Tingkatkan Koordinasi Hingga Pedesaan, Gubernur Arinal Dirikan Posko Satgas Terpadu Covid-19

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendirikan Posko Satgas Terpadu Covid-19, di Ruang Abung, Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur, Bandarlampung, agar lebih fokus mengendalikan Covid-19 dan meningkatkan koordinasi dari tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga pedesaan.

Hal itu diungkapkan Gubernur Arinal saat meninjau langsung Posko Terpadu tersebut, Minggu (5/4/2020) sore.

“Didirikannya Posko terpadu ini sebagai awal untuk lebih fokus bergerak mengendalikan dan memusnahkan Covid-19. Karena Covid-19 membuat hal yang tidak menguntungkan bagi bangsa dan daerah,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan di Posko, di antaranya mempersiapkan kebutuhan sarana dalam pengendalian atau penyembuhan dari sisi aspek kesehatan. Posko ini juga untuk meningkatkan koordinasi di tingkat kabupaten, kecamatan sampai pedesaan.
“Sore ini sudah kita resmikan posko ini sebagai pusat informasi dan pusat koordinasi,” jelas Gubernur Arinal.

Dalam pengendalian Covid-19, Gubernur Arinal membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Tanpa daya dukung kita semua, ini tidak akan mungkin. Jadi jangan hanya Pemerintah sendiri, tapi kita semua harus terlibat. Dan di sinilah kita tunjukkan semangat nasional, semangat juang, dan semangat kebersamaan kita,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur menjelaskan bahwa masing-masing susunan kepengurusan gugus tugas harus menyampaikan programnya dan menggunakan anggaran sesuai arahan dari BPKP.

Pada bagian lain, Gubernur Arinal menilai berita hoax terkait Covid-19 harus ditindak tegas. “Berita Hoax harus dihilangkan. Kita sudah capek-capek bekerja, tapi begitu mudahnya berita hoax beredar. Oleh karena itu perlu peran berbagai pihak untuk melawan berita hoax. Dan Polda harus bertindak tegas dalam keadaan seperti ini,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga mengajak media pers untuk masuk dalam gugus tugas, terutama dalam melawan berita hoax.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menjelaskan bahwa Posko tersebut untuk mengefektifkan koordinasi yang menjadi bagian penting dalam mengendalikan penyebaran corona.

“Dalam Gugus Tugas ini komponennya banyak. Anggotanya bukan hanya unsur Pemerintah tetapi juga ada media dan lain-lain. Untuk itu koordinasi ini menjadi penting,” jelas Fahrizal.

Posko ini, jelas Fahrizal, buka selama 1×24 jam, dari jam 8 pagi sampai jam 8 pagi. Ada 8 (delapan) desk per satker itni, termasuk sekretariat kebutuhan administrasi.

Fahrizal mendorong agar Kabupaten/Kota juga membuat posko yang nantinya data tersebut akan direkap disini.

Posko ini juga difungsikan sebagai pusat penanganan korban Covid-19, terutama proses pemakaman dan apabila terjadi kematian tiba-tiba di tengah kerumunan atau di jalan raya. Adapun personil ini terbagi menjadi 5 regu, masing-masing regu terdapat 10 orang terdiri dari unsur TNI, Polda, dan Pol PP.

Dalam kesempatan itu, Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana menjelaskan bahwa berdasarkan data terbaru 5 April 2020, kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 13 kasus (9 isolasi, 2 meninggal, dan 2 sembuh). Kemudian sebanyak 37 PDP (15 rawat rumah sakit, 4 isolasi, dan 18 negatif), dan 1530 ODP (1179 proses pemantauan dan 351 selesai pemantauan 14 hari). (Adpim)

Pekon Sudimoro Bangun Kec. Semaka Kab. Tanggamus Lakukan Penyemprotan Disinfektan Guna Memutus Penyebaran Covid-19

Tanggamus, Mediarepublika.com –  Menindak lanjuti Surat edaran Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani, selaku Ketua Gugus Tugas penanggulanganan covid 19. Pekon Sudimoro kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, dipimpin langsung Pj kakon Pekon Sudimoro Bangun Amari beserta jajarannya melaksanaakan penyemprotan cairan disinfektan Ditiga Dusun Pekon tersebut.

Penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19 yang ada dipekon Sudimoro Bangun, dan para petugas penyemprotan melibatkan,
Amari Pj pekon Sudimoro Bangun,BHP, Melya Sari Gasbinsa Pekon Sudimora Bangun, Pendamping Desa , Supendi Babinsa Pekon Sudimoro Bangun,Karang Taruna, kader Posyandu, kader PKK, dan seluruh anggota relawan covid-19 dan serta jajaran aparat pekon Sudimoro Bangun dan masyarakat pekon tersebut.

Amari Pj Pekon Sudimoro Bangun mengarahkan kepada petugas relawan covid 19, yang akan melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan, agar disetiap lingkung Rumah warga, dan tempat-tempat ibadah agar jangan sampai ketinggalan dalam penyemprotan cairan disinpektan.

”Kegiatan hari ini merupakan penyemprotan cairan disinfektan, yang bertujuan untuk memutus mata rantai penularan covid-19 yang ada dikabupaten tanggamus, khususnya pekon Sudimoro Bangun”.ungkapnya

“saya selaku pj pekon Sudimoro Bangun menyapaikan upaya ini kami lakukan sebagai tindak lanjut surat edaran Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani”. Tambahnya

” saya berharap kepada masyarakat pekon sudimoro Bangun agar melakukan gerakan hidup sehat,membiasakan mencuci tangan, pola makan sehat, berolah raga yang cukup, dan hindari tempat keramaian, Tidak mengumpulkan masa, atau kelompok. Karna upaya ini merupakan, langkah memutus mata rantai penularan covid-19 dipekon Sudimoro Bangun”.pungkasnya

Sementara, Melya sari Gasbinsa Pekon Sudimoro Bangun menambahkan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan merupakan upaya tindak lanjut dari puskesmas, supaya warga pekon Sudimoro Bangun terhindar dari penularan virus covid-19.

”Saya selaku Gasbinsa Pekon Sudimoro Bangun, melakukan pengawasan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai Penularan virus covid-19, dan kami juga telah melaksanakan pemeriksaan terhadap beberapa warga kami yang baru pulang mudik, dan dari hasil pemeriksaan itu tidak terindikasi terpapar virus corona”.ungkapnyaa

Lanjutnya, selain dari melakukan pemeriksaan kami juga menghimbau kepada warga yang baru datang dari luar kota agar tidak keluar rumah selama 14 hari.

“Untuk penggunaan cairan disinfektan ini kita menggunakan cairan disinfektan dan air, kemudian pelaksanaan penyemprotan melibatkan 39 orang relawan dari pekon Sudimoro Bangun ini sendiri, dan kami juga selalu melaksanakan sosialisai terhadap warga yang baru datang dari luar daerah”.tutupnya
(Sujanak)

Yonif 143/TWEJ Adakan Antisipasi Pencegahan Covid 19

Mediarepublika.com –  Baru-baru ini tengah menjadi perhatian khusus dari Pemerintah mengenai Pencegahan dan Antisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi akibat penyebaran Virus Covid-19. Pemerintah selalu menghibau kita semua untuk selalu peduli terhadap lingkungan sekitar maupun diri Pribadi agar tidak terpapar Virus tersebut.

Menindaklanjuti Hal ini Komandan Yonif 143/TWEJ Mayor Inf Triano Iqbal, S.I.P., M.Si. Mewajibkan Seluruh Prajurit Yonif 143/TWEJ untuk senantiasa menjaga Kondisi Fisik dengan Cara Melaksanakn kegiatan Olahraga secara rutin serta melaksanakan kegiatan berjemur Kolektif pada Pukul 10.00 WIB selama 15 Menit setiap harinya guna meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dr Virus Covid-19. Tidak hanya memerintahkan beliau turun langsung ke lapangan mengawasi pelaksanaan kegiatan sekaligus ikut bergabung ditengah-tengah Prajurit untuk berjemur bersama-sama.

Prajurit Yonif 143/TWEJ akan selalu menjaga kondisi Fisik agar tetap Prima sehingga akan selalu Siap mengawal keamanan dan ketertibah wilayah NKRI khusus nya Wilayah Provinsi Lampung dan akan ikut berperan nyata dalam upaya pencegahan dan mengantisipasi setiap kemungkinan yang akan terjadi akibat Pandemi Virus Covid-19.

Lapas Perempuan Lampung Adakan Simulasi Critical Incident Management Kebakaran di Lapas

Mediarepublika.com – Bandar Lampung – Critical Incident Management adalah manajemen dalam situasi kecelakaan berbahaya yang terjadi pada tempat dan waktu yang tidak dikehendaki juga umumnya menyebabkan kerugian, salah satunya adalah peristiwa kebakaran.

Peristiwa kebakaran termasuk dalam kategori kondisi darurat baik di lingkungan luar maupun dalam lokasi tempat kerja.

Menanggapi hal tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung mengadakan simulasi terkait penanganan peristiwa kebakaran yang ada di Lapas.
Critical Incident Management kebakaran disimulasikan langsung oleh Ka.KPLP Lapas Perempuan Lampung, Reva Shilvia Devi kepada Regu Pengamanan pada Jumat, 03 April 2020 di aula Lapas.

Simulasi diawali dengan observasi bagaimana kebakaran bisa terjadi, klasifikasi kebakaran dan memilih cara pemadaman yang paling tepat untuk setiap jenis api. Dilanjutkan dengan mengidentifikasi potensi bahaya kebakaran dan strategi pencegahan kebakaran.
Kemudian, Ka.KPLP mempraktekan langsung bersama petugas bagaimana teknik menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga blanket untuk korban kebakaran.

Sebelumnya, Ka.KPLP Lapas Perempuan Lampung telah mendapatkan pelatihan critical incident management oleh UNODC di Hotel Double Tree Hilton Jakarta.
UNODC atau United Nations Office On Drugs and Crime adalah bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dibentuk pada tahun 1997 untuk mengurusi kontrol obat-obatan, terutama Narkoba dan pencegahan kejahatan.

Reva Shilvia Devi menyampaikan bahwa simulasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman akan bahaya dari peristiwa kebakaran beserta cara penanggulangannya, sehingga apabila terjadi kebakaran petugas dapat tanggap dan melakukan penanggulangan dini di dalam Lapas.
“Critical Incident Management Kebakaran adalah suatu keharusan bagi petugas garda depan di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung. Kita harus paham untuk mengetahui bagaimana kebakaran bisa terjadi, mengidentifikasi potensi bahaya kebakaran hingga memutuskan bagaimana cara memadamkan api dengan aman” ujar Beliau.

Novi, salah satu petugas tampak antusias dan serius dalam mengikuti simulasi.
Novi menyampaikan “Kegiatan ini berguna bagi kami karena kesadaran tanggap bencana itu penting. Selain itu, sikap tanggap juga diperlukan agar kami (Petugas) selalu siap apabila terjadi kebakaran di sini (Lapas Perempuan Lampung)” Ucap Novi saat ditemui seusai simulasi.

Gubernur Arinal Instruksikan Bupati/Walikota Lakukan Pengawasan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten/Kota

BANDAR LAMPUNG- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menginstruksikan Bupati/Walikota se- Provinsi Lampung melakukan pengawasan dan mengambil langkah-langkah penanganan Covid-19. Salah satunya melakukan pemantauan Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten/Kota masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal saat video conference dengan Bupati/Walikota se- Provinsi Lampung terkait penanganan penyebaran Covid-19 di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Jumat (3/4/2020).

Sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 di kabupaten/kota, Gubernur minta Bupati/Walikota membantu pengawasan ODP dan penanganan PDP.

“Saya menginstruksikan Bupati/Walikota untuk terus melakukan pengawasan terhadap penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing,” tegas Gubernur.

Gubernur Arinal menyebutkan Pemerintah Provinsi Lampung juga akan melakukan pemantauan terhadap masyarakat perantauan di pintu masuk Provinsi Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung juga akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak berpergian atau mudik dengan berdiam diri di rumah.

“Saya akan membantu mendata masyarakat perantauan baik di penyeberangan Bakauheni ataupun Bandara Radin Inten II. Tetapi kita terus menghimbau agar masyarakat tetap dirumah dan tidak berpergian,” katanya.

Arinal mendorong Bupati/Walikota untuk memerintahkan Camat hingga Kepala Desa juga ikut mendata para masyarakat yang pulang ke Provinsi Lampung.

“Kita bisa lakukan pendekatan kekeluargaan dan menghimbau agar beraktivitas dirumah saja, agar ini semua terkendali dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Arinal meminta semua pihak untuk saling mengulurkan tangan, bergotongroyong untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Rakyat membutuhkan pertolongan kita dan Negara harus hadir melalui Gubernur dan Bupati/Walikota,” katanya

Arinal minta Bupati/Walikota untuk dapat melaporkan langkah-langkah yang telah dilakukan ataupun yang disiapkan.

“Kita harus bersinergi menyesuaian beberapa hal untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung karena ini tugas kita bersama,” ujar Gubernur.

Salah satu sinergi itu yakni terhadap daya dukung pendanaan.

Gubernur mengatakan para Bupati/Walikota diperbolehkan melakukan rasionalisasi anggaran atau mengalokasikannya di wilayah masing-masing untuk penanganan Covid-19.

Arinal juga meminta para Bupati/Walikota  mempersiapkan sumberdaya fasilitas kesehatan yang dimiliki seperti kapasitas puskesmas, rumah sakit dan juga ruang isolasi.

“Siapkan juga standar ruang isolasi dan melengkapi sarana prasarana di ruang isolasi tersebut,” ujar Gubernur. (Adpim)

Begini Cara Dapatkan Keringanan Tagihan Listrik Bagi Pelanggan Rumah Tangga 450 VA dan 900 VA Subsidi

Mediarepublik.com – Jakarta, 2 April 2020,- Mendukung Kebijakan Presiden Joko Widodo terkait pembebasan biaya tarif listrik bagi konsumen rumah tangga 450 Volt Ampere (VA) dan pemberian keringanan tagihan 50% kepada konsumen rumah tangga bersubidi 900 VA. PLN telah menyiapkan mekanisme atau cara mendapatkan program tersebut.

Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA pascabayar akan langsung dibebaskan tagihannya pada bulan April, Mei dan Juni. Sementara untuk pelanggan pra bayar dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID Pelanggan ke WA dengan nomor 08122-123-123 atau melalui website PLN www.pln.co.id Dengan ID tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.

Sedangkan diskon tarif untuk pelanggan subsidi 900 VA bagi pelanggan pascabayar, rekening yang harus dibayarkan pada tiap bulannya akan dikurangi 50%. Sementara bagi pelanggan prabayar, token listrik gratis sebesar 50% akan diberikan kepada pelanggan, dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam 3 bulan terakhir.

Dan berikut mekanisme pengambilan token gratis untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan diskon 50% untuk Pelanggan Rumah Tangga daya 900 VA bersubsidi.

Mekanisme website dengan cara:
1. Buka Alamat www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus covid-19
2. Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar.
3. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Atau anda juga bisa mengakses melalui WA ke nomor 08122-123-123. Dengan cara :
1. Buka Aplikasi WhatsApp
2. Chat WhatsApp ke 08122-123-123 , ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan.
3. Token gratis akan muncul
4. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Dengan ID Pelanggan tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.

Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan rumah tangga 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem. Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan. sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya.

“Proses pembagian Token Bebas Tagihan dan Diskon Tarif Listrik ini memang bertahap, yang sudah dimulai pada tanggal 1 april, paling lambat tanggal 11 april seluruh pelanggan yang berhak sudah bisa menikmati program tersebut” Ungkap Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka.

kebijakan pemberian keringanan tagihan listrik ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu perekonomian masyarakat miskin dan tidak mampu.

“Ini bukti PLN bersama Pemerintah siap hadir di setiap kondisi” Tutup Made.

*Kontak Person*
I Made Suprateka
Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN
Tlp. 021 7261122
Facs. 021 7227059
HP. ‪0811194260

Bupati Dendi Perintahkan Bangun Barak Pengungsian dan Piket Tenaga Medis untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor

Mediarepublik.com -PESAWARAN – Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K. meninjau langsung korban longsor dan banjir di 4 dusun yang berada di Desa Persiapan Dantar, Kecamatan Padang Cermin, Kamis (02/04).

Usai meninjau lokasi longsor tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona langsung melakukan rapat terbatas dengan Kepala Dinas PUPR Fikri, BPBD, Dinas Sosial, Camat Padang Cermin, Kapolsek Padang cermin, Kepala Rawat Inap Puskesmas Padang Cermin, Pj. Kades Persiapan Dantar, juga Kabag Protokol Setkab Pesawaran.

Selain memberikan perintah kepada jajaranya agar segera mendirikan barak pengungsian bagi 19 kepala keluarga yang terdampak longsor, Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona juga meminta kepada petugas kesehatan untuk segera mengecek kesehatan warga dan di berikan obat jika di perlukan.

“Yang pertama saya minta segera didirikan barak pengungsian, tapi harus di cek kesehatannya. Yang sehat jangan di campur dengan yang sakit,” ujar Dendi.

“Segera cek kesehatannya dan di berikan obat bagi yang memerlukan. Saya juga minta setiap hari harus ada satu orang tenaga medis yang piket,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dusun 3 Margodadi, Desa Persiapan Dantar Suratman mengungkapkan terdapat 19 kepala keluarga yang terdampak tanah longsor diwilayah setempat.

“Selain itu ada juga sekitar 6 hektar kebun warga yang terdampak longsoran tanah yang terjadi pada Rabu (02/4) malam sekitar pukul 24.00,” ujar Suratman.

Usai meninjau warga yang terdampak tanah longsor di Desa Persiapan Dantar, Bupati Pesawaran dengan didampingi Kepala Dinas PUPR, BPBD dan Dinas Sosial langsung meninjau korban banjir di Dusun 1 dan Dusun 2, Desa Persiapan Dantar, Kecamatan Padangcermin dan meninjau korban banjir di Dusun Pancur, Desa Hurun, Kecamatan Teluk Pandan.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memberikan tali asih kepada beberapa keluarga yang tertimpa musibah banjir dan tanah longsor.

Mantap, PROGRAM ASIMILASI DAN INTEGRASI, LAPAS NARKOTIKA KELAS IIA BANDAR LAMPUNG BEBASKAN 60 NARAPIDANA

Mediarepublik.com – Lapas Sustik, Bandar Lampung – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung membebaskan 60 narapidana melalui program asimilasi dan integrasi pada Kamis, 2 April 2020. Langkah itu sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Hensah mengatakan Pembebasan tersebut didasarkan pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 10 Tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Siang hari ini, kami memberikan asimilasi atau mengeluarkan 60 orang narapidana kami untuk kami pulangkan, sesuai dengan Permenkumham No. 10 Tahun 2020,”ujarnya.

Syarat yang harus dipenuhi bagi narapidana untuk dapat keluar melalui asimilasi adalah telah menjalani dua per tiga masa pidana pada 31 Desember 2020 dan tidak terkait dengan PP Nomor 99 Tahun 2012.

“Perlu diketahui bahwa syarat untuk dipulangkan melalui mekanisme asimilasi ini adalah narapidana yang memang sudah menjalani lebih dari setengah masa pidana dan akan bebas tahun 2020 ini,”jelasnya.

Lanjut Hensah, pembimbingan dan pengawasan asimilasi serta integrasi dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan dan juga Kejaksaan untuk memastikan narapidana berada di rumah masing-masing.

“Kami juga bekerjasama dengan Balai Pemasyarakatan dan Kejaksaan untuk membantu mengawasi yang bersangkutan ini ketika berada diluar, itu artinya narapidana yang kami asimilasikan bukan berarti boleh kemana-mana, dia akan tetap dirumah. Suatu saat Balai Pemasyarakatan dan Kejaksaan melakukan visit untuk melakukan kontrol dan yang bersangkutan tidak ada ditempat berarti yang bersangkutan dianggap melanggar dan akan kami tarik kembali ke lapas.”paparnya.

Diharapkan, program ini dapat memecahkan permasalahan ovecrowding atau kepadatan penghuni di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung. “Itulah salah satu upaya dari Lapas Narkotika dalam rangka untuk mengurangi kepadatan jumlah hunian di dalam kamar sehingga ada jarak yang lebih jauh antara narapidana di dalam lapas ini,”tutupnya.(*)

Humas Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung

Pemerintah Desa Pasuruan Buat Alat Bilik Penyemprotan Disinfektan Bahan Alami

 

Lampung Selatan, Mediarepublika.com –Pemerintah Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, membuat alat bilik penyemprotan dengan disinfektan bahan alami.

Bilik penyemprot disinfektan itu, dibuat untuk mengurangi risiko penyebaran virus Corona atau COVID-19 di wilayah tersebut.

Pemuda setempat, Sugeng Haryono mengatakan, ide pembuatan bilik disinfektan itu berawal dari melihat para pekerja yang tidak dapat melakukan work from home. Jika bilik tersebut dipasang di berbagai tempat umum, maka akan banyak mengurangi potensi penularan virus Corona.

“Jadi ketika orang masuk ke tempat-tempat umum terlebih dahulu masuk ke bilik ini dan disemprot disinfektan ke seluruh tubuh, sehingga harapannya virus bisa mati,” kata sugeng , Rabu (01/04/2020), pagi

Untuk merancang bilik penyemprotan tu, mereka membutuhkan waktu dua hari. Peralatan dan perlengkapannya disebut cukup sederhana dan murah.

“Kita bentuk ringan dan bisa bongkar pasang sehingga mudah dipasang dan diaplikasikan di berbagai tempat,” karena kerangka biliknya dari pipa holo aluminiun  ujarnya.

Sumali, Kepala Desa Pasuruan, mengapresiasi dengan karya pemuda desanya, karena sudah memiliki ide kreatif dan inovatif untuk menciptakan teknologi tepat guna yaitu disinfectant chamber atau bilik disinfektan.

“Pegawai kami tidak bisa 100 persen menjalankan work from home. Ada yang harus tetap bekerja ke lokasi kerjanya masing-masing, terutama mereka yang bertugas satgas Covid 19 Desa Pasuruan.

Bilik disinfektan disediakan di pintu masuk kantor desa setempat, sehingga seluruh pegawai harus melaluinya sebelum masuk ke area kerja.

Proses disinfektan di dalam bilik dilakukan dengan sangat mudah. Di dalam bilik sudah disediakan cairan disinfektan tradisional seperti daun sirih dan kipas yang akan menyebarkan cairan tersebut. Selama di dalam tenda disarankan untuk memejamkan mata dan menahan napas.

Setelah itu, pengguna bilik cukup berputar 360 derajat sehingga seluruh tubuh dari kepala hingga kaki terkena cairan disinfektan dan setelah itu dapat keluar dari bilik. (Iwan)

Kepala Lembaga Pemasyarakatan LP Kelas 1 Rajabasa Syafar Pudji Rochmadi Bebaskan124 Narapidana Asimilasi

Media.republika.com-Terkait keputusan menteri hukum dan HAM bernomor MHH-19.PK/01.04.04 tentang pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penangulangan penyebaran covid 19

Ada 124 narapidana dibebaskan. Syafar pun menekankan kepada anggota nya jangan ada korupsi atau gratifikasi yang mana napi masuk dalam dalam katagori tapi tak dibebaskan

Ada beberapa kreteria narapidana yang masuk program asimilasi 2/3 masa tahanan atau sebelom 31 desember 2020 bebas. Ujarnya.

Lapas klas 1 bandar lampung juga telah menerapkan sistem besuk melalui video call untuk menghindari tatap muka langsung untuk pencegahan covid 19 serta di beberapa titik blok kamar napi telah dipasang tempat cuci tangan dan handsanitazer serta ruangan khusus sterilisasi. tutur Syafar pria yang hobi nya berolahraga iniselalu berpesan agar menjaga kesehatan & pola hidup seha