Gelar Musyawarah Daerah (Musda) II, Winarni Minta Agar Berkolaborasi Dalam Memajukan Dunia Pendidikan

KALIANDA, mediarepublika.com– Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Lampung Selatan, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II, di ruang meeting cafe dan resto D’sas, Rabu (3/2/2021).

Dibuka secara langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto, kegiatan tersebut mengambil tema Mandiri, Profesional, bermartabat, mewujudkan kesetaraan Pendidik PAUD Menuju Paud Berkualitas.

Dalam arahannya, Winarni mengatakan, kegiatan Musda II itu diselenggarakan dalam rangka memilih kepengurusan baru, dikarenakan telah berakhirnya masa kepengurusan lama, periode 2016-2020.

Oleh karena itu, Winarni berharap, Kegiatan Musda II Himpaudi Kabupaten Lampung Selatan dapat berjalan efektif, serta menghasilkan pengurus baru yang mampu berkolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan di bumi Khagom Mufakat ini.

“Pelaksanaan Musda II ini Pengurus Daerah Lampung Selatan ini untuk memilih kepengurusan baru, karena telah berakhirnya masa kepengurusan,” kata Winarni.

Sebagai organisasi bernaungnya para pendidik, lanjut Winarni, Himpaudi harus mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai Guru dalam mendidik dan membina anak usia dini.

“Sehingga kedepan dapat menghasilkan anak yang berkarakter dan berakhlak mulia, dapat dibanggakan orang tua, serta sebagai generasi cerdas yang dapat memajukan kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Winarni juga berpesan agar Himpaudi dapat turut Mengedukasi masyarakat terkait program vaksinasi Covid-19 di Lampung Selatan.

Hal ini dilakukan, agar masyarakat dapat faham dan mengerti mengenai manfaat dari vaksinasi, dengan demikian diharapkan dapat mengurangi laju penularan virus corona di Lampung Selatan.

“Masih ada warga kita, yang mendengar informasi yang tidak benar, ini menjadi tugas kita bersama, untuk mensosialisakan kepada masyarakat bahwa vaksinasi sangatlah penting untuk diberikan kepada masyarakat dalam pengendalian Covid-19,” pesan winarni mengakhiri arahannya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amirico, mengatakan agar para pengurus terpilih nanti, dapat menyusun program dan strategi pembelajaran, sehingga Kelembagaan PAUD dapat lebih bermutu dan berkualitas, terlebih pada masa pandemi ini.

“Karena jujur saja, dimasa pandemi Covid-19 ini, kita berharap jangan sampai kehilangan semangat, karena metodenya berubah dari yang tadinya tatap muka, sekarang kita sudah PJJ,” ungkapnya.

Ia berharap, terdapat masukan dari pengurus Himpaudi terkait dengan metode pembelajaran anak usia dini pada masa pandemi ini, sehingga anak dapat memenuhi pendidikan kompetensi dan karakter yang diberikan oleh pendidik.

“Menyusun silabus, apa yang kita lakukan, apa yang harus kita berikan, kita harus memastikan apakah kompetensi itu dapat diterima oleh siswa, artinya hasil outputnya, jika materi tidak dapat diterima berarti bapak/ibu gagal dalam mengajar,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Pengurus Daerah Himpaudi Kabupaten Lampung Selatan, Dyah Atik Citra Rukmi, S.pd. Aud, mengatakan Himpaudi akan tetap solid dan fokus terhadap peningkatan kualitas pendidikan pada anak usia dini.

Hal ini, diharapkan akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pendidikan dan layanan di seluruh lembaga pendidikan Paud di Kabupaten Lampung Selatan.

“Himpaudi akan tetap solid dan fokus terhadap peningakatan kualitas pendidikan Paud, dan diharapkan akan berbanding lurus dengan pelayanan yang diberikan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, ia juga turut meminta maaf kepada seluruh pihak, apabila terdapat kesalahanselama menjabat sebagai plt. Ketua Himpaudi Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Sementara, Ketua Pengurus Wilayah Himpaudi Provinsi Lampung, Dr. Ir. Hj. Citra Persada, M.Sc., turut mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.(Red)

Mencerdaskan Anak Bangsa, Kompi 2 Batalyon A Pelopor Kembali Gencarkan Program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia)

BrimobLampung, mediarepublika.com – Personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor dibawah Pimpinan Danki 2 Batalyon A Pelopor Iptu Bakhtiar Murat berupaya Mencerdaskan anak bangsa melalui program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia) yang kembali dilaksanakan di Mako Kompi 2 Batalyon A Pelopor SatBrimob Polda Lampung. Rabu (03/02/2021)

Sesuai Arahan Komandan Satuan Brimob Polda Lampung KombesPol R. Kasero Manggolo, S.H.,S.Sos.,M.H.,M.Si yang menyampaikan “Kita sebagai Anggota Polri Khususnya personel sat Brimob Polda Lampung harus berperan aktif dalam mendukung pemerintah untuk tetap menjalankan program pendidikan ditengah pandemi virus covid-19, salah satunya dengan mengadakan kembali program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia).”

Sementara itu Komandan Kompi 2 Batalyon A Pelopor Iptu Bakhtiar Murat mengatakan “Kami memfasilitasi sarana ruang belajar, menyediakan internet gratis dan proses belajar sesuai dengan protokoler kesehatan yang merupakan program Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN), selain itu kami juga mendampingi anak – anak dalam proses belajar Online / Daring.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Polri serta bentuk Bakti Brimob Polda Lampung, Dalam kegiatan ini dimana kami bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya anak-anak kurang mampu dalam rangka membantu menyelenggarakan proses belajar secara online dengan menyediakan ruang belajar dan Internet gratis, Semoga kegiatan BRAIN ini dapat membantu anak-anak dalam proses belajar di masa Pandemi Covid-19 ini khususnya anak-anak kurang mampu.” Ujar Danki 2A Pelopor.(Red)

Stimulus Listrik Kini Bisa Dinikmati Lewat PLN Mobile

Jakarta, 03 Februari 2021 – PLN memastikan penyaluran stimulus listrik periode Februari 2021 untuk 32 juta pelanggan rumah tangga daya 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA bersubsidi serta 459.000 pelanggan bisnis dan industri daya 450 VA berjalan lancar.

“Untuk bulan Februari juga kami sudah siap untuk menyalurkannya. Kami menyadari stimulus listrik ini sangat membantu meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu dan rentan dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ucap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh diskon token listrik stimulus Covid-19, khusus daya 450 VA cara paling mudah dapat dilakukan melalui Aplikasi PLN Mobile yang terdapat di Playstore atau Appstore.Setelah selesai mengunduh, pelanggan dapat masuk ke aplikasi PLN Mobile dengan cara:

1. Buka aplikasi PLN Mobile.
2. Klik “PLN Peduli Covid-19” pada bagian Info & Promo.
3. Masukkan ID Pelanggan/Nomor Meter.
4. Token gratis akan muncul.
5. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

PLN juga tetap menyediakan akses melalui website https://stimulus.pln.co.id/ atau melalui layanan WhatsApp melalui nomor 08122-123-123. Hal ini dilakukan untuk memberikan banyak pilihan akses agar pelanggan mudah mendapatkan stimulus listrik ini.

“PLN menambah saluran melalui Aplikasi PLN Mobile untuk lebih mempermudah, karena tinggal buka aplikasi di HP, masukan ID Pelanggan/Nomor Meter, sudah dapat nomor tokennya,” jelas Agung.

Sementara untuk pelanggan penerima stimulus token RT 900 VA, tidak perlu melihat PLN Mobile,WA atau Website karena token diskon 50 % langsung didapat atau diperoleh saat pelanggan membeli token.

Berdasarkan keputusan pemerintah, perpanjangan pelaksanaan diskon tarif tenaga listrik PLN dibagi dalam ketentuan berikut:

– Diskon listrik 100% diberikan kepada pelanggan pascabayar golongan rumah tangga daya 450 VA, bisnis kecil daya 450 VA, dan industri kecil daya 450 VA. Adapun untuk pelanggan prabayar, setiap bulannya diberikan token diskon 100 % yang besarannya sama seperti sebelumnya.

– Diskon 50% diberikan kepada golongan pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi pascabayar. Kemudian bagi pelanggan prabayar diskon 50 % langsung diterima saat membeli token (harga belum termasuk PPJ).

Stimulus yang diberikan pada periode Januari – Maret 2021 maksimal setara dengan 720 jam nyala. Pemakaian di atas itu akan dikenakan tarif normal subsidi.

“Jadi untuk pelanggan pascabayar akan langsung mengurangi biaya tagihan listrik, kemudian untuk daya 450 VA prabayar token dapat diperoleh melalui cara yang sudah dijelaskan. Sementara untuk pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi, stimulus diterima ketika melakukan pembelian token listrik,” tambah Agung.

Stimulus listrik ini nantinya akan berlaku untuk pelanggan pascabayar penghitungan rekening hingga Maret 2021. Sementara itu, untuk pelanggan pra bayar berlaku saat pembelian token listrik hingga Maret 2021.(Red)

Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Rapat Koordinasi Sektor Perkebunan

Sabah Balau,—- Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Asisten II Setda Provinsi Lampung Ediyanto dan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra melaksanakan Rapat Koordinasi Bidang Perkebunan bertempat di PKK Agro Park Sabah Balau Lampung Selatan, pada Selasa (2/02).

Rapat Koordinasi diikuti oleh Dinas Perkebunan Kabupaten dan Kota se Provinsi Lampung.

Dalam Rapat Koordinasi tersebut disampaikan paparan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra tentang pembangunan di sektor Perkebunan di Provinsi Lampung, paparan dari PT. Nestle tentang perkopian dan paparan dari PT. OLAM tentang pengembangan Kakao.

Rapat Koordinasi juga membahas rencana pengembangan perkebunan di wilayah dataran tinggi yang akan diterapkan di beberapa Kabupaten di Provinsi Lampung, yaitu Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat dan Lampung Barat.

Berkaitan dengan rencana pengembangan perkebunan dataran tinggi tersebut, Tim dari Dinas Perkebunan akan melakukan kunjungan ke beberapa Kabupaten yang telah ditetapkan.

Rakor Perkebunan se-Provinsi Lampung yang digelar pada hari ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk penyelarasan Program pembangunan dibidang perkebunan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten / Kota serta mendukung misi pembagunan Provinsi Lampung yang tertuang dalam Janji Kerja Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Sementara itu dalam arahannya, Gubernur meminta kepada seluruh jajaran perkebunan di Provinsi Lampung agar meningkatkan produktivitas dan komoditi perkebunan yang potensial di Provinsi Lampung, seperti Kopi, Lada dan Tebu yang terdapat di beberapa wilayah Kabupaten.

Dalam rangka meningkatkan sektor perkebunan, Gubernur Arinal mengungkapkan bahwa dirinya telah menetapkan beberapa Program Utama Pembangunan Sub Sektor Perkebunan dengan sasaran peningkatan kesejahteraan masyarakat, diantaranya melalui Program Kartu Petani Berjaya (KPB); Revitalisasi Lada; dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Perkebunan Unggulan lainnya.

Disela – sela arahannya, Gubernur Arinal Djunaidi juga berharap kinerja perkebunan pada tahun 2019 sebesar 126 % agar lebih itingkatkan lagi, mengingat saat ini Lampung telah ditetapkan sebagai Lokomotif pertanian di Indonesia dan bukan hanya bidang tanaman pangan saja tetapi termasuk juga di sektor perkebunan.(Red)

Korem 043/Gatam Laksanakan Himbauan dan penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid 19

Bandar Lampung, – Personel Korem 043/Gatam melaksanakan pendisiplinan protokol kesehatan Covid 19 dengan menghimbau dan membagikan masker di tempat kerumunan massa maupun pasar tradisional. Selasa ( 02/02/2021).

Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mencegah penularan Virus Covid 19 di Wilayah kota Bandar Lampung, sebagaimana kita ketahui kota Bandar Lampung Khususnya salah satu dari daerah Pandemi Covid 19 Zona merah di Provinsi Lampung, untuk itu Korem salah satu satuan kewilayahan yang tergabung dalam tim gugus tugas Provinsi Lampung dengan rutin melaksanakan kegiatan operasi Protokol Kesehatan di beberapa tempat konsentrasi massa.

Kegiatan penegakan disiplin Protokol kesehatan ini dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Latihan staf Ops Korem 043/Gatam Mayor Inf Solikhul Ma’ruf, beserta prajurit Makorem 043/Gatam lainya.

Komisi II DPRD Lampung Tanggapi Anjloknya Harga Singkong dan Kelangkaan Pupuk

Menanggapi anjloknya harga singkong, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung akan membuat standar harga singkong.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Angga Satria Pratama yang akan menindak lanjuti dengan memanggil dinas-dinas terkait untuk membuat standar harga singkong. Selasa (02/02/2021)

“Kedepan kita akan memanggil dinas-dinas terkait untuk membuat standar harga, minimal tidak anjlok harganya,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan komisi I terkait kelangkaan pupuk. Karena masalah kelangkaan pupuk ini sudah bertahun-tahun terjadi, setiap petani mau menanam pasti pupuk hilang.

“Kita juga akan memanggil semua distributor-distributornya, produksi-produksi pupuk dan juga kelompok-kelompok petani, ditakutkan nanti ada orang-orang yang memanfaatkan situasi ini,” ungkapnya. (*)

Rakor Perkebunan se-Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Minta Jajarannya Satukan Persepsi dan Langkah untuk Tingkatkan Kinerja yang Inovatif

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi minta jajarannya menyatukan persepsi dan langkah guna meningkatkan kinerja sektor perkebunan yang inovatif sehingga mampu menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam acara Rapat Koordinasi Lingkup Perkebunan se-Provinsi Lampung, di Taman PKK Agropark, Lampung Selatan, Selasa (2/2/2021).

Seperti diketahui, pembangunan perkebunan yang dilaksanakan di Provinsi Lampung telah menunjukkan hasil yang cukup berarti dalam pembangunan ekonomi nasional.

Gubernur Arinal menilai peran Provinsi Lampung tersebut cukup besar terhadap pendapatan produk domestik regional bruto (PDRB), penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, dan perolehan devisa negara.

Hal itu dicapai melalui kegiatan ekspor hasil perkebunan dan menjaga kelangsungan program ketahanan pangan nasional.

“Oleh karena itu, melihat peran dan kontribusinya, maka strategi pembangunan sub sektor perkebunan perlu terus ditingkatkan melalui peluang investasi dan penciptaan atau pengembangan areal penanaman baru, sehingga dapat meningkatkan produksi secara nasional,” ujar Gubernur Arinal.

Menurut Gubernur, pada tahun 2020, kinerja perkebunan Provinsi Lampung terutama untuk komoditas kopi, lada dan tebu cukup membanggakan dengan mampu menempati peringkat dua Nasional dalam hal pencapaian produksi, adapun produksi total meningkat sebesar 126,51%.

“Ini cukup membanggakan dan ini harus terus dipertahankan,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal mengakui akibat dampak pandemi covid-19 berpengaruh pada penganggaran program dan kegiatan pembangunan, termasuk pembangunan perkebunan. Untuk kegiatan yang bersumber dari pendanaan APBN dari semula Rp24 miliar turun menjadi Rp 11 miliar, Sedangkan yang bersumber dari APBD Belanja Langsung yang semula Rp10 miliar turun menjadi Rp6 miliar.

“Penurunan anggaran tersebut berbanding terbalik jika dibandingkan dengan kinerja produksi perkebunan rakyat tahun 2020. Angka sementara tahun 2020 menunjukkan kenaikan kinerja produksi perkebunan rakyat sebesar 126,51% dari tahun 2019,” jelasnya.

Guna meningkatkan sektor perkebunan, Gubernur Arinal menuturkan bahwa dirinya telah menetapkan beberapa Program Utama Pembangunan Sub Sektor Perkebunan dengan sasaran peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui Program Kartu Petani Berjaya (KPB); Revitalisasi Lada; dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Perkebunan Unggulan lainnya.(Red)

Silaturahmi Ke Mahkamah Agung, Kapolri Bahas Tilang Elektronik

Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan rangkaian silaturahmi kepada pejabat tinggi negara usai resmi dilantik sebagai Kapolri.

Kali ini, Listyo Sigit Prabowo berkunjung ke Mahkamah Agung (MA) untuk menemui Ketua MA Muhammad Syarifuddin. Sebagai sesama Aparat Penegak Hukum (APH) banyak hal yang dibicarakan dan didiskusikan dalam pertemuan itu.

“Banyak hal yang kami bicarakan dan diskusikan, antara lain beberapa program yang akan Polri laksanakan ke depan terkait dengan masalah tilang elektronik,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa (2/2).

Menurut Sigit, program tilang elektronik yang dicanangkan oleh dirinya sebagai Kapolri tentunya memerlukan penyesuaian-penyesuaian.

“Tilang elektronik yang tentunya merubah pola, yang biasanya dilaksanakan menggunakan sidang kemudian saat ini berubah menjadi langsung diputuskan di dalam sistem elektronik tersebut, sehingga perlu ada penyesuaian-penyesuaian,” tandas Sigit.

Tidak hanya itu, bersama dengan ketua MA, Listyo Sigit juga membicarakan pengembangan pelayanan terpadu yang berkaitan langsung dengan pelayanan kepada publik, seperti informasi proses hukum baik di Kepolisian, Kejaksaan hingga ke Pengadilan dengan memanfaatkan sistem aplikasi bersama.

Dengan begitu, Sigit mengatakan, penegak hukum tidak perlu lagi interaksi langsung dengan masyarakat sebagai bagian dari pencegahan rantai penularan Covid-19.

“Karena terkait dengan situasi Covid sehingga proses-proses penegakan hukum yang tentunya harus perlu ada interaksi langsung kemudian bisa dihindari dengan memanfaatkan sistem virtual ataupun daring, ataupun online,” pugkas Sigit.

Tilang elektronik merupakan upaya Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri untuk memperbaiki citra polri salah satunya dengan menghilangkan tindak langsung atau biasa disebut dengan tilang. Ke depan, Listyo akan menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di seluruh Indonesia.(Red)

Miris…Jenazah Di RSUDBM Kotaagung Nyaris Dibawa Pulang Pakai Pikap

Tanggamus- Seorang pasien meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang (RSUD BM) Kotaagung, nyaris dibawa pulang menggunakan mobil Piikap L300.

Mino, anak kandung almarhum Badar, warga Dusun Pasir RT 02 RW 05 Pekon Kedamaian, Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus mengatakan, bapaknya masuk RS Sabtu (30/1) malam.

Lalu langsung mendapat perawatan dari tim medis rumah sakit, sesuai Standar Operasional Presudur (SOP) pasien BPJS.

Namun Lanjut Mino, sekira pukiul 15.00 WIB bapaknya meninggal dunia. Keluarga langsung mengurus pemulangan jenazah. Memang sempat ditawari oleh petugas jaga rumah sakit apakah akan mengunakan ambulans rumah sakit atau tidak.

“Kami sendiri yang minta jenazah bapak dipulangkan mengunakan mobil keluarga, ya bukan faktor biaya atau apapun, itu kemamuan kami,” ungkapnya.

Diwaktu yang sama Rido, petugas jaga kasir RSUD BM Kotaagung menjelaskan, pihak rumah sakit sudah menawarkan kepada keluarga pasien saat mereka mengurus administrasi. Apakah pemulangan jenazah akan mengunakan ambulance rumah sakit atau tidak.

Karena jarak rumah sakit dengan rumah keluarga kurang dari 1 KM, keluarga dibebankan biaya pemakaian ambulan sebesar Rp100ribu, keluarga mengatakan akan menggunakan ambulans pekon.

“Terrnyata yang datang mobil pikap L300, dan itu di luar pengetahuan kami,” katanya°

Akhirnya, jenazah Badar dibawa pulang dengan ambulans RS.

Sementara perawat yang bertugas di ruangan bedah malah mengatakan, sesuai dengan SOP yang berlaku, mereka hanya pelaksana dan tidak bisa memberikan statemen.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada penjelasan riwat penyakit yang diderita pasien, dan apa diagnosa penyakit yang diderita sebelum pasien meninggal dunia.(Red)

Lampung Selatan Kembali Peroleh Bantuan Alsintan, Nanang Harap Ketahanan Pangan Di Lampung Selatan Semakin Kuat

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menerima bantuan 19 unit Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia (RI), di Aula sebuku, rumah dinas bupati setempat, Minggu (31/1/2021).

Bantuan itu diserahkan secara langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE, didampingi Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, kepada perwakilan Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) terpilih.

Yakni, Gapoktan Kecamatan Natar, Gapoktan Kecamatan Kalianda, Gapoktan Kecamatan Sidomulyo, Gapoktan Kecamatan Way Panji, Gapoktan Kecamatan Penengahan dan Gapoktan Kecamatan Sragi.

Dengan rincian, 5 Unit Traktor Roda 4, 3 unit traktor roda 2, 2 unit Combine Harvester , 1 unit power thresher mobile, 3 unit Cultivator, serta 7 unit pompa air (alkon).

Pada kesempatan itu, H. Nanang Ermanto, mengucapkan terimakasih atas bantuan alsintan yang telah diberikan oleh pemerintah pusat.

Dengan diberikannya bantuan itu, diharapkan dapat lebih memudahkan Gapoktan dalam mengelola pertanian serta dalam menanggulangi ketahanan pangan di Lampung Selatan.

“Saya atas nama pemerintah daerah dan mewakili masyarakat Lampung Selatan, mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya, dengan bantuan ini, insya allah untuk menanggulangi ketahanan pangan Lampung Selatan bisa teratasi,” ujarnya.

Nanang juga berharap dengan diberikannya bantuan ini, Gapoktan dapat lebih tangguh serta mandiri dalam memajukan pertanian di Lampung Selatan.

“Saya harap Gapoktan mempunyai suatu kemandirian, setelah pemerintah melalui pak sudin memberikan bantuan kepada kita (Gapoktan ; red), kelompok tani saya harap mempunyai konsep yang jelas, kemandirian,” harapnya.

Sementara, Sudin, SE, mengatakan pemberian bantuan alsintan itu, dengan tujuan untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di Lampung Selatan.

Maka dari itu, ia meminta agar alat tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, sehingga kedepannya dapat membuahkan hasil pertanian yang maksimal.

“Alat ini dibagi dengan cuma-cuma, tapi tolong dijaga dengan baik, kalau jaman dahulu pakai manual mungkin butuh tenaga kerja bisa seminggu, tapi kalo menggunakan Combine, 1 Hektar 2 Jam selesai,” ungkapnya.(Red)