Brimob Lampung Laksanakan Tes Psikologi Pagi Personil Yang Akan Memeganga Senpi Dinas

Mediarepublika.com – Sebanyak 200 personel Sat Brimob Polda Lampung mengikuti tes psikologi sebagai syarat kelayakan untuk penggunaan senjata api (senpi) organik Polri.

Tes psikologi dilaksanakan Lapangan Tembak Multifungsi Adhi Pradana Mako Sat Brimob bekerja sama dengan tim dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Lampung, Senin, 28 Desember 2020.

Dansat Brimob KBP Donyar Kusumadji,S.IK. Berpesen Kepada Personil yang melaksanakan Tes Psikologi Saya berharap seluruh peserta mengerjaan soal yang diberikan tim dengan maksimal Karena Tes psikologi dilaksanakan sebagai persyaratan personel Polri dalam penggunaan senjata api dinas. Hasil tes akan menentukan apakah personel tersebut layak sebagai pemegang senpi atau tidak, Sehingga seluruhnya dapat lulus tes dan layak direkomendasikan sebagai pemegang senpi organik Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas,” ungkapnya.

Menurut keterangan Kasi Kesjas Sat Brimob Iptu Minan, para  peserta tes psikologi terdiri dari Perwira maupun Bintara. Test psikologi wajib bagi calon mau pun yang telah memegang senjata api.

Menurutnya bagi yang sudah memegang senjata apipun terus dilakukan psikiotes secara berkala atau setiap enam bulan sekali.

Ada sejumlah pertimbangan bagi anggota Polri yang diperbolehkan memegang senjata api, pertama akan dilihat dari kepentingan petugas yang memegang senjata api tersebut.

Mereka juga harus mendapat rekomendasi dari pimpinanya yang menjelaskan kelayakan yang bersangkutan memegang senjata atau tidak, setelah itu mereka harus lulus psikotes.

“Psikotes dilaksanakan sekarang, setelah itu semua angota yang dinyatakan lulus akan mengikuti tes kesehatan, selanjutnya lulus menembak yang pelaksanaanya di nilai oleh tim,” ungkap iptu Minan.

Bagi mereka yang mengikuti tes, juga telah diberikan penilaian terlebih dulu, bagaimana sikap mereka terhadap masyarakat.

Bagi yang memiliki prilaku buruk terhadap masyarakat atau pernah melakukan tindakan indisipliner terhadap penggunaan senjata api maka yang bersangkutan tidak diperkenankan menikuti tes.

Akhirnya Saifulloh Mendapat Respon KUPT Puskesmas Dan Camat Limau Tanggamus

Tanggamus – mediarepublika.com Kisah pilu Saifulloh (50) warga Pekon Tanjungsiom Kecamatan Limau, yang mengalami kebutaan sejak dua tahun terahir. Mendapat respon KUPT Puskesmas Antarbrak dan Camat Limau Tanggamus. Jumat (25/12)

Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) Puskesmas Antarbrak, Popy Eliza mengatakan, benar pak Saifulloh pernah memeriksakan penyakit mata yang dideritanya di puskesmas, oleh dokter dia diagnosa mengidap penyakit glaukoma yang menyebabkan matanya mengalami kebutaan permanen.

“Oleh dokter disarankan untuk berobat ke rumah sakit di bandung jabar, walau menurut dokter kemungkinan untuk sembuh sangat kecil sekali, karena saraf matanya sudah putus,” jelas popy.

Menurut Popy, Kartu berobat BPJSnya bisa digunakan untuk berobat di puskesmas atau rumah sakit yang sudah ditentukan. Mungkin karena keterbatasan pengetahuan dan untuk mendapatkan obat-obatan yang lebih bagus, mereka tidak mengunakan kartu bpjs tersebut, dan lebih memilih pengobatan alternatif.

Dia juga mengtakan, Puskesmas Antarbrak selalu bersedia melayani pasien yang mengunakan kartu BPJS, untuk rawat jalan ataupun rawat inap mengikuti SOP dan batas kemampuan yang ada di puskesmas, tutupnya.

Sudah Dua Tahun Kena Penyakit Glukoma Pria Berusia 50 tahun Butuh Uluran Tangan pemerintah

Tanggamus – mediarepublika.com glukoma merupakan penyebab kebutaan kedua hampir di seluruh dunia termasuk Indonesia, bahkan glukoma menyebabkan kebutaan permanen, penyakit mata ini sangat berbeda dengan penyakit katarak yang dapat disembuhkan.

Saifulloh seorang petani miskin warga pekon Tanjung siom kecamatan limau sudah dua tahun ini tidak bisa berbuat apa apa akibat matanya menderita penyakit glukoma.

Pria usia 50 tahun tersebut mengandalkan hidupnya sebagai buruh tani lepas untuk memenuhi kebutuhan dia beserta keluarganya Saifulloh mengatakan awalnya dia merasakan sakit kepala hebat selama beberapa tahun ini, tetapi akibat faktor ekonomi beliau tidak bisa berbuat apa – apa, dan dia cuma pasrah dengan keadaan.

” Awalnya saya merasakan sakit kepala hebat, dan setelah itu penglihatan saya menjadi kabur, dan kalau melihat cahaya terang seperti ada lingkaran pelangi, tetapi saya tidak bisa berbuat apa – apa, jangankan mau kerumah sakit untuk berobat, kebutuhan sehari hari saja cuma mengandalkan dari upahan,” jelasnya.

Kondisi kehidupan Saifulloh pria buruh tani lepas tersebut, memiliki sosial ekonomi lemah yang butuh perhatian dari pemerintah dalam hal ini dinas kesehatan, ” saya berharap dengan keadaan saya sekarang ini, agar pemerintah dapat mengulurkan tangannya untuk meringankan beban saya dan keluarga saya”, pungkasnya.

(Gun)

Bersama Jajaran Forkopimda, Gubernur Arinal Tinjau Ibadah Malam Natal

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung melakukan peninjauan Ibadah Natal Tahun 2020 di Gereja Methodis Indonesia Imanuel dan Gereja Katedral Kota Raja Bandar Lampung, Kamis Malam (24/12).

Kegiatan peninjauan Ibadah Natal ini diikuti oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi, Kabinda Lampung Brigjen TNI Wahyu Hadi, Danbrigif 4 Mar/BS Kol. Mar. Nawawi, Kasrem 043/Gatam Kol. Inf . Dwi Endro Sasongko.

Gubernur Arinal menjelaskan bahwa kedatangan dirinya bersama Forkopimda Provinsi Lampung untuk mengetahui bagaimana persiapan Ibadah Natal, terutama di tengah pandemi. Gubernur mengingatkan, jangan sampai niat baik untuk melaksanakan ibadah, tapi karena tidak mematuhi Protokol Kesehatan justru menyebabkan terkena Covid-19.

“Saya melihat malam ini protokol kesehatan betul-betul dilaksanakan dengan baik. Semoga bapak ibu dapat menjalankan ibadah dengan baik,” ujar Gubernur Arinal.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Arinal juga mengucapkan Selamat Hari Natal 2020 dan berharap Natal kali ini memberikan keberkahan dan kebahagiaan bagi semua sebagai umat dan Bangsa Indonesia.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal berpesan dan mengingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan, yaitu menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan di air yang mengalir.

Usai meninjau dua lokasi gereja tersebut, Gubernur Arinal bersama Forkopimda Lampung meninjau Pos PAM Natal dan Tahun Baru 2021 di Mal Ramayana di Jl. Raden Inten Kota Bandar Lampung. (Red)

Dukung Program Desa Berjaya, Sekdakab Lampung Selatan Tandatangani Komitmen Bersama Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten  Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama dengan Pemerintah Provinsi Lampung.

Hal itu sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam menyukseskan “Program Desa Berjaya” yang diinisiasi Gubernur Lampung.

Penandatanganan komitmen bersama tersebut turut disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Ir. Fahrizal Darminto, MA serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung, DR. Zaidirina, M.Si.

Kegiatan yang diikuti Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung itu, dilaksanakan di Swiss-Bell Hotell, Bandar Lampung, Rabu (23/12/2020).

Selain dihadiri Sekda Kabupaten Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, hadir juga para Kepala Bappeda, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil se-Provinsi Lampung.

Dalam laporannya, Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, Zaidirina mengatakan, dilaksanakannya kegiatan itu bertujuan untuk memperkuat dan menyegarkan komitmen secara bersama dalam mendukung desa berjaya.

“Cakupan desa berjaya ini juga selaras dengan kebutuhan dan kepentingan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa,” tuturnya.

Pihaknya berharap, dengan komitmen bersama tersebut dapat semakin menguatkan konsolidasi pembangunan di Provinsi Lampung sesuai kewenangan, kemampuan anggaran, serta kapasitas sumberdaya manusia aparatur yang mulai meningkat.

Sementara, menyampaikan arahan Gubernur Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, desa menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan suatu wilayah.

Dimana menurutnya, apabila desa maju, mandiri, dan sejahtera (Desa Berjaya), maka kabupaten, provinsi, dan negara otomatis menjadi bangsa yang berjaya.

“Secara Kewilayahan, 91 persen wilayah Indonesia berada di desa-desa. Dan secara Kewargaan, warga negara yang berdomisili di desa-desa mencapai sekitar 43 persen. Sehingga membangun desa-desa diyakini memiliki daya ungkit yang berarti terhadap kemajuan suatu wilayah,” ujar Fahrizal Darminto.

Lebih lanjut dia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Lampung dalam batas kewenangan dan mandat fungsi pembinaan dan pengawasan berupaya mendorong pemerintah kabupaten untuk memperhatikan dengan sungguh-sungguh pembangunan dan pemberdayaan desa-desa melalui “Program Desa Berjaya”.

Ia menambahkan, untuk menjadikan desa-desa di Provinsi Lampung menjadi Desa Berjaya terdapat beberapa hal yang menjadi komitmen bersama, yaitu :

  1. Pengentasan desa tertinggal dan sangat tertinggal di Provinsi Lampung;
  2. Transformasi layanan administrasi pemerintahan berbasis digital atau biasa dikenal dengan Desa Cerdas (Smart Village);
  3. Pengembangan Kawasan Perdesaan berdasarkan potensi desa, baik oleh Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Pusat;
  4. Pengembangan Kawasan Transmigrasi sebagai alternatif pengembangan lanjutan dari desa-desa yang awalnya merupakan kawasan transmigrasi.

“Pemerintah Provinsi Lampung menamakan keempat cakupan tersebut dalam rumusan “Program Desa Berjaya” yang sangat disadari membutuhkan komitmen, dukungan dan kerjasama konstruktif dalam implementasinya. Terutama dukungan dari Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provibnsi Lampung,” tandasnya.

Diketahui, Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan menjadi prototipe pilot project (percontohan pengembangan awal) Smart Village Program Kerja Desa Lampung Berjaya Tahun 2020.

Dalam mendukung program smart village tersebut, Kabupaten Lampung Selatan mengusung program SMILE (Smart Village Ecosystem Lampung Selatan).

Program SMILE adalah konsep pengembangan Desa Cerdas dengan penguatan pada ekosistem di desa sebagai bentuk nyata pemberdayaan masyarakat. (KMF)

Pemerintah Provinsi Lampung Raih Top Digital Award 2020, Bidang Implementasi dan Pemanfaatan Teknologi Digital

mediarepublika.com

Jakarta, —- Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra didampingi Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Budhi Martha Utama menghadiri acara penyerahan penghargaan Top Digital Award 2020 bertempat Hotel Rafles Jakarta, Selasa (22/12).

Acara dihadiri secara virtual oleh Menteri Kominfo Republik Indonesia dan juga secara langsung oleh perwakilan BPKP, Ditjen Pajak, Perwakilan Kemensos, Perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Pimpinan Perusahaan dan Instansi dari beberapa Provinsi di Indonesia.

Pemerintah Provinsi Lampung adalah salah satu penerima anugerah dibidang Teknologi Digital tersebut bersama dengan Perusahaan dan Instansi Pemerintah lain di Indonesia yang mendapat penilaian terbaik dalam implementasi dan pemanfaatan Teknologi Digital.

Tema yang diusung dalam kegiatan tersebut adalah Top Digital Inovation & Implemantation on New Normal yang diselenggarakan oleh majalah It Works yang sekaligus memberikan support untuk mewujudkan Indonesia Maju

Dalam laporannya, Ketua penyelenggara M. Lutfi Handayani mengungkapkan sejak Tahun 2014 kegiatan ini telah digelar dan terus berkembang hingga saat ini telah memasuki penyelenggaraan yang ke 7.

Penyelenggaraan Top Digital Award diharapkan mendorong inovasi – inovasi dibidang teknologi digital, sehingga meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dapat memberikan dampak yang signifikan bagi organisasi.

Top Digital Award Diikuti oleh 800 perusahaan dan Instansi Pemerintahan yang telah diseleksi menjadi 200 kandidat dan selanjutnya mengerucut hingga menjadi 160 dan dilanjutkan penilaian lemgkap.selama 3 bulan.

“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para pemenang Top Digital Award 2020, semoga keberhasilan ini menjadi motivasi dan contoh bagi instansi dan Perusahaan lainnya”, ungkap Lutfi.

Sementara itu Menteri Kominfo, Johny G. Plate dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kondisi pandemi Covid -19 saat ini mendorong inovasi – inovasi disektor teknologi digital yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan yang sangat signifikan penggunaan internet dan bisnis IT.

“Tentu dibutuhkan sinergi dibidang pemanfaatan teknologi komunikasi untuk mendukung pemulihan ekonomi,” ujar Menkominfo.

Dukungan layanan akses internet pada layanan kesehatan di seluruh wilayah di Indonesia saat ini tengah dilakukan percepatan pemenuhannya, sehingga di tahun 2021 diharapkan sudah dapat tercover wilayah – wilayah blankspot.(red)

Dua Pekon Gugat Dan Merasa Keberatan Hasil Penghitungan Suara Pilkakon 16 Desember Lalu.

mediarepublika.com, — Gugatan terhadap hasil pemilihan kepala pekon (Pilkakon) serentak yang dilaporkan ke Kantor Tata Pemerintahan (Tapem) Pekon Kabupaten Tanggamus, tiap hari bertambah.

Kali ini Kantor Advokat dan Penasehat Hukum Nurul Hidayah Bandarlampung, mengajukan 2 laporan keberatan hasil penghitungan suara pada pilkakon 16 Desember lalu. Yakni Pekon Badak Kecamatan Limau, dan Pekon Kacamarga Kecamatan Cukuh Balak.

kepada awak media Ketua Tim Advokasi Nurul Hidayah, Nurul Hidayah mengatakan, ke kantor Tapem dan DPRD Tanggamus untuk menyampaikan laporan keberatan klien mereka, Parta Gunawan calon Kakon No urut 03 Pekon Badak, dan Suherman Calon Kakon No urut 04 Pekon Kacamarga.

“Di kantor tapem, laporan kami hanya diterima stafnya karena kabag dan kasubag sedang tidak ada di tempat sedang dinas luar. Begitu juga saat kami ke DPRD hanya ada staf karena dewan sedang reses, kami sangat kecewa tidak bisa bertemu kedua pimpinan instansi tersebut, rencana Senin depan kami akan datang lagi,” keluhnya.

Menurut dia, mereka mengajukan keberatan hasil pilkakon 16 Desember lalu, dengan berbagai alasan.

Yakni: diulurnya waktu pencoblosan dari waktu yang sudah ditentukan.

Kurangnya sosialisasi dari panitia pilkakon kepada calon pemilih.

Kualitas pelipatan surat suara yang tidak memenuhi standar, yang seharusnya poto calon ada didalam, yang ada satu lipatan dibuka langsung terlihat poto calon, akibatnya kertas lipatan dibawah ikut tercoblos.

Penetapan kreteria surat suara tidak sah tidak sesuai dengan peraturan yang sudah baku.Banyak surat surat suara yang dinyatakan tidak sah.

Saat diwawancarai Patra Gunawan calon kepala pekon Badak Kecamatan Limau mengatakan, semua sudah diserahkan kepada kuasa hukum.

“Alasannya menurut saksi saya, dari 83 surat suara yang dinyatakan tidak sah karena tercoblos dua tapi tidak mengenai foto dan no calon lain, ada 39 suara saya no 02. Dan 25 suara 03 yang sekarang dinyatakan sebagai pemenang, sementara silisihnya hanya 4 suara, karenanya saya merasa dirugikan,” katanya.

Melalui kuasa hukum, dirinya meminta panitia pilkakon menghitung ulang surat suara yang dinyatakan tidak sah, dan mengesahkan surat suara yang tercoblos dua tapi tidak mengenai calon lain.(Red)

Antisipasi terjadi kecelakaan di jalan diakibatkan pecah ban sehingga hilang kendali.

mediarepublika.com

Dirlantas Polda Lampung Kombes Donny Sabardi Halomoan Damanik di Rest Area KM.234. Dihadiri oleh Petugas Pengelola Jalan Tol PT.Hutama Karya, TNI-POLRI, Basarnas menjelaskan antisipasi lakalantas ajibat pecah ban di jalan Tol Trans Sumatera.

1. Penyebab pecah ban dikarenakan beberapa Faktor :
A. Bisa saja karen kondisi Ban yg sudah kadaluarsa ( lebih dr 4 th ).
B. Ketebalan ban sudah tipis dan tdk layak.
C. Tekanan Ban tidak sesuai anjuran dr pabrikan
D. Kondisi jalan tol yg bergelombang dan tekstur permukaan yang keras.
E. Laju kendaraan melebihi dari kecepatan yg diperbolehkan yaitu maksimal 100 km/jam.

Upaya Polda Lampung dalam menekan angka kecelakaan yg terjadi di jalan Tol sbb :
1. Melakukan patroli secara terus menerus dengan titik persinggungan dengan pembagian jadwal patroli. Utk antisipasi Pam Nataru ini saya sudah mengarahkan patroli nonstop bergantian antara Petugas Sat PJR dengan Petugas Pengelola jalan Tol yakni Patroli PT.Hutama Karya. Kend Patroli tersebut berada di Bahu jalan (lajur palinh kiri dengan kecepatan rendah di jalur A dan B yang tujuannya utk memberikan himbauan kepada pengguna jalan untuk berhati-hati dan mematuhi batas kecepatan.
2. Memasang himbauan melaui spanduk, layar mmt tol utk tdk melebihi kecepatan diatas 100 km/ jam
3. Melaksanakan himbauan2 di rest area melalui public adress/pengeras suara di rest area.
4. Membuat pos pantau di sepanjang jalur Tol dan pospam di rest area
5. Melakukan himbauan dengan Runing text di mobil patroli di dalam tol.
6. Melakukan tindakan hukum penilangan bagi kendaraan yg memacu melebihi batas 100 km/ jam.
7. Melakukan himbauan2 kepada pengemudi untuk istirahat kalau kelelahan di res area.
8. Melakukan teguran dan penggeseran kendaraan yg parkir di bahu jalan tol.
9. Melakukan himbauan melaui pamflet dan media utk pengemudi melakukan pengecekan kondisi Ban, tekanan Ban kendaraan sebelum bepergian.

Lebih Dekat Dengan Pelanggan, PLN Luncurkan Aplikasi New PLN Mobile

mediarepublika.com

Jakarta, 20 Desember 2020 – PLN meluncurkan aplikasi layanan pelanggan New PLN Mobile. Menghadirkan fitur dan tampilan baru, New PLN Mobile hadir sebagai platform digital unggulan untuk memenuhi semua kebutuhan pelanggan, memberikan kemudahan serta pengalaman layanan listrik yang berbeda.

“Ini merupakan bagian dari transformasi yang kami lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Tak hanya sekadar aplikasi, melalui New PLN Mobile ini, kami ingin memberikan pengalaman baru serta kemudahan kepada pelanggan,” ucap Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

Saat ini, PLN Mobile memiliki beberapa fitur utama, yaitu pembelian token bagi pelanggan pra bayar, pembayaran tagihan listrik bagi pelanggan paska bayar, monitor penggunaan listrik dan pembelian token. PLN Mobile juga hadir dalam kemudahan transaksi untuk pembayaran tagihan dan pembelian token listrik yang bekerja sama dengan beberapa Bank dan Fintech.

Selain itu, aplikasi ini juga memungkinkan pelanggan untuk mengajukan layanan pengubahan daya, swadaya catat angka meter ( Swacam ) , serta layanan pengaduan pelanggan.

“PLN Mobile juga menjadi alat komunikasi PLN dengan pelanggannya. Saat mengajukan pengaduan, pelanggan akan mendapatkan informasi progres penyelesaian gangguan,” tutur Darmawan.

Dirinya menambahkan, PLN Mobil juga telah dicustomized hanya pada pelanggan yang terdampak saja informasi diberikan.

“Kami gunakan teknologi geospatial, sehingga posisi setiap pelanggan dapat diketahui, dan informasi apa yang paling mereka butuhkan dapat dikelola secara akurat,” jelas Darmawan.

Semua upaya ini kami lakukan demi memberikan pelayanan prima kepada para pelanggan kami, demi kepuasan pelanggan PLN.

GUBERNUR ARINAL DJUNAIDI APRESIASI KINERJA PLN UID LAMPUNG TERANGI PULAU 3T

Bandar Lampung (17/12/2020)
Di tengah pandemi Covid-19, PLN tetap produktif dan semangat berjuang menerangi pelosok negeri, ini dibuktikan dengan peningkatan konsumsi energi listrik masyarakat Provinsi Lampung yaitu pada tahun 2020 mencapai 4,58 GWH dengan pertumbuhan 7,62 persen.

“Rasio Desa berlistrik di Provinsi Lampung tahun 2020 telah mencapai 99,39 persen. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 1,44 persen dari yang sebelumnya 97,95 persen pada tahun 2019 yang lalu,” ujar General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung Pandapotan Manurung dalam sambutannya pada acara Multi stakeholder forum and Customer Gathering tahun 2020 yang dilangsungkan secara virtual melakui zoom meeting, Kamis 17 Desember 2020.

“Mengenai rasio desa berlistrik di Lampung tahun 2020 telah mencapai 99,39 persen atau meningkat 1,44 persen dibandingkan 2019 lalu. Sedangkan konsumsi energi listrik masyarakat Lampung telah mencapai 4,58 GWH dengan pertumbuhan 7,62 persen. Bahkan PLN UID Lampung sudah menyalakan secara 24 jam pada pulau-pulau yang tergolong dalam 3T 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal) di Provinsi lampung diantaranya adalah Pulau Pisang, Pulau Sebesi, Pulau Legundi, Pulau Tabuan, dan Pulau Pahawang,” tegasnya.

“Dalam mendukung Green Policy, PLN UID Lampung berencana menggunakan pembangkit EBT untuk menggantikan pembangkit diesel di pulau Tabuan dan Legundi sehingga akan menjadikan pulau-pulau tersebut sebagai destinasi Eco Green Tourism di Provinsi Lampung”, ungkap orang nomor satu di PLN UID Lampung ini.

Kondisi saat ini Total Daya Mampu Pasok Lampung mencapai 1522,22 MW dengan Beban Puncak sebesar 1140,6 MW. Ini menunjukkan bahwa Provinsi Lampung memiliki Reserve Margin sebesar 446,5 MW atau 29,33 persen dari beban puncak.

“Besaran daya tersebut tentunya didukung dengan sistem kelistrikan lampung yang handal, yakni 28 Gardu Induk dengan kapasitas total 2000 MVA dan jumlah penyulang sebanyak 233 penyulang yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung,” tutup dia dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut PLN UID Lampung juga memberikan apresiasi terhadap pelanggan terbaik. Kategori Kecepatan Pembayaran Rekening Listrik diberikan kepada PT Coca Cola AIB, Kategori Jam Nyala Tertinggi diberikan kepada PT Bambu Mas dan Kategori Growth Pemakaian Tertinggi diberikan kepada Irsan Mustopo.
Dalam acara tersebut yang berlangsung melalui zoom meeting, turut hadir juga Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk memberikan sambutannya.

Dalam sambutannya ia mengatakan, dalam pembangunan di provinsi Lampung mungkin PLN alami kendala, namun tetap optimis dan upaya menerangi hingga pelosok daerah.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi sumbangsih besar PLN di dalam penyaluran energi listrik ke desa-desa hingga daerah 3T. Utamanya dalam menerangi 24 jam pulau-pulau terluar di Provinsi Lampung.

“Terlebih meskipun dengan berbagai tantangan baik dari sisi geografis, sumber daya manusia, budaya, apalagi saat ini sedang mengalami pandemi Covid-19, PLN tetap mengupayakan untuk menerangi seluruh pelosok Provinsi Lampung yang sebagian besar sudah dinikmati masyarakat,” tambah Arinal Djunaidi.

Arinal berharap PLN bisa memaksimalkan penyaluran listrik di pulau-pulau ini, terlebih agar selaras dengan program yang tengah digenjotnya di sektor pariwisata dan juga industri.

“Jangan merasa puas, keberhasilan hari ini bukanlah berarti selesai, tetapi keberhasilan hari ini adalah awal kita untuk mengembangkan di masa yang akan datang,” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong percepatan berbagai pembangunan infrastruktur kelistrikan di seluruh wilayah Sai Bumi Ruwa Jurai, agar dapat membangkitkan potensi.

“Sebelumnya PLN telah lakukan penerangan di Pulau Pisang, Pulau Sebesi, Pulau Legundi, Pulau Tabuan, dan Pulau Pahawang. Ini merupakan titik daerah cukup jauh dari pusat kota dan saya apresiasi kinerja ini,” tutup Arinal.