HUT Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi Silaturahmi dengan Lampung Sai, IPPNS, PWRI, MPAL, FOKMAL, Pemuda Pancasila, dan IKPTK Provinsi Lampung

Mediarepublika.com – BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri kegiatan Silaturahmi Pemerintah Provinsi Lampung dengan Organisasi Kemasyarakatan Lampung Sai dan beberapa Organisasi Kemasyarakatan lainnya seperti IPPNS, PWRI, MPAL, FOKMAL, Pemuda Pancasila, dan IKPTK Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (18/03).

 

Dalam kegiatan tersebut Gubernur mengucapkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT – Tuhan YME, dapat bersilaturahmi dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan bersama Keluarga Besar Lampung Sai.

 

“Alhamdulillah, pada hari ini saya dapat bertemu dengan Keluarga Besar Lampung Sai, IPPNS, PWRI, MPAL, FOKMAL, Pemuda Pancasila, dan IKPTK Provinsi Lampung. Pertemuan hari ini hendaknya dapat juga kita jadikan sebagai wahana untuk meningkatkan Silaturahmi diantara kita semua.” ucap Gubernur.

 

Pada kesempatan tersebut Gubernur mengucapkan apresiasi dan ucapan terimakasih atas peran serta Lampung Sai dalam mensukseskan berbagai Program Pembangunan di Provinsi Lampung.

 

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Keluarga Besar Lampung Sai dan Organisasi Kemasyarakatan Lainnya atas peran nyata dalam mendukung kemajuan pembangunan di Provinsi Lampung, sehingga berbagai agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Mari bersama kita rapatkan barisan, satukan visi, misi dan tekad,” tegas Gubernur

 

Kegiatan hari ini, menurut Gubernur, juga bertepatan dengan HUT Ke-58 Provinsi Lampung, berbagai pencapaian tentu saja tidak terlepas dari peran serta dari berbagai pihak.

 

“Pada hari ini Provinsi Lampung memperingati HUT ke-58 Tahun 2022. Alhamdulillah berkat dukungan dan kerja keras kita semua maka Provinsi Lampung bisa menorehkan prestasi melalui beberapa penghargaan di tahun 2021,” paparnya.

 

Adapun beberapa penghargaan yang berhasil diperoleh Provinsi Lampung pada tahun 2021 antara lain :

 

1. Produksi padi tertinggi secara nasional sebesar 22,47%, diapresiasi oleh Presiden RI melalui penghargaan Abdi Bhakti Tani.

 

2. 10 Besar Provinsi terbaik Pembangunan Daerah Tahun 2021 dari Presiden RI.

 

3. Anugerah Paramakarya Tahun 2021 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

 

4. Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

 

5. Penghargaan TPAKD Award kategori penyedia akses keuangan sektor pertanian.

 

6. Penghargaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2021.

 

7. Juara Umum Teknologi Tepat Nasional 2021

 

8. Penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional serta 7 kali berturut-turut memperoleh WTP.

 

9. Mencapai rekor tertinggi untuk kinerja nilai ekspor Provinsi Lampung di Tahun 2021, yakni sebesar 4,8 miliar USD.

 

Tentunya selain penghargaan tersebut, masih banyak capaian lain di beberapa pilar pembangunan yang diraih oleh Provinsi Lampung. Jika dilihat berdasarkan ekonomi secara makro, pada tahun 2021 Provinsi Lampung sukses mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 2,79 % setelah sebelumnya sempat menurun di Tahun 2020 sebesar -1,67 %. Sejalan dengan hal tersebut, terjadi peningkatan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 0,04 % dan peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia menjadi 69,90 pada Tahun 2021.

 

Namun demikian, Menurut Gubernur keberhasilan tersebut tidak lantas membuat kita cepat berpuas diri. Pencapaian yang telah diraih haruslah menjadi pemacu semangat.

 

“Mari kita jadikan momen ini sebagai pemulihan ekonomi, pemulihan kesehatan, dan kemajuan yang berkelanjutan. Saya berharap semoga di usia ini, di Tahun 2022, Provinsi Lampung bisa lebih sejahtera masyarakatnya, dan berjaya di segala aspeknya. Mari Bangkit Bersama, Menuju Lampung Berjaya.” pungkasnya

 

Sementara itu Ketua Harian DPP Lampung Sai Rycko Menoza SZP menyatakan bahwa Lampung Sai merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang bercirikan kedaerahan. Lampung Sai adalah milik semua orang Lampung baik yang tinggal di Lampung maupun diluar Lampung.

 

Menurut Rycko, Lampung Sai sudah berdiri sejak tahun 1969, dan benar-benar didirikan untuk kepentingan pemerintah, khususnya dibidang adat seni budaya, sosial dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya, termasuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

 

“Pada kesempatan ini kami ingin mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung dan Jajaran Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungannya selama ini, semoga kami dapat terus ikut berperan memberikan sumbangsih kepada Provinsi Lampung,” ucap Rycko.

 

“Kemudian tak lupa sebagai bagian dari masyarakat Lampung, kami ingin menyampaikan ucapan Selamat HUT Ke-58 Provinsi Lampung sekaligus selamat menyambut bulan suci Ramadhan yang akan datang sebentar lagi,” tutupnya.

 

Pada kesempatan tersebut Gubernur bersama dengan Ketua Harian DPP Lampung Sai Rycko Menoza SZP, dan Ketua Umum DPP Lampung Sai Komjen Pol. Drs. H. Sjachroedin Z.P.melakukan Pemotongan Tumpeng sebagai wujud syukur atas hari jadi Provinsi Lampung Ke-58.

 

Selain itu, Gubernur Bersama Ketua Harian DPP Lampung Sai memberikan memberikan penghargaan kepada Drs. H. Ismail Djalili sebagai Tokoh Masyarakat Sumatera Selatan asal Lampung yang ikut mendirikan dan berperan aktif dalam kegiatan Lampung Sai Sumatera Utara.

 

Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Lampung dan Ketua Harian DPP Lampung Sai kepada Dr. Hj. Lis Hapsari Prihatin, Putri dari Drs. H. Ismail Djalili, yang juga sekaligus sebagai Ketua DPD Lampung Sai Sumatera Selatan dan Rektor STISI Pol Candra Dimuka Palembang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Launching Pojok Dekranasda, Gubernur Arinal Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas dan Produksi Kerajinan

Mediarepublika.com – Bandar Lampung, — Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal melakukan Launching Pojok Dekranasda, Kartu Anggota Dekranasda dan Buku Kuliner Khas Lampung, bertempat di halaman kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Jum’at (18/03/2022).

 

Dengan dilaunchingnya Pojok Dekranasda diharapkan akan mendukung kebangkitan ekonomi Provinsi Lampung, dimana dimasa pandemi Covid-19 perekonomian tidak berjalan dengan baik, perajin mengalami kesulitan pemasaran dikarenakan pembatasan perjalanan wisata dan pembatasan kegiatan masyarakat.

 

Ketua Dekranasda dalam sambutannya menjelaskan bahwa Launching Pojok Dekranasda bertujuan untuk memberikan ruang kepada perajin dan UMKM Lampung untuk menampilkan produk unggulan dan pemasaran produk – produk kerajinan serta menjadi ajang promosi.

 

Dijelaskan pula bahwa Pojok bazzar kuliner UMKM dan musik jalanan akan digelar pada setiap Jum’ at dan Sabtu bertempat di halaman kantor Dekranasda Provinsi Lampung, kegiatan dimulai pada pukul 15.00 WIB – 21.00 WIB.

 

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan – kegiatan yang digelar oleh Dekranasda Provinsi Lampung”, ucap Riana Sari.

 

Riana Sari juga terus mendorong warga masyarakat untuk mencintai dan membeli produk – produk dalam negeri melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang telah di Launching pada tanggal 17 Maret 2022 oleh Gubernur Lampung.

 

Sementara itu dalam kesempatan Launching Pojok Dekranasda, Gubernur Arinal menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dekranasda Provinsi Lampung yang telah menginisiasi kegiatan – kegiatan yang mendukung Pemerintah Daerah dalam upaya menggerakkan roda perekonomian, salah satunya dengan inovasi kegiatan yang digelar pada hari ini.

 

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi upaya Dekranasda untuk membangkitkan UMKM melalui kegiatan – kegiatan yang inovatif dan dikembangkan secara terus menerus”, ucap Gubernur.

 

“Saya juga akan membangun Destinasi Wisata di Bakauheni, diharapkan dapat menjadi sarana pemasaran produk – produk perajin dan UMKM yang ada di Provinsi Lampung”, jelas Arinal.

 

Gubernur Arinal juga mengapresiasi para pelaku usaha dan UMKM yang telah berjuang dan bekerja maksimal dan turut berperan serta aktif menggerakkan roda perekonomian di Provinsi Lampung.

 

Gubernur menekankan agar terus ditingkatkan kemampuan perajin dan UMKM melalui pelatihan – pelatihan dan pendampingan Dekranasda untuk lebih mengembangkan hasil kerajinan yang mampu bersaing dengan produk – produk kerajinan lainnya.

 

Dekranasda bersama – sama dengan Pemerintah Daerah akan terus berupaya meningkatkan daya saing produk – produk perajin dan UMKM di Provinsi Lampung dengan berbagai pelatihan dan peningkatan kapasitas serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia.

 

Pada kegiatan Launching dilakukan pula Peluncuran Buku Resep Kuliner Khas Lampung yang ditandai dengan penyerahan Buku kepada perwakilan penerima, penyerahan hadiah kepada pemenang lomba pada gelaran lomba yang diselenggarakan oleh Dekranasda Provinsi Lampung dalam rangka Peringatan HUT Provinsi Lampung ke-58, dan Launching Kartu Anggota Dekranasda yang ditandai dengan penyerahan Kartu Anggota Dekranasda oleh Gubernur Lampung kepada perwakilan Perajin Binaan Dekranasda Provinsi Lampung.

 

Kartu Anggota Dekranasda merupakan identitas perajin yang telah dibina oleh Dekranasda Provinsi Lampung yang memberikan manfaat dan memberikan kemudahan akses usaha serta pendampingan kepada para perajin, saat ini telah terdaftar sebanyak 87 anggota.

 

Disela kegiatan dilakukan penandatanganan prasasti baju adat, dimana baju adat Lampung dipakai oleh Presiden Republik Indonesia saat menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan HUT RI ke 76.

 

Peresmian Pojok Dekranasda Provinsi Lampung ditandai dengan pemotongan untaian bunga oleh Gubernur Lampung didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, yang dilanjutkan dengan peninjauan stand dan bazzar kuliner.

 

Acara juga dihadiri Desainer Nasional, Didiet Maulana, Kepala Perwakilan BI, Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Ketua Dekranasda Kabupaten / Kota se Provinsi Lampung, Perajin Binaan Dekranasda, segenap pengurus Dekranasda Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Kemendagri Gelar Bimtek SIPD Keuangan Daerah di Kabupaten Biak Numfor

Media Republika.com – Dalam rangka mendukung transformasi pengelolaan keuangan daerah, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Kabupaten Biak Numfor, Papua (18/3/2022).

 

Bimtek digelar selama dua hari, pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 18 sampai 19 Maret 2022. Bimtek diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris OPD, Kepala Sub Bagian Program, dan operator SIPD dari seluruh perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

 

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor telah menggunakan SIPD sejak Tahun 2021. Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa menyampaikan bahwa ”Implementasi SIPD sudah kami laksanakan sejak penyusunan APBD Tahun Anggaran 2021” ujarnya. Ricky menyampaikan “Kami harap kedepan, kami dapat menggunakan SIPD termasuk penatausahaan, akuntasi dan pelaporan” lanjutnya.

 

Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Gunadi, menambahkan, ”keinginan kami untuk menggunakan SIPD agar proses penatausahaan keuangan dapat dilaksanakan lebih efektif dan efisien, dan tidak melakukan dua kali penginputan”. Inisiatif dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggelar Bimtek ini disambut baik oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Dirjen Keuda), Agus Fatoni. ”Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menyamakan persepsi pemerintah daerah dan peningkatan kapasitas pengelola SIPD, ujar Fatoni. “Sekretaris dan Kasubag Program memiliki peranan penting dari awal proses perencanaan hingga pelaporan keuangan daerah, jadi tidak hanya mengawal penyusunan RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) tetapi memastikan kapan kegiatan tersebut akan dilaksanakan saat menyusun anggaran kas” lanjut Fatoni

 

Fatoni menegaskan bahwa kesuksesan transformasi pengelolaan keuangan daerah berawal dari perubahan pola perilaku aktor pengelola keuangan daerah. “Kepala Dinas maupun Kepala Badan sebagai pengguna anggaran, tidak hanya mendorong jajarannya, tetapi juga harus berpartisipasi secara aktif dalam mendukung transformasi pengelolaan keuangan daerah, salah satunya melalui SIPD”.

 

Lebih lanjut, Fatoni mengajak, agar Pemerintah Kabupaten Biak Numfor tidak tertinggal dalam mendorong transformasi pengelolaan keuangan daerah. “Bapak Menteri sudah mengamanatkan, transformasi ini harus kita lakukan, (SIPD) harus dipakai secara konsisten, bapak ibu jangan sampai tertinggal. Kita harus serius dan sungguh-sungguh,” pungkas Fatoni.

HUT Tanggamus Ke-25 dan HUT Provinsi Lampung Ke-58, DPRD Tanggamus Gelar Rapat Paripurna Istimewa

Tanggamus – DPRD Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kabupaten Tanggamus dan HUT ke-58 Provinsi Lampung, Jumat, 18/3/2022.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus Heri Agus Setiawan itu dihadiri 36 anggota dewan. Hadir dari jajaran eksekutif Bupati Tanggamus Dewi Handajani dan jajaran Forkopimda setempat. Turut hadir Kajari Tanggamus, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pendiri Kabupaten Tanggamus dan para veteran.

Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus, Heri Agus Setiawan menyampaikan, dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Tanggamus yang ke-25 tahun, dalam hal ini tentunya memiliki makna yang cukup mendalam. Di mana sejak berdiri pada 21 Maret 1996 sampai dengan hari ini, Kabupaten Tanggamus telah terjadi percepatan pembangunan baik fisik maupun nonfisik, pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan telah banyak prestasi yang ditorehkan baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

“Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini kami atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, pemangku kepentingan, seluruh elemen dan lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Tanggamus untuk menjadikan momentum hari jadi Kabupaten Tanggamus ini agar kiranya kita saling bahu membahu merancang, menggali potensi-potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Tanggamus dalam rangka memajukan dan meningkatkan perekonomian di masyarakat,” ujarnya.

Heri menambahkan, bertepatan HUT Kabupaten Tanggamus pada hari ini juga, masyarakat Provinsi Lampung juga memperingati HUT Provinsi Lampung yang ke-58. Provinsi Lampung memisahkan dan berdiri sendiri dari Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 18 Maret 1964. Dengan perkembangan dari waktu ke waktu Provinsi Lampung telah memiliki 13 kabupaten dan 2 kota.

Selama 58 tahun terakhir, telah banyak kemajuan yang sangat signifikan baik pembangunan fisik maupun nonfisik, dan Kabupaten Tanggamus sebagai salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari Provinsi Lampung.

“Seiring dengan perjalanan waktu, semoga Provinsi Lampung menjadi provinsi yang dapat sejajar dengan provinsi lainnya di Indonesia, dapat terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Kami atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tanggamus mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Lampung ke-58, “Bangkit Bersama Mewujudkan Lampung Berjaya”,” ujarnya..

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Forkopimda Kabupaten Tanggamus, Faturahman (Asisten I), Sukisno (Asisten II), Jonsen Vanisa (Asisten III), beberapa Kepala OPD Pemkab Tanggamus, 36 orang anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, dan Hamid H. Lubis (Sekda Kabupaten Tanggamus), dan para camat se-Kabupaten Tanggamus yang mengikuti lewat zoom meeting.

Sementara, di awal sambutannya, Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengucapkan Dirgahayu Provinsi Lampung ke-58. “Semoga Provinsi Lampung semakin maju dan berjaya. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus selalu kita laksanakan, Bapak Gubernur Lampung kemarin hadir
langsung dan membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten Tanggamus, sekaligus beliau menyerahkan DIPA kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Cukup banyak program-program Pemerintah Provinsi Lampung yang bersentuhan langsung dengan Kabupaten Tanggamus,” ujarnya.

Lalu, Dewi Handajani menambahkan, telah banyak capaian kemajuan pembangunan yang telah dilaksanakan Pemerintah Provinsi Lampung di Kabupaten Tanggamus. “Untuk itu Pemerintah Kabupaten Tanggamus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung. Berkat rahmat Allah subhanahu wa ta’ala, 25 tahun yang lalu, atau tanggal 21 Maret 1997, Kabupaten Tanggamus secara resmi berdiri. Tidak terasa Kabupaten Tanggamus telah berusia seperempat abad, suatu rentang perjalanan waktu yang penuh dengan romantika dan dinamika sejarah,” ucapnya.

Dewi Handajani juga menyampaikan,  tema peringatan HUT Kabupaten Tanggamus kali ini adalah “Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Melalui Masyarakat yang Sehat, Inovatif, Berdaya Saing Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional”. “Di masa Pandemi Covid-19 yang masih melanda seluruh wilayah Indonesia termasuk di Tanggamus, maka perayaan dan peringatan hari jadi Tanggamus kita adakan secara sederhana namun tanpa mengurangi makna rasa syukur kita atas karunia Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Pada poin ke empat, Dewi Handajani menyampaikan bahwa di tengah keterbatasan, karena masih dilanda pandemi Covid- 19, Kabupaten Tanggamus berhasil meraih prestasi dan penghargaan, serta masih terus mampu membangun dan memberikan yang terbaik bagi seluruh warga masyarakat dan membawa nama harum Kabupaten Tanggamus, di antaranya:

a). Meraih opini WTP. Secara total dalam kurun waktu 7 tahun terakhir, Kabupaten Tanggamus telah meraih 6 kali Raihan WTP dari BPK, yaitu Tahun 2015, 2017, 2018, 2019, 2020 dan 2021.
b). Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Lampung. Ini merupakan Raihan Juara Umum untuk 5 kali berturut-turut sejak Tahun 2016 sampai dengan
Tahun 2021. Penyelenggaraan Tahun 2020 ditunda, dilaksanakan tahun 2021.
c).Meraih penghargaan Kabupaten Cukup Peduli HAM Tingkat Nasional, selama 3 tahun berturutturut (2019-2021), dari Kemenkum HAM RI; d). Meraih Penghargaan Manggala Karya Kencana
Tahun 2021, dari BKKBN.
e). Tanggamus telah ditetapkan sebagai Kabupaten Layak Anak pada tahun 2021 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak.
f). Meraih Anugrah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2021.
g). Meraih Top pembina BUMD award pada tahun 2020 dan 2021.
h). Meraih Penghargaan Tribun Lampung Award, sebagai Kepala daerah dan BUMN yang telah membuat program Pro-Rakyat dalam penanganan Covid-19.
i). Meraih penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Utama dari Kementerian LHK yang diraih Pekon Ngarip.
j). Meraih penghargaan Kepala Daerah sebagai Pembina Proklim Utama.
k). Tanggamus ditetapkan sebagai Kabupaten Literasi.
l). Predikat “B” SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dari Kementerian PAN RB.
m). Menerima Penghargaan Kabupaten TERINOVATIF pada acara Innovative Goverment Award (IGA) dari Kemendagri.
n).Meraih predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik Tahun 2021 dari Ombudsman RI.
o). Masuk 8 Besar dalam Top 99 Inovasi Pelayanan
Publik Tahun 2021 oleh Kemenpan-RB, dengan video Pelayanan berjudul “Senja Yang Indah”.
p). Meraih Juara I Kriya Terbaik dan Stand Terbaik Lampung Craft Tahun 2021, dan Juara Stand Kreatif dan Terinovatif Kegiatan Festival Kemilau Tapis Lampung tahun 2021.
q). Meraih Perpustakaan Terbaik Nasional dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis
Inklusi Sosial, dan Juara I Nasional Film VLOG dengan judul Geliat Ratu (Gerakan Literasi Tanggamus) tahun 2021, yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI.
r). Meraih Anugerah Pratama Perkebunan Indonesia (APPI) Awards 2021 oleh Kementerian Pertanian. Selain itu, Kabupaten Tanggamus mendapat Predikat “Pejuang Kakao Nasional” Tahun 2021 oleh Dewan Kakao Indonesia Kementan RI.
s). Meraih 2 prestasi pada ajang Apkasi Otonomi Expo 2021, yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, yaitu;
(1). Juara I Stand Terinspiratif.
(2). Juara I Putri Otonomi Daerah 2021 yang diraih oleh Sdri. Mega Diana Zamzam..

Pada poin ke lima, Dewi Handajani menyampaikan dalam upaya percepatan vaksinasi, target nasional yaitu 70 persen warga tervaksin di awal tahun 2022 telah berhasil dicapai. Sampai hari kemarin persentase warga yang telah divaksin di Kabupaten Tanggamus dengan sasaran 471.722
orang, cakupan untuk Dosis I sekitar 86,55 persen, Dosis II sekitar 59 persen, dan Dosis III masih 2,3 persen.

Lalu di poin ke enam, beberapa capaian program 55 Aksi di antaranya:
a). Dalam Program Pemberantasan Buta Aksara Alqur’an, setiap tahun melaksanakan Gebyar TPA, MTQ Tingkat SD/SMP, Gebyar Anak Sholeh, MTQ KORPRI, Gebyar TPQ, dan lain-lain.
b). Setiap Tahun memberikan Insentif dan bantuan operasional bagi Guru Ngaji (302 orang), Majelis Taklim (1800 Kelompok), Marbot (1000 orang), Penceramah (302 orang), dan P3N (35 orang).
c). Setiap tahun melaksanakan Pemberian Beasiswa Pendidikan.
d). Setiap tahun melaksanakan kegiatan peningkatan Wisata Religi untuk Semua Agama, Umroh kepada 53 orang, 1 Kelompok Ziarah Rohani Katholik dan 1 kelompok Ziarah Rohani Protestan.
e). Setiap tahun memberikan bantuan renovasi dan pembangunan Tempat Ibadah, Pondok Pesantren TPA, dan lain-lain. Pada setiap Safari Ramadhan
diberikan kepada 20 Masjid dan 60 Musholla. Dengan total anggaran Rp.1,12 Milyar.
f). Memberikan bantuan kepada UMKM, KWT dan terus membentuk Sai Pekon Sai Produk.
g). Sampai saat ini Program Ambulans Pekon telah terealisasi 298 Ambulans Pekon dari 299 Pekon yang ada seKabupaten Tanggamus. Tinggal tersisa 1 Pekon (Atar Lebar-BNS), dikarenakan lokasi medan transportasi yang sangat menyulitkan
sehingga belum dapat diakomodir.
h). Sampai saat ini seluruh 17 unit Puskesmas Rawat Inap di Tanggamus telah terpasang alat USG.
i). Peningkatan layanan Home Care dan Layanan kesehatan Lansia dimana telah tercetak 8.430 buah
Kartu Lansia ditahun 2021.
j). Pembangunan Stadion Gelora Tanggamus, telah rampung dilaksanakan dan sedang diupayakan untuk kita resmikan.
k). Kegiatan Jum’at Bedah Rumah Tidak Layak Huni. Dilakukan pemugaran sebanyak 140 rumah bersumber APBD dan 840 rumah bersumber APBN.
l). Revitalisasi BUMD telah dilaksanakan kepada
3 BUMD yaitu BPR Syariah Tanggamus, PT. Aneka Usaha Tanggamus Jaya dan PDAM Way Agung.
m). § Penambahan 2 Unit Mobil e-KTP Keliling;
n). Telah diterbitan PERDA Tentang Perlindungan
Produk Lokal, yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 3 Tahun 2019.
o). Telah Meningkatkan Insentif Bagi Tenaga Non ASN Bidang Pendidikan, yaitu Guru Sekolah Negeri (1.549 Orang), Staf Sekolah Negeri (794 Orang), Guru Honor Murni (1.727 Orang).
p). Peningkatan Bantuan Operasional dan Insentif Tendik PAUD dan Tenaga Kependidikan, untuk Guru PAUD (1.229 Orang)
q). Peningkatan Bantuan Operasional Posyandu dan Kader Posyandu serta meningkatkan pembinaan/
pelatihan kader Posyandu Balita dan kader Lansia. Setiap Tahun dibayarkan Insentif kepada 4.888 Kader dengan total anggaran Rp.2,59 Milyar.
r). Reformasi Birokrasi,
Bupati berkantor di Kecamatan, Membentuk Tim Sapu Bersih Pelayanan Mengecewakan (Saber Pekan), memangkas birokrasi perijinan yang tidak efektif
dan efisien dengan membuat Sistem Aplikasi RATU SIKOP (Ramah, Amanah, Tegas Unggul – Sistem Komputerisasi Perizinan) yang Terintegrasi.
s). Program Akte Kelahiran Gratis dan dapat diterima masyarakat di Klinik Bersalin, Puskesmas dan Rumah Sakit. Tahun 2021 Terealisasi 5.431 Akte.
t). Pengembangan/Pelestarian Seni Budaya, kita telah menerima Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) yang terdiri dari Belah Ketupat (Seni Rupa), Festival Teluk Semaka (FTS), dan Pencak Khakot (Seni Gerak). Hal ini kita
lakukan agar kekayaan intelektual tersebut tidak ditiru oleh pihak lain yang ingin mencari keuntungan. Banyak lagi penghargaan serta prestasi lainnya,
baik prestasi individu atau prestasi daerah.

“Keberhasilan dan prestasi ini merupakan buah keberhasilan kerja keras dan kerja nyata dari seluruh komponen warga masyarakat Kabupaten Tanggamus, termasuk rekan-rekan anggota Forkopimda, para anggota DPRD, ASN, TNI/Polri, partai politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda pemudi dan lain-lain,” terang Dewi Handajani.

“Saat ini pada bulan Maret 2022 Kabupaten Tanggamus berada dalam Level III PPKM yang ditetapkan oleh Mendagri. Covid-19 tidak hanya menelan korban kematian dan kesakitan, tetapi juga merusak seluruh sendi-sendi perekonomian dan sosial di berbagai wilayah dan khususnya di Kabupaten Tanggamus. Selaku Ketua Satgas Covid-19, kami telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam percepatan penanganan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Tanggamus. Kita juga terus melaksanakan Upaya Percepatan Vaksinasi Covid-19 lanjutan, sehingga diharapkan cakupan Dosis II dan Dosis III memenuhi target yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

“Dalam proses pembangunan di Kabupaten kita tercinta ini, satu hal yang tak kalah penting adalah tetap terjaganya situasi kondusif, aman tenteram dan
damai. Karena dengan situasi yang kondusif itu, maka kita dapat menggerakkan dan mengarahkan pembangunan untuk mengolah potensi nyata daerah ini, memenuhi harapan masyarakat secara langsung baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Mari kita jadikan peringatan hari jadi Kabupaten Tanggamus sebagai momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri serta memantapkan kebersamaan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tanggamus. Kepada semua pihak, sekali lagi kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus atas dorongan semangat, koreksi dan kritik yang ditujukan kepada kami pihak eksekutif dalam mengemban amanah, tugas pemerintahan dan pembangunan selama ini,” tutup Bupati Tanggamus Dewi Handajani.

Dari Kick Off Gernas Bangga Buatan Indonesia, Kemenperin Targetkan Pembelian Produk Dalam Negeri Senilai Rp 400 Triliun

Bandar Lampung–Tahun ini  target pembelian produk dalam Negeri sebesar Rp 400 Triliun  melalui katalog, dan diharapkan Rp 200 triliunnya berasal dari belanja Pemerintah Daerah.

Pernyataan tersebut dikatakan, Menteri Perindustrian yang disampaikan Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen Irma), Reni Yanita,  pada acara HUT Provinsi Lampung dan Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Mahan Agung, Kamis (17/3/2022).

Untuk itu Saya minta kepada Bapak Gubernur dan jajarannya untuk dapat mengoptimalkan pembelian produk dalam negeri termasuk yang berasal dari UMKM, Kata Dirjen.

Dirjen Irma juga meminta pelaku usaha dan masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal,  pemerintah akan terus mengkampanyekan semangat cinta beli dan pakai produk dalam negeri agar industri Indonesia dapat terus bertumbuh di negeri sendiri.

Gernas BBI  Tahun 2022 dimulai pada bulan Januari dari Provinsi Jambi dan bulan lalu di Sulawesi Selatan dan pada hari ini saya sangat gembira,Bapak Gubernur Lampung  dan jajarannya berkenan, di mana acara puncaknya akan dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2022.

Dalam rangka mendukung target tahun 2023 yaitu 30 juta UMKM masuk di marketplace dengan  konsep meningkatkan  secara konsisten dan memberdayakan UMKM  dengan penguasaan teknologi bisnis melalui program – program yang telah berjalan.

Sejak tahun 2017 Kementerian Perindustrian telah melatih sebanyak  19.242 pelaku industri kecil dan menengah di seluruh Indonesia dengan beragam manfaat, antara lain yang pertama workshop dan pendampingan pemasaran online dan kedua masuk ke dalam katalog.

Berbagai program Kementerian Perindustrian diantaranya  restrukturisasi mesin peralatan klinik kemasan, sertifikasi SNI,  pameran dan pendampingan teknologi yang tepat.

Dari tahun ke tahun memiliki konsep dan target yang berbeda, tahun 2022 ini para manajer diberi target untuk melakukan pendampingan intensif selama 3 bulan kepada 30 pelaku industri yang telah mengikuti kurasi untuk meningkatkan penjualannya secara online, sehingga didapatkan 5 UMKM yang dianggap terbaik dengan penjualan terbanyak.

Kriteria unggulan lainnya yaitu, tahun ini peran pemuda lebih ditekankan untuk aktif mendukung kesuksesan di Kancah pemasaran online.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Peringati HUT Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Paparkan Berbagai Capaian Pembangunan

BANDARLAMPUNG—Peringati HUT Ke-58 Provinsi Lampung Gubernur Lampung Arinal Djunaidi lakukan Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) Tahun 2022, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Kamis (17/03)

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya mengucapkan terimakasih, karena bertepatan dengan HUT ke-58 Provinsi Lampung yang kita cintai ini Provinsi Lampung menjadi movement area dari penyelenggaraan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) di Tahun 2022. Hal ini juga menjadi salah satu bentuk hadiah bagi HUT Lampung yang Ke-58,” ucap Gubernur mengawali sambutannya.

Menurut Arinal Perayaan Hari Jadi Provinsi Lampung pada tahun ini adalah wujud rasa syukur, sekaligus doa agar Provinsi Lampung selalu dilimpahkan keselamatan serta rahmat dari Allah SWT.

Adapun Kick Off Gernas BBI akan diselenggarakan sebagai tahap awal peluncuran dari serangkaian kegiatan, sampai pada saatnya nanti Acara Puncak pada bulan Juni 2022 yang rencanannya akan dibuka langsung oleh Bapak Presiden RI.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan seluruh masyarakat, yang mana walau di masa pandemi yang cukup berat, kita semua tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi Lampung tercinta.

“Alhamdulillah berkat dukungan dan kerja keras kita semua, maka Provinsi Lampung dapat menorehkan prestasi melalui beberapa penghargaan di tahun 2021,” ucap Gubernur

Adapun beberapa penghargaan yang berhasil diperoleh Pemerintah Provinsi Lampung Pada tahun 2021 antara lain :

1. Produksi padi tertinggi secara nasional sebesar 22,47%, diapresiasi oleh Presiden RI melalui penghargaan Abdi Bhakti Tani.

2. 10 Besar Provinsi terbaik Pembangunan Daerah Tahun 2021 dari Presiden RI.

3. Anugerah Paramakarya Tahun 2021 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

4. Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI

5. Penghargaan TPAKD Award kategori penyedia akses keuangan sektor pertanian.

6. Penghargaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2021

7. Juara Umum Teknologi Tepat Nasional 2021

8. Penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD Tingkat Nasional serta 7 kali berturut-turut memperoleh WTP

9. Mencapai rekor tertinggi untuk kinerja nilai ekspor Provinsi Lampung di Tahun 2021, yakni sebesar 4,8 miliar USD

10. Program Klaster pangan strategis tahun 2021 kepada KPT Maju Sejahtera Lampung Selatan.

11. Juara Terbaik I UMKM Terinovatif Bank Indonesia bekerjasama dengan Kementerian dan Perikanan Republik.

Tentunya selain penghargaan tersebut, menurut Gubernur masih banyak capaian lain di beberapa pilar pembangunan yang diraih oleh Provinsi Lampung. Jika dilihat berdasarkan ekonomi secara makro, pada tahun 2021 Provinsi Lampung sukses mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 2,79 % setelah sebelumnya sempat menurun di Tahun 2020 sebesar -1,67 %. Sejalan dengan hal tersebut, terjadi peningkatan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 0,04 % dan peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia menjadi 69,90 pada Tahun 2021.

Kemudian terkait Gernas BBI Provinsi Lampung Tahun 2022 yang mengangkat tema Satu Bumi Juta Karya, melalui event Lampung Begawi Festival atau Lagawi Fest. Menurut Gubernur, sepatutnya kita berbangga, karena Provinsi Lampung merupakan Provinsi ke-5 di Pulau Sumatera setelah Provinsi Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Bangka Belitung yang ditunjuk sebagai Host Gernas BBI Tahun 2022.

Pada penyelenggaraan kick off BBI 2022 #Lagawifest yang bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Provinsi Lampung ke-58, dilakukan penyematan Duta BBI oleh Menperin yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin Reni Yanita kepada Gubernur Lampung, Wakil Gubernur Lampung, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Pimpinan Mall MBK, dan Perwakilan Influencer, yang menandakan komitmen pemerintah daerah dalam kampanye Gernas BBI.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyampaikan bahwa sejalan dengan upaya yang kami lakukan dan mengingat saat ini kita berada di era industri 4.0 yang menekankan pada daya saing dan produktivitas, oleh karenanya Provinsi Lampung sangat mendukung kemajuan dari IKM/UKM melalui Gernas BBI. Dengan Gernas BBI di Provinsi Lampung, IKM/UKM terpacu untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi, dan masyarakat akan lebih mencintai dan bangga akan produk buatan dalam negeri.

“Pemerintah Provinsi Lampung akan terus menggencarkan semangat BBI #LagawiFest di seluruh Kabupaten dan Kota secara kontinyu, sehingga masyarakat dapat benar-benar bangga dan memprioritaskan memakai produk buatan lokal. Kemudian Kepada masyarakat Lampung, saya mengajak mari kita Bangga akan Buatan Indonesia, karena memakai produk lokal akan membantu pemulihan ekonomi, dan mensejahterakan bangsa kita,” kata Arinal.

Untuk mendukung perluasan pemasaran, pada acara kick off tersebut Provinsi Lampung juga menandatangani MOU dengan marketplace Tokopedia.

Sementara itu Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin Reni Yanita mewakili Menteri Perindustrian menyatakan bahwa Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) merupakan gerakan bersama pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal. Pemerintah akan terus mengkampanyekan semangat cinta, beli dan pakai produk dalam negeri, agar industri Indonesia dapat terus bertumbuh di negeri sendiri. Sejak peluncuran Gernas BBI pada Mei 2020 hingga Desember 2021, jumlah UMKM/IKM onboarding sudah mencapai 9.208.680 unit. Total UMKM/IKM onboarding kini mencapai 17.208.680 unit dengan kenaikan mencapai 115% dari awal ketika BBI diluncurkan.

Sejalan dengan Gernas BBI, menurut Reni Yanita Kementerian Perindustrian secara konsisten mendorong para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk mampu menguasai teknologi digital dalam berbisnis (e-business) melalui program e-Smart IKM. Program e-Smart IKM yang telah digelar Kemenperin sejak tahun 2017, telah melatih 19.242 pelaku IKM di seluruh Indonesia.

Penyelenggaraan Gernas BBI 2022 memiliki konsep yang berbeda dibanding tahun sebelumnya. Kemenperin bersama dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota di Lampung, Bank Indonesia, OJK, top brands, Himbara, dan Dekranasda akan melakukan pendampingan intensif selama 3 bulan kepada 30 IKM terpilih, yang sebelumnya dijaring melalui website esmartikm.id sejak Februari lalu. Dari 478 pendaftar, hari ini telah diumumkan 30 IKM terpilih melalui proses kurasi yang dilakukan oleh Kemenperin, Bank Indonesia, Dinas Perindag Provinsi Lampung, Dekranasda Lampung dan praktisi.

Selanjutnya, 30 IKM terpilih akan mengikuti pendampingan literasi digital, pengembangan bisnis, pelatihan pengembangan produk (dari segi kemasan, kekayaan intelektual, standardisasi, hingga kualitas produk). Selama proses pendampingan nanti, 30 IKM tersebut didorong untuk meningkatkan penjualannya secara online, sehingga pada bulan Juni akan didapatkan 5 IKM terbaik (champion) dengan penjualan terbanyak dan kriteria unggulan lainnya.

“Lima champion yang berhasil meningkatkan transaksi penjualan dan omsetnya, akan dibina terkait penguatan promosi produk, fasilitasi digital marketing, pameran, dan penerapan teknologi 4.0, serta berkesempatan ikut serta dalam BBI Award,” pungkas Reni.

Pada kegiatan tersebut Gubernur Lampung bersama Wakil Gubernur Lampung, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin Reni Yanita, Ketua TP PKK Provinsi Lampung melakukan Pemotongan Tumpeng, Pemukulan Cetik, dan Pelepasan Balon sebagai tanda rasa syukur atas HUT Ke-58 Provinsi Lampung dan pembukaan Gerakan Nasional BBI serta kegiatan Lagawi Fest 2022.

Adapun kegiatan HUT Ke-58 Provinsi Lampung pada tahun 2022 ini meliputi beberapa kegiatan, diantaranya adalah :

1. Pelayanan KB Gratis Tanggal 1-11 Maret 2022
2. Sentra Vaksinasi Booster 5000 Dosis 8-10 Maret 2022
3. Siger Serentak 11 Maret 2022
4. Webinar Pengutan TP PKK Provinsi Lampung 15 Maret 2022
5. Kejuaraan Piala Gubernur E-Sport 2022, dan lomba Kreatif Perwosi
Lomba kreatif perwosi 17-19 Maret 2022
6. Sidang Paripurna DPRD 18 Maret 2022
7. Peluncuran Pojok Dekranas dan Launching Buku Makanan Khas Lampung Maret 2022 (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Arinal Serahkan LKPD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021 Kepada BPK RI Perwakilan Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Kepala BPKAD Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, dan Inspektorat Provinsi Lampung serta Tim Penyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Provinsi Lampung menyerahkan LKPD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021 ke BPK RI Perwakilan Lampung.

Penyerahan LKPD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021 diterima langsung oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Lampung, Andri Yogama di Kantor BPK RI Perwakilan Lampung, Kamis (17/3).

LKPD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021 telah mampu diselesaikan tepat waktu dan diserahkan sesuai amanat PP 12 Tahun 2019, yaitu paling lambat 3 bulan sejak tahun anggaran berakhir.

Sebagai tambahan informasi, sampai saat ini Pemerintah Provinsi Lampung sudah mendapat 7 kali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK secara berturut-turut.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya dan berharap agar opini WTP tersebut dapat terus diraih dan dipertahankan tidak hanya untuk LKPD TA 2021, namun juga pada tahun-tahun yang akan datang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Pengurus Komunitas Disabilitas Provinsi Lampung Salurkan Bantuan Kursi Roda

Bandar Lampung, — Ketua Harian Pengurus Komunitas Disabilitas Provinsi Lampung (PKDL),  Yunita Viriya didampingi sejumlah pengurus PKDL menyerahkan bantuan kursi roda dan sembako  untuk warga masyarakat dan  penyandang disabilitas di Provinsi Lampung, Kamis (1703/2022).

Sejak dikukuhan pada tanggal 10 Maret 2022 yang lalu oleh Gubernur Lampung,  Organisasi yang diketuai Ibu Riana Sari Arinal ini terus melakukan kegiatan – kegiatan yang menyentuh dan memberikan manfaat secara langsung kepada kaum disabilitas.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini yaitu menyalurkan bantuan berupa  kursi roda dan sembako  kepada penyandang  disabilitas yang tersebar di berbagai wilayah di Provinsi Lampung.

Dijelaskan oleh Ketua Harian Pengurus Komunitas Disabilitas Provinsi Lampung, Yunita bahwa kegiatan yang digelar pada hari merupakan bentuk kepedulian untuk kaum disabilitas.

Disela – sela pemberian bantuan, Yunita berkesempatan berdialog langsung dengan kaum disabilitas dan menyampaikan salam hangat dari Ketua Umum Pengurus Komunitas Disabilitas Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal,  dirinya juga memiliki keinginan untuk memberdayakan penyandang disabilitas untuk di karyakan.

Kegiatan dilaksanakan sebagai  rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Lampung ke 58 Tahun 2022 yang jatuh pada tanggal 18 Maret 2022.

Bantuan diserahkan secara  langsung oleh Ketua Harian PKDL dengan mendatangi beberapa lokasi diantaranya di wilayah Bandar Lampung dan  Lampung Selatan.

Adapun bantuan kursi roda  yang disalurkan kepada masyarakat pada kegiatan ini  sebanyak 7 buah diantaranya diberikan kepada : Istiqomah Surya Ningsih, (30 tahun) Bandar Lampung, Tinah (42 tahun) Telukbetung, Nopriyanti – Bandar Lampung, Jiyanto – Lampung Selatan.

Keluarga penyandang disabilitas menyambut baik dengan diberikannya bantuan kursi roda, salah satunya keluarga Bapak Ngatijo dan Ibu Sujiah orang tua dari Jiyanto penyandang disabilitas yang tinggal di desa Margomulyo Kecamatan Jati Agung  Lampung Selatan.

“Terimakasih atas bantuan kursi roda yang diberikan untuk anak kami, semoga Pak Gubernur dan keluarga diberikan keberkahan dan kesehatan”, ucap Sujiah.

_Sumber : Bidang Publikasi & Komunikasi PKDL_
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Promo Arjuna Florist Pesan 1 Double Gratis 1 Single

lampungselatan, – Toko papan bunga yang bernama florist_arjuna menyediakan jasa pembuatan papan bunga dengan harga terjangkau.

“persinggle 150rb double 300rb untuk dalam kota dan untuk luar kota per Singglenya 250rb double 500rb” ujar Okta S .

Okta.S selaku owner florist_arjuna ini juga mengatakan kalau papan bunga ini berdiri sejak tahun 2021.

“membaca peluang bisnis yang menurut saya menghasilkan” kata Okta S.

toko florist_arjuna ini terletak di jl ra basyid gang persatuan no 44 dan bagi anda yang ingin memesan bisa hubungi no tlpn / Wa 082280306179.

“kalau ada yang pesan 5 nanti akan mendapatkan diskon 10%” jelasnya

Redaksi

Bupati Tanggamus Resmikan Taman Kehati Galih Batin

KOTAAGUNG–Bupati Tanggamus, Hj. Dewi Handajani resmikan taman keanekaragaman hayati (Kehati) Galih Batin, PT Tirta Investama, AQUA Tanggamus, bekerjsama dengan Mitra Bentala, di Pekon Teba, Kecamatan Kotaagung Timur, Kamis (17/3).

Ikut Hadir Mendampingi Bupati Tanggamus, Kadis Lingkungan hidup Kemas amin Yusfi, Kadis pariwisata Retno, Camat kotim Khuroisin, Uspika kotim dan Pj.Kakon teba beserta jajaran.

Bupati menyampaikan, keberadaan taman kehati inisiasi dari PT Tirta Investama AQUA tersebut memiliki peran strategis untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup, sekarang dan masa yang akan datang. Ia berharap taman kehati tersebut bisa dikembangkan kedepannya karena bisa menjadi wisata edukasi, konservasi, dan tanaman langka yang bisa dinikmati.

“Nantinya tanaman tanaman tersebut tidak hanya ditanami saja, akan tetapi ada proses pembibitannya sehingga bisa di budidayakan, terlebih disini sarana lengkap, dan lahannya juga sangat luas, sehingga bisa dijadikan wisata kemah, outbond dan yang lainnya,”kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Pabrik AQUA Tanggamus Asep Mawan Ruswandi menerangkan, dari awal berdirinya PT Tirta Investama atau yang lebih dikenal dengan AQUA pada tahun 1973 selain berbicara bisnis juga tidak melupakan tentang sosial, serta konsen terhadap konservasi dan lingkungan disekitar pabrik tidak hanya di Tanggamus saja melainkan juga di 21 pabrik di seluruh Indonesia hingga sampai saat ini.

“Ada empat pilar kebaikan yang kita terapkan, yakni kebaikan konsumen, kebaikan bumi dan lingkungan Indonesia, salah satunya yang kita lakukan saat ini, lalu kebaikan karyawan dan kebaikan mitra salah satunya unsur pemerintahan, tujuan dari taman kehati ini ialah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup, yang merupakan amanat dari Permen LH nomor 3 tahun 2012,”terangnya.

Direktur Mitra Bentala Rizani memaparkan bahwa tanaman yang ada di taman kehati galih batin terdiri dari tanaman endemik Lampung dan tanaman langka, tetapi kedepan dalam pengembangannya taman tersebut akan menjadi tempat edukasi untuk pendidikan lingkungan hidup, serta pelatihan pelatihan untuk anak anak sekolah maupun para kader konservasi.

“Harapan dari masyarakat juga tadi disampaikan agar supaya ketika ada kegiatan taman kehati, ini juga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan kita harapkan kolaborasi dengan pemerintah sehingga taman kehati ini berkembang dengan baik,”tandasnya