Satres Narkoba Polresta Bandar Lampung Tangkap 15 Pengedar dan 1 Bandar Narkoba

Bandar Lampung- Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung berhasil menangkap 16 tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika dalam kurun waktu bulan Januari 2023 di wilayah kota Bandar Lampung.

Dalam konferensi pers yang digelar di ruang Satres Narkoba Polresta Bandar Lampung, Kasat Resnarkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K, M.M., menjelaskan, dari 16 tersangka yang diamankan merupakan hasil ungkap kasus selama bulan Januari 2023.

“Dari 16 orang tersangka, satu orang tersangka berinisial AA (25) merupakan bandar sabu dan 15 orang lainnya merupakan pengedar” Imbuh Kasat Resnarkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto saat menggelar Konferensi Pers, Rabu (01/01/2023).

Adapun dari 16 tersangka yang berhasil ditangkap, dimana 15 tersangka adalah sebagai pengedar yaitu RA, MI, ED, IS, HK, DS, DH, RD, GP, RM, FK, AA, DP, MN, MS dan AZ sedangkan satu tersangka berinisial AA merupakan bandar sabu.

Kompol Gigih menjelaskan, tersangka AA (25) bandar sabu, yang merupakan residivis kasus yang sama di Tahun 2017. Kemudian tersangka pengedar RA (41) dan MI (26) warga Pesawahan Teluk Betung Selatan diamankan oleh petugas pada hari Senin (9/01/2023) dengan barang bukti sabu seberat 0,15 gram.

Tersangka pengedar ED (28) warga Pesawahan Teluk Betung Selatan dan IS (31) warga Kupang Teba Bandar Lampung diamankan pada pada hari Rabu (11/1/2023) dengan barang bukti yang diamankan 0,20 gram sabu.

Tersangka HK (23) warga Kota Karang Bandar Lampung diamnakan oleh petugas pada Rabu (11/1/2023), dengan barang bukti sebesar 0,16 gram sabu.

Tersangka DS (24) dan DH (20) warga Teluk Betung Timur diamankan pada hari Kamis (12/1/2023) dengan barang bukti sebesar 0,28 gram sabu.

Tersangka RD (31) warga sawah brebes Tanjung Karang Timur diamankan pada hari Jumat (13/1/2023) dengan barang bukti sebesar 0,18 gram sabu.

Tersangka GP (37) warga Kemiling Bandar Lampung diamankan oleh petugas pada hari Senin (16/1/2023)dengan barang bukti yang diamankan 0,21 gram sabu dan 1,13 gram ganja kering.

Tersangka RM (32) dan FK (21) warga Kabupaten Pesawaran diamankan pada hari Senin (16/1/2023) dengan barang bukti yang diamankan 0,20 gram sabu.

Tersangka DP (26) dan MN (28) warga Way Halim Bandar Lampung ditangkap pada hari Kamis (26/1/2023) dengan barang bukti yang diamankan 4,29 gram sabu dan 0,45 gram tembakau sintesis.

Tersangka MS warga Kota Karang Bandar Lampung diamankan pada hari Kamis (26/1/2023) dengan barang bukti yang diamankan 0,38 gram sabu.

Tersangka AZ (49) warga Kangkung Teluk Betung ditangkap petugas pada hari Senin (30/1/2023) dengan barang bukti sabu sebesar 17,97 gram.

Dari para tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 84,05 gram, ganja sebanyak 1,13 gram dan tembakau sintetis sebanyak 0,45 gram. Selain itu, petugas juga mengamankan 4 unit motor, 2 HP, dan 2 timbangan digital.

Akibat perbuatannya, para tersangka bakal dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana 20 tahun penjara.

Marak isu penculikan anak, Kabid Humas himbau Masyarakat Lampung agar Tidak Cepat Percaya Dan Cek Kebenarannya

Lampung Selatan (Polda lampung)— Saat ini tengah marak beredar isu penculikan anak di Provinsi Lampung, baik melalui media cetak, online, maupun Media sosial.

Terkait hal itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terlalu panik dalam menyikapi isu tersebut, kata Pandra, saat wawancara di ruang kerjanya Kamis (2/1/2023).

“Kita minta masyarakat tidak panik, jadi apabila menerima berita atau video lainnya yang dishare agar diklarifikasikan terlebih dahulu dan jangan dishare kembali sehingga dapat menimbulkan kepanikan,” himbau Kabid Humas Polda Lampung.

Apabila menerima informasi silahkan mengklarifikasi atau mengecek ke kantor polisi terdekat, jika memerlukan bantuan Polisi bisa hubungi Bhabinkamtibmas, kemudian silakan hubungi call center Polri 110 atau Unduh Aplikasi Polri Super App, ujar Pandra.

Selain itu, untuk menyikapi situasi saat ini, Kabid Humas juga berpesan kepada para orang tua untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, dan selalu mengawasi anak-anaknya.

Pandra mengungkapkan, informasi yang beredar di media sosial itu dapat dijadikan para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan terhadap anak.

“Sejauh ini laporan tentang penculikan anak yang ramai di media sosial itu belum ada di Polda Lampung dan jajaran,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kejahatan terhadap anak, Pandra menambahkan sebaiknya para orang tua harus peka terhadap lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Jika apa orang tidak dikenal datang ke tempat tinggal segera menanyakan tujuannya. Jangan sampai orang tidak dikenal itu ternyata pelaku kejahatan terhadap anak,” tutupnya.

Polda Lampung Gelar Lat Praops Keselamatan Krakatau 2023

Lampung Selatan – Polda Lampung
Dir Lantas Polda Lampung Kombes Pol Medyanta S.Ik., diwakili wadir Lantas Polda Lampung Akbp Muhamad Ali S.H.,S.Ik., memimpin Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Krakatau 2023 di ruang Vicon Polda Lampung, Kamis (2/2/23)

Melalui sarana via zoom bersama Polres/ta Jajaran, Wadir Lantas membuka Lat Pra Ops Keselamatan Krakatau 2023 dengan memberi arahan dan penekanan agar seluruh personel melaksanakan tugasnya dengan penuh tangguh jawab, disiplin serta humanis. Terus lakukan himbauan dan edukasi kepada masyarakat untuk tertib berlalu-lintas, guna menciptakan Kamseltibcar yang aman, nyaman dan selamat saat berkendara di Jalan Raya.

Operasi Keselamatan Krakatau tahun ini dengan tujuan Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menurunnya angka kecelakaan serta pelanggaran Lalu lintas.

Dapat meminimalisir pelanggaran serta untuk menghindari kecelakaan lalu lintas, diharapkan pada saat melakukan teguran dalam melaksanakan operasi tersebut dapat memberikan efek jera dan menyadarkan pengendara akan pentingnya keselamatan dan taat berlalu lintas dalam menjaga keselamatan saat berkendara.

Operasi keselamatan Krakatau 2023 dilaksanakan secara serentak selama 14 hari mulai dari tanggal 7 Februari s/d 20 Februari 2023 dengan sandi kewilayahan Operasi keselamatan Krakatau 2023.

Wadir Lantas menyampaikan “Pada saat melaksanakan Ops Keselamatan krakatau 2023 dilapangan agar personel menyampaikan dengan santun sehingga seluruh elemen masyarakat dapat mengerti dan meningkatkan kesadarannya serta mematuhi segala aturan dalam berlalu-lintas, bahwa Operasi keselamatan Krakatau Tahun 2023 ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk tertib berlalu-lintas,” Ungkapnya

Terkait Isu Penculikan Anak, Ini Kata Kapolres Lamtim

LAMPUNG TIMUR – Sehubungan dengan maraknya isu penculikan anak di sejumlah wilayah akhir-akhir ini, Kapolres Lampung Timur Polda Lampung AKBP Zaky Alkazar Nasution menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Lampung Timur agar tidak menyikapinya secara berlebihan. Kamis (2/2/2023)

“Maraknya isu penculikan anak, saya minta masyarakat Kabupaten Lampung Timur jangan resah atau takut yang berlebihan dan jangan mudah percaya sebelum mengetahui kebenaran informasi tersebut,” ujarnya.

AKBP Zaky juga meminta kepada masyarakat apabila mendapatkan informasi yang meragukan agar segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek setempat., Ia juga mengimbau kepada orang tua agar memberikan pemahaman kepada anak agar tidak terpengaruh terhadap orang yang tidak dikenal.

“Kepada orang tua agar memberikan pemahaman kepada anak-anaknya agar tidak mudah atau jangan mau diajak berbicara dengan orang yang tidak dikenal,” imbaunya.

Selain itu, AKBP Zaky juga mengingatkan kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya saat berada di luar rumah.

“Anak-anak jangan memakai barang-barang mewah seperti gelang atau kalung perhiasan yang berharga, agar tidak memancing pelaku kejahatan” pungkas Kapolres.

Beli Handphone Hasil Curian, Wanita Muda Ini Diamankan Polres Lampung Timur

Lampung Timur – Polsek Waway Karya Polres Lampung Timur Polda Lampung mengamankan seorang wanita setelah pada Selasa (31/1/2023).

Wanita muda berinisial VM(18) tersebut diduga membeli handphone dari hasil tindak pidana pencurian yang terjadi di Desa Tanjung Wangi Kecamatan Waway Karya pada Rabu (21/12/2023) lalu.

Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution didampingi Kapolsek Waway Karya AKP Catur Sutejo mengatakan pelaku diamankan di Jakarta Utara.

“Kita amankan pelaku di wilayah hukum Jakarta Utara,” ucapnya.

Penangkapan pelaku merupakan tindak lanjut daripada laporan korban atas kejadian tindak pidana pencurian yang dimana pelaku pencurian yang saat ini masih dalam penyelidikan berhasil menggasak 2 unit sepeda motor dan 1 buah handphone.

Keberadaan pelaku diketahui saat Polisi melakukan penyelidikan dan terdeteksi keberadaan handphone tersebut.

“Kita lakukan lidik yang kemudian terdeteksi keberadaan handphone tersebut yang kemudian personel Polsek Waway Karya yang dipimpin oleh Kapolsek melalui Wakapolsek Ipda Ali Rasyid bekerjasama dengan Polsek Koja Jakarta Utara mengamankan pelaku,” jelas Kapolres.

Dari hasil pengakuan pelaku, ia membeli handphone tersebut dengan harga Rp.700.000,- dari orang yang tidak ia kenal di wilayah Lampung Timur.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil menyita barang bukti handphone serta dari korban juga telah diamankan barang bukti berupa dokumen kendaraan bermotor yang hilang dan 1 buah kotak handphone yang saat ini baik pelaku maupun barang bukti telah diamankan di Polsek Waway Karya guna proses hukum.

“Pelaku kita kenakan pasal pencurian dengan pemberatan dan atau penadah hasil kejahatan sebagaimana dalam pasal 363 dan atau 480 KUHPidana,” pungkas Kapolres.

Lapas Kotaagung Ikuti Sosialisasi Teknis Pemasyarakatan Jasaboga, Kadivpas: Raih Predikat Dapur Laik Higienis

Tanggamus – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung mengikuti sosialisasi Teknis Pemasyarakatan Tahun 2023 di Lapas Kelas IIB Kotaagung bersama UPT Lapas/ Rutan se-Lampung. Kamis (2/2/2023),

Kegiatan ini diikuti oleh Kalapas Kotaagung, Beni Nurrahman didampingi Kasi Binadik dan Giatja, Aryo Pratama Kasubsi Perawatan Napi, Yanes Hamdani serta 2 staf keperawatan. Sosialisasi ini juga melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kotaagung berjumlah 5 (lima) orang sebagai peserta.

Diawali dengan sambutan oleh Kalapas Kelas IIB Gunung Sugih, Suprihadi berharap bahwa diselenggarakannya sosialisasi ini dapat menjamin pemenuhan hak para WBP berupa makanan yang lezat, bersih, bergizi, dan higienis.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Lampung, Farid Junaedi juga berikan sambutan dalam kesempatan ini. Dalam sambutannya, Ia mengatakan bahwa sosialisasi teknis kali ini difokuskan pada peningkatan kemampuan pengolahan jasaboga dalam penyelenggaraan makanan bagi WBP.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan bersertifikat Jasaboga bagi Staf Dapur dan WBP ini dapat meningkatkan pengolahan makanan yang tersaji sesuai syarat gizi baik dari mutu kualitas maupun jumlah. Dengan demikian, hal ini dapat menjadi pendukung untuk wujudkan meraih predikat ‘Dapur Laik Higienis’ pada UPT Lapas/Rutan Lampung dari dinas kesehatan setempat”, harap Farid.

Sosialisasi ini mengambil tema “Peningkatan Kualitas Makanan Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)” berupa pemaparan materi tentang Jasaboga oleh Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Agus Setyo Widodo.

Kegiatan sosialisasi ini menindaklanjuti Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung Nomor: W9-737.KP.02.03 tentang Penunjukan Peserta Sosialisasi Teknis Pemasyarakatan Tahun 2023. (Red/Mas’ud)

Wakil Bupati: Pemda Lampung Timur Akan Menutup Tambang Pasir Silica Tak Berizin Di Pasir Sakti

Lampung Timur–-Maraknya pemberitaan dimedia on-line dan cetak , terkait kegiatan tambang pasir silica ilegal yang beroperasi di Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur , tidak pernah mengeluarkan izin atau rekomendasi perizinan.

Wakil Bupati Lampung Timur , Hi. Azwar Hadi, S.E., M.Si, ketika dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa Pemda Lam-Tim tidak mengeluarkan izin tambang pasir silica dikabupaten Lampung Timur khususnya di Kecamatan Pasir Sakti, karena untuk masalah perizinan adalah kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, kamis (26/01/2023).

“Pemda Lampung Timur tidak mengeluarkan perizinan tambang ,,, untuk masalah perizinan adalah kewenangan pemerintah provinsi,,,Pemda hanya bisa merekomendasikan saja” Ujar Wabup

Lebih lanjut Wakil Bupati menjelaskan, terkait perizinan Pemda Lampung Timur tidak akan mempersulit kepengurusan izin pertambangan di Lampung Timur, yang penting sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku di Indonesia.

“Saya mewakili pemerintah daerah ,,, tidak akan mempersulit perizinan tambang,,, yang penting persyaratan untuk melakukan pertambangan sudah terpenuhi ,,,Pemda Lampung Timur akan merekomendasikan perizinannya ke Pemprov” lanjut Wabup.

Terkait penambang ilegal yang nekat atau berani beroperasi tanpa izin, Pemda akan melakukan langkah tegas dengan menyurati para pengusaha pasir ilegal di Kecamatan Pasir Sakti khususnya dan di Kabupaten pada umumnya.

“Saya akan perintahkan kepada yang terkait, untuk menyurati para pengusaha atau penambang pasir yang tidak memiliki izin, agar dapat menjadi perhatian para penambang ilegal,,, bila telah disurati, masih juga tidak mengindahkannya ,,, maka Pemda bersama aparat hukum (APH) akan melakukan penutupan lokasi penambangan,,,agar tidak ada lagi penambang atau pengusaha pasir silica ilegal di Lampung Timur” kata Wabup dengan tegas.

Hi. Azwar Hadi pun melalui awak media menyampaikan kepada segenap pengusaha atau para penambang pasir yang belum memiliki izin pertambangan , jangan ragu untuk datang ke Pemda Lampung Timur untuk mendapatkan rekomendasi agar izin dari Provinsi dapat diterbitkan.

“Kami tidak akan menghalangi siapapun ,,,yang melakukan kegiatan penambangan di Lampung Timur,,,Pemda Lampung Timur selalu terbuka bagi siapapun ,,, dan terkait izin pertambangan ,,, Pemda tidak memiliki kewenangan,,, namun Pemda dapat merekomendasikan ke Pemprov,,, yang penting semua persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah telah dipenuhi oleh pemohon izin” tutup Wabup.

Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi Menghadiri Sekaligus Membuka Acara Pertemuan Lintas Program/Lintas Sektor

Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi menghadiri sekaligus membuka acara Pertemuan Lintas Program/Lintas Sektor dalam rangka desmininasi dan publikasi data stunting tingkat Kabupaten Lampung Timur di Aula Islamic Center, Kamis (05/01/2023).

Dalam sambutannya Azwar Hadi menjelaskan ada 15 desa lokus yang harus diintervensi kasus stuntingnya. Meskipun begitu desa lain yang tidak masuk dalam lokus juga harus tetap diperhatikan.

Kabupaten Lampung Timur sebagai salah satu Kabupaten Lokus Stunting, harus tetap mengupayakan percepatan penurunan stunting. Pada tahun 2022 yang lalu terdapat 25 desa lokus, dan di tahun 2023 masih ada 15 desa lokus yang harus di intervens. Adanya desa lokus ini, bukan berarti desa yang lain tidak ada kasus stuntingnya. Tetapi lokus ini menjadi perhatian utama, dalam pencegahan dan penurunan stunting. Karena disamping kasusnya tinggi, juga sangat berpotensi untuk menimbulkan kasus stunting baru. Sedangkan desa yang tidak menjadi lokus tetap, harus menjadi perhatian juga agar tidak berpotensi serta menimbulkan kasus baru lagi”.

Selanjutnya ketua PMI Lampung Timur itu menjelaskan bahwa untuk mengupayakan penurunan angka stunting di Lampung Timur adalah menjadi tanggung jawab semua pihak Jadi ia menghimbau agar stakeholder terkait untuk dapat ikut berpartisipasi dalam penurunan langkah stunting tersebut.

“Upaya penurunan stunting ini, bukan hanya tanggungjawab Dinas Kesehatan atau salahsatu dinas tertentu saja, tetapi menjadi tanggungjawab kita bersama. Upaya ini sebagai kegiatan konvergensi sehingga memerlukan koordinasi, baik lintas program maupun lintas sektor terkait, seperti Bappeda, Kesehatan, PMD, Sosial, Pertanian, Ketahanan pangan, Perkebunan, Perikanan, Peternakan, Kominfo, Pendidikan dan Kebudayaan, Kemenag, PPPA Dalduk dan KB, PUPR, Kementrian Agama, PKK, Organisasi Masyarakat, Organisasi Profesi, Kecamatan dan Desa, dimana semuanya memiliki peran dan tugas masing-masing, sebagai tugas konvergensinya dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Lampung Timur,” Jelas Azwar.

Pada acaraitu dihadiri juga oleh Kepala Bappeda, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas PPPA, dalduk dan KB, Kepala Dinas Kesehatan serta para Camat di Kabupaten Lampung Timur.

Bupati Nanang Ermanto Pinta Kades Manfaatkan APBDes Untuk Optimalisasi Potensi Desa

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meminta agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah masing-masing.

Hal itu disampaikan Nanang Ermanto saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Palas yang berlangsung di Lapangan Desa Bali Agung, Kecamatan Palas, Rabu (01/02/2023).

“Anggaran dana desa harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berinovasi membangkitkan pertumbuhan ekonomi. Gali potensi yang ada, seluruh Kepala Desa kumpul, solusi pembiayaannya gimana? Kita ada pihak ketiga, misalnya Bank Lampung untuk pembiayaannya,” ujar Nanang dalam sambutannya.

Nanang mengatakan, dalam mengembangkan potensi desa tersebut diperlukan kreativitas dan inovasi dari seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintahan desa, pemerintahan kecamatan dan pemerintahan kabupaten, serta didukung oleh para pelaku usaha setempat.

Oleh karena itu, sinergitas yang baik menjadi poin utama yang harus terus ditingkatkan. Dengan begitu, lanjut Nanang, diharapkan pembangunan yang akan dilaksanakan pun nantinya dapat sesuai dan sejalan dengan program pusat serta mampu membangkitkan perekonomian masyarakat.

“Kreativitas inovasi ini sangat dibutuhkan yang mana kita tidak bisa untuk terus-menerus mengandalkan bantuan-bantuan dari pusat dan pemerintah daerah. Bapak Ibu sekalian perlu diketahui situasi kondisi dunia ini sangat prihatin dengan terjadinya perang Uni Soviet mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dunia termasuk Indonesia,” kata Nanang.

Sementara, Camat Palas Ns. Rosalina, M. Kep mengungkapkapkan, Kecamatan Palas memiliki luas wilayah 173,56 Km² yang di dominasi oleh daerah pertanian, terutama pada sektor persawahan dan minim wisata alam.

Meski begitu, Kecamatan Palas tetap berinovasi dengan mengoptimalkan potensi wisata buatan, serta memanfaatkan lahan sawah sebagai salah satu objek wisata guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

“Kecamatan Palas potensinya persawahan tapi kami juga ingin persawahan itu menjadi potensi yang luar biasa dan bisa juga mengangkat ekonomi melalui wisata. Jadi kami ada agrowisata minat padi di sawah, perpaduan pertanian dan perikanan,” ujarnya.

Dorong Kemandirian Pangan, Nanang Pinta Petani Jual Padi Dan Jagung Dalam Kemasan

Sebagai daerah lumbung pangan nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjadikan pertanian, khususnya padi dan jagung, sebagai sektor unggulan. Selain itu mendorong branding produk lokal, agar petani sejahtera.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meminta agar hasil produksi padi dan jagung di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya di Kecamatan Sragi dapat dikemas dengan merek lokal. Sehingga, hasil sumber daya alam Kabupaten Lampung Selatan dapat lebih dikenal luas.

“Saya yakin kesejahteraan pasti akan kita dapat. Inilah kemandirian menggali potensi, banyak jagung-nya, banyak padi-nya. Tapi kita hanya jadi penonton, padi dibawa ke luar daerah, mereknya jadi merek luar. Padahal berasnya punya kita, harus bisa membuat merek sendiri, branding potensi kita,” ujar Nanang dalam acara Musrenbang Kecamatan Sragi.

Sebab kata Nanang, Kecamatan Sragi merupakan salah satu wilayah lumbung pangan di kabupaten Lampung Selatan. Oleh karenanya, hal tersebut harus dimanfaatkan dengan baik sebagai sarana dalam pemenuhan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Jagung dan padi merupakan suatu ketahanan pangan, lumbungnya ketahanan pangan Kabupaten Lampung Selatan. Bayangkan, kalau daerah di luar negeri, mereka-mereka itu tidak mempunyai ketahanan pangan tapi mereka mempunyai persenjataan. Kita bersyukur bahwa kita ini diberi negara yang sangat subur yang sangat luar biasa,” kata Nanang.

Dalam acara Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Sragi yang digelar Kantor Kecamatan Sragi, Rabu (01/02/2023), Bupati Nanang juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pekarangan dan halaman rumah, agar ditanam tanaman kebutuhan pokok sehari-hari.

“Nah, ini memang penting. Tidak ada arti sebuah pembangunan kalau tingkat kemiskinan masyarakatnya masih tinggi. Kesehatan dan pendidikan menjadi poin utama menuju kesejahteraan masyarakat,” imbuh Nanang.

Sementara, pada kesempatan itu, Camat Sragi Murizal Effendi, S.H., menyampaikan, Kecamatan Sragi terdiri dari 10 desa dengan luas wilayah seluas dari 9,8 km².

Dari luasan itu, terdiri dari daerah persawahan 23 persen, daerah tambak 60 persen, daerah perkebunan 17 persen, daerah pemukiman warga sebanyak 55 persen.

Dengan luas wilayah tersebut, Kecamatan Sragi berhasil menjadi daerah lumbung pangan dengan produksi padi per tahun sebesar 32.472 ton. Kemudian, produksi jagung 45.186 ton per tahun, udang 7.780 ton per tahun serta produksi ikan sebanyak 2.268 ton per tahun.

“Kita bersyukur Kecamatan Sragi termasuk lumbung pangannya Kabupaten Lampung Selatan bahkan Provinsi Lampung. Kemudian, Kecamatan Sragi juga mempunyai UMKM yang merupakan unggulan dari Kecamatan Sragi. UMKM yang sudah terdata sebanyak 220 unggulan, akan tetapi yang belum terdata masih banyak sekali,” ungkap Murizal Effendi.

Murizal Effendi menambahkan, guna mendukung potensi Sumber Daya Alam (SDA) tersebut, Kecamatan Sragi juga telah berinovasi pada sektor pertanian, dengan menciptakan teknologi tepat guna berupa transformasi kincir air dari 3 phase menjadi 1 phase.

Teknologi tepat guna ini, kata Murizal Effendi, sangat bermanfaat untuk para petani di Kecamatan Sragi. Karena selain mampu menghemat energi, penggunaan kincir angin satu phase juga berguna dalam membantu proses produksi.

“Kita bersyukur para pemuda kita, Karang Taruna memperoleh juara 3 inovasi teknologi tepat guna yaitu transformasi kincir air dari 3 phase menjadi 1 phase. Ini sangat membantu para petani karena menghemat asupan listrik untuk para petani. Kemudian, inovasi yang kedua yaitu pemanfaatan air hujan yang juga ada di desa Bandar Agung,” kata Murizal Effendi.