Beredar Isu OTT Pejabat, Ini Respons Bupati Lampung Timur

Sejak Kamis (9/2/2023) malam beredar isu adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Isu menyebutkan OTT dilakukan tim KPK terhadap pejabat Pemkab Lampung Timur di Bandar Lampung.

Untuk memastikan isu yang beredar terkait penangkapan salah satu pejabat dimaksud oleh KPK, Suara.com mengonfirmasi isu itu ke Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo ketika menghadiri kegiatan Musrenbang di Kecamatan Matarambaru.

Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo menegaskan bahwa isu tersebut dipastikan tidak benar, artinya tidak ada pejabat Lampung Timur yang terkenal OTT oleh KPK.

Bupati juga menegasakan agar tidak menyebarkan informasi bohong yang merugikan pribadi seseorang, baik melalui medsos atau melalui lisan secara langsung.

“Soal OTT pejabat Lampung Timur itu tidak benar kami berharap jika membuat informasi agar tidak merugikan pribadi salah satu orang, seperti hari ini yang riuh dengan isu OTT pejabat kami,” kata Dawam Rahardjo.

Usai dimintai keterangan terkait kebenaran OTT terkait pejabat Kabupaten Lampung Timur, Dawam Rahardjo dengan mengenakan blangkon dengan kemeja corak warna hijau putih langsung meninggalkan lokasi.

Jumat Curhat, Kapolsek Panjang Dengarkan Aspirasi dari Masyarakat

Bandar Lampung, Kepolisian Sektor Panjang Polresta Bandar Lampung Polda Lampung menggelar kegiatan “Jumat Curhat” di Kantor Kelurahan Pidada Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung, Jumat (10/02/2023).

Dihadiri langsung oleh Kapolsek Panjang Kompol M. Joni, S.H,.M.M., didampingi oleh Panit Binmas Polsek Panjang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pidada, Lurah Pidada Usmansyah, Tokoh masyarakat dan warga sekitar kelurahan Pidada Panjang Bandar Lampung.

Kapolsek Panjang Kompol M. Joni, S.H.,M.M, menjelaskan bahwa kegiatan ‘Jumat Curhat’ ini digelar sebagai wujud interaksi secara langsung Polri dengan masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat maupun pelayanan Kepolisian.

“Pada intinya, apa yang menjadi keluhan dan masukan dari masyarakat baik terkait kamtibmas maupun pelayanan Kepolisian, akan segera kami tindak lanjuti” terang Kompol M Joni.

Dalam kegiatan tersebut berbagai persoalan disampaikan kepada masyarakat terkait situasi kamtibmas, kenalakan remaja dan kemacetan.

Salah satu warga Fahrurozi dalam kegiatan ini meminta kepada pihak kepolisian untuk mengaktifkan kembali Pos Teluk Ambon dan dilakukan razia pemeriksaan terpadu.

“Terkait Pos Teluk Ambon, kami akan segera mengaktifkan kembali dengan menempatkan personil untuk mengantisipasi kerawanan yang ada ” tambah Kompol M. Joni.

Program “Jumat Curhat” merupakan Program Polri yang bertujuan menyerap aspirasi dan masukan masyarakat terhadap berbagai permasalahan kamtibmas yang kerap terjadi di tengah masyarakat.

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Kedaton Pimpin Penandatangan Pakta Integritas di SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung

Bandar Lampung, Berbagai upaya dilakukan oleh Kepolisian dalam hal ini Polsek Kedaton Polresta Bandar Lampung Polda Lampung dalam mencegah kenakalan remaja khususnya dikalangan pelajar.

Bekerja sama dengan pihak SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung, Polsek Kedaton menggelar kegiatan penandatanganan Pakta Integritas dan bertempat di Aula SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung, Jumat (10/02/2023) pagi.

Kapolsek Kedaton AKBP Atang Samsuri, SH mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K, M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pesan pesan dan edukasi kepada para pelajar sehingga diharapkan para siswa dapat mengetahui batasan batasan sehingga terhindar dari prilaku yang dapat merugikan sendiri.

Dihadapan Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung Drs. Nur Salim, para dewan guru, beberapa perwakilan siswa baik kelas 7, 8 dan 9 ikut dalam kegiatan penandatanganan Pakta Integritas.

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung Drs. Nur Salim mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Kedaton, dengan harapan para siswa dapat terhindar dari prilaku menyimpang seperti geng motor dan tawuran antar pelajar.

Tingkatkan Iman Dan Karakter Personil, Polresta Bandar Lampung Rutin Gelar Binrohtal

Bandar Lampung. Dalam rangka meningkatkan Iman dan Taqwa, Polresta Bandar Lampung menggelar pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) bagi para personil, Jumat (10/02/2023) Pagi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Taqwa Bhayangkara Polresta Bandar Lampung dengan penceramah Ustadz Hi. Helmi.

Nampak hadir pada kesempatan tersebut Kabag SDM Kompol Sunaryadi Hidayat Hutasuhut, Kasi Propam, KA SKPT dan Kasitipol serta personil Polresta Bandar Lampung dari berbagai Fungsi.
Kabag SDM Polresta Bandar Lampung, menyampaikan, kegiatan Binrohtal sendiri merupakan salah satu kegiatan yang rutin digelar oleh Polresta Bandar Lampung satu minggu sekali dan dilaksanakan tepat setiap pada hari Jumat pagi.

Kompol Sunaryadi menyampaikan, kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) bagi seluruh personil Polresta Bandar Lampung sebagai bagian gerakan dari revolusi mental di jajaran kepolisian.

“Di samping mempunyai tugas untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kita juga rutin melaksanakan kegiatan kerohanian seperti Bina Rohani dan Mental (Binrohtal),” jelas Kabag.

Dalam Binrohtal kali ini ustad Hi.Helmi memberikan tausiah kepada personil untuk hidup sederhana dan selalu bersyukur atas semua yang diberikan ALLAH kepada kita karena sejatinya kita semua nantinya akan mempertanggung jawabkan semua yang telah di berikan kepada kita, selesai dari tausiah tersebut kemudian ditutup dengan Do’a.

Diharapkan dengan melalui kegiatan kerohanian itu seluruh anggota Polresta Bandar Lampung dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai anggota Polri secara Ikhlas dan penuh dengan rasa tanggung jawab. tutup Ustad Helmi.

Wakapolda Lampung Terima Curhatan Masyarakat Merbau Mataram

Waka Polda Lampung Brigjen Pol Umar Effendi, menegaskan agar para anggota Polisi Republik Indonesia (Polri) yang ada diwilayahnya untuk rutin melaksanakan kegiatan dan menyambangi warga. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal itu dikatakan Waka Polda Lampung Brigjen Pol. Umar Effendi saat melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat yang di dampingi oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dan Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin di Balai Desa Merbau Mataram, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan, Jumat (10/2/2023).

Menurut Waka Polda Lampung Brigjen Pol. Umar Effendi, melalui kegiatan Jumat Curhat yang dilaksanakan selama ini, pihaknya sudah mendapatkan masukan dan kritikan dari masyarakat mengenai situasi Kamtibmas. Untuk itu, pihaknya telah merespon dan akan melaksanakan apa yang menjadi saran, masukan masyarakat.

“untuk itu saya menghimbau agar setiap Polsek maupun Polres, melaksanakan kegiatan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat. Beberapa hal yang bisa dilakukan mulai dari Patroli rutin dibeberapa titik rawan gangguan Kamtibmas maupun dibeberapa tempat keramaian,”katanya

Ditambahkan dia, dalam menjaga situasi Kamtibmas, pihaknya juga meminta agar jajaran kepolisian baik dari Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa untuk tetap bekerjasama, bersinergi bersama masyarakat dalam menjaga Kamtibmas.

“tidak hanya dengan patroli saja, tetapi juga perlu melakukan sambang warga. Hal ini dilakukan agar dapat terjalin kedekatan, silaturahmi serta mengetahui situasi gangguan Kamtibmas apa saja yang ada di masyarakat. Sehingga, semuanya bisa dilaksanakan dan mendapatkan solusi yang terbaik dalam menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif diwilayah kita,”katanya

Pada kesempatan tersebut Warga di Desa Merbau Mataram, Lampung Selatan, curhat mengeluhkan banyaknya peredaran minuman keras (Miras) di wilayahnya ke Waka Polda Lampung Brigjen Umar Effendi. Selain itu, warga juga curhat berkaitan dengan pembebasan lahan di wilayah hutan register.

Selain itu, warga juga curhat tentang uji praktik pembuatan SIM, penggunaan kendaraan bak terbuka untuk penumpang, hingga sekolah dan pesantren terkendala lahan register untuk mendapatkan izin operasional. Dalam proses izinnya, ada oknum yang menggunakan janji pembebasan lahan register untuk memungut uang.

Menanggapi hal itu, Kepala UPTD PKH Gedong Wani, Dwi Mailinda mengatakan, pertanyaan warga menerangkan adanya 10 desa yang wilayahnya masuk kawasan hutan produksi dan hutan lindung di Kecamatan Merbau Mataram. Bagi yang ingin mengurus lembaga sekolah atau pesantren di kawawan register, agar mengajukan permohonan ke Kementrian Kehutanan mengenai perizinan penggunaan hutan sosial.

“Kami juga menghimbau ke para warga, agar tidak mudah tertipu dengan janji-janji pembebasan lahan register. Terlebih lagi, oknum itu meminta dengan memungut sejumlah uang,” kata Dwi Mailinda.

Menindak lanjuti hal itu, Waka Polda Lampung Brigjen Umar Effendi berjanji terkait peredaran Miras, pihaknya memerintahkan Kapolres Lampung Selatan, agar segera melakukan kegiatan penertiban peredaran Miras. “Tentunya penertiban sesuai dengan peraturan daerah Lampung Selatan tentang Miras, bersama-sama dengan TNI dan Satpol PP,” ujar Wakapolda Lampung

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wadir Binmas AKBP A Rahman Napitupulu, Wadir Lantas AKBP Muhammad Ali, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, KPH Gedung Wani Dians Kehutanan Provinsi Lampung Dwi Mailinda , Camat Merbau Mataram BPK Heri
Puranama, Sekretaris Muhammadiyah Isn Pratomo, Ketua MUI Ustadz Salim, Ketua Umum Ikatan Pengacara Islam dan Penasehat Hukum Indonesia Ustadz Sriyanto, Tokoh Masyarakat Tokoh Agama serta Tokoh Pemuda

Jum’at Curhat, Kapolda Lampung diwakili Irwasda Polda Lampung dengarkan Aspirasi Masyarakat Lampung Tengah

Lampung Tengah – Dekatkan diri dengan masyarakat, Kapolda Lampung Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus,S.I.K.,M.Si.,M.M yang diwakili Irwasda Polda Lampung, Kombes Pol Sustri Bagus Setiawan, S.Sos, M.H menyelenggarakan kegiatan Jum’at Curhat di aula Kecamatan Way Pengubuan Kab. Lampung Tengah. Jum’at (10/2/23).

Jumat Curhat sendiri, merupakan program prioritas Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dilaksanakan dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek di seluruh Indonesia.

Kegiatan Jumat Curhat kali ini, Irwasda Polda Lampung mendengarkan keluh kesah masyarakat secara langsung, mengenai kepuasan pelayanan Polri dan situasi Kamtibmas khususnya diwilkum Polres Lampung Tengah.

Hadir mendampingi Irwasda Polda Lampung yakni Kabidkum Kombes Pol Ahmad Basahil, S.I.K.,M.H beserta PJU Polda Lampung, Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, S.I.K., M.Si, Anggota DPRD Kab. Lamteng Jauhari Subing, PJU Polres Lamteng,Forkopimcam Way Pengubuan dan para Tomas,Toga ,Toda se-Kecamatan Way Pengubuan.

“Kami harapkan kepada masyarakat yang hadir dalam Jumat Curhat ini untuk bisa memberi tanggapan dan masukan kepada Polri khususnya Polda Lampung dan Polres jajaran tentang kinerja Polri saat ini,”kata Kombes Pol Sustri Bagus.

Melalui kegiatan ini,sambung Irwasda Polda Lampung, Polri membuka ruang komunikasi dengan masyarakat Lampung Tengah, sehingga kami bisa mengetahui apa yang harus dikerjakan dan apa yang harus diperbaiki ke depan agar terwujudnya Polri yang Presisi,”tambahnya.

Pada sesi tanya jawab, beberapa hal menjadi curhatan warga yang langsung disampaikan kepada Irwasda Polda Lampung.

Khoirul selaku sekretaris PC NU Way Pangubuan mengatakan banyaknya kecelakaan lalu lintas di Jalinteng Sumatera terutama di wilayah Way Pengubuan, kami berharap penundaan kendaaraan besar di jam jam rawan saat anak-anak berangkat dan pulang sekolah.

“Kemudian tidak adanya marka jalan, menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan Way Pengubuan,”jelasnya.

Mendengar hal tersebut, Irwasda Polda Lampung menginstruksikan Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan melakukan koordinasi bersama Instansi terkait.

Selanjutnya, terkait judi darat maupun online serta peredaran Narkoba yang masih ada diwilayah Way Pengubuan, kata Samsuri selaku Kakam Tanjung Ratu agar diberantas sampai akar-akarnya. Kami tokoh masyarakat mendukung Polri dalam menindak tegas para pelaku kejahatan khususnya Narkoba,”ujarnya.

Dalam hal ini, Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya dari awal sudah menyatakan akan menyapu bersih dan menindak tegas segala bentuk jenis perjudian baik itu judi darat maupun judi online yang terjadi diwilkum Polres Lampung Tengah.

“Kemudian terkait penyalahgunaan Narkoba, kami jajaran Polres Lampung Tengah berkomitmen akan memberantas dan menindak tegas para pelaku kejahatan khususnya peredaran Narkoba diwilayah hukum Polres Lampung Tengah,”tegasnya.

Sementara itu, Ibrahim selaku Tokoh Agama menyampaikan terkait aksi pungli yang dilakukan terhadap sopir truk yang lewat, mohon ditindak tegas Pak, karena sudah di berikan pengarahan oleh kami tokoh masyarakat, akan tetapi mereka tetap melakukannya lagi,”katanya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kapolres Lampung Tengah beserta jajarannya akan meningkatkan kegiatan preemtif, preventif dan penegakkan hukum guna mencegah adanya aksi kejahatan jalanan seperti C3, pungli serta kerawanan lainnya diwilayah hukum Polres Lampung Tengah,”ungkapnya.

Terakhir, maraknya isu penculikan anak yang meresahkan masyarakat, Kapolres mengimbau dan meminta kepada warga agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh berita HOAX apalagi sampai main hakim sendiri.

“Namun, tetap tingkatkan kewaspadaan kita terhadap anak. Laporkan ke pihak Kepolisian terdekat apabila menemukan seseorang yang mencurigakan,”imbaunya.

Dalam kesempatan tersebut, Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Sustri Bagus Setiawan bersama Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, menyampaikan terima kasih atas dukungan, masukan dan aspirasi dari warga yang disampaikan secara langsung kepada kami.

“Saya selaku Irwasda Polda Lampung bersama Kapolres akan segera menindaklanjuti beberapa permasalahan yang telah disampaikan. Kami mohon dukungan peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif khususnya di wilkum Polres Lampung Tengah,Polda Lampung,”demikian pungkasnya

Kapolda Lampung Dengarkan Curhatan Warga Sekampung Udik Lamtim

LAMPUNG TIMUR – Untuk menampung segala keluhan masyarakat, Polda Lampung, menggelar program ‘Jum’at Curhat’ di Pure Dalam Ganda Mayu Desa Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur, Jum’at (10/2/23).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Lampung Irjen Pol. Akhmad Wiyagus didampingi Pejabat Utama Polda Lampung, Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution dan Pejabat Utama Polres Lampung Timur, hadir di tengah masyarakat Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur.

Pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan di Pure Dalam Ganda Mayu ini, Kapolda Lampung Irjen Pol. Akhmad Wiyagus menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan tersebut.

“Untuk menampung aspirasi dari masyarakat yang nantinya akan kita tampung dan kita upayakan solusinya. Terlebih kami juga menerima masukan, saran maupun kritikan yang sifatnya membangun bagi Polda Lampung” ucap Kapolda Lampung

Hadir juga dalam acara Jum’at Curhat, camat Sekampung Udik Dwi Giarti, Kepala Desa Sekampung Udik, Tokoh adat umat Hindu, para pendeta, para Jero mangku, sesepuh umat, tokoh adat PHDI, WHDI, pecalang dan Warga Krama Hindu.

Selain mendengar keluhan dari masyarakat, program Jum’at curhat ini juga sebagai upaya mempererat silaturahmi, untuk menjaga komunikasi masyarakat dan Polri, mengimplementasikan Polri hadir di tengah masyarakat.

“Kita dengarkan keluhan – keluhan serta masukan dari masyarakat untuk kemajuan institusi Polri dan terjaganya situasi Kamtibmas yang di harapkan masyarakat” ujar Kapolda Lampung.

“Sekaligus untuk meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat. Sehingga bisa benar-benar menjadi pelindung, pengayom dan pelayan kepada masyarakat.” tambahnya

Nengah Pasek selaku tokoh adat umat hindu, menyambut baik acara Jum’at Curhat ini dan memberikan apresiasi kepada Polda Lampung dan jajaran bersedia turun langsung ke tengah masyarakat untuk menampung aspirasi dan sambung rasa antara Polri dengan masyarakat. Beliau berharap warganya tidak ragu untuk menyampaikan curhatan dan unek-unek maupun permasalahan yang dihadapi agar dapat dicarikan solusi terbaik melalui Jum’at Curhat.

“Untuk saat ini banyak sekali di media sosial tentang berita penculikan anak, apakah itu benar dan bagaimana kita menyikapinya pak” tanya ibu Wayan warga Sekampung Udik

Kapolda menjawab terkait isu yang ada di media sosial tentang maraknya penculikan anak, tim cyber Polda Lampung telah melaksanakan penyelidikan dan tidak ditemukan di wilayah Lampung.

Untuk orang tua jangan panik dan jangan terlalu takut menyikapinya, saya mengingatkan kepada orang tua, agar tetap mengawasi anak-anaknya saat berada di luar rumah.

“Anak-anak jangan memakai barang-barang mewah seperti gelang atau kalung perhiasan yang berharga, agar tidak memancing pelaku kejahatan” tambahnya

Diakhir acara ini Kapolda mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kecamatan Sekampung Udik karena dengan senang hati memberi fasilitas dan waktunya, sehingga kegiatan Jum’at Curhat ini dapat berjalan dengan baik.

Jumat Curhat Polsek TBS Di Kelurahan Pesawahan

Program Jumat Curhat, Kapolsek Telukbetung Selatan mengumpulkan sejumlah warga di Jalan Ikan Tenggiri, Pesawahan, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, Jumat (10/2/2023). Dalam acara itu, warga curhat mengenai maraknya isu penculikan anak, aksi geng motor, ODGJ, hingga begal.

Salah satu warga bernama Nanda mengaku merasa resah tentang informasi penculikan anak. “Kami merasa resah dengan maraknya info penculikan, kami harap ada solusi dari kepolisian,” kata Nanda.

Sementara itu warga lainnya bernama Elisa mengeluhkan banyaknya perilaku orang gila atau ODGJ yang sering menganggu warga. “Banyak di Pesawahan ini ODGJ sering menganggu, utamanya ke pengendara,” ujar Elisa.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Telukbetung Selatan, Kompol Adit Priyanto menjelaskan, terkait ODGJ itu yang mengurusi Dinas Sosial. Meski demikian, nantinya diharapkan akan berkoordinasi bersama, utamanya kelurahan untuk menanyakan penanganannya.

“Untuk informasi penculikan anak, hal itu tidak benar alias hoax. Untuk geng motor ini, sebenarnya tiga pekan lalu ketuanya sudah menangkap dua orang di wilayah Telukbetung Utara, jadi sudah mulai berkurang selama beberapa pekan ini,” jelas Kompol Adit Priyanto.

Sementara terkait aksi pembegalan maupun pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Polsek Telukbetung Selatan terus meningkatkan patroli rutin di lokasi rawan. Terakhir, Kapolsek mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan pengiriman masyarakat (Kamtimbas) di daerahnya masing-masing.

Polsek Sukarame Laksanakan Kegiatan Jumat Curhat Di Kelurahan Way Dadi

Bandar Lampung, – Polsek Sukarame melaksanakan kegiatan rutin Jumat curhat di stadion mini Kelurahan Way dadi Kecamatan Sukarame. Jumat (10/02/2023).

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukarame Kompol Warsito di mana Warsito mengatakan program Jumat curhat merupakan instruksi bapak Kapolri dan hari dilaksanakan di tingkat Polda Polres seluruh Indonesia.

“Tujuan diadakan kegiatan Jumat surat adalah mencari dan menampung aspirasi dari masyarakat langsung yang berkaitan pelayanan dan tugas pokok Polri” Kata Warsito.

Selanjutnya, Mas Pur Kaling 1 Way Dadi bertanya kepada Kapolsek Sukarame “apa langkah-langkah proses karame untuk mengantisipasi pencurian di rumah dan pencurian sepeda motor?” Tanyanya.

“Kami Polsek Sukarame melalui para bhabinkamtibmas dalam melakukan kegiatan pre emtif dengan menghimbau dengan memasang banner, stiker di tempat strategis dan mobil patroli dengan sasaran wilayah yang rawan pencurian” Jawab Warsito.

Berikutnya, prof. Haidir Nasution selaku dosen UIN bertanya terkait permasalahan geng motor dan isu penculikan yang marak terjadi.

“Selama ini kami telat 3 kali melakukan penyelidikan Adanya isu penculikan dan ternyata semuanya hoax itu semua karena warga masih ada yang kurang cermat dan teliti menerima atau membaca berita sehingga langsung menge-share ke grup lain sehingga jadi viral sehingga meresahkan masyarakat dan kami juga telah menghimbau melalui media online dan melalui pesan-pesan lewat WhatsApp agar bijak menggunakan media sosial”Jawab Warsito kembali.

Selanjutnya, Warsito juga berpesan kepada tokoh masyarakat Kelurahan Way Dadi agar masyarakat bersama pihak aparatur di TNI pihak kampus dan masyarakat untuk mencegah adanya gangguan kartipas khususnya di Kelurahan Way Dadi.

Sengketa Tanah Di Pesisir Barat Tidak Kunjung Temui Titik Terang

Bandar Lampung, –

Dedi Sembowo selaku Kuasa Hukum Samsi, Amad Syaifudin dan Zanariyah melaporkan adanya tindak pidana pencurian buah kelapa sawit di Blok Umbul Laut Desa Sukanegeri Kecamatan Bengkunat Kabupaten Pesisir Barat kepada Polres Pesisir Barat dengan Terlapor FAHRULROZI dan kawan-kawan.

 

 

“Kelapa sawit yang dicuri itu berasal dari kebun kelapa sawit yang pada tahun 2008 di tanam oleh Amad Syaifudin yang penanamannya di borong oleh Saudara Fauzi beserta rekan-rekannya, namun pada tahun 2013 kebun sawit tersebut muncul persengketaan karena diakui oleh Eva Yanti sebagai miliknya” Ujar Dedi kepada media ini. Kamis (09/02/2023).

 

Selanjutnya, Samsi, Amad Syaifudin dan Zanariyah menempuh upaya hukum dengan mengajukan gugatan pembatalan ke-20 Sertipikat Hak Milik (SHM) yang dijadikan dasar keluarga pemilik PT. Teluk Beringin Jaya itu untuk mengakui tanah kebun Samsi, Amad Syaifudin dan Zanariyah ke Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung yang terdaftar dengan register perkara Nomor 38/G/2022/PTUN.BL tertanggal 22 September 2022.

 

“Alhamdulilah bahwasanya pada tanggal 31 Januari 2023 gugatan kami di PTUN Bandar Lampung register Nomor 38/G/2022/PTUN.BL telah diputuskan oleh hakim dengan amar putusannya Membatalkan ke-20 Sertipikat Hak Milik (SHM) yang kami mohonkan untuk dibatalkan tersebut, adapun pertimbangan hukum Majelis Hakim membatalkan ke-20 SHM itu dapat kita baca selengkapnya dalam putusan Pengadilan Tata Usaha Negara tersebut dengan mengakses dari Direktori Putusan Mahkamah Agung, dan dengan dibatalkannya ke-20 SHM itu, sekarang ini, paling tidak sudah dapat mengurangi rasa keresahan dan ketakutan masyarakat akan adanya mafia tanah yang akan mengambil atau merampas tanah kebun-kebun mereka” ujar Dedi Sembowo.

 

Berikutnya, Dedi Sembowo mengatakan, dengan membaca seluruh pertimbangan hukum dan putusan yang membatalkannya hak kepemilikan keluarga PT. Teluk Beringin Jaya tersebut, sudah jelas dan tidak lagi terbantahkan jika mereka sudah tidak memiliki alas dan dasar hak untuk mengakui lagi tanah kebun-kebun itu miliknya, dan terhadap pohon kelapa sawit yang buahnya mereka curi milik Amad Syaifudin sebagaimana diperkuat oleh keterangan orang-orang yang pada tahun 2008 mengangkut bibit, menggali, menanam dan merawatnya.

 

“Kami harap penegak hukum dalam hal ini adalah penyidik Polres Pesisir Barat dapat menegakan keadilan sehingga memberikan rasa yang adil kepada masyarakat dan dalam menegakan hukum tidak takut dengan intervensi dari siapapun termasuk dari oknum yang akan menjadi beking dari Terlapor PT. Teluk Beringin Jaya” Harapnya.