Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan Resmikan Internet BAKTI di Desa Srikaton

TANJUNG BINTANG, Diskominfo Lamsel – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lampung Selatan, M. Sefri Masdian meresmikan akses internet di Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung Bintang, di Balai Desa setempat, Selasa (24/8/2021).

Akses internet desa tersebut merupakan bantuan dari Badan Aksesbilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Komunikasi dan Informasi RI.

Seperti diketahui, pada tahun 2021 BAKTI memberikan bantuan internet desa ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan sebanyak 5 titik. Yakni di Desa Srikaton, Bumi Asih, Sidomukti, Palas, dan Banjar Agung.

Untuk Desa Srikaton, pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana serta  pemasangan perangkat internet desa dilakukan oleh PT Infokom Elektrindo.

Mewakili Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Kepala Dinas Kominfo Sefri Masdian mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kominfo melalui BAKTI yang telah menyalurkan bantuan internet desa di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

“Seyogyanya Pak Nanang langsung yang hadir disini. Tetapi beliau sedang mengikuti kegiatan pembekalan kepemimpinan dari Kementerian Dalam Negeri mulai hari ini tanggal 24 sampai 26 Agustus 2021. Beliau titip salam pada kita semua,” ucap Sefri mengawali sambutannya.

Lebih lanjut Sefri menyampaikan, bantuan perangkat internet yang diberikan bukanlah menjadi milik pemerintah daerah atau pemerintah desa. Tetapi merupakan milik BAKTI yang dipinjam pakaikan kepada desa.

Untuk itu, Sefri berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya seperti aset sendiri.

“Pak bupati juga berpesan kepada kepala desa beserta aparaturnya agar benar-benar menjaga dan memanfaatkan internet desa ini dengan semaksimal mungkin,” imbuh Sefri.

Sebab kata Sefri, jika keberadaan perangkat internet yang diberikan tidak terjaga dan tidak termanfaatkan dengan baik, bukan tidak mungkin perangkat tersebut akan direlokasi ke desa lain.

“Keberadaan internet ini juga bisa kita manfaatkan untuk membuat website desa. Keunggulan yang ada di Desa Srikaton ini, seperti wisata batu, wisata alun-alun desa, maupun kerajinan pembuatan batu akik seperti batu “Bungur Tanjung Bintang” dapat kita promosikan melalui website desa,” katanya.

Sementara itu, perwakilan dari PT Infokom Elektrindo, Edy Siswanto berharap, keberadaan internet di Desa Srikaton tersebut dapat termanfaatkan dengan baik. Dia mengingatkan, hal-hal yang tidak baik dalam penggunaan internet untuk dijauhkan.

“Harapan kami, apa yang sudah diberikan pemerintah melalui koordinasi dengan Dinas Kominfo Lampung Selatan dapat dimanfaatkan dengan baik. Hal yang dapat menimbulkan mudharat atas penggunaan internet, tolong dihindari,” ujar Eddy.

Pada bagian lain, Senior Manager PT Infokom Elektrindo, Wahyudin Firdaus menjelaskan, sasaran utama bantuan internet BAKTI adalah daerah yang masuk kategori 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur telekomunikasi.

“Program ini diharapkan dapat membantu program digitalisasi pemerintah, baik untuk tingkat desa, untuk sekolah, untuk fasilitas kesehatan terutama di Puskesmas yang saat ini lebih dominan untuk penanganan Covid-19. Baik itu data BPJS, maupun data vaksinasi,” terang Wahyudin.

Wahyudin menambahkan, selain program digitalisasi pemerintah, kantor desa maupun kantor lain yang mendukung program-program pemerintah, juga diberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk mengajukan usulan, seperti Pemkab Lampung Selatan.

“Jadi memang target pemerintah hingga tahun 2023 sudah terpasang sekitar 150.000 desa atau lokasi yang akan terpasang akses internet menggunakan teknologi satelit yang saat ini dalam proses komunikasi,” katanya.

Selepas peresmian, diakhir acara dilakukan uji coba dengan membuka internet, melakukan komunikasi lewat pesan WhatsApp dan Video Call dengan Camat Tanjung Bintang, Hendry. (Kominfo)

Bupati Lampung Selatan Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Mendagri Lanjutan Secara Virtual

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengikuti pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri tahun 2021 secara virtual dari ruang video conference rumah dinas bupati setempat, Selasa (24/8/2021).

Kegiatan itu diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).

Kepala BPSDM Kemendagri RI, Dr. Teguh Setyabudi, M.Pd, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari pembekalan kepemimpinan yang sebelumnya telah diikuti oleh bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota se-Indonesia pada tahap pertama.

“Acara ini merupakan lanjutan dari pembekalan yang kemarin bapak atau ibu ikuti pada tahap pertama. Semestinya kegiatan ini akan berlangsung secara tatap muka, tetapi diganti kembali ke pembelajaran yang sifatnya tatap maya atau online,” katanya.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengikuti pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri tahun 2021 secara virtual. | Foto : Dokpim

Pembekalan terebut akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut mulai dari tanggal 24-26 Agustus 2021 mendatang. Kegiatan itu menghadirkan narasumber para Menteri Kabinet Indonesia Maju yang akan membahas terkait dengan berbagai kebijakan nasional.

“Saya yakin dalam situasi seperti ini, segenap materi yang akan disampaikan oleh narasumber akan sangat bermanfaat untuk bapak ibu dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai pemimpin kepala daerah,” ujar Teguh Setyabudi.

Teguh berharap kegiatan pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri tahun 2021 itu, dapat diikuti dengan baik dan sungguh-sungguh oleh para bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota di Indonesia.

Dengan demikian kata Teguh, kegiatan itu akan mampu membentuk pemimpin yang lincah, memiliki kemampuan yang cepat dalam merespon setiap permasalahan serta memiliki berbagai terobosan disertai dengan inovasi yang kreatif.

“Saya berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan sungguh-sungguh. Mudah-mudahan kegiatan pembekalan lanjutan ini akan membantu bagi bapak ibu dalam mempimpin pemerintahan daerah,” harapnya. (ptm)

Viral Idir Rawi Mengeluarkan Single Terbaru Berjudul Tengah Malam

Bandar Lampung – Kreatifitas di bidang seni musik semakin berkembang pesat,bermunculan band indie maupun solois hal ini seperti di lakukan oleh Idir Rawi kelahiran kota kalianda 19 januari 1979 seniman musik sekaligus pencipta lagu asal kalianda ,yang telah mengeluarkan sigle terbaru yang berjudul hilang rindu.

..
Khoidir sering disapa Idir Rawi Pemuda kelahiran Kota Lampung
Saya awal nya cuma iseng iseng saja lalu saya coba ke dapur rekaman dan akhir nya saya nyaman dan memutuskan untuk menjadi solois tutur kata dari Idir rawi.
Kini Idir mampu mengeluarkan 8 sigle lagu nya..
Tengah malam,dimana sayang,ayah,datanglah kekasih,tak mudah melupakanmu,kemanakah lagi versi Pop,cinta pertama versi dangdut,ayo joget koplo,kemanakah lagi

Idir rawi mampu berkarya di media sosial yaitu youtube dengan chanel
Idir salon
dibawah naungan ..
Dilain Pihak Jonizar selaku Manager Idir RAWI mengatakan, ” Kita masyarakat luas provinsi lampung khususnya, bisa berbangga hati, karna banyak generasi muda di Lampung ternyata mampu membuahkan karya musik dengan apa adanya dan tanpa ada rasa ragu sedikitpun terutama solois dibawah naungan kami ini, dan jelas demi mengharumkan nama daerah. Dari situ pula, banyak yang sudah kami rencanakan kedepannya dari Idir rawi solois untuk memanjakan penggemarnya kelak, dan semoga perjalanan kami kedepan tanpa hambatan sedikitpun.”jelas Jonizar saat di wawancarai media ini.

Sinergi Membangun LPP Lokal berbasis Digital, Kadis Kominfotik pimpin Rakor dan FGD Bidang Informasi dan Komunikasi Publik

Kalianda, — Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, SE, M.AP, memimpin Rapat Koordinasi dan FGD Bidang Komunikasi Publik bersama Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung, bertempat di Grand Elty Krakatau Kalianda, Kamis (23/09).

Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan,. Thamrin S.Sos. M.M mewakili Bupati Lampung Selatan.

Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan bekerjasama dengan Dinas Kominfotik Provinsi Lampung dalam rangka turut mensukseskan Program Literasi Digital – Indonesia Makin Cakap Digital yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia serta sinergi Program Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, M. Sefri Masdian dalam laporannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda kegiatan Provinsi Lampung yang saat ini Kabupaten Lampung Selatan sebagai tuan rumah penyelenggaranya.

Diungkapkan dari 415 Kabupaten/Kota dan 34 Provinsi di Indonesia hanya terdapat 150 daerah yang telah memiliki Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Lokal, sedangkan di Provinsi Lampung baru memiliki 6 LPP Lokal.

Tujuan diselenggarakannya Rakor dan FGD bidang Informasi dan Komunikasi Publik tersebut adalah mendorong Kabupaten/Kota yang belum memiliki LPP lokal untuk membangun LPP lokal berbasis jurnalisme warga (Citizen Jurnalism) berupa partisipasi aktif yang dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian informasi dan berita.

Dalam jurnalisme warga, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen media tapi juga bisa terlibat dalam proses pengelolaan informasi.

Peran serta stake holder untuk mendorong pembangunan informasi di daerah juga sangat diharapkan agar dapat bersinergi dengan baik antar Perangkat Daerah.

Mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten sehingga tercipta iklim informasi yang baik sebagai bentuk dukungan program pemerintah pusat dan memberikan peluang kepada daerah untuk membangun LPP lokal yang berbasis digital.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos. M.M, dalam kesempatan membuka kegiatan Rakor dan Fokus Group Discussion (FGD) berharap dengan momentum kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk saling bersinergi antara Dinas Kominfo di Provinsi Lampung.

LPP lokal hendaknya dapat menjamin masyarakat mendapatkan informasi dari pemerintah daerah sekaligus memberikan hiburan dengan program – program yang menarik.

“Keberadaan LPP merupakan Asset Pemerintah Daerah, tentunya disesuaikan dengan daerahnya masing – masing,” ucap Thamrin.

Lebih jauh, Sekdakab menekankan agar dalam pengelolaannya, LPP lokal harus mengedepankan sikap profesional yang harus dijalankan disetiap gerak langkahnya.

Sementara itu dihadapan Kadis Kominfo se-provinsi Lampung, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung menyampaikan terkait kebijakan nasional dibidang Informasi, Komunikasi Publik dan Statistik.

Lebih lanjut, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung menekankan agar kebijakan dasar dari pemerintah pusat menjadi pedoman dalam menjabarkan secara teknis kebijakan kepala daerah masing-masing sesuai dengan tupoksi perangkat daerah yang menangani urusan pemerintah wajib bidang Kominfo.

Selain Kepala Dinas Kominfo se-Provinsi Lampung, kegiatan dihadiri Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Lampung Selatan, Direktur Radio ASN dan beberapa pimpinan LPP Lokal, yaitu Swara Mesuji FM, swara Praja FM, dan Metropolis Kota Metro. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Status PPKM ke Level 3, Bupati Lampung Selatan Minta Masyarakat Jangan Lengah

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah secara resmi menurunkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 untuk wilayah di luar Jawa-Bali ke level 3,  pada Senin malam (23/8/2021).

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, pelonggaran berlaku efektif per hari Selasa, 24 Agustus 2021 hingga Senin dua pekan depan, 6 September 2021.

Jokowi menyebut, daerah yang menerapkan PPKM level 4 di luar Jawa-Bali berkurang, dari 11 menjadi 7 provinsi. Dari data yang dihimpun, penurunan status level 4 terjadi di tingkat kabupaten atau kota, yaitu dari 132 menjadi 105 kabupaten atau kota.

Sementara PPKM level 3 berkurang dari 232 menjadi 215 kabupaten atau kota. Kemudian, PPKM level 2 berkurang dari 48 menjadi 39 kabupaten atau kota.

Dari data tersebut, Kabupaten Lampung Selatan termasuk kabupaten atau kota di luar Jawa-Bali yang mendapatkan pelonggaran status dari level 4 ke level 3.

Hal ini disebabkan oleh penurunan kasus harian Covid-19 maupun jumlah pasien aktif di daerah yang juga terkenal sebutan Bumi Khagom Mufakat ini.

Penurunan level PPKM ini juga berdasarkan Instrusksi Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyeberan Corona Virus Disease 2019.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto saat memimpin rapat terbatas penanganan Covid-19 beberapa waktu lalu.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengapresiasi seluruh pihak, baik TNI/Polri, para Tenaga Kesehatan, Satgas Covid-19 dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa termasuk masyarakat yang telah bekerja keras menekan laju penyebaran virus Corona.

Sehingga kata Nanang, status PPKM level 4 Kabupaten Lampung Selatan turun menjadi level 3. Menurutnya, hal itu menjadi kemajuan, karena masyarakat Kabupaten Lampung Selatan mengerti serta memahami situasi Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan sehingga mereka juga menyadari akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Allah SWT. Karena selain kita turun ke level 4, saat ini Kabupaten Lampung Selatan juga sudah memasuki zona oranye,” ujar Nanang dalam keterangan resminya, Selasa (24/8/2021).

Perubahan pengaturan pembatasan kegiatan masyarakat, untuk PPKM level 4 di luar Jawa-Bali.

Namun, Nanang Ermanto juga meminta agar penurunan status PPKM level 4 ke level 3 ini dijadikan pemicu agar warga tetap menjaga disiplin prokes dalam kehidupan sehari-hari.

Nanang juga meminta kepada jajarannya untuk tidak lengah. Meskipun aktifitas masyarakat dengan PPKM level 3 sudah sedikit longgar, namun upaya menekan laju penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan tidak boleh kendor.

“Kita juga jangan lengah dan jangan kendor. Meskipun PPKM terun ke level 3, kita  tetap harus gaspol untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Tim yang sudah dibentuk, harus tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Nanang.

Nanang berharap, sosialisasi akan pentingnya prokes ke warga harus terus dilakukan. Sehingga Lampung Selatan bisa benar-benar menekan angka penyebaran Covid-19.

“Kita berharap, dengan terus bekerja keras dalam menekan laju penyebaran Covid-19, Kabupaten Lampung Selatan bisa masuk ke zona hijau,” imbuhnya.

Saat ini, berdasarkan update Covid-19 Lampung Selatan tanggal 23 Agustus 2021, kasus konfirmasi Covid-19 berada pada angka 23 orang. Oleh karenanya, Nanang Ermanto tetap akan mengoptimalkan keberadaan tempat isolasi terpusat yang berada di Rusunawa.

Untuk itu, Nanang meminta kepada masyarakat Lampung Selatan yang sedang melakukan isolasi mandiri untuk bersedia melakukan isolasi terpusat (isoter) Covid-19 di Rusunawa. Hal ini dilakukan untuk menghindari klaster keluarga.

“Isoter akan tetap beroperasi untuk antisipasi. Tetap kita buka isolasi terpusat di Rusunawa untuk mencegah terjadinya klaster keluarga,” pungkas Nanang. (Kominfo)

Kaum Muda Peduli Covid-19 Berikan Bantuan Alkes untuk PMI Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Pandemi Covid-19 telah mengingatkan kepada kita semua untuk peduli kepada sesama. Penyakit yang diderita oleh seseorang akan menjadi penyakit bagi semuanya karena tidak ada orang yang bisa aman dari ancaman Covid-19, selama masih ada yang menderitanya.

Untuk itu, Ketua PMI Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, terus menyerukan pentingnya rasa kepedulian terhadap sesama, saling tolong dan berbagi kepada masyarakat yang sedang membutuhkan.

Berbagai kegiatan kemanusiaan digelar PMI Provinsi Lampung guna meringankan beban masyarakat. Salah satunya, PMI Provinsi Lampung telah melakukan berbagai kegiatan aksi donor darah lintas lembaga.

Pun demikian halnya dengan bantuan kemanusiaan, PMI Provinsi Lampung bersama Pemerintah Daerah telah menyalurkan berbagai bantuan baik dari pusat maupun bantuan dari seluruh lapisan masyarakat. Di masa pandemi ini, kesadaran, partisipasi, dan kegotongroyongan masyarakat menguat luar biasa.

Pada tanggal 20 Agustus 2021, Kefas Natanael Setiawan, seorang kaum muda milenial tergerak untuk turut andil mengambil peran dalam perang melawan Covid-19. Ia menyerahkan bantuan berupa 96 pasang sepatu boot, 50 APD dan 150 kacamata goggles yang diterima oleh Pengurus PMI di Markas PMI Provinsi Lampung Jl. Hasanuddin No.26 Teluk Betung Bandar Lampung.

Riana Sari Arinal mengapresiasi bantuan tersebut dan mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan Kefas Natanael merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat muda yang bisa dijadikan contoh bagi anak-anak muda lainnya di Provinsi Lampung.

Sumber: Bidang Infokom PMI Provinsi Lampung

(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Kelurahan Pasar Madang Realisasikan Bangunan Rabat Beton Dan Drainase

Tanggamus, – Kelurahan Pasar Madang Kecamatan Kotaagung realisasikan peningkatan infrastruktur pembangunan Jalan dan Drainase dilingkungan RT setempat, menggunakan anggaran dana kelurahan tahap pertama. Sabtu (21/8/21).

Seperti yang terpantau oleh media, Beberapa masyarakat sangat antusias membantu mengerjakan pembangunan tersebut, yang sebelumnya masyarakat sangat mengharapkan infrastruktur dengan usulan spesifikasi pembangunan.

Adapun spesifikasi panjang volume kegiatan Infrastruktur pembangunan fisik untuk drainase 45,80 Meter perkubik berlokasi di RT 09, RT 08, RT 04, dan pengerjaan Rabat beton di RT 07, RT 11, RW 03, panjang Volume Rabat beton. 31,47 Meter perkubik yang sedang dilaksanakan.

Dalam hal ini, Dede Chandra Lurah Pasar Madang menerangkan adanya program infrastruktur pembangunan tersebut didasari usulan dari masyarakat yang sangat mengharapkan adanya prioritas jalan rabat beton dilingkungan gang perumahan RT setempat, yang sebelumnya jalqn tersebut terlihat kurang layak tepatnya jalan dipenuhi lubang. Kemudian usulan pembangunan Drainase aliran air irigasi untuk menghindari arus air naik kepemukiman ketika hujan turun.

“Memang benar, Anggaran dana kelurahan pasar Madang Termin pertama kita realisasikan untuk Infrastruktur pembangunan Fisik, terutama Drainase dan Rabat beton yang diusulkan oleh masyarakat,”katanya.

Menurut Dede, usulan tersebut sudah berkali-kali disampaikan masyarakat. Akan tetapi, dengan anggaran yang kurang mencukupi sebelumnya, sulit untuk menjangkau keinginan masyarakat.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan masyarakat bisa mengerti keadaan dan situasi saat ini. Kalau kita lihat pekerjaan yang sedang berjalan ini, masyarakat berantusias membantu melancarkan pekerjaan, karena memang ini kemauan meraka dan tentunya nanti akan dirasakan oleh mereka sendiri,”ujarnya.

Kemudian, selama berjalannya pekerjaan tersebut, Dede mengutus Pokmas setempat untuk memantau pekerjaan dilapangan dengan kondusif.

“Soal dilapangan, kami percayakan kepada pokmas untuk mengerjakannya, karena dengan ini, pekerjaan tersebut benar benar terlaksana tanpa hambatan dan sesuai spesifikasi volume bangunan. Dan disitu pokmas bisa memberdayakan masyarakat yang memang terbiasa mengerjakan bangunan,”tukasnya.

Ditempat yang berbeda, Daeng Acok ketua Pokmas bersama tim pekerja lapangan didampingi Zahari SE., Kasi Pembangungan Kelurahan Pasar Madang, Pengawas Lapangan Bung Marwan, Staf bidang pembangunan Endriyan Maya, Tim Tehnisi/PPTK Firdaus Alamsyah ST, Tim Monev (Monitoring Evaluasi) Erpen, Babinsa Waldi dan babinkamtibmas Suhaqli.

Saat dikonfirmasi media, Daeng Acok menyampaikan, selama berjalannya pekerjaan tersebut pekerja lapangan mendapatkan sedikit kendala ketika hujan turun, akibatnya pekerja harus menunggu sampai cuaca bisa kondusif.

“Kalau kendala dilangan sih ada aja, yang paling utama itu waktu hujan. Ya, demi menjaga kesehatan para pekerja dan juga untuk menjamin spesifikasi bangunan yang tepat atau sesuai supaya terlihat kokoh, kami sedikit mengulur waktu menunggu cuaca benar benar cerah,”katanya.

Daeng Acok menerangkan adanya total anggaran yang kucurkan kurang lebih berjumlah 200 Juta Rupiah untuk semua kegiatan fisik pembangunan tersebut. Menurutnya, dengan kucuran anggaran tersebut, semaksimal mungkin dimanfaatkan untuk peningkatan pembangunan.

“Kurang lebih 200 Juta, disitu kita juga pasang plang atau papan informasi, supaya warga tahu bahwa pembangunan dengan nominal tersebut dikhususkan untuk masyarakat kelurahan pasar madang, supaya bisa melihat langsung tanpa ada yang ditutupi,”ujarnya.

Dengan tulus dan ikhlas Daeng acok bersama para pekerja mengerjakan pembangunan tersebut mendapatkan dukungan dari masyarakat atas jerih payahnya mengondisikan pembangunan tersebut supaya kondusif dan maksimal.

Hal ini diungkapkan Muhammad salah satu warga setempat yang mendukung berjalannya pembangunan dengan harapan supaya jalan dan drainase bisa selesai dengan maksimal.

“Kami sangat mendukung berjalannya pembangunan ini, karena memang jalan ini bisa dirasakan oleh orang banyak, yang tadinya jalan ini sempat rusak dengan lubang serta paping yang sudah keropos, kini bisa dibangun kembali atas kepedulian pemerintah khususnya kelurahan pasar madang,”ucapnya.

Lanjutnya, Kemudian adanya Drainase ini sangat terbantu, karena kedepannya bisa meminimalisir saluran air yang sebelumnya air sempat naik sampai kedasar rumah ketika hujan melanda.

Muhammad berharap, pemerintah selalu memperdulikan masyarakat atas usulan atau keinginan untuk membangun lingkungan kelurahan pasar madang yang lebih maju.

“Apapun kegiatan pemerintah kelurahan, kami selalu mendukung selama itu untuk masyarakat. Mudah-mudahan Lurah selalu memprioritaskan masyarakatnya dalam melayani dan mengambil solusi,”tutupnya.

Penulis : Mas’ud/ Darwin Ketua DPD Komit

Tim Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus (Komit)

Pengusaha Penggilingan Padi di Lampung Selatan Bantu 3,6 Ton Beras Untuk Tangani Covid-19

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Puluhan pengusaha penggilingan padi di Lampung Selatan peduli dengan penanggulangan dampak pandemi Covid-19. Mereka membantu dengan sumbangan 3,6 ton beras.

Hal itu terungkap saat para pengusaha penggilingan padi di Lampung Selatan melakukan silaturahmi dengan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto di Aula Sebuku rumah dinas bupati setempat, Sabtu (21/8/2021).

“Alhamdulillah pak bupati, dapat kami laporkan hari ini terkumpul 3,6 ton beras sedekah dari pengusaha penggilingan padi yang hadir,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan, Yansen Mulia dalam acara tersebut.

Sementara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi sebesar-besarnya atas kepedulian para pengusaha penggilingan padi yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Lampung Selatan, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Saya tidak melihat besar kecilnya sumbangsih yang diberikan. Tapi bagaimana kepeduliannya itu yang harus terus kita tanamkan,” kata Nanang.

Menurut Nanang, untuk menanggulangi pandemi Covid-19, tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah saja. Namun harus dilakukan secara terpadu oleh segenap elemen masyarakat, mulai dari kalangan dunia usaha, swasta maupun komunitas-komunitas lainnya.

“Ditengah situasi bangsa yang sedang prihatin saat ini, rasa kepedulian inilah yang harus kita tumbuhkan. Saya ingin membangkitkan kembali rasa kebersamaan dan gotong royong, agar masyarakat kita memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, hadir juga dalam silaturahmi itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. (Az)

Lindungi Produk Petani, Nanang Ermanto Segera Operasikan BUMD Lampung Selatan Maju

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan telah memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lampung Selatan Perseroan Daerah Lampung Selatan Maju.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengatakan, dengan berdirinya BUMD tersebut diharapkan dapat melindungi produk pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani di daerah setempat.

“Hadirnya BUMD ini bagaimana agar rakyat kita, petani kita, dan pelaku usaha pertanian bisa terlindungi dan sejahtera,” ujar Nanang Ermanto saat bersilaturahmi dengan para pengusaha penggilingan padi Lampung Selatan di Aula Sebuku rumah dinas bupati setempat, Sabtu (21/8/2021).

Nanang menegaskan, Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi pertanian yang begitu luas dan subur. Namun kata Nanang, hasil industri gabah atau beras di Lampung Selatan kurang dinikmati para petani itu sendiri.

Menurutnya, hal itu disebabkan karena sebagian besar hasil hasil gabah basah produksi petani Lampung Selatan disuplai ke luar daerah. Akibatnya, pabrik penggilingan padi di Lampung Selatan kalah bersaing.

“Disinilah nanti peran pemerintah daerah melalui BUMD ini. Harga gabah turun karena kelemahan kita tidak ada wadah yang bisa menyatukan pengusaha-pengusaha lokal penggilingan padi. Sehingga nanti harga gabah bisa terjamin, Lampung Selatan kembali menjadi lumbungnya padi dan petaninya bisa sejahtera,” kata Nanang.

Nanang menambahkan, dengan hadirnya BUMD tersebut diharapkan dapat mendorong agar kualitas dan kuantitas pertanian di Kabupaten Lampung Selatan semakin baik dan mampu bersaing dengan daerah lain. Sehingga hasil pertanian Lampung Selatan tidak dibawa langsung ke Pulau Jawa atau daerah lainnya.

“Jadi nanti pabrik penggilingan padinya juga harus ada izin. Karena izin ini mempermudah kita dalam berusaha, supaya gabah kita tidak dibawa ke Jawa atau Kerawang. Jangan sampai dikemas disana dikirm lagi ke Lampung Selatan sudah jadi merk beras Cianjur,” tandasnya.

Sementara, hadir juga dalam silaturahmi itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. (Az)

Selama Pandemi, Kebun Edukasi Sudah Tiga Kali Produksi Buah Melon

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto bersama Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Winarni melakukan panen buah melon di Kebun Edukasi yang berada di areal rumah dinas bupati setempat, Rabu (18/8/2021).

Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Meski ditengah pandemi Covid-19, Kebun Edukasi buah karya Bupati Lampung Selatan itu tetap produktif menghasilkan buah, seperti melon dan semangka.

Selain sebagai kebun percontohan, keberadaan Kebun Edukasi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi warga khususnya petani di Kabupaten Lampung Selatan.

“Hari ini masih dalam suasana HUT RI ke-76 kita kembali panen buah melon. Ini (buah) asli, bukan tempelan. Hasil dari Kebun Edukasi rumah dinas Bupati Lampung Selatan,” ujar Bupati Nanang Ermanto disela panen buah melon.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan, Bibit Purwanto menjelaskan, buah melon yang di panen tersebut merupakan varietas Erna F1 cap Mutiara Bumi.

“Ini panen yang ketiga. Jadi rata-rata buah yang dihasilkan dengan bobot 3-4 kilogram. Kita manfaatkan lahan kosong dengan sistem tumpang sari. Kebun ini sebagai percontohan,” kata Bibit. (Az)