Dihadapan DPRD, Nanang-Pandu Sampaikan Visi Misi Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan

KALIANDA, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan pidato Bupati Lampung Selatan Terpilih pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi didampingi Wakil Ketua I Agus Sartono, dan Wakil Ketua II Agus Sutanto, berlangsung di Gedung DPRD setempat, Senin siang (01/03/2021).

Hadir Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa (Nanang-Pandu) beserta jajaran Forkopimda Lampung Selatan.

Mengawali rapat paripurna tersebut, atas nama pimpinan dan anggota DPRD Lampung Selatan, Hendry menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Nanang-Pandu sebagai bupati dan wakil bupati terpilih dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

“Kami doakan semoaga bapak (Nanang-Pandu) berdua selalu diberikan limpahan rahmat, kekuatan, kemampuan dan kesehatan, sehingga dapat mengemban tugas dan amanah dalam memimpin roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” kata Hendry Rosyadi.

Sementara itu, dalam pidato perdananya, H. Nanang Ermanto menyampaikan visi dan misi kepala daerah yang nantinya secara lebih rinci akan dijabarkan dalam Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021-2026.

“Visi kami yaitu terwujudnya masyarakat Lampung Selatan yang berintegritas, maju dan sejahtera dengan semangat gotong royong,” ujar Nanang saat menyampaikan pidato perdana sebagai Bupati didampingi Wakil Bupati, Pandu Kesuma Dewangsa.

Adapun misi yang disampaikan yaitu, pertama meningkatkan penerapan nilai-nilai agama, budaya dan keluarga dalam kehidupan bermasyarakat.

Kedua meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan serta kesejahteraan sosial. Ketiga membangun infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan pusat-pusat perekonomian yang berkelanjutan.

“Kemudian keempat mengembangkan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi unggulan daerah. Dan kelima meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang profesional, transparan, efektif dan akuntabel,” tutur Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, bahwa keberhasilan dalam membangun daerah tidak hanya berasal dari keberhasilan pelaksanaan program pembangunan semata.

Akan tetapi menurutnya, dengan acara dapat menyatukan seluruh potensi masyarakat untuk menjadi energi yang besar, yang dapat mengatasi kelemahan bahkan keterbatasan.

“Kami yakin dan percaya dengan pengalaman yang kami miliki, baik di eksekutif maupun legislatif akan membantu dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan. Terutama pengalaman di legislatif yang banyak berhadapan langsung dengan masyarakat. Sehingga sebagai wakil rakyat kami lebih matang dalam berpikir dan bertindak,” katanya.

Pada kesempatan itu, Nanang kembali menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Nanang-Pandu dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

“Kami meyakini, segala bentuk partisipasi optimal yang telah diberikan tidak mungkin mampu kami balas, semoga ikhtiar kita untuk terwujudnya masyarakat Lampung Selatan yang berintegritas, maju dan sejahtera dengan semangat gotong royong akan dicatat oleh Allah SWT sebagai amal saleh bagi kita semua,” kata Nanang diakhir sambutannya.(Red)

Jaga Kebersihan, Wahdi dan Qomaru Tinjau OPD di Kota Metro

Metro — Walikota Metro Wahdi Siradjuddin bersama Wakil Wali Kota Metro Qomaru melakukan Sidak (Silahturahmi Dadakan) di sejumlah Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna peninjauan sarana dan prasarana di OPD tersebut, Senin (01/03/2021)

Wahdi mengatakan, “Ini bukan pertama kalinya saya melakukan silaturahmi di beberapa tempat, saya sudah melakukan mulai dari hari Jumat sampai dengan hari ini,” tuturnya.

Tidak hanya itu Wahdi juga mengatakan bahwa, ia akan melakukan beberapa perbaikan fasilitas yang mungkin memang sudah harus diperbaiki. “Insya Allah kedepannya saya akan memperbaiki beberapa fasilitas di kantor pemerintahan ini, hal tersebut bertujuan agar membuat nyaman saat pegawai bekerja,” tuturnya.

Lanjutnya, Walikota juga memberikan peringatan agar pimpinan OPD mengajak seluruh staf untuk membersihkan dan menata dengan rapi seluruh ruangan, agar sirkulasi udara berjalan dengan baik di masa pandemi ini. “Saya berharap setiap pegawai tetap menjaga kebersihan di masa pandemi ini, agar semua tetap sehat, dan bekerja secara nyaman,” ucapnya

Di akhir kunjungannya, Wahdi juga menyampaikan untuk dapat bekerja sama dengan baik kedepannya.(Red)

Melalui Transaksi Digital, Bank Lampung Support Dekranasda Lampung

Bank Lampung — Dalam rangka HUT DEKRANAS Lampung yang ke 41 Tahun, Bank Lampung nyatakan siap support Dekranas Lampung melalui pengembangan UMKM Berbasis Transaksi Digital, hal ini disampaikan oleh Fahmi Ridho Direktur Operasional Bank Lampung saat memberikan sambutan mewakili pihak Bank Lampung (Senin/01/03).

Acara yang dibuka langsung oleh Ibu Riana Sari Arinal selaku Ketua Dekranas Provinsi Lampung tersebut mengangkat tema “UMKM BANGKIT DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI SEMANGAT PEMBERDAYAAN DAN KEGOTONGROYONGAN”. Dalam sambutannya Ibu Riana Sari Arinal mengungkapkan, UMKM disektor kerajinan khas daerah Lampung harus di dorong dan di support, sehingga percepatan pemulihan ekonomi Nasional dapat berjalan dengan baik dan lancar. Oleh karena itu dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak guna menyatukan visi untuk perekonomian Lampung baik dan Indonesia Maju.

Selain itu saat sesi sambutan, Fahmi Ridho menegaskan upaya Bank Lampung dalam memajukan UMKM Provinsi Lampung yakni dengan memanfaatkan perkembangan teknologi layanan keuangan digital, saat ini Bank Lampung memiliki agen Laku Pandai “Lampung Smart”, itu bisa menjadi sarana masyarakat Lampung meningkatkan taraf ekonominya. Manfaat lain dari Lampung Smart adalah Transaksi Mudah Layanan Keuangan, yaitu tanpa harus ke Bank, masyarakat dapat membayar PBB, transfer antar Bank, tarik tunai, pembayaran Pupuk Bersubsidi, pembelian pulsa HP, pembayaran Listrik, hal-hal itu cukup dilakukan di Agen LAMPUNG SMART saja, pungkas Direktur Operasional Bank Lampung.

Bank Lampung juga dapat memberikan penambahan modal untuk para pelaku UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafond sampai dengan 500 Juta, untuk detailnya pelaku UMKM yang ingin mendapatkan penambahan modal untuk usaha dapat langsung ke Kantor Cabang Bank Lampung di setiap Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Acara yang diselenggarakan secara daring itu juga dihadiri oleh Presley Hutabarat Direktur Utama Bank Lampung, Ahmad Jahri Kepala Divisi Kredit Bank Lampung, Zaidirina Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Dewi Presley Ketua Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) & anggota IKBL, dan juga perwakilan Dekranasda Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung secara virtual.

Sesuai dengan harapan bersama, sinergi dari berbagai elemen di Provinsi Lampung harus selaras, agar perekonomian di Provinsi Lampung dalam masa pandemi berangsur stabil bahkan upaya kita bersama harus semakin meningkatkan perekonomian Lampung, Lampung Berjaya Indonesia Maju.(Red)

Tertarik Dengan Pisang Mas, Dua Menteri dan Gubernur Kunjungi Tanggamus

mediarepublika.com,SUMBEREJO — Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju mengunjungi Kabupaten Tanggamus, Minggu (28/2/2021).

Kedua Menteri adalah Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, serta Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil.

Turut mendampingi, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan jajaran Forkopimda Lampung.

Kedatangan rombongan Menteri dan Gubernur disambut Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafii, Sekdakab Tanggamus Hamid H. Lubis, Forkopimda Tanggamus dan Corporate Affair PT. Great Giant Pineaple (GGP), Welly Soegiono, Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafi’i, Ketua Dekranasda Ny. Nuraini Hamid Lubis, serta sejumlah Kepala OPD Tanggamus.

Kedatangan kedua Menteri adalah untuk melihat sentra pisang mas yang komoditasnya telah berhasil pada pasar eksport, serta hasil kerajinan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang ada di Kecamatan Sumberejo.

Tempat pertama yang dikunjungi adalah kebun pisang mas di Pekon Sumbermulyo. Ditempat ini kedua Menteri dan Gubernur Lampung, melihat langsung budidaya pisang mas, sampai proses panen.

Selanjutnya rombongan juga melihat proses pengepakan di Packing House Pisang Mas yang dikelola Koperasi Tani Hijau Makmur.

Corporate Afair PT. GGP, Welly Soegiono dalam laporannya mengatakan bahwa PT. GGP telah bermitra dengan petani pisang mas di Kabupaten Tanggamus sejak tahun 2017.

“Adapun konsepnya sharing value  bukan bagi hasil. Untuk di Tanggamus ini ada 400 ha lahan pisang mas yang tersebar ditujuh kecamatan dengan 10 packing house. Total petani yang menjadi binaan ada 800 orang. Adapun sistemnya pisang petani dibeli koperasi dan perusahaan dengan sistem kontrak membeli pisang petani dari koperasi,” kata Welly.

Dilanjutkan Welly, untuk modal saat ini masih swadana. Maka dari itu, pihaknya berharap ada bantuan pendanaan dari Kementerian Koperasi dan UKM kepada kelompok tani khususnya yang membudidayakan pisang mas.

”Dimasa Pandemi ini untuk permintaan pisang tidak berpengaruh, produk pisang Sumberejo ini sempat ekspor ke China dan Singapura, dan Maret ini rencana ekspor perdana ke Jepang,” imbuh Welly.

Sementara Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Menteri dan Gubernur di Kabupaten Tanggamus.

“Kami berharap dengan kunjungan Menkop UKM dan Menteri ATR/BPN dapat mensupport pelaku UMKM dan petani yang ada di Tanggamus,” kata Bupati.

Bupati menerangkan, di Kabupaten  Tanggamus terdapat 283 koperasi, namun yang aktif hanya 82.

“Maka dari itu perlu ada pendampingan, sehingga koperasi dapat bangkit ditengah Pandemi Covid 19.”

“Kami pemerintah daerah juga mengucapkan terimakasih kepada PT. GGP yang sudah memberi pendampingan dan wawasan kepada para petani, dan kami juga meminta bantuan bibit alpukat untuk disalurkan kepada rumah rumah masyarakat,” ujar bupati.

Lebih lanjut Bupati juga berharap, kepada Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil untuk mendorong percepatan realisasi Kawasan Industri Tanggamus (KIT) yang hingga sekarang belum dapat diwujudkan.

”Semoga Bapak Menteri dapat mempercepat merealisasikan pembangunannya, sebab KIT sudah masuk dalam program strategis nasional,” harap Bupati.

Adapun Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengapresiasi kerjasama petani dengan PT GGP yang sudah memiliki pangsa pasar luas. Gubernur juga mendukung agar pisang mas dan produk pertanian lain diseluruh Lampung dapat berkembang.

“Di Lampung ini potensi pertaniannya luar biasa. Apalagi PT GGP sudah ada teknologi dan pasar sudah disiapkan. Untuk lahan tidak perlu takut, masih banyak lahan di Lampung ada sekitar 35 juta ha dan sawah 457 ha. Untuk lainnya ada singkong, jagung dan pisang. Ini cocok dikembangkan dimasa mendatang,” kata Arinal.

Sementara, Menkop UKM, Teten Masduki memuji sistem kemitraan antara koperasi, petani dan perusahaan yang sudah terjalin dengan sangat baik. Teten berharap dengan sistem kemitraan ini tumbuh jiwa entrepreneur dikalangan petani dan pelaku UMKM.

“Menurut saya, adanya sistem kemitraan ini sangat bagus, dan ini menjadi salah satu strategi kami dalam mendorong UMKM naik kelas. Kami juga mempunyai program kehutanan sosial, bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), dimana setiap KK dapat mengelola lahan 2 ha selama 35 tahun dan membangun corporate farming. Untuk mewujudkan itu perlu konsolidasi kelompok petani dalam skala ekonomi,” kata Teten.

Sementara Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil mengatakan bahwa tujuan kedatangannya untuk melihat budidaya pisang mas yang memiliki kualitas ekspor dengan dibantu oleh peran perusahaan.

”Ini sangat bagus, harapannya bisa dikembangkan didaerah lain konsep seperti ini. Untuk kementerian ATR/BPN dalam hal ini mendukung reforma agraria,” ujar Sofyan.

Dalam kesempatan itu diserahkan juga bantuan berupa 5 unit alat angkut roda tiga dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) kepada kelompok tani setempat. (Kominfo/Maridi/ andi jaya)

Harga Singkong Terjun Bebas, Anggota DPRD Lampung Dapil 8 Datangi Pabrik Singkong

Reses anggota DPRD Lampung Dapil 8 Lampung Timur ditutup dengan kunjungan ke pabrik singkong Muara Jaya Lampung Timur. Sabtu (27/02/2021)

Anggota DPRD Lampung Dapil 8 Lampung Timur yang di pimpin H. Noverisman Subing (FPKB) dan Sekertaris H. Garinca reza pahlevi (GRP) memantau langsung keberadaan pabrik tapioka di Sukadana.

Disampaikan Asisten II Pemda Lampung Timur, Pemerintah kesulitan memanggil pengusaha topioka CV Bumi Waras terkait terjun bebasnya harga singkong sebagai bahan baku sagu ini di tingkat petani, kalau diundang dalam acara resmi tidak pernah hadir dan terkesan melecehkan lembaga pemerintah.

“Kami pernah mendatangi ke lokasi pabrik singkong, tetapi betapa kecewa karena yang menerima hanya security yang tidak tahu dengan soal anjloknya harga singkong di Lampung,” kata Asisten II Pemda Lampung Timur Datang Hartawan di depan 10 anggota DPRD Lampung yang tengah melakukan reses.

Harga singkong di Lampung kini terjun bebas. Bahkan, di Lampung Timur hanya berkisar Rp 600 per kilogramnya, jauh dari harga standarnya, Rp1.200 /kg.

Ribuan petani yang kini dilanda musim pandebluk (Pandemi), Covid-19 merasa kesulitan karena pabrikan mematok harga semaunya. Akibatnya, selain merugi, tak sedikit mereka membiarkan hasil usaha panennya membusuk.

Datang Hartawan berharap para anggota DPRD Provinsi Lampung yang kemarin hadir memperjuangan nasib petani Lampung Timur yang kian miris, menyusul dampak negatif Covid-19.

Dalam pemaparanya, Datang Hartawan menyatakan, standar harga singkong di Lampung segera diselesaikan ditingkat provinsi atau lewat Surat Keputusan Gubernur.

Sementaran itu perusahaaan tapioka Muara Jaya yang berada di Desa Muara Jaya Kecamatan Sukadana melalui Asrin seorang penasehat perusahaan itu mengatakan, kalau pabriknya membeli singkong dari petani dengan harga Rp 800 hingga Rp 900 per kilonya, sedangkan untuk limbah selalu di pantau oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung. (*)

Optimalkan SPBE dan Tingkatkan Layanan Publik, Badan Litbang Kemendagri Selenggarakan Bimtek Pemanfaatan Aplikasi Layanan Publik Berbagi Pakai Puja Indah

JAKARTA. Dalam rangka mengoptimalkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan meningkatkan pelayanan publik di daerah, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) layanan Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) Tahun 2021 dari tanggal 22-25 Februari 2021. Kegiatan dibuka oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatono, M.Si dengan Narasumber Kepala Pusat Inovasi Daerah dan Tim Teknis.

Puja Indah merupakan aplikasi layanan pemerintahan berbagi pakai, berbasis data input yang dikembangkan oleh Kemendagri untuk mempercepat layanan pemerintahan melalui layanan elektronik dalam satu platform layanan. Bimtek ini diberikan kepada pemerintah daerah yang telah berkomitmen menggunakan aplikasi Puja Indah. Tahun ini Bimtek digelar secara virtual, mengingat kondisi pandemi covid-19 yang masih harus terus diantisipasi.

Fatoni mengatakan, sampai saat ini sudah ada 94 pemerintah daerah yang menyatakan kesediaannya menerapkan Puja Indah. Sebagian daerah telah menindaklanjuti dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kemendagri dan telah melakukan replikasi Puja Indah di daerahnya masing-masing.

Fatoni menjelaskan sejumlah keunggulan yang dimiliki Puja indah. Puja Indah merupakan aplikasi berbagi pakai, sehingga daerah tidak perlu menyiapkan anggaran untuk memanfaatkannya. Daerah juga dapat memilih jenis layanan yang sesuai dengan kebutuhannya. Saat ini, Puja Indah telah memiliki 14 layanan, dengan pembagian 13 layanan yang berbasis pada urusan pemerintahan dan 1 layanan tematik. Layanan tersebut terdiri dari Layanan Perizinan, Layanan Kesehatan, Layanan Pendidikan, Layanan Komoditas, Layanan Ketenagakerjaan, Layanan Kependudukan, Layanan Aspirasi DPRD, Layanan Trantibum Linmas, Layanan Sosial, Layanan Pariwisata, Layanan Pekerjaan Umum, Layanan Perhubungan, dan Layanan Administrasi pemerintahan.

“Kami terus berupaya untuk mengembangkan layanan yang sudah tersedia, maupun menambah layanan yang ada dalam platform Puja Indah, agar semua urusan pemerintahan dapat terlayani,” kata Fatoni. Dirinya menambahkan, Bimtek sengaja dilakukan pada awal tahun agar pemerintah daerah dapat lebih memahami lebih awal pengoperasian Puja Indah, baik dari filosofis maupun secara teknis. Fatoni berharap, peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, karena output dari kegiatan ini adalah meningkatnya pelayanan publik. Selain itu, pemerintah daerah diharapkan dapat mendukung penggunaan platform Puja Indah sebagai model nasional dalam menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah Drs. Matheos Tan, MM. mengatakan, Bimtek dilakukan selama empat hari sampai Kamis (25/2/2021). Peserta Bimtek terbagi dalam sejumlah daerah baik provinsi, kabupaten, maupun kota. “Teman-teman daerah yang mengikuti acara ini dapat menjadi fasilitator kepada instansi terkait di daerah,” ujar Matheos.(red)

Gubernur Lampung Lantik Nanang-Pandu Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Periode 2021-2026

BANDAR LAMPUNG, – Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi secara resmi melantik pasangan H. Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP (Nanang-Pandu) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan periode 2021-2026.

Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Lantai III Kantor Gubernur Lampung, pada Jumat (26/02/2021). Prosesi pelantikan dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai tugas kedinasan di masa pandemi Covid-19.

Diketahui Kementerian Dalam Negeri sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran bahwa pelantikan bupati dan wakil bupati di seluruh daerah dilakukan secara virtual.

Namun Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi telah mengirim surat kepada Menteri Dalam Negeri untuk dapat melakukan pelantikan secara tatap muka.

“Sebenarnya bapak ibu dilantik secara virtual. Tapi dengan sangat hormat saya meyakinkan Menteri Dalam Negeri untuk dapat melantik secara langsung,” ujar Arinal saat menyampaikan arahannya.

Menurut Arinal, pelantikan secara virtual akan menjadi beban psikologis bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan dilantik.

“Kalau virtual tidak nyata. Tapi kalau saya melantik secara langsung, mereka (kepala daerah) tahu dan mengerti jika saya melantik atas nama Presiden. Dengan syarat jangan sampai berkerumun dan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Dalam arahannya Arinal juga mengatakan, bahwa dengan telah dilaksanakannya prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, maka telah usailah seluruh rangkaian demokrasi yang syarat dengan dinamika, idealisme dan harapan pada saat Pilkada yang lalu.

“Tinggalkan cerita menang kalah. Hari ini saya punya tujuh Bupati/Wali Kota dengan pakaian putih bersih. Saya berharap jiwanya juga akan putih. Tunjukan kerja dan prestasi bersama-sama bisa membangun masa depan Provinsi Lampung sesuai yang kita harapkan,” imbuhnya.

Selain itu, pada kesempatan itu, secara khusus Arinal juga berpesan, agar kepala daerah yang baru dilantik untuk bersungguh-sungguh dalam mengatasi persoalan Covid-19 di wilayahnya masing masing.

Diketahui, selain pasangan Nanang-Pandu, secara bersamaan Gubernur Lampung juga melantik enam kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 desember 2020.

Mereka yakni, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Way Kanan Raden Adipati Surya-Ali Rahman, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pesawaran Dendi Ramadhona Kaligis-S. Marzuki.

Lalu, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Lampung Timur Dawam Rahardjo-Azwar Hadi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Metro Wahdi-Qomaru Zaman.

Selanjutnya, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Lampung Tengah Musa Ahmad-Ardito Wijaya, dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Bandar Lampung Eva Dwiana-Deddy Amarullah. Sedangkan hasil pilkada Kabupaten Pesisir Barat masih proses sengketa.

Pelantikan kepala daerah tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Nomor : 131.18-365 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.18-252 Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten dan Kota pada Provinsi Lampung yang ditetapkan di Jakarta tanggal 24 Februari 2021. (Red)

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Lantik 7 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas nama Presiden Republik Indonesia melantik dan mengambil Sumpah Jabatan secara langsung 7 Kepala Daerah (Kada) hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, di Balai Keratun, Jumat (26/02)

Adapun pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 131.18-365 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.18-252 Tahun 2021 Tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 Di Kabupaten dan Kota Pada Provinsi Lampung

Berdasarkan Surat Keputusan tersebut Gubernur Lampung melantik 7 Kepala Daerah dari Delapan Daerah yang melaksanakan Pilkada 2020 di Provinsi Lampung, Adapun berikut adalah Kepala Daerah yang dilantik Oleh Gubernur Lampung secara langsung hari ini.

1. Kota Bandar Lampung : Eva Dwiana – Dedi Amirullah

2. Kabupaten Lampung Selatan : Nanang Ermanto – Pandu Kesuma

3. Kabupaten Lampung Tengah : Musa Ahmad – Ardito

4. Kabupaten Lampung Timur : Dawam Rahardjo – Azwar Hadi

5. Kabupaten Pesawaran : Dendi Ramadhona – S Marzuki

6. Kabupaten Way Kanan : Raden Adipati Surya – Ali Rahman

7. Kota Metro : Wahdi Sirajjudin – Qomaru Zaman.

Sementara untuk Kepala Daerah Kabupaten Pesisir Barat belum dilantik karena masih menyelesaikan perselisihan di Mahkamah Konstitusi.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengawali sambutannya, mengucapkan selamat kepada Bupati – Wakil Bupati, dan Walikota – Wakil Walikota yang baru saja dilantik pada hari ini.

“Saya ucapkan selamat kepada Bupati – Wakil Bupati, dan Walikota – Wakil Walikota yang baru saja dilantik, semoga dapat menjalankan tugas dengan baik dan bersungguh-sungguh memimpin wilayahnya masing-masing.” ucap Gubernur

“Saya lihat semua memakai baju putih, saya juga memakai baju putih, semoga jiwa kita juga putih untuk bersama-sama membangun lampung,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Arinal kembali menegaskan pentingnya penanganan wabah covid-19 secara serius di semua Kabupaten Kota di Provinsi Lampung.

“Covid 19 belum berakhir, saya tegaskan kembali bahwa Lampung saat ini menjadi terbaik 5 besar tata kelola penangnan covid-19, saya mohon usai dilantik segera selamatkan masyarakat, Kepala Daerah dapat bekerja keras dalam pengananan penyebaran pandemi ini,” tegas Arinal

Selain itu, Gubernur Arinal juga mengingatkan kembali beberapa tugas pokok yang harus dilaksanakan oleh kepala daerah, sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, diantaranya adalah memimpin pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD, memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat, menyusun dan mengajukan rancangan Perda tentang RPJPD dan rancangan Perda tentang RPJMD kepada DPRD untuk dibahas bersama DPRD, serta menyusun dan menetapkan RKPD, dan
melaksanakan tugas lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kemudian terkait pembangunan di Provinsi Lampung, Gubernur Arinal menyatakan bahwa pada tahun 2022, Pemprov Lampung akan membangun seluruh jalan provinsi di seluruh kabupaten kota, untuk itu Gubernur memohon dukungan dan meminta Pemerintah Kabupaten/Kota untuk dapat melaksanakan hal yang sama pada akses transportasi yang menjadi kewenangan dan berada diwilayahnya masing-masing.

Pelantikan kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan foto bersama dari setiap pasangan Kepala Daerah. Meskipun pelantikan ini dilakukan secara tatap muka, namun tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pelantikan hanya boleh dihadiri oleh pasangan Kepala Daerah, dan disiarkan langsung secara virtual agar dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat.(Red)

Pidato Walikota Metro Hasil Pemilihan Kepala Daerah

Metro —- Rapat Paripurna DPRD Kota Metro tentang Penyampaian Pidato Walikota Hasil Pemilihan Kepala Daerah serentak Tahun 2020, berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Jumat (26/02/2021).

Dalam hal ini, Walikota Metro Wahdi menyampaikan, dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih memiliki 2 (dua) komponen, yaitu Good and Clean Corporate Governance (GCCG) dan Good and Clean Civil Society Governance (GCCSG), dimana kedua komponen tersebut haruslah berjalan dengan baik dan bersinergi.

Komponen pertama adalah hubungan yang baik diantara Trias Politika, yaitu lembaga-lembaga Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif di Kota Metro, dimana masing-masing melaksanakan fungsi dan perannya secara bersinergi dan berkesinambungan, guna menyusun menyukseskan pelaksanaan pembangunan di Kota Metro.

Lanjutnya, keserasian antar elemen Trias Politika akan menjadi sebuah langkah baik dalam menjalankan sistem pemerintahan yang efektif. Ketidakseimbangan kekuasaan atau justru sebaliknya dominasi kekuatan dari salah satu elemen cenderung menimbulkan kekuasaan yang absolut. Pengalaman di banyak tempat membuktikan bahwa absolute power Ttend to corrupt atau kekuasaan yang absolut cenderung membentuk kekuatan yang manipulatif dan koruptif. Oleh karena itu, keseimbangan diantara ketiga elemen trias politika ini seyogyanya dapat mencegah penyalahgunaan wewenang.

Komponen kedua adalah GCCSG, di mana pelaksanaan pembangunan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Masyarakat sebagai subjek maupun objek pembangunan tentunya juga harus mampu mengaktualisasikan keterlibatannya dengan optimal serta mempunyai kemampuan untuk mengawasi jalannya pemerintahan.

Selanjutnya, Walikota juga menyampaikan visi misi dan program yang selanjutnya akan menjadi pedoman di dalam melaksanakan pembangunan 5 (lima) tahun kedepan. Visi kami WARU atau Wahdi Qomaru adalah “Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya”. Visi tersebut diuraikan ke dalam lima misi pencapaian yaitu Wasis, waras, Wawai, Wira dan Wadah.

Dalam misi akan dijabarkan ke dalam 36 (tiga puluh enam) program pembangunan dan dielaborasi dalam 9 (sembilan) program prioritas sebagai berikut:

  1. Peningkatan layanan masyarakat melalui kartu Metro Ceria (satu kartu banyak manfaat).
  2. Peningkatan insentif bagi pejabat keagamaan, pendidikan, kesehatan, dan para pamong.
  3. Pembebasan iuran BPJS kelas III, dengan pelayanan yang berkualitas.
  4. Merealisasikan Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran.
  5. Menghadirkan layanan masyarakat terpadu dan cepat melalui Mall Pelayanan Publik Satu Atap (Mall Melesat).
  6. Peningkatan sarana prasarana jalan lampu atau penerangan jalan dan IOT (Internet of Things).
  7. Revitalisasi fasilitas olahraga dan budaya.
  8. Bantuan sarana produksi pertanian (saprotan) dan alat mesin pertanian (alsintan) untuk petani.
  9. Serta membangun Creative-Hub, yaitu sentra produksi dan pemasaran atau e-commerce di 5 (lima)kecamatan dan 22 (dua puluh dua) kelurahan.

Adapun harapan kami, visi misi dan program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pembangunan Kota Metro berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. terutama mampu memulihkan dan bahkan meningkatkan ekonomi rakyat Kota Metro dari dampak pandemi Covid-19.

Prioritas utama program kerja kami dalam 100 hari kedepan dapat berfokus kepada pencegahan dan penanggulangan Covid-19, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi, dan reformasi struktural, sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021. Tentunya, sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat Provinsi Lampung dan Kota Metro menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan pembangunan.

Dalam periode kepemimpinan kami, bonus demografi yang pada hakikatnya merupakan tantangan dan peluang akan kami gunakan sebagai mesin penggerak ekonomi keumatan menjadi daya ungkit bukan menjadi alasan atau hambatan (modus) dalam pelaksanaan pembangunan.

Adapun pesan untuk para Aparatur Sipil Negara, bekerjalah sebagaimana biasa. Tegakkan disiplin dan tidak terganggu oleh isu-isu yang tidak berdasar. Kepada kepala OPD segera lakukan konsolidasi organisasi agar tetap menghasilkan kinerja yang terbaik. Komunikasikan segala kegiatan yang mendesak untuk dilaksanakan di tahun 2021 ini.(Red)

Sertijab Walikota dan Wakil Walikota serta Ketua TP-PKK Kota Metro

Metro, —- Plh. Walikota Metro Misnan melakukan sertijab kepada Walikota dan Wakil Walikota terpilih Wahdi Siradjuddin dan Qomaru Zaman di Aula Kantor Walikota Metro, Jumat (26/02/2021).

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Provinsi Lampung  serta pemberian memori kepada Kepala Daerah yang baru.

Dalam sambutannya, Asisten Bidang Administrasi Umum Provinsi Lampung mengatakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kali ini dilakukan di tengah keprihatinan masyarakat Indonesia. “Ini dilakukan di tengah wabah Covid-19,dan merupakan pertama kalinya tidak ada perayaan. Dengan tujuan agar tidak terjadinya kerumunan massa, oleh karena itu sertijab ini dilakukan dengan undangan yang sangat terbatas,” ujarnya.

Di waktu yang bersamaan juga, dilakukan sertijab Ketua Tim Penggerak PKK yang sebelumnya diketuai oleh Plh. ketua Nursari Misnan dan diserahkan kepada Ketua TP-PKK yang baru Silfia Naharani Wahdi.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota periode 2016-2021 Djohan beserta istri, anggota Forkopimda dan anggota TP-PKK Kota Metro.