Gubernur Arinal Serahkan DIPA dan TKDD 15 Kabupaten/Kota, Lampung Selatan Kecipratan Rp1,7 Triliun

BANDAR LAMPUNG, Diskominfo Lamsel – Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2022 kepada bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung di ballroom Novotel, Bandar Lampung, Rabu, 1 Desember 2021.

Sebelumnya, Gubernur Lampung telah menerima DIPA dan TKDD dari Presiden RI Joko Widodo, di Mahan Agung, Bandar Lampung secara virtual, pada Senin (29/11) kemarin.

Adapun, berdasarkan data yang dilansir dari www.djpk.kemenkeu.go.id total dana yang akan ditransfer untuk pemerintah provinsi dan 15 pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung sebesar Rp21.079.743.585.000. Dari besaran itu, khusus untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan jumlahnya mencapai Rp1.733.369.207.000.

Sementara itu, DIPA dan TKDD Tahun Anggaran 2022 Kabupaten Lampung Selatan diterima langsung Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dari Gubernur Lampung Arinal.

Pada kesempatan itu, Arinal meminta pemanfaatan APBD dan APBN agar dilakukan secara cermat, efektif dan tepat sasaran dengan tata kelola yang baik untuk kepentingan rakyat.

Gubernur Arinal menambahkan, percepatan realisasi belanja pemerintah dimasa pandemi menjadi salah satu penggerak utama roda perekonomian. Meski demikian, pelaksanaannya harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi dan akuntabilitas.

“Jajaran pemerintah harus membuktikan dapat bekerja dengan cepat, responsif dan bertanggungjawab terhadap segala permasalahan yang dihadapi bangsa dan negara kita,” ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat menyampaikan arahannya.

Oleh karena itu, Arinal mengajak kepada para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pimpinan/Kepala Daerah di Provinsi Lampung serta semua pihak yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan, agar dapat menjaga amanah dengan baik.

“Sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat persatuan, harapan kita menjaga kesehatan bersama dapat terwujud dan perekonomian bangkit kembali,” kata Arinal.

Sementara, dalam acara penyerahan DIPA Dan TKDD tersebut, juga sekaligus dilaksanakan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka menghadapi Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022 di Provinsi Lampung.

Percepat Transisi Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Tambah Titik SPKLU Baru di Lampung

Bandar Lampung, 29 November 2021

Energi listrik merupakan energi yang ramah lingkungan, bersih tanpa polusi, tanpa karbonisasi, praktis dan ekonomis. Oleh karena itu, program Electrifying Lifestyle yang selalu dikampanyekan PT PLN (Persero) dalam mendorong masyarakat menuju gaya hidup yang sehat, bersih dan praktis.

Sesuai arahan pemerintah dalam mempercepat konversi energi fosil (bensin, solar) ke energi listrik yang lebih ramah lingkungan, PT PLN (Persero) terus melakukan upaya-upaya dalam mendorong pertumbuhan pemakaian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Maka, penggunaan kendaraan listrik merupakan pilihan yang paling tepat saat ini.

Mendukung hal itu, PLN terus memperbanyak insfrastruktur pendukungnya berupa titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Lampung.

“Penambahan titik lokasi SPKLU ini merupakan tekad kita bersama dalam mendorong masyarakat untuk bertransisi dari pengunaan kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik yang bersih dan ramah lingkungan,” ujar Bagus H Abrianto selaku Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Lampung.

Sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, terlebih dengan didukungnya akses jalan Tol Trans Sumatera, PLN menilai perlu memperbanyak titik SPKLU guna mengantisipasi meningkatnya minat penggunaan kendaraan listrik di masyarakat.

Bagus H Abrianto menjelaskan bahwa bagi masyarakat Bandar Lampung pengguna kendaraan listrik kini semakin mudah, karena PLN UID Lampung telah mengoperasikan penambahan satu titik SPKLU yang berlokasi di El’s Coffee Roastery Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandar Lampung pada hari Senin (29/11).

Lanjut Dia, rencananya pada bulan Desember 2021 ini, PLN akan menambah satu titik lagi di Rest Area Tol Trans Sumatera KM 49A. Ini merupakan lanjutan setelah SPKLU pertama di Rest Area Tol Trans Sumatera KM 20 B dioperasikan pada tahun yang lalu.

Bukan hanya memenuhi ketersediaan kebutuhan SPKLU saja, PLN juga telah menambahkan sajian fitur layanan terbaru tentang SPKLU pada aplikasi PLN Mobile. Sehingga, seluruh pengguna kendaraan listrik sekaligus pengguna Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) akan lebih mudah dalam bertransaksi dan mencari titik lokasi SPKLU yang terdekat.

“Fitur tambahan pada aplikasi PLN Mobile kini sudah tersedia menu SPKLU yang terkoneksi dengan aplikasi Charge In, sehingga dapat menambah kenyamanan pengguna kendaraan listrik dalam mencari lokasi SPKLU terdekat serta kemudahan bertransaksi yang terintegrasi dengan fintech Link Aja,” pungkasnya.

OJK, TPAKD dan Media Fokus Implementasi Poin SNKI Untuk Masyarakat Desa

Lampung Selatan, – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Media, fokus melakukan percepatan dengan mengimplementasikan poin kunci Strategis Nasional Keuangan Inklusif (SKNI) sesuai target Presiden RI Joko Widodo terkait indeks inklusi keuangan sebesar 90 persen di tahun 2024, salah satunya, memperluas dan memberikan kemudahan akses layanan keuangan di seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat desa.

Namun, dalam implementasinya bukan tanpa hambatan, tingkat literasi keuangan antara di desa dan di kota yang tidak seimbang tentu menjadi kendala. Melihat kondisi tersebut OJK Provinsi Lampung bersama TPAKD dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) diharapkan mampu hadir memberikan kemudahan akses layanan hingga informasi terkait produk-produk keuangan untuk masyarakat desa.

Kemudian, Sinergi TPAKD dan OJK salah satunya melalui program besar Smart Village dengan menghadirkan Desa Inklusi Keuangan, sepeeti halnya Desa Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu Desa Inklusi Keuangan sekaligus Desa yang berhasil menjadi pilot project dalam program Smart Village.

Kepala OJK Lampung Bambang Hermanto memaparkan, adanya Desa Inklusi Keuangan diharapkan masyarakat desa dapat memahami produk layanan keuangan yang dihadirkan OJK bersama TPAKD dan LJK, sehingga mampu memanfaatkan berbagai layanan keuangan dalam rangka mendorong Keuangan inklusif yang bertujuan memberikan kemudahan akses dan layanan keuangan untuk masyarakat desa.

“Diharapkan, dengan adanya kemudahan akses, masyarakat desa bisa menggunakan berbagai produk keuangan sehingga dapat meningkatkan perekonomian desa,” ujar Bambang dalam kunjungan ke Desa Inklusi Keuangan Cinta Mulya bersama media, Selasa (30/11/2021).

Untuk di Desa Cinta Mulya Lembaga keuangan terdiri dari Lembaga Keuangan Ekonomi unit usaha Desa yaitu BUMNDes, Jasa Lembaga Keuangan yaitu Agen Laku Pandai dan Galeri Investasi Desa.

Menurut Bambang, Agen laku pandai merupakan bagian dari BUMNDes yang merupakan, agen layanan keuangan perbankan tanpa operasional kantor dan tanpa batasan jam operasional dengan konsep one stop financial services. Berbeda dari Jam Operasional perbankan di perkotaan, menariknya agen laku pandai di Desa Inklusi mampu melayani transaksi keuangan hingga 24 jam atau tanpa batas waktu.

“Dengan catatan selama agen tersebut masih beroperasional. Hal ini tentu sangat membantu masyarakat Desa dalam melakukan transaksi keuangan, khususnya yang dalam keadaan mendesak,” papar Bambang.

Masih kata Bambamg, Persyaratan dari Bank untuk menjadi agen laku pandai juga tidaklah rumit, seperti memiliki unit usaha yang sudah beroperasional dan bisa dilakukan sinergi dengan layanan akses keuangan.

Data OJK dari 2.435 desa di Provinsi Lampung, hanya tinggal 100 desa yang belum ada agen laku pandai, karena masalah kendala sinyal komunikasi. Dan hal ini sudah konfirmasi ke TPAKD untuk pengadaan agen laku pandai secepatnya.

“Karena target OJK dan TPAKD adalah satu desa minimal harus memiliki satu agen laku pandai,” kata Bambang.

Koordinator Program Smart Village Desa Cinta Mulya yang juga pengelola Agen Laku Pandai Hartanto mengatakan, manfaat dengan adanya agen laku pandai juga sudah mulai dirasakan masyarakat Desa Cinta Mulya. Antara lain, dapat menikmati akses fasilitas layanan keuangan seperti transfer, pengajuan pembukaan rekening, pemberian kredit pembiayaan atau KUR, terbaru adanya fasilitas pembayaran pajak kendaraan.

“Untuk layanan pembayaran pajak kendaraan baru dimulai 2 bulan lalu, dengan sistem jemput bola mendata langsung kendaraan yang sudah mendekati jatuh tempo bayar pajak dan kami tawarkan agar menggunakan jasa fasilitas di agen laku pandai,” paparnya.

Hartanto melanjutkan, respon masyarakat cukup baik. Dari 2 bulan adanya fasilitas ini sudah ada 10 kendaraan yang diurus langsung agen laku pandai di Desa Cinta Mulya.

Dalam prosesnya ia memaparkan menggunakan aplikasi E-Samdes dari Bappenda Provinsi Lampung dan L-Smart Bank Lampung. “Dua aplikasi ini sangat mudahkan agen laku pandai dalam mengurus pembayaran pajak kendaraan masyarakat di Desa Cinta Mulya,”ujar Hartanto.

Selain itu manfaat adanya agen laku pandai juga dirasakan Hartanto yang juga pengrajin makanan olahan sale pisang, berhasil mampu menambah perputaran modal usahanya melalui pengajuan permodalan melalui KUR. Tentunya hal ini berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga dan orang sekitar dengan berhasil menciptakan lapangan usaha.

Selanjutnya, berkaitan dengan adanya agen laku pandai juga membantu debitur UMKM dalam proses pengajuan KUR. Hal ini diakui oleh Salah satu nasabah KUR Bank Lampung Khusnul Khotimah terkait kemudahan yang didapatkan sejak adanya agen laku pandai.

“Setelah satu tahun menjadi nasabah Bank Lampung dan mendapat fasilitas KUR sangat membantu untuk perputaran operasional usaha saya. Kemudahan yang didapatkan prosesnya cepat dan sistem pengembaliannya mencicil sehingga tidak memberatkan debitur,” ujar Khusnul pemilik toko Karunia Fashion di Desa Cinta Mulya.

Awal pengajuan KUR di Bank Lampung adalah Rp10 juta dan saat ini berhasil berkembang dengan mampu menghasilkan omset kurang lebih Rp1 juta per hari.

“Alhamdulillah dengan bantuan agen laku pandai membantu saya pengajuan KUR di Bank Lampung, usaha saya sekarang dapat terus berjalan dan berkembang, mampu meningkatkan perekonomian keluarga dan memberi bermanfaat untuk warga sekitar,” paparnya.

Dikesempatan itu, Pimpinan Cabang Bank Lampung Kabupaten Kalianda Malatisnoh menambahkan, dalam proses pengajuan KUR agen laku pandai bertugas memberikan informasi terkait persyaratan yang diperlukan debitur. Kemudian proses approval tetap dari pihak Bank sebagai pemberi kredit pinjaman.

Selain di bidang perdagangan, Bank Lampung juga sudah menyalurkan KUR di bidang pertanian, peternakan dan pelaku ekonomi kreatif.

Selanjutnya dalam Desa Inklusi Cinta Mulya juga terdapat Galeri Investasi Desa. Dalam hal ini OJK berkerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung dan Phintraco Sekuritas.

Dikatakan Hendi Prayogi Kepala BEI Lampung, Galeri Investasi Desa Inklusi Cinta Mulya hadir sejak Juni 2021. Adanya Galeri Investasi sebagai upaya OJK dan BEI mengedukasi masyarakat agar dapat berinvestasi secara benar dan legal.

Bersama Phintraco Sekuritas, BEI memberikan edukasi terkait informasi berbagai produk investasi di Pasar Modal, seperti saham, reksadana dan obligasi. Edukasi pasar modal, melalui kegiatan Sekolah Pasar Modal juga terus digencarkan dalam upaya pencegahan masyarakat terjerumus dari investasi ilegal.

“Saat ini BEI bersama OJK sudah mendirikan 12 Geleri Investasi di Provinsi Lampung, tersebar di 8 Perguruan Tinggi di Bandar Lampung dan Metro, 4 Galeri Investasi Desa di Lampung Selatan dan Pesawaran,” papar Hendi.

Hendi melanjutkan, realisasi program terbaru tahun ini BEI bersama OJK juga akan menghadirkan Galeri Edukasi untuk tingkat SMA. Kick off pertama akan diresmikan di SMAN 5 Bandarlampung dan SMAN 6 Bandarlampung.

Adanya Galeri Edukasi ini dilatar belakangi mulai tumbuhnya ketertarikan para pelajar terkait dunia pasar modal. Hal ini terlihat dari antusiasnya setiap lomba stocklab yang dihelat OJK dan BEI setiap event Investival setiap tahunnya.

Secara teknis perbedaan Galeri Investasi dengan Galeri Edukasi adalah, di Galeri Investasi masyarakat/mahasiswa bisa langsung mendaftar menjadi investor dan melakukan investasi, kalau Galeri Edukasi hanya sebatas edukasi terkait produk pasar modal yang diberikan kepada pelajar.

Target tahun ini ada penambahan 6 Galeri Investasi dan 4 Galeri Edukasi yang rencananya akan tersebar di wilayah Pringsewu, Metro dan Bandarlampung.

Kemudian data hingga Oktober 2021 total keseluruhan investor pasar modal (saham, reksadana dan obligasi) di Provinsi Lampung saat ini sudah mencapai 146.590 investor. (Red/Iqbal)

Desa Inklusi Keuangan, OJK Bersama Media Melihat Desa Titiwangi Ada Potensi??

Lampung Selatan – Sesuai dengan target Presiden RI Joko Widodo terkait Inklusi Keuangan sebesar 90 persen pada tahun 2024 mendatang. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung bersama Industri Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Lampung membentuk Desa Inklusi Keuangan Titiwangi pada 20 November 2019 yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi seluruh penduduk wilayah desa.

“Dengan adanya inklusi ini harapannya untuk mengentaskan kemiskinan,” ungkap Jhon Indra Krisna Kepala OJK Lampung, Selasa (30/11/2021)

Perlu diketahui Desa Inklusi Keuangan Titiwangi berada di kecamatan Candipuro Lampung Selatan. Sumari selaku Kepala Desa Titiwangi mengatakan bahwa potensi Desa ini sangat luar biasa.

“Desa ini mempunyai 6683 jiwa, kita terbentuk pada tahun 1972. Saya sangat mengapresiasi dengan apa yang dilakukan oleh OJK. Potensi kita Pasar Desa, BUMDes, Galeri Inklusi Keuangan,” jelasnya.

Sumari menuturkan, program unggulan desa setidaknya ada tiga yaitu: Bank Darah Desa, Pencetakan Closed, dan UMKM.

Sementara itu, perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung Fahmi Al Kahfi melaporkan bahwa hingga saat ini sudah ada 15 masyarakat yang telah bergabung.

“Total keuangannya sebesar Rp. 235 juta,” ucapnya.

Fahmi menyampaikan bahwa Desa Titiwangi Candipuro ini, siap menjadikan masyarakat pembisnis yang memiliki akses untuk mendapatkan keuangan berkecukupan dalam membeli barang atau jasa dengan cara yang efektif dan berkelanjutan.

“Sampai hari ini baru ada sekitar 10 kegiatan, perangkat desa yang kami edukasi dan menjadi investor,” katanya

kegiatan yang bertemakan “Desa Inklusi Mendorong Perkembangan Perekonomian Desa”sangat direspon masyarakat dan investor pada desa inklusi keuangan di Desa Titiwangi dengan sangat baik, hal ini terbukti, dan saat ini sudah ada beberapa warga dan perangkat desa yang menjadi investor.

“Ada sekitar 15 masyarakat yang jadi investor, dengan transaksi Rp 250 juta-an, tidak mudah mengajak mereka, dengan memberikan edukasi tentang desa inklusi,” ucapnya. (Red/Iqbal)

Desa Inklusi Mendorong Perkembangan Perekonomian Desa Titiwangi

Lampung selatan, – Masyarakat atau pebisnis Desa Titiwangi kec. Candipuro, Lampung Selatan yang mempunyai akses untuk mempunyai keuangan yang cukup mampu untuk membeli barang atau jasa dengan cara yang efektif dan berkelanjutan.

Fahmi Al-Khafi perwakilan bursa efek Indonesia Lampung mengatakan desa inklusi keuangandesa titiwangi, Candipuro ini sudah diresmikan 20 November 2021 lalu.

“Sampai hari ini baru ada sekitar 10 kegiatan, perangkat desa yang kami edukasi dan menjadi investor,” kata dia saat Kunjungan media bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke Desa Titiwangi, Lampung Selatan, “Desa Inklusi Mendorong Perkembangan Perekonomian Desa” Selasa 30 November 2021.

Ia menambahkan, respon masyarakat dan investor pada desa inklusi keuangan di Desa Titiwangi sangat baik, terbukti saat ini sudah ada belasan warga dan perangkat desa yang menjadi investor.

“Ada sekitar 15 masyarakat yang jadi investor, dengan transaksi Rp 250 juta-an, tidak mudah mengajak mereka, dengan memberikan edukasi tentang desa inklusi,” ucapnya.(Redaksi)

Ed(Fernando)

Bupati Tanggamus Hadiri Acara Malam Ramah Tamah

Bandarlampung — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menghadiri kegiatan Malam Ramah Tamah dan Penyerahan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Provinsi Lampung dan Kabupaten Kota, Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), serta Penghargaan UPTD Provinsi Lampung Tahun 2021 di Mahan Agung, Bandar Lampung, Sabtu malam (27/11/2021).

Hadir dalam kesempatan itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA), I Gusti Bintang Darmawati, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Ketua TP PK Provinsi Lampung Ny. Riana Sari Arinal serta Bupati dam Walokota se Provinsi Lampung.

Adapun Kabupaten Tanggamus mendapatkan dua penghargaan yakni Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 dan Penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Pratama Tahun 2021, yang diserahkan langsung oleh Menteri PP dan PA, I Gusti Bintang Darmawati.

Terpisah Bupati Dewi Handajani, mengungkapkan rasa gembira dan syukur atas penghargaan yang diterima. Beliau berharap dengan penghargaan ini, akan semakin meningkatkan pelaksanaan program dan kebijakan yang mendukung pengarusutamaan gender (PUG) dan perlindungan terhadap anak di Kabupaten Tanggamus.

“Secara bertahap kami akan berupaya seluruh desa di Kabupaten Tanggamus dan seluruh anak masuk dalam kategori desa peduli dan ramah lingkungan,” kata Bupati.

Dalam kesempatan itu dilakukan juga penandatanganan komitmen bersama untuk melaksanakan dan mengimplementasikan Pengarusutamaan Gender (PUG), Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Provinsi Lampung serta mewujudkan Provinsi Lampung menjadi Provinsi Layak Anak (PROVILA) Tahun 2024 melalui terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) se Provinsi Lampung.

Turut hadir mendampingi Bupati, Inspektur Ernalia, Plt. Kadis PPAKB Tanggamus Edison, Kadis Pariwisata Retno Noviana Damayanti dan Kabag Protokol Rien Abdul Kadir. (Red/mar)

(M. Darwin Spt)

Kadisdik Tanggamus Harapkan Peserta Program Guru Penggerak Lebih Serius

Tanggamus, -Pendidikan Guru Penggerak merupakan kegiatan pengembangan profesi melalui pelatihan dan pendamping yang berfokus pada perkembangan mutu pendidikan dengan meningkatkan sistem kepemimpinan pembelajaran kepada peserta didik secara holistic. Kemudian aktip dan proaktip dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk menjadi teladan dan mewujudkan profile pelajar pancasila.

Hal ini disampaikan Yadi Mulyadi,ST,MM didampingi Ruslan Sekdisdik dan Helpin Rianda Kabit/Kepala Bidang Ketenagaan Disdik Tanggamus saat ditemui tim KMI diruangannya, Selasa (12-10-21). Menurutnya program kementrian pendidikan,riset dan teknologi berlangsung selama (9) sembilan bulan kedepan yang bertujuan untuk meningkatkan kopetensi dan pedagogi guru sehingga dapat menghasilkan profile guru dengan berbagai kriteria.

Kriteria tersebut yaitu untuk mengembangkan diri dan guru lain dengan refleksi, berbagi dan kolaborasi, memiliki kematangan moral, emosional dan spiritual untuk berprilaku sesuai kode etik, merencanakan, menjalankan dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan melibatkan orang tua.

“Melalui program ini kita berupaya mewujudkan visi satuan pendidikan yang optimal pada proses pembelajaran kepada peserta didik yang lebih relevan dengan berkolaborasi kepada orang tua peserta didik,” kata Yadi Mulyadi kepada tim KMI.

Adapun manfaat program tersebut yaitu, bergeraknya komunitas belajar secara berkelanjutan sebagai tempat diskusi dan simulasi agar guru dapat menerapkan pembelajaran aktif yang sesuai dengan potensi dan tahap perkembangan peserta didik. Diterapkannya pembelajaran aktip oleh guru lain di lingkungan satuan pendidikan dan lingkungan sekitar. Terbangunnya rasa nyaman dan bahagia peserta didik berada di lingkungan satuan pendidikan. Meningkatnya sikap positif peserta didik terhadap proses pembelajaran yang bermuara pada peningkatan hasil belajar. Terwujudnya lingkungan fisik dan budaya satuan pendidikan yang nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik dan terbukanya kesempatan bagi guru penggerak untuk menjadi pemimpin satuan pendidikan.

Dalam hal ini, Yadi Mulyadi  mengharapkan kepada para peserta agar dapat mengikuti program tersebut dengan bersungguh sungguh.

“Bagi peserta yang lulus dalam seleksi program Guru Penggerak ini agar dapat mengikuti rangkaian program Guru dengan sepenuh hati,” harapnya.

Selanjutnya, Yadi Mulyadi menambahkan supaya Para Kepala Sekolah tempat CGP bernaung memberikan dukungan baik secara moril maupun materil.

“Karena dengan koordinasi dan kolaborasi yang baik akan melahirkan transformasi pendidikan ke arah yang lebih baik khusus di Kabupaten Tanggamus,” tukasnya.

(M. Darwin Spt)

Kesal Jalan Rusak, Warga Desa Mandah Kecamatan Natar Putar Balik Truk Fuso PT Bangun Lampung Jaya

NATAR, Diskominfo Lamsel – Paska kesepakatan damai yang dimediasi Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto pada 25 September 2021 lalu, warga Desa Mandah Kecamatan Natar kembali dibuat resah oleh aktivitas PT Bangun Lampung Jaya (BLJ).

Bukan soal aktivitas tambang yang menggunakan bahan peledak, kali ini warga Desa Mandah khususnya Dusun Sumber Sari merasa kesal lantaran jalan di desa setempat rusak akibat mobilisasi truk fuso pengangkut pasir milik PT BLJ yang diduga melebihi kapasitas.

Dari informasi yang dihimpun, puluhan warga Dusun Sumber Sari Desa Mandah dengan dikawal Camat, Babinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa dan aparatur desa, serta UPT PU Kecamatan Natar melakukan penyetopan terhadap truk fuso pengangkut pasir tanah india milik PT BLJ yang melintasi jalan desa setempat pada Sabtu, 27 November 2021.

Camat Natar Rendy Eko Supriyanto mengatakan, aksi itu dilakukan warganya sebagai bentuk kepedulian terhadap jalan desa yang rusak dikarenakan truk bertonase besar milik PT BLJ ditenggarai menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan desa setempat.

“Pada hari Sabtu, 27 November 2021 kegiatan mobilisasi angkutan pasir tanah india PT. BLJ berlangsung dari pukul 07.30-12.30 WIB. Terjadi bongkar muat 11 mobil tronton kapasitas kurang lebih 25 ton dan beberapa mobil lainya diminta warga untuk putar balik,” ujar Camat Natar Rendy Eko Supriyanto dalam keterangannya, Sabtu (27/11/2021).

Camat Natar yang biasa disapa Rendy ini mengungkapkan, mobilisasi angkutan pasir tanah india milik PT. BLJ menyebabkan kerusakan jalan hotmix terkelupas dan menggelembung kurang lebih 7 titik di ruas jalan Mandah-Rulung Sari Dusun 4. Dimana jalan tersebut baru selesai terealisasi kurang lebih 1 bulan melalui dana APBD Kabupaten Lampung Selatan.

“Warga masyarakat sementara menghentikan kegiatan mobilisasi muatan tonase besar sesuai perjanjian bersama pada 25 September 2021 lalu di rumah dinas bupati,” kata Rendy.

Lebih lanjut Rendy menyampaikan, sesuai isi perjanjian antara warga dan PT BLJ pada 25 September 2021 tersebut, tokoh masyarakat setempat meminta PT BLJ untuk memperbaiki dan merawat jalan yang rusak akibat dilalui oleh kendaraan bertonase besar milik PT BLJ.

Rendy menyebut, warga Desa Mandah tidak menghalangi mobilisasi angkutan milik PT BLJ. Namun warga hanya mengizinkan mobilisasi untuk truk kecil sesuai tonase jalan.

“Warga masyarakat meminta kiranya jalan dapat kembali diperbaiki seperti semula oleh perusahaan sesuai perjanjian. Jika perusahaan masih memaksakan tonase besar maka masyarakat akan kembali memasang portal untuk pembatasan tonase,” tandasnya.

Polda Lampung Gelar Lomba Orasi Unjuk Rasa Piala Kapolri 2021

Bandar Lampung– Polda Lampung akan menggelar lomba orasi unjuk rasa Piala Kapolri 2021 yang bakal diselenggarakan pada 2 Desember 2021 mendatang bertempat di lapangan apel Mapolda Lampung. Kegiatan itu sekaligus dalam rangka momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia.

Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengungkapkan, lomba orasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan ruang dan wadah kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya.

“Memberikan wadah atau ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat cara menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku,” kata Pandra, Jumat (26/11).

Adapun tema yang diusung adalah “Memperingati Hari Hak Asasi Manusia”. Sementara, sub tema acara tersebut bersifat bebas. Atau dengan kata lain, peserta nantinya dibebaskan untuk menyampaikan orasi dalam bentuk kritik ataupun masukan yang membangun.

Pandra menambahkan, kegiatan ini merupakan komitmen dari Polri yang sangat menghargai aspirasi-aspirasi dari masyarakat yang merupakan salah satu dari hak asasi manusia. Hal itu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 28 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum.

“Polri selalu menghormati dan menghargai hak asasi manusia dalam bentuk mengawal demokrasi dengan melindungi warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum,” ujar mantan Kapolres Kepulauan Meranti itu.

Seluruh unsur elemen masyarakat boleh ikut dalam kegiatan ini. Mulai dari mahasiswa, buruh, tani dan elemen lainnya. Lomba ini terdiri dari 1 tim yang bisa berisikan 5-13 orang.

Pendaftaran lomba sendiri dimulai sejak tanggal 25 November 2021 sampai 30 November 2021. Setelah melaksanakan lomba di tingkat Polda, pada tanggal 5 Desember peserta yang juara 1 videonya akan dikirim ke tingkat pusat atau Mabes Polri untuk diseleksi, jika terpilih nantinya akan tampil di tingkat pusat atau Mabes Polri pada 10 Desember.

Polda Lampung menyiapkan hadiah senilai Rp 10 juta untuk juara pertama. Kemudian, Rp 5 juta untuk juara kedua dan Rp 3 juta bagi peserta juara ketiga ditambah dengan tropi serta piagam. Selain itu untuk juara harapan satu mendapat hadiah uang sebesar Rp 1,5 juta dan untuk juara harapan dua sebesar Rp 1 juta. Bagi peserta yang tidak terpilih nantinya juga akan diberikan uang saku dan piagam.

Untuk pendaftaran dapat melalui link https://bit.ly/3HTCXRK atau untuk informasi lebih lanjut dapat mengubungi contact person 0821-7996-9633

Konsorsium Multimedia Indonesia Melakukan Jum’at Berkah Berbagi

Bandarlampung- Pesawaran
Ditengah situasi pandemi Covid-19 kepedulian terhadap masyarakat terus dilakukan oleh konsorsium multimedia Indonesia yang ada dilampung setiap bulan Jum’at ke 4.

Kali ini Jum’at berkah berbagi on the spot Dan panti asuhan. Menyasar pada pangkalan ojek , pangkalan angkot, serta warga sekitar secara menyebar dengan membagikan :
* 300 Nasi Kotak
* 150 Alkes (Masker, Hansanitizer, sabun mandi)
* 55 Kantong Beras@5kg
10 kantong beras @10 kg
* 4 Dus Mie instant
* 2 Kotak Besar sabun Cuci
* 20 Rak Telor

Kegiatan ini Dapat Terlaksana Atas Kerjasama & Dukungan Dari Pihak-Pihak :

* DITLANTAS POLDA LAMPUNG & JAJARAN
* POLRES PESAWARAN & JAJARAN
* POLRES TULANG BAWANG & JAJARAN
* POLRES TANGGAMUS & JAJARAN
* DITKRIMSUS POLDA LAMPUNG & JAJARAN.
* WAKAPOLRES LAMPUNG TIMUR (KOMPOL HETI PATMAWATI)
* KODIM 0426/TB & JAJARAN
* IBI DARMAJAYA LAMPUNG
* KANWIL HUKUM DAN HAM PAPUA BARAT
* LAPAS KELAS IIA BEKASI
* LAPAS KELAS I BANDAR LAMPUNG & JAJARAN
* RUTAN KELAS 1 BANDAR LAMPUNG & JAJARAN
* KANWIL BEA CUKAI SUMBAGBAR/DJBC
* YULIZAR BRI JATIM
* POLSEK KSKP PANJANG
*PAJERO ONE LAMPUNG /TOKO OBAT IRIAN

Adapun harapan kedepan nya kami teman teman konsorsium multimedia Indonesia Lampung terus mengadakan kegiatan sosial seperti ini sudah ke 4X nya Insyallah Kita Buat Program Bedah Rumah Di daerah Pesisir Pantai Serta Pembelian Alat Perlengkapan Sekolah untuk anak-anak Kurang mampu ujar Bung Kiki