Bantu Pemkab Lampung Selatan Tangani Covid-19, PPN Provinsi Lampung Sumbang 6.000 Butir Telur

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pinsar Petelur Nasional (PPN) Provinsi Lampung bersama PPN Kabupaten Lampung Selatan memberikan bantuan 6.000 butir telur untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Bantuan itu diserahkan oleh Ketua PPN Wilayah Lampung Jenny Soelistiani didampingi Korda PPN Lampung Selatan Ujang Suhadirin kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto secara simbolis di rumah dinas bupati setempat, pada Rabu (18/8/2021).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Selatan, drh. Arsyad menjelaskan, bantuan tersebut merupakan Gerakan Nasional Peternak Petelur dalam membantu pemerintah khususnya Pemkab Lampung Selatan untuk mengatasi pandemi Covid-19.

“Jadi sesuai arahan pak bupati, nanti bantuan ini diperuntukkan guna memenuhi protein hewani bagi warga yang sedang menjalani isolasi terpusat di Wisma Atlet Kalianda,” ujar Arsyad kepada Diskominfo Lamsel.

Arsyad menambahkan, telur-telur itu merupakan bantuan yang dikumpulkan dari PPN Provinsi Lampung dan anggota PPN Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 6.000 butir telur.

“Untuk Kabupaten Lampung Selatan saja anggota PPN-nya hampir 250. Untuk teknis penyaluran bantuannya dikoordinir oleh Dinas Sosial,” katanya.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menerima bantuan telur secara sibmbolis dari Korda PPN Kabupaten Lampung Selatan.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PPN Provinsi Lampung dan PPN Kabupaten Lampung Selatan.

Nanang mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kebersamaan dan gotong royong PPN dan Pemkab Lampung Selatan ditengah pandemi Covid-19.

Dirinya pun berharap kelompok-kelompok lain bisa mencontoh gerakan yang dilakukan PPN Provinsi Lampung dan PPN Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya sampaikan terima kasih kepada Ibu Jenny dan teman-teman yang telah berbagi. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk warga yang sedang menjalani isolasi,” katanya. (Az)

Pemkab Lampung Selatan Ikuti Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76 Secara Virtual

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengikuti pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi dalam rangka peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang dipimpin Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/8/2021).

Acara yang dilaksanakan di Aula Rajabasa, kantor bupati Lampung Selatan itu dihadiri Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto serta anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Selatan.

Hadir juga Wakil Bupati Pandu Kesuma Dewangsa, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin serta sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan dan Forkopimda mengikuti upacara detik-detik proklamasi dalam rangka peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI secara virtual.

Meski dilaksanakan melalui media daring atau secara virtual, namun hal tersebut tidak mengurangi kesakralan upacara Hari Kemerdekaan RI ke-76 dilingkungan Pemkab Lampung Selatan itu.

Nampak Bupati Lampung Selatan dan Forkopimda yakni, Dandim 0421/LS, Kajari, Ketua DPRD, Ketua PA, Ketua PN, Wakapolres Lampung Selatan dan pimpinan lembaga vertikal lainnya mengikuti jalannya upacara tersebut dengan khidmat hingga selesai.

Berdasarkan pantauan, upacara peringatan detik- detik proklamasi di Istana Merdeka dimulai pukul 10.00 WIB dengan diawali laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Kemudian meriam ditembakkan dan sirene dibunyikan.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, mengheningkan cipta dipimpin Inspektur Upacara Presiden RI Joko Widodo, serta pembacaan doa oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas.

Setelah itu, upacara dilanjutkan pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Mereka merupakan putra-putri terbaik bangsa Indonesia yang terdiri dari 34 provinsi.

Diketahui, pelaksanaan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan HUT RI ke-76 pada tahun 2021 dilakukan secara terbatas dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. (Az)

Digelar Sederhana, Nanang Ermanto Pimpin Upacara HUT Ke-76 Kemerdekaan RI di Halaman Kantor Bupati

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di halaman kantor bupati, Selasa pagi (17/8/2021).

Seperti halnya pada tahun 2020 lalu, upacara peringatan HUT RI ke-76 kali ini dilaksanakan sangat sederhana dan minimalis. Hal ini sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus COVID-19 yang ditetapkan pemerintah.

Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu, hanya diikuti peserta dari unsur Forkopimda Lampung Selatan, satuan dari TNI-Polri dan Satpol PP serta beberapa pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Hadir juga Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Thamrin, S.Sos, MM.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan Komandan Upacara, Kapten Kav Henri Limbong dari Kodim 0421/Lampung Selatan.

Pemkab Lampung Selatan menggelar upacara bendera peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-76 di halaman kantor bupati setempat, Senin pagi (17/8/2021).

Upacara peringatan HUT RI ke-76 diawali dengan Pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi.

Kemudian dilanjutkan mengheningkan cipta dipimpin Bupati Lampung Selatan selaku Inspektur Upacara serta doa oleh Kakan Kementerian Agama Lampung Selatan.

Setelah itu, upacara HUT ke-76 Kemerdekaan RI dilanjutkan dengan Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Selatan yang hanya  terdiri dari 3 orang.

Mereka yakni, Dewo Prahara Abiyoso dari SMAN 1 Kalianda bertugas sebagai pembentang, Sandy Aulia Kusuma dari SMA 1 Kalianda bertugas sebagai penggerek dan Ni Putu Kartika Esli Putri dari SMKN 2 Kalianda yang bertugas sebagai pembawa bendera.

Usai upacara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan jajaran Forkopimda dan rombongan menuju Aula Rajabasa kantor bupati setempat untuk mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke-76 dari Istana Negara, Jakarta. (Az)

Tidak Datang di Lokasi Tes, 151 Peserta CPNS Kabupaten Lampung Selatan Dipastikan Gugur Dihari Pertama

JATI AGUNG, Diskominfo Lamsel – Sebanyak 151 orang peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lampung Selatan dipastikan gugur dihari pertama pelaksanaan tes CPNS 2021.

Ratusan peserta itu tidak hadir untuk mengikuti tes hingga pelaksanaan ujian dimulai.

Pelaksanaan tes SKD CPNS digelar di Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Gedung Laboratorium Teknik 3 Jl. Terusan Ryacudu, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukanto menjelaskan, SKD CPNS dihari pertama dibagi menjadi 3 sesi. Tiap sesi terdiri dari 400 peserta.

“Alhamdulillah tes hari pertama berjalan lancar tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja 151 peserta tidak hadir mengikuti tes. Seharusnya ada 1.200 peserta yang mengikuti tes, tetapi hanya diikuti 1.049 peserta,” ujar Puji ditemui Diskominfo Lamsel di lokasi tes CPNS.

Puji mengharapkan, bagi peserta yang tidak bisa hadir agar dapat memberikan keterangan sebelum hari pelaksanaan tes CPNS kepada panitia pelaksana atau BKD Lampung Selatan.

“BKN akan lebih ketat pada peserta yang tidak menghadiri tes. Tindakan ini diperlukan untuk menghemat anggaran,” tegasnya.

Panitia Pelaksana CPNS Kabupaten Lampung Selatan mengarahkan peserta menuju ruang ujian.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan dan Perpindahan Pegawai BKD Kabupaten Lampung Selatan, Agus Dwi Jono merinci, sesi pertama tes SKD diikuti 333 peserta. 67 diantaranya tidak hadir mengikuti tes.

Sementara sesi kedua dihadiri 354 peserta dan 46 orang tidak hadir. Kemudian pada sesi ketiga ada 362 peserta yang hadir dan 38 diantaranya tidak hadir di lokasi tes.

“Dari tiga sesi, seharusnya yang mengikuti tes ada 1.200 orang. Saat tes dimulai registrasi otomatis terkunci. Jadi yang mengikuti tes hanya 1.049 peserta. Dan 151 peserta yang tidak hadir dipastikan gugur,” terang pria yang akrab disapa Mas Jono ini.

Jono menambahkan, untuk hari kedua, pelaksanaan tes SKD juga dibagi menjadi 3 sesi. Masing-masing sesi diikuti sebanyak 400 peserta.

Ia pun mengimbau kepada peserta yang akan mengikuti SKD agar bisa datang tepat waktu pada tes selanjutnya. Kemudian, apabila peserta ada kedala, seperti dinyatakan positif Covid-19 agar segera melapor.

“Mungkin juga ini hari pertama, kami imbau agar tidak ada yang terlambat besok. Jika ada peserta positif juga kami minta segera melapor,” katanya. (Az)

DPRD Lampung Awasi Penyaluran Bansos

Lampung  – Pemerintah pusat maupun daerah melakukan penyaluran berbagai bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. Masyarakat diminta untuk berani melapor bila ada kecurangan atau bantuan yang tidak sesuai peruntukannya.

Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay, mengatakan pihaknya juga melakukan monitoring dan pengawasan terhadap bantuan sosial (bansos) yang disalurkan kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19. Ia mengatakan penerima bantuan sosial harus berdasarkan nama dan alamat yang jelas dan pasti (by name and by addres).

“Kami pastikan bahwa penerima bantuan sosial harus by name dan by addres sesuai dengan masyarakat yang membutuhkan. Kalau ada temuan atau tidak sesuai peruntukannya maka silakan lapor,” kata Mingrum usai rapat paripurna, Selasa, 3 Agustus 2021.

Ia melanjutkan pendistribusian harus mengikuti aturan dan sesuai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ia juga mengingatkan jangan ada yang bermain dalam bantuan sosial tersebut, karena yang terpenting adalah masyarakat.

“Kemudian protokol kesehatan juga penting harus dipatuhi. Jangan sampai ada kerumunan yang bisa menyebabkan penularan covid-19,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, mengatakan bantuan sosial ada yang dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Untuk melakukan pengecekan bantuan sosial tersebut bisa melakukan pengecekan di laman resmi Kementerian Sosial RI di http://cekbansos.kemensos.go.id.

Ia mengatakan untuk bantuan dari pusat meliputi Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk periode Mei -Juni 2021 yang didistribusikan pada Juli 2021 masing-masing Rp600 ribu melalui Kantor Pos. Kemudian ada program sembako senilai Rp.200 ribu/bulan yang disalurkan oleh Bank Himbara ditransfer langsung oleh rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM), lalu uang tersebut ditukar melalui e-waroeng dalam bentuk sembako pencairannya dan itu dirapel periode Juli, Agustus, dan September 2021. Selanjutnya paket sembako stimulus 10 kg beras. Bantuan ini diperuntukan untuk KPM BST, PKH, dan ada susulan lagi dari Kementerian Sosial.

Sementara dari program pemerintah daerah melalui APBD dan sudah diinstruksikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui surat dengan nomor: 500.0630/V.07/2021 kepada Bupati/Walikota se Lampung untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat miskin terdampak PPKM.

“Saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat harus disertai sosialisasi regulasi pemerintah protokol kesehatan covid-19,” katanya.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui TP PKK Provinsi Lampung dan sebagainya sudah dari dulu mencanangkan Program SIGER yang sumber anggarannya dari APBD Lampung. Ia mengatakan provinsi memiliki tugas untuk menyantuni Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) semua lapisan masyarakat yang membutuhkan. (red)

Nanang Ermanto Dampingi Ketua Komisi IV DPR RI Monitoring Vaksinasi Covid-19 Bantuan Pemerintah Pusat di Kecamatan Penengahan

PENENGAHAN, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat di Aula Kantor Kecamatan Penengahan, Jumat (6/8/2021).

Turut hadir juga, Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang Tri Wahyudi Saleh, Ketua DPRD Lampung Selatan H. Hendry Rosyadi beserta anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta sejumlah pejabat utama dilingkup Pemkab Lampung Selatan dan Forkopimcam Penengahan.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 itu dapat berjalan berkat bantuan dari pemerintah pusat melalui Ketua Komisi IV DPR RI yang memberikan 500 dosis vaksin Covid-19.

Pemberian bantuan vaksin Covid-19 itu kata Nanang, merupakan bentuk dukungan Ketua Komisi IV DPR RI dalam upaya Pemkab Lampung Selatan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 yang semakin masif.

“Sebenarnya Pak Sudin ini bidangnya pertanian. Tapi bantuan ini sebagai bentuk kepedulian beliau dengan kesehatan. Karena begitu masifnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan. Terima kasih Pak Sudin,” ujar Nanang.

Nanang menyebut, ada 500 masyarakat yang mengikuti vaksinasi massal tersebut. Pelaksanaan vaksinasi itu kata Nanang, dilakukan secara bertahap guna mengurangi kerumunan.

“Pagi ini kita lakukan 100 vaksinasi. Nanti secara bertahap sampai sore pelaksanaan vaksinasi kita bagi agar tidak terjadi kerumunan,” kata Nanang.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menerima secara simbolis bantuan vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat melalui Ketua Komisi IV DPR RI Sudin di Kecamatan Penengahan. | Foto : Diskominfo

Pada kesempatan itu, Nanang juga kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan meskipun sudah menerima dosis lengkap vaksinasi Covid-19.

“Meski sudah di vaksin tetap disiplin jaga protokol kesehatan, pakai masker, hindari kerumunan. Sampaikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar pentingnya menjaga protokol kesehatan. Karena Lampung Selatan ini masih zona merah,” imbuhnya.

Sementara, dalam sambutannya, Sudin mengatakan bahwa keberadaan vaksin Covid-19 penting demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.

“Vaksin itu paling penting untuk melindungi diri kita. Jangan tidak percaya dengan adanya Covid-19. Karena saya pernah merasakan terpapar virus Covid-19,” kata Sudin.

Dalam kesempatan itu, Sudin juga mengajak masyarakat untuk membantu pemerintah memutus penyebaran Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Lampung 1 ini juga mengingatkan, vaksinasi tidak berarti mengurangi pelaksanaan protokol kesehatan.

“Kita wajib menjaga protokol kesehatan. Karena kita tidak tahu yang membawa virus itu siapa. Maka bantu pemerintah. Caranya dengan di vaksin dan menjaga protokol kesehatan,” kata Sudin.

Selain menyerahkan bantuan 500 dosis vaksin Covid-19, dalam kunjungannya Sudin juga memberikan bantuan 500 paket sembako untuk masyarakat yang sudah di vaksin. (Az)

Tekan Laju Penularan Covid-19, Nanang Perintahkan Kepala Dinas Turun Langsung Monitoring dan Evaluasi ke Tiap Kecamatan

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan yang juga Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto terus berupaya menekan laju penyebaran virus Covid-19 di wilayahnya.

Salah satunya dengan menerjunkan Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 yang terdiri dari Kepala Dinas pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat untuk turun langsung ke setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

Tim Gugus Tugas tersebut bertugas melaksanakan pemantauan, pengawasan, monitoring dan evaluasi terkait penanganan, pengendalian, pencegahan, dan pemulihan dampak Covid-19 secara langsung ke lokasi berdasarkan pembagian wilayah/daerah tugasnya.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meminta kepada tim tersebut untuk turun langsung ke lapangan guna memonitoring dan mencari data yang nantinya akan dirumuskan sebagai pijakan penanganan Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus berupaya menekan laju penularan Covid-19. Makanya saya membentuk tim agar tiap OPD dapat turun langsung ke masyarakat, melakukan tindakan nyata guna mencegah penularan Covid-19,” ujar Nanang dalam keterangannya, kamis (5/8/2021).

Nanang menyebut, ada banyak hal yang dapat dilakukan tim tersebut dengan turun langsung ke masyarakat. Seperti memantau pelaksanaan vaksinasi, kemudian memonitor perilaku masyarakat agar benar-benar disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Menurut Nanang, untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, perlu dilakukan kerjasama dan koordinasi semua pihak. Yaitu melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, swasta, komunitas, dan elemen masyarakat lainnya.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja. Tetapi perlu adanya kerja sama serta kepatuhan semua  pihak dalam menerapkan protokol kesehatan,” kata Nanang.

Sementara itu, dari laporan yang disampaikan Tim Gugus Tugas, pada Kamis (5/8/2021) sejumlah tim telah melakukan monitoring dan evaluasi di daerah tugasnya masing-masing.

Seperti yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Hari ini, Kamis, 5 Agustus 2021 melakukan kegiatan monitoring di Kantor Lapas Kelas II Kalianda, Lampung Selatan. Disana sedang melakukan kegiatan vaksinasi. Sebanyak 735 warga binaan diberikan vaksin tahap II.

Pada bagian lain, di Kecamatan Way Panji, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan, Dwi Jatmiko didampingi Camat Way Panji Isro Abdi, melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di Balai Desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji.

“Pada hari ini Tim Gugus Tugas Kabupaten melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi tahap II di Desa Tanjung Harapan dengan peserta sebanyak 120 orang. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Lampung Selatan Mulyadi Saleh yang melakukan monitoring dan evaluasi di Kecamatan Merbau Mataram. (kmf)

Tangkal Bahaya Pornografi, Winarni : Tanamkan Pendidikan Agama, Budi Pekerti dan Nilai-nilai Luhur Sejak Dini

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Adanya kemajuan teknologi yang tidak terbatas di era digital saat ini, menyebabkan anak-anak semakin mudah terpapar pornografi.

Akses mudah ke pornografi secara online akan menimbulkan potensi bahaya yang semakin meningkatkan kekhawatiran tentang kesehatan dan kesejahteraan anak-anak.

Terlebih disaat pandemi seperti sekarang ini, anak tentu semakin lebih sering dalam mengakses internet. Belum lagi konten pornografi digital yang semakin mudah dijangkau anak-anak melalui fasiltas gadget yang diterima dari orangtua mereka.

Kementerian Kesehatan pada bulan Juni 2018 telah melakukan skrining adiksi pornografi di kalangan SMP dan SMA. Dari 1.314 responden yang dijadikan sasaran, hasilnya 1,7 persen tidak terpapar pornografi, dan 98,3 persen anak telah terpapar pornografi.

Pada tahun 2020, Kementerian Kominfo sudah menangani konten internet negatif saja 1,3 juta. Sebanyak 1,06 juta konten negatif yang ditangani merupakan konten pornografi.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto saat menjadi narasumber pada acara seminar dalam jaringan (webinar) Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 Sumatera II yang diadakan SiberKreasi bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI secara virtual.

Webinar yang mengangkat tema “Literasi Digital Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan” itu diikuti Winarni dari ruang video conference, rumah dinas Bupati Lampung Selatan melalui aplikasi zoom meeting, pada Kamis siang (5/8/2021).

Dalam paparannya, Hj. Winarni Nanang Ermanto yang juga merupakan Bunda Literasi dan Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan ini menyampaikan materi tentang “Bahaya Pornografi Bagi Perkembangan Otak Anak”.

Winarni menyampaikan, fase perekembangan otak paling signifikan adalah rentang usia remaja hingga menjelang dewasa, yaitu usia antara 12-25 tahun.

Pada fase ini kata Winarni, perilaku manusia cenderung dipengaruhi oleh bagian otak yang dinamakan sistem limbik (terutama pada bagian amygdala) yang mengatur emosi, motivasi, impuls, agresi dan perilaku naluriah lainnya.

“Sementara bagian lobus frontal yang mengatur sistem ketenangan, logika, etika dan konsentrasi lebih lambat berkembang,” tutur istri Bupati Lampung Selatan ini.

Sedangkan, dampak buruk kecanduan pada pornografi lanjut Winarni, akan merusak bagian lobus frontal yang dikenal dengan Pre Frontal Corteks (PFC).

Bagian itu merupakan bagian otak yang berfungsi untuk menata emosi, memusatkan konsentrasi, memahami dan membedakan benar dan salah, mengendalikan, diri, berfikir kritis, berfikir dan berencana masa depan, membentuk kepribadian dan berperilaku sosial.

“Kerusakan otak akibat pornografi jauh lebih berbahaya. Jika dampak narkotika dan zat adiktif dapat merusak 3 bagian otak, maka pecandu pornografi yang sudah melakukan hubungan seks dengan anak-anak mengalami kerusakan otak di 5 bagian,” katanya.

Dampak buruk pornografi lainnya lanjut Winarni, dapat merusak konsep diri, tata nilai dan etika, mengubah sikap dan persepsi bahwa pasangannya (dan bahkan anak-anak) hanya objek seks belaka, dan meningkatkan eksplorasi seks remaja kedalam perilaku seks bebas.

Kemudian dampak buruk pornografi juga menyebabkan perilaku seks beresiko yang dapat menyebabkan penyakit menular, kesehatan organ reproduksi dan aborsi.

Lalu perilaku seks menyimpang seperti pedofilia, voyeurism, dan LGBT serta dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan seperti tidak fokus, depresi, cemas berlebih dan paranoid.

“Pornografi bisa menyebabkan kekerasan seksual. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat, kekerasan seksual pada anak dan perempuan mencapai angka tertinggi pada tahun 2020 yakni sekitar 7.191 kasus,” ungkap Winarni.

Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto saat menjadi narsumber dalam webinar yang diadakan SiberKreasi bersama Kementerian Kominfo RI secara virtual. | Diskominfo

Untuk itu kata Winarni, orangtua perlu memperhatikan penggunaan media terhadap anak. Sebab menurutnya, usia anak-anak akan lebih mudah mengamati dan meniru perilaku yang ia lihat meskipun tanpa disengaja sekalipun.

Winarni menyebut, ada beberapa hal yang dapat membantu orangtua untuk memerangi atau menangkal bahaya pornografi pada anak dan remaja.

Pertama, yaitu menanamkan pendidikan agama, budi pekerti, dan nilai-nilai luhur sejak dini sekalipun anak masih dalam kandungan.

“Artinya ibu hamil sudah bisa menerapkan pendidikan agama, budi pekerti, akhlak, nilai-nilai luhur sejak dalam kandungan. Seperti taat beribadah, berkata dan berperilaku yang baik, dan selalu berfikir positif. Ini menjadi pendidikan anak sejak dini,” kata Winarni.

Selanjutnya kata Winarni, menangkal pornografi juga dapat dilakukan dengan cara menjalin komunikasi, serta memberikan perhatian dan kasih sayang yang intens terhadap tumbuh kembang dan lingkungan pergaulan anak.

“Dampingi dan berikan pengertian tentang bagaimana menggunakan internet dengan sehat, baik dan aman. Hindari dan atau kurangi aktivitas yang dapat memunculkan kecanduan pada anak seperti video game, browsing, dan sosial media,” tuturnya.

Kemudian, juga dapat dilakukan dengan hal-hal baru yang positif seperti pengembangan hobi, ide, kreatifitas serta memberikan pendidikan seks yang baik dan sesuai dengan tumbuh kembang anak agar mereka dapat membedakan apa itu pornografi.

“Berdialog dan berdiskusilah dengan baik tentang dampak pornografi bila anak kedapatan mengakses pornografi. Kemudian memasang aplikasi pengaman pada gawai agar anak tidak dapat mengakses konten pornografi,” tambah Winarni.

Diakhir paparannya, Winarni mengatakan, Kementerian Kominfo juga telah menyediakan layanan pengaduan konten negatif termasuk pornografi. Masyarakat dapat menghubungi Aduan Konten Negatif ke nomor 08119224545 (SMS/WA) atau melalui aduankonten.id.

“Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga telah meluncurkan layanan call center Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 dengan nomor WhatsApp di 08111-129-129,” pungkasnya.

Sementara itu, webinar yang dipandu oleh Syam Mudho selaku moderator, menghadirkan Influencer Felicia selaku Key Opinion Leader dan tiga orang narasumber lainnya.

Yakni, Prof. Dr. Agus Suradika, M.Pd selaku Anggota PGRI dan Guru Besar FIP UniversitasMuhammadiyah Jakarta yang menyampaikan materi tentang “Digital Skill in Action : Sukses Belajar Online dengan Kemampuan Literasi Digital”.

Lalu, Dr. Anang Usman selaku Praktisi Hukum dan Dosen Universitas Pasundan yang menyampaikan materi keamanan digital dengan mengangkat tema tentang “Memahami Aplikasi Keamanan dan Pertahan Siber di Dunia Digital”.

Serta Sakwan, S.Pd., M.Pd. yang saat ini menjabat Kepala SMPN 1 Kalianda, Lampung Selatan sekaligus Praktisi Pendidikan Savana Centre Propinsi Lampung yang menyampaikan materi etika digital tentang “Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial”.

Sebelum dimulai, acara terlebih dahulu dibuka oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, dengan pembicara kunci Gubernur Provinsi Lampung, Ir. H. Arinal Djunaidi. (Az)

Pastikan Ketahanan Pangan Selama Pandemi, Nanang Ermanto Cek Gudang Bulog di Sragi

SRAGI, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto bersama sejumlah pejabat terkait melakukan pengecekan beras di Gudang Bulog GSP Bhakti Rasa, Kecamatan Sragi, Jumat pagi (30/07/2021).

Kunjungan orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat itu dilakukan untuk melihat langsung ketersediaan beras dan kualitasnya yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan selama pandemi virus Covid-19.

Berdasarkan peninjauan di Gudang Bulog BSP Bhakti Rasa, Sragi, Pemkab Lampung Selatan melaui Dinas Sosial memiliki stok ketersediaan beras sebanyak 100 ton. Sedangkan Dinas Ketahanan Pangan memiliki cadangan stok beras sebanyak 132 ton.

Pada saat peninjauan, tampak para pekerja sedang mengemas beras kedalam karung ukuran 15 kilogram. Menurut keterangan Kepala Gudang setempat, Imansyah, dalam sehari mereka mampu mengemas beras sebanyak 10 ton dengan memperkerjakan sebanyak 15 orang. Menurutnya, stok pangan untuk Lampung Selatan mencukupi.

“Di Gudang Bolug GSP Bhakti Rasa ada 3 gudang dengan stok beras sebanyak 2.000 ton,” ungkap Imansyah.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengecek kualitas beras di Gudang Bulog GSP Bhakti Rasa Sragi.

Sementara itu, Bupati Nanang Ermanto meminta kepada pekerja untuk senantiasa menjaga kesehatan, menerapkan protokol kesehatan seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Lampung Selatan.

“Kalian yang bekerja disini jaga kesehatan. Gunakan masker, protokol kesehatan harus benar-benar dijaga. Jangan sampai kalian sudah lelah bekerja, terpapar covid juga karena tidak menjaga prokes,” imbuh Nanang.

Nanang juga meminta kepada jajarannya untuk berkoordinasi dengan bulog saat berencana mengirimkan bantuan beras untuk masyarakat.

“Jika nanti akan mengirimkan bantuan kepada masyarakat, minta dengan Bulognya jangan mendadak. Setidaknya harus sehari sebelumnya, agar mereka punya waktu untuk mengemasnya,” pinta Nanang kepada Kepala Dinas Sosial, Dulkahar.

Sementara, Kepala Dinas Sosial  Lampung Selatan, Dulkahar menyebut, sebanyak 96.700 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Lampung Selatan mendapatkan bantuan beras dari pemerintah pusat.

Bantuan tersebut kata Dulkahar, merupakan program dari Kementerian Sosial RI yang disalurkan melalui Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kabupaten Lampung Selatan.

“Kabupaten Lampung Selatan mendapatkan kuota bantuan sebanyak 96.700 keluarga. Masing-masing KPM akan menerima 10 kilogram beras,” ujar Dulkahar dalam keterangannya beberapa waktu lalu. (Kmf)

Nanang Ermanto Pantau Langsung Penyaluran BST dan Beras PPKM di Kantor Pos Palas

PALAS, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) dan bantuan beras PPKM dari pemerintah pusat bagi warga yang terdampak Covid-19.

Bahkan, penyaluran BST dan beras PPKM dari Kementerian Sosial itu dipantau langsung Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto di Kantor Pos Kecamatan Palas, yang berada di Desa Bangunan, Jumat pagi (30/07/2021).

Selain untuk memastikan tidak terjadi kerumunan saat penyaluran bantuan, kedatangan Nanang yang didampingi sejumlah pejabat terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak ada potongan.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto memantau langsung penyaluran BST dan beras PPKM di Kantor Pos Kecamatan Palas.

Pada kesempatan itu, Bupati Nanang Ermanto membagikan bantuan secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Dimana masing-masing KPM menerima bantuan berupa beras10 kilogram dan uang tunai sebesar Rp. 600.000 untuk dua bulan.

“Ini (bantuan) program dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dalam rangka meringankan beban masyarakat dimasa pandemi covid-19,” ujar Nanang disela menyerahkan bantuan secara simbolis.

Selain meminta kepada penerima bantuan agar memanfaatkan bantuan tersebut sesuai peruntukannya, Nanang juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap disiplin menegakkan protokol kesehatan.

“Pemerintah sudah memberikan bantuan, untuk itu warga punya kewajiban juga untuk menyosialisasikan dengan tetangga, masyarakat sekitar agar menjaga protokol kesehatan. Gunakan masker, kuncinya ada pada diri kita sendiri, disiplin menjaga protokol kesehatan. Palas ini zona merah,” ujar Nanang kepada ibu Wiwik Winarti, salah satu penerima bantuan. (Kmf)