Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Lampung TA 2023

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung dalam rangka Penyampaian Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) DPRD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2023 dan Pembicaraan Tingkat I Dalam Rangka Penyampaian Terhadap 3 (Tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung bertempat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (13/02/2022).

Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay tersebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada DPRD Provinsi Lampung atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan 3 (tiga) Rancangan Peraturan Daerah yang sangat prioritas bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Gubernur berharap agar pembahasan dapat segera dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan peningkatan PAD dari sektor pajak daerah dan retribusi daerah, rencana tata ruang wilayah serta serta kewenangan pembentukan Perusahaan Perseroan Daerah (PPD) anak perusahaan pada PT. Lampung Jasa Utama.

Pada kesempatan tersebut disampaikan 3 (tiga) Raperda oleh Gubernur Lampung terkait Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2023 Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu : pertama Raperda Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah; kedua Raperda Rencana Tata Ruang Provinsi Lampung Tahun 2023-2043; dan ketiga Raperda Perubahaan Perda Provinsi Lampung Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Pembentukan BUMD PT. Lampung Jasa Utama. (*)

Kabar Baik! PLN Beri Diskon 50 Persen Biaya Sambung Baru Daya 450 VA

Jakarta, 12 Februari 2023 – PT PLN (Persero) kembali memberikan program yang dapat meringankan masyarakat terkait kebutuhan kelistrikan. Melalui program ‘Memberi Terang Membangun Negeri’, PLN memberikan promo diskon 50 persen untuk penyambungan listrik baru kepada seluruh masyarakat tidak mampu dan berada di daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, program ini bertujuan untuk membuka akses keterjangkauan penyambungan listrik rumah tangga tidak mampu, khususnya para pelanggan 450 Volt Ampere (VA). Sekaligus juga untuk memberikan keadilan kepada seluruh masyarakat Indonesia dalam mendapatkan akses listrik.

“Program ini sebagai upaya untuk percepatan rasio elektrifikasi 100 persen dan merupakan implementasi sila ke lima Pancasila yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalam keadilan mendapatkan akses dan manfaat listrik dari PLN,” kata Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti menambahkan, program diskon penyambungan pasang baru listrik ini berlaku untuk konsumen pada golongan tarif 450 VA. Selain itu, calon pelanggan juga harus Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Promo ini hanya berlaku untuk penyambungan pelanggan yang tidak memerlukan perluasan jaringan atau hanya membutuhkan sambungan rumah dan pemasangan kWh meter,” kata Edi.

Biaya normal untuk penyambungan daya 450 VA sebesar Rp421.000 dan dengan adanya program ini pelanggan hanya perlu membayar Rp210.500. Calon pelanggan dapat mengikuti Program ini dengan mengajukan permohonan melalui PLN Mobile, atau _call center_ PLN 123.

Oleh karena itu, Edi berharap masyarakat bisa memanfaatkan program ini dengan sebaik mungkin khususnya bagi keluarga tidak mampu dan berada di daerah 3T.

“Promo ini berlaku hingga 31 Desember 2024, jadi harapannya bisa digunakan dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat,” kata Edi.

Anggota Resnarkoba Lamteng Dihadang Warga Ketika Melakukan Penangkapan

Beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan anggota Reserse Narkoba jajaran Polres Lampung Tengah Polda Lampung dihadang massa saat melakukan penankapan terhadap bandar Narkoba di Kp. Buyut Ilir Kec. Gunung Sugih Kab. Lamteng. Jum’at malam (10/2/23).

Selain menghadang petugas, sejumlah warga bahkan melempar batu dan kayu serta merusak kendaraan yang dikendarai petugas sampai terguling ditengah kerumunan massa. Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, baik petugas maupun masyarakat.

Mengetahui hal tersebut, Kapolres Lampung Tengah AKBP Dofie Fahlevi Sanjaya,S.I.K.,M.Si turun langsung untuk meredam massa yang anarkis dengan merusak mobil petugas di TKP.

“Dengan melakukan pendekatan persuasif dan memberikan penjelasan kepada para tokoh dan seluruh masyarakat, akhirnya mereka memahami, bahwa ini murni pidana penangkapan tersangka pengedar Narkoba,” Kata Kapolres kepada awak media, Sabtu (11/2/23).

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan kronologis kejadian, pada Hari Jum’at tanggal 10 Februari 2023 sekira pukul 20.00 Wib, pihaknya melakukan penangkapan terhadap 3 orang pelaku penyalahgunaan Narkoba yakni HI alias Ayi (31), RP alias Pur (29) dan AR alias Iyus (24) warga Kp. Buyut Ilir Kec. Gunung Sugih, Lampung Tengah.

Selain berhasil mengamankan 3 orang pelaku, petugas juga berhasil menemukan 1,04 Kilogram Shabu yang telah disimpan para pelaku di kandang sapi

“Saat akan membawa para pelaku dan barang-bukti, petugas dihadang oleh ratusan massa. Bahkan petugas terjebak di lingkungan pemukiman karena seluruh gang diblokade warga menggunakan tumpukan kayu dan batu,” ujarnya.

Kapolres mengatakan, saat itu para pelaku memprovokasi warga untuk menyerang petugas, agar 3 orang pelaku bisa dilepas, dengan melempari Polisi menggunakan kayu dan batu.

Warga yang terprovokasi terus menyerang, bahkan 4 unit mobil petugas rusak dan warga juga menggulingkan 1 unit mobil petugas.

“Melihat warga terus menyerang dan merusak kendaraan yang digunakan anggota dibawah pimpinan Kasat Res Narkoba Polres Lamteng AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata, kemudian Kasat meminta batuan ke Mako Polres Lampung Tengah,”tambahnya.

Tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya serta di back up anggota Brimob Polda Lampung berhasil menenangkan warga dan mengurai massa yang berkumpul.

Akhirnya pelaku beserta barang bukti berhasil kami amankan ke Mapolres Lampung Tengah guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,”ungkapnya.

Para pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,”demikian pungkasnya.

Hendak Berburu Rusa di TNWK, Pria Ini Berurusan Dengan Polres Lampung Timur

Lampung Timur – Taman Nasional Way Kambas (TNWK) merupakan hutan lindung di kawasan Lampung Timur yang menjadi tempat beberapa hewan liar yang dilindungi hidup dan tidak diizinkan untuk diburu.

Dari hal tersebut, seorang pria berinisial SL (43) malah nekat memasuki kawasan TNWK dengan niat berburu hewan rusa.

Kapolres Lampung Timur Polda Lampung AKBP Zaky Alkazar Nasution didampingi Kasat Reskrim Iptu Johanes EP Sihombing menuturkan pelaku membawa senjata api rakitan.

“Pelaku kedapatan memasuki TNWK dengan membawa senjata api rakitan laras panjang,” ucapnya.

“Saat itu anggota RPU dan Polhut sedang berpatroli yang kemudian melihat pelaku yang selanjutnya diamankan dan dibawa ke Polres Lampung Timur,” jelas Kapolres.

Berdasarkan keterangan saksi, Pelaku melakukan aksinya bersama 2 orang rekan lainnya yang saat itu berhasil melarikan diri.

“Identitas dua pelaku lainnya yang melarikan diri telah kita dapatkan berdasarkan hasil interogasi pelaku yang tertangkap dan akan dilakukan tindak lanjut,” ujar Alumni Akademi Kepolisian Tahun 2002 tersebut.

Bersama pelaku, juga diamankan barang bukti 1 unit senjata api rakitan laras panjang berwarna hitam, 1 buah golok, 32 butir amunisi kaliber 5,56mm, 3 unit sepeda, 1 buah senter, 1 buah karung warna putih, 2 buah karung warna hijau, 1 set perbekalan nasi untuk bertahan hidup di hutan TNWK.

“Pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 40 ayat 2 junto Pasal 33 ayat 3 UU RI nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dan pasal 1 ayat 1 UU RI nomor 12 tahun 1951,” pungkasnya.

Antsispasi Balap liar Serta Geng Motor, Ops Keselamatan Krakatau Lakukan Hunting dan Patroli

Bandar Lampung – Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung Guna meningkatkan budaya tertib serta keselamatan dalam berlalu lintas, pada Operasi keselamatan Krakatau 2023 melakukan patroli dan pengamanan guna menghindari adanya aksi geng motor dan balap liar berlokasi di jl. Soekarno hatta PKOR way halim, Sabtu Malam (11/02/2023).

Operasi Keselamatan Krakatau 2023 yang digelar serentak di seluruh Indonesia sudah memamsuki hari ke 5, Ditlantas Polda Lampung Lakukan Antisipasi kegiatan di Malam minggu dengan melakukan hunting dan Patroli di keramaian aktifitas masyarakat

Patroli kali ini dilaksanakan mensasar daerah rawan guna menghindari adanya terjadi tindak pidana kejahatan

Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di jalan raya tak lupa pula himbauan serta edukasi kepada masyarakat diberikan untuk sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Dir Lantas Polda Lampung Kombes Pol Medyanta S.IK., diwakili Wadir Lantas Akbp Muhamad Ali S.H.,S.IK., menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Ops Keselamatan Krakatau 2023 malam minggu ini dilaksanakan dikandung maksud untuk mencegah adanya aksi balap liar serta geng motor yang selama ini membuat resah masyarakat khususnya saat melaukan aktifitas di malam hari.

“Bahwa Kami melalui satgas Gakkum akan melakukan tindakan tegas jika masih ada yang masih berani melakukan aksi balap liar serta geng motor yang membahayakan” Tegasnya

Bupati Lampung Selatan Hadiri Launching dan Serah Terima Laboratorium Kultur Jaringan BSIP Lampung

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menghadiri acara Launching dan Serah Terima Laboratorium Kultur Jaringan oleh Direktorat Jendral Holtikultura Kementerian Pertanian kepada Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Lampung.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Sains Pertanian Natar, BSIP Lampung, Jumat (10/2/2023), turut berpartisipasi Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE, Direktur Pembenihan dan Holtikuktura Kementerian Pertanian Dr. Ir. Prihasto Setyanto., M.Sc., beserta jajaran terkait.

Kepala BSIP Lampung, Prof.Dr.Ir. Fadjry Djufry, M.Si., dalam sambutannya mengatakan, kehadiran BSIP Lampung tak terlepas dari pekerjaannya dalam meningkatkan kualitas mutu produk pertanian termasuk mutu mutu benih.

“Benih harus disiapkan di Provinsi dan kabupaten masing-masing. Karena mengingat biaya pengiriman yang cukup mahal dan tingkat kematian benih yang diperjalanan juga cukup tinggi,” ujarnya.

Fadjry Djufry menuturkan, jaringan kultur laboratorium sangat diperlukan terlebih apabila dalam penyiapan benih secara cepat, masif dan skala besar.

“Kita harapkan dari jaringan kultur paling tidak bisa menyiapkan 60.000 bibit pisang per tahun. Namun bukan hanya pisang saja termasuk semua komoditi yang lain,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Nanang Ermanto berharap, laboratorium kultur jaringan BSIP Lampung menjadi pendamping percepatan teknologi pembudidayaan dan pembibitan berbagai varietas tanaman di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.

Nanang juga berharap, BSIP Lampung dapat terus berkaloborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk bersama-sama mengembangkan berbagai komoditas unggulan pertanian, seperti Alpukat, Kelapa Kopyor, Pisang, hingga berbagai varietas tanaman lainnya.

“Kita punya lahan Kebun Edukasi di belakang rumah dinas bupati. Jadi mungkin untuk hasil pembibitannya nanti bisa juga untuk ditanam di sana,” ucap Nanang

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin mengatakan, kultur jaringan tanaman menjadi salah satu solusi inovatif dalam memperbanyak tanaman. Tidak hanya menghasilkan anakan identik, teknik ini diklaim mampu menghasilkan anakan yang banyak dalam waktu singkat.

“Sekarang dengan adanya teknologi dan peralatan yang bagus, insyaallah akan menghasilkan buah yang baik, buah yang bagus yang dihasilkan oleh bibit yang bagus pula,” katanya.

Sudin juga menuturkan, pengembangan budidaya dan pembibitan dengan sistem jaringan kultur diharapkan mampu menyediakan bibit varietas unggulan daerah dengan kearifan lokal yang ada di daerah masing-masing.

“Kenapa saya minta dibangun kultur jaringan sesuai dengan kearifan lokal ? Misal di Lampung punya potensi hasil pisangnya yang luar biasa,” tulisnya.

Kabupaten Lampung Selatan Jalani Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah Tahap II Tahun 2023

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menjalani tahapan penilaian verifikasi dan wawancara Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahap II Tahun 2023 tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Kegiatan penilaian yang dilakukan oleh tim penilai dari Provinsi Lampung terdiri dari Tim Penilai Utama, Tim Penilai Independen dan Tim Penilai Teknis Provinsi Lampung. Acara penilaian berlangsung di Aula Rajabasa, kantor bupati Lamung Selatan, pada Jumat (10/02/2023).

PPD atau dulu yang dikenal dengan Anugerah Pangripta Nusantara (APN) merupakan anugrah evaluasi kreatif dalam bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam menghasilkan perencanaan berkualitas dan mencapai target-target pembangunan daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Selatan Aryan Sahurian menjelaskan, dalam penilaian PPD Tahap II Tahun 2023, Kabupaten Lampung Selatan berfokus pada pertanian, kehutanan, perikanan dan industri pengolahan.

Aryan Sahurian menyebut, Kabupaten Lampung Selatan memiliki komoditas unggulan Kelapa Kopyor Kalianda (KPK) yang memiliki spesifikasi berbeda dengan yang lainnya.

Menurutnya, Kabupaten Lampung Selatan akan memanfaatkan potensi unggulan daerah, sehingga dapat mengangkat peluang tersebut untuk mengembangkan ekonomi kreatif.

“Tujuannya untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan berdasarkan pada struktur perekonomian yang kokoh,” ungkap Aryan dalam paparannya.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin menyampaikan, sebagian besar penduduk Kabupaten Lampung Selatan bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan.

Oleh karena itu kata Thamrin, dengan melakukan pengembangan pada sektor perkebunan pada komoditas KPK melalui kultur embrio, diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

Dimana hal itu sesuai dengan misi ke-4 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yaitu mengembangkan teknologi dengan menggunakan potensi unggulan daerah. Dengan tujuan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Lampung Selatan.

“Salah satu yang menjadi ukuran tercapainya tujuan tersebut adalah pertumbuhan ekonomi. Harapannya ekonomi Kabupaten Lampung Selatan tahun 2023 dapat tumbuh sebesar 4 persen. Setelah sebelumnya pada tahun 2019 sempat merosot minus 1,7 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Utama PPD dari Provinsi Lampung Andria Yunila Hastuti menyampaikan, terdapat empat aspek yang akan menjadi perhatian tim juri dalam peoses penilaian PPD Tahap II.

Yaitu, aspek pencapaian pembangunan, kualitas dokumen Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), kemudian aspek proses penyusunan RKPD dan aspek inovasi daerah.

“Pada tahap II ini verifikasi dan wawancara. PPD dilaksanakan ebagai bentuk evaluasi yang komprehensif dan kreatif terhadap pembangunan di provinsi dan kabupaten/kota. Untuk tingkat provinsi yang menilai tim penilai pusat, dan untuk penilaian kabupaten/kota dilakukan oleh tim penilai Provinsi,” kata Andria Yunila Hastuti.

Andria juga menyampaikan, terdapat 5 kabupaten/kota yang berhasil lolos dalam PPD Tahap II Tahun 2023 tingkat Provinsi Lampung. Salah satunya diantaranya Kabupaten Lampung Selatan.

“Pada tahap 1 sudah terpilih 5 kabupaten/kota termasuk Lampung Selatan. Ini adalah roadshow terakhir kami dan Lampung Selatan menjadi yang terakhir. Harapannya jawaban yang diberikan merupakan jawaban yang maksimal karena jawaban akan berpengaruh terhadap penilaian kami,” pungkasnya.

Dewan Pengurus Korpri Lampung Melaksanakan Kegiatan Korpri Berbagi

Bandar Lampung — Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Korpri Berbagi bertempat di Lapangan Korpri, Jumat (10/02/2022).

Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung yang  diwakili Agus Nompitu selaku Ketua Bidang Humas dan Publikasi menyampaikan maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan.

“Pada kesempatan ini, korpri melalui dewan pimpinan wilayah korpri provinsi Lampung  yang langsung dipimpin oleh Bapak Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Bapak Fahrizal Darminto pada hari Jumat ini akan melaksanakan korpri berbagi.” ucapnya.

Agus Nompitu berharap melalui kegiatan Korpri Berbagi mampu meningkatkan kekompakan Korps PNS di Provinsi Lampung.

“Mudah-mudahan dengan korpri berbagi ini akan memberikan satu semangat kekompakan bagi seluruh anggota korps pegawai negeri republik Indonesia provinsi Lampung.”  lanjut Agus Nompitu.

“Dan juga di Jumat yang barokah ini kita semua sehat kita semua semakin kompak membangun silaturahmi sesama pegawai negeri, mudah-mudahan ini bermanfaat dan bisa kita sinambungkan untuk waktu-waktu yang akan datang.” pungkasnya.

Kegiatan Korpri Berbagi dilaksanakan dengan  membagikan sebanyak 250 nasi kotak kepada peserta senam yang merupakan pegawai dan staf dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Serahkan Surat Audensi Dengan Menteri Sosial, Terkait Usulan Calon Pahlawan Nasional KH. Ahmad Hanafiah

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi M.Si, didampingi jajarannya, menyerahkan surat audensi ke Menteri Sosial RI, yang di fasilitasi oleh Anggota DPR RI I Komang Koheri, dalam rangka penyerahan berkas usulan calon Pahlawan Nasional KH. Ahmad Hanafiah.

Diharapkan penyerahan berkas usulan dimaksud untuk dapat diterima langsung oleh Menteri sosial, agar dapat diproses, selanjutnya ditetapkan menjadi pahlawan nasional.

Penyerahan surat audensi berlangsung di UIN Raden Intan Lampung, Kamis (9/2/2023), turut dihadiri Wakil Rektor III UIN Raden Intan Lampung, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur.

Kadis Sosial Aswarodi menyampaikan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat mendukung usulan gelar pahlawan nasional KH. Ahmad Hanafiah. Karena itu seluruh pihak diminta untuk membuat anggaran demi usulan tersebut.

“Pak gubernur sangat men-support, ia meminta diperjuangkan, semakin banyak semakin memberikan inspirasi,” ujar Aswarodi.

Sumber : _Dinas Sosial Provinsi Lampung_

DKP Provinsi Lampung Bersama Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Gelar Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan Bagi Anak dan Nelayan

Pesawaran—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung bersama Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Angkatan Tujuh Puluh Satu (ALTUS) mengadakan kegiatan Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan anak-anak, Bakti Sosial Nelayan dan SIGER (Saatnya Ikut Bergerak untuk Rakyat yang membutuhkan) di Pulau Tegal Mas, Kabupaten Pesawaran, Jum’at (10/2/2023).

Dalam sambutannya  Kepala DKP Provinsi Lampung, Ir. Liza Derni,M.M menyampaikan   ucapan terima kasih kepada para alumni kedokteran UI atas terselenggaranya  Bakti Sosial pelayanan kesehatan untuk anak-anak dan nelayan.

“Selamat datang kepada rombongan ALTUS, kami menghaturkan beribu rasa terima kasih karena telah berbagi bersama kami melalui kegiatan bakti sosial ini dan semoga dapat menikmati keindahan bahari Pulau Tegal Mas Teluk Pandan ini,” ucap Liza Derni.

Kegiatan ini merupakan gagasan ALTUS dalam rangka hari jadi yang ke-50 untuk ikut berkontribusi terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Lampung pesisir dan pulau keci,  khususnya anak-anak dan keluarga nelayan di Tegal Mas bekerjasama dengan  Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung.

Rangkaian kegiatan Bakti sosial yang dilaksanakan berupa  pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak sekolah sebanyak 300 orang anak, penyuluhan kesehatan, serta pembagian souvenir dan sembako bagi 200 orang nelayan.

Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan meliputi : poli umum, poli kulit, poli anak,THT, skrining jantung anak dan konsultasi penyakit dalam.

Kepala DKP Provinsi Lampung berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan atau edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan terhadap penunjang kecerdasan pada anak.

Selanjutnya Kepala DKP Provinsi Lampung berharap agar melalui kegiatan ini masyarakat dapat merasakan bahwa Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Lampung hadir di tengah masyarakat dalam rangka pengembangan kapasitas  masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Provinsi Lampung.

Kepala DKP Provinsi Lampung mengajak kepada seluruh anggota ALTUS yang hadir untuk membagikan kesan baik yang didapatkan selama kegiatan bakti sosial ini.

“Tak lupa kami sampaikan kepada Bapak ibu rombongan dokter untuk membawa pengalaman Bakti Sosial yang berkesan saat kembali ke kota masing-masing,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua ALTUS Prof.dr.Ruswan Dachlan SpAn KIC menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta kegiatan khususnya kepada Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung Ir. Liza Derni,MM atas kerjasamanya dalam penyelenggaraan kegiatan Bakti Sosial ini.

“Saya atas nama teman-teman ALTUS mengucapkan beribu-ribu terima kasih atas terselenggaranya acara bakti sosial ini dengan lancar, baik dan meriah,”  ucap Prof. Ruswan Dachlan.

Acara dilanjutkan dengan Pelatihan dan  Penyuluhan penanganan pertolongan pertama pada kecelakaan orang tenggelam yang disampaikan oleh Prof.dr.Ruswan Dachlan SpAn KIC, penyerahan souvenir dan sembako program SIGER secara simbolis dan penyerahan plakat untuk Gubernur Lampung dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung.