Satlantas Polres Tanggamus Giat Baksos “Vaksinasi Merdeka”

Tanggamus, – Dalam Rangka Vaksinasi Merdeka di Wilayah Kabupaten Tanggamus, Kepala Satuan Lalulintas Polres Tanggamus AKP Jonnifer Y SIK.,M.H bersama jajaran, melaksanakan kegiatan Bakti Sosial berbagi sembako kepada masayarakat sekitar kotaagung. Senin 6 September 2021.

“Maksud dan tujuan dalam pelaksanaan kegiatan Bansos ini adalah untuk membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid 19 ini terutama di wilayah Kota Agung Tanggamus,”kata Kasat.

Lanjutnya “Besar harapan kami dalam kegiatan ini, supaya mampu membantu meringankan beban saudara saudara kami di wilayah Kota Agung Tanggamus karna dampak dari pandemi Covid 19,”tukas Kasat AKP Jonnifer.

(Ibnu Mas’ud/Darwin)
Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus

Innalilahi Wainnalilahi Rojiun, Muza Zainuddin Wafat

Lampung : Innalilahi Wainnalilahi Rojiun, keluarga besar Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung hari ini tengah berduka atas wafatnya Musa Zainuddin, 5 September 2021 di Rumah Sakit Edelweis, Bandung.

Ucapan belasungkawa pun berdatangan dari berbagai elemen, dari mulai masyarakat, insan Pers, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, politisi hingga lingkaran pejabat daerah.

BM sapa akrab Musa Zainuddin terkhusus dikalangan NU, PMII dan partai PKB, beliau salah seorang politisi senior yang besar dari partai besutan Abdurahman Wahid yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebelum aktif dipanggung politik, karir Musa sudah dimulai sejak aktif didunia kampus dan banyak berkecimpung di dunia organisasi yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Ia dikenal sebagai Aktivis gerakan yang kritis dimasa itu. Karir nya di dunia PMII Lampung tak diragukan, Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Umum PMII Lampung tahun 1990-1991, Pengurus PB PMII 1992-1994, dimasa kepemimpinan Ketua Umum PB PMII Aminuddin Ma’ruf pada tahun 2014-2017 Musa Zainuddin ditunjuk sebagai Majelis Pembina Nasional (MABINAS) PB PMII.

Begitupun karir beliau di dunia perpolitikan cukup melesat, dari DPRD Provinsi Lampung 2 Periode hingga DPR RI.

Hari ini sosok Musa Zainuddin tinggal kenangan, dikalangan keluarga besar NU dan PMII beliau dikenal sebagai sosok pemerhati dan mengayomi.

Rasa kehilangan akan sosok Musa Zainuddin sangat dirasakan oleh para kader NU, PMII maupun PKB. Diantaranya diungkapkan oleh Hidir Ibrahim melalui akun sosial media miliknya. Dalam postingan nya Hidir mengatakan “Innalilahi Wainnalilahi Rojiun, Allohummaghfirlahu Warhamhu Wa Fu Anhu, waj alhu Min husnul khotimah. Alfateha, Selamat jalan abangku,” ungkap Hidir dalam postingan nya.

Selain itu ucapan belasungkawa juga membanjiri jagad sosial media dari berbagai kalangan. Semoga almarhum Musa Zainuddin bin Ahmad Zainuddin diberikan tempat yang selayak-layaknya di sisi Allah SWT. Amin.

“Terus Bergerak, Tidak Ada Yang Tidak Bisa Kita Lakukan, Kecuali Makan Kepala Sendiri” – Musa Zainuddin

Pasca Relokasi, Nanang Ermanto Tinjau Pedagang Eks Pasar Bakauheni di Pasar Siring Itik Kecamatan Bakauheni

BAKAUHENI, Diskominfo Lamsel – Musibah kebakaran Pasar Bakauheni di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, telah sebulan berlalu.

Atas musibah itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan merelokasi para pedagang di Pasar Bakauheni ke Pasar Siring Itik yang masih berada di satu desa.

Pasca relokasi pedagang, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meninjau penempatan pedagang eks Pasar Bakauheni di Pasar Siiring Itik, pada Minggu (5/9/2021).

Nanang Ermanto mendatangi Pasar Siring Itik didampingi Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Muhadi, dan Plt Camat Bakauheni Firma.

Selain untuk melihat langsung kondisi pasar, Nanang Ermanto juga berdialog dengan para pedagang untuk menyerap aspirasi mereka.

Dalam dialog itu, sejumlah pedagang menyampaikan bahwa pasar yang ditempati saat ini masih minim fasilitas pendukung.

“Nanti akan kita benahi lagi, agar lebih baik. Tapi jangan jadikan pasar ini untuk tempat tinggal atau rumah. Pasar ini peruntukannya untuk masyarakat berusaha,” kata Nanang.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto berdialog dengan pedagang di Pasar Siring Itik Kecamatan Bakauheni.

Dalam kesempatan itu, Nanang Ermanto meminta kepada para pedagang untuk menjaga pasar tersebut dengan baik.

“Rawat dan pelihara pasar ini dengan baik. Ini tempat usaha kita dan sebagian besar kita para pedagang menggantungkan hidup dari pasar ini,” pesan Nanang.

Nanang juga mengatakan, bahwa pihaknya akan mencari pengembang untuk pembangunan pasar tersebut. Sehingga kata Nanang, pengelolaannya akan lebih profesional dan lebih terawat.

“Lahan parkir juga akan kita perbaiki. Mudah-mudahan nantinya akan lebih banyak masyarakat pembeli dan pengguna jalan raya yang akan ke Pulau Jawa atau dari Pulau Jawa singgah ke Pasar Siring Itik,” pungkasnya. (Kmf)

Bupati Lampung Selatan Kembali Bedah Rumah Warga Palas Yang Roboh Tertimpa Pohon

PALAS, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto kembali menggulirkan program bantuan bedah rumah untuk rumah tidak layak huni (RTLH).

Kali ini, Nanang Ermanto memberi bantuan bedah rumah kepada Suhhudin (56), warga Desa Sukaraja, Kecamatan Palas.

Sehari-hari Suhhudin bekerja sebagai buruh lepas. Ia tinggal di rumah semi permanen berukuran 4×6 meter. Saat ini rumah Suhhudin roboh akibat tertimpa pohon Aren beberapa bulan lalu.

Atas kejadian itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto didampingi Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Muhadi dan Camat Palas Rika Wati menyambangi kediaman Suhhudin untuk menyampaikan bantuan bedah rumah, pada Minggu (5/9/2021).

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambangi kediaman Suhhudin yang tertimpa musibah rumah roboh.

Disela kunjungannya, Nanang Ermanto berjanji akan membangun kembali rumah Suhhudin melalui program bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Nanti luas bangunannya kita tambah lagi. Dari 4×6 meter menjadi 6×6 meter. Mudah-mudahan ketika ditinggali nanti lebih nyaman,” ujar Nanang saat berbincang dengan Suhhudin.

Pada kesempatan itu, Nanang Ermanto juga meminta kepada Camat dan Kepala Desa setempat agar menggerakkan masyarakat sekitar untuk bergotong royong membantu pembangunan rumah Suhhudin.

“Bu Camat dan Pak Kades ajak masyarakat gotong royong membangun rumah ini lagi. Nanti material bangunannya kita siapkan. Kita utamakan gotong royong agar masyarakat memiliki rasa saling peduli dengan tetangga sekitarnya,” tandasnya. (Kmf)

DPKD Tanggamus Keluarkan Film Inklusi Geliat Ratu “Merak Mas”

Tanggamus, – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tanggamus, terus berupaya melakukan pembenahan diri dalam rangka mengembangkan Kabupaten Tanggamus sebagai Kabupaten Literasi. Kota agung 03 September 2021

Salah satu langkah yang ditempuh adalah pembuatan film tentang Tranformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi yang dikemas dalam GELIAT RATU “MERAK MAS”. Pembuatan film ini bukan tidak beralasan, karena film ini akan dipublis melalui media sosial yang diharapkan dapat mengetuk kesadaran masyarakat bahwa keberadaan perpustakaan sangatlah penting sebagai sebuah insitusi pendidikan masyarakat sepanjang hayat.

Alur cerita dalam film ini dikemas sedemikian rupa sehingga apa yang ingin disampaikan kepad publik sarat akan makna, bahwa sesungguhnya keberadaan perpustakaan sebagai sebuah institusi pendidikan bagi masyarakat diharapkan mampu mengubah masyarakat menjadi berkualitas dengan ilmu pengetahuan.

Perpustakaan dituntut untuk melakukan perubahan terhadap peran dan fungsinya, tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, meminjam dan mengembalikan buku tetapi perpustakaan harus berubah menjadi sebuah pusat belajar mengajar dan berkegiatan masyarakat secara terbuka, mudah diakses, kreatif, inovatif, dan mampu memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat, yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat, dengan pelayanan terhadap masyarakat yang bersifat user oriented, bukan lagi building oriented;

Lebih lanjut Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial adalah perpustakaan proaktif yang dapat membantu individu dan masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri, dan membantu meningkatkan jejaring sosial, berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan.

Dalam film ini dijelaskan bahwa ARA adalah seorang gadis desa pesisir yang memiliki bakat menari, ia salah satu anak yang berpikir kritis terhadap lingkungannnya, merasa bahwa lingkungannya adalah sebagai tempat yang paling merasakan susahnya akibat sampah yang dihasilkan oleh aktifitas masyarakat didaerah hulu sungai.

Namun kegalauannya dapat terjawab ketika ia mengunjungi Perpustakaan Merak Mas Pekon Tanjung Agung ditempat tinggalnya, mengikuti kegiatan pemanfaatan limbah yang diadakan oleh Perpustakaan Merak Mas tersebut bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tanggamus, akhirnya ia sadar bahwa perpustakaan yang hanya dianggap sebagai gudang buku dan jarang dikunjungi dapat memberikan manfaat yang begitu besar terhadap dirinya dan masyarakatnya.

Dalam sesi selanjutnya, salah satu pegawai perpustakaan daerah yang hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa perpustakaan sekarang sudah melakukan transformasi berbasisi inklusi sosial, dimana kami sebagai penggiat literasi harus mampu mensosialisasikan dan mengoptimal program ini agar masyarakat meningkat kualitas hidupnya dengan ilmu pengetahuan, membentuk masyarakat yang tangguh, kaya akan wawasan, mampu melindungi ekologi, meningkatkan ekonomi dan menjaga tradisi.

Dengannya Program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial juga menyadarkan masyarakat tentang literasi lingkungan. Sampah sebagai sesuaitu yang tidak bernilai dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bernilai, namun demikian menurut sang kepala pekon, sampah dapat dimanfaatkan dalam batas-batas tertentu, jika berlebih tentunya tetap akan merepotkan kami, ini mengisyaratkan bahwa pentingnya masyarakat yang berada dihulu sungai akan dampak yang ditimbulkan oleh sampah yang mereka hasilkan bagi masyarakat pekon yang berada diwilayah pesisir.

Film ini adalah hasil karya Bayu Septian Anggara dkk yang berkolaborasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tanggamus dan Perpustakaan Merak Mas Pekon Tanjung Agung.

Melalui Kepala Bidang Pembinaan dan pengembangan Perpustakaan dan Arsip Bapak Johan Wahyudi, MS, S.IPem,ST,MT menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada kepada Ibu Bupati Tanggamus, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kepala Bappelitbang, Wakil Ketua III DPRD Tanggamus, Kepala Pekon Tanjung Agung dan Kepala Perpustakaan Merak Mas serta semua pihak yang terlibat dalam suskesnya pembuatan film ini.

Sang Sutradara Saudara Bayu Septian Anggara, S.Sn, Alumnus Institut Seni Indonesia Jogjakarta, menjelaskan bahwa film ini akan dikompetisikan di Perpusnas, dan dia juga berharap paling tidak film ini akan menjadi sebuah memomentum bagi kami dalam berkarya guna mensukseskan Kabupaten Tanggamus sebagai kabupaten Literasi.

Untuk melihat film ini silahkan klik link (https://youtu.be/IuMsEJFGNCo)

(Red)

Tim Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus

(Andi/Darwin/Ibnu Mas’ud)

KARUTAN PIMPIN RAZIA INSIDENTIL KAMAR HUNIAN WBP

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas II B Kota Agung beserta jajaran menggelar Penggeledahan insidentil kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Kamis (02/09)

Kegiatan ini dalam rangka Deteksi Dini terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban serta dalam upaya mendukung Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba ( P4GN ) di lingkungan Rutan Kota Agung.

Inspeksi mendadak (sidak) dimulai pukul 20.00 WIB dan dipimpin oleh Kepala Rutan Kota Agung Akhmad Sobirin Soleh beserta beserta staf, petugas Lapas, 1 Taruna, dan 2 CASN yang dibagi ke dalam dua kelompok dengan sasaran blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Lebih lanjut Ia menyebutkan, razia yang dilakukan secara mendadak ini, dilakukan untuk mencegah masuknya benda-benda terlarang seperti narkoba. Terlebih karena selama ini disinyalir cukup banyak di peredaran narkoba yang dikendalikan oleh orang yang sedang menjalani hukuman di penjara.

”Karena itu, selain dalam rangka mencegah kemungkinan masuknya narkoba di dalam lingkungan lapas, kita juga meminimalisir penggunaan handphone dan senjata tajam pada Narapidana dan Tahanan,” ujar dia.

Namun dari hasil razia tersebut Petugas menemukan benda-benda berupa Handphone, dua buah charger handphone,dua buah headset, dua buah gunting kuku, dua buah lampu, dua buah sendok besi, ikat pinggang, kabel rol, dan gelas alumunium.

Alhamdulillah dalam razia ini tidak ditemukan Narkoba walaupun masi di temukan barang yang di larang lainnya. Dan dalam pelaksanaan Penggeledahan ini berjalan lancar dan aman, serta tetap sesuai dengan protokol kesehatan. Untuk barang-barang yang berhasil diamankan selanjutnya akan dibuatkan berita acara penggeledahan dan akan dimusnahkan untuk barang-barang terlarang lain kami sita kemudian dimusnahkan.” Tutup Sobirin.

Dalam rangka menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. Joko Widodo ke Lampung dan HUT Polwan yang ke-73, anggota Polwan Direktorat Lalulintas Polda Lampung, bagikan masker

BANDAR LAMPUNG- Dalam rangka menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. Joko Widodo ke Lampung dan HUT Polwan yang ke-73, anggota Polwan Direktorat Lalulintas Polda Lampung, bagikan masker sekaligus berikan himbauan kepatuhan Prokes kepada warga di sekitar Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu, pada Kamis (2/9/2021) yang terlihat banyak tidak memakai masker.

Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, Kombes Pol. Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut kedatangan Presiden RI, Ir. Joko Widodo ke Provinsi Lampung untuk meresmikan Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu dan HUT Polwan yang ke-73.

“Anggota Polwan membagikan masker sekaligus menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 6 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan melaksanakan vaksinasi,” kata Raden.

Menurutnya, dalam rangka HUT Polwan yang ke-73, Polwan terus berkarya dan menunjukkan eksistensinya sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat juga sebagai penegak hukum yang Humanis.

“Selamat HUT Polwan yang ke-73, dan terimakasih kepada Polwan atas kontribusi dan pengabdian. Semoga Polwan menjadi tranformasi Polri yang Presisi guna mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional, menuju Indonesia Maju,” ungkapnya.

Home Stay Soeharto Hadirkan Konsep Berbagai Fasilitas Keren!

Media Republika, Tanggamus, – Home Stay Soeharto salah satu tempat penginapan di Kotaagung Kabupaten Tanggamus hadir dengan fasilitas yang berbeda disertai pelayanan yang nyaman, salah satunya Ruang Istirahat, Cafe dan kolam renang untuk para pengunjung, yang berlokasi di Jl. Way Taman Kelurahan Pasar Madang Kecamatan Kotaagung.

Konsep ini dihadirkan oleh Robi Soeharto pemilik Home Stay Soeharto untuk memanjakan tamu atau pengunjung supaya nyaman saat beristirahat atau sedang bersantai.

“Insyaallah semuanya berjalan dengan lancar. Untuk fasilitas ruang kamar, kita sediakan tarif normal dengan harga yang berbeda sesuai keinginan. Almhamdulillah, untuk saat ini kami tetap mengedepankan Protokol Kesehatan menjamin kenyamanan, keselamatan tamu,”katanya. Rabu, (01/9/21).

Menyisir ke fasilitas Home stay, Cafe Soeharto setiap hari diramaikan oleh para pengunjung untuk bersantai menikmati minum kopi diiringi musik. Grand Opening, Cafe Soeharto berlangsung Sabtu malam (12/9), dengan konsep Ngopi Bareng dan bersantai.

Menu cafe yang disediakan pun beragam, diantaranya, Ocean blue squash, Ocean rainbow squash, Exstrak lemon, Juice avocado, Juice mangga, Juice dragon, Blue ice milk coffee, Lady’s sweet coffee, Ovaltine keju dingin, Ovaltine keju hangat,Moga pot, V-60, Wine coffee, Aero press, Frech press, Collision coffee serta berbagai camilan ringan ala cafe umumnya.

Owner Cafe Soeharto, Robi Soeharto mengatakan, Cafe tersebut sengaja dikonsep untuk semua kalangan umur, sebab selain lokasinya tertutup juga berada dilokasi kolam renang tempat anak-anak dan orang dewasa.

“Kita melihat dari minat masyarakat untuk mendapatkan tempat bersantai dengan suasana tenang bersama keluarga dan orang tercintanya sambil menikmati beragam menu kopi dari kopi robusta bagi para penikmat kopi,” ujarnya.

Robi mengaku, Cafe tersebut juga akan dibuka setiap hari, buka mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB, dengan diiringi live musik, sehingga nuansa cafe tersebut bisa benar-benar terasa santai.

“Harapan kami, para penikmat kopi bisa merasakan kenyamanan. Selain itu, cafe ini juga bisa untuk acara ulang tahun atau acara lainnya. Dan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sementara, disampaikan Paksu Darwin salah satu pengunjung sangat puas atas pelayanan home stay yang dilengkap cafe dan kolam renang.

“Konsep ini sangat bagus, kami puas meski hanya satu malam kami beristirahat disini. Intinya, tempat ini sangat nyaman,”tukasnya.

( Darwin / Ketua DPD )
Sumber : Tim Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus

Fraksi PDIP DPRD Lampung Protes Tak Kebagian Jatah Pimpinan Pansus

Bandar Lampung – Rapat paripurna pembentukan panitia khusus (Pansus) terhadap 8 (delapan) Raperda Prakarsa pemerintah Provinsi Lampung berlangsung alot. Pasalnya, dari tiga kelompok pansus yang telah dibentuk ternyata tidak ada satupun anggota Fraksi PDIP Lampung yang masuk unsur pimpinan.

Sekretaris Fraksi PDIP Lampung Yanuar Irawan, langsung interupsi dan protes atas putusan tersebut. Dia, meminta kebijakan kepada pimpinan dewan dan anggota paripurna agar ada anggota fraksi PDIP di salah satu pembentukan tiga pansus itu agar ada anggotanya yang masuk di unsur pimpinan.

“Ini juga jangan sampai ada persoalan di dalam internal kami. Sehingga kami minta agar salah satu anggota kami ada yang masuk di unsur sebagai ketua, wakil ketua atau sebagai sekretaris pansus,” kata Yanuar, Rabu (1/9/2021).

Menurut Yanuar, fraksi sebagai perpanjangan tangan partai memiliki pertanggungjawaban terhadap pimpinan partai. Ia juga mengaku bahwa di tiga Pansus tersebut ada fraksi yang rangkap dua.

“karena kami ada rapat mingguan di partai tentu kami memiliki tanggungjawab kepada pimpinan partai, kenapa kami tidak ada yang masuk dalam salah satu unsur pimpinan,” ungkap Dia.

Pimpinan dewan, Raden Muhammad Ismail mengatakan, keputusan tersebut tadi telah diserahkan pada masih-masing pansus untuk memilih siapa yang jadi pimpinan mereka. Pimpinan dewan pun kembali semua ketua fraksi untuk berembuk terkait permasalahan tersebut.

Sementara, Anggota Fraksi Gerindra, Ihwan Fadil, interupsi dan menerangkan bahwa kebiasaan penentuan unsur pimpinan selalu bergantian.

“Kalau pansus sebelumnya itu dijabat oleh PDIP, Gerindra dan Golkar, maka rolling kedua, Gerindra, Demokrat dan Golkar. Pansus ketiga, Demokrat, PKB, NasDem. Waktunya lagi waktu PDIP jadi ketua Golkar, dan Gerindra itulah kebiasaan yang biasa kita jalankan selama periode ini jalan,” ujar Ihwan.

Pendapat Ihwan Fadil pun langsung dibantah Yanuar, menurutnya jika merujuk aturan seperti yang disampaikan oleh Ihwan Fadil, maka penentuan unsur pimpinan Pansus Raperda ini dipastikan batal.

“Sekali lagi saya sampaikan saya bukan bicara regulasi, karena kalau bicara regulasi pimpinan pansus yang dibentuk hari ini batal artinya tidak sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pak Padil tadi. Tapi kami minta dan mohon untuk anggota kami ditempatkan di pansus mana saja 1, 2 atau 3,” ungkap Dia.

Namun pada akhirnya pimpinan paripurna tetap menerapkan ketiga kelompok pansus pada awal dibentuk yakni tanpa ada perwakilan Frakis PDIP dalam unsur pimpinannya.

Ketiga kelompok pansus itu diantaranya, pertama pansus soal Raperda Pembentukan lima BUMD dengan ketua Ismet Roni (Golkar), Wakil Ketua Noverisman Subing (PKB), dan Sekretaris Midi Ismanto (Demokrat).

Kedua Pansus soal Raperda Askrida dan penyertaan modal dengan Ketua Ikhwan Fadil Ibrahim (Gerindra), Wakil Ketua Yozi Rizal (Demokrat), dan Sekretaris FX Siman (Golkar). (red)