Gubernur Arinal Minta Kepala OPD Pahami Program Pengungkapan Sukarela

Bandarlampung– Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, meminta  para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan sebagai wajib pajak, dapat memahami tujuan Program Pengungkapan Sukarela.

Pernyataan Gubernur tersebut disampaikan, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, dalam acara Sosialisasi Program Pengungkapan Sukarela Sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, Di Gedung Pusiban, Senin (21/3/2022).

Program Pengungkapan Sukarela, Sekdaprov, adalah sebuah program berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan dimana Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan ini merupakan salah satu produk hukum yang dihasilkan oleh Pemerintah Pusat dalam rangka reformasi peraturan perpajakan.

“Program ini telah resmi dimulai oleh Pemerintah Pusat pada tanggal 1 Januari 2022 dan akan berakhir pada tanggal 30 Juni 2022,” ujarnya.

Program pengungkapan sukarela merupakan program yang memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk melaporkan atau mengungkapkan kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi secara sukarela.

Masih, Kata Sekdaprov, Program ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak dan diselenggarakan berdasarkan asas kesederhanaan, kepastian hukum, serta kemanfaatan.

Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang hari ini hadir sebagai peserta sosialisasi adalah pegawai Aparatur Sipil Negara yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang telah melewati seleksi tata cara pengisian jabatan dan dianggap memiliki kompetensi serta memenuhi kriteria dan kualifikasi sehingga dapat duduk di Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Dalam setiap jabatan yang diemban terdapat peran, fungsi, serta amanah yang harus mampu dilaksanakan. Sejalan dengan amanat UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, bahwa Aparatur.

“Sipil Negara berperan sebagai pelaksana kebijakan publik dan seorang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama berfungsi memimpin dan memotivasi setiap pegawai Aparatur Sipil Negara pada Instansi yang dipimpinnya,” tegasnya

Oleh karena itu, seorang Kepala Organisasi Perangkat Daerah harus mampu menjadi suri tauladan, tidak hanya bagi pegawai Aparatur Sipil Negara pada Instansi yang dipimpinnya, tetapi juga bagi masyarakat pada umumnya.

Salah satu perwujudan peran sebagai pelaksana kebijakan publik adalah dengan melaksanakan atau berpartisipasi pada aturan hukum yang ada.

Untuk itu, Sekdaprov pada kegiatan tersebut menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Wakil Gubernur Lampung, Sekda, Para Asisten Gubernur, Kepala Dinas dan jajaran Pejabat Tinggi Pratama di Provinsi Lampung saat ini telah selesai melaporkan SPT Tahunan yang secara simbolis pada kegiatan tersebut diwakili Oleh Sekda dan Inspektur Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Ketua PMI Provinsi Lampung Berbagi Bersama Penderita Thalasemia

Bandar Lampung, — Ketua PMI Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal mengunjungi Unit Donor Darah (UDD) PMI Lampung untuk menemui anak – anak penderita thalasemia,  Senin (21/03/2022).

Thalasemia adalah kelainan darah bawaan yang ditandai dengan kurangnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal, sehingga sangat memerlukan darah.

Unit Donor Darah (UDD) PMI sebagai bagian dari PMI Provinsi  Lampung yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terus berupaya  untuk semakin baik dalam melayani masyarakat, khususnya dalam hal ketersediaan darah.

Ketua PMI Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menyatakan mendukung penuh upaya-upaya Unit Donor Darah (UDD) PMI Lampung terutama dalam hal peningkatan pelayanan dan ketersediaan darah untuk mendukung pemenuhan kebutuhan darah bagi penderita thalasemia.

Kehadiran Ketua PMI Provinsi Lampung ditengah – tengah anak – anak penderita thalasemia merupakan bentuk kepedulian terhadap penderita thalasemia yang ada di Provinsi Lampung.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PMI Provinsi Lampung memberikan bingkisan berupa perlengkapan sekolah dan tali asih kepada anak – anak penderita thalasemia.

Kegiatan bertema  Berbagi Ceria Bersama Anak – anak Thalasemia dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1443 H, yang tinggal beberapa hari lagi.

Dalam arahannya, Ketua PMI Provinsi Lampung berpesan kepada para orang tua yang putera / puterinya menderita thalasemia untuk memberikan perhatian penuh dan selalu bersyukur dengan semua yang diberikan oleh Allah SWT.

“Pesan  saya syukuri setiap yang diberikan Allah kepada kita, saya sangat tahu bahwa anak – anak ini butuh perhatian khusus”, ucap Riana Sari.

Dengan kegiatan berbagi ini, sebelum memasuki  bulan Suci Ramadhan 1443 H, Riana Sari juga berharap dapat memberi energi positif kepada anak – anak penderita thalasemia.

“Semoga kita semua dapat melaksanakan Ibadah Puasa dengan penuh ketaqwaan,  diberikan kesehatan dan semoga dapat menjalankan dengan khusuk”, ucap Riana.

“Mudah – mudahan dengan adanya kegiatan ini, ada energi baru bagi ibu – ibunya untuk terus mendampingi anak – anaknya’, harap Riana.

Pada berbagai kesempatan, Ketua PMI Provinsi Lampung  juga selalu mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya, untuk mendukung ketersediaan darah,  karena masih banyak sekali pasien yang membutuhkan darah, terutama penderita thalasemia.

Hadir mendamping Ketua PMI Provinsi Lampung, Wakil Ketua II TP. PKK Provinsi Lampung, Kadis PP&PA Provinsi Lampung, Pengurus PMI Provinsi Lampung,  Pengurus TP. PKK Provinsi Lampung, Pengurus LKKS Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Dishut Lampung Gelar Kemah Bareng di Bukit Kendeng Pesawaran

Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Dinas Kehutanan, menyelenggarakan acara kemah bareng di Bukit Kendeng, Way Ratai, Pesawaran, pada Sabtu (19/03/2022).

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah mengatakan, kegiatan ini adalah acara pertama di tahun 2022 dalam rangka menuju Festival Wisata Hutan Lampung 2022.

“Bukit Kendeng indah banget. Di sini bisa dapat sunrise dan sunset, dapat dua arah. Spot yang menarik.” Kata Kadis Yanyan.

Bukit Kendeng, kata Yanyan, diawali oleh aktivitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan kawan-kawan petani Desa Harapan Jaya. Mereka ingin menampilkan potensi wisata dalam kawasan hutan.

“Lalu kami terinspirasi bagaimana kita bisa mendorong petani lebih mencintai hutan. Karena ada potensi selain komoditi yang mereka usahakan.

Kalau mereka bisa menikmati dan menjual bentang alam yang indah ini, maka mereka akan mendapatkan keuntungan finansial. Selain tentu saja mempertahankan dan meningkatkan kualitas hutan.

“Karena sudah banyak petani yang mulai mengelola wisata alam seperti ini, maka kami berinisiatif menyelenggarakan Festival Wisata Hutan Lampung,” Terang Yanyan.

“Wisata di dalam kawasan hutan adalah wisata yang menjual tempat-tempat indah dan kualitas hutan yang masih bagus. Sehingga tentu saja harus terbatas, tidak bisa wisata massal.” Pesannya.

“Kedepan mudah-mudahan kawan-kawan lebih bersemangat dengan kegiatan ini. Dan tentu akan turut serta membantu pembangunan daerah.” Kata Yanyan.

Selama acara, peserta diajak melakukan aksi peduli lingkungan, forest healing, dan forest night.

Peringati Hari Jadi Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Sampaikan Realisasi 33 Janji Kerja dan Hasil-Hasil Pembangunan

Dalam peringatan Hari Jadi Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan sejumlah hal terkait pilar penyelenggaraan Pembangunan daerah selama tahun 2021, diantaranya:

*PILAR PEMBANGUNAN EKONOMI*
Kinerja pembangunan Pilar Ekonomi Provinsi Lampung sepanjang tahun 2021 semakin membaik meskipun pandemi Covid-19 masih terjadi. Hal ini ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus menunjukan tren positif setiap Triwulannya dan hingga akhir 2021 ekonomi Lampung tumbuh positif sebesar 2,79% dibandingkan dengan tahun 2020 yang tumbuh negatif 1,67%.

Kinerja pertumbuhan ekonomi Lampung tersebut didorong oleh beberapa faktor, antara lain:

Pertama, kinerja sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan yang terus tumbuh positif dengan dukungan kinerja program-program pembangunan sesuai realisasi janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur yang dituangkan ke dalam janji kerja antara lain Program Kartu Petani Berjaya (KPB), Pemberantasan peredaran Pupuk Palsu, Beasiswa mahasiswa pertanian, Revitalisasi lada, Meningkatkan daya saing kopi, kakao dan komoditas unggulan lainnya.

Keberhasilan pembangunan pertanian Lampung dengan meningkatnya produksi padi tertinggi secara nasional sebesar 22,47%, diapresiasi oleh Presiden RI melalui penghargaan Abdi Bhakti Tani tahun 2021, selain itu penghargaan juara III nasional kelahiran Ternak terbanyak pada Program Sapi Kerbau Andalan Negeri (SIKOMANDAN), juga Juara Umum  pada gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXII Tahun 2021.

“Pada 2015 produksi padi kita 2,5 juta ton, saat ini telah mencapai 2,75 juta ton. Saya berharap akhir periode saya pada 2024 mencapai 3 juta ton. Sasaran saya, Indonesia ke depan akan berhenti mengimpor. Ini sudah saya mulai dan Menteri Pertanian sudah memberikan apresiasi dan mendaulat, Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia,” ujar Gubernur Arinal.

Implementasi KPB juga berkontribusi mendorong peningkatan realisasi KUR di Provinsi Lampung sepanjang tahun 2021. Realisasi KUR tahun 2021 mencapai Rp 8,57 Trilyun dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 5,7 Trilyun. Porsi realisasi penyaluran KUR di Provinsi Lampung didominasi sektor pertanian sebagai sektor utama pembangunan, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi Lampung 2019-2024.

“Sampai saat ini kita telah meraih 46 penghargaan dari berbagai sektor. Ini semua berkat dukungan, kontribusi, dan kerja keras kita semua, termasuk DPRD, Bupati dan Walikota,” kata Gubernur Arinal.

Gubernur juga berharap kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung untuk turut menyosialisasikan Kartu Petani Berjaya kepada para petani karena Gubernur menjamin kemudahan dalam akses permodalan dalam bentuk realisasi KUR bagi para petani demi mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Kedua, Semakin membaiknya sektor pariwisata diwujudkan dengan telah dilakukannya Groundbreaking Bakauheni Harbour City oleh Wakil Menteri BUMN sebagai Proyek Strategis Nasional. Selain itu juga memprioritaskan pembangunan ekonomi kerakyatan melalui pembangunan UKM center di beberapa lokasi. Hal ini merupakan realisasi janji kerja Lampung sebagai tujuan utama wisata Indonesia serta Lampung Kaya Festival.

“Salah satunya, sentra UMKM akan kita bangun di Wayhalim. Potensi UMKM kita sangat besar, hampir semua Kabupaten memiliki potensi UMKM. Oleh karenanya Pemerintah Provinsi berkewajiban membangun dan mengendalikan agar produk-produk UMKM yang dihasilkan Kabupaten bisa sampai ke tingkat nasional dan bahkan internasional,” kata Gubernur Arinal.

Ketiga, Adanya peningkatan produksi industri (Hilirisasi sumber daya alam) serta peningkatan nilai ekspor Luar Negeri Provinsi Lampung dimana pada Tahun 2021 mencapai 4.837,14 juta US$ atau meningkat 53,82% dibanding capaian Tahun 2020.

Kinerja industri dan ekspor Lampung dimaksud adalah realisasi janji kerja Mengembangkan Industri Pengolahan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, Memfungsikan BUMD, Pengembangan ekonomi kreatif, UMKM dan Koperasi, Lampung Ramah Usaha, serta Mewujudkan Percepatan Lampung sebagai pusat industri pertahanan Indonesia.

*PILAR PEMBANGUNAN SOSIAL*
Dari sisi Pilar Pembangunan Sosial ditunjukkan dari capaian indikator sasaran makro pembangunan lainnya adalah Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Lampung, dimana pada tahun 2021 adalah sebesar 69,90 yang meningkat dari tahun 2020 sebesar 69,69. Capaian ini akan terus menerus ditingkatkan hingga di atas 70.

Selain itu, Indikator persentase penduduk miskin Provinsi Lampung juga terus ditekan. Jika dianalisis selama 3 tahun, maka penurunan persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung menunjukkan tren yang cukup menggembirakan, bahkan lebih baik dari pada nasional.

Jika pada tahun 2015 persentase penduduk miskin Provinsi Lampung mencapai 14,35% maka pada tahun 2021 turun menjadi 11,67% (lebih baik dari tahun 2020 sebesar 12,76%), atau terjadi penurunan sebesar 1,09% ini lebih baik dari capaian nasional untuk periode yang sama. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk menekan kemiskinan ekstrim di tanah air.

Sejalan dengan upaya-upaya untuk menurunkan persentase penduduk miskin, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus berupaya untuk menurunkan dan menekan tingkat pengangguran. Capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2021 Lampung mencapai 4,69% jauh lebih baik dari pada capaian rata-rata Nasional yang mencapai 6,49%. Hal yang sama juga dicapai pada indeks Rasio Gini, Lampung mencapai 0,32 poin yang lebih baik dari capaian nasional sebesar 0,38 poin.

Capaian indikator-indikator pilar pembangunan sosial tersebut merupakan perwujudan janji kerja Revitalisasi SMK, Smart School, Smart Village, Pendampingan program membangun desa, Kartu Pendidik Berjaya, Lampung ramah perempuan dan anak, anak muda berjaya dan perempuan berjaya.

Selanjutnya, realisasi janji kerja Lampung Mengaji, Lampung menuju bebas narkoba, Lampung sehat, Mengembalikan Kejayaan Lampung dalam dunia Olah Raga, ditunjukkan salah satunya dengan apresiasi pengelolaan covid19 Terbaik Nasional serta Lampung berhasil mencapai 10 Besar peringkat PON XX Papua.

*PILAR PEMBANGUNAN HUKUM DAN PEMERINTAHAN*
Pilar Pembangunan Hukum dan Pemerintahan ditunjukkan salah satunya dari Indeks Demokrasi Lampung sebesar 72,79 poin yang lebih baik dari capaian nasional sebesar 72,56 poin. Hal ini merupakan realisasi dari janji kerja Lampung Merawat Indonesia, APBD Berjaya dan Reformasi Birokrasi. Dalam penyelenggaraannya, Lampung mendapat apresiasi penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional, 7 kali berturut-turut memperoleh WTP, Penghargaan terbaik Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2021, Penghargaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2021.

“Tata kelola APBD itu mengacu kepada persetujuan DPRD. Diraihnya penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional merupakan hasil dari kerja keras kita semua,” terang Gubernur Arinal disambut tepuk tangan seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung yang hadir.

*PILAR PEMBANGUNAN LINGKUNGAN*
Pembangunan Pilar Lingkungan Provinsi Lampung selama tahun 2021 juga menunjukkan capaian yang baik, antara lain: Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebesar 66,95, menurunnya Indeks Resiko Bencana menjadi 144,7, serta penurunan Emisi Gas Rumah Kaca sebesar 6,86%. Hal ini dicapai melalui realisasi janji kerja Mengelola Lingkungan Hidup untuk Kesejahteraan Rakyat, Lampung sebagai pusat inkubasi tanaman nusantara.

Capaian 4 pilar pembangunan tersebut didukung oleh pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas yang ditunjukkan dengan tercapainya indikator sasaran makro pembangunan Tingkat Kemantapan Jalan sebesar 76,04%, Rasio Elektrifikasi Rumah Tangga sebesar 99,26%, Juga dukungan terhadap pelayanan infrastruktur dasar yang meliputi penyediaan air bersih, sanitasi, pengurangan kawasan kumuh guna mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) di daerah. Hal ini terkait dengan implementasi janji kerja Infrastruktur Lampung Berjaya, Unit Reaksi Cepat, dan Lampung Terang Berjaya.

“Saya telah menemukan solusi, sehingga pembangunan jalan provinsi akan kita lakukan serentak dalam 2 tahun dengan mengelola anggaran Dinas Bina Marga yang telah disetujui oleh DPRD. Mohon doanya supaya harapan rakyat untuk perbaikan jalan provinsi, akan kita realisasikan pada tahun 2022-2024,” harap Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga menyatakan, akan terus mempertahankan dan meningkatkan segenap keberhasilan dan prestasi yang telah diperoleh.

“Adapun hal-hal yang belum mencapai target, haruslah menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk terus bekerja keras dan bekerja cerdas, guna berkarya dalam pembangunan daerah Lampung yang sama-sama kita banggakan,” kata Gubernur Arinal. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Peringatan Hari Jadi ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-58 Provinsi Lampung Tahun 2022, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Jumat (18/3).

Mengawali sambutannya, Gubernur Arinal Djunaidi mengucapkan selamat dan Dirgahayu kepada seluruh masyarakat Lampung atas nama Pemerintah Provinsi Lampung.

Menurut Gubernur Arinal, Peringatan hari jadi ini merupakan bentuk ungkapan rasa bahagia atas lahirnya Provinsi Lampung pada tanggal 18 Maret 1964 lalu, sekaligus menjadi momentum untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih selama kurun waktu satu tahun terakhir.

Gubernur Arinal juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi pada jajaran Pemerintah Provinsi dan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung serta seluruh stakeholders (DPRD, Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Budaya, Media, Industri, Perguruan Tinggi, LSM, dan segenap masyarakat Lampung), yang hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa baik daring maupun luring, atas kerjasama yang baik untuk mewujudkan pembangunan di Provinsi Lampung pada tahun 2021 ini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan sejumlah hal terkait pilar penyelenggaraan Pembangunan daerah selama tahun 2021.

Masih di kesempatan yang sama, Gubernur Arinal Djunaidi menganugerahkan gelar Pahlawan Daerah Lampung dengan nama Penghargaan Pahlawan Daerah Perintis dan Pembina Olahraga Provinsi Lampung kepada Ir. Marzuli Warganegara atas jasa dan kiprahnya membangun Olahraga Lampung, melalui cabang olahraga sepakbola dan renang. Gubernur didampingi Wakil Gubernur Chusnunia dan Ketua DPRD Provinsi Lampung kemudian menyerahkan piagam penghargaan serta buku rekam jejak kepada ahli waris.

Di akhir kegiatan, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, didampingi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Hadir dalam tersebut kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Sekda Provinsi Lampung, Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung yang hadir secara langsung maupun virtual, Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Rektor Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, Pimpinan Perbankan, BUMN dan BUMD Lampung, Pemuka agama, Tokoh masyarakat dan tokoh adat.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

HUT Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi Silaturahmi dengan Lampung Sai, IPPNS, PWRI, MPAL, FOKMAL, Pemuda Pancasila, dan IKPTK Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri kegiatan Silaturahmi Pemerintah Provinsi Lampung dengan Organisasi Kemasyarakatan Lampung Sai dan beberapa Organisasi Kemasyarakatan lainnya seperti IPPNS, PWRI, MPAL, FOKMAL, Pemuda Pancasila, dan IKPTK Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (18/03).

Dalam kegiatan tersebut Gubernur mengucapkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT – Tuhan YME, dapat bersilaturahmi dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan bersama Keluarga Besar Lampung Sai.

“Alhamdulillah, pada hari ini saya dapat bertemu dengan Keluarga Besar Lampung Sai, IPPNS, PWRI, MPAL, FOKMAL, Pemuda Pancasila, dan IKPTK Provinsi Lampung. Pertemuan hari ini hendaknya dapat juga kita jadikan sebagai wahana untuk meningkatkan Silaturahmi diantara kita semua.” ucap Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur mengucapkan apresiasi dan ucapan terimakasih atas peran serta Lampung Sai dalam mensukseskan berbagai Program Pembangunan di Provinsi Lampung.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Keluarga Besar Lampung Sai dan Organisasi Kemasyarakatan Lainnya atas peran nyata dalam mendukung kemajuan pembangunan di Provinsi Lampung, sehingga berbagai agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Mari bersama kita rapatkan barisan, satukan visi, misi dan tekad,” tegas Gubernur

Kegiatan hari ini, menurut Gubernur, juga bertepatan dengan HUT Ke-58 Provinsi Lampung, berbagai pencapaian tentu saja tidak terlepas dari peran serta dari berbagai pihak.

“Pada hari ini Provinsi Lampung memperingati HUT ke-58 Tahun 2022. Alhamdulillah berkat dukungan dan kerja keras kita semua maka Provinsi Lampung bisa menorehkan prestasi melalui beberapa penghargaan di tahun 2021,” paparnya.

Adapun beberapa penghargaan yang berhasil diperoleh Provinsi Lampung pada tahun 2021 antara lain :

1. Produksi padi tertinggi secara nasional sebesar 22,47%, diapresiasi oleh Presiden RI melalui penghargaan Abdi Bhakti Tani.

2. 10 Besar Provinsi terbaik Pembangunan Daerah Tahun 2021 dari Presiden RI.

3. Anugerah Paramakarya Tahun 2021 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

4. Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

5. Penghargaan TPAKD Award kategori penyedia akses keuangan sektor pertanian.

6. Penghargaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2021.

7. Juara Umum Teknologi Tepat Nasional 2021

8. Penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional serta 7 kali berturut-turut memperoleh WTP.

9. Mencapai rekor tertinggi untuk kinerja nilai ekspor Provinsi Lampung di Tahun 2021, yakni sebesar 4,8 miliar USD.

Tentunya selain penghargaan tersebut, masih banyak capaian lain di beberapa pilar pembangunan yang diraih oleh Provinsi Lampung. Jika dilihat berdasarkan ekonomi secara makro, pada tahun 2021 Provinsi Lampung sukses mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 2,79 % setelah sebelumnya sempat menurun di Tahun 2020 sebesar -1,67 %. Sejalan dengan hal tersebut, terjadi peningkatan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 0,04 % dan peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia menjadi 69,90 pada Tahun 2021.

Namun demikian, Menurut Gubernur keberhasilan tersebut tidak lantas membuat kita cepat berpuas diri. Pencapaian yang telah diraih haruslah menjadi pemacu semangat.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai pemulihan ekonomi, pemulihan kesehatan, dan kemajuan yang berkelanjutan. Saya berharap semoga di usia ini, di Tahun 2022, Provinsi Lampung bisa lebih sejahtera masyarakatnya, dan berjaya di segala aspeknya. Mari Bangkit Bersama, Menuju Lampung Berjaya.” pungkasnya

Sementara itu Ketua Harian DPP Lampung Sai Rycko Menoza SZP menyatakan bahwa Lampung Sai merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang bercirikan kedaerahan. Lampung Sai adalah milik semua orang Lampung baik yang tinggal di Lampung maupun diluar Lampung.

Menurut Rycko, Lampung Sai sudah berdiri sejak tahun 1969, dan benar-benar didirikan untuk kepentingan pemerintah, khususnya dibidang adat seni budaya, sosial dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya, termasuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Pada kesempatan ini kami ingin mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung dan Jajaran Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungannya selama ini, semoga kami dapat terus ikut berperan memberikan sumbangsih kepada Provinsi Lampung,” ucap Rycko.

“Kemudian tak lupa sebagai bagian dari masyarakat Lampung, kami ingin menyampaikan ucapan Selamat HUT Ke-58 Provinsi Lampung sekaligus selamat menyambut bulan suci Ramadhan yang akan datang sebentar lagi,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur bersama dengan Ketua Harian DPP Lampung Sai Rycko Menoza SZP, dan Ketua Umum DPP Lampung Sai Komjen Pol. Drs. H. Sjachroedin Z.P.melakukan Pemotongan Tumpeng sebagai wujud syukur atas hari jadi Provinsi Lampung Ke-58.

Selain itu, Gubernur Bersama Ketua Harian DPP Lampung Sai memberikan memberikan penghargaan kepada Drs. H. Ismail Djalili sebagai Tokoh Masyarakat Sumatera Selatan asal Lampung yang ikut mendirikan dan berperan aktif dalam kegiatan Lampung Sai Sumatera Utara.

Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Lampung dan Ketua Harian DPP Lampung Sai kepada Dr. Hj. Lis Hapsari Prihatin, Putri dari Drs. H. Ismail Djalili, yang juga sekaligus sebagai Ketua DPD Lampung Sai Sumatera Selatan dan Rektor STISI Pol Candra Dimuka Palembang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Launching Pojok Dekranasda, Gubernur Arinal Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas dan Produksi Kerajinan

Bandar Lampung, — Gubernur Arinal Djunaidi  didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal melakukan Launching Pojok Dekranasda, Kartu Anggota Dekranasda dan Buku Kuliner Khas Lampung, bertempat di halaman kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Jum’at (18/03/2022).

Dengan dilaunchingnya Pojok Dekranasda diharapkan akan  mendukung kebangkitan ekonomi Provinsi Lampung, dimana dimasa pandemi Covid-19 perekonomian tidak berjalan dengan baik, perajin mengalami kesulitan pemasaran dikarenakan pembatasan perjalanan wisata dan pembatasan kegiatan masyarakat.

Ketua Dekranasda dalam sambutannya menjelaskan bahwa Launching Pojok Dekranasda bertujuan untuk  memberikan ruang kepada perajin dan UMKM Lampung untuk menampilkan produk unggulan dan pemasaran produk – produk kerajinan serta  menjadi ajang promosi.

Dijelaskan pula bahwa Pojok bazzar kuliner UMKM dan musik jalanan akan digelar pada setiap Jum’ at dan Sabtu bertempat di halaman kantor Dekranasda Provinsi Lampung, kegiatan dimulai pada pukul 15.00 WIB  – 21.00 WIB.

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan – kegiatan yang digelar oleh Dekranasda Provinsi Lampung”, ucap Riana Sari.

Riana Sari juga terus mendorong warga masyarakat untuk mencintai dan membeli produk – produk dalam negeri melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang telah di Launching pada tanggal 17 Maret 2022 oleh Gubernur Lampung.

Sementara itu dalam kesempatan Launching Pojok Dekranasda,  Gubernur Arinal menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dekranasda Provinsi Lampung yang telah menginisiasi kegiatan – kegiatan yang mendukung Pemerintah Daerah dalam upaya menggerakkan roda perekonomian, salah satunya dengan inovasi kegiatan yang digelar pada hari ini.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi upaya Dekranasda untuk membangkitkan UMKM melalui kegiatan – kegiatan yang inovatif dan dikembangkan secara terus menerus”, ucap Gubernur.

“Saya juga akan membangun Destinasi Wisata di Bakauheni, diharapkan dapat menjadi sarana pemasaran produk – produk perajin dan UMKM yang ada di Provinsi Lampung”, jelas Arinal.

Gubernur Arinal juga mengapresiasi para pelaku usaha dan UMKM yang telah berjuang dan bekerja maksimal dan turut berperan serta aktif menggerakkan roda perekonomian di Provinsi Lampung.

Gubernur menekankan agar terus ditingkatkan kemampuan perajin dan UMKM melalui pelatihan – pelatihan dan pendampingan Dekranasda untuk lebih mengembangkan hasil kerajinan yang mampu bersaing dengan produk – produk kerajinan lainnya.

Dekranasda  bersama – sama dengan Pemerintah Daerah akan  terus berupaya meningkatkan daya saing produk – produk perajin dan UMKM di Provinsi Lampung dengan berbagai pelatihan dan peningkatan kapasitas serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia.

Pada kegiatan Launching dilakukan pula Peluncuran Buku Resep Kuliner Khas Lampung yang ditandai dengan penyerahan Buku kepada perwakilan penerima, penyerahan hadiah kepada pemenang lomba pada gelaran lomba yang diselenggarakan oleh Dekranasda Provinsi Lampung dalam rangka Peringatan HUT Provinsi Lampung ke-58, dan Launching Kartu Anggota Dekranasda yang ditandai dengan penyerahan Kartu Anggota Dekranasda oleh Gubernur Lampung kepada perwakilan Perajin Binaan Dekranasda Provinsi Lampung.

Kartu Anggota Dekranasda merupakan identitas perajin yang telah dibina oleh  Dekranasda Provinsi Lampung yang memberikan manfaat  dan memberikan kemudahan akses usaha serta  pendampingan kepada para perajin,  saat ini telah  terdaftar sebanyak 87 anggota.

Disela kegiatan dilakukan penandatanganan prasasti baju adat, dimana baju adat Lampung dipakai  oleh  Presiden Republik Indonesia saat menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan HUT RI ke 76.

Peresmian Pojok Dekranasda Provinsi Lampung ditandai dengan pemotongan untaian bunga oleh Gubernur Lampung didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, yang dilanjutkan dengan peninjauan stand dan  bazzar kuliner.

Acara juga dihadiri Desainer Nasional, Didiet Maulana,  Kepala Perwakilan BI, Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Ketua Dekranasda Kabupaten / Kota se Provinsi Lampung, Perajin Binaan Dekranasda, segenap pengurus Dekranasda Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Dari Kick Off Gernas Bangga Buatan Indonesia, Kemenperin Targetkan Pembelian Produk Dalam Negeri Senilai Rp 400 Triliun

Bandar Lampung–Tahun ini  target pembelian produk dalam Negeri sebesar Rp 400 Triliun  melalui katalog, dan diharapkan Rp 200 triliunnya berasal dari belanja Pemerintah Daerah.

Pernyataan tersebut dikatakan, Menteri Perindustrian yang disampaikan Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen Irma), Reni Yanita,  pada acara HUT Provinsi Lampung dan Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Mahan Agung, Kamis (17/3/2022).

Untuk itu Saya minta kepada Bapak Gubernur dan jajarannya untuk dapat mengoptimalkan pembelian produk dalam negeri termasuk yang berasal dari UMKM, Kata Dirjen.

Dirjen Irma juga meminta pelaku usaha dan masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal,  pemerintah akan terus mengkampanyekan semangat cinta beli dan pakai produk dalam negeri agar industri Indonesia dapat terus bertumbuh di negeri sendiri.

Gernas BBI  Tahun 2022 dimulai pada bulan Januari dari Provinsi Jambi dan bulan lalu di Sulawesi Selatan dan pada hari ini saya sangat gembira,Bapak Gubernur Lampung  dan jajarannya berkenan, di mana acara puncaknya akan dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2022.

Dalam rangka mendukung target tahun 2023 yaitu 30 juta UMKM masuk di marketplace dengan  konsep meningkatkan  secara konsisten dan memberdayakan UMKM  dengan penguasaan teknologi bisnis melalui program – program yang telah berjalan.

Sejak tahun 2017 Kementerian Perindustrian telah melatih sebanyak  19.242 pelaku industri kecil dan menengah di seluruh Indonesia dengan beragam manfaat, antara lain yang pertama workshop dan pendampingan pemasaran online dan kedua masuk ke dalam katalog.

Berbagai program Kementerian Perindustrian diantaranya  restrukturisasi mesin peralatan klinik kemasan, sertifikasi SNI,  pameran dan pendampingan teknologi yang tepat.

Dari tahun ke tahun memiliki konsep dan target yang berbeda, tahun 2022 ini para manajer diberi target untuk melakukan pendampingan intensif selama 3 bulan kepada 30 pelaku industri yang telah mengikuti kurasi untuk meningkatkan penjualannya secara online, sehingga didapatkan 5 UMKM yang dianggap terbaik dengan penjualan terbanyak.

Kriteria unggulan lainnya yaitu, tahun ini peran pemuda lebih ditekankan untuk aktif mendukung kesuksesan di Kancah pemasaran online.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Peringati HUT Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Paparkan Berbagai Capaian Pembangunan

BANDARLAMPUNG—Peringati HUT Ke-58 Provinsi Lampung Gubernur Lampung Arinal Djunaidi lakukan Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) Tahun 2022, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Kamis (17/03)

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya mengucapkan terimakasih, karena bertepatan dengan HUT ke-58 Provinsi Lampung yang kita cintai ini Provinsi Lampung menjadi movement area dari penyelenggaraan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Tahun 2022. Hal ini juga menjadi salah satu bentuk hadiah bagi HUT Lampung yang Ke-58,” ucap Gubernur mengawali sambutannya.

Menurut Arinal Perayaan Hari Jadi Provinsi Lampung pada tahun ini adalah wujud rasa syukur, sekaligus doa agar Provinsi Lampung selalu dilimpahkan keselamatan serta rahmat dari Allah SWT.

Adapun Kick Off Gernas BBI akan diselenggarakan sebagai tahap awal peluncuran dari serangkaian kegiatan, sampai pada saatnya nanti Acara Puncak pada bulan Juni 2022 yang rencanannya akan dibuka langsung oleh Bapak Presiden RI.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan seluruh masyarakat, yang mana walau di masa pandemi yang cukup berat, kita semua tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi Lampung tercinta.

“Alhamdulillah berkat dukungan dan kerja keras kita semua, maka Provinsi Lampung dapat menorehkan prestasi melalui beberapa penghargaan di tahun 2021,” ucap Gubernur

Adapun beberapa penghargaan yang berhasil diperoleh Pemerintah Provinsi Lampung Pada tahun 2021 antara lain :

1. Produksi padi tertinggi secara nasional sebesar 22,47%, diapresiasi oleh Presiden RI melalui penghargaan Abdi Bhakti Tani.

2. 10 Besar Provinsi terbaik Pembangunan Daerah Tahun 2021 dari Presiden RI.

3. Anugerah Paramakarya Tahun 2021 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

4. Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI

5. Penghargaan TPAKD Award kategori penyedia akses keuangan sektor pertanian.

6. Penghargaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2021

7. Juara Umum Teknologi Tepat Nasional 2021

8. Penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD Tingkat Nasional serta 7 kali berturut-turut memperoleh WTP

9. Mencapai rekor tertinggi untuk kinerja nilai ekspor Provinsi Lampung di Tahun 2021, yakni sebesar 4,8 miliar USD

10. Program Klaster pangan strategis tahun 2021 kepada KPT Maju Sejahtera Lampung Selatan.

11. Juara Terbaik I UMKM Terinovatif Bank Indonesia bekerjasama dengan Kementerian dan Perikanan Republik.

Tentunya selain penghargaan tersebut, menurut Gubernur masih banyak capaian lain di beberapa pilar pembangunan yang diraih oleh Provinsi Lampung. Jika dilihat berdasarkan ekonomi secara makro, pada tahun 2021 Provinsi Lampung sukses mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 2,79 % setelah sebelumnya sempat menurun di Tahun 2020 sebesar -1,67 %. Sejalan dengan hal tersebut, terjadi peningkatan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 0,04 % dan peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia menjadi 69,90 pada Tahun 2021.

Kemudian terkait Gernas BBI Provinsi Lampung Tahun 2022 yang mengangkat tema Satu Bumi Juta Karya, melalui event Lampung Begawi Festival atau Lagawi Fest. Menurut Gubernur, sepatutnya kita berbangga, karena Provinsi Lampung merupakan Provinsi ke-5 di Pulau Sumatera setelah Provinsi Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Bangka Belitung yang ditunjuk sebagai Host Gernas BBI Tahun 2022.

Pada penyelenggaraan kick off BBI 2022 #Lagawifest yang bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Provinsi Lampung ke-58, dilakukan penyematan Duta BBI oleh Menperin yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin Reni Yanita kepada Gubernur Lampung, Wakil Gubernur Lampung, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Pimpinan Mall MBK, dan Perwakilan Influencer, yang menandakan komitmen pemerintah daerah dalam kampanye Gernas BBI.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyampaikan bahwa sejalan dengan upaya yang kami lakukan dan mengingat saat ini kita berada di era industri 4.0 yang menekankan pada daya saing dan produktivitas, oleh karenanya Provinsi Lampung sangat mendukung kemajuan dari IKM/UKM melalui Gernas BBI. Dengan Gernas BBI di Provinsi Lampung, IKM/UKM terpacu untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi, dan masyarakat akan lebih mencintai dan bangga akan produk buatan dalam negeri.

“Pemerintah Provinsi Lampung akan terus menggencarkan semangat BBI #LagawiFest di seluruh Kabupaten dan Kota secara kontinyu, sehingga masyarakat dapat benar-benar bangga dan memprioritaskan memakai produk buatan lokal. Kemudian Kepada masyarakat Lampung, saya mengajak mari kita Bangga akan Buatan Indonesia, karena memakai produk lokal akan membantu pemulihan ekonomi, dan mensejahterakan bangsa kita,” kata Arinal.

Untuk mendukung perluasan pemasaran, pada acara kick off tersebut Provinsi Lampung juga menandatangani MOU dengan marketplace Tokopedia.

Sementara itu Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin Reni Yanita mewakili Menteri Perindustrian menyatakan bahwa Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) merupakan gerakan bersama pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal. Pemerintah akan terus mengkampanyekan semangat cinta, beli dan pakai produk dalam negeri, agar industri Indonesia dapat terus bertumbuh di negeri sendiri. Sejak peluncuran Gernas BBI pada Mei 2020 hingga Desember 2021, jumlah UMKM/IKM onboarding sudah mencapai 9.208.680 unit. Total UMKM/IKM onboarding kini mencapai 17.208.680 unit dengan kenaikan mencapai 115% dari awal ketika BBI diluncurkan.

Sejalan dengan Gernas BBI, menurut Reni Yanita Kementerian Perindustrian secara konsisten mendorong para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk mampu menguasai teknologi digital dalam berbisnis (e-business) melalui program e-Smart IKM. Program e-Smart IKM yang telah digelar Kemenperin sejak tahun 2017, telah melatih 19.242 pelaku IKM di seluruh Indonesia.

Penyelenggaraan Gernas BBI 2022 memiliki konsep yang berbeda dibanding tahun sebelumnya. Kemenperin bersama dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota di Lampung, Bank Indonesia, OJK, top brands, Himbara, dan Dekranasda akan melakukan pendampingan intensif selama 3 bulan kepada 30 IKM terpilih, yang sebelumnya dijaring melalui website esmartikm.id sejak Februari lalu. Dari 478 pendaftar, hari ini telah diumumkan 30 IKM terpilih melalui proses kurasi yang dilakukan oleh Kemenperin, Bank Indonesia, Dinas Perindag Provinsi Lampung, Dekranasda Lampung dan praktisi.

Selanjutnya, 30 IKM terpilih akan mengikuti pendampingan literasi digital, pengembangan bisnis, pelatihan pengembangan produk (dari segi kemasan, kekayaan intelektual, standardisasi, hingga kualitas produk). Selama proses pendampingan nanti, 30 IKM tersebut didorong untuk meningkatkan penjualannya secara online, sehingga pada bulan Juni akan didapatkan 5 IKM terbaik (champion) dengan penjualan terbanyak dan kriteria unggulan lainnya.

“Lima champion yang berhasil meningkatkan transaksi penjualan dan omsetnya, akan dibina terkait penguatan promosi produk, fasilitasi digital marketing, pameran, dan penerapan teknologi 4.0, serta berkesempatan ikut serta dalam BBI Award,” pungkas Reni.

Pada kegiatan tersebut Gubernur Lampung bersama Wakil Gubernur Lampung, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin Reni Yanita, Ketua TP PKK Provinsi Lampung melakukan Pemotongan Tumpeng, Pemukulan Cetik, dan Pelepasan Balon sebagai tanda rasa syukur atas HUT Ke-58 Provinsi Lampung dan pembukaan Gerakan Nasional BBI serta kegiatan Lagawi Fest 2022.

Adapun kegiatan HUT Ke-58 Provinsi Lampung pada tahun 2022 ini meliputi beberapa kegiatan, diantaranya adalah :

1. Pelayanan KB Gratis Tanggal 1-11 Maret 2022
2. Sentra Vaksinasi Booster 5000 Dosis 8-10 Maret 2022
3. Siger Serentak 11 Maret 2022
4. Webinar Pengutan TP PKK Provinsi Lampung 15 Maret 2022
5. Kejuaraan Piala Gubernur E-Sport 2022, dan lomba Kreatif Perwosi
Lomba kreatif perwosi 17-19 Maret 2022
6. Sidang Paripurna DPRD 18 Maret 2022
7. Peluncuran Pojok Dekranas dan Launching Buku Makanan Khas Lampung Maret 2022 (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Arinal Serahkan LKPD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021 Kepada BPK RI Perwakilan Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Kepala BPKAD Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, dan Inspektorat Provinsi Lampung serta Tim Penyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Provinsi Lampung menyerahkan LKPD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021 ke BPK RI Perwakilan Lampung.

Penyerahan LKPD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021 diterima langsung oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Lampung, Andri Yogama di Kantor BPK RI Perwakilan Lampung, Kamis (17/3).

LKPD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021 telah mampu diselesaikan tepat waktu dan diserahkan sesuai amanat PP 12 Tahun 2019, yaitu paling lambat 3 bulan sejak tahun anggaran berakhir.

Sebagai tambahan informasi, sampai saat ini Pemerintah Provinsi Lampung sudah mendapat 7 kali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK secara berturut-turut.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya dan berharap agar opini WTP tersebut dapat terus diraih dan dipertahankan tidak hanya untuk LKPD TA 2021, namun juga pada tahun-tahun yang akan datang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)