Pemerintah Kota Bandar Lampung Menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Berupa Beras Kepada 44.611 Kepala Keluarga (KK)

Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras kepada 44.611 Kepala Keluarga (KK) di kota ini, dengan total 223.055 ton beras pada hari Rabu, 26 Maret 2025.

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengatakan, bantuan ini kami salurkan kepada warga yang berhak di 20 kecamatan di kota ini.

Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna meningkatkan gizi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Berdasarkan data Dinas Sosial Bandar Lampung, penerima bantuan di Kecamatan Kedaton berjumlah 2.000 KK, Sukabumi 3.246 Kk, Sukarame 1.997KK, Tanjungsenang 2.000 KK, Wayhalim 2.384 KK, Enggal 700 KK, Kedamaian 1.998 KK, Kemiling 2.000 KK, Rajabasa 1.000 KK, Panjang 3.999 KK.

Kemudian, Kecamatan Teluk Betung Selatan 3.987 KK, Tanjungkarang Pusat 2.489 KK, Tanjung Karang Barat 2.496 KK, Tanjungkarang Timur 699 KK, Labuhan Ratu 699 KK, Langkapura 699 KK, Bumi Waras 4.000 KK, Telukbetung Timur 3.973 KK, Telukbetung Barat 2.499 KK, dan Telukbetung Utara 1.746 KK.

“Kegiatan penyaluran beras dalam kemasan 5 kg ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan pelayanan publik yang maksimal”.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Menyalurankan Zakat, Infaq, dan Sedekah Kepada Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Menyalurankan Zakat, Infaq, dan Sedekah kepada Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, Rabu (26/3/2025).

Bertempat di Workshop Dinas Lingkungan Hidup Jalan Sebesi Kecamatan Sukarame, Walikota Hj. Eva Dwiana Bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Menyalurankan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) kepada Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang turut di dampingi oleh Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesra, Serta Jajaran Kepala OPD Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Sebanyak 800 petugas lingkungan hidup mendapatkan Paket sembako dan juga uang santunan yang diberikan langsung oleh Walikota Hj. Eva Dwiana.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengatakan bantuan ini merupakan apresiasi kepada petugas lingkungan hidup agar lebih giat lagi dalam bertugas.

Beliau berharap dengan diberikannya bantuan ini agar petugas lingkungan hidup lebih semangat lagi dalam menjalankan tugas di titik-titik Kota Bandar Lampung.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Melaksanakan Safari Ramadhan 1446 Hijriah, Di Masjid Jami Nurul Yaqin, Jl. Gatot Subroto Gg. Nurul Yaqin Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung

Pemerintah Kota Bandar Lampung Melaksanakan Safari Ramadhan 1446 Hijriah, Di Masjid Jami Nurul Yaqin, Jl. Gatot Subroto Gg. Nurul Yaqin Kec. Bumi Waras, Bandar Lampung, Rabu (26/3/2025).

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Safari Ramadhan turut didampingi oleh Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum, Jajaran Kepala OPD, serta Camat Dan Lurah.

Tujuan dari Safari Ramadhan ini adalah momen untuk membangun kebersamaan, meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. serta menjalin silahturahmi antara jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan masyarakat.

Dalam sambutannya Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, berharap dengan diadakan Safari Ramadhan ini masyarakat dapat saling bersilaturahmi di bulan suci yang penuh berkah dan memohon doa untuk Pemerintah Kota Bandar Lampung semoga semua berjalan dengan baik.

Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali Melaksanakan Kegiatan Safari Ramadhan 1446 Hijriah Yang Bertempat di Masjid Nur Rohman, Jl. Pulau Buton Jagabaya Kecamatan Way Halim Bandar Lampung

Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali Melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1446 Hijriah yang Bertempat di Masjid Nur Rohman, Jl. Pulau Buton, Jagabaya, Kecamatan Way Halim Bandar Lampung, Rabu (26/03/2025).

Kegiatan yang dihadiri oleh Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, Turut didampingi Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Plt. Asisten II Bidang Perekonomian Dan Pembangunan, Jajaran Kepala OPD Pemkot Bandar Lampung Serta camat dan lurah setempat.

Safari Ramadhan ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antara jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan masyarakat dan pengurus masjid.

Dalam sambutannya Walikota mengatakan, kedatangannya beserta jajaran selain untuk silaturahim, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga ingin merasakan kebersamaan, dan keharmonisan antara pemerintah dengan warganya.

Di penghujung acara safari ramadhan kali ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah memberikan bantuan Berupa uang tunai sebesar Rp. 100 Juta, juga bantuan semen 20 sak untuk pembangunan Masjid Nur Rohman, serta memberikan hadiah umroh kepada 3 orang jamaah yang hadir di acara tersebut.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Berupa Beras Kepada 44.611 Kepala Keluarga (KK)

Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras kepada 44.611 Kepala Keluarga (KK) di kota ini, dengan total 223.055 ton beras pada hari Rabu, 26 Maret 2025.

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengatakan, bantuan ini kami salurkan kepada warga yang berhak di 20 kecamatan di kota ini.

Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna meningkatkan gizi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Berdasarkan data Dinas Sosial Bandar Lampung, penerima bantuan di Kecamatan Kedaton berjumlah 2.000 KK, Sukabumi 3.246 Kk, Sukarame 1.997KK, Tanjungsenang 2.000 KK, Wayhalim 2.384 KK, Enggal 700 KK, Kedamaian 1.998 KK, Kemiling 2.000 KK, Rajabasa 1.000 KK, Panjang 3.999 KK.

Kemudian, Kecamatan Teluk Betung Selatan 3.987 KK, Tanjungkarang Pusat 2.489 KK, Tanjung Karang Barat 2.496 KK, Tanjungkarang Timur 699 KK, Labuhan Ratu 699 KK, Langkapura 699 KK, Bumi Waras 4.000 KK, Telukbetung Timur 3.973 KK, Telukbetung Barat 2.499 KK, dan Telukbetung Utara 1.746 KK.

“Kegiatan penyaluran beras dalam kemasan 5 kg ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan pelayanan publik yang maksimal”.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Distribusikan Bantuan Beras untuk Kesejahteraan Keluarga

Pemerintah Kota Bandar Lampung melakukan pendistribusian bantuan beras dalam rangka fasilitasi bantuan sosial kesejahteraan keluarga pada Senin, 24 Maret 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna meningkatkan gizi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, beserta jajaran pemerintah kota hadir langsung dalam kegiatan ini yang dilaksanakan di kecamatan se-Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Walikota Hj. Eva Dwiana berharap bahwa bantuan beras ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya menjelang Lebaran.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan pelayanan publik yang maksimal. Antusiasme masyarakat penerima manfaat pun sangat tinggi, diiringi dengan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung atas bantuan yang diberikan.

Adapun jumlah penerima bantuan beras dari Dinas Sosial (Dinsos) yang tersebar di 20 kecamatan mencapai 44.611 Kepala Keluarga (KK).

Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung.

WALI KOTA BANDAR LAMPUNG PASTIKAN FOKUS RPJMD

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyebut pihaknya memastikan fokus pada beberapa hal penting, mulai dari pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik RPJMD Tahun 2025-2029, Senin, 24 Maret 2025.

“Fokus RPJMD kita mencakup semua lini, seperti pendidikan, infrastruktur, kesehatan, dan UMKM. Targetnya, UMKM dan perindustrian ke depan bisa memberikan PAD luar biasa, apalagi kita ada pinjaman modal tanpa bunga,” katanya.

Misalnya saja Sentral UMKM yang ada di Sukaraja, Telukbetung Selatan. Saat ini, pihaknya tengah merencanakan tempat tersebut dibangun menjadi lokasi wisata baru.

“Sentral UMKM di Telukbetung akan ada tempat wisatanya. Gerbangnya sudah kita bangun, dan di situ akan ada sentral UMKM. Namun, karena lokasi di atas milik kita, sedangkan di bawah milik masyarakat, maka kita masih mencari solusinya. Waktu zaman COVID-19, mereka tidak dapat berbuat apa-apa, tetapi sekarang selain modal, kita juga bantu alat-alat seperti penggiling kopi, kue, dan lainnya. Rinciannya ada di Perindustrian,” ujarnya.

Bunda Eva juga menekankan bahwa UMKM erat hubungannya dengan target pemerintah dalam menurunkan tingkat pengangguran, dimulai dari memberikan beasiswa untuk anak-anak SMA, SMK, dan PTN.

“Walaupun tingkat pengangguran kita memang sudah turun karena semua usaha di Bandar Lampung harus menerima 10% tenaga kerja dari warga Bandar Lampung, saya lihat ini sudah berhasil. Kedepan, upaya lainnya adalah meningkatkan mutu pendidikan dari tingkat SMA hingga PTN. Maka anak-anak SMA dan SMK ini harus kuliah dengan beasiswa yang kita berikan. Tahun ini kuotanya 5.000 untuk SMA/SMK dan 2.000 untuk PTN. Insya Allah tahun depan kuotanya naik menjadi 10.000.

Pelatihan juga sudah sering dilakukan, misalnya di Perindustrian, akan kita data secara akurat agar membuahkan hasil, seperti menurunkan pengangguran. Setelah lulus sekolah, mereka langsung punya usaha, bahkan bisa membuka lapangan pekerjaan. Kalau mereka tidak sekolah, maka akan jadi pengangguran, tetapi kalau sekolah, bisa sebaliknya. Insya Allah, angka pengangguran optimis turun terus setiap tahunnya,” jelas Bunda Eva.

Selain itu, dirinya juga menerangkan bahwa upaya pembangunan embung baru dalam mengumpulkan debit air yang turun diproyeksikan dapat menanggulangi banjir di Kabupaten Pesawaran dan Kota Bandar Lampung.

“Begitu juga dengan embung yang akan kita bangun di Kabupaten Pesawaran. Ini juga menjadi fokus kita dalam penanggulangan banjir. Insya Allah, kalau ini berjalan lancar, banjir di Bandar Lampung dapat diatasi,” imbuhnya.

Terkait normalisasi sungai, dirinya menegaskan bahwa hal itu bukan hanya tugas pemerintah kota saja, tetapi juga tugas Balai.

“Maka kita harus sama-sama menanggulangi hal ini. Satgas kita sampai hari ini masih terus berkeliling untuk menertibkan rumah atau bangunan yang sengaja dibangun di atas aliran sungai, dan jumlahnya banyak. Kita juga tidak lepas tangan, begitu ditertibkan, langsung kita rapikan dan berikan kemudahan, apakah mereka mau merapikan sendiri atau kita yang membantu,” pungkasnya.

Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Selama Ramadan 1446 Hijriah Telah Menyalurkan Kurang Lebih 124 Ribu Kantong Beras

Pemerintah Kota Bandar Lampung Selama Ramadan 1446 Hijriah telah menyalurkan kurang lebih 124 ribu kantong beras. Bantuan tersebut berasal dari Badan Zakat Nasional (Baznas) dan juga Dinas Sosial Bandar Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung telah menyiapkan 44 ribu kantong beras melalui dinas sosial dan apabila dibantu dengan beras Baznas bisa mencapai 124 ribu kantong beras ukuran 5kg.

Beliau juga mengatakan “Nanti, jelang Idul Adha juga akan kembali disalurkan bantuan beras,” katanya.

Sementara itu Reni Puspita mengucapkan terimakasih atas perhatian Walikota kepada masyarakat.
“Terimakasih bantuan ini sangat membantu kami,”

Walikota Bandar Lampung Salurkan Bansos

Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras kepada 44.611 Kepala Keluarga (KK) di kota ini, dengan total 223.055 ton beras.

“Bantuan ini kami salurkan kepada warga yang berhak di 20 kecamatan di kota ini,” ujar Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Di Bandar Lampung, rabu, 26/03/2025.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna meningkatkan gizi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Penerima manfaat telah didata oleh Dinas Sosial dan dipastikan bahwa mereka benar-benar berhak menerima bantuan ini,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Sosial Bandar Lampung, penerima bantuan di Kecamatan Kedaton berjumlah 2.000 KK, Sukabumi 3.246 KK, Sukarame 1.997 KK, Tanjung senang 2.000 KK, Way Halim 2.384 KK, Enggal 700 KK, Kedamaian 1.998 KK, Kemiling 2.000 KK, Rajabasa 1.000 KK, Panjang 3.999 KK.

Kemudian, Kecamatan Teluk Betung Selatan 3.987 KK, Tanjungkarang Pusat 2.489 KK, Tanjung Karang Barat 2.496 KK, Tanjungkarang Timur 699 KK, Labuhan Ratu 699 KK, Langkapura 699 KK, Bumi Waras 4.000 KK, Telukbetung Timur 3.973 KK, Telukbetung Barat 2.499 KK, dan Telukbetung Utara 1.746 KK.

“Kegiatan penyaluran beras dalam kemasan 5 kg ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan pelayanan publik yang maksimal,” pungkasnya.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Sepulang Dari Mengikuti Retreat di Magelang Langsung Membagikan bantuan Untuk Korban Banjir

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Sepulang dari mengikuti retreat di Magelang mulai dari 21-28 Februari 2025, Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana langsung membagikan bantuan untuk korban bencana, Sabtu 1 Maret 2025.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana membagikan bantuan ke warga yang terdampak banjir di Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung.

“Kita langsung memberikan berupa beras dan sembako lainnya kepada warga kecamatan Teluk Betung Timur yang terdampak banjir,” katanya.

Dilokasi yang sama Walikota Bandar Lampung menyebutkan akan melakukan
normalisasi sungai.

“Bunda sudah pantau tadi dan sudah lihat keadaannya langsung, nanti bakal kita lakukan normalisasi sungai agar banjir besar ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Selain itu juga Pemkot akan membongkar Empat rumah yang berdiri diatas sungai.

“Nanti bakal ada empat rumah mau dirubuhin, yang punya rumah juga sudah bersedia dan sudah berkoordinasi dengan bunda,” jelasnya.

Selain rumah warga yang akan dirubuhkan, Eva memaparkan, Pemkot Bandar Lampung juga bakal melakukan pelebaran terhadap siring agar menampung lebih banyak debit air.

“Kita juga bakal melebarkan siring yang ada di lokasi banjir ini (Sukamaju, Teluk Betung Timur) 30 senti (cm) biar lebih lebar lagi jadi bisa nampung air lebih banyak,” tutupnya