Made Bagiasa Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Sebagai Pandangan Hidup

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Drs. I Made Bagiasa mengajak masyarakat masyarakat kampung Utama Jaya untuk menjadikan Pancasila sebagai pandangan hidup.

Ajakan itu disampaikan oleh Made Bagiasa, pada Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IP-WK), di Balai Kampung Utama Jaya Mataram Kecamatan Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (20/3/2022).

Menurut Made Bagiasa, Pancasila perlu menjadi pandangan hidup, karena nilai-nilainya berasal dari kepribadian Bangsa Indonesia sendiri yang beraneka ragam dengan 17.000 pulau, 718 Bahasa, 1.340 suku, agama serta kepercayaan sebagai cara pandang untuk memperkuat watak dan karakter bangsa. Sehingga Sila Pancasila di implementasikan dalam kehidupan sehari hari.

Made Bagiasa menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan sebagai agenda kerja DPRD Provinsi Lampung berkeliling se-Kabupten Lampung Tengah. Made Bagiasa juga anggota Fraksi Partai Golkar dalam kegiatan ini sekaligus melaporkan kinerja yang sudah, sedang dan akan dikerjakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Lampung. Sebagai perwakilan masyarakat Lampung Tengah, Made Bagiasa anggota DPRD Lampung ini banyak menerima aspirasi yang disampaikan langsung oleh rakyat.

Sementara itu, Kapolsek Seputih Mataram Iptu Yudi Kurniawan dan Danramil diwakili oleh Serma Aris Sukamto, sebagai narasumber dalam paparan menyampaikan, bahwa kondisi kampung Utama Jaya dalam kondisi tertib, aman dan saling menghormati dengan mengedepankan musyawarah dan gotong royong dalam setiap kegiatan.

Dalam dialog terbuka masyarakat mohon arahan dan bimbingan bagaimana cara dan langkah yang dilakukan dalam penerapan Pancasila sehari-hari sila pertama akan kepercayaan kepada Tuhan oleh masing-masing agama. Bidang sosial budaya pada etika sopan santun akan penerimaan budaya barat. Bidang hukum terhadap masyarakat kecil, Sila Kelima keadilan bagi petani akan harga pertanian serta harga kebutuhan pokok rumah tangga.

Disampaikan oleh narasumber, bahwa rumusan Lima Sila yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 sebagai dasar negara untuk mempersatukan bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Menjaga 4 pilar kebangsaan untuk menangkal intoleransi, radikalisme dan terorisme sehingga bangsa Indonesia bisa tetap tegak berdiri sebagai negara yang bermartabat dan berdaulat.

Hadir dalam sosialisasi pembinaan IP-WK antara lain, Kepala Kampung Utama Jaya Hendri Sis Suyetno beserta aparatur Kampung, Kapolsek Seputih Mataram Iptu Yudi Kurniawan dan Danramil yang diwakili oleh Serma Aris Sukamto. Kepala Dusun, Ketua RT, KWT Mekar Asri, Gapoktan serta perwakilan kelompok tani dari (Guna Usaha, Sudi Makmur, Mitra Tani, Usaha Tani Jaya, Rezeki Sampurno, Rejeki Utama, Murni Jaya, Tani Jaya dan Usaha Jaya).

Tanamkan Nilai Kebangsaan, Ni Ketut Dewi Nadi Gelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila

Anggota DPRD Provinsi Lampung Komisi IV dari fraksi PDI Perjuangan Ni Ketut Dewi Nadi ST Menggelar sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan guna memperkuat Ideologi Pancasila bagi penduduk provinsinya. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Gedung serba guna Desa Sendang Mukti Kecamatan Kali Rejo,sabtu (19/03/2022).

“Ideologi Pancasila sangat penting terus digaungkan untuk masyarakat Lampung Tengah saat ini terlebih buat generasi muda/kaum milenial,” ujar wakil rakyat bergelar sarjana Teknik tersebut.

Hal tersebut, menurut wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan, untuk menghindari masuknya paham-paham radikal yang dapat melemahkan Ideologi Pancasila.

“Masyarakat atau pun generasi muda kita saat ini sangat rentan terhadap paham-paham radikal, karena informasi yang simpang siur dapat dengan mudah mereka peroleh melalui handphone/internet di dunia maya,” ujarnya.

“Oleh karena itu kita sebagai pendamping wajib memantau terus kegiatan anak-anak kita,” lanjut Dewi Nadi

I Komang Koheri SE Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PDI Perjuangan sebagai narasumber yang pertama menyampaikan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan terhadap masyarakat luas dan generasi muda.

“Dengan memahami benar benar nilai empat pilar dalam berbangsa dan bernegara, kita berharap dapat menangkal paham radikal saat ini sudah mulai menyusupi segala lini masyarakat di Indonesia,” Tegas Komang Koheri

“Karena masuknya bisa melalui pemahaman agama yang kurang tepat oleh sebagian pemuka agama. Oleh karena itu, paham radikal dapat berkembang pesat dan cepat di Indonesia,” tambahnya.

Oleh sebab itu, Komang Koheri mengimbau masyarakat menggunakan akal sehat untuk informasi agar terhindar dari pemahaman yang salah.

“Untuk itu kita harus menggunakan akal sehat memilih informasi yang masuk, agar terhindar dari pemahaman yang salah, baik radikal maupun liberal,”Jelasnya

Narasumber kedua Kapolsek Kali Rejo Iptu Edi Suhendra SH menambahkan, pentingnya Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan,

“Oleh sebab itu, Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan perlu disosialisasikan dan ditanamkan kepada masyarakat dan para generasi muda, karena jika tidak dimulai sejak dini, dikhawatirkan ke depannya para penerus bangsa tersebut tidak mengerti dasar negara Indonesia,” ujarnya.

“Ada empat pilar yang menjadi dasar negara dan wajib diketahui para generasi muda serta seluruh warga Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Eka.”Ungkap nya

Dishut Lampung Gelar Kemah Bareng di Bukit Kendeng Pesawaran

Mediarepublika.com – Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Dinas Kehutanan, menyelenggarakan acara kemah bareng di Bukit Kendeng, Way Ratai, Pesawaran, pada Sabtu (19/03/2022).

 

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah mengatakan, kegiatan ini adalah acara pertama di tahun 2022 dalam rangka menuju Festival Wisata Hutan Lampung 2022.

 

“Bukit Kendeng indah banget. Di sini bisa dapat sunrise dan sunset, dapat dua arah. Spot yang menarik.” Kata Kadis Yanyan.

 

Bukit Kendeng, kata Yanyan, diawali oleh aktivitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan kawan-kawan petani Desa Harapan Jaya. Mereka ingin menampilkan potensi wisata dalam kawasan hutan.

 

“Lalu kami terinspirasi bagaimana kita bisa mendorong petani lebih mencintai hutan. Karena ada potensi selain komoditi yang mereka usahakan.

 

Kalau mereka bisa menikmati dan menjual bentang alam yang indah ini, maka mereka akan mendapatkan keuntungan finansial. Selain tentu saja mempertahankan dan meningkatkan kualitas hutan.

 

“Karena sudah banyak petani yang mulai mengelola wisata alam seperti ini, maka kami berinisiatif menyelenggarakan Festival Wisata Hutan Lampung,” Terang Yanyan.

 

“Wisata di dalam kawasan hutan adalah wisata yang menjual tempat-tempat indah dan kualitas hutan yang masih bagus. Sehingga tentu saja harus terbatas, tidak bisa wisata massal.” Pesannya.

 

“Kedepan mudah-mudahan kawan-kawan lebih bersemangat dengan kegiatan ini. Dan tentu akan turut serta membantu pembangunan daerah.” Kata Yanyan.

 

Selama acara, peserta diajak melakukan aksi peduli lingkungan, forest healing, dan forest night.

PMI Lampung terus bergerak

Mediarepublika.com – Bandar Lampung —  Unit Donor Darah (UDD) PMI Lampung, Sabtu (19/03) terus bergerak baik melalui sosialisasi maupun ke lapangan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan donor darah yang dilakukan oleh masyarakat, kemarin HRD club melakukan donor darah di Hotel Horison, demikian dikatakan kepala UDD PMI Lampung Dr. Mars Dwicahyo mewakili Ketua PMI Lampung Riana Sari Arinal.

 

Dari kegiatan ini berhasil di dapatkan sebanyak 142 kantong darah dari para anggota dan pengurus HRD Club Lampung yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Halim.

 

Selain itu juga di dapatkan 28 kantong darah yang berhasil dikumpulkan dari Yayasan Alhanif dan dari Perkumpulan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Lampung.

 

Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan dimulai sejak pukul 07.30, didahului dengan tukar menukar cendera mata antara PMI yang diwakili oleh dr. Cintya dan Pengurus HRD Club Lampung, Yayasan Alhanif dan KKSS.

 

Ketua PMI Lampung Riana Sari Arinal mengucapkan terima kasih kepada Pengurus HRD Club Lampung, Yayasan Alhanif dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang sudah peduli dengan mengadakan bakti sosial donor darah ini.

 

 

_Sumber: Bidang Infokom PMI Provinsi Lampung_

Peringati Hari Jadi Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Sampaikan Realisasi 33 Janji Kerja dan Hasil-Hasil Pembangunan

Dalam peringatan Hari Jadi Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan sejumlah hal terkait pilar penyelenggaraan Pembangunan daerah selama tahun 2021, diantaranya:

*PILAR PEMBANGUNAN EKONOMI*
Kinerja pembangunan Pilar Ekonomi Provinsi Lampung sepanjang tahun 2021 semakin membaik meskipun pandemi Covid-19 masih terjadi. Hal ini ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus menunjukan tren positif setiap Triwulannya dan hingga akhir 2021 ekonomi Lampung tumbuh positif sebesar 2,79% dibandingkan dengan tahun 2020 yang tumbuh negatif 1,67%.

Kinerja pertumbuhan ekonomi Lampung tersebut didorong oleh beberapa faktor, antara lain:

Pertama, kinerja sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan yang terus tumbuh positif dengan dukungan kinerja program-program pembangunan sesuai realisasi janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur yang dituangkan ke dalam janji kerja antara lain Program Kartu Petani Berjaya (KPB), Pemberantasan peredaran Pupuk Palsu, Beasiswa mahasiswa pertanian, Revitalisasi lada, Meningkatkan daya saing kopi, kakao dan komoditas unggulan lainnya.

Keberhasilan pembangunan pertanian Lampung dengan meningkatnya produksi padi tertinggi secara nasional sebesar 22,47%, diapresiasi oleh Presiden RI melalui penghargaan Abdi Bhakti Tani tahun 2021, selain itu penghargaan juara III nasional kelahiran Ternak terbanyak pada Program Sapi Kerbau Andalan Negeri (SIKOMANDAN), juga Juara Umum  pada gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXII Tahun 2021.

“Pada 2015 produksi padi kita 2,5 juta ton, saat ini telah mencapai 2,75 juta ton. Saya berharap akhir periode saya pada 2024 mencapai 3 juta ton. Sasaran saya, Indonesia ke depan akan berhenti mengimpor. Ini sudah saya mulai dan Menteri Pertanian sudah memberikan apresiasi dan mendaulat, Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia,” ujar Gubernur Arinal.

Implementasi KPB juga berkontribusi mendorong peningkatan realisasi KUR di Provinsi Lampung sepanjang tahun 2021. Realisasi KUR tahun 2021 mencapai Rp 8,57 Trilyun dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 5,7 Trilyun. Porsi realisasi penyaluran KUR di Provinsi Lampung didominasi sektor pertanian sebagai sektor utama pembangunan, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi Lampung 2019-2024.

“Sampai saat ini kita telah meraih 46 penghargaan dari berbagai sektor. Ini semua berkat dukungan, kontribusi, dan kerja keras kita semua, termasuk DPRD, Bupati dan Walikota,” kata Gubernur Arinal.

Gubernur juga berharap kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung untuk turut menyosialisasikan Kartu Petani Berjaya kepada para petani karena Gubernur menjamin kemudahan dalam akses permodalan dalam bentuk realisasi KUR bagi para petani demi mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Kedua, Semakin membaiknya sektor pariwisata diwujudkan dengan telah dilakukannya Groundbreaking Bakauheni Harbour City oleh Wakil Menteri BUMN sebagai Proyek Strategis Nasional. Selain itu juga memprioritaskan pembangunan ekonomi kerakyatan melalui pembangunan UKM center di beberapa lokasi. Hal ini merupakan realisasi janji kerja Lampung sebagai tujuan utama wisata Indonesia serta Lampung Kaya Festival.

“Salah satunya, sentra UMKM akan kita bangun di Wayhalim. Potensi UMKM kita sangat besar, hampir semua Kabupaten memiliki potensi UMKM. Oleh karenanya Pemerintah Provinsi berkewajiban membangun dan mengendalikan agar produk-produk UMKM yang dihasilkan Kabupaten bisa sampai ke tingkat nasional dan bahkan internasional,” kata Gubernur Arinal.

Ketiga, Adanya peningkatan produksi industri (Hilirisasi sumber daya alam) serta peningkatan nilai ekspor Luar Negeri Provinsi Lampung dimana pada Tahun 2021 mencapai 4.837,14 juta US$ atau meningkat 53,82% dibanding capaian Tahun 2020.

Kinerja industri dan ekspor Lampung dimaksud adalah realisasi janji kerja Mengembangkan Industri Pengolahan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, Memfungsikan BUMD, Pengembangan ekonomi kreatif, UMKM dan Koperasi, Lampung Ramah Usaha, serta Mewujudkan Percepatan Lampung sebagai pusat industri pertahanan Indonesia.

*PILAR PEMBANGUNAN SOSIAL*
Dari sisi Pilar Pembangunan Sosial ditunjukkan dari capaian indikator sasaran makro pembangunan lainnya adalah Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Lampung, dimana pada tahun 2021 adalah sebesar 69,90 yang meningkat dari tahun 2020 sebesar 69,69. Capaian ini akan terus menerus ditingkatkan hingga di atas 70.

Selain itu, Indikator persentase penduduk miskin Provinsi Lampung juga terus ditekan. Jika dianalisis selama 3 tahun, maka penurunan persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung menunjukkan tren yang cukup menggembirakan, bahkan lebih baik dari pada nasional.

Jika pada tahun 2015 persentase penduduk miskin Provinsi Lampung mencapai 14,35% maka pada tahun 2021 turun menjadi 11,67% (lebih baik dari tahun 2020 sebesar 12,76%), atau terjadi penurunan sebesar 1,09% ini lebih baik dari capaian nasional untuk periode yang sama. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk menekan kemiskinan ekstrim di tanah air.

Sejalan dengan upaya-upaya untuk menurunkan persentase penduduk miskin, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus berupaya untuk menurunkan dan menekan tingkat pengangguran. Capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2021 Lampung mencapai 4,69% jauh lebih baik dari pada capaian rata-rata Nasional yang mencapai 6,49%. Hal yang sama juga dicapai pada indeks Rasio Gini, Lampung mencapai 0,32 poin yang lebih baik dari capaian nasional sebesar 0,38 poin.

Capaian indikator-indikator pilar pembangunan sosial tersebut merupakan perwujudan janji kerja Revitalisasi SMK, Smart School, Smart Village, Pendampingan program membangun desa, Kartu Pendidik Berjaya, Lampung ramah perempuan dan anak, anak muda berjaya dan perempuan berjaya.

Selanjutnya, realisasi janji kerja Lampung Mengaji, Lampung menuju bebas narkoba, Lampung sehat, Mengembalikan Kejayaan Lampung dalam dunia Olah Raga, ditunjukkan salah satunya dengan apresiasi pengelolaan covid19 Terbaik Nasional serta Lampung berhasil mencapai 10 Besar peringkat PON XX Papua.

*PILAR PEMBANGUNAN HUKUM DAN PEMERINTAHAN*
Pilar Pembangunan Hukum dan Pemerintahan ditunjukkan salah satunya dari Indeks Demokrasi Lampung sebesar 72,79 poin yang lebih baik dari capaian nasional sebesar 72,56 poin. Hal ini merupakan realisasi dari janji kerja Lampung Merawat Indonesia, APBD Berjaya dan Reformasi Birokrasi. Dalam penyelenggaraannya, Lampung mendapat apresiasi penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional, 7 kali berturut-turut memperoleh WTP, Penghargaan terbaik Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2021, Penghargaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2021.

“Tata kelola APBD itu mengacu kepada persetujuan DPRD. Diraihnya penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional merupakan hasil dari kerja keras kita semua,” terang Gubernur Arinal disambut tepuk tangan seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung yang hadir.

*PILAR PEMBANGUNAN LINGKUNGAN*
Pembangunan Pilar Lingkungan Provinsi Lampung selama tahun 2021 juga menunjukkan capaian yang baik, antara lain: Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebesar 66,95, menurunnya Indeks Resiko Bencana menjadi 144,7, serta penurunan Emisi Gas Rumah Kaca sebesar 6,86%. Hal ini dicapai melalui realisasi janji kerja Mengelola Lingkungan Hidup untuk Kesejahteraan Rakyat, Lampung sebagai pusat inkubasi tanaman nusantara.

Capaian 4 pilar pembangunan tersebut didukung oleh pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas yang ditunjukkan dengan tercapainya indikator sasaran makro pembangunan Tingkat Kemantapan Jalan sebesar 76,04%, Rasio Elektrifikasi Rumah Tangga sebesar 99,26%, Juga dukungan terhadap pelayanan infrastruktur dasar yang meliputi penyediaan air bersih, sanitasi, pengurangan kawasan kumuh guna mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) di daerah. Hal ini terkait dengan implementasi janji kerja Infrastruktur Lampung Berjaya, Unit Reaksi Cepat, dan Lampung Terang Berjaya.

“Saya telah menemukan solusi, sehingga pembangunan jalan provinsi akan kita lakukan serentak dalam 2 tahun dengan mengelola anggaran Dinas Bina Marga yang telah disetujui oleh DPRD. Mohon doanya supaya harapan rakyat untuk perbaikan jalan provinsi, akan kita realisasikan pada tahun 2022-2024,” harap Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga menyatakan, akan terus mempertahankan dan meningkatkan segenap keberhasilan dan prestasi yang telah diperoleh.

“Adapun hal-hal yang belum mencapai target, haruslah menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk terus bekerja keras dan bekerja cerdas, guna berkarya dalam pembangunan daerah Lampung yang sama-sama kita banggakan,” kata Gubernur Arinal. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Peringatan Hari Jadi ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-58 Provinsi Lampung Tahun 2022, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Jumat (18/3).

Mengawali sambutannya, Gubernur Arinal Djunaidi mengucapkan selamat dan Dirgahayu kepada seluruh masyarakat Lampung atas nama Pemerintah Provinsi Lampung.

Menurut Gubernur Arinal, Peringatan hari jadi ini merupakan bentuk ungkapan rasa bahagia atas lahirnya Provinsi Lampung pada tanggal 18 Maret 1964 lalu, sekaligus menjadi momentum untuk melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih selama kurun waktu satu tahun terakhir.

Gubernur Arinal juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi pada jajaran Pemerintah Provinsi dan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung serta seluruh stakeholders (DPRD, Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Budaya, Media, Industri, Perguruan Tinggi, LSM, dan segenap masyarakat Lampung), yang hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa baik daring maupun luring, atas kerjasama yang baik untuk mewujudkan pembangunan di Provinsi Lampung pada tahun 2021 ini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan sejumlah hal terkait pilar penyelenggaraan Pembangunan daerah selama tahun 2021.

Masih di kesempatan yang sama, Gubernur Arinal Djunaidi menganugerahkan gelar Pahlawan Daerah Lampung dengan nama Penghargaan Pahlawan Daerah Perintis dan Pembina Olahraga Provinsi Lampung kepada Ir. Marzuli Warganegara atas jasa dan kiprahnya membangun Olahraga Lampung, melalui cabang olahraga sepakbola dan renang. Gubernur didampingi Wakil Gubernur Chusnunia dan Ketua DPRD Provinsi Lampung kemudian menyerahkan piagam penghargaan serta buku rekam jejak kepada ahli waris.

Di akhir kegiatan, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, didampingi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Hadir dalam tersebut kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Sekda Provinsi Lampung, Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung yang hadir secara langsung maupun virtual, Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Rektor Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, Pimpinan Perbankan, BUMN dan BUMD Lampung, Pemuka agama, Tokoh masyarakat dan tokoh adat.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

HUT Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi Silaturahmi dengan Lampung Sai, IPPNS, PWRI, MPAL, FOKMAL, Pemuda Pancasila, dan IKPTK Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri kegiatan Silaturahmi Pemerintah Provinsi Lampung dengan Organisasi Kemasyarakatan Lampung Sai dan beberapa Organisasi Kemasyarakatan lainnya seperti IPPNS, PWRI, MPAL, FOKMAL, Pemuda Pancasila, dan IKPTK Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (18/03).

Dalam kegiatan tersebut Gubernur mengucapkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT – Tuhan YME, dapat bersilaturahmi dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan bersama Keluarga Besar Lampung Sai.

“Alhamdulillah, pada hari ini saya dapat bertemu dengan Keluarga Besar Lampung Sai, IPPNS, PWRI, MPAL, FOKMAL, Pemuda Pancasila, dan IKPTK Provinsi Lampung. Pertemuan hari ini hendaknya dapat juga kita jadikan sebagai wahana untuk meningkatkan Silaturahmi diantara kita semua.” ucap Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur mengucapkan apresiasi dan ucapan terimakasih atas peran serta Lampung Sai dalam mensukseskan berbagai Program Pembangunan di Provinsi Lampung.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Keluarga Besar Lampung Sai dan Organisasi Kemasyarakatan Lainnya atas peran nyata dalam mendukung kemajuan pembangunan di Provinsi Lampung, sehingga berbagai agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Mari bersama kita rapatkan barisan, satukan visi, misi dan tekad,” tegas Gubernur

Kegiatan hari ini, menurut Gubernur, juga bertepatan dengan HUT Ke-58 Provinsi Lampung, berbagai pencapaian tentu saja tidak terlepas dari peran serta dari berbagai pihak.

“Pada hari ini Provinsi Lampung memperingati HUT ke-58 Tahun 2022. Alhamdulillah berkat dukungan dan kerja keras kita semua maka Provinsi Lampung bisa menorehkan prestasi melalui beberapa penghargaan di tahun 2021,” paparnya.

Adapun beberapa penghargaan yang berhasil diperoleh Provinsi Lampung pada tahun 2021 antara lain :

1. Produksi padi tertinggi secara nasional sebesar 22,47%, diapresiasi oleh Presiden RI melalui penghargaan Abdi Bhakti Tani.

2. 10 Besar Provinsi terbaik Pembangunan Daerah Tahun 2021 dari Presiden RI.

3. Anugerah Paramakarya Tahun 2021 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

4. Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

5. Penghargaan TPAKD Award kategori penyedia akses keuangan sektor pertanian.

6. Penghargaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2021.

7. Juara Umum Teknologi Tepat Nasional 2021

8. Penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional serta 7 kali berturut-turut memperoleh WTP.

9. Mencapai rekor tertinggi untuk kinerja nilai ekspor Provinsi Lampung di Tahun 2021, yakni sebesar 4,8 miliar USD.

Tentunya selain penghargaan tersebut, masih banyak capaian lain di beberapa pilar pembangunan yang diraih oleh Provinsi Lampung. Jika dilihat berdasarkan ekonomi secara makro, pada tahun 2021 Provinsi Lampung sukses mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 2,79 % setelah sebelumnya sempat menurun di Tahun 2020 sebesar -1,67 %. Sejalan dengan hal tersebut, terjadi peningkatan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 0,04 % dan peningkatan nilai Indeks Pembangunan Manusia menjadi 69,90 pada Tahun 2021.

Namun demikian, Menurut Gubernur keberhasilan tersebut tidak lantas membuat kita cepat berpuas diri. Pencapaian yang telah diraih haruslah menjadi pemacu semangat.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai pemulihan ekonomi, pemulihan kesehatan, dan kemajuan yang berkelanjutan. Saya berharap semoga di usia ini, di Tahun 2022, Provinsi Lampung bisa lebih sejahtera masyarakatnya, dan berjaya di segala aspeknya. Mari Bangkit Bersama, Menuju Lampung Berjaya.” pungkasnya

Sementara itu Ketua Harian DPP Lampung Sai Rycko Menoza SZP menyatakan bahwa Lampung Sai merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang bercirikan kedaerahan. Lampung Sai adalah milik semua orang Lampung baik yang tinggal di Lampung maupun diluar Lampung.

Menurut Rycko, Lampung Sai sudah berdiri sejak tahun 1969, dan benar-benar didirikan untuk kepentingan pemerintah, khususnya dibidang adat seni budaya, sosial dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya, termasuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Pada kesempatan ini kami ingin mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung dan Jajaran Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungannya selama ini, semoga kami dapat terus ikut berperan memberikan sumbangsih kepada Provinsi Lampung,” ucap Rycko.

“Kemudian tak lupa sebagai bagian dari masyarakat Lampung, kami ingin menyampaikan ucapan Selamat HUT Ke-58 Provinsi Lampung sekaligus selamat menyambut bulan suci Ramadhan yang akan datang sebentar lagi,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur bersama dengan Ketua Harian DPP Lampung Sai Rycko Menoza SZP, dan Ketua Umum DPP Lampung Sai Komjen Pol. Drs. H. Sjachroedin Z.P.melakukan Pemotongan Tumpeng sebagai wujud syukur atas hari jadi Provinsi Lampung Ke-58.

Selain itu, Gubernur Bersama Ketua Harian DPP Lampung Sai memberikan memberikan penghargaan kepada Drs. H. Ismail Djalili sebagai Tokoh Masyarakat Sumatera Selatan asal Lampung yang ikut mendirikan dan berperan aktif dalam kegiatan Lampung Sai Sumatera Utara.

Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Lampung dan Ketua Harian DPP Lampung Sai kepada Dr. Hj. Lis Hapsari Prihatin, Putri dari Drs. H. Ismail Djalili, yang juga sekaligus sebagai Ketua DPD Lampung Sai Sumatera Selatan dan Rektor STISI Pol Candra Dimuka Palembang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Launching Pojok Dekranasda, Gubernur Arinal Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas dan Produksi Kerajinan

Bandar Lampung, — Gubernur Arinal Djunaidi  didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal melakukan Launching Pojok Dekranasda, Kartu Anggota Dekranasda dan Buku Kuliner Khas Lampung, bertempat di halaman kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Jum’at (18/03/2022).

Dengan dilaunchingnya Pojok Dekranasda diharapkan akan  mendukung kebangkitan ekonomi Provinsi Lampung, dimana dimasa pandemi Covid-19 perekonomian tidak berjalan dengan baik, perajin mengalami kesulitan pemasaran dikarenakan pembatasan perjalanan wisata dan pembatasan kegiatan masyarakat.

Ketua Dekranasda dalam sambutannya menjelaskan bahwa Launching Pojok Dekranasda bertujuan untuk  memberikan ruang kepada perajin dan UMKM Lampung untuk menampilkan produk unggulan dan pemasaran produk – produk kerajinan serta  menjadi ajang promosi.

Dijelaskan pula bahwa Pojok bazzar kuliner UMKM dan musik jalanan akan digelar pada setiap Jum’ at dan Sabtu bertempat di halaman kantor Dekranasda Provinsi Lampung, kegiatan dimulai pada pukul 15.00 WIB  – 21.00 WIB.

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan – kegiatan yang digelar oleh Dekranasda Provinsi Lampung”, ucap Riana Sari.

Riana Sari juga terus mendorong warga masyarakat untuk mencintai dan membeli produk – produk dalam negeri melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang telah di Launching pada tanggal 17 Maret 2022 oleh Gubernur Lampung.

Sementara itu dalam kesempatan Launching Pojok Dekranasda,  Gubernur Arinal menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dekranasda Provinsi Lampung yang telah menginisiasi kegiatan – kegiatan yang mendukung Pemerintah Daerah dalam upaya menggerakkan roda perekonomian, salah satunya dengan inovasi kegiatan yang digelar pada hari ini.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi upaya Dekranasda untuk membangkitkan UMKM melalui kegiatan – kegiatan yang inovatif dan dikembangkan secara terus menerus”, ucap Gubernur.

“Saya juga akan membangun Destinasi Wisata di Bakauheni, diharapkan dapat menjadi sarana pemasaran produk – produk perajin dan UMKM yang ada di Provinsi Lampung”, jelas Arinal.

Gubernur Arinal juga mengapresiasi para pelaku usaha dan UMKM yang telah berjuang dan bekerja maksimal dan turut berperan serta aktif menggerakkan roda perekonomian di Provinsi Lampung.

Gubernur menekankan agar terus ditingkatkan kemampuan perajin dan UMKM melalui pelatihan – pelatihan dan pendampingan Dekranasda untuk lebih mengembangkan hasil kerajinan yang mampu bersaing dengan produk – produk kerajinan lainnya.

Dekranasda  bersama – sama dengan Pemerintah Daerah akan  terus berupaya meningkatkan daya saing produk – produk perajin dan UMKM di Provinsi Lampung dengan berbagai pelatihan dan peningkatan kapasitas serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia.

Pada kegiatan Launching dilakukan pula Peluncuran Buku Resep Kuliner Khas Lampung yang ditandai dengan penyerahan Buku kepada perwakilan penerima, penyerahan hadiah kepada pemenang lomba pada gelaran lomba yang diselenggarakan oleh Dekranasda Provinsi Lampung dalam rangka Peringatan HUT Provinsi Lampung ke-58, dan Launching Kartu Anggota Dekranasda yang ditandai dengan penyerahan Kartu Anggota Dekranasda oleh Gubernur Lampung kepada perwakilan Perajin Binaan Dekranasda Provinsi Lampung.

Kartu Anggota Dekranasda merupakan identitas perajin yang telah dibina oleh  Dekranasda Provinsi Lampung yang memberikan manfaat  dan memberikan kemudahan akses usaha serta  pendampingan kepada para perajin,  saat ini telah  terdaftar sebanyak 87 anggota.

Disela kegiatan dilakukan penandatanganan prasasti baju adat, dimana baju adat Lampung dipakai  oleh  Presiden Republik Indonesia saat menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan HUT RI ke 76.

Peresmian Pojok Dekranasda Provinsi Lampung ditandai dengan pemotongan untaian bunga oleh Gubernur Lampung didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, yang dilanjutkan dengan peninjauan stand dan  bazzar kuliner.

Acara juga dihadiri Desainer Nasional, Didiet Maulana,  Kepala Perwakilan BI, Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Ketua Dekranasda Kabupaten / Kota se Provinsi Lampung, Perajin Binaan Dekranasda, segenap pengurus Dekranasda Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Ketua DPRD Provinsi Lampung Membuka Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka HUT Lampung yang ke-58

Bandar Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung membuka rapat paripurna istimewa dalam rangka HUT Lampung yang ke-58 bertempat di ruang Paripurna DPRD Lampung. Jum’at 18, Maret 2022.

Dalam Pembukaan Paripurna Istimewa tersebut, Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH., MH menyampaikan sebelum Provinsi Lampung terbentuk tanggal  18 Maret 1964 secara Administratif merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan.

“ Berdasarkan PP No.3 Tahun 1964 dan kemudian ditetapkan dengan UU 14 Tahun 1964,secara Administratif Lampung memiliki 3 Kabupaten dan 1 Kota, sehingga dalam perjalanannya terbentuk menjadi 15 Kabupaten/Kota di usia yangi ke 58 ini “ Ujar Mingrum

Mingrum juga menyampaikan keberhasilan pembangunan yang diraih merupakan kerja gotong royong dari semua pemangku kepentingan apalagi ditengah perubahan yang sangat masif,kita selalu dituntut untuk melakukan inovasi secara cepat dan tepat.

“ Pandemi Covid-19 mengajarkan bagaimana merespon perubahan yang terjadi begitu cepat dan selalu berubah-ubah untuk tetap memastikan keberlangsungan ini dilakukan,harmonisasi antar kelembagaan merupakan kunci keberhasilannya “ Lanjut Mingrum

Terakhir, Ia menyebutkan DPRD Lampung merupakan lembaga perwakilan rakyat sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah yang bersedia mendukung program prioritas.

“ Efesiensi dan Efektifitas harus dapat diukur sebagai tingkat keberhasilan program prioritas yang dilakukan,sebagai upaya melihat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah daerah “ Tutup Mingrum

Sementara, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan sejumlah hal terkait pilar penyelenggaraan Pembangunan daerah selama tahun 2021.

“ Pilar Pembangunan Ekonomi terus menunjukan trend yang positif, keberhasilan pembangunan pertanian Lampung meningkat,  produksi padi tertinggi secara nasional sebesar 22,47%, diapresiasi oleh Presiden RI melalui penghargaan Abdi Bhakti Tani tahun 2021 “ Ungkap Gubernur

Arinal juga menyampaikan membaiknya sektor pariwisata diwujudkan dengan telah dilakukannya Groundbreaking Bakauheni Harbour City oleh Wakil Menteri BUMN sebagai Proyek Strategis Nasional.

“ ini merupakan realisasi janji kerja Lampung sebagai tujuan utama wisata Indonesia serta Lampung Kaya Festival “ Imbuhnya

Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Anggota DPD RI Sdr. Drs.Hi Ahmad Bastianin SY, DR. Abdul Rachman Thata SH., MH, Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Tokoh Adat, Pimpinan Partai Politik, Media , LSM, Ormas.

Peringati Hari Jadi Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Sampaikan Realisasi 33 Janji Kerja dan Hasil-Hasil Pembangunan

Mediarepublika.com – Dalam peringatan Hari Jadi Ke-58 Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan sejumlah hal terkait pilar penyelenggaraan Pembangunan daerah selama tahun 2021, diantaranya:

 

*PILAR PEMBANGUNAN EKONOMI*

Kinerja pembangunan Pilar Ekonomi Provinsi Lampung sepanjang tahun 2021 semakin membaik meskipun pandemi Covid-19 masih terjadi. Hal ini ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus menunjukan tren positif setiap Triwulannya dan hingga akhir 2021 ekonomi Lampung tumbuh positif sebesar 2,79% dibandingkan dengan tahun 2020 yang tumbuh negatif 1,67%.

 

Kinerja pertumbuhan ekonomi Lampung tersebut didorong oleh beberapa faktor, antara lain:

 

Pertama, kinerja sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan yang terus tumbuh positif dengan dukungan kinerja program-program pembangunan sesuai realisasi janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur yang dituangkan ke dalam janji kerja antara lain Program Kartu Petani Berjaya (KPB), Pemberantasan peredaran Pupuk Palsu, Beasiswa mahasiswa pertanian, Revitalisasi lada, Meningkatkan daya saing kopi, kakao dan komoditas unggulan lainnya.

 

Keberhasilan pembangunan pertanian Lampung dengan meningkatnya produksi padi tertinggi secara nasional sebesar 22,47%, diapresiasi oleh Presiden RI melalui penghargaan Abdi Bhakti Tani tahun 2021, selain itu penghargaan juara III nasional kelahiran Ternak terbanyak pada Program Sapi Kerbau Andalan Negeri (SIKOMANDAN), juga Juara Umum pada gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXII Tahun 2021.

 

“Pada 2015 produksi padi kita 2,5 juta ton, saat ini telah mencapai 2,75 juta ton. Saya berharap akhir periode saya pada 2024 mencapai 3 juta ton. Sasaran saya, Indonesia ke depan akan berhenti mengimpor. Ini sudah saya mulai dan Menteri Pertanian sudah memberikan apresiasi dan mendaulat, Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia,” ujar Gubernur Arinal.

 

Implementasi KPB juga berkontribusi mendorong peningkatan realisasi KUR di Provinsi Lampung sepanjang tahun 2021. Realisasi KUR tahun 2021 mencapai Rp 8,57 Trilyun dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 5,7 Trilyun. Porsi realisasi penyaluran KUR di Provinsi Lampung didominasi sektor pertanian sebagai sektor utama pembangunan, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi Lampung 2019-2024.

 

“Sampai saat ini kita telah meraih 46 penghargaan dari berbagai sektor. Ini semua berkat dukungan, kontribusi, dan kerja keras kita semua, termasuk DPRD, Bupati dan Walikota,” kata Gubernur Arinal.

 

Gubernur juga berharap kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung untuk turut menyosialisasikan Kartu Petani Berjaya kepada para petani karena Gubernur menjamin kemudahan dalam akses permodalan dalam bentuk realisasi KUR bagi para petani demi mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

 

Kedua, Semakin membaiknya sektor pariwisata diwujudkan dengan telah dilakukannya Groundbreaking Bakauheni Harbour City oleh Wakil Menteri BUMN sebagai Proyek Strategis Nasional. Selain itu juga memprioritaskan pembangunan ekonomi kerakyatan melalui pembangunan UKM center di beberapa lokasi. Hal ini merupakan realisasi janji kerja Lampung sebagai tujuan utama wisata Indonesia serta Lampung Kaya Festival.

 

“Salah satunya, sentra UMKM akan kita bangun di Wayhalim. Potensi UMKM kita sangat besar, hampir semua Kabupaten memiliki potensi UMKM. Oleh karenanya Pemerintah Provinsi berkewajiban membangun dan mengendalikan agar produk-produk UMKM yang dihasilkan Kabupaten bisa sampai ke tingkat nasional dan bahkan internasional,” kata Gubernur Arinal.

 

Ketiga, Adanya peningkatan produksi industri (Hilirisasi sumber daya alam) serta peningkatan nilai ekspor Luar Negeri Provinsi Lampung dimana pada Tahun 2021 mencapai 4.837,14 juta US$ atau meningkat 53,82% dibanding capaian Tahun 2020.

 

Kinerja industri dan ekspor Lampung dimaksud adalah realisasi janji kerja Mengembangkan Industri Pengolahan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, Memfungsikan BUMD, Pengembangan ekonomi kreatif, UMKM dan Koperasi, Lampung Ramah Usaha, serta Mewujudkan Percepatan Lampung sebagai pusat industri pertahanan Indonesia.

 

*PILAR PEMBANGUNAN SOSIAL*

Dari sisi Pilar Pembangunan Sosial ditunjukkan dari capaian indikator sasaran makro pembangunan lainnya adalah Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Lampung, dimana pada tahun 2021 adalah sebesar 69,90 yang meningkat dari tahun 2020 sebesar 69,69. Capaian ini akan terus menerus ditingkatkan hingga di atas 70.

 

Selain itu, Indikator persentase penduduk miskin Provinsi Lampung juga terus ditekan. Jika dianalisis selama 3 tahun, maka penurunan persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung menunjukkan tren yang cukup menggembirakan, bahkan lebih baik dari pada nasional.

 

Jika pada tahun 2015 persentase penduduk miskin Provinsi Lampung mencapai 14,35% maka pada tahun 2021 turun menjadi 11,67% (lebih baik dari tahun 2020 sebesar 12,76%), atau terjadi penurunan sebesar 1,09% ini lebih baik dari capaian nasional untuk periode yang sama. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk menekan kemiskinan ekstrim di tanah air.

 

Sejalan dengan upaya-upaya untuk menurunkan persentase penduduk miskin, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus berupaya untuk menurunkan dan menekan tingkat pengangguran. Capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2021 Lampung mencapai 4,69% jauh lebih baik dari pada capaian rata-rata Nasional yang mencapai 6,49%. Hal yang sama juga dicapai pada indeks Rasio Gini, Lampung mencapai 0,32 poin yang lebih baik dari capaian nasional sebesar 0,38 poin.

 

Capaian indikator-indikator pilar pembangunan sosial tersebut merupakan perwujudan janji kerja Revitalisasi SMK, Smart School, Smart Village, Pendampingan program membangun desa, Kartu Pendidik Berjaya, Lampung ramah perempuan dan anak, anak muda berjaya dan perempuan berjaya.

 

Selanjutnya, realisasi janji kerja Lampung Mengaji, Lampung menuju bebas narkoba, Lampung sehat, Mengembalikan Kejayaan Lampung dalam dunia Olah Raga, ditunjukkan salah satunya dengan apresiasi pengelolaan covid19 Terbaik Nasional serta Lampung berhasil mencapai 10 Besar peringkat PON XX Papua.

 

*PILAR PEMBANGUNAN HUKUM DAN PEMERINTAHAN*

Pilar Pembangunan Hukum dan Pemerintahan ditunjukkan salah satunya dari Indeks Demokrasi Lampung sebesar 72,79 poin yang lebih baik dari capaian nasional sebesar 72,56 poin. Hal ini merupakan realisasi dari janji kerja Lampung Merawat Indonesia, APBD Berjaya dan Reformasi Birokrasi. Dalam penyelenggaraannya, Lampung mendapat apresiasi penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional, 7 kali berturut-turut memperoleh WTP, Penghargaan terbaik Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2021, Penghargaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2021.

 

“Tata kelola APBD itu mengacu kepada persetujuan DPRD. Diraihnya penghargaan Terbaik Pengelolaan APBD tingkat nasional merupakan hasil dari kerja keras kita semua,” terang Gubernur Arinal disambut tepuk tangan seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung yang hadir.

 

*PILAR PEMBANGUNAN LINGKUNGAN*

Pembangunan Pilar Lingkungan Provinsi Lampung selama tahun 2021 juga menunjukkan capaian yang baik, antara lain: Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebesar 66,95, menurunnya Indeks Resiko Bencana menjadi 144,7, serta penurunan Emisi Gas Rumah Kaca sebesar 6,86%. Hal ini dicapai melalui realisasi janji kerja Mengelola Lingkungan Hidup untuk Kesejahteraan Rakyat, Lampung sebagai pusat inkubasi tanaman nusantara.

 

Capaian 4 pilar pembangunan tersebut didukung oleh pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas yang ditunjukkan dengan tercapainya indikator sasaran makro pembangunan Tingkat Kemantapan Jalan sebesar 76,04%, Rasio Elektrifikasi Rumah Tangga sebesar 99,26%, Juga dukungan terhadap pelayanan infrastruktur dasar yang meliputi penyediaan air bersih, sanitasi, pengurangan kawasan kumuh guna mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) di daerah. Hal ini terkait dengan implementasi janji kerja Infrastruktur Lampung Berjaya, Unit Reaksi Cepat, dan Lampung Terang Berjaya.

 

“Saya telah menemukan solusi, sehingga pembangunan jalan provinsi akan kita lakukan serentak dalam 2 tahun dengan mengelola anggaran Dinas Bina Marga yang telah disetujui oleh DPRD. Mohon doanya supaya harapan rakyat untuk perbaikan jalan provinsi, akan kita realisasikan pada tahun 2022-2024,” harap Gubernur Arinal.

 

Gubernur Arinal juga menyatakan, akan terus mempertahankan dan meningkatkan segenap keberhasilan dan prestasi yang telah diperoleh.

 

“Adapun hal-hal yang belum mencapai target, haruslah menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk terus bekerja keras dan bekerja cerdas, guna berkarya dalam pembangunan daerah Lampung yang sama-sama kita banggakan,” kata Gubernur Arinal. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).