PKBI Lambar Beri Pembinaan Anak Pra Sekolah

LampungBarat, – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Lampung Barat (Lambar) melakukan pembinaan kepada kelompok Pembinaan Anak Pra Sekolah (Bina Anaprasa) yang berada di Pemangku Suka Makmur Pekon Bandar Baru Kecamatan Sukau, Kamis (04/03/2021).

Sekretaris PKBI Lambar Drs. Sandarsyah yang pada kesempatan tersebut mendampingi Ketua Cabang PKBI Lambar Partinia Parosil Mabsus menyampaikan bahwa Kelompok Bina Anaprasa itu diberi nama “LENTERA” yang merupakan singkatan dari Lembah Nurani dan Tenggang Rasa.

“Kelompok Bina Anaprasa ini diberi nama LENTERA yang merupakan singkatan dari Lembah Nurani dan Tenggang Rasa,” ucapnya.

Ia menerangkan, Bina Anaprasa ini pertama kali dibangun pada tahun 1970-an oleh Prof. Dr. M. Haryono Sudigdomarto di jawa timur yang memiliki konsep Bina Anaprasa untuk mengangkat potensi keluarga dan masyarakat dalam mengembangkan pendidikan pra sekolah yang dapat memberikan wadah tumbuh berkembang bagi anak.

Bina Anaprasa merupakan pendidikan anak pra sekolah dengan sasaran usia 0–6 tahun, dalam pedidikannya meliputi praktik pembinaan dan petunjuk pengisian buku kegiatan kelompok Bina Anaprasa.

Diketahui, Bina Anaprasa yang berada dipemangku suka makmur tersebut telah mempunyai fasilitas buku-buku, diantaranya Buku tamu, Buku aset/inventaris, Buku surat masuk dan keluar dan 6 (enam) jenis buku kegiatan kelompok yang ditujukan untuk anak yang berusia balita 1-6 tahun.

“Masa balita merupakan masa kritis dalam pengasuhan, oleh sebab itu perlu adanya sebuah pembinaan yang optimal sehingga nantinya anak akan tumbuh kembang dengan baik, sehat, cerdas, ceria, kreatif, dan berbudi pekerti,”.

Lanjutnya, “Dengan adanya kegiatan kelompok Bina Anaprasa “Lentera” di Pemangku Suka Makmur ini semoga dapat meningkatkan kesejahteraan Balita dan ibu khususnya,” Harap Sandarsyah.

Selain pembinaan terhadap anak, Sandarsyah menambahkan, Bina Anaprasa juga melakukan pembinaan terhadap orang tua khususnya di bidang Keluarga Berencana (KB), kesehatan reproduksi, kesehatan diri, kebersihan lingkungan, peningkatan ekonomi keluarga serta materi pengetahuan praktis lainnya.

“Kegiatan Bina Anaprasa juga sejalan dengan visi organisasi Perkumpulan KB di Indonesia serta memperjuangkan praktik keluarga yang bertanggung jawab dalam lima dimensi yaitu, Kelahiran, Pendidikan, Kesehatan, Masa Depan dan Kesejateraan,” Tutupnya.

SEKDAKAB PRINGSEWU PIMPIN RAPAT TKPRD

PRINGSEWU – Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs. Heri Iswahyudi, M.Ag., Memimpin Rapat Pleno Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD), bertempat di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu, Rabu (03/03/2021).

Turut mendampingi Sekdakab Pringsewu Heri Iswahyudi yaitu Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs. Masykur, M.M., dan Kepala PU-PR Imam Santiko Raharjo, S.Si., serta dihadiri oleh para perwakilan OPD terkait.

Mengingat bencana alam yang terjadi pada waktu yang lalu di Kabupaten Pringsewu, agar komunikasi dapat berjalan dengan lancar, maka ditargetkan akan membangun beberapa tower telekomunikasi, diantaranya yaitu di Kecamatan Pringsewu, Kecamatan Gadingrejo dan Kecamatan Pagelaran.(Red)

Bupati Dan Wabup Lampteng Cek Kendaraan Dinas Guna Melihat Kesiapan Serta Kelengkapan Kendaraan Dinas

Lampung Tengah – Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah kembali melakukan gebrakan, kali ini seluruh kendaraan dinas dikumpulkan di Halaman Sesat Agung Nuwo Balak. Kegiatan tersebut guna melihat kesiapan dan kelengkapan kendaraan dinas yang dipakai oleh seluruh OPD dan Camat se-Kabupaten Lampung Tengah, Rabu 3 Maret 2021.

Dalam kesempatan tersebut Bupati langsung yang mengecek satu persatu kelengkapan kendaraan dinas tersebut dari mulai STNK sampai kebersihan kendaraan, bahkan kendaraan dinas yang tidak layak pakai langsung di kandangkan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Lampung Tengah H. Musa Ahmad, S.Sos., yang didampingi Wakil Bupati dr. H. Ardito Wijaya mengatakan kegiatan ini diadakan guna melihat langsung apakah ada kendala yang terjadi sehingga tidak ada hal teknis yang membuat pekerjaan menjadi tertunda. Terlebih itu Bupati berharap untuk pengguna kendaraan dapat menjaga dan merawat kendaraannya sebaik mungkin guna mendukung kelancaran pekerjaan.(red)

Pejabat dan ASN di Sekretariat Daerah Pemkab Lampung Selatan Jalani Vaksinasi Covid-19

KALIANDA, – Sejumlah pejabat eselon II dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjalani vaksinasi Covid-19 di RSUD Bob Bazar, Rabu (3/3/2021).

Direktur RSUD Bob Bazar Lampung Selatan, dr. Media Apriliana menjelaskan, total pejabat dan ASN yang ikut menjalani vaksinasi gelombang kedua tersebut sebanyak 70 orang.

“Hari ini yang kita vaksinasi sebanyak 70 orang. Terdiri dari pejabat eselon II, Kepala OPD dan pegawai dilingkungan sekretariat daerah. Jadwalnya dari Dinas Kesehatan, kami (rumah sakit) yang melaksanakan,” ujar Nana sapaan akrab Direktur RSUD Bob Bazar ini.

Nana menyebut, vaksinasi bagi pejabat dan pegawai dilingkungan sekretariat daerah itu merupakan yang pertama. Dan akan kembali dilakukan yang kedua 14 hari ke depan.

“Ini vaksin yang pertama. Mereka akan kembali di vaksinasi yang kedua pada tanggal 17 Maret 2021 mendatang,” kata Nana.

Dari pantauan tim ini, sebelum menjalani vaksinasi, tim medis terlebih dahulu memeriksakan kesehatan para pejabat dan ASN dilingkup sekretariat daerah. Namun, setelah dilakukan skrining, tidak semuanya memenuhi syarat vaksinasi dan harus ditunda.

“Memang ada beberapa pejabat yang ditunda, tapi tidak masalah. Nanti kita jadwalkan kembali yang hari ini datang tetapi tidak bisa di vaksin. Sementara kita tunda, mudah-mudahan nanti kondisinya sudah lebih baik dan bisa menjalani vaksinasi,” kata Nana.

Sementara, Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Pemkab Lampung Selatan, Supriyanto, S.Sos, MM yang juga ikut menjalani vaksinasi mengatakan, vaksinasi itu dilakukan sesuai anjuran pemerintah. Terlebih mobilitas tugas pejabat yang rentan terpapar Covid-19.

“Hari ini vaksinasi gelombang kedua atau tahap kedua. Semua pejabat sangat antusias, karena memang sudah dianjurkan oleh pemerintah,” kata Supriyanto.

Usai di vaksin, Supriyanto pun mengingatkan kepada ASN atau masyarakat tidak menolak vaksin jika sudah mendapatkan jatah. Ia menyatakan vaksin Covid-19 aman dan halal.

Alhamdulillah aman, dan nyaman-nyaman saja. Saya rasa semua akan patuh menjalani vaksinasi. Karena selain untuk yang bersangkutan, vaksinasi ini untuk kepentingan bersama guna memutus penyebaran Covid-19,” kata Supriyanto.

Senada disampaikan Supriyanto. Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Akar Wibowo, SH mengimbau masyarakat agar tidak ragu dan tidak takut untuk di vaksin Covid-19.

“Vaksin ini kan tujuannya baik, untuk membentuk kekebalan tubuh dari Covid-19. Jangan sampai penyebaran Covid-19 semakin meluas. Jadi masyarakat tidak usah takut, jangan mendengarkan isu-isu yang tidak bisa dipertangungjawabkan kebenarannya,” imbuhnya.

Setelah menjalani vaskinasi, mantan Kepala BKD Lampung Selatan ini pun mengaku tidak merasakan efek apapun setelah 30 menit.

“Aman, tidak apa-apa. Biasa-biasa saja. Jadi jangan takut untuk di vaksin. Kami (pejabat), pak bupati dan Forkopimda sudah memberi contoh supaya masyarakat tidak ragu. Dengan vaksin, pejabat dan masyarakat bisa terhindar dari Covid-19,” tandasnya. (Red)

Polres Tanggamus dan Tim Forensik Lakukan Autopsi Mayat Korban Pembunuhan di Pekon Kerta

Tanggamus – Tim Forensik Polda Lampung bersama Polres Tanggamus melakukan pembongkaran makam Dedi alias Aceng (30), korban pembunuhan di Pekon Kerta Kecamatan Kotaagung Timur (Kotim) Kabupaten Tanggamus, Rabu (3/3/21).

Sebelum pembongkaran makam dilakukan pemasangan police line dan bersama tokoh agama melakukan pembacaan doa, serta mukadimah berharap dukungan dan doa semuanya agar bisa berjalan dengan lancar.

Seluruh rangakain pengamanan dilaksanakan oleh Polres Tanggamus, Polsek Kota Agung yang dibackup TNI Kodim 0424/TGM dipimpin Kasat Reskrim Iptu Ramon Zamora, SH dan Kapolsek Kota Agung AKP Muji Harjono, SE.

Kasat Reskrim Iptu Ramon Zamora mengungkapkan, ketua tim rombongan forensik Dr. Jim Ferdian Tambunan dan 5 tim dari forensik RS Bhayangkara, dan 6 teknis lainnya.

“Autopsi mayat dimulai pukul 10.30 Wib, bertujuan untuk dapat mengetahui secara detail penyebab kematian korban,” ungkap Iptu Ramon Zamora mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Kasat menjelaskan, tim Forensik bersama penyelidik melakukan serangkaian penyelidikan guna meningkatkan penyidikan untuk mengetahui bahwa ini suatu peristiwa tindak pidana pembunuhan.

Diamana tahapan yang telah dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi maupun barang bukti.

“Kami juta telah menurunkan tim psikologi guna pendampingan terhadap saksi-saksi, selanjutnya sejak pukul 10.30 Wib sedang berlangsung otopsi yang dilakukan oleh tim dokter forensik RS Bhayangkaran,” jelasnya.

Sambungnya, Polres Tanggamus terus memperdalam terkait dengan bukti, berdasarkan 184 KUHAP, harus memiliki bukti-bukti yang cukup untuk menentukan tersangkanya.

“Untuk saksi masih diperdalam dan telah melakukan pemeriksaan terhadap 7 hingga 10 saksi yang mengetahui, mendengar saat dan setelah kejadian,” ujarnya.

Ditambahkan Kasat, pihaknya terus melakukan pendalaman terkait hasil forensik karena belum didapatkan dari ahli forensik guna mendukung proses penyidikan lebih lanjut sehingga dapat diketahui pasti meninggalnya seseorang.

“Dalam pelaksanaan autopsi, keluarga, tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat mendukung sekali untuk pengungkapan kasus,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan seorang pemuda 30 tahun bernama Dedi, warga Pekon Kerta Rt. 02 Rw.02 Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus ditemukan bersimbah darah dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamarnya, Selasa (19/1/21) pagi.

Atas peristiwa tersebut, korban langsung dievakuasi dan dilakukan identifikasi oleh Inafis Polres Tanggamus bersama pihak Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang (RSUD-BM).

Selain melaksanakan identifikasi, dipimpin Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK. personel gabungan Satreskrim dan Polsek Kota Agung melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang police line disejumlah titik rumah korban.

Adapun luka-luka yang ditemukan ditubuh korban, terdapat 3 luka yakni di kepala belakang, pelipis dan leher korban, yang diakibatkan menggunakan sejata tajam.

Korban tinggal bersama keluarganya yakni ibunya dan adik iparnya. Sementara ayahnya pergi berladang yang notabenenya kembali sewaktu-waktu ke rumahnya. Yang ayahnya lebih sering menginap atau bermalam di kebunnya.

Korban ditemukan pertama kali oleh Inah (49) selaku ibu korban, bermula ia mencurigai pintu dapur yang terbuka sekitar pukul 03.30 Wib, lalu memeriksa sekitar ruangan, kamar termasuk ke kamar tidur korban yang pada saat itu ia melihat korban tidur dalam posisi miring, sehingga ia kembali ke kamarnya.

Tidak berselang lama, tepatnya pukul 04.00 Wib, ia mendengar suara pintu terbuka lalu saksi langsung menuju ke sumber suara tersebut, ia melihat pintu dapur kembali terbuka lalu menutup pintu itu kembali.

Usai menutup pintu, ibu korban memeriksa ke ruang sekitar saat masuk ke kamar korban, ia melihat korban sudah tergeletak dikamar tidurnya dalam keadaan bersimbah darah di lehernya terdapat luka robek akibat benda tajam sehingga meminta pertolongan warga. ( andi jaya )

Nanang-Pandu Buka Musrenbang Kecamatan Natar

NATAR, – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dan Wakil Bupati Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP (Nanang-Pandu) kompak menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Natar.

Musrenbang dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 itu digelar di Aula Kantor Kecamatan Natar, Selasa pagi (02/03/2021).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Musrenbang kali ini diselenggarakan secara minimalis dengan peserta terbatas sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Hadir secara langsung, anggota DPRD Lampung Selatan dari daerah pemilihan 4, para pejabat utama dan Kepala OPD dilingkup Pemkab Lampung Selatan, serta Uspika Natar.

“Biasanya jika Musrenbang kita ada pelayanan-pelayanan langsung untuk masyarakat. Tetapi karena situasi pandemi, kita dibatasi,” ujar Nanang mengawali sambutannya di Musrenbang perdana usai dilantik menjadi bupati bersama Pandu Kesuma Dewangsa.

Pada kesempatan itu, Nanang juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen masyarakat karena pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Lampung Selatan berjalan lancar, aman, damai dan kondusif.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Natar. Pilkada yang baru kita lalui berjalan aman dan kondusif. Kami juga mengucapkan terima kasih Nanang-Pandu diberi amanah untuk memimpin Lampung Selatan,” kata Nanang.

Dalam sambutannya, Nanang juga berpesan agar masyarakat menghilangkan segala perbedaan dan pandangan politik saat Pilkada 9 Desember 2020 lalu.

Bersama wakilnya Pandu Kesuma Dewangsa, ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun Kabupaten Lampung Selatan. Agar terwujud masyarakat yang berintegritas, maju dan sejahtera sesuai dengan visi misi yang telah ditetapkan.

“Tidak ada lagi yang terkotak-kotak di Kecamatan Natar ini. Semua harus bersatu membangun Kecamatan Natar. Mudah-mudahan Musrenbang perdana Nanang-Pandu di Kecamatan Natar ini membawa keberkahan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan. Khususnya Masyarakat di Kecamatan Natar,” tutur Nanang.(Red)

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memaparkan sejumlah inovasi dalam membangun Provinsi Lampung kepada tim penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2021

Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memamparkan sejumlah inovasi dalam membangun Provinsi Lampung kepada tim penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2021 secara virtual di Ruang Command Center Diskominfotik Lampung. Senin, (1/3/2021).

Gubernur ditemani oleh Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, dan Karo Perekonomian.

PPD 2021 merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada provinsi dan kabupaten/kota atas prestasi dibidang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Dalam PPD 2021, terdapat penambahan penilaian yakni kebijakan pemerintah daerah dalam menangani pandemi COVID-19 didaerahnya.

Penilaian PPD terbagi menjadi tiga tahap, yaitu penilaian dokumen RKPD dan inovasi; presentasi dan wawancara; serta verifikasi. Penilaian tahap dua bertujuan untuk memperoleh informasi dan konfirmasi dari instansi perencanaan pemgbangunan daerah (Bappeda) terkait dengan pencapaian, kualitas dan proses penyusunan dokumen RKPD, dan inovasi daerah.

Aspek dan indikator penilaian yang harus dimiliki antara lain pencapaian pembangunan, kualitas dokumen RKPD, prosees penyusunan dokumen RKPD, dan inovasi.

Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung Serahkan Tersangka Kasus Perpajakan ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung

Bandar Lampung, 2 Maret 2021 – Tim Penyidik Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung menyerahkan tersangka dugaan pidana di bidang perpajakan berinisial AC kepada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.

Selain itu, PPNS Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung juga menyerahkan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum untuk diproses lebih lanjut.

Wajib Pajak tersebut diduga telah melakukan tindak pidana di bidang perpajakan berupa
menerbitkan dan/atau menggunakan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang
sebenarnya melalui PT. JEP, dalam kurun waktu masa pajak Oktober 2018 s.d.

Maret 2019, melanggar Pasal 39A huruf a Undang-undang KUP, diancam dengan hukuman pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 6 (enam) tahun serta denda paling sedikit 2 (dua) kali dan paling banyak 6 (enam) kali jumlah pajak dalam faktur pajak.

Atas perbuatan tersangka tersebut menimbulkan kerugian pada Pendapatan Negara
sekurang-kurangnya sebesar Rp. 4.195.901.041,- (empat milyar seratus sembilan puluh lima juta sembilan ratus satu ribu empat puluh satu rupiah)
Penyidikan sudah melalui tahap sebelumnya yaitu pemeriksaan bukti permulaan, dimana
dalam pemeriksaan bukti permulaan tersebut ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup bahwa Wajib Pajak diduga melakukan tindak pidana di bidang perpajakan sehingga
ditingkatkan ke tindakan penyidikan.

Berkat kerjasama antara penegak hukum Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Polda
Lampung, dan Kejaksaan Tinggi Lampung, berkas perkara atas tersangka AC sudah
dinyatakan lengkap oleh Jaksa Peneliti (P-21) dan dilakukan penyerahan tersangka dan
barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung pada hari Selasa 2 Maret 2021
Keberhasilan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung dalam menangani tindak pidana di bidang perpajakan merupakan wujud koordinasi yang baik dengan aparat penegak hukum Polda Lampung dan Kejaksaan Tinggi Lampung.

Upaya penegakan hukum ini dalam rangka menimbulkan efek jera atau deterrent effect kepada Wajib Pajak lain yang menyalahgunakan hukum perpajakan di Indonesia, dan upaya pengamanan penerimaan pajak negara.(Red)

Kunker ke Tanggamus, Danrem Lakukan Tebar Benih Karapu di Karamba Masyarakat

mediarepublika.com,PEMATANGSAWA — Danrem 043/Gatam, Brigjen TNI. Toto Jumariono, bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 Gatam, melakukan Kunjungan Kerja di Pekon Waynipah, Kecamatan Pematangsawa, Senin (01/03/2021).

Dalam Kunkernya ini, Danrem melaksanakan kegiatan Tebar Benih Ikan Kerapu di Karamba milik masyarakat setempat.

Turut mendampingi, Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i, Dandim 0424 Letkol Inf. Arman Aris Sallo, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Kepala Dinas Perikanan Tanggamus Edy Narimo, Kepala SUPM Kotaagung Khaerudin, Camat Pematangsawa Asriyanto, Danramil Pematangsawa, Kapolsek Pematangsawa, serta tokoh masyarakat setempat.

Danrem 043 Gatam, Brigjen TNI Toto Jumariono, dalam sambutannya menyampaikan kunjungan kerjanya dilaksanakan untuk melepaskan bibit benih ikan karapu budidaya laut.

“Sebagaimana kita ketahui, disini sudah ada sebelas kelompok. Namun yang sudah ada dan yang sudah berjalan ada empat lubang, itu mungkin untuk satu kelompok. Ini dalam rangka pembinaan dan pelepasan bibit tersebut berjalan lancar. Bibit yang kita lepas tadi 2.500 tapi ikan yang lain sudah ada disitu sekitar 10.000 lebih ikan.”

“Harapannya dengan bibit itu kita perkirakan dua sampai tiga bulan lagi bisa dibuat kerambah yang baru, dan kerambah yang sudah memakai bambu itu rencana untuk pengembangannya. Karena kalau tidak lepas sekarang, akan keburu besar ikannya, dan secara bertahap kerambah yang baru itu akan terisi. Ikan sendiri dari Balai Budidaya Laut (BBL) yang ada di Hanura. Itu atas kerja sama kita semua, kalau kerambanya dari sini dari kelompok budidaya dibantu oleh Pemerintah dan dibantu oleh SUPM Tanggamus,” jelas Danrem.

Sementara Wakil Bupati AM. Syafi’i, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Danrem.

“Ini langkah awal, dan nanti jika sudah musim panen dan prospeknya bagus, kami dari pemerintah daerah dan dari Ketua Dewan akan melakukan yang terbaik.”

“Intinya kita sudah sama-sama melihat dan sinergitas yang sangat luar biasa serta memotivasi masyarakat disini, dan energi positif yang kedepan bisa lebih mensejahterakan ekonomi dari masyarakat Tanggamus. Apapun hasilnya kedepan, tetap harus kita dukung dan support demi kemajuan Kabupaten Tanggamus,” tandas Wabup.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Edy Narimo menambahkan, bahwa Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanggamus akan melaksanakan pengadaan 15.000 ekor benih ikan.

“Untuk saat ini jumlah keramba yang sudah siap untuk diisi berjumlah 4 petak, jumlah benih yang ditebar sebanyak 2.500 ekor ikan kerapu cantang dan kakap putih,” jelasnya. (Kominfo/Maridi/ andi jaya)

10 Hari Jabat Plh Bupati, Thamrin Serahkan Nota Pelaksana Tugas Kepada Nanang Ermanto

KALIANDA, – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM menyerahkan nota pelaksana tugas sebagai Pelaksana harian (Plh) Bupati kepada Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto.

Serah terima itu berlangsung di rumah dinas bupati setempat, pada Senin (1/3/2021). Hal itu seiring berakhirnya tugas Thamrin sebagai Plh Bupati Lampung Selatan dengan telah dilantiknya Bupati Lampung Selatan yang mulai aktif kembali pada hari ini.

Pada kesempatan itu, Thamrin mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran dilingkungan Pemkab Lampung Selatan, unsur Forkopimda maupun elemen masyarakat atas dukungan kepada dirinya selama menjabat Plh Bupati Lampung Selatan.

“Semoga dengan telah diserahkannya nota pelaksana tugas ini, pelaksanaan pemerintahan dan program pembangunan di Lampung Selatan lima tahun kedepan dibawah kepemimpinan H. Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP akan diberikan kemudahan dan kelancaran,” ujar Thamrin.

Sementara, Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi Thamrin yang telah menjalankan amanat konstitusi sebagai Plh Bupati Lampung Selatan selama lebih kurang 10 hari.

“Semoga apa yang telah dikerjakan akan menjadi amal saleh dan bernilai pahala. Dan semoga kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT, dan Pak Thamrin kembali menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah,” ujar Nanang Ermanto.

Melalui momentum itu, Nanang juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Lampung Selatan yang telah bekerja sama dari awal menjabat hingga berakhirnya masa jabatan Bupati Lampung Selatan.

“Mari kita pererat jalinan silaturahmi ini dengan meningkatkan kinerja sebagai abdi negara. Saya dan Pak Pandu Kesuma Dewangsa tidak mungkin dapat bekerja dengan baik tanpa ada dukungan dari semua pihak. Terutama seluruh ASN dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan,” kata Nanang.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Setdatkab Lampung Selatan, Muhammad Ali, SAN, M.IP menambahkan, serah terima nota pelaksana tugas itu merujuk Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 273/487/SJ Tanggal 21 Januari 2020.

Dalam Surat Edaran itu berisikan tentang Penegasan dan Penjelasan Terkait Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020.

Ali menyebut, pada point II angka 3 huruf h dijelaskan bahwa dalam hal gubernur, wali kota dan bupati yang dilantik merupakan petahana dan tidak terdapat jeda penjabat gubernur, penjabat wali kota dan penjabat bupati, tidak dilakukan serah terima jabatan.

“Karena kita (Lampung Selatan) ada Plh Bupati, maka Plh Bupati hanya menyampaikan laporan nota pelaksana tugas selama melaksanakan tugas sebagai Plh saja kepada bupati terpilih,” kata Ali kepada tim ini.

Sebelumnya, Thamrin ditunjuk Gubernur Lampung sebagai Plh Bupati Lampung Selatan pada tanggal 17 Februari 2021, di Ruang Pusiban Kantor Gubernur Lampung.

Tugas Thamrin berakhir selama kurang lebih 10 hari terhitung mulai tanggal 17 Februari sampai dengan pada 26 Februari 2021 bersamaan dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan terpilih.(Red)