Hadiri Vaksinasi Serentak di Polresta Bandar Lampung, Kapolda : Antisipasi Laju Pertumbuhan Covid-19 Saat Nataru

Bandar Lampung –Kapolda lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno menghadiri pelaksanaan kegiatan vaksinasi serentak se-Indonesia guna mendukung pemerintah untuk mengkaselerasi pelaksanaan vaksinasi nasional agar segera mencapai kekebalan komunal atau herd immunity dalam hadapi pandemi covid-19 bertempat di Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (27/11/2021) siang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Pejabat Utama Polda Lampung dan Forkopimda Kota Bandar Lampung.

Hendro menjelaskan, vaksinasi serentak se-Indonesia ini bertujuan untuk mendukung pemerintah mengkaselerasi pelaksanaan vaksinasi nasional agar segera mencapai kekebalan komunal atau herd immunity dalam hadapi pandemi covid-19.

“Jadi kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemerintah mengkaselerasi pelaksanaan vaksinasi nasional agar segera mencapai kekebalan komunal atau herd immunity dalam hadapi pandemi covid-19 sehingga diharapkan target vaksinasi 70 persen diakhir tahun sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat terwujud”, kata Hendro.

Pada kegiatan tersebut Polresta Bandar Lampung menyiapkan 1500 dosis vaksin bagi masyarakat yang belum divaksin baik dosis pertama maupun dosis kedua.

Selain itu juga Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menyerahkan tabung oksigen sebanyak 150 tabung kepada Kapolresta Bandar Lampung untuk digunakan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan akselerasi vaksinasi covid-19 tersebut digelar serentak di 3.822 titik se-Indonesia dengan target 1,1 juta sampai 1,6 juta masyarakat.

“Akselerasi vaksinasi ini sebagai salah satu strategi untuk mengantisipasi terjadinya laju pertumbuhan covid-19 di periode Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru)”, imbuhnya.

Ujian Sidang Terbuka, Rektor IIB Darmajaya Resmi Sandang Gelar Doktor

BANDARLAMPUNG – Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., berhasil menyelesaikan studi doktoralnya setelah menjalani sidang terbuka pada Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri (UIN) Radin Intan Lampung, Kamis (2/12/2021).
Dalam sidang terbuka dengan penguji Prof. Dr. H. Idham Kholid, M.Ag sebagai Ketua, Dr. Koderi, M.Pd. (sekretaris), dan penguji 1 Prof. Dr. H. Syaiful Anwar, M.Pd., Prof. Dr. H. Moh. Mukri M.Ag. (penguji 2), Prof. Dr. H. Agus Pahrudin, M.Pd. (penguji 3), Prof. Dr. Hj. Siti Patimah, M.Pd. penguji 4) dan Dr. H. Jamal Fakhri, M.Ag, (penguji 5)
Sidang berlangsung pukul 15.30 WIB dan dilakukan secara virtual tersebut berjalan lancar. Dalam sidang terbuka tersebut, Firmansyah mengangkat judul disertasi “Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Swasta di Bandar Lampung” dan mendapatkan nilai sangat memuaskan.
“Alhamdulillah, akhirnya dapat selesai. Terima kasih atas dukungan dari keluarga terutama istri tercinta dan anak-anak serta Civitas Academica IIB Darmajaya. Kakak-kakak saya Ketua Yayasan Alfian Husin Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A., dan Bendahara Yayasan Ary Meizari, S.E., MBA,” kata Firmansyah.
Bang Firman–biasa dia disapa–menjelaskan dengan selesainya studi doktoral ini juga menjadi awal untuk memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat. “Terima kasih juga kepada para penguji dan promotor yang telah banyak memberikan masukkan untuk kesempurnaan disertasi ini. Semoga menjadi ladang amal dan ibadah,” tuturnya.
Rektor IIB Darmajaya ini juga berharap dapat menginspirasi kaum muda dalam menempuh pendidikan lebih tinggi lagi. “Semoga disertasi ini juga dapat bermanfaat bagi perguruan tinggi dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam, yang saya nilai SKSnya masih sangat sedikit,” kata dia.

“INFLASI NOVEMBER 2021 MENINGKAT, PERLU WASPADAI PENINGKATAN PERMINTAAN NATAL DAN TAHUN BARU (NATARU) ”

Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Lampung pada November 2021 mengalami
inflasi sebesar 0,53% (mtm), lebih tinggi dibandingkan realisasi inflasi bulan sebelumnya
dan rata-rata inflasi bulan November dalam 3 (tiga) tahun terakhir yang masing-masing
mengalami inflasi 0,10% (mtm) dan 0,16% (mtm). Pencapaian tersebut lebih tinggi dibandingkan
capaian nasional yang mengalami inflasi 0,37% (mtm), namun lebih rendah dibandingkan realisasi
inflasi Sumatera pada bulan November yang tercatat sebesar 0,58% (mtm). Secara tahunan, inflasi
Provinsi Lampung tercatat 1,86% (yoy), lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang sebesar
1,75% (yoy), namun lebih rendah dibandingkan inflasi Sumatera yang tercatat sebesar 2,13% (yoy).
Dilihat dari sumbernya, inflasi pada bulan November 2021 didorong oleh
peningkatan pada beberapa komoditas seperti: cabai merah, minyak goreng, telur ayam
ras, bakso siap santap, dan upah pembantu rumah tangga dengan andil masing-masing
sebesar 0,21%; 0,12%; 0,10%; 0,09%; dan 0,05%. Kenaikan harga cabai merah disebabkan oleh
terbatasnya pasokan akibat intensitas curah hujan yang tinggi. Kenaikan harga minyak goreng
disebabkan oleh masih berlanjutnya peningkatan harga komoditas CPO dunia sebagai bahan baku
utama. Sementara itu, kenaikan harga telur ayam ras didorong oleh peningkatan permintaan sebagai
dampak dari pelonggaran mobilitas masyarakat. Selanjutnya, kenaikan harga bakso siap santap
didorong oleh kenaikan harga bahan baku dan biaya produksi, sehingga produsen menaikkan harga
jual. Lebih lanjut, kenaikan beberapa komoditi pangan tersebut dan keyakinan terhadap pemulihan
ekonomi mendorong kenaikan upah pembantu RT.
Meski demikian, Inflasi yang lebih tinggi pada periode November 2021 tertahan oleh
adanya deflasi pada sebagian komoditas di antaranya bawang merah, popok bayi sekali
pakai, cabai rawit, cumi-cumi, dan bawang merah dengan andil masing-masing sebesar -0,05%;
-0,03%; -0,03%; -0,02%; dan -0,01%. Penurunan harga komoditas bawang merah didorong oleh
melimpahnya pasokan seiring dengan panen yang dilakukan lebih awal akibat banjir. Sementara itu,
penurunan harga komoditas popok bayi sekali pakai (diapers) didorong oleh makin beragamnya
pilihan merek popok bayi yang menjadi alternatif pilihan dengan harga yang lebih terjangkau.
Selanjutnya, penurunan harga komoditas cabai rawit didorong oleh kembali normalnya pasokan
seiring dengan masuknya periode panen. Di sisi lain, peningkatan hasil tangkapan di tengah
No. 23/1143/Bdl/Srt/B
berkurangnya permintaan mendorong penurunan harga komoditas cumi-cumi. Adapun, penurunan
harga komoditas bawang putih disebabkan oleh pasokan yang memadai.
Sementara itu, NTP Provinsi Lampung tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan
sebelumnya. Peningkatan NTP ini terjadi pada subsektor tanaman pangan, tanaman hortikultura,
tanaman perkebunan rakyat, dan perikanan tangkap. Kenaikan NTP tersebut didorong oleh adanya
peningkatan harga pada komoditas gabah, ketela pohon, kelapa sawit, kopi, dan cabai merah. Di
sisi lain, tekanan inflasi pedesaan yang tergambar dari Indeks Konsumsi Rumah Tangga Petani
tercatat mengalami peningkatan 0,35% (mtm) didorong oleh peningkatan harga kelompok
makanan, minuman dan tembakau. Dengan demikian, NTP November 2021 tercatat meningkat
0,67% (mtm) dari 104,55 di bulan Oktober 2021 menjadi 105,25. Meskipun secara umum tercatat
di atas 100, NTP subsektor Tanaman Pangan dan Hortikultura tercatat masih berada di bawah 100
yang masing-masing sebesar 94,89 dan 95,57.
Ke depan, KPw BI Provinsi Lampung memandang bahwa inflasi akan tetap
terkendali pada rentang sasaran 3±1%. Namun demikian, terdapat beberapa risiko yang perlu
dimitigasi, antara lain: Pertama, risiko berlanjutnya kenaikan harga minyak goreng seiring dengan
peningkatan harga komoditas CPO Dunia. Kedua, potensi peningkatan harga komoditas
hortikultura seiring dengan peningkatan intensitas curah hujan. Ketiga, peningkatan harga pada
komoditas perikanan yang didorong oleh faktor cuaca. Keempat, mulai meningkatnya harga
komoditas hortikultura seiring dengan berakhirnya masa panen dan masuknya musim penghujan.
Kelima, mulai meningkatnya permintaan masyarakat yang didorong oleh peningkatan mobilitas
masyarakat di Provinsi Lampung dan masuknya periode NATARU.
Dalam rangka menjaga agar tingkat inflasi tetap berada pada level yang rendah dan
stabil, diperlukan langkah-langkah pengendalian inflasi guna mengantisipasi risiko di
atas. Pertama, memastikan keterjangkauan harga dari komoditas strategis. Tim Pengendali
Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan bekerja sama dan bekomitmen untuk terus memastikan
keterjangkauan harga, melalui pemantauan harga komoditas strategis secara harian, yakni salah
satunya melalui aplikasi Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (https://hargapangan.id/), untuk
melihat perkembangan harga serta melakukan intervensi kebijakan yang diperlukan. Kedua,
memastikan ketersediaan pasokan kepada produsen, pedagang besar/utama dan pedagang
tradisional agar tidak terdapat kendala dalam distribusi pasokan, khususnya untuk pasokan yang
berasal dari luar Provinsi Lampung. Di sisi lain, guna memenuhi ketersediaan pasokan, TPID
Provinsi/Kabupaten/Kota perlu untuk terus mengoptimalkan dan meningkatkan koordinasi, salah
satunya melalui Kerjasama Antar Daerah (KAD) khususnya untuk pemenuhan pasokan dan
menghadapi adanya risiko kenaikan harga komoditas pangan strategis. Langkah konkrit yang dapat
dilakukan oleh TPID Provinsi/Kabupaten/Kota terkait KAD adalah melakukan pendataan neraca
pangan secara akurat untuk mengetahui kondisi surplus defisit komoditas di wilayah masing-masing.
Selain itu, implementasi Program Kartu Petani Berjaya (KPB) yang merupakan terobosan untuk
mendukung upaya peningkatan produktivitas pertanian dan ketersediaan pasokan perlu terus
ditingkatkan. Ketiga, memastikan kelancaran distribusi melalui TPID dan Satgas Pangan dengan
terus memastikan adanya kecukupan pasokan dan kelancaran akses distribusi bahan pokok di
Provinsi Lampung pada masa diberlakukannya PPKM di berbagai wilayah baik di Provinsi Lampung
maupun di wilayah lainnya. Selain stabilitas harga tetap terjaga, kelancaran distribusi juga dapat
memudahkan distributor, produsen dan petani dalam memasarkan produknya serta mendapatkan
harga yang wajar. Digitalisasi perlu dioptimalkan seperti pemanfaatan platform e-commerce atau
marketplace lokal untuk menjaga kelancaran distribusi dan pemasaran; serta terus mendorong
penggunaan transaksi nontunai. Keempat, meningkatkan komunikasi efektif melalui diseminasi
informasi harga dan iklan layanan masyarakat untuk mengimbau masyarakat agar bijak berkonsumsi
dan mengurangi asymmetric information untuk menjaga ekspektasi inflasi, terutama pada masa
pemberlakuan PPKM di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, masih terdapat tantangan bagi TPID
kedepan yakni upaya penguatan daya beli masyarakat di tengah proses pemulihan ekonomi Nasional.
Oleh karena itu, TPID harus bersama-sama mendorong percepatan realisasi program perlindungan
sosial dan perlunya melakukan identifikasi potensi sumber-sumber baru pertumbuhan ekonomi
antara lain melalui optimalisasi local value chain (LVC) sebagai strategi dalam mendorong
percepatan pemulihan ekonomi di daerah, dan tidak terbatas pada sektor pertanian pangan, namun
termasuk sektor lainnya yaitu pertambangan, perkebunan, dan industri. Penguatan LVC tersebut
diantaranya dengan membentuk klaster-klaster ekonomi baru atau eksosistem dimana korporasi
dapat berperan sebagai aggregator dan off-taker. Lebih jauh TPID juga dapat melakukan
pemantauan indikator terkini ekonomi daerah (early warning system) yang akurat dan terkini untuk
memantau denyut perekonomian perekonomian daerah1
.

Sekdaprov Fahrizal Saksikasan Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik PLTS Atap antara PT PLN dengan Sejumlah Instasi Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG —–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yang diwakili oleh Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, menyaksikasan Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) PLTS Atap antara PT PLN (Persero) UID Lampung dengan sejumlah instasi Pemprov Lampung, di Bandarlampung, Kamis (2/12/2021).

Instansi yang melakukan penandatanganan yaitu Dinas Bina Marga dan Kontruksi, ESDM, Gedung dan Ruang Rapat Gubernur, Gedung DPRD Provinsi Lampung, Kantor Bappeda Provinsi Lampung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu RSUD Abdul Moeloek.

Pada kesempatan itu dilakukan juga pengenalan inovasi PLN Smart dalam pengembangan tambak di Provinsi Lampung.

“Pemerintah Provinsi Lampung akan terus berupaya untuk menjadikan masyarakat Provinsi Lampung Terang Berjaya dengan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap,” ujar Sekdaprov Fahrizal.

Fahrizal mengatakan PLTS Atap juga berkontribusi dalam penghematan pengeluaran untuk beban biaya listrik sebesar 15 – 17 persen setiap bulannya.

“Dengan adanya PLTS Atap di Gedung Perkantoran dan Rumah Sakit milik pemerintah maupun swasta serta masyatakat yang ramah lingkungan ini, dapat menambah kontribusi penurunan emisi karbon atau CO2 di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN I Gede Agung Sindu Putra menyampaikan melalui terobosan inovasi di era digitalisasi, PLN menghadirkan aplikasi PLN Mobile.

“Terdapat beragam fitur-fitur yang dapat dimanfaatkan yang lebih inovatif, modern, praktis dan transparan dalam mendukung PLN yang menerapkan sistem pelayanan dengan prinsip good govenence,” ujar Gede Agung.

Kodim 0426 Tulang Bawang Terus Mengawal Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT)

Kodim 0426 Tulang Bawang terus berkomitmen mengawal penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) di Kabupaten Tulang Bawang, Kamis 2 Desember 2021.

Dandim 0426 Tulang Bawang Letkol Kav Joko Sunarto melalui Babinsa Gedung Bandar Rahayu, Pelda Sugeng, memantau langsung penyaluran BLT di Kampung Gedung Bandar Rahayu, Kecamatan Gedung Menang, Tulang Bawang.

“Bantuan diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid 19. Jumlah bantuan Rp.600.000 selama dua bulan terakhir untuk 81 orang kepala keluarga penerima,” jelas Sugeng.

Sugeng menerangkan jika pihaknya berkomitmen melakukan pengawalan setiap hak hak masyarakat.

“Kami pastikan semua bantuan dari pemerintah dapat diterima oleh masyarakat penerima dengan jumlah yang utuh. Kami berharap apa yang diterima dapat mengurangi beban akibat Covid 19,” lanjutnya.

Brigjen TNI Drajad Brima Yoga,S.I.P.,M.H, Berangkatkan Personel Satgas Aparat Teritorial (Apter) Korem 043/Gatam Tahun 2021

Bandar Lampung, Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga,S.I.P.,M.H, memberangkatkan 17 orang Personel Satgas Aparat Teritorial (Apter) Korem 043 Gatam Tahun 2021 ke Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari. bertempat aula A. Yani Makorem 043/Gatam Jl. Teuku Umar Bandar Lampung. kamis (2/12/2021).

Dalam amanatnya Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga,S.I.P.,M.H, menyampaikan, “ Kita tentu patut berbangga, satuan kita Korem 043/Gatam, untuk kesekian kalinya kembali mendapatkan kepercayaan dari pimpinan TNI untuk melaksanakan tugas operasi yang tergabung dalam satuan tugas Teritorial, tugas yang akan kalian laksanakan lebih kurang selama waktu satu tahun “,

“ Para personel terpilih dan terbaik dari seluruh Kodam di Indonesia, dari korem 043/gatam yang berjumlah 17 personel, hal ini tentunya sangat membanggakan kita semua, karena bagi prajurit tugas merupakan amanah, kehormatan, harga diri dan kebanggaan. tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan penugasan seperti ini, oleh karena itu, laksanakan tugas ini dengan penuh totalitas, semangat pengabdian, profesionalitas, dedikasi, disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi “,

“ Dengan berbagai bekal latihan pratugas, pengalaman penugasan maupun kemampuan dan keterampilan yang dimiliki, serta didukung semangat pengabdian yang tinggi sebagai prajurit profesional, saya yakin kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan tni, akan dapat kalian emban dengan sebaik-baiknya. kalian harus siap lahir maupun batin untuk mengerahkan segala sumber daya dan kemampuan terbaik yang kalian miliki untuk keberhasilan penugasan ini “, ujar Danrem.

Lebih lanjut Danrem juga menyampaikan kepada Personel Satgas, “ Setibanya di daerah penugasan nanti, segeralah kalian beradaptasi dengan lingkungan dimana kalian ditempatkan, pahami situasi dan kondisi wilayah penugasan dengan berbagai permasalahan dan ancaman yang mungkin timbul, lakukan analisa situasi dengan cepat, tepat, agar terhindar dari kesalahan dalam setiap pengambilan keputusan. setiap menemui hambatan segera adakan komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait. jaga nama baik satuan “,

“ Hindari segala bentuk pelanggaran dan perbuatan yang tidak terpuji, jangan pernah ragu, karena pada hakikatnya tugas yang kita laksanakan adalah ibadah. pelihara kesehatan, keselamatan dan keamanan serta tingkatkan keimanan dan ketakwaan dalam setiap pelaksanaan tugas, dengan cara memperbanyak kegiatan ibadah sesuai agama masing-masing, sekali lagi saya berpesan, cintailah diri mu sendiri dan keluarga mu, maka engkau mencintai satuan mu, atas nama seluruh warga Korem 043/Gatam, saya mengucapkan selamat bertugas. do’a kami semua warga Korem 043/Gatam senantiasa menyertai langkah, tugas dan pengabdian kalian “ tutup Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga,S.I.P.,M.H.

Turut Hadir pada kegiatan pemberangkatan Personel Satgas Apter Korem 043 Gatam Tahun 2021, Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Dendi Suryadi, S.H.,M.H, Para Kasi Korem 043/Gatam, Dandenma Korem 043/Gatam, dan Ka Balakrem 043/Gatam,

Pemkab Lampung Selatan Kembali Perpanjang Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Hingga Januari Tahun Depan

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali memperpanjang masa uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada satuan pendidikan ditingkat PAUD, SD, SMP, termasuk SMA/SMK dan Perguruan Tinggi.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 27 Tahun 2021 tanggal 01 Desember 2021 tentang Perpanjangan Pelaksanaan PTM Terbatas Di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kriteria Level 1 di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam Surat Edaran Bupati itu disebutkan, perpanjangan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas masa transisi dilaksanakan mulai 1 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Lampung Selatan, M. Sefri Masdian menuturkan, terkait teknis pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas tidak jauh berbeda dengan Surat Edaran sebelumnya untuk perpanjangan lanjutan.

Terdapat sejumlah aturan yang harus dilaksanakan. Seperti, dalam proses belajar mengajar pada satuan pendidikan menggunakan Kurikulum Dalam Kondisi Khusus sesuai Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020.

Lalu, dalam proses belajar mengajar, pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan yang mengelar uji coba PTM terbatas minimal 80% telah divaksin COVID-19.

Selanjutnya, waktu pembelajaran tatap muka pada satuan pendidikan ditingkat SMA/SMK sederajat dalam kondisi khusus adalah 4 jam pelajaran tanpa istirahat.

Kemudian, waktu pembelajaran tatap muka pada satuan pendidikan ditingkat SD dan SMP sederajat dalam kondisi khusus adalah 3 jam pelajaran tanpa istirahat.

Sedangkan, waktu pembelajaran tatap muka pada satuan pendidikan ditingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam kondisi khusus dilaksanakan selama 2 jam pelajaran.

“Teknisnya masih sama dengan Surat Edaran Bupati Lampung Selatan sebelumnya. Hanya saja dalam Surat Edaran Nomor 27 Tahun 2021 terdapat perbedaan pada poin 5. Ada penekanan khusus,” ujar M. Sefri Masdian dalam keterangannya, Kamis (2/11/2021).

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto saat meninjau pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas pada satuan pendidikan ditingkat SMP beberapa waktu lalu.

Sefri menyebut, dalam poin 5 Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 27 Tahun 2021 berisi imbauan tentang PTM terbatas pada masa Natal tahun 2021 dan tahun baru 2022.

Dimana dalam Surat Edaran itu disebutkan, bahwa pihak sekolah diminta melakukan pembagian rapor semester satu agar dilaksanakan pada bulan Januari tahun 2022.

Kemudian, meniadakan seni budaya dan olahraga di lingkungan sekolah pada tanggal 24 Desember tahun 2021 sampai dengan 2 Januari tahun 2022.

“Pihak sekolah juga diminta tidak meliburkan secara khusus pada periode libur Natal dan tahun baru. Lalu melakukan rekayasa dan antisipasi aktivitas pedagang kaki lima yang ada di lingkungan sekolah agar tetap menjaga jarak,” kata Sefri.

Adapun, uji coba pembeajaran tatap muka terbatas yang dilakukan tersebut, didasari tiga landasan hukum, yakni Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 03/KB/2021, Menteri Agama Nomor 384 Tahun 2021, Menteri Kesehatan Nomor HK.01.08/Menkes/4242/201, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-717 Tahun 2021.

Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level, 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.

Serta, Instuksi Bupati Lampung Selatan Nomor 15 Tahun 2021 Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Lampung Selatan.

Pemkab Lampung Selatan dan PLN UIK Sumbagsel Teken MoU tentang Pemanfaatan FABA

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIK) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melakukan kerja sama dalam hal pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dan Manajer Unit Pelaksana Pembangkitan Sebalang Rosyid Nurdin Fauzi serta Manajer Unit Pelaksana Pembangkitan Tarahan Yuli Tri.

Adapun, penangdatanganan Mou yang berlangsung di Aula Sebuku, rumah dinas bupati Lampung Selatan, Kamis (2/12/2021) pagi, turut disaksikan Plt Asisten Bidang Administrasi Umum dan sejumlah pejabat utama dilingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Pada kesempatan itu, mewakili GM PT PLN UIK Sumbagsel, Manajer Unit Pelaksana Pembangkitan Sebalang Rosyid Nurdin Fauzi menyatakan sangat menyambut baik dilaksanakannya kerja sama dengan Bupati Lampung Selatan.

Hal itu kata dia, sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang merupakan turunan dari UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dimana didalamnya terdapat pengaturan tentang Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 dari kegiatan pembakaran batubara (FABA).

“Dengan penandatanganan MoU ini, juga sangat mendukung terhadap cita-cita kami dalam pencapaian proper pengelolaan lingkungan,” kata Rosyid Nurdin Fauzi.

Rosyid Nurdin Fauzi mengungkapkan, paska dikeluarkan dari kategori Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), FABA dapat dikelola bersama untuk kesejahteraan masyarakat.

Dia mengatakan, beberapa kegiatan yang telah dilakukan pihaknya diantaranya pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan paving block dan batako.

“Kami sampaikan juga beberapa program CSR yang telah terlaksana diantaranya pembangunan sarana sanitasi menggunakan paving dan batako. Pembangunan jalan desa sepanjang 400 meter, pembangunan parkiran kantor Desa Tarahan dan pembangunan beberapa halaman masjid di area sekitar PLTU Sebalang dan Tarahan,” katanya.

Sementara, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto juga menyambut baik dan sangat mendukung terjalinnya kesepakatan bersama dengan PT PLN tersebut. Dirinya berharap, jalinan kerja sama itu dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.

“Saya menyambut baik, karena dalam melaksanakan pembangunan tidak terlepas dari peran serta para pelaku usaha. Pemerintah daerah ini tidak cukup hanya mengandalkan anggaran pendapatan daerah saja. Tetapi juga butuh dukungan para pelaku usaha,” kata Nanang.

Nanang berharap, dengan telah ditandatanganinya dokumen kesepakatan bersama itu, semua pihak yang terkait dapat konsisten dan mematuhi segala komitmen yang telah disepakati bersama dan menjalankan kesepakatan tersebut dengan baik.

“Ini yang penting, kita semua harus bisa konsisten. Kesepakatan hari ini bukan sekedar seremoni saja, tetapi harus memberikan manfaat untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampulng Selatan,” ujar Nanang.

Gali Potensi Sumber Daya Alam Untuk Meningkatkan PAD

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, limbah hasil pembakaran batubara atau FABA berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Selatan.

Oleh karena itu kata Nanang, sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menindaklanjuti kesepakatan bersama dengan pihak PLN UIK Sumbagsel itu, pihaknya telah menyiapkan lahan untuk menampung limbah batubara atau FABA itu.

“Kita sudah siapkan lahan sekitar 2 hektar untuk menampung FABA ini. Dan kita juga sudah ada BUMD, bagaimana kita gali potensi sumber daya alam untuk meningkatkan pendapatan daerah demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, bahwa saat ini pemerintah daerah tengah giatnya-giatnya melaksanakan pembangunan termasuk di bidang infrastruktur, sehingga sumber daya atau resources yang legal dapat digunakan untuk mendukung pembangunan.

“Saya ini mempunyai keinginan bagaimana menata tata ruang kota ini. Tetapi memang ada yang tidak bisa tercover melalui anggaran pemerintah daerah. Inilah salah satu cara kita bagaimana terus berinovasi untuk kemandirian pendapatan daerah,” kata Nanang.

Pada acara itu, PT PLN UIK Sumbagsel juga menyerahkan secara simbolis bantuan 75 ribu Paving FABA untuk Kebun Edukasi Kabupaten Lampung Selatan.

R3 Dailywear Dan Cawo Ekam Bekerja Sama Adakan Giveaway Bagi-Bagi Kaos

Bandar Lampung, – R3 Dailywear dan cawo ekam bekerja sama adakan giveaway bagi bagi kaos @r3_dailywear setiap bulannya. Rabu(01/12/2021).

“Tujuan giveaway ini ya bagi-bagi baju untuk 3 pemenang dan kalian jangan sampai gak daftar” Ujar Dedi Putra AK.

Cara daftarnya juga gampang banget
1. Follow instagram@r3_dailyweare dan @cawo_ekam.
2. Tulis komentar dan mention 3 temen kalian.
3. Repost postingan ini ke instastory kamu (akun real dan tidak boleh privat).

Dedi juga mengatakan priode giveaway ini berlaku mulai dari tanggal 1 s/d 25 Desember 2021 dan pemenang akan di umumkan pada tanggal 28 Desember 2021.

Giveaway ini hanya untuk 3 orang pemenang dan kalian yang menang bisa langsung ambil hadia di studio cawo ekam di Jl. Pagar Alam GG Putra II No. 32 Langkapura Bandar Lampung.

Kegiatan ini juga sudah di sponsori oleh The potters band, Farhat Abbas, KMI Pro, CAWO EKAM, KONSORSIUM MULTIMEDIA, Maulana Adriyansah, Dara Ayu Trisuaka, BAHARI AWAN TIM TIM, TA Pro, Angga Galeri Zara

“Ayo buruan daftar dan ikut serta dalam kegiatan giveaway ini siapa tau kamu beruntung” Ujar Ikbal Selaku Ketua KMI Pro.

(Agus/Buud)
(Fernando Pratama)
Tim KMI Pro

Yuk Nongki di Keday Bray Family Odo Indo

Tanggamus_Beberapa pengunjung pecinta wisata kuliner khususnya bagi para pemuda pemudi era digital merasakan kenyamanan saat berkunjung di Keday Bray Family soal fasilitas dan pelayanan yang cukup memuaskan

Hal ini disampaikan Doni salah satu pengunjung yang berasal dari gisting saat dirinya bersama rekan pemuda pemudi lainnya yang sedang menikmati saat nongkrong di kedai tersebut.

“Menurut saya sih, tempatnya nyaman dan asik. Ditambah lagi fasilitasnya yang nyaman seperti frew wifi , karaoke dan menu hidangan disinipun rasanya nikmat, “Katanya

Dalam hal ini Indo Wijaya atau yang sering di sebut Odo Indo salah satu owner Keday Bray Family menyampaikan sejarah mengawali bisnisnya dibidang kuliner

Menurutnya bisnis yang sedang dijalani berawal dari bisnis seafood sampai menjadi Keday Bray Family.

“Awalnya sih bisnis seafood kecil-kecilan kemudian berlanjut ke bisnis es boba yang pada saat itu sedang viral atau yang sedang di gemari custamer, setelah berjalan beberapa bulan saya merasa bisnis seafood dan boba kurang tepat akhirnya saya mencoba membuat keday ini supaya pembeli atau custamer tidak hanya datang dan pergi  atau dibungkus ( take away ) namun harus bisa bersantay sejenak sambil menikmati suasana atau fasilitas yang sudah tersedia dan juga serta menikmati menu yang tersedia.” Ucap Indo

Keday Bray Family yang baru berjalan selama kurang lebih dua (2) bulan di way tuba tepatnya samping dapur maryam, menurut pandangan odo Indo cukup strategis dikarenakan jarak / lokasi tidak jauh dari titik keramaian Kotaagung pusat.

Dikesempatan itu odo Indo sangat optimis terkait bisnisnya yang selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk para custamer atau pembeli baik fasilitas maupun menu hidangan yang disajikan meskipun saat ini masih banyak yang belum komplit.

“Kita akan terus menciptakan pelayanan yang terbaik apalagi dizaman sekarang ini semuanya serba enak dan kita juga siap melayani via online melalui Instagram KEDAY_BRAY atau whatsapp 089618350595 atas nama odo Indo,” Ujarnya.

Keday Bray Family buka setiap hari pukul 09:00 pagi sampai dengan pukul 23:00 malam yang menyediakan menu sebagai berikut:
Indomie rebus original……..8k
Indomie goreng original……8k
Indomie rebus telur…..10k
Indomie goreng telur…..10k
Indomie special goreng/rebus….15k
Nasi goreng original….10k
Nasi goreng telur…..13k
Nasi goreng ayam….15k
Nasi goreng special…..18k

CEMILAN
Roti bakar small……8k
Roti bakar medium…..13k
Roti bakar big….18k
Burger ayam….10k
Burger sapi…..12k
Burger ayam + keju…..12k
Burger sapi + keju……14k
Kentang goreng…..7-10k
Bakso bakar……3-5k
Sosis bakar…….2-10k
Telur gulung……5-10k
Chikuwa……3k
Dumpling keju……5k
Dumpling ayam…..5k

MINUMAN
Boba white brown sugar……10k
Boba chocolate……10k
Boba oreo……10k
Boba taro…..10k
Boba green tea…. 10k
Boba vanilla….  10k
Boba red velvet……10k
Boba cappuccino……10k
Alpukat kocok…..10k
Durian kocok……10k
Masih banyak minuman dan makanan lainnya.

Buat para pecinta es boba dan cemilan kekinian, langsung aja dateng ke-Keday Bray Family di-Way tuba samping dapur maryam.

(Agus/Buud)
KMI DPD TANGGAMUS