Bupati Lampung Selatan Audiensi Bersama IPSI, ASIAFI, PSSI Dan Harapan Bangsa Institut

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menerima audiensi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung Selatan, Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (ASIAFI) Lampung Selatan, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Lampung Selatan, dan Harapan Bangsa Institut.

Pertemuan berbagai organisasi di Lampung Selatan tersebut, berlangsung di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Senin (13/9/2021).

Dalam audiensi itu, Nanang Ermanto turut didampingi oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Badruzzaman, Plh. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Muhadi.

Selanjutnya, Ketua KONI Lampung Selatan Rudi Apriadi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ariswandi, Kepala Dinas Pariwisata Rini Ariasih, Kepala Dinas Koperasi dan UKM I Ketut Sukerta dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M. Sefri Masdian.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum IPSI Lampung Selatan Wahrul Fauzi Silalahi menyampaikan, bahwa pihaknya akan melaksanakan pengukuhan kepengurusan IPSI Lampung Selatan pada hari Kamis,16 September 2021 mendatang.

“Setelah pengukuhan pengurus akan dilanjutkan dengan pembukaan kejuaraan dengan agenda provinsi,” ujar Anggota DPRD Provinsi Lampung ini.

Wahrul Fauzi menambahkan, kejuaraan di Provinsi Lampung memiliki 3 zona. Dimana Lampung Selatan masuk kedalam zona pertama bersama dengan kabupaten/kota lainnya, yaitu Kota Bandar Lampung, Kota Metro, dan Kabupaten Pringsewu

“Kita sudah putaran kedua zona satu. Dari hari Kamis sampai dengan hari Minggu pelaksanaannya. Insya Allah akan kami laksanakan langsung dari tempat kita pak bupati,” ungkap Wahrul kepada Bupati Lampung Selatan.

Dilain pihak, Ketua Umum ASIAFI Lampung Selatan, Temmy Andriani mengatakan, kedatangannya menemui orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat itu, dalam rangka memperkenalkan pengurus ASIAFI yang ada di Lampung Selatan.

“Tujuan kami datang kesini agar bapak bupati tahu bahwa di Kalianda ada ASIAFI dan kami ingin meminta bapak untuk menjadi penasehat, pelindung kami. Sehingga program-program kami dinaungi oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Kemudian dalam pertemuan itu, Temmy juga meminta agar Bupati Lampung Selatan bisa pengukuhan kepengurusan ASIAFI.

“Sehingga program-program yang dilakukan menjadi jelas terutama dalam perlindungan hukum. Intinya kami ingin dikukuhkan pak, agar kami ini punya wadah dan naungan,” katanya.

Sementara, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lampung Selatan, Wawan Nur Ikhsan mengatakan, bahwa maksud kedatangannya untuk menyampaikan terkait pelaksanaan Kejuaraan Sepak Bola Liga 3 di Kabupaten Lampung Selatan.

Berkenaan dengan itu, pihaknya berniat untuk meminjam beberapa fasilitas di Lampung Selatan. Seperti Stadion Radin Inten, Stadion Jati, Wisma Atlet dan bus Pemkab setempat yang akan digunakan untuk kendaraan para atlet menuju stadion.

“Karena dari Wisma ke Stadion jaraknya agak jauh. Jadi kami mohon difasilitasi bus dari Pemkab. Sedangkan untuk pelaksanaan acara ini masih nunggu dari Asosiasi Pusat pak,” katanya.

Untuk diketahui, pelaksanaan Kejuaraan Sepak Bola Liga 3 itu nantinya akan dihadiri oleh 177 peserta yang terdiri dari Pemain, Official dan Managemen. Pelaksanaan kejuaraan Liga 3 tidak dihadiri oleh penonton.

Sementara itu, Direktur Harapan Bangsa Institut Jefri Trisanjaya mengatakan bahwa pihaknya akan membuka lembaga pelatihan di Kabupaten Lampung Selatan. Hal itu disebabkan karena Lampung Selatan memilki potensi wisata yang menunjang.

“Kami terdiri dari pelayaran dan perhotelan. Ada beberapa agenda dari forum, salah satunya mengembangkan dan memajukan sumber daya manusia dibeberapa kabupaten yang memang potensi wisatanya itu sangat menunjang,” jelasnya.

Menggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambut baik dan mendukung program-program kegiatan yang akan dilaksanakan sejumlah organisasi yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Pada dasarnya pemerintah daerah mendukung dan mensupport. Apalagi memang hal tersebut dilaksanakan untuk kebaikan,” tutur Nanang.

Namun demikian, Nanang menegaskan agar pada pelaksanaannya harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Hal ini disebabkan kondisi Lampung Selatan masih berada pada zona kuning serta tingkat vaksinasi yang masih rendah.

“Pertama penekanannya adalah pada situasi Covid-19 inim. Pada PPKM level 2 harus tetap menjaga situasi dan kondisi. Status ini harus dijaga terus, supaya ini tidak berubah lagi dari level 2 naik ke 4,” tandasnya. (ptm)

SKD CPNS 2021 di Lampung Dimulai Besok, Kabupaten Lampung Selatan Jadi Penyelenggara Pertama

Kepala Kantor Regional V BKN Pantau Kesiapan Pelaksanaan SKD CPNS di Lampung Selatan

JATI AGUNG, Diskominfo Lamsel – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung mulai digelar besok, 14 September 2021.

Tes akan dilaksanaan di titik lokasi (tilok) Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Gedung Laboratorium Teknik 3 Jl. Terusan Ryacudu, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan jadi yang pertama penyelenggara SKD CPNS Tahun 2021 di Provinsi Lampung. Berbagai persiapan dilakukan BKD Lampung Selatan bekerjasama dengan pihak ITERA untuk meyukseskan hajatan bagi pejuang NIP (Nomor Induk Kepegawaian) tersebut.

Bahkan, Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara (BKN) Julia Leli Kurniatri beserta jajaran turun langsung mengecek kesiapan pelaksanaan SKD CPNS di Kabupaten Lampung Selatan.

Rombongan Kantor Regional V disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin beserta Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Akar Wibowo dan Asisten Bidang Administrasi Umum Badruzzaman.

Hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Joniansyah, Kepala Dinas Perhubungan Mulyadi Saleh, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) M. Sefri Masdian.

“Semua sudah kita siapkan dengan maksimal. Jangan sampai ada peserta yang kecewa dengan penyelenggaraan CPNS ini,” ujar Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin disela-sela simulasi pelaksanaan SKD CPNS di Gedung Laboratorium Teknik 3 Kampus ITERA, Senin sore (13/9/2021).

Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mendampingi Kepala Kantor Regional V BKN meninjau kesiapan pelaksanaan CPNS di Kampus ITERA.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukanto menyebut, SKD CPNS di Lampung Selatan akan dilaksanakan mulai hari Selasa 14 September 2021 hingga Kamis 16 September 2021.

“Ya, kita (Lampung Selatan) yang pertama besok (Selasa, 14/9). Persiapannya harus ekstra, karena kita jadi penyelenggara pertama dan menjadi contoh kabupaten/kota lainnya,” ujar Puji Sukanto ditemui di lokasi tes.

Lebih lanjut Puji menjelaskan, penyelenggaraan SKD setiap harinya terbagi menjadi tiga sesi. Tujuannya, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Bahkan kata Puji, sebelum pelaksanaan tes, ruangan yang menjadi tempat ujian dilakukan penyemprotan desinfektan.

Puji pun mengingatkan kepada peserta yang akan mengikuti SKD CPNS agar mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan serta tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes) agar tidak terjadi penularan kasus Covid-19.

“Ketika tes ikuti prosedurnya dan tetap disiplin prokes. Jangan lupa pakai masker tiga lapis ditambah masker kain di bagian luar (double masker). Jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer,” imbuhnya.

Puji juga meminta agar setiap peserta SKD CPNS menjaga kesehatannya. Dengan begitu pada saat seleksi dilakukan tidak jatuh sakit.

“Jika ada peserta yang positif (Covid-19) segera lapor ke panitia. Supaya pelaksanaan tesnya bisa menyusul. Kita juga sudah menyiapkan ruang khusus bagi peserta bersuhu diatas 37 derajat ,” kata Puji.

Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mendampingi Kepala Kantor Regional V BKN melakukan simulasi pelaksanaan CPNS di Kampus ITERA.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan dan Perpindahan Pegawai BKD Kabupaten Lampung Selatan, Agus Dwi Jono menambahkan, jumlah peserta CPNS yang akan mengikuti SKD sebanyak 2.106 orang. Sedangkan jumlah peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru berjumlah 55 orang.

“Untuk CPNS dan PPPK Non Guru, pelaksanaan SKD-nya di Kampus ITERA. Sedangkan PPPK Guru itu dibawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, dan lokasi tesnya di SMA/SMK daerah setempat,” kata Agus Dwi Jono selaku Ketua Pelaksana Tes SKD Kabupaten Lampung Selatan.

Adapun tahapannya, peserta SKD CPNS pada sesi I dimulai pukul 06.30-08.00 melakukan registrasi serta pemberian PIN, penitipan barang, dan body checking.

Kemudian, peserta akan memasuki ruang tunggu steril, dan peserta akan berpindah dari ruang steril ke ruang ujian.

Begitu pula dengan sesi II dan III, dilakukan tahapan serupa disertai penyemprotan desinfektan sebelum peserta memasuki ruang ujian. (Az)

Bunda Winarni Kembali Buka Bimtek Penguatan Kapasitas Bunda Paud se-Kabupaten Lampung Selatan

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto kembali membuka bimbingan teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas bagi Bunda Paud di Kabupaten Lampung.

Kali ini, Bimtek menyasar 34 Bunda PAUD Kecamatan dan Desa. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, digelar di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (13/09/2021).

Dalam laporannya, Kepala Bidang (Kabid) PAUD Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Ahmadi menjelaskan, kegiatan Bimtek itu diadakan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan sinkronisasi program Bunda PAUD Kecamatan dan Desa di Kabupaten Lampung Selatan.

“Saat ini dari 256 desa dan 4 kelurahan yang ada di Lampung Selatan, ada beberapa desa yang belum memiliki PAUD. Seperti Desa Sukajaya dan Kelau di Kecamatan Penengahan,” kata Ahmadi.

Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka Bimtek Penguatan Kapasitas bagi Bunda PAUD di Kabupaten Lampung Selatan.

Sementara, dalam sambutannya, Bunda PAUD Lampung Selatan, Hj. Winarni menyampaikan bahwa tumbuh kembang anak usia dini harus diprioritaskan sebagai investasi terbaik dalam siklus kehidupan manusia yang menjadi landasan sekaligus menentukan perkembangan anak selanjutnya.

“Oleh karena itu, layanan Pendidikan Anak Usia Dini yang menggabungkan proses asah, asih, asuh sebagai upaya untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai prinsip holistik,” tuturnya.

Winarni juga mengatakan, bahwa sebagai Bunda PAUD agar dapat mengoptimalkan peranan Bunda PAUD sebagai sosok panutan atau figur dan tokoh utama yang bekerja sebagai pendukung yang dapat menunjukkan kepedulian kepada Pendidikan Anak Usia Dini.

“Sebagai penggerak masyarakat, peranan Bunda PAUD sangat urgent dan sangat dibutuhkan dalam menggerakkan semua pihak. Melalui kepedulian dan pemberdayaan peran serta masyarakat dalam mendukung Satuan PAUD untuk melakukan upaya penguatan pembelajaran terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini,” katanya.

Untuk itu Winarni berharap, melalui kegiatan Bimtek tersebut, dapat memberikan pengetahuan bagi Tenaga Pendidik PAUD bahwa anak usia dini tidak hanya diberikan dalam satu bidang pendidikan saja.

Tetapi menurutnya, juga perlu memberikan pelayanan mencakup kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi, pola pengasuhan dan perlindungan bagi anak usia dini.

Winarni juga berharap, melakui Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas Bunda PAUD tersebut, dapat menjadi sarana untuk mengoptimalkan peranan Bunda PAUD dalam mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas.

“Dengan cara menggugah kesadaran masyarakat untuk terus mendukung Lembaga PAUD. Dan sebagai orang tua untuk tetap melakukan pembelajaran dan stimulasi perkembangan anak usia dini, baik melalui kegiatan tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan maupun pembelajaran dari rumah (daring),”

Hadir pada acara tersebut Wakil I Penanggungjawab Pokja Bunda PAUD Yani Thamrin, Wakil II Penanggungjawab Pokja bunda Paud Rohana Yespi Cory serta para pengurus Pokja bunda paud dan para bunda paud kecamatan dan desa se-kabupaten Lampung Selatan. (lmhr)

Maju Sebagai Calon Ketua, Refky : AWPI Harus Jadi Barometer Pers Lampung

Bandarlampung : Seiring akan dilaksanakannya pemilihan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Provinsi Lampung periode 2021-2026 pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-II pada 16 September 2021 mendatang. beberapa nama mulai bermunculan, bakal berkontestasi merebut kursi nomor satu AWPI di provinsi lampung tersebut.

Refky Rinaldy, salah satu nama yang muluai disebut-sebut sebagai kandidat terkuat yang telah menyatakan diri siap maju sebagai ketua pada Musda ke-II DPD AWPI Lampung pekan depan.

Refky yang sebelumnya menjabat ketua DPC AWPI Kota Bandar Lampung itu. membenarkan bahwa dirinya akan maju sebagai salah satu calon ketua DPD AWPI Provinsi Lampung. “setelah melalui pertimbangan, soan dan bertabayun, insyallah saya siap maju sebagai ketua DPD AWPI Provinsi Lampung, tentu sikap saya ini juga berangkat dari dukungan banyak pihak,” kata Jurnalis Haluanindonesia.co.id yang juga pemilik media Pamor.co.id itu.

Pemuda asal Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara itu bertekad akan membawa AWPI lampung jauh lebih baik ke depannya. dengan Visi “Menjadikan AWPI sebagai Barometer Pers Di Tanah Sai Bumi Ruwa Jurai”. Refky optimis dibawah kepemimpinan dirinya, Pers di Provinsi Lampung akan lebih terkemuka dan menjadi pandangan hidup bagi insan pers di lampung khusunya, hingga nasional.

“Perjalan kehidupan dunia Pers kian melesat maju, namun semua juga tak bisa luput dari kompleksitas masalah yang selalu hadir. maka meskipun hanya dalam waktu persekian detik, kita semua tidak boleh kecolongan apalagi bersifat apatis, perubahan sekecil apapun yang terjadi didalam kehidupan jurnalistik harus menjadi perhatian khusus, untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan didalam tubuh pers, paling tidak memfilter hal-hal yang bisa berdampak buruk bagi kemajuan pers kedepannya,” papar jurnalis yang sebelumnya dikenal aktif mengkritisi kebijakan dan melakukan gerakan saat dikampus hingga diluar kampus.

Disisi lain, lanjutnya, jika rekan-rekan DPC AWPI Se-Lampung memberikan amanah dan kepercayaan kepada dirinya mengomandoi DPD AWPI Lampung lima tahun kedepan. ia akan memaksimalkan pendidikan serta perlindungan kepada seluruh insan pers Se-Lampung khsususnya internal AWPI.

Film Literasi Tanggamus “Merak Mas” Raih Juara 1 Tingkat Nasional

Tanggamus, – Film “Gerakan Literasi Tanggamus” berhasil mendapatkan Juara 1 dalam Kompetisi Literasi Vlog Challenge yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, melalui Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional RI.

Pengumuman ini disampaikan pihak Perpustakaan Nasional RI pada akun instagram resminya @perpusnas.go.id pada pada Kamis 9 September 2021.

Kompetisi video ini berlangsung sejak 14 Juli 2021 dengan 106 pendaftar dan 50 video yang masuk dari seluruh Indonesia. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang professional dan independen antara lain, Maman Suherman selaku Penulis Nasional, Nelwaty selaku Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI dan Jovial da Lopez selaku Konten Kreator Nasional.

Video “Gerakan Literasi Tanggamus” diproduksi melalui kolaborasi antara Namastee Studio, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanggamus, Perpustakaan Umum Merak Mas, Pekon Tanjung Agung dan Rumah Baca Berlian dari Pekon Kanoman, Kecamatan Semaka. Tim produksi dari video ini adalah Bayu Angga Septian selaku penulis naskah dan sutradara, Iqbal Sunni selaku Ditector Of Photography (DOP) dan Al-Ikhsan Bayu Suseto selaku Penata Suara.

Bayu menjelaskan bahwa “video ini berangkat dari keresahan masyarakat Pekon Tanjung Agung mengenai bencana alam yang sering terjadi. Utamanya pencemaran sampah wilayah pesisir akibat ulah masyarakat membuang sampah sembarangan ke sungai kemudian berakhir kewilayah pesisir, serta banjir yang disebabkan oleh manusia yg menebang hutan di wilayah hulu”.

“Video ini memiliki premis, kebudayaan dan keindahan yang hampir tenggelam diwilayah pesisir, ditolong oleh sekoci penyelamat bernama literasi yang akhirnya memberikan dampak kesejahretaan kepada masyarakat. Alam, Kebudayaan, kesejahteraan dan literasi merupakan elemen yang saling bersinergi. Inilah pemahaman kami tentang transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang kami interpretasikan dalam video Gerakan Literasi Tanggamus”, jelas Bayu.

Dalam Video yang berdurasi 5 menit tersebut, tampil juga seniman sekaligus pengajar tari, Gustiara Dwi Hardenis sebagai pembawa cerita. Bayu mengatakan bahwa, seniman, lekat dengan  kebudayaan, yang karyanya biasa merefleksi pada alam, disinilah alasan kami meminta Gustiara Dwi Hardenis (Ara) untuk menyampaikan cerita ini, baik melalui lisan maupun gerakan.

Johan Wahyudi, M.S., S.I.Pem.,S.T., M.T. Selaku kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan dan Arsip mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tanggamus Gigih Rudiansyah, SE,  menyatakan kegembiraannya, “prestasi ini adalah karya terbaik dari putra/i Tanggamus, pesan yg ingin kami sampaikan melalui karya audio visual ini adalah, bagaimana sesungguhnya peran dan fungsi perpustakaan dalam membentuk masyarakat yang tangguh, kaya akan wawasan dan ilmu pengetahuan. Bagaimana Perpustakaan mampu memainkan peranan sebagai wahana pembelajaran sepanjang hayat, tempat masyarakat berkarya dan anak-anak bisa terpenuhi literasinya. Tanggamus adalah awalan terbaik dalam mensukseskan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, melalui gerakan Literasi Tanggamus, GELIAT RATU”.

Johan juga berharap “dengan adanya karya ini, kemudian diapresiasi ditingkat nasional, ada dua hal yang dapat kita peroleh yaitu, Tanggamus akan lebih dikenal dikancah nasional dalam implementasi program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, serta Memotivasi para stakeholder agar bersenergi pada kegiatan literasi bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah. Pada akhirnya apa yang benar-benar telah diamanahkan dalam Peraturan Bupati Tanggamus Nomor 04 Tentang Gerakan Literasi Daerah dapat tercapai  dan menjadikan Kabupaten Tanggamus layak menyandang predikat sebagai kabupaten literasi”.

Dr. Adin Bondar, M.Si. selaku Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional RI, dalam sambutannya saat mentoring peserta berharap, para peserta Literasi Vlog Challenge, terutama yang memperoleh 3 besar dapat menjadi duta atau role model yang bisa menjembatani keinginan pemerintah dalam pengembangan budaya baca dan literasi untuk mendiseminasikan kepada masyarakat.

Video yang menceritakan tentang Perpustakaan Merak Mas di Pekon Tanjung Agung ini adalah video Gerakan Literasi Tanggamus bagian kedua, setelah sebelumnya video pertama diproduksi di Rumah Baca Berlian, Pekon Kanoman, Kecamatan Semaka.

Tidak lupa Kami sampai ucapan terimakasih kepada Ibu Bupati Tanggamus, wakil bupati Tanggamus, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Kepala BAPPELITBANG, Ketua DPRD Tanggamus, Wakil Ketua III DPRD Tanggamus, Forkopimda, seluruh kepala OPD,   Kepala Pekon Tanjung Agung Kec. Kotaagung Barat dan semua pihak yang telah berpartisipasi  dalam pembuatan video ini.

(Andi(korwil)/Darwi(Ketua DPD)/Ibnu Mas’ud(Sek DPD))

Tim DPD Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus

Evaluasi Pajak Air Tanah, Pemkab Lampung Selatan Minta Perusahaan Tak Curangi Laporan Penggunaan

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Sejumlah perusahaan di Kabupaten Lampung Selatan disinyalir membuat laporan fiktif atau tidak sesuai fakta terkait penggunaan air bawah tanah. Bahkan ada perusahaan yang belum membayar Pajak Air Tanah, lantaran belum melaporkan jumlah penggunaan air tanahnya ke Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD).

Hal ini tentu berdampak pada potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Selatan. Lantas, Bupati Nanang Ermato pun tak tinggal diam. Melalui Tim Terpadu Pengawasan, Penertiban, dan Evaluasi Perizinan Perusahaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan monitoring ke sejumlah perusahaan.

Hasil monitoring tim terpadu kemarin, Selasa, 7 September 2021, diketahui PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, memiliki 7 titik sumur bor. Akan tetapi, hanya 5 sumur bor yang digunakan.

Dari sebanyak 5 sumur bor yang digunakan tersebut, hanya ada 3 sumur yang mempunyai alat pencatat debet air (flow meter). Padahal, semua penggunaan SIPA (Surat Izin Pengambilan Air Tanah), harus ada flow meter untuk mengukur volume penggunaaan air.

Selain itu, ada temuan bahwa, volume air yang dibayarkan pajaknya, hanya yang dijual ke kapal, dan bukan jumlah produksi seluruh sumur bor yang dimiliki PT ASDP.

Bahkan, jumlah volume air yang dilaporkan ke BPPRD Lampung Selatan pun tidak didukung dengan dokumen pendukung, dan hanya berupa laporan saja.

“Jika seperti ini kan dapat menimbulkan kecurigaan, apa yang dilaporkan tidak akurat. Harusnya disertai dokumen pendukung,” kata Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan M. Sefri Masdian, selaku Ketua Tim Terpadu Pengawasan, Penertiban, dan Evaluasi Perizinan Perusahaan.

Tim Terpadu Pengawasan, Penertiban, dan Evaluasi Perizinan Perusahaan Pemkab Lampung Selatan melakukan monitoring ke PT ASDP Cabang Bakauheni, Selasa (7/9/2021) kemarin.

Lebih lanjut Sefri menyampaikan, dokumen pendukung dimaksud, yakni bukti yang menunjukkan volume air pada awal, dan volume air pada akhir periode pencatatan.

“Dapat berupa foto posisi awal meteran, dan posisi akhir meteran,” jelas Sefri.

Terkait dengan laporan untuk penetapan tagihan Pajak Air Bawah Tanah, Sefri juga meminta kepada pihak perusahaan agar melaporkan penggunaan air tanah sesuai dengan yang digunakan.

“Kan itu sudah ada meterannya, laporkan apa adanya, jangan di mark-up atau dikurangi. Sebab, jika dikurangi, tentu akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Petugas kami nanti akan melakukan pengecekan secara berkala,” tegasnya.

Sementara itu, hasil monitoring Tim Terpadu di PT Wika Beton Tbk, hari ini, Rabu, 8 September 2021, tim juga mendapati adanya pelanggaran. Tim mendapati bahwa perusahaan tersebut belum membayar Pajak Air Tanah triwulan ke-2, yakni Bulan April, Mei, dan Juni.

Pihak PT Wika Beton berdalih, belum membayar Pajak Air Tanah triwulan ke-2 lantaran belum ada tagihan dari BPPRD Lampung Selatan. Sementara itu, pihak BPPRD belum menerbitkan tagihan karena memang belum ada laporan pemakaian air tanah dari PT Wika Beton.

“Kami meminta kepada pihak perusahaan agar segera melaporkan penggunaan air tanahnya, sehingga setelah dilaporkan, pihak BPPRD dapat segera menerbitkan surat tagihan. Kami tunggu laporan dari mereka,” tukas Sefri.

Sefri menekankan, pembayaran Pajak Air Tanah dari perusahaan sangat mempengaruhi PAD, yang nantinya akan dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat.

“Karena pajak itu akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk pembangunan,” pungkasnya. (ist)

Johan W : Ayo Wujudkan Kesejahteraan Melalui Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Opini, – Usia Kemerdekaan Republik Indonesia telah mencapai 76 tahun, tentunya banyak dinamika kehidupan yang telah dilalui, sebagai anak bangsa sejatinya mandiri dimaknai sebagai bentuk Rahmat Tuhan YME yang didalamnya terkandung amanah Ilahiah dan nilai-nilai kemanusian.

Nilai-nilai kemanusian yang dimaksud diantaranya terbebasnya dari hubungan yang dilandaskan pada kebersamaan, saling menghargai dan membebaskannya dari kezaliman atau kefakiran ilmu pengetahuan. Sejalan dengan konsep-nilai kemanusian inilah maka oleh para pendiri bangsa kemudian menghargainya menjadi konstitusi negara yaitu pada pembukaan Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945.

Lalu pertanyaannya adalah hal apa sajakah dari nilai-nilai tersebut yang paling relevan dan memiliki peran yang cukup penting sebagai penggerak kemajuan negara, serta sampai sejauh mana nilai tersebut terimplementasi dan teraktualisasikan. Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut tentunya membutuhkan kajian mendalam dari berbagai sumber referensi.

Namun demikian kita sepakati bersama, bahwa pendidikan memegang peranan penting dalam kemajuan suatu negara. Kesepakatan ini dapat kita terima jika kita merujuk jurnal pendidikan yang diterbitkan oleh Universitas Sebelas Maret, 2019 volume 4, dengan kesimpulan bahwa pendidikan adalah satu-satunya cara dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang bermuara pada kemajuan suatu negara.

Sebagai implementasi dan aktualisasinya adalah diperolehnya porsi pendidikan yang cukup penting dalam tujuh Agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, yaitu agenda ke tiga meningkatkan Sumber Daya Manusia berkualitas dan berdaya saing yang dititik beratkan pada pemenuhan pelayanan dasar diantaranya pemerataan layanan pendidikan berkualitas.

Dari penjelasan diatas kata kuncinya adalah Pemenuhan Pendidikan Dengan Pemerataan Layanan Yang Berkualitas.
Sejalan dengan agenda ketiga dalam RPJMN 2020-2024, Kabupaten Tanggamus dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, telah tertuang dalam perencanaan prioritas pembangunan Kabupaten Tanggamus Tahun 2022 yang misinya menyebutkan prioritas “ Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia” (Sumber : Bappelitbang Kabupaten Tanggamus)

Misi Kabupaten Tanggamus ini bersinergi dengan misi Presiden RI yaitu “Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia”, selanjutnya diturunkan melalui arahan Presiden yaitu Pembangunan Sumber Daya Manusia, yang kemudian direncanakan kedalam agenda pembangunan diantaranya adalah “mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan”, serta Meningkatkan sumber Daya Manusia yang berkualitas dan Berdaya Saing”

Sampai saat ini tercatat pembangunan kualitas hidup manusia di Kabupaten Tanggamus sebesar 66,42% pada tahun 2020, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang di ukur dari pencapaian pembangunan daerah dalam katagori 3 (tiga) dimensi dasar pembangunan yaitu Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi. Saat ini Prosentasi IPM Kabupaten Tanggamus mendekati angka IPM Provinsi Lampung 69,69% yang mendekati IPM Nasional sebesar 71,94%.

Oleh karena itu untuk meningkatkan pencapaian Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Tanggamus tersebut, salah satunya adalah memaksimalkan peran perpustakaan sebagai sub bidang pendidikan dan menjadikan Perpustakaan Sebagai Jantung Pendidikan guna mendongkrak nilai Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Tanggamus Sebagai wujud keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus dalam mengembangkan sumber daya manusia, pada bulan Januari 2020, Kabupaten Tanggamus telah dikukuhkan sebagai Kabupaten Literasi dan Ibu Bupati sebagai Bunda Literasi oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI.

Tidak berlebihan kiranya jika perpustakaan mengambil peranan sebagai jantung pendidikan karena jika kita lihat dalam Pasal 3 Undang-Udang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan, berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa, dengan demikian perpustakaan bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan nasional.

Saat ini, tugas yang cukup berat bagi perpustakaan daerah Kabupaten tanggamus adalah mengkorelasikan peranan dan fungsinya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana tertuang misi dan visi Kabupaten Tanggamus.
Mengingat stigma yang terbentuk dimasyarakat bahwa perpustakaan tidak lebih sekedar gudang buku, keberadaan perpustakaan hanya bersifat pelengkap dan hanya diakses oleh pihak-pihak tertentu serta manfaatnya juga tidak dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Mengubah stigma masyarakat melalui advokasi guna menciptakan paradigma bahwa Perpustakan Sebagai Jantung Pendidikan dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan tidaklah mudah, upaya pembenahan terus dilakukan oleh perpustakaan daerah Kabupaten Tanggamus diantaranya adalah melakukan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial memiliki peran signifikan, yang bertujuan memperkuat peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga kemampuan literasi meningkat dan dapat mengubah kualitas hidup menjadi lebih baik menuju kesejahteraan, yang berujung peningkatan kreativitas masyarakat dan menipiskan kesenjangan akses informasi.

Diharapkan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan wujud perpustakaan sebagai pembelajaran sepanjang hayat. Di mana perpustakaan bukan hanya sebagai pusat sumber informasi tetapi lebih dari itu sebagai tempat mentrasformasikan diri, sebagai pusat sosial budaya dengan memberdayakankan dan mendemokratisasi masyarakat dan komunitas lokal, dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam prakteknya, perpustakaan selain menyediakan sumber-sumber bacaan untuk menggali informasi dan pengetahuan juga wajib memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan, yang bertujuan untuk pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat sehingga diharapkan performa individu meningkat yang secara otomatis, meningkatkan literasi masyarakat.
Sehingga perwujudan transformasi perpustakaan tersebut dapat diwujudkan sebagai peran pusat ilmu pengetahuan, pusat kegiatan masyarakat, pusat kebudayaan, dan wadah memfasilitasi masyarakat untuk mengembangkan potensi.
Akhirnya, kita sampai pada kesimpulan bahwa peranan perpustakaan sebagai jantung pendidikan masyarakat dan bertanggung jawab atas penyelenggaraan pendidikan dalam meningkat sumber daya manusia dan kesejahteraan, akan terwujud jika ada manfaat langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, literasi untuk kesejahteraan dengan konsep “pengetahuan kolektif untuk mentransfer pengetahuan”

Cipta Karya : Johan Wahyudi MS, S.IPem, ST, MT / Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan dan arsip Daerah Kabupaten Tanggamus.

(Andi/Korwil)
(Darwin/Ketua DPD)
(Ibnu Mas’ud/ Redaktur)

Tim DPD Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus

Giat Vaksin di Kodim 0424 Tanggamus, Wabup Apresiasi Kinerja TNI Menangani Dengan Tertib Dan Konfusif

Tanggamus, – H. Am Syafe’i Wakil Bupati (Wabup) Tanggamus meninjau pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0424 Tanggamus di Aula Jenderal Sudirman Makodim Tanggamus, Disertakan Komanda Kodim (Dandim) 0424/TGM Letkol Arm Micha Arruan, dan Kajari Tanggamus Yanuardi, SH., MH, Selasa (7/9/21).

dalam kesempatan itu, Wabup mengapresiasi kegiatan Vaksinasi tersebut dengan tertib dan kondusif yang diselenggarakan oleh Kodim 0424 Tanggamus.

“Terima kasih atas terselenggaranya vaksinasi tersebut, sebagai langkah percepatan vaksinasi Covid 19 untuk tercapainya herd immunity di Kabupaten Tanggamus,” kata Wabup dihadapan Pers.

Kemudian, Wabup juga menghimbau kepada masyarakat yang mengikuti vaksinasi, agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan. Selain itu Wabup juga meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun telah divaksin.

“Walaupun telah divaksin, tetap terapkan protokol kesehatan,”pinta Wabup.

Dikesempatan yang sama, Dandim 0424/TGM menerangkan bahwa, adanya kegiatan vaksinasi oleh TNI Kodim 0424 Tanggamus untuk masyarakat, bertujuan untuk membantu melancarkan program Pemerintah Pusat dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan mengantisipasi bertambahnya kasus Covid-19 di Kabupaten Tanggamus.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar. Semua itu karena kesadaran masyarakat akan semakin patuh akan kesehatan Covid-19. Dan kami sangat berterima kasih atas kerja keras pemerintah dalam menyelesaikan pandemi covid-19, dan kami hanya bisa membantu menjaga ketertiban dan kondusif,”ujarnya.

(Andi / Korwil )
(Darwin / Ketua DPD)
(Ibnu Mas’ud/ Sek DPD)

Sumber : Tim DPD Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus

Korem 071/Wijayakusuma Laksanakan Serbuan Vaksin Mahasiswa Unsoed

Purwokerto, – Guna mendukung Pemerintah dalam rangka Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) dimasa pandemi Covid-19. Korem 071/Wijayakusuma pada HUT-nya yang Ke-60 menggelar serbuan vaksin kepada seluruh mahasiswa Unsoed Purwokerto.

Serbuan vaksin dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 6 hingga tanggal 8 September 2021, dengan target 5.000 orang, berlangsung di Auditorium Graha Widyatama, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Disampaikan Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., disela peninjauannya dengan didampingi Rektor Unsoed Purwokerto Prof. Dr. Ir. Suwarto, M.S Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E.,M.I.,Pol., dan Dandenkesyah 04-04-04 Purwokerto mengatakan, kegiatan vaksinasi ini ditujukan kepada seluruh mahasiswa Unsoed, dikarenakan mereka akan memasuki Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan kunjungan kerja Bapak Kasad Jenderal Andika Perkasa beberapa waktu yang lalu dan petunjuk arahan dari Bapak Pangdam IV Dipenogoro serta permohonan dari Pihak Universitas Jenderal Soedirman,”ucapnya, Selasa (7/9/21).

Disisilain, Danrem menerangkan terkait dengan kegiatan vaksinasi yang sempat viral karena terjadinya kerumunan beberapa waktu lalu di Unsoed, dirinya sangat menyayangkan terjadinya hal tersebut. Menurutnya, dalam setiap kegiatan apapun haruslah direncanakan dan dikoordinasikan dengan baik, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Sementara itu, Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Suwarto, M.S mengatakan, kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Rektor berharap, dengan vaksinasi ini proses belajar mahasiswa dapat berjalan lancar.

“Mahasiswa Unsoed sebanyak 24 ribu, namun dalam pelaksanaan vaksin ini, masih belum tervaksin seluruhnya dalam kegiatan ini, karena ada diantara mahasiswa yang sudah vaksin tersebar ditempat mereka masing-masing. Kegiatan ini, bagi mereka yang belum, akan dikoordinir oleh BEM Unsoed dengan pendaftaran secara online,” singkatnya.

(Red)
Konsorsium Multimedia Indonesia

Ormas PP Dukung Program Pemkab Tanggamus, Adi : Jangan Kendor 5M!

Tanggamus, – Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila (Ormas-PP) MPC Tanggamus mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam upaya persiapan Pertemuan Tatap Muka (PTM) terbatas yang digelar pada Rapat Kordinasi (Rakor) Gugus Tugas Covid-19.

Menurut informasi yang dihimpun, Sekretaris Daerah (Sekda) Hamid Heriyansah Lubis telah menyampaikan (3/9/21), paling lambat pelaksanaan tersebut akan akan berlangsung pada kamis (9/9) mendatang.

Hal ini tentunya disambut baik oleh Ormas-PP MPC Tanggamus mengapresiasi program tersebut dan sangat berantusias dalam mewujudkan harapan yang selama ini dinantikan oleh banyak peserta didik.

“Kami sangat antusias dan mengapresiasi program pemkab Tanggamus terkait tatap muka, agar peserta didik bisa tumbuh dan berkembang, sebagaimana yang sudah sudah. Bahkan wali murid kalau kita perhatikan, sudah sejak lama mendesak agar anak anaknya kembali kepembelajaran normal disekolahan,”kata Adi Prayoga Sekretaris mewakili Musoppa Ketua Ormas-PP MPC Tanggamus diruangan kerjanya, Senin (6/9/21).

Menurut Adi, dalam penilaiannya selama ini, Siswa dan Siswi peserta didik juga sudah mulai bosan dengan belajar daring, walau regulasi dan kebijakan pemerintah sudah maksimal bagi mereka peserta didik.
Namun yang dikhawatirkan apabila hal itu terus menerus tidak dilaksanakan program tersebut, kemungkinan besar akan menghambat potensi tumbuh kembangnya, sehingga kedepan negeri ini tidak punya cukup putra putri yang berkompeten diberbagai bidang.

“Tentunya sesuai dengan instruksi Bupati dan harapan harapan kita pada umumnya maka dalam hal ini Pemuda Pancasila dengan segala upaya yang ada mencoba untuk berperan aktif dalam rangka mencerdaskan kehidupan berbangsa bernegara khusus nya ditanggamus ini. kami sangat mendukung juga membantu untuk mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar segera diberlakukan nya PTM Terbatas tersebut, baik wali murid wali guru peserta didik dan masyarakat dengan tetap mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pusat atau pemerintah daerah itu sendiri. Seperti apa yang disampaikan dalam rakor, bahwa belum semua peserta didik ataupun tenaga pendidik itu sendiri menerima vaksinisasi gratis dari pemerintah,”jelasnya.

Lanjut Adi, agar program PTM terus berjalan efektif, mari kita semua bersiap menyambut itu, kita sampaikan berita September ceria ini kepada sanak famili, insyaallah dipertengahan bulan ini semua akan seperti sediakalanya. Jayalah putra putri Tanggamus, jangan pernah lelah untuk menuntut ilmu, kelak kalian dan kita semua akan menjadi pemimpin ditanggamus yang kita cintai bersama ini,”tukasnya.

(Ibnu Mas’ud/Darwin)
Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus