Anggota DPRD Lampung GRP Serap Aspirasi Masyarakat Karya Tani

Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Nasdem Garinca Reza Pahlevi (GRP) kunjungan reses ke 1 tahun 2021 di Desa Karya Tani Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, kamis, (25/2/2021).

Hadir dalam reses tersebut, Kepala Desa berserta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda.

Dalam penyerapan aspirasi serta masukan dari masyarakat mereka menyampaikan aspirasi tentang perbaikan infrastruktur berupa jalan yaitu jalan usaha tani serta jalan untuk akses pendidikan didesa tersebut.

Selain itu juga masyarakat meminta tempat atau pusat untuk sentra UMKM di kecamatan.

Sedangkan masyarakat nelayan desa karya tani nelayan mereka meminta untuk diperjuangakan melalui provinsi maupun pusat adanya brojong (penangkal ombak) laut.

Menanggapi hal itu, Garinca Reza Pahlevi menyampaikan akan menampung dan membawa aspirasi masyarakat ke Provinsi.

“Terima kasih kepada masyarakat telah menyampaikan aspirasinya, usulan ini nanti akan kami bahas di provinsi, semoga kami semua anggota DPRD Provinsi Lampung dari Dapil Lampung Timur dapat memperjuangkan agar segera terwujud, ” ujarnya.

GRP juga menambahkan, bahwa dalam masa covid-19 ini DPRD Provisi Lampung melaksanakan reses dengan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (*)

Anggota DPRD Lampung Siti Rahma Reses di Pekon Pardasuka

Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil III Pringsewu, Pesawaran, Metro Siti Rahma Reses di Pekon Pardasuka Kecamatan Pardasuka, Kamis (25/02/2021).

Reses dengan menerapkan protokol kesehatan dengan mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid 19 tersebut berjalan dengan Lancar.

Disampaikan Siti Rahma yang juga ketua DPD NasDem Pringsewu tersebut, walaupun dengan keadaan Pandemi pelaksanaan kegiatan Reses berjalan dengan kondusif dan Lancar dengan Menerapkan Protokol kesehatan agar tidak menimbulkan kluster baru penyebaran virus Covid.19 .

Dikatakannya, Reses ini untuk menampung aspirasi dari daerah pemilihan, dan tujuannya untuk mendapatkan masukan-masukan, persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Segala masukan dari masyarakat kami terima dan menjadi bahan evaluasi kedepan untuk dilaporkan ke provinsi dan pusat agar segera di akomodir dan direalisasikan,” ujarnya. (*)

Rapat Pemantapan Pelaksanaan Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota

Metro, — Plh. Walikota Metro Misnan melakukan rapat terkait pemantapan pelaksanaan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota melalui video conference, yang berlangsung di OR Setda, Kamis (25/02/2021).

DirekturJenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik menyampaikan bahwa Rencana Kepala Daerah terpilih akan di laksanakan dengan 3 tahap yaitu pada Bulan Februari, April, dan juga Juli 2021.

Sementara itu Dirjen OTDA Kemendagri Akmal Malik, menjelaskan gambaran dinamika Pilkada tahun 2020 data menunujukkan dari 178 daerah yang akan di lantik, 121 daerah Non PHP (Perselisihan Hasil Pemilihan), 57 daerah yang PHP di tolak, dan 82 provinsi yang melakukan pelantikan di luar bulan Februari.

Menanggapi persoalan tersebut ia menambahkan pihaknya telah melaksanakan road show ke beberapa daerah untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

“Kami direpotkan dinamika di beberapa daerah, saya roadshow di beberapa provinsi untuk memastikan persoalan mis komunikasi sebelum pelantikan dilaksanakan,” jelasnya.

Lanjutnya Dirjen OTDA juga menyampaikan bahwa di Provinsi lampung memiliki 7 kabupaten dan kota yang akan di melakukan pelantikan.

Tidak hanya itu, ia juga menjabarkan bahwa 32 provinsi sudah melaksanakan rapat persiapan pelantikan dan 3 provinsi meminta melakukan pelantikan secara daring diantaranya provinsi kalimantan tengah kalimantan timur, dan jawa tengah
29 provinsi lainnya meminta untuk melaksanakan pelantikan secara luring.

Adapun kriterian utama dalam pelantikan, yaitu jumlah persebaran Covid-19 di setiap provinsi, kabupaten dan kota, kelengkapan alat jaringan internet dan kondisi geografis, dan kesiapan pengamanan dan juga kesiapan protokol kesehatan.

Terkait pelantikan yang akan dilaksanakan tanggal 26 Februari mendatang diharapkan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan bagi forkopimda yang melaksanakan dengan tatap muka tidak boleh lebih 25 orang dalam satu ruangan.

“Kami berharap tidak ada cluster pelantikan, karena kita ingin memberikan contoh kepada masyarakat, tetap beraktifitas dan menerapkan protokol covid-19. Untuk berjaga-jaga apabila ada pemadaman listrik secara mendadak kita harus menyiapkan plan B, sebab kita akan melaksanakan pelantikan secara virtual.” tutupnya.(Red)

PERINGATI HPSN, PLN PEDULI SUMBANG LABORATORIUM PENGELOLAAN SAMPAH

Bandar Lampung (25/02), —- Dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2021, PLN Peduli menyumbangkan Laboratorium Pengelolaan Sampah kepada Sekolah Xaverius Wayhalim Bandar Lampung yang diinisiasi oleh Forum CSR Lampung. Dalam acara serah terima Laboratorium Pengelolaan Sampah tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal PSLB3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati, melalui Virtual Meeting.

Vivien mengatakan bahwa sampah bisa menjadi sesuatu yang bersifat ekonomi apalagi dimasa pandemi seperti sekarang. Untuk itu sampah harus benar-benar terpresentasikan pendekatan prinsip 3R yakni Reduce, Reuse dan Recycle. Menurutnya, Bank Sampah adalah salah satu alternatif pengelolaan sampah lanjutan.

Tercatat bahwa pada kwartal tiga tahun 2020, sektor perekonomian yang mengalami kenaikan adalah sektor pengadaan air, pengelolaan sampah dan limbah dengan pertumbuhan yang tinggi sekitar 6,04%.
“Ini membuktikan bahwa bidang pengelolaan sampah adalah salah satu sektor usaha yang tahan banting selama masa pandemi covid 19”, pungkasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Syahrudin Putera yang sangat mengapresiasi dan mengucapkan penghargaan yang setingi-tingginya atas bantuan berupa Laboratorium Pengelolaan Sampah dari PLN Peduli yang akan diserahterimakan kepada Sekolah Xaverius Wayhalim.

“Saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada PLN Peduli bersama Forum CSR Lampung yang akan memberikan bantuan berupa Laboratorium Pengelolaan Sampah di Sekolah Xaverius ini”, Ucap Syahrudin Putera.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Lampung yang diwakilkan oleh Manager Komunikasi, Junarwin menyampaikan bahwa bantuan PLN Peduli kepada Sekolah Xaverius Way Halim berupa Laboratorium Pengelolaan Sampah ini adalah bukti kongkret kepedulian PLN terhadap lingkungan. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat mengedukasi lingkungan sekolah bahkan lingkungan masyarakat sekitar bahwa sampah dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomi kembali.

“Dengan hadirnya Laboratorium Pengelolaan Sampah, lingkungan sekolah dapat memberikan edukasi kepada siswa maupun masyarakat sekitar dalam mengelola sampah yg baik dan dapat bernilai ekonomi kembali”, tutup Junarwin.(red)

Gubernur Lampung Jalin Silaturahmi Dengan Jajaran Pimpinan Media Grup News

Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengadakan pertemuan sekaligus silaturahmi dalam rangka menjalin sinergi untuk pembangunan Provinsi Lampung dengan Jajaran Pimpinan Media Grup News di Rumah Dinas Gubernur Lampung Jalan Dr. Susilo, Rabu (24/02).

Dalam pertemuan yang berlangsung dengan penuh keakraban dan kekeluargaan tersebut, Gubernur Arinal menceritakan bahwa Provinsi Lampung memiliki posisi yang strategis sebagai pintu gerbang Sumatera dan dekat dengan ibukota DKI Jakarta. Kemudian juga Gubernur menyampaikan potensi pertanian Provinsi Lampung yang luar biasa dan bisa terus dikembangkan sebagai lumbung pertanian di Indonesia. Diketahui, Provinsi Lampung menjadi penopang 40% kebutuhan pangan di DKI Jakarta.

“Kita terus bekerja untuk Lampung. Ketika saya dilantik oleh Presiden Joko Widodo, beliau berpesan untuk menjaga Lampung,” kata Gubernur Arinal Djunaidi.

Gubernur Arinal mengajak Media Grup News (Media Indonesia, Metro Tv, medcom.id, Lampung Post dan Lampost.co) bersinergi membangun Provinsi Lampung. Gubernur berharap agar potensi Provinsi Lampung dan suksesi Program Kerja Gubernur – Wakil Gubernur Lampung untuk “Rakyat Lampung Berjaya” terus digaungkan agar bisa diketahui oleh masyarakat Lampung dan Indonesia.

“Kita punya program Kartu Petani Berjaya yang bisa membantu para petani secara luas agar sejahtera. Lampung juga memiliki destinasi wisata yang indah, dan insfrastruktur yang memadai seperti tol, bandara dan pelabuhan. Potensi yang ada harus terus dibantu oleh media untuk dipublikasikan,” harap Gubernur.

Senada dengan Gubernur, Presiden Direktur Metro TV Don Bosco Selamun juga mengatakan bahwa Lampung memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan dan diketahui di lingkup nasional dan internasional. Potensi tersebut harus bisa disampaikan dengan baik kepada masyarakat melalui media massa.

“Banyak yang dikerjakan oleh Gubernur Lampung, hasil kerja-kerja itu perlu disampaikan agar masyarakat mengetahuinya,” katanya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Presiden Direktur Metro TV Don Bosco Selamun, CEO Media Group M. Mirdal Akib, CEO Medcom.id Kania Sutisnawinata, Direktur Pemberitaan Metro TV Arief Suditomo, Direktur Sales and Marketing Metro Tv Meniek Andini, Divisi Komunikasi Korporat Metro TV Fifi Aleyda Yahya, Direktur Pemberitaan/Penanggung Jawab Media Indonesia Gaudensius Suhardi, Direktur Utama Lampung Post Abdul Khohar, Pemimpin Perusahaan Riza Mauluddin, Pimpinan Redaksi Lampung Post Iskandar Zulkarnain, Pimpinan Redaksi Lampost.co Syaichul Anwar dan jajaran.(red)

Gubernur Arinal Lantik Kepengurusan BKOW Provinsi Lampung Masa Bakti 2020-2025

Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung melantik Kepengurusan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung Masa Bakti 2020-2025, di Gedung Pusiban Komplek Perkantoran Gubernur, Rabu (24/02).

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Kepala Dinas PP dan PA, Ketua Umum BKOW serta Ketua-Ketua Umum dan Pengurus Organisasi.

BKOW merupakan himpunan dari seluruh organisasi wanita yang ada, baik dari kalangan TNI/Polri atau jajaran pemerintahan. BKOW Provinsi Lampung merupakan organisasi wanita yang membantu Pemerintah Provinsi Lampung untuk membangun dan melaksanakan tugas-tugas di setiap bidangnya.

Dalam sambutannya, Fahrizal menyampaikan harapan Gubernur yaitu agar organisasi wanita ini dapat bersinergi dengan semua komponen untuk membangun visi Lampung Berjaya.

“BKOW diharapkan bisa membantu dari semua tingkatan, dapat lebih diaktifkan lagi anggotanya untuk menjadi perempuan yang tangguh, inovatif dan kreatif. Keterlibatan dan peran aktif BKOW sangat diperlukan dalam membangun Lampung Berjaya dan bersinergi untuk memajukan semua bidangnya,” ujar Fahrizal.

Sementara itu, Penasehat BKOW Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, dalam sambutannya mengatakan bahwa BKOW adalah wadah organisasi untuk para wanita. Riana berharap agar BKOW bisa jadi pemersatu dan saling melengkapi dengan organisasi lain. Riana Sari Arinal juga berharap, BKOW bisa menjadi lini yang akan membantu menjadikan masyarakat lampung menjadi masyarakat yang berjaya.

“Saya meminta BKOW agar dapat menyusun program kerja yang mengutamakan dampak Covid dan untuk menyejahterakan serta membantu yang terdampak dari musibah pandemi ini. Saya mengucapkan selamat kepada semua anggota baru yang telah dilantik, semoga amanah dalam melaksanakan tugas barunya,” ujar Riana.

Ketua BKOW dalam kesempatannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur yang diwakili oleh Sekretaris Daerah atas pelantikan yang dilaksanakan hari ini dan kepada Penasehat BKOW, Riana Sari Arinal, atas bimbingannya selama ini. Juga kepada para anggota yang sudah membantu jalannya roda aktivitas di kepengurusan BKOW.(Red)

Plh Bupati Lampung Selatan Buka Musrenbang Merbau Mataram

MERBAU MATARAM, – Pelaksana harian (Plh) Bupati Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM secara resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Merbau Mataram, Rabu siang (24/02/2021).

Musrenbang dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 itu digelar di Aula Kecamatan Merbau Mataram. Kegiatan itu diselenggarakan secara minimalis dengan peserta terbatas sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Hadir secara langsung, anggota DPRD Lampung Selatan dari Dapil 6, sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD dilingkup Pemkab Lampung Selatan, dan Uspika Merbau Mataram.

Sedangkan, aparatur pemerintah desa se-Kecamatan Merbau Mataram serta instansi dan peserta terkait lainnya mengikuti kegiatan itu secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

Dalam arahannya, Thamrin mengatakan, Musrenbang RKPD itu hendaknya tidak hanya dijadikan sekedar melaksanakan tahapan-tahapan proses perencanaan pembangunan.

Akan tetapi dirinya berharap, pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan itu dapat dijadikan sebagai satu-satunya forum tertinggi dalam menjaring aspirasi masyarakat.

“Sehingga apa yang dihasilkan dalam forum ini benar-benar merupakan kumpulan kegiatan yang akan menjadi acuan dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022,” kata Thamrin.

Lebih lanjut Thamrin menyampaikan, dalam menyusun perencanaan pembangunan, harus ada sinkronisasi yang baik antara rencana pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

“Untuk menjaga sinkronisasi dengan pemerintah pusat, pada tahun 2022 Pemkab Lampung Selatan mengusung tema Peningkatan Kualitas Pembangunan Infrastruktur untuk Pengembangan Potensi Wilayah dan Peningkatan Kualitas SDM,” ujarnya.

Thamrin juga menyampaikan, jika berbicara pembangunan tentu saja tak lepas dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang setiap tahun dianggarkan.

Namun menurutnya, anggaran yang tersedia dirasakan masih belum bisa mencukupi semua kebutuhan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan pada semua sektor.

Untuk itu, pihaknya terus berupaya menggali dan mencari sumber-sumber dana baik dari pemeritah provinsi, pemerintah pusat dan CSR dalam mendukung pembangunan.

“Saya juga berharap agar kita dapat menggali dan meningkatkan sumber penerimaan daerah terutama pendapatan asli daerah yang berasal dari penerimaan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2),” tutur Sekda Kabupaten ini.

Sementara, dari data Bappeda Kabupaten Lampung Selatan, pada tahun 2021 Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung Selatan mencapai Rp. 2,19 triliun.

Dari APBD tersebut, Pemkab Lampung Selatan mengalokasikan anggaran operasional untuk Kecamatan Merbau Mataram sebesar Rp. 2.430.919.000.

Disamping itu, Kecamatan Merbau Mataram juga memperoleh anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2021 sebesar Rp. 24.859.290.800.(Red)

Burhanuddin Buka Musrenbang RKPD Kecamatan Katibung

KATIBUNG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 tingkat kecamatan, Rabu (24/02/2021).

Kali ini Musrenbang dilaksanakan di Kecamatan Katibung. Musrenbang dibuka oleh Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) dan Kemasyarakatan, Burhanuddin, SH, MH, bertempat di aula kantor kecamatan setempat.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Musrenbang kali ini diselenggarakan secara minimalis dengan peserta terbatas sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Hadir secara langsung, anggota DPRD Lampung Selatan dari Dapil 7,  sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD dilingkup Pemkab Lampung Selatan, serta Uspika Katibung.

Sedangkan, aparatur pemerintah desa se-Kecamatan Katibung serta instansi dan peserta terkait lainnya mengikuti kegiatan tersebut secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengatakan, Pemkab Lampung Selatan menerapkan penyusunan dokumen perencanaan berbasis e-planning pada tahun anggaran 2022.

Dimana penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tersebut menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Adapun, tujuan dilaksanakannya Musrenbang kata dia, yaitu untuk melakukan penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah kecamatan.

“Sehingga terjadi sinkronisasi baik prioritas pembangunan desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat,” ujar Burhanuddin menyampaikan sambutan Plh Bupati.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin mengucapkan terima kasih kepada para peserta Musrenbang yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan itu.

“Karena keterlibatan kita dalam kegiatan ini merupakan wujud partisipasi semua kekuatan atau pelaku pembangunan yang ada dalam masyarakat untuk bersama-sama merumuskan program dan kegiatan yang menjadi prioritas di Kecamatan Katibung ini,” katanya.

Sementara, dari data Bappeda Kabupaten Lampung Selatan, pada tahun 2021 Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung Selatan mencapai Rp. 2,19 triliun.

Dari APBD tersebut, Pemkab Lampung Selatan mengalokasikan anggaran operasional untuk Kecamatan Katibung sebesar Rp. 2.208.843.000.

Disamping itu, Kecamatan Katibung juga memperoleh anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2021 sebesar Rp. 23.912.859.640.(Red)

Musrenbang Kec. Sidomulyo, Pemkab Lamsel Gelontorkan Anggaran 30 Miliar Lebih

SIDOMULYO, – Plh. Bupati Lampung Selatan Thamrin membuka Musyawarah Rencana Pembangunan ( Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD) di kecamatan Sidomulyo, Selasa 23/02/2021.

Acara ini di selenggarakan di gedung serbaguna guna (GSG) Kantor Camat Sidomulyo dengan di hadiri oleh para staf ahli Bupati dan Asisten Pemerintahan, Anggota forkopimda, Anggota DPRD Sidomulyo dan Beberapa kepala OPD terkait serta para Camat dan Uspika berserta Jajaran aparatur Kecamatan Sidomulyo.

Pada acara tersebut Thamrin mengatakan pada tahun 2022, pemerintah kabupaten Lampung Selatan menerapkan penyusunan perencanaan berbasis E-planning melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang di kembangkan oleh kementerian Dalam Negeri sesuai dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

“Saya berharap dengan adanya Musrembang RKPD kita dapat melakukan penajaman, penyelarasan, klasifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan daerah di kecamatan Sidomulyo” ungkapnya.

Untuk diketahui pada tahun 2021 ini APBD Kabupaten Lampung Selatan mencapai Rp. 2,19 triliun dan untk anggaran operasional kecamatan Sidomulyo sebesar Rp. 2.385.856.000.

Thamrin juga menjelaskan tidak hanya anggaran operasional , kecamatan Sidomulyo juga mendapatkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat dan Daerah untuk membantu masyarakat untuk mewujudkan cita-cita serta dapat bersinergi dengan pemerintah kabupaten Lampung Selatan.

“Total ADD dan DD 2021 kecamatan Sidomulyo adalah sebesar Rp. 27.773.474.720”, imbuhnya.(Red)

Kunjungan Reses Anggota DPRD Lampung Disambut Plh Bupati Way Kanan

Kunjungan Reses Anggota DPRD Provinsi Lampung Dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten Lampung Utara Disambut Plh. Bupati, Saipul, S.Sos.,M.IP di Ruang Rapat Utama Setdakab, Senin (22/02/2021).

Pada kunjungan reses ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi I, H. Mardani Umar, S.H.,M.H, Anggota Komisi IV, Soni Setiawan, S.T.,M.H, Anggota Komisi III, H. Imam Syuhada dan Anggota Komisi I, Darlian Pone, S.H.,S.E.,M.M.

Dalam sambutannya, Plh. Bupati, Saipul menyampaikan harapan semoga kunjungan dalam Rangka menyerap aspirasi (Reses) memberikan makna tersendiri guna mendukung dan meningkatkan pembangunan di Kabupaten Way Kanan.

Sebelumnya, Plh. Bupati juga menyampaikan sedikit gambaran kondisi Kabupaten Way Kanan dengan beberapa komoditas, dimana beberapa komoditas memiliki kontribusi yang cukup besar seperti Pagi, Singkong, Jagung dan lainnya yangn didukung keberadaan Daerah Irigasi Komering dan Daerah Irigasi Way Umpu.

Sedangkan Sektor Perkebunan didukung beberapa komoditass seperti Karet, Sawit, Kopi, Lada, Tebu dan lainnya disamping juga Sektor Peternakan yang terus berkembang.

Selanjutnya, Plh. Bupati Saipul juga meyampaikan beberapa isu penting yang perlu mendapat perhatian dalam penyusunan Program 2022 yaitu Pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan masih perlu waktu upaya penanggulangannya.

“Meski Vaksin telah ditemukan, Kondisi ekonomi yang belum pulih serta Kemampuan Birokrasi yang perlu terus ditingkatkan seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang semakin efektif dan efisien,” paparnya.

Plh. bupati juga menyampaikan akan mengakomodir aspirasi-aspirasi dari masyarakat yang telah disampaikan melalui para anggota DPRD berdasarkan skala prioritas.

“Mengingat musim pandemi Covid-19 saat ini, APBD kemungkinan akan turun, sementara anggaran bukan hanya dialokasikan untuk infrastruktur, tetapi juga untuk sektor kesehatan dan pemulihan ekonomi,” pungkasnya. (*)