Dapat Prioritas, Ibu Hamil Peserta SKD CPNS Lampung Selatan Bebas Antre

JATI AGUNG, Diskominfo Lamsel – Peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lampung Selatan pada pelaksanaan hari kedua sesi I, sesi II dan sesi III didominasi kaum perempuan.

Dari ratusan peserta yang mengikuti tes, ada beberapa peserta wanita dalam keadaan hamil. Para peserta tes SKD CPNS yang sedang hamil, mendapatkan prioritas. Seperti didahulukan tidak perlu antre saat registrasi.

Pemandangan itu terlihat saat ujian SKD CPNS di titik lokasi Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Gedung Laboratorium Teknik 3 Jl. Terusan Ryacudu, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (15/9/2021).

Seperti yang dirasakan Tara Ervian Sari. Wanita kelahiran Batang Hari Ogan ini merasa mendapat perlakuan yang memuaskan.

Sebab, saat datang di lokasi tes, ia tak perlu berdiri dan mengantre seperti peserta yang lain.

“Tadi pas begitu datang langsung diarahin panitia, tidak perlu mengantre. Didahulukan langsung registrasi,” tutur Tara Ervian Sari.

Meski sedang hamil, dia tetap semangat mengikuti tes CPNS 2021. “Ini pertama ikut tes. Mudah-mudahan rezeki,” ucapnya.

Para peserta CPNS yang hamil mendapat prioritas pada pelaksanaan SKD CPNS.

Hal serupa diungkapkan Ana Meidiawati. Warga Rajabasa itu tengah hamil anak kedua memasuki usia 7 bulan.

“Ngak antre, tadi langsung aja masuk registrasi. Enak kok, gak dipersulit lah,” ujarnya.

Dirinya berharap bisa lolos pada tes tersebut. “Semoga bisa lulus, rezeki bayi, amiin,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukanto mengatakan, prioritas diberikan pada perempuan yang hamil.

Mulai dari pemeriksaan dokumen, registrasi pin peserta, memasuki ruang tunggu steril hingga memasuki ruang ujian, peserta yang hamil didahulukan.

“Panitia memberi pelayanan ekstra kepada ibu hamil agar tetap nyaman dan aman saat mengikuti tes SKD CPNS,” ujar Puji ditemui di lokasi tes CPNS.

Tak hanya ibu hamil, bagi peserta yang memiliki disabilitas fisik atau sedang sakit, panitia memberikan tempat khusus agar tak perlu mengantre seperti yang lain.

“Kalau peserta yang umum itu ketika registrasi antre berdiri. Tetapi kalau yang hamil, sakit dan difabel kita prioritaskan diberikan tempat khusus agar tidak perlu mengantre seperti yang lain,” tuturnya. (Az)

Ibu Hamil di Lampung Selatan Mulai di Vaksin Covid-19

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil (bumil) mulai dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto secara resmi melakukan pencanangan vaksinasi Covid-19 untuk bumil, di Puskesmas Way Urang, Kalianda, Rabu (15/9/2021).

Selaku Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni menyaksikan penyuntikan dosis pertama dalam program vaksinasi Covid-19 bagi bumil di Lampung Selatan.

Nampak hadir mendampingi, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Joniansyah, Ketua IBI Lampung Selatan serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lampung Selatan Yani Thamrin.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Joniansyah melaporkan, tujuan pelaksanaan vaksinasi tersebut adalah untuk menurunkan risiko penularan Covid-19 pada bumil.

“Sasaran kegiatan vaksinasi ini adala 5.000 ibu hamil yang ada di Kabupaten Lampung Selatan,” terang Joniansyah.

Bunda Winarni memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil.

Sementara, pada kesempatan itu, Winarni sangat mengapresiasi dan merasa bersyukur dengan pencanangan vaksinasi bagi bumil.

“Ini acara yang kita tunggu-tunggu. Dimana ibu hamil dan menyusui bisa mengikuti vaksinasi Covid-19”, katanya.

Winarni meminta kepada semua pihak terkait, agar melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi bumil di Lampung Selatan.

“Untuk ibu hamil segera di vaksin. Dengan mempertimbangkan semakin tingginya jumlah ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 dan tingginya risiko bagi ibu hamil apabila terinfeksi Covid-19 menjadi berat serta berdampak pada kehamilan serta bayinya,” katanya.

Adapun, upaya pemberian vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil tersebut juga telah direkomendasikan oleh Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). Dan pada tanggal 2 Agustus 2021 telah dilakukan pemberian vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil sebanyak 2 dosis dengan interval 28 hari,” tandasnya.

Sementara itu, pelaksanaan pencanangan vaksinasi Covid-19 bagi bumil itu juga dilaksanakan secara virtual yang diikuti oleh seluruh Tim Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kepala UPT Puskesmas, dan Bidan Desa se-Kabupaten Lampung Selatan.

Pada kesempatan tersebut Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermato juga berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi bumil. (Kmf)

Puluhan Peserta Lupa Bawa Kartu Ujian, Panitia CPNS Kabupaten Lampung Selatan Siapkan Layanan Informasi dan Call Center

JATI AGUNG, Diskominfo Lamsel – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memasuki hari kedua.

Panitia CPNS mewajibkan peserta menunjukkan sejumlah dokumen sebagai syarat untuk mengikuti ujian.

Selain wajib membawa KTP Asli dan Kartu Ujian, para peserta juga wajib membawa Kartu Deklarasi Sehat dan surat hasil Swab Test RT PCR atau Rapid Test Antigen yang merupakan persyaratan baru karena pelaksanaan CPNS dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Pada pelaksanaan CPNS hari kedua, masih didapati sejumlah peserta yang lupa membawa dokumen yang telah ditetapkan dalam tata tertib pelaksanaan CPNS 2021.

Seperti yang dialami Mia Listiyani. Warga Campang 3, Kecamatan Sidomulyo yang melamar sebagai Terampil-Bidan di Puskesmas Way Urang ini lupa membawa Kartu Peserta Ujian.

“Iya lupa (bawa). Karena saya kan ada bayi, biasa sibuk. Mungkin selip, buru-buru,” tutur Mia Listiyani ditemui Diskominfo Lamsel di lokasi tes CPNS, Rabu pagi (15/9/2021).

Meski demikian, Panitia Pelaksana SKD CPNS Kabupaten Lampung Selatan masih memberi toleransi bagi peserta yang lupa membawa atau lupa mencetak Kartu Peserta Ujian.

Panitia menyiapkan layanan informasi dan call center untuk memberikan pelayanan kepada peserta yang mendapati kendala saat ingin melakukan registrasi untuk mengikuti ujian.

“Terima kasih karena ada layanan ini. Sangat bermanfaat sekali. Saya sangat terbantu,” ucap Mia Listiyani.

Panita Pelaksana CPNS Kabupaten Lampung Selatan memberi layanan kepada peserta yang lupa mencetak kartu ujian.

Hal serupa diungkapkan Nurani Mulya. Dirinya merasa sangat terbantu dengan layanan dari Panitia CPNS BKD Lampung Selatan.

Warga kelahiran Jakarta yang juga mendaftar sebagai Terampil-Bidan di Puskesmas Kalianda ini tidak membawa Kartu Peserta Ujian.

“Saya pikir sudah ke print, itu kan ada empat lembar sama semua. Rupanya satunya (Kartu Peserta Ujian) ngak ke print. Tapi sudah dibantu sama panitia. Saya ucapkan terima kasih kepada panitia,” tuturnya.

Sementara, Kepala BKD Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukanto mengingatkan agar peserta tidak lupa membawa identitas dan dokumen sesuai yang telah diatur saat mengikuti SKD CPNS 2021.

Puji mengungkapkan, dihari kedua pelaksanaan CPNS, banyak peserta yang tidak membawa Kartu Peserta Ujian sehingga tidak bisa melakukan registrasi.

“Sebagian dari mereka rata-rata lupa mencetak atau salah cetak. Tetapi kita masih memberi toleransi selama peserta bisa menunjukkan identitas sesuai yang terdata di SSCASN 2021. Kita beri layanan cetak ulang untuk peserta,” terang Puji Sukanto.

Dari data absensi Panitia Pelaksana CPNS, sesi I SKD CPNS dihari kedua diikuti peserta sebanyak 358 orang. Dari total 400 peserta di sesi I, 42 peserta tidak hadir mengikuti tes.

Sementara itu, pelaksanaan CPNS tahun 2021 di lingkungan Pemkab Lampung Selatan dilaksanakan di Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Gedung Laboratorium Teknik 3 Jl. Terusan Ryacudu, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. (Az)

Bunda Winarni Buka Workshop Eco Printing dan Lomba Mewarnai Tingkat Paud dan TK se-Lampung Selatan

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang juga Ketua Umum Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS) Hj. Winarni Nanang Ermanto membuka lomba mewarnai tingkat PAUD dan TK se-Kabupaten Lampung Selatan.

Lomba mewarnai yang dirangkai dengan Workshop Eco Printing itu diselenggarakan di panggung terbuka Radio DBFM Kalianda, Rabu (15/9/2021).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Radio DBFM dan DKLS itu, dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kreativitas anak dan perekonomian pada masa pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya, Winarni sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan lomba mewarnai dan workshop eco printing tesebut.

Menurutnya, kegiatan itu bisa menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kreativitas dan perekonomian masyarakat di Lampung Selatan.

“Sangat-sangat apresiasi. Baik dari Dinas Kominfo dan DBFM yang bersinergi dengan DKLS. Ini bisa menjadi program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat serta mencerdaskan anak bangsa karena bisa terselenggara disini,” tuturnya.

Winarni menambahkan, kegiatan lomba mewarnai tingkat PAUD dan pelatihan bagi masyarakat dan pelaku UMKM itu sangat positif untuk diselenggarakan. Pasalnya, dalam pembuatannya menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan.

“Rupanya dengan eco printing kita bisa memadukan tumbuhan yang ada disekitar kita dengan kain, sehingga bisa menjadi sebuah batik yang indah dan bisa kita gunakan. Nah ini banyak diminati memang batik eco printing, apalagi sekarang pada masa pandemi sangat dibutuhkan,” katanya.

Lebih lanjut Winarni menyampaikan, kegiatan yang memadukan antara pemerintah dan pelaku usaha ini, sangat baik dalam meningkatkan perekonomian dan kreativitas pada masa pandemi. Kemudian, hal ini juga bisa menjadi Indeks Inovasi Daerah dengan nilai yang bagus dan kuat.

“Ini harus ditingkatkan sinerginya. Karena ini mengaitkan inovasi usaha. Ini menjadi Indeks Inovasi Daerah, karena dengan dukungan pemerintah yang didukung oleh  para pelaku usaha, tentu ini akan menjadi nilai yang kuat dan bagus,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Radio DBFM Lampung Selatan, Rudi Suhaimi mengatakan, lomba mewarnai tingkat PAUD dan TK se-Lampung Selatan diikuti oleh 273 peserta. Setelah dilakukan penyaringan secara online terseleksi menjadi 20 peserta yang masuk dalam grand final pada hari ini.

Sedangkan, kegiatan Workshop Eco Printing diikuti oleh 33 peserta dari seluruh kalangan masyarakat Lampung Selatan. Kegiatan diselenggarakan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

“Kalau kita jangkau semua peserta akan membludak. Kita tetap patuhi protokol kesehatan, maka dari itu kami batasi untuk yang hadir disini. Kita seleksi dulu secara online setelah itu tersaringlah sebanyak 20 peserta untuk lomba tingkat PAUD,” ungkap Rudi dalam laporannya.

Dalam kesempatan itu, Rudi juga menjelaskan terkait anggaran pelaksanaan kegiatan lomba mewarnai dan Workshop eco printing.

Rudi menyebut, pendanaan didapatkan dari berbagai mitra Radio DBFM yang ikut serta dalam mendukung kegiatan, salah satunya yaitu DKLS.

“Anggaran pelaksanaan kegiatan ini murni dari DKLS. Serapan anggaran untuk pembinaan seniman-seniman yang ada di Lampung Selatan,” jelasnya.

Rudi berharap dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut dapat menambah kreativitas serta wawasan peserta. Sehingga kedepan mampu membantu dalam membangkitkan perekonomian di Lampung Selatan.

“Paling tidak peserta workshop bisa membagi pengetahuannya. Ini salah satu upaya peningkatan ekonomi kreatif. Minimal untuk menghemat biaya, kalau ibu-ibu peserta workshop ingin beli baju batik tidak mengeluarkan biaya. Artinya bisa menggunakan bahan disekitarnya,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Selatan, M. Sefri Masdian mengatakan, kegiatan mewarnai tingkat PAUD itu masuk dalam program ABC (Anak Bangsa Cerdas). Dimana program ABC juga diselenggarakan untuk meningkatkan Indeks Inovasi Daerah.

“Kegiatan ini masuk dalam program Radio DBFM dalam program ABC. Dengan segala keterbatasan yang ada, kami selalu berupaya untuk menampilkan atau program-program yang sesuai dengan bidang kami,” ujarnya. (ptm)

Bupati Tanggamus Apresiasi Pemprov Lampung Launching Program e-Samdes dan Desamart

Kotaagung – Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani, mengikuti Kegiatan Launching Program e-Samdes dan Desamart oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, secara virtual meeting dari Rumah Dinas Bupati di Kotaagung, Selasa (14/9/2021).

Launching dilakukan dalam rangka melaksanakan Program Elektronik Samsat Desa (e-Samdes) untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, dan Desamart di Provinsi Lampung.

Turut mendampingi Gubernur, Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, Forkopimda Provinsi lampung, Dirut PT Bank Lampung, Dirut Operasional PT Jasa Raharja Lampung, General Manajer PT Telkom Wilayah Lampung, Dirut PT Pembangunan Lampung, Dirut PT Candra Perdana Abadi lampung, Dirlantas Polda Lampung dan Bupati Lampung Tengah, di Balai Kampung Wates, Kecamatan Bumiratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah.

Kegiatan juga diikuti secara virtual meeting oleh para Bupati dan Walikota, Kepala Perangkat Daerah, serta Kepala Desa dan Ketua BUMDes se Provinsi Lampung.

Gubernur lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pajak kendaraan bermotor saat ini merupakan merupakan penyumbang tertinggi penerimaan daerah dari sektor pajak daerah, sehingga perlu ditingkatkan pelayanan serta perluasan pelayanan terhadap masyarakat untuk mewujudkan pelayanan pajak yang optimal.

Terbentuknya pelayanan Program e-Samdes dan Desamart adalah salah satu langkah pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan pembayaran pajak kendaraan bermotor, supaya masyarakat tidak lagi mengeluhkan biaya transport dalam menjangkau dan membayar pajak kendaraan bermotor. Diharapkan program ini juga menjadi salah satu pogram yang dapat meningkatkan pendapatan daerah yang lebih baik dan meningkat, jika seluruh masyarakat dan wajib pajak, taat membayar pajak.

“Jadi dengan adanya Aplikasi e-Samdes, masyarakat cukup mendatangi BUMDes ditempat tinggalnya dan dapat melakukan transaksi pembayaran. Setelah selesai melakukan transaksi pembayaran, wajib pajak akan menerima tanda bukti.”

“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan mempermudah dalam membayar pajak kendaraan bermotor”, jelas Gubernur.

Selanjutnya Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Samsat Provinsi Lampung yang telah berinovasi mengembangkan E-Samdes.

“Saya mengapresiasi Samsat Provinsi Lampung atas inovasi dalam mengembangkan program E-Samdes sehingga pemerintah bisa mengakomodir bagaimana pelayanan publik yang mudah, cepat, dan transparan,” ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, Program E-Samdes ini merupakan suatu keniscayaan yang harus dibangun oleh pemerintah.

“Selama ini pemerintah menuntut masyarakat untuk membayar pajak akan tetapi tidak memikirkan kemudahan masyarakat dalam membayar pajak, sehingga kita perlu berinovasi yang lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara Bupati Hj Dewi Handajani, usai kegiatan menyampaikan bahwa atas nama masyarakat Kabupaten Tanggamus, dirinya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung, atas dilaksanakannya Program e-Samdes dan Desamart di Provinsi Lampung.

“Dengan adanya program dan aplikasi e-Samdes ini, tentu akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, sehingga diharapkan penerimaan pajak daerah dari kendaraan bermotor akan meningkat.”

“Selain itu BUMDes juga akan berkembang, ditambah lagi dengan berjalannya aplikasi Desamart, yang akan membantu masyarakat khususnya petani, sehingga diharapkan akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.

Bupati juga menyatakan akan selalu mendukung dan mensukseskan program tersebut, agar berjalan dengan baik di Kabupaten Tanggamus.

“Selanjutnya tentu kita akan mendukung program tersebut, agar berjalan dan berkembang di Kabupaten Tanggamus. Karena itu semua untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat,” pungkas Bunda Dewi.

Turut mendampingi Bupati, Asisten Bidang Pemerintahan Faturrahman, Asisten Bidang Ekobang Sukisno, serta Kabag Protokol Rienz Abdul Kodir. (*/Red)

Team Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus :
Andi/Korwil
Darwi/Ketua DPD (Biro)
Ibnu Mas’ud/Sekretaris DPD

Peduli Terhadap Warganya, Bunda Winarni Besuk Penderita Kanker Payudara dan Anak Penderita Lumpuh Sejak Lahir di Palas

PALAS, Diskominfo Lamsel – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto membesuk warga Kecamatan Palas yang menderita penyakit kanker payudara dan lumpuh sejak lahir.

Bunda Winarni mengungjungi kedua warganya yang berbeda desa itu didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lampung Selatan Yani Thamrin, Camat Palas Rika Wati, dan Kepala UPT Puskesmas Palas Syamsul Muis, pada Selasa (14/9/2019).

Di Desa Palas Bangunan, Kecamatan Palas, Winarni menyambangi kediaman Tasminah (48) penderita penyakit kanker payudara.

Istri dari Marsum itu menderita penyakit kanker payudara selama 2 tahun terakhir. Tasminah sudah sering dirawat di RSUD Bob Bazar karena penyakitnya. Kini ia melakukan perawatan mandiri di rumah.

Dalam kesempatan itu, Bunda Winarni memberikan sejumlah bantuan dan dukungan kepada keluarga Tasminah agar selalu semangat untuk kesembuhan.

“Ibu Tasminah yang semangat, cepat sembuh. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kekuatan dan jalan untuk kita semua,” ujar Winarni kepada Tasminah dan keluarga.

Dalam kunjunganya itu, Winarni juga meminta pihak RSUD Bob Bazar Kabupaten Lampung Selatan untuk memperhatikan Tasminah.

“Alhamdulillah, sudah melakukan kemoterapi yang pertama. Mudah-mudahan semakin baik. Pak Bupati Nanang titip salam belum bisa datang. Tapi beliau selalu mendoakan semua masyarakatnya,” kata Winarni.

Sementara, Tasminah dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan yang telah berulang kali memperhatikan dan membesuk Tasminah.

“Terima kasih ibu bupati. Hanya Allah yang dapat membalasnya. Saya sengaja meminta ibu datang hanya sekedar untuk mengucapkan terima kasih,” tutur Tasminah seraya berurai air mata.

Dari Desa Palas Bangunan, Bunda Winarni bertolak ke kediaman Anwar (6) penderita lumpuh sejak lahir yang tinggal di Desa Bali Agung, Kecamatan Palas.

Anwar merupakan anak dari Tarniyasih, seorang janda yang kini bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Kota Jakarta. Tarniyasih harus bekerja di luar daerah untuk menghidupi anaknya. Sementara anaknya, Anwar kini tinggal bersama neneknya.

Dalam kesempatan itu, Bunda Winarni yang juga Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan ini, memberi bantuan juga dukungan kepada keluarga Tarniyasih.

Bunda Winarni meminta keluarga Tarniyasih untuk tetap sabar, menerima semua jalan yang diberikan Allah Yang Maha Kuasa Kuasa.

“Allah pasti berikan kesabaran dan kekuatan. Kami semua mensupport. Kalau ada keperluan apa-apa lapor dengan Kepala Desa dan UPT Puskesmas,” kata Bunda Winarni.

Winarni juga meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan untuk memperhatikan kesehatan dan asupan gizi Anwar.

“Dinas Kesehatan mohon prioritas perhatiannya. Kasus ini adalah kelainan sejak lahir, butuh perhatian kita secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara itu, Tarniyasih mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan yang telah datang memberikan perhatian kepada Anwar.

“Terima kasih ibu sudah menjenguk kami disini. Mudah-mudahan Allah membalas kebaikan ibu dan Pak Nanang. Semoga selalu diberi kesehatan dan perlindungan dari Allah SWT,” ucap Tarniyasih. (Kmf)

Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Buka Pelatihan Pembuatan Tepung Singkong Bagi Kader PKK Desa Palas Aji

PALAS, Diskominfo Lamsel – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (PKK) Kabupaten Lampung Selatan membuka pelatihan pembuatan tepung singkong bagi TP PKK Desa Palas Aji, Kecamatan Palas.

Pelatihan digelar di Kantor Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Selasa (24/9/2021).

Nampak hadir pada kegiatan itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ketut Sukerta, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lampung Selatan Yani Thamrin, Camat Palas Rika Wati, Ketua TP PKK Desa Palas Aji beserta jajaran.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Palas Aji, Gustafriansyah melaporkan, bahwa kegiatan pelatihan itu terdapat dalam program kerja kelompok kerja (Pokja) 3 TP PKK Desa Palas Aji.

“Memang ini programnya ada di Pokja 3. Untuk itu kami mohon arahan dan bimbingan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto,” tuturnya.

Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni dalam sambutannya sangat mengapresiasi diadakannya kegiatan pelatihan pembuatan tepung singkong dan berbagai jenis olahan makanan dari tepung singkong.

Dirinya berharap, melalui kegiatan tersebut dapat memberikan pengetahuan dan wawasan serta pengalaman belajar untuk memahami seluruh aspek yang berkaitan dengan proses pembuatan tepung dari bahan baku singkong.

“Saya berharap agar ilmu yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini dapat bermanfaat dan berguna. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Kita juga dapat membagikan ilmunya kepada masyarakat sekitar tempat kita tinggal,” ujarnya.

Winarni menambahkan, diadakannya pelatihan tersebut juga sejalan dengan anjuran dari pemerintah pusat dalam mengurangi makanan non beras.

Selain itu, Winarni juga meminta aparatur desa agar dapat lebih memperhatikan peningkatan perekonomian masyarakat melalui Alokasi Dana Desa (ADD).

“Saya juga berharap kepada aparatur desa dalam hal ini Kepala Desa Palas Aji, kedepannya dapat membantu anggaran program pengadaan mesin pembuat dan pengolahan bahan baku singkong melalui ADD. Sebab ADD dapat disisihkan untuk mendorong perekonomian masyarakatnya,” tandasnya. (Kmf)

Tinjau SKD CPNS Hari Pertama di ITERA, Sekdaprov Lampung Ingatkan Peserta Jangan Tergoda Iming-Iming

JATI AGUNG, Diskominfo Lampung – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai digelar hari ini, Selasa, 14 September 2021.

Pelaksanaan tes berlangsung di titik lokasi (tilok) Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Gedung Laboratorium Teknik 3 Jl. Terusan Ryacudu, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Sejumlah pejabat negara mulai dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Pemerintah Provinsi Lampung, dan Pemkab Lampung Selatan hadir meninjau pelaksanaan CPNS hari pertama di Provinsi Lampung.

Nampak Kepala Kantor Regional V BKN Julia Leli Kurniatri, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Thamrin, hadir pada sesi I pelaksanaan SKD CPNS hari pertama di tilok ITERA.

Selain untuk memastikan kelancaran pelaksanaan tes, mereka datang untuk memberikan motivasi kepada para peserta yang akan mengikuti tes CPNS.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya dengan iming-iming orang tidak bertanggungjawab yang mengaku bisa menjanjikan kelulusan peserta dalam seleksi CPNS tahun 2021.

“Ingat ! jika ada saudara, tetangga, atau ada orang yang menjanjikan, mengiming-imingi, memberi jalan supaya bisa lulus, jangan percaya,” tukas Fahrizal Darminto saat memberikan arahan kepada peserta di ruang ujian sebelum pelaksanaan tes dimulai, Selasa pagi (14/9/2021).

Fahrizal Darminto menyatakan, seleksi CPNS dengan sistem Computer Assited Test (CAT) dilakukan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pelaksanaan tes ini sangat transparan, begitu masuk login mulai tes, itu skornya langsung keluar. Keluarga yang di rumah bisa memonitor dari chanel Youtube BKN. Jadi langsung kelihatan skornya. Tidak ada permainan-permainan,” tegasnya.

Fahrizal Darminto menyarankan, agar peserta yang mengikuti tes mempersiapkan diri dengan baik serta dilandasi dengan niat yang luhur dan yang tulus untuk menjadi abdi negara dan abdi masyarakat.

“Jangan terpengaruh dengan orang yang mencoba untuk memberikan janji-janji. Berhasil atau tidaknya ini semua tergantung dari usaha yang saudara-saudara lakukan. Tentu tetap berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandasnya.

Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto didampingi Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin memantau pelaksanaan CPNS di tilok ITERA.

Sementara, Kepala Kanreg V BKN, Julia Leli Kurniatri mengatakan, dari tahun ke tahun pihaknya terus melakukan peningkatan sistem CAT yang menjadi metode dalam perekrutan CPNS yang bebas kecurangan.

“Kelebihan SKD dengan CAT ini kan transparasinya. Kalau dulu, orang harus kesini (lokasi tes) untuk melihat hasilnya. Sekarang bisa lihat nilainya dari mana saja melalui Youtube. Ini kelebihan pertama,” katanya.

Dia mengungkapkan, ada yang berbeda pada pelaksanaan tes CPNS tahun ini. BKN menggunakan face recognition atau alat pendeteksi wajah bagi para peserta.

Belajar dari pelaksanaan SKD sebelumnya, BKN menghindari adanya kecurangan di antara peserta seleksi. Salah satu kecurangan yang biasanya terjadi adalah calo ujian CPNS.

“Bermula dari keluhan banyaknya joki-joki. Sekarang kita ada pendeteksi wajah. Jadi yang melakukan registrasi di depan, itulah yang bisa masuk ke ruang tes. Kita pastikan yang ikut tes orang yang sama saat mendaftar CPNS,”  kata Julia Leli Kurniatri.

Ia menambahkan, pelaksanaan tes CPNS tahun 2021 berlangsung di masa pandemi Covid-19. Setiap peserta tes wajib dicek suhu tubuhnya. Hal itu merupakan bagian dari protokol kesehatan seleksi CPNS.

Julia Leli Kurniatri menyebut, peserta seleksi dengan suhu tubuh diatas 37,3 derajat akan mengikuti tes di ruangan terpisah dengan peserta lain.

“Yang sehat ada ruangannya, yang saat ini hadir tetapi suhu badannya diatas 37,3 derajat kita juga sediakan ruangan khusus. Bahkan kalau ada yang positif Covid-19 kita jadwal ulang. Kalau yang hadir ada yang positif kita juga sediakan ruang terbuka. Jadi kita benar-benar memberikan fasilitas yang sama untuk semua warga masyarakat yang mengikuti CPNS,” katanya.

Sementara itu, dari data BKD Lampung Selatan, jumlah peserta yang mengikuti tes SKD dihari pertama pelaksanaan CPNS pada sesi I, II, dan III berjumlah 1.200 orang.

Dari total itu, puluhan peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir hingga tes dimulai. (Az)

DPRD Tanggamus Gelar Paripurna Penyampaian KUPA-PPASP Dan Ranperda 2021

Tanggamus, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus menggelar rapat paripurna secara virtual dengan Pemerintah Daerah dalam rangka penyampaian rancangan kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA) dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan (PPAS-P) tahun anggaran 2021 serta Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Tanggamus. Senin (13/9/21).Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan bersama Wakil Ketua I Irwandi Suralaga, Wakil Ketua II Tedi Kurniawan dan Wakil Ketua III Kurnain.

Foto : Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani saat Vicon Rapat Paripurna DPRD Tanggamus

Disisi lain, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Sekretaris Kabupaten Hamid Heriansyah Lubis serta para asisten mengikuti rapat paripurna dari rumah dinas Bupati melalui Video Conferen.

Dikesempatan itu, Bupati Dewi Handajani dalam menyampaikan, pendapatan daerah Kabupaten Tanggamus pada APBD tahun 2021 diproyeksikan sebesar Rp1.908.373.089.250.

Kemudian pada APBD perubahan 2021 menjadi Rp1.868.284.432.640 atau turun sekitar Rp40 miliar. Ini disebabkan adanya penurunan dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat dan perhitungan Silpa tahun anggaran sebelumnya.

Untuk belanja pada APBD murni tahun 2021 diproyeksikan sebesar Rp1.995.773.089.250. Pada APBD perubahan menjadi Rp1.999.675.545.853 atau naik sekitar Rp3,9 miliar. Kenaikan tersebut bersumber dari Silpa tahun anggaran sebelumnya untuk jenis belanja tunjangan profesi guru, bantuan operasional sekolah (BOS), BLUD dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Secara garis besar, belanja daerah tahun 2021 digunakan untuk pembiayaan program prioritas dalam rangka pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19, infrastruktur untuk mendukung pemulihan ekonomi, pelaksanaan program 55 Rencana Aksi De-Sa ASIK. Kemudian untuk pemenuhan kewajiban pemerintah daerah yang telah diatur melalui peraturan perundangan-undangan seperti pengalokasian dana desa, fungsi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, penguatan APIP dan inovasi daerah serta bersinergi dengan program prioritas pemerintah pusat dan Pemprov Lampung,”jelas Bupati.

Lanjutnya, pembiayaan daerah Kabupaten Tanggamus pada APBD murni tahun 2021 total sebesar Rp87,4 miliar. Pada APBD Perubahan 2021 menjadi sebesar Rp131,39 Miliar atau naik sebesar Rp43,99 Miliar.

“Kenaikan ini bersumber dari penerimaan pembiayaan Silpa tahun anggaran sebelumnya, berdasar hasil audit BPK. Dengan kondisi di atas, maka rancangan KUPA dan PPAS-P Kabupaten Tanggamus tahun 2021 diproyeksikan tetap dalam kondisi anggaran berimbang antara pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah,”terang Bupati.

Foto : Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, S.Sos dan Wakil 1 Irwandi Suralaga

Sementara, menyikapi penyampaian Bupati tersebut, Ketua DPRD Tanggamus menyampaikan bahwa, penyampaian KUA-PPAS perubahan APBD 2021 selanjutnya akan dibahas sesuai jadwal yang telah ditetapkan Badan Musyawarah (Banmus), yaitu 14-16 September 2021.

“Kami harap pembahasan tersebut dapat dilakukan tepat waktu sesuai yang telah ditentukan dan dibahas secara cermat sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Hasil pembahasan Badan Anggaran, selanjutnya akan disampaikan pada rapat paripurna yang akan dilaksanakan 17 September 2021,” kata Heri Agus Setiawan.

(Advertorial)

Tim DPD Konsorsium Multimedia Indonesia Tanggamus :
Andi / Korwil
Darwin / Ketua DPD (Biro Tanggamus)
M Ibnu Mas’ud / Sek DPD

Admin : Ibnu

Gubernur dan Kapolda Lampung Apresiasi ZI WBK Kanwil BeLa

Bandar Lampung, 13 September 2021 – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan
kepada masyarakat (wajib pajak), Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung tengah
membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Pembangunan Zona
Integritas (ZI) mendasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 10 Tahun 2019 sebagai perubahan dari Permenpan RB Nomor 52
tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi
dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM). Sedangkan di Kementerian Keuangan
diatur berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 426/KMK.01/2017 tentang Pedoman
Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih
dan Melayani (WBK/WBBM).
Secara garis besar, strategi pembangunan ZI WBK yang telah dilakukan oleh Kanwil DJP
Bengkulu dan Lampung meliputi 5 (lima) bidang: komitmen, inovasi, peningkatan pelayanan di
tengah pandemi Covid-19, monitoring dan evaluasi serta manajemen sosial. Penandatanganan
Pakta Integritas sebagai tanda kick off dimulainya pembangunan ZI menuju WBK telah dilakukan
sebagai langkah awal, dan dilanjutkan dengan internalisasi secara massif dan intensif baik secara
langsung maupun bersama media massa untuk membangun awareness.
Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung fokus pada 6 area perubahan yang merupakan tiang dalam
pembangunan ZI menuju WBK. 6 area perubahan tersebut yaitu area manajemen perubahan,
area penataan tata laksana, area penataan sistem manajemen SDM, area penguatan
akuntabilitas, area penguatan pengawasan, area peningkatan pelayanan publik. Selain itu, untuk
mendukung pembangunan ZI menuju WBK, telah dilakukan berbagai inovasi dalam bidang
peningkatan kualitas layanan dan kinerja organisasi, serta penguatan integritas. Inovasi tersebut
diantaranya:
• Sosialisasi Whistle Blowing System (WBS) melalui public campaign sebagai
instrumen penguat pengawasan yang dilakukan oleh pihak eksternal.
• BELA UMKM, kegiatan pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui
Business Development untuk mendukung peran UMKM sebagai penggerak ekonomi
dan meningkatkan kepatuhan perpajakan.
• Tax Priority Approach dan Program TRUST, bertujuan untuk memberikan
pelayanan prima dan meningkatkan kepercayaan wajib pajak kepada Direktorat
Jenderal Pajak.
• Joint Program dengan Pemeintah Daerah (Pemda) dan Program Secondment
dengan Unit Eselon I lain di Lingkungan Kementerian Keuangan sebagai bentuk
upaya kolaboratif sinergi pemanfaatan data dan kegiatan bersama.
• PIPK (Penguatan Integritas dan Peningkatan Kompetensi) dalam format talkshow
tiap 2 (dua) minggu sekali dengan mengusung tema pembelajaran kolaboratif.
• PROPELA, merupakan program modifkasi dari program Know Your Employee)
bertujuan untuk memitigasi risiko terjadinya fraud dan penyalahgunaan wewenang.
Selain itu, Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung tanggap terhadap pandemi Covid-19 dengan
upaya penerapan protokol kesehatan secara ketat serta meminimalisir kontak antar pegawai
dan wajib pajak dengan memberikan layanan melalui media daring dan tetap memperhatikan
ketentuan standar pelayanan.
Nomor SP-6/WPJ.28/2021
Pembangunan ZI menuju WBK ini juga merupakan bentuk komitmen Kanwil DJP Bengkulu
dan Lampung untuk terus menerus melakukan perbaikan, meningkatkan kinerja organisasi
dan prestasi yang telah dicapai, dan selalu berusaha memberikan pelayanan yang optimal
kepada wajib pajak. Atas seluruh upaya dan perbaikan yang dilakukan, beberapa prestasi
yang diraih diantaranya adalah:
• Capaian kinerja melebihi target penerimaan pajak pada Tahun 2020 di Lingkungan
Kementerian Keuangan dan mendapat peringkat 4 di Lingkungan Direktorat Jenderal
Pajak.
• Kantor Wilayah Terbaik se-Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2019.
• Kantor Wilayah Terbaik Kedua Tingkat Kementerian Keuangan Tahun 2019.
• 3 (tiga) Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Lingkungan Kanwil DJP Bengkulu dan
Lampung telah berhasil meraih predikat WBK, yaitu KPP Pratama Argamakmur, KPP
Pratama Metro, dan KPP Pratama Teluk Betung pada tahun 2019 dan 2020.
Pembangunan ZI menuju WBK di Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung didukung oleh
Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, dan
Kepala BIN Daerah Provinsi Lampung. Dukungan ini merupakan bentuk bahwa pelaksanaan
pembangunan ZI menuju WBK Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung dilakukan dengan
bersungguh-sungguh.
Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Tri Bowo, mengungkapkan bahwa pembangunan
ZI menuju WBK di Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung akan berhasil dengan adanya
dukungan dan pengawasan dari seluruh wajib pajak.