan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, kegiatan itu sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap masyarakat yang memiliki minat terhadap seni mural.

“Kendati tengah dalam masa pandemi, jangan sampai menghalangi kreativitas masyarakat untuk berkarya. Walaupun COVID-19, tetap produktif. Jangan hanya berdiam diri di rumah. Namun tetap utamakan protokol kesehatan,” kata Akar.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten lampung Selatan, Thomas Amrico mengatakan, lomba mural akan diikuti peserta yang terbagi dalam kategori SMP, SMA/SMK, Perguruan Tinggi, dan Umum.

Ia mengungkapkan, saat ini pendaftaran masih dibuka. Hingga Selasa, 25 Agustus 2020, sebanyak 182 tim atau 751 peserta sudah mendaftarkan ke panitia.

“Untuk peserta umum ada yang berasal dari Jogya, Palembang, serta kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Setiap peserta akan kita berikan kaos dan topi. Semua tidak dipungut biaya,” ujar Thomas selaku Koordinator Lomba Mural.

Nantinya, kompetisi itu akan dilakukan secara berkelompok dengan jumlah anggota atau tim maksimal untuk tingkat SMP 5 orang, SMA/SMK 4 orang, Perguruan Tinggi 3 orang, dan kategori umum 3 orang.

“Kita siapakan space mural sebanyak 260 bidang. Selain itu kita juga adakan pameran lukisan serta bazar UKM dari PKBM binaan Dinas Pendidikan,” ungkapnya.

Thomas berharap, kegiatan lomba mural tersebut dapat menjadi wahana untuk mencetak generasi anak bangsa yang memiliki jiwa seni.

“Harapannya disini para generasi muda dapat menuangkan inspirasi dan kreativitasnya melaui goresan dinding,” kata Thomas. (Red)

Kunjungi Lampung Selatan, Seluma Belajar Kelembagaan dan Tata Laksana Organisasi

KALIANDA, mediarepublika.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma, Provinsi Bengkulu, yang dipimpin Asisten Bidang Administrasi Umum (Adum), Marhakidinata, S.Pd, M.Pd melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan.

Kedatangan rombongan disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Selasa (25/8/2020).

Hadir juga dari jajaran Pemkab Seluma, Kepala Bagian Organisasi, Elma Juwita beserta Kepala Bidang, Kasubbag, dan Kasi yang membidangi organisasi dan kepegawaian.

Sedangkan, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin turut didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Akar Wibowo, Plt Asisten Bidang Adum sekaligus Kepala Pelaksana BPBD, M. Darmawan, dan Inspektur Kabupaten, Joko Sapta.

Mewakili Bupati Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin mengucapkan selamat datang kepada jajaran Pemkab Seluma di Kota Kalianda, Lampung Selatan.

“Semoga dengan pertemuan ini dapat memberikan manfaat guna mewujudkan kelembagaan dan tata laksana organisasi instansi pemerintah yang lebih baik,” ujarnya.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu Thamrin memaparkan kondisi geografis kabupaten yang terletak di paling ujung Pulau Sumatera ini.
Thamrin menyebut, Kabupaten Lampung Selatan memiliki luas wilayah lebih kurang 2.007 kilometer persegi, terdiri dari 17 kecamatan, 256 desa, dan 4 kelurahan.

“Lampung Selatan memiliki jumlah penduduk lebih kurang 1.011.286 jiwa dengan berbagai suku bangsa dengan beraneka ragam adat dan budaya. Jadi semua suku ada disini, bisa dibilang miniaturnya Indonesia,” kata Thamrin.

Lebih lanjut Thamrin menyampaikan, kelembagaan dan tata laksana di Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, terakhir mengacu pada Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 5 Tahun 2020 tentang perubahan keempat atas Peraturan Bupati Lampung Selatan Nomor 36 tentang Kedudukan, Tugas dan Fungsi, Susunan Organisasi, serta Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, DPMD, dan Inspektorat.

“Melalui pembangunan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), pada tahun 2019 Kabupaten Lampung Selatan meraih predikat B dengan nilai 60. Pak Bupati berharap ini bisa terus ditingkatkan minimal menjadi nilai B Plus,” ucap Thamrin.

Diakhir Thamrin berharap, pertemuan tersebut dapat dijadikan sebagai bentuk koordinasi kelembagaan dan tata laksana Sekretariat Daerah kabupaten Lampung Selatan dengan Bagian Organisasi dan Kepegawaian di Sekretariat Daerah Kabupaten Seluma.

Sementara, pimpinan rombongan Pemkab Seluma, Marhakidinata mengungkapkan, kedatangan jajaran Pemkab Seluma karena ingin mempelajari tentang kelembagaan dan tata laksana organisasi pada Bagian Organisasi Kabupaten Lampung Selatan.

Khususnya untuk mempelajari tentang keberhasilan Kabupaten Lampung Selatan dalam meraih nilai SAKIP, LAKIP dan Reformasi Birokrasi.

“Kami disini diutus untuk banyak belajar, sehubungan Kabupaten Seluma yang baru berusia 17 tahun. Mudah-mudah dengan kehadiran kami beserta rombongan disini akan membawa banyak manfaat untuk kebaikan Kabupaten Seluma kedepan,” tuturnya.

Marhakidinata juga memaparkan, Kabupaten Seluma lahir pada tahun 2003, terdiri dari 14 kecamatan, 182 desa dan 20 kelurahan. Dengan jumlah penduduk lebih kurang 235 ribu jiwa yang terdiri dari bermacam-macam suku.

“Dibandingkan Kabupaten Seluma yang baru berusia 17 tahun, Lampung Selatan sudah berdiri sejak tahun 1956, artinya sudah begitu lama. Begitu masuk, kami melihat Lampung Selatan sudah cukup maju. Untuk itu kami ingin belajar bagaimana Kabupaten Seluma setapak demi setapak bisa menjadi seperti Lampung Selatan,” ungkapnya. (Red)

Kepala Dinas Kominfo Silaturahmi Bersama Serikat Pers Republik Indonesia Lampung Selatan

KALIANDA, mediarepublika.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lampung Selatan, M. Sefri Masdian menghadiri acara silaturahmi yang digelar Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (18/8/2020).

Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia itu digelar di Sekretariat SPRI Kabupaten Lampung Selatan yang berada di Jalan Indra Bangsawan, komplek perkantoran bupati setempat.

Hadir dalam acara itu, Ketua DPD SPRI Provinsi Lampung, Dewi Marta, Pembina SPRI Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Nyerupa dan Habib Mukhlis serta Pengurus Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (KO-WAPPI) Provinsi Lampung.

Menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, Sefri Masdian mengatakan, dengan hadirnya SPRI diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara sesama insan pers dengan pemerintah daerah menjadi semakin erat.

Sefri berharap, SPRI dapat menjadi sarana dalam menyebarluaskan informasi, khususnya untuk kepentingan pembangunan di Lampung Selatan. Disamping, keberadaan SPRI diharapkan mampu menjawab persoalan yang dihadapi insan pers saat ini dan kedepan.

“Melalui kritik dan saran dari rekan-rekan media, diharapkan mampu membantu Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mewujudkan pemerintahan yang baik. Serta dapat memberikan kemudahan kepada pemerintah daerah dalam membedakan media mana saja yang terverifikasi sesuai aturan Dewan Pers,” ujar Sefri.

Sefri menambahkan, dengan jalinan silaturahmi yang dibaherah Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.

“Semoga tali silaturahmi ini akan terus berkesinambungan. Dan media pers di Lampung Selatan semakin kokoh, inovatif, dan dewasa dalam pemberitaan,” tandasnya.
Sementara, Ketua DPC SPRI Kabupaten Lampung Selatan, Zainal Arifin mengatakan, selain silaturahmi, kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 itu sekaligus menjadi momemtum perkenalan pengurus SPRI.

Dia mengungkapkan, SPRI adalah organisasi himpunan para insan pers termasuk didalamnya adalah pekerja pers, perusahaan pers, dan awak media cetak juga ekektronik.

“DPC SPRI Kabupaten Lampung Selatan berdiri di Bandar Lampung berdasarkan Musyawarah Daerah DPD SPRI Provinsi Lampung. Dan telah dikukuhkan dilantik pada tanggal 30 April 2019 lalu di Gedung Balai Keratun Pemprov Lampung,” tuturnya.

Lebih lanjut Zainal Arifin mengatakan, dalm rangka peringatan HUT RI ke-75, DPC SPRI telah melaksanakan kegiatan bakti sosial. Diantaranya memberikan santunan kepada yatim piatu yang dilaksanakan di Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda.

“Seyogyanya kami juga akan menyelenggarakan khitanan massal. Namun setelah berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan gugus tugas, maka disarankan tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah yang banyak dalam masa pandemi yang belum berakhir. Tapi kami akan tetap melaksanakan namun waktunya belum bisa ditentukan. Karena ini adalah salah satu program kerja kami,” katanya.

Selanjutnya, Zainal Arifin juga menyatakan akan mendukung program-program pemerintah yang pro dengan rakyat. “Kami tetap mendukung program Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dengan mengedepankan fungsi kontrol sosial,” ucapnya.

Ditempat sama, Ketua DPD SPRI Provinsi Lampung, Dewi Marta menyampaikan apresiasi kepada DPC SPRI Kabupaten Lampung Selatan yang telah melakukan kegiatan sosial.

“Semoga jejak DPC SPRI Lampung Selatan bisa diikuti DPC SPRI lainnya yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Dia berharap, pemerintah daerah dapat bekerjasama dengan insan pers khususnya yang tergabung dalam organisasi SPRI yang telah mengantongi izin pelatihan dari BPK.

“Satu-satunya oganisasi wartawan yang sudah mengantongi izin dari BPK adalah SPRI. Dan pesan saya, marilah kita bersama-sama menyatukan visi dan misi berjuang bersama jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan Provinsi Lampung lebih baik lagi,” katanya. (Red)

Pemkab Lampung Selatan Ikuti Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75 Secara Virtual

KALIANDA, mediarepublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengikuti pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi dalam rangka peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang dipimpin Presiden RI, Joko Widodo dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2020).

Acara yang dilaksanakan di Aula Rajabasa, kantor bupati Lampung Selatan itu dihadiri Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto serta anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta para pejabat utama dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Meski dilaksanakan melalui media daring atau secara virtual, namun hal tersebut tidak mengurangi kesakralan upacara hari kemerdekaan RI ke-75 tahun itu.

Nampak Bupati Lampung Selatan dan Forkopimda yakni, Kapolres, Kajari, Ketua DPRD, Ketua PA, Ketua PN, perwakilan Kodim 0421/LS dan pimpinan lembaga vertikal lainnya mengikuti jalannya upacara tersebut dengan khidmat hingga selesai.

Berdasarkan pantauan, upacara detik- detik proklamasi di Istana Merdeka dimulai pukul 10.00 WIB dengan diawali laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Kemudian meriam ditembakkan dan sirene dibunyikan.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, mengheningkan cipta dipimpin Inspektur Upacara, Presiden RI Joko Widodo, serta pembacaan doa oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Sedangkan pada saat pengibaran bendera merah putih, tampak hanya ada tiga orang Paskibraka yang bertugas. Ketiganya merupakan putra-putri terbaik bangsa Indonesia.

Diketahui, pelaksanaan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan HUT RI ke-75 pada tahun 2020 dilakukan secara terbatas dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. (Red)

Nanang Ermanto Pimpin Upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Halaman Kantor Bupati

KALIANDA, Mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di halaman kantor bupati setempat, Senin pagi (17/8/2020).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, upacara peringatan HUT RI ke-75 kali ini dilaksanakan sangat sederhana dan minimalis. Hal ini sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus COVID-19 yang ditetapkan pemerintah.

Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu, hanya diikuti peserta dari unsur Forkopimda Lampung Selatan, satuan dari TNI-Polri dan Sat Pol PP serta beberapa pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan Komandan Upacara, Kapten Infantri Paino dari Kodim 0421/Lampung Selatan.

Upacara peringatan HUT RI ke-75 diawali dengan Pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi. Kemudian dilanjutkan Mengheningkan Cipta dipimpin Inspektur Upacara serta doa oleh Kakan Kementerian Agama Lampung Selatan, Azhari.

Setelah itu, upacara dilanjutkan dengan Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan yang hanya terdiri dari tiga orang.

Mereka yakni, M. Rafli Erdian dari SMA Kebangsaan bertugas sebagai pembentang, M. Galih Vihandika dari SMA 1 Kalianda bertugas sebagai penggerek dan Akhfitria Vika Sari dari SMA 1 Kalianda yang bertugas sebagai pembawa bendera.

Usai upacara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan jajaran Forkopimda dan rombongan menuju Aula Rajabasa kantor bupati setempat untuk mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke-75 dari Istana Negara Jakarta. (Red)

Pemkab Lampung Selatan Gelar Pisah Sambut Ketua Pengadilan Agama

KALIANDA, mediarepublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar acara ramah tamah sekaligus pisah sambut Ketua Pengadilan Agama (PA) Lampung Selatan di Taman Terbuka yang berada di areal kantor bupati setempat, Senin (17/8/2020).

Diketahui, jabatan Ketua PA yang dijabat Dra. Hj. Jubaedah, SH, MH selama lebih kurang lima bulan berpindah kepada Dra. Muliyamah, MH. Selanjutnya Jubaedah akan pindah tugas ke PA Serang, Banten.

Sementara, sebelum menduduki jabatan nomor satu di PA Lampung Selatan, Muliyamah menjabat sebagai Wakil Ketua PA Sengeti Kelas I B Kabupaten Muarojambi.

Dalam sambutannya, Nanang Ermanto mengucapkan terima kasih atas pengabdian Jubaedah selama menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Lampung Selatan. Juga atas dukungan beliau kepada seluruh program pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.1

“Semoga ditempat tugas yang baru, Ibu Jubaedah mendapatkan kepercayaan untuk mengemban amanah dengan jabatan yang baru dan melanjutkan pengabdian menuju jenjang karir yang lebih baik,” ujar Nanang.

Selanjutnya, Nanang juga menyampaikan ucapkan selamat datang kepada Muliyamah sebagai Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Lampung Selatan yang baru.

“Kami semua menyambut gembira kedatangan Ibu beserta keluarga. Kami siap bekerjasama demi pengabdian dan memenuhi kepentingan dan harapan masyarakat Lampung Selatan,” katanya.

Sementara, Ketua PA yang lama, Jubaedah juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini. Meski hanya lima bulan bertugas, ia mengaku terkesan dengan kekompakan Forkopimda Kabupaten Lampung Selatan.

“12 Maret 2020 saya dilantik jadi Ketua Pengadilan Agama Lampung Selatan. Selama karir saya inilah yang paling lama saya menjabat. Kalau ditempat lain hitungan tahun, disini hitungan bulan,” kelakarnya.

Kepada Ketua PA yang baru, ia berharap dapat melanjutkan program-program sebelumnya yang belum terselesaikan. Selanjutnya, kepada jajaran Forkopimda dia juga memohon maaf jika terdapat kesalahan selama menjalankan tugas.

“Selama bergaul baik secara langsung maupun di grup Forkopimda, barangkali dirasa ada hal-hal yang tidak berkenan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Meskipun kita terpisah ditempat tugas yang baru, tapi tetap jalin silaturahmi diantara kita,” tandasnya.

Sedangkan, Ketua PA yang baru, Muliyamah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Lampung Selatan yang telah mengadakan acara ramah tamah tersebut.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga berharap dukungan dan kerjasama dari semua pihak. Baik jajaran Forkopimda, bupati serta jajaran Pemkab setempat.

“Kami mohon dukungan, koordinasi dan kerjasamanya. Sehingga saya bisa melanjutkan program-program sebelumnya dan bisa bekerjasama dengan baik. Sehingga bisa melayani masyarakat Kabupaten Lampung Selatan dengan baik. Dan para pencari keadilan bisa puas dengan pelayanan kami,” tutur mantan Ketua PA Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir ini. (Red)

Kajari Lampung Selatan Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-75

KALIANDA, mediarepublika.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Selatan, Hutamrin, S.H., M.H. menjadi inspektur upacara penurunan bendera merah putih dalam rangkaian HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang digelar di halaman kantor bupati, Senin sore (17/8/2020).

Orang nomor satu di Kejaksaan Lampung Selatan ini nampak khidmat menjadi inspektur upacara. Sementara Kapten Infantri Imron Nata yang saat ini bertugas sebagai Pasi Ops Kodim/0421 LS sekaligus Pj Danramil Palas ini didapuk sebagai komandan upacara penurunan bendera.

Adapun upacara penurunan bendera tersebut, turut dihadiri Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta pejabat utama dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, upacara penurunan bendera HUT RI ke-75 digelar dengan sederhana dan minimalis. Peserta upacara hanya terdiri dari satuan Kodim 0421/LS dan Polres Lampung Selatan serta Sat Pol PP Lampung Selatan. Masing-masing pasukan tidak lebih dari 10 orang.

Dari pantauan, setelah sukses mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke-75 pagi tadi, tim Paskibraka yang terdiri dari tiga orang kembali melakukan penurunan bendera merah dengan sukses dan lancar. (Red)

Nanang Apresiasi Polda Lampung Bentuk Kampung Tangguh Lawan COVID-19

KALIANDA, Mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan mengapresiasi langkah Kepolisian Daerah (Polda) Lampung yang akan membentuk Kampung Tangguh Nusantara Ruwa Jurai (KTNRJ) di wilayahnya.

Sebab, pembentukan KTNRJ yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta TNI ini, sebagai bagian langkah penanganan wabah virus korona alias COVID-19 di Kabupaten Lampung Selatan.

Hal itu disampaikan Nanang Ermanto dalam acara pembinaan peningkatan kemampuan Babinkamtibmas oleh Direktorat Binmas Polda Lampung di Aula Rajabasa kantor bupati setempat, Jumat (14/8/ 2020).

Dalam sambutannya, Nanang mengatakan, masyarakat Lampung Selatan mempunyai kesadaran untuk bersama-sama mendukung pencegahan COVID-19 di Kabupaten Lampung Selatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Nanang menyatakan sangat mendukung pembentukkan KTNRJ di Lampung Selatan. Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh camat untuk melakukan koordinasi dengan Babinkamtibmas di wilayahnya masing-masing.

“Camat saling berkoordinasi dengan Babinkamtibmas dalam menekan angka kriminalitas ditengah pandemi COVID-19” ujar Nanang.

Ditempat yang sama, Direktur Binmas Polda Lampung, Kombes Pol Anang Triarsono, S.IK, M.Si menuturkan, langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Bersama dengan elemen lainnya yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Selatan, pihaknya memberikan edukasi kepada masyarakat secara bottom up guna menunjang keberlangsungan gerakan tersebut.

“Aparatur pemerintahan beserta masyarakat di Kecamatan Penengahan, terutama Desa Pasuruan, telah menunjukkan kesiapan beserta pemahaman yang baik dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19,” ucap Anang saat melaunching KTNRJ di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan, Jumat (14/8/2020). (Red)

Lomba Mural Dilaksanakan 26-27 Agustus 2020, Pendaftaran Dibuka Mulai Besok

KALIANDA, Mediarepublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyediakan wahana bagi masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap seni mural.

Lomba mural atau melukis diatas media dinding di Kebun Edukasi yang berada di areal rumah dinas bupati Lampung Selatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus hingga 27 Agustus 2020.

Kepastian itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amrico dalam rapat panitia lomba mural dalam rangka peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Jumat (14/8/2020).

“Lomba ini dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada tanggal 26-27 Agustus 2020 di Kebun Edukasi rumah dinas bupati. Dalam pelaksanaannya kita tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19,” ujarnya.

Lebih lanjut Thomas menyampaikan, lomba mural akan diikuti oleh pelajar tingkat SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi dan umum. Dengan kuota peserta sebanyak 980 peserta. Rinciannya, SMP 500 peserta, SMA/SMK 160 peserta, perguruan tinggi 80 peserta, dan umum 240 peserta.

Nantinya, kompetisi itu akan dilakukan secara berkelompok dengan jumlah anggota maksimal untuk SMP 5 orang, SMA/SMK maksimal 4 orang, perguruan tinggi dan umum maksimal 4 orang.

“Kita sediakan 100 bidang untuk SMP sederajat, 40 bidang untuk SMA sederajat, perguruan tinggi 20 bidang dan untuk umum 24 bidang. Jadi jumlah peserta yang akan mengikuti sebanyak 980 peserta,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Kamisan menambahkan, pendaftaran lomba mural dibuka mulai Sabtu, 15 Agustus hingga 26 Agustus 2020. Untuk waktu lomba akan dilaksanakan dari 26-27 Agustus 2020.

“Cara pendaftaranya secara umum bisa datang ke Dinas Pendidikan atau melalui unit masing-masing. Seperti SMP bisa langsung temui Kasi Prestasi di Dinas Pendidikan. Kalau SMA/SMK ada MKKS, untuk SMA di SMAN 2 Kalianda dan SMK di SMKN 1 Kalianda. Sedangkan perguruan tinggi bisa temui Pak Nur Syamsi dosen STAI YASBA Kalianda,” terang Kamisan.

Selain itu, saat ini pihaknya juga tengah mengupayakan pendaftaran secara online guna menghindari kontak fisik secara langsung. “Untuk online sedang kita upayakan. Bisa lewat email atau lainnya. Kita utamakan warga Lampung Selatan dulu dengan melampirkan KTP,” tambahnya.

Kamisan juga mengungkapkan, pihaknya menyediakan hadiah jutaan rupiah untuk pemenang juara 1, 2, 3, serta juara harapan.

“Hadiahnya untuk setiap tingkatan masing-masing juara 1 Rp.5 juta, juara 2 Rp.3 juta, dan juara 3 Rp.2 juta. Ada juga juara harapan 1,2, dan 3,” kata mantan Sekretaris BKD ini.

Disisi lain, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Akar Wibowo meminta semua pihak terkait untuk saling bekerjasama dan menyukeskan agenda tersebut. Mulai dari kesiapan lokasi lomba hingga penyelenggaraan lomba agar dapat berjalan dengan baik.

“Lokasinya kan ada di kebun, jadi jangan sampai saat lomba, tanaman jadi terinjak. Dinas kesehatan juga harus menyiapkan ambulance, paling tidak satu. Karena semua kita laksanakan dengan protokol COVID-19,” tukas Akar Wibowo. (Red)