Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Lindungi Generasi Muda

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung Brigjen Pol Norman Widjajadi dan jajaran Forkopimda memimpin pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 14.952,80 gram di halaman Kantor Gubernur Lampung, Senin (19/5/2025).

Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkotika oleh BNNP Lampung sepanjang triwulan I tahun 2025, yakni periode Januari hingga Maret. Sebanyak 23,13 gram dari total barang bukti telah disisihkan untuk keperluan uji laboratorium dan pembuktian di persidangan.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa jumlah narkoba yang dimusnahkan ini sangat besar dan berpotensi merusak generasi muda jika berhasil diedarkan.

“Jika satu gram sabu dapat digunakan oleh 10 hingga 15 orang, maka pemusnahan ini telah menyelamatkan sekitar 250.000 jiwa, atau sekitar 4,5% dari populasi dewasa di Provinsi Lampung. Terima kasih kepada BNNP Lampung atas kerja kerasnya,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyoroti pentingnya perlindungan generasi muda di tengah momentum bonus demografi yang sedang dialami Provinsi Lampung. Saat ini, 68% penduduk Lampung berada pada usia produktif.

“Dalam dua tahun ke depan, kita akan melihat pertumbuhan ekonomi yang pesat, didorong oleh meningkatnya pendapatan masyarakat. Namun, jika tidak diiringi dengan penegakan hukum dan perlindungan terhadap generasi muda, hal ini bisa berdampak buruk,” jelasnya.

Menurutnya, seluruh provinsi saat ini tengah bersiap menyambut fase Indonesia Emas 2025–2030. Oleh karena itu, generasi muda harus dilindungi dari bahaya narkoba agar dapat menjadi motor penggerak pembangunan nasional.

“Anak-anak SMA, mahasiswa, dan pemuda usia 20 hingga 30 tahun adalah aset bangsa yang harus dijaga. Salah satu tantangan besar yang harus kita hadapi bersama adalah bahaya narkoba,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi sinergi BNNP Lampung dengan berbagai pihak dalam memerangi peredaran gelap narkotika.

“Pemerintah Provinsi Lampung sangat mendukung kolaborasi antarlembaga untuk memberantas narkoba, termasuk edukasi dan sosialisasi yang akan terus dilakukan mulai dari lingkungan sekolah, keluarga, hingga tempat kerja,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, guru, tokoh agama, tokoh adat, hingga generasi muda  untuk terlibat aktif dalam gerakan melawan narkoba.

“Jangan ragu untuk melaporkan jika menemukan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Ini adalah upaya bersama untuk menjaga masa depan anak-anak Lampung,” katanya.

Sementara itu, Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Norman Widjajadi menyampaikan bahwa sabu seberat hampir 15 kilogram tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus oleh BNNP Lampung yang bekerja sama dengan Bea Cukai dan Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung di wilayah Kabupaten Mesuji.

“Pemusnahan barang bukti ini menjadi bukti nyata komitmen BNN dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Lampung. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor serta peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat,” kata Brigjen Norman.

Brigjen Norman juga menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan oleh BNN atau aparat penegak hukum saja.

“Semua elemen harus terlibat, termasuk media dan masyarakat. Kita butuh kolaborasi untuk penegakan hukum sekaligus pencegahan yang menyentuh akar permasalahan,” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemdes Sindangmandi Merealisasikan Pembangunan Drainase Tahap Satu

Serang, – Pemerintah Desa Sindangmandi Kecamatan Baros Kabupaten Serang Banten, merealisasikan pembangunan drainase di kampung Sigabug dengan volume panjang 253 m, lebar 0,25 m, tinggi 0,70 m. Sabtu, 17 mei 2025, kemarin.

Pembangunan tersebut ialah salah satu wujud Pemerintah Desa dalam membangun sarana infrastruktur peningkatan pada Lingkungan di sekitar masyarakat. Dahuri Kepala Desa Sindang Mandi menuturkan, tujuan di bangunnya drainase tersebut untuk melancarkan saluran air yang terhubung pada pemukiman warga, serta menahan tanah pada bahu jalan.

“Alhamdulillah pembangunan ini kita kerjakan bersama sama dengan warga atau gotong royong. Mudah-mudahan pembangunan yang menggunakan Anggaran Dana Desa tahap pertama ini dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ujar dahuri.

Adapun pembangunan drainase yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2025, sebesar 127 juta rupiah.

(Heriadi)

DALAM RANGKA HUT KOTA BANDAR LAMPUNG PEMKOT BANDAR LAMPUNG GELAR JALAN SEHAT DAN SENAM DISABILITAS

Pemerintah Kota Bandar Lampung sukses menggelar Jalan Sehat dan Senam Disabilitas dalam Rangka HUT Kota Bandar Lampung yang ke-343 Tahun 2025, Minggu (18/5/2025).

Acara berlangsung didepan UPT PLN Tanjung karang sampai di Tugu Adipura sebagai lokasi titik kumpul dan dibuka langsung oleh Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana beserta Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.

Antusias peserta yang mengikuti kegiatan jalan sehat sangat banyak dan dihadiri oleh 5000 peserta yang mewakili dari 20 Kecamatan Se-Kota Bandar Lampung sehingga mendapat penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI).

Penghargaan MURI kategori Pagelaran Gerak dan Lagu Penyandang Disabilitas terbanyak diserahkan langsung perwakilan MURI Direktur Marketing MURI Awam Rahargo kepada Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana.

Selain Walikota Hj. Eva Dwiana, pada kesempatan tersebut, perwakilan MURI juga memberikan penghargaan MURI kepada tokoh relawan penggerak disabilitas nasional Prof. Reda Manthovani.

Dalam sambutan Walikota Hj. Eva Dwiana mengucapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung atas terselenggaranya kegiatan jalan sehat dan senam disabilitas.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita terima rekor MURI. Mudah-mudahan kedepannya kota Bandar Lampung akan lebih baik lagi,” ucap Walikota Bandar Lampung.

Beliau juga mengatakan jalan sehat tersebut sebagai bentuk kepedulian serta apresiasi kepada anak-anak disabilitas di Kota Bandar Lampung dan kedepannya Pemerintah Kota Bandar Lampung akan lebih memperbaiki fasilitas bagi penyandang disabilitas.

“Termasuk sekolah disabilitas akan lebih baik lagi, semua yang terbaik akan kita lakukan untuk masyarakat kota Bandarlampung. Untuk saat ini sekolah disabilitas sudah ada tiga ratusan lebih siswanya,” ujar Beliau.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M. M. mengucapkan selamat atas penghargaan MURI yang diraih oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung.

”Selamat atas penghargaan rekor MURI yang diraih, semoga kedepannya kota Bandar Lampung lebih baik lagi dan lebih menjadi kota yang ramah terutama bagi para penyandang disabilitas,” ujar Gubernur Lampung.

Kunjungan Kerja Kepala BKN ke Lampung, Pastikan Seleksi PPPK Berjalan Optimal

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menyambut kunjungan kerja Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, di GSG UIN Raden Intan Lampung, Minggu (18/05/2025).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Lampung Tahun Anggaran 2024 Periode II.

Kehadiran Zudan Arif Fakrulloh disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Muhammad Firsada, bersama Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, serta Kepala Kantor Regional V BKN di Lampung, Paryono.

Dalam kesempatan tersebut, Zudan menyampaikan apresiasinya atas kelancaran dan kesiapan pelaksanaan seleksi yang digelar di UIN Raden Intan Lampung.

“Saya memberikan apresiasi seluruh pelaksanaan tes di sini di UIN Raden Intan ini berjalan dengan bagus dan panitia terus memfasilitasi seluruh peserta tes secara maksimal,” ujarnya.

Kepala BKN RI juga menyoroti perhatian panitia terhadap kebutuhan peserta dengan kondisi khusus.

“Hari ini saya dapat informasi ada beberapa yang hamil ikut tes, ada yang penyandang disabilitas tuna rungu juga difasilitasi dengan baik. Titip seluruh panitia sampai selesai agar terus diberikan pelayanan terbaik agar peserta tes memiliki kesempatan menampilkan kemampuan terbaiknya sehingga mendapatkan hasil-hasil yang terbaik,” sambungnya.

Zudan menekankan pentingnya proses seleksi ini sebagai bagian dari upaya negara dalam mencari sumber daya manusia terbaik.

“Ini penting karena negara membutuhkan kader-kader terbaik, negara memanggil kader-kader terbaik bangsa melalui CPNS dan jalur P3K baik untuk tenaga kesehatan, guru, maupun tenaga teknis,” katanya.

Ia menambahkan, proses administrasi untuk pengangkatan ASN terus diupayakan agar selesai tepat waktu.

“Dari pemerintah mengupayakan yang paling optimal, yang CPNS SK-nya sudah hampir selesai semuanya, kemudian yang P3K sudah banyak yang mulai berproses terutama yang tahap 1, tahap 1 dan tahap 2 paling akhir harus selesai TMT 1 Oktober. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan baik dan adik-adikku semuanya mendapatkan hasil yang terbaik juga,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Sekdaprov Lampung, Muhammad Firsada, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta yang hadir pada sesi ke-2 ini lengkap berjumlah 300 peserta.

“Saat ini adalah sesi ke 2 pesertanya 300 orang hadir semua, sebelumnya tadi jam 8 sesi pertama sudah selesai 298 yang hadir, 2 berhalangan kita belum mendapat keterangan yang berhalangan ini. Yang 300 ini mudah-mudahan berjalan lancar,” ucapnya.

Adapun berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung, jumlah peserta pada titik lokasi mandiri UIN Raden Intan terdiri dari 1.199 peserta P3K Guru, 12 peserta P3K Kesehatan, dan 1.278 peserta P3K Teknis, dengan total 2.489 peserta. Sementara itu, peserta yang mengikuti seleksi di titik lokasi luar Lampung berjumlah 113 orang, sehingga total keseluruhan peserta seleksi mencapai 2.602 orang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemkot Bandar Lampung Dukung Peningkatan Infrastruktur Kepolisian

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan infrastruktur kepolisian. Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, melakukan peletakan batu pertama tahap ke-2 pembangunan Gedung Satlantas dan Satintelkam Polresta Bandar Lampung, Sabtu (17/05/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan Pemkot terhadap institusi Polresta, yang dianggap sebagai mitra strategis dalam menciptakan kota yang tertib dan aman.

“Alhamdulillah, ini bentuk nyata sinergi antara pemerintah kota dan Polresta. Hampir semua gedung di lingkungan Polresta Bandar Lampung adalah hasil kerja sama dan dukungan dari Pemkot,” ujar Hj. Eva Dwiana.

Tak hanya gedung, pada tahap pembangunan kali ini, Pemkot juga mendukung pembangunan lapangan tembak indoor pertama di Bandar Lampung. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pelatihan sekaligus venue perlombaan menembak, yang selama ini harus dilaksanakan di luar kota.

“Ini akan jadi ikon baru Bandar Lampung. Kita tidak perlu ke Pesawaran lagi jika ada lomba menembak, karena kita sudah punya fasilitas sendiri di kota ini,” lanjut Eva.

Pembangunan ini ditargetkan rampung dalam waktu 6–8 bulan, dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kepolisian serta mendukung program-program keamanan dan ketertiban masyarakat.

Wali Kota Eva Dwiana menegaskan bahwa Pemerintah Kota akan terus mendukung semua instansi yang bersinergi untuk kemajuan dan kenyamanan warga.

“Kami berharap hubungan baik antara Pemkot dan Polresta terus terjaga, saling mendukung sesuai fungsi masing-masing demi kemajuan dan ketertiban kota yang kita cintai ini,” tutupnya.

Gubernur Mirza Apresiasi Peran Strategis Fatayat NU dalam Pemberdayaan Perempuan

Pesawaran —- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) mengatakan bahwa saat ini Fatayat NU bukan hanya sekadar menjadi organisasi wanita saja, melainkan telah menjadi gerakan nasional dan pilar kekuatan perempuan di Indonesia, termasuk di Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur yang didampingi Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir ke-75 Fatayat NU yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran, Sabtu (17/5/2025).

Gubernur mengapresiasi kontribusi Fatayat NU di Lampung dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, dan advokasi hak-hak perempuan.

Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa perempuan adalah pondasi ketahanan bangsa, agama, dan nasional dimana Fatayat NU berada di garis depan untuk membawa Lampung menuju Indonesia Emas.

“Fatayat hadir di tengah masyarakat akar rumput, mendampingi perempuan desa, menjadi sahabat anak muda, dan membawa misi keagamaan yang moderat dan toleran,” ujarnya.

Gubernur kemudian menyoroti beberapa isu krusial di Lampung. Di sektor pendidikan, Gubernur mengatakan bahwa 68 persen populasi Lampung adalah angkatan kerja, sebagian besar perempuan, namun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung masih terendah di Sumatra.

Gubernur berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk lewat peran para ibu di Fatayat dalam peningkatan literasi dan harapan sekolah.

“Pendidikan itu bukan hanya di sekolah tapi juga di rumah. Dan kami yakin, mendidik anak-anak di rumah harus  dilakukan oleh orangtuanya. Ibu adalah madrasah bagi anaknya,” kata Gubernur.

Di sektor pemberdayaan ekonomi, Gubernur menyebutkan saat ini terdapat 490 ribu UMKM di Provinsi Lampung, dimana 80 persennya digerakkan oleh kaum perempuan. Gubernur berencana mengintegrasikan sektor UMKM dengan jaringan Fatayat agar naik kelas menjadi Industri Kecil Menengah (IKM) dan berorientasi ekspor.

Di sisi lain, Gubernur menyampaikan rasa optimisnya tentang lompatan besar ekonomi Lampung dalam beberapa tahun kedepan yang juga akan berimbas pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah, seiring membaiknya harga gabah bagi para petani.

“Kaum wanita harus menjadi kekuatan pembangunan ekonomi kedepan. Kita ingin kaum wanita di Lampung menjadi agen perubahan, agen pembangunan Provinsi Lampung menuju Indonesia emas,” pungkas Gubernur.

Sementara itu, Ketua PW Fatayat NU Lampung, Wirdayati, menyatakan kesiapan Fatayat berkolaborasi dalam mendukung program Pemerintah Provinsi Lampung guna mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

Salah satunya di bidang kesehatan melalui program Fatayat Siaga Stunting. Hal ini guna menurunkan prevalensi stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Setiap Jamaah Haji Lampung Terima Uang Saku Rp1 Juta dari Gubernur Mirza

Bandar Lampung, 16 Mei 2025 — Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen penuh dalam mendampingi perjalanan spiritual masyarakatnya. Hingga pertengahan Mei ini, dua kloter awal jamaah calon haji asal Lampung telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Setiap jamaah haji tahun ini mendapatkan tambahan uang saku senilai Rp1 juta dari Pemerintah Provinsi Lampung sebagai bentuk kepedulian Gubernur Rahmat Mirzani Djausal (Gubernur Mirza).

Total anggaran yang dikucurkan untuk bantuan ini mencapai Rp7,05 miliar, diperuntukkan bagi seluruh 7.050 jamaah haji asal Provinsi Lampung. Bantuan ini melengkapi fasilitasi utama dari pemerintah pusat, yang tahun ini juga menurunkan biaya haji melalui kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI, sebagai wujud keberpihakan terhadap umat.

Pemberangkatan dimulai sejak 2 Mei 2025, dengan Kloter 4 JKG. Mereka dilepas langsung oleh Gubernur Mirza di Gedung Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Provinsi Lampung. Gubernur menyampaikan bahwa ibadah haji adalah anugerah yang tidak semua orang bisa raih, dan karena itu perlu disambut dengan syukur dan keikhlasan.

“Saya titip, jaga niat, jaga ibadah, dan jaga nama baik Lampung. Bapak-Ibu adalah duta daerah di Tanah Suci. Jadikan keberangkatan ini sebagai ibadah sepenuh hati,” pesan Gubernur dalam sambutannya.

Kloter kedua, yang merupakan bagian dari gelombang dua, diberangkatkan pada 16 Mei 2025, dalam Kloter 38 JKG. Mereka memasuki Asrama Haji Lampung untuk persiapan sebelum diterbangkan ke Jeddah. Jamaah ini termasuk dalam skema fast track, yakni jalur cepat imigrasi yang memungkinkan mereka langsung menuju Makkah tanpa transit di Madinah.

“Skema ini sangat membantu, khususnya bagi jamaah lansia, karena mempercepat waktu perjalanan dan meminimalisir kelelahan,” ujar Ansori, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Lampung.

Dalam sambutannya saat pelepasan kloter pertama, Gubernur Mirza menyatakan bahwa uang saku yang diberikan oleh Pemprov Lampung bukan sekadar simbol. Melainkan bentuk konkret pelayanan daerah kepada umat Islam yang sedang menjalankan rukun Islam kelima.

“Dana ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk kehadiran dan pelayanan pemerintah daerah di tengah umat. Kami ingin memastikan bahwa ibadah ini bisa dilaksanakan lebih nyaman, dan para jamaah bisa fokus menjalani setiap rukun haji,” kata Gubernur.

Ia juga mengingatkan agar dana ini digunakan untuk kebutuhan ibadah, bukan semata-mata oleh-oleh.

Dari total 7.050 jamaah yang akan diberangkatkan dalam 19 kloter, masing-masing kloter terdiri dari 393 jamaah. Pemerintah juga memberi perhatian khusus kepada jamaah lansia dan difabel. Salah satu jamaah tertua, Sutiah Sunyoto (107 tahun) dari Kabupaten Lampung Selatan, tergabung dalam Kloter JKG 19. Sementara jamaah termuda adalah Muhammad Bahauddin (18 tahun) dari Lampung Utara.

“Keberangkatan ini bukan hanya ibadah individu, tetapi juga peristiwa kolektif umat. Maka kami mengingatkan para petugas agar menjalankan tugas dengan ikhlas, karena ini bagian dari ibadah,” ujar Plt. Kakanwil Kemenag Lampung, Erwinto.

Sejalan dengan dukungan daerah, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama RI juga telah menyiapkan layanan menyeluruh bagi jamaah, termasuk akomodasi, katering, dan transportasi di Arab Saudi. Jamaah akan tinggal sekitar 41 hari, dan akan mendapatkan total 127 kali makan, termasuk selama di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

“Tim kami sudah berangkat sejak akhir 2023 untuk menyiapkan hotel, katering cita rasa nusantara, dan bus khusus sesuai standar,” ujar Subhan Cholid, Direktur Layanan Haji Luar Negeri.

Menutup rangkaian pelepasan, Gubernur Mirza menitipkan doa kepada seluruh jamaah agar pembangunan Lampung dapat terus berjalan baik, diberkahi, dan dijauhkan dari bencana. Ia juga berharap generasi-generasi saleh dan pemimpin yang amanah dapat lahir dari daerah ini.

“Mohon doakan agar Lampung menjadi provinsi yang religius, aman, dan makmur. Doakan agar ke depan lebih banyak lagi saudara kita yang bisa menunaikan haji,” tutupnya. (*)

Tokoh Lampung Bachtiar Basri Dimakamkan, Gubernur Rahmat Mirzani Pimpin Penghormatan Terakhir

KOTABUMI—Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengantarkan dan memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Bachtiar Basri sebelum dimakamkan di Pemakaman Keluarga, Kotabumi, Lampung Uatara, Jumat (16/5/2025).

Mantan Bupati Tulangbawang Barat yang akrab disapa “Om Bach” meninggal dunia di usia 71 tahun di RSUD Abdul Moeloek pada Kamis (15/5/2025), sekitar pukul 15.46 WIB.

Bachtiar Basri juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur mendampingi Ridho Ficardo, dan merupakan Ketua Tim Pemenangan pasangan Rahmat Mirzani Djausal–Jihan Nurlela pada Pilkada 2024.

Semasa hidupnya, Bachtiar dikenal sebagai tokoh birokrat dan politisi senior yang banyak berperan dalam pembangunan di Provinsi Lampung.

Kepergian Bachtiar Basri ini meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang menyebut Bachtiar sebagai mentor dan guru politiknya.

“Beliau adalah orang yang besar, beliau adalah orang yang sangat berjasa bagi pembangunan di Provinsi Lampung,” ucap Gubernur.

“Lebih dari itu, beliau juga adalah paman sekaligus guru saya berpolitik, semoga dosa-dosa beliau diampuni dan jasa-jasanya dikenang, mari kita sama-sama doakan,” tambahnya.

Adapun prosesi pemakaman dilakukan secara kedinasan, dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai Inspektur Upacara. Meski upacara tersebut dilaksanakan secara sederhana namun tetap khidmat, sesuai dengan permintaan keluarga.

Sejak pagi, kerabat, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar berdatangan untuk berbelasungkawa. Tampak juga sejumlah pejabat di Provinsi Lampung hadir untuk memberikan penghormatan terakhirnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Langkah Nyata Tingkatkan Daya Saing Petani, Pemprov Lampung Salurkan Bantuan Dryer

Lampung Selatan -– Pemerintah Provinsi Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui program hilirisasi pertanian. Salah satu langkah konkret diwujudkan dengan penyerahan bantuan alat pengering gabah dan jagung (Dryer Rice Milling Unit/DRMU) berkapasitas 20 ton kepada Koperasi Pertanian Serbajadi Sukses Bersama di Desa Bandarrejo, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Jumat (16/5/2025).

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal hadir langsung meninjau sekaligus mengoperasikan mesin Dryer RMU tersebut. Dalam kesempatan itu, Gubernur juga meninjau gudang penggilingan dan penyimpanan milik koperasi guna memastikan kesiapan fasilitas penunjang hilirisasi pertanian.

“Produksi gabah padi Lampung saat ini menempati peringkat lima nasional, sementara produksi jagung menempati posisi ketiga. Dari dua komoditas ini, ada sekitar 1,5 juta petani yang menggantungkan hidupnya,” ujar Gubernur Mirza dalam sambutannya.

Namun, lanjut Gubernur, masih banyak petani yang belum dapat menikmati hasil maksimal akibat terbatasnya fasilitas pengeringan pasca panen. Kondisi gabah dan jagung yang belum kering membuat produk cepat rusak dan dijual dengan harga rendah, seringkali dimanfaatkan oleh tengkulak.

“Dengan adanya dryer ini, petani bisa menyimpan hasil panennya lebih lama. Ini akan meningkatkan posisi tawar petani terhadap pedagang, pengumpul, bahkan industri,” jelasnya.

Gubernur Mirza juga menyebutkan bahwa Provinsi Lampung masih membutuhkan setidaknya 500 unit dryer berkapasitas 20 ton agar dapat mengimbangi volume produksi gabah dan jagung Lampung.

Ke depan, Pemerintah Provinsi juga merencanakan pembangunan silo atau gudang penyimpanan modern. Langkah ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi berbasis industri di pedesaan.

“Nanti jika sudah ada silo, maka Lampung pada  tahun 2028 akan bisa melakukan hilirisasi jagung secara basis industri, kita kan membuat konsentrat atau tepung jagung di tingkat desa dan kecamatan, membuat tepung ikan, dan ini  akan meningkatkan pendapatan petani berkali kali lipat,” ungkap Gubernur Mirza.

Ia pun mengajak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk bersinergi dalam mempercepat hilirisasi. Mengingat daerah ini merupakan lumbung gabah terbesar di Lampung, peran strategisnya dinilai vital dalam menjaga stabilitas harga dan produksi pangan.

“Kolaborasi Lampung Selatan sangat penting untuk mendorong hilirisasi jagung dan beras secara menyeluruh di provinsi ini,” tambahnya.

Gubernur Mirza berharap langkah hilirisasi yang dilakukan secara inklusif dan masif akan menciptakan ekosistem bisnis baru di sektor pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung secara signifikan yang akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan para petani khususnya dan kesejahteraan seluruh masyarakat Lampung.

“Dan jika ini dilakukan secara masif di Provinsi Lampung, maka sesuai harapan Pak Presiden Prabowo, Ekonomi Lampung akan tumbuh,” pungkasnya.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Dekranasda Provinsi Lampung Jadi Destinasi Inspiratif Bagi Muli Mekhanai 2025

Bandar Lampung, — Dekranasda Provinsi Lampung menerima kunjungan Finalis Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2025 bertempat di kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Jum’at (16/05/2025).

Kunjungan tersebut merupakan kunjungan inspiratif yang menjadi ajang untuk lebih mengenal kekayaan kriya Lampung, mulai dari kain Tapis hingga ragam kerajinan daerah yang sarat dengan motif dan corak kearifan lokal.

Kunjungan disambut sejumlah Pengurus Dewan Kerajinan Provinsi Lampung.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah Finalis Muli Mekhanai Lampung tampak sangat antusias dan menikmati suguhan berbagai kerajinan daerah yang diproduksi oleh sejumlah UMKM di Provinsi Lampung dengan menampilkan ciri khas daerah Lampung.

Sebelumnya, sebanyak 46 finalis Muli Mekhanai perwakilan dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Lampung tampil memukau  dengan memamerkan karya desainer lokal terbaik, dalam Fashion Show 2025 dengan tema “Ragam Warna Lampung Maju” di Mal Boemi Kedaton, Kamis (15/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dewan Kerajinan Nasional Provinsi Lampung, Dendy mewakili Ketua Dekranasda  Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas dipilihnya Dekranasda Provinsi Lampung sebagai destinasi inspiratif bagi para finalis Muli Mekhanai Tahun 2025.

“Mewakili segenap pengurus Dekranasda Provinsi Lampung, saya sampaikan salam hangat dari Ibu Ketua, semoga kegiatan ini menjadi goresan kesan dan pengalaman bagi adik – adik semua untuk lebih mengenal wastra yang dimiliki Lampung,” ucapnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).