Kabupaten Sungkai Bunga Mayang disetujui DPRD Lampung, Panitia Pemekaran Lampung Tenggara ucapkan selamat

Kabupaten Sungkai Bunga Mayang disetujui DPRD Lampung, Panitia Pemekaran Lampung Tenggara ucapkan selamat

DPRD Provinsi Lampung telah menyetujui pembentukan calon kabupaten baru Sungkai Bunga Mayang. Persetujuan tersebut diambil melalui rapat paripurna DPRD Provinsi Lampung pada Rabu (23/4).

Keputusan DPRD Provinsi Lampung tentang persetujuan pembentukan calon kabupaten Sungkai Bunga Mayang disambut gembira oleh Panitia Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Lampung Tenggara.

Panitia pembentukan DOB Lampung Tenggara pun mengucapkan selamat.

“Selamat atas diparipurnakannya Calon Daerah Otonomi Baru Sungkai Bunga Mayang dari Lampung Utara. Semoga Calon Daerah Otonomi Baru Kabupaten Lampung Tenggara segera menyusul diparipurnakan,” ujar Ketua Umum Pembentukan DOB Lampung Tenggara Lanang Anwarsono dalam keterangannya di Lampung Timur, Rabu malam.

Anwarsono mengatakan, DPRD Lampung Timur seharusnya segera mengelar rapat paripurna persetujuan pembentukan Lampung Tenggara, karena proses pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru Lampung Tenggara telah bergulir lama, dan semua syarat sudah terpenuhi.

“Dengan adanya pengesahan Calon Kabupaten Sungkai Bunga Mayang, DPRD Kabupaten Lampung Timur agar segera mungkin memparipurnakan Calon Kabupaten Lampung Tenggara,” katanya pula.

Anwar pun berharap, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah memberi dukungan dibentuknya calon kabupaten baru Lampung Tenggara, apalagi Bupati Lampung Timur yang sebelumnya Dawam Raharjo telah memberi keputusan persetujuan pembentukan Kabupaten Lampung Tenggara.

“Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah tinggal meneruskan keputusan bupati sebelumnya,” ujarnya lagi.

Kinerja Diakui Publik, Bupati Egi Tuai Apresiasi Radar Lampung sebagai Figur Pemimpin Daerah Berprestasi DISKOMINFO LAMSEL,

Kinerja Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, kembali menuai apresiasi. Kali ini datang dari Radar Lampung Media Group (RLMG) yang menilai kepemimpinan Bupati Egi mendapat respons publik yang sangat positif diantara kepala daerah di Provinsi Lampung.

Apresiasi itu disampaikan secara langsung oleh Direktur Radar Lampung, Purna Wirawan, dalam audiensi bersama Bupati di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Rabu (23/7/2025).

Dalam pertemuan itu, Purna Wirawan menyampaikan bahwa berdasarkan survei independen yang dilakukan oleh lembaga internal Radar Lampung, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Bupati Egi terbilang tinggi.

“Survei yang kami lakukan menunjukkan kepuasan publik terhadap Pak Bupati sangat baik, khususnya dibandingkan beberapa kepala daerah lain. Ini capaian penting yang perlu dijaga,” ujar Purna Wirawan.

Ia menambahkan, Radar Lampung melalui unit risetnya secara rutin memantau opini masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah. Hasilnya, Lampung Selatan dinilai mengalami kemajuan signifikan, terutama dalam pembangunan dan penanganan isu-isu mendasar masyarakat.

Meski demikian, Purna mengingatkan bahwa tantangan ke depan adalah mempertahankan reputasi positif tersebut agar tidak menurun. Ia menegaskan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra kritis dalam pembangunan daerah.

“Kami hadir bukan hanya untuk memberi kabar, tapi juga menjadi bagian dari kontrol publik agar reputasi ini bisa terus ditingkatkan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Radityo Egi Pratama mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Pemkab Lampung Selatan merupakan hasil dari kerja bersama seluruh jajaran pemerintahan, bukan semata pencapaian individu.

“Kami sejak awal bekerja dengan hati-hati dan fokus pada kebutuhan dasar masyarakat. Kami hanya berusaha menjalankan amanah sebaik-baiknya,” ucap Bupati Egi.

Bupati juga mengungkap berbagai tantangan yang telah dihadapi sejak awal masa kepemimpinannya, mulai dari infrastruktur yang rusak hingga tuntutan program nasional. Namun dengan kerja keras dan komitmen, pemerintahan terus berjalan dengan semangat perbaikan.

“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi. Radar Lampung memiliki kredibilitas tinggi, dan kami butuh media yang tidak hanya menyampaikan berita, tapi juga mendorong perubahan positif,” kata Bupati Egi.

Audiensi ini menjadi penanda penting bagi sinergi antara pemerintah daerah dan media massa sebagai bagian dari pembangunan demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. (ptm-Kmf)

Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar, malam itu tampak berbeda. Ribuan jemaah memadati Pondok Pesantren Daarul Ma’arif, menyatu dalam satu suara – suara sholawat yang mengalun syahdu, menggetarkan jiwa.

gambar

Acara Sholawat Bareng Bupati (SHOBAT) yang digelar Selasa, 22 Juli 2025, menjadi magnet spiritual bagi masyarakat. Suasana religius merasuk, bukan hanya di lingkungan pesantren, tetapi juga di hati para jemaah yang larut dalam lantunan pujian kepada Rasulullah SAW.

Hadir langsung di tengah-tengah mereka, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, tampak tak sekadar menghadiri – beliau benar-benar menyatu dalam suasana. Didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Forkopimda, dan jajaran pemerintah daerah, Bupati Egi menyampaikan sambutan yang tak sekadar formalitas.

“Sungguh hati saya merasa sejuk dan damai setiap kali berada di tengah majelis dzikir dan sholawat seperti ini,” ucapnya, mengundang senyum para hadirin.

Bupati Egi juga tak lupa menyampaikan apresiasi mendalam kepada Al Habib Asadullah Assegaf, pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ma’arif, yang membuka pintu pondok pesantrennya sebagai tuan rumah.

Menurut Bupati Egi, kegiatan seperti ini bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah perwujudan kerinduan umat kepada Rasulullah SAW, sekaligus langkah nyata mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lebih dari itu, Bupati Egi mengajak masyarakat melihat pentingnya pembangunan spiritual di tengah geliat pembangunan fisik.

“Sinergi antara ulama dan umara adalah keniscayaan. Pemerintah butuh nasihat dan doa dari alim ulama, sementara kami berkomitmen mendukung penuh kegiatan keagamaan dan pendidikan Islam,” tegasnya.

Di hadapan para santri, Bupati Egi berpesan agar mereka tak pernah lelah menuntut ilmu dan menjadi generasi Qur’ani yang unggul serta berakhlak mulia.

Puncak acara ditutup dengan lantunan sholawat bersama. Langit Banjar Negeri seolah bergemuruh dalam alunan doa dan harapan, menguatkan semangat kebersamaan menuju Lampung Selatan yang maju dan diberkahi.

“Mari kita getarkan langit Banjar Negeri dengan sholawat. Semoga Allah limpahkan keberkahan untuk kita semua,” seru Bupati, disambut gemuruh “Aamiin” para jemaah

Capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Lampung Selatan mengalami penurunan.

gambar

Capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Lampung Selatan mengalami penurunan.

Data ini terungkap dalam audiensi antara Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dengan BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung di ruang kerja bupati, Selasa (22/7/2025).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung, Yessy Rahmini, melaporkan bahwa sesuai target RPJMN 2025-2029, yang mengamanatkan cakupan peserta JKN sebesar 98 persen dan tingkat keaktifan 80 persen, terjadi penurunan kepesertaan secara regional.

Menurut Yessy, penurunan ini disebabkan oleh perubahan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi dasar penentuan penerima bantuan iuran (PBI) JKN, menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

“Sebanyak 42 ribu warga yang sebelumnya ditanggung melalui PBI APBN dikeluarkan dari data, sehingga kepesertaan turun dari 98% menjadi 97,9%. Tingkat keaktifan peserta pun ikut menurun dari 80% di bulan Mei menjadi 76% di Juli 2025,” jelas Yessy.

Meski terjadi penurunan diberbagai daerah, Lampung Selatan tetap masuk dalam empat kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang berstatus Universal Health Coverage (UHC) Prioritas sejak 2022, karena capaian kepesertaan JKN yang tinggi dan konsisten.

Namun demikian, Yessy mengingatkan bahwa kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Pemkab Lampung Selatan akan berakhir pada Oktober 2025, sehingga dukungan Pemkab sangat dibutuhkan.

“Kami memohon arahan dan dukungan dari Bupati dan jajaran Pemkab Lampung Selatan untuk menjaga capaian target RPJMN dan mempertahankan status UHC Prioritas, agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan,” ujar Yessy.

Menanggapi hal itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan demi memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Bupati Egi juga menegaskan akan melakukan konsultasi dan pembahasan lebih lanjut atas berbagai usulan yang disampaikan, agar dapat dirumuskan menjadi langkah nyata.

“Dalam beberapa hari ke depan, kita lakukan konsultasi lebih lanjut. Dari masing-masing usulan ini, nanti kita rangkum output-nya agar bisa kita sepakati bersama,” ujar Bupati.

Dalam audiensi tersebut, turut dibahas usulan penguatan koordinasi dan pendataan masyarakat yang benar-benar membutuhkan, agar segera bisa didaftarkan kembali sebagai peserta JKN-KIS dan mencegah terjadinya kekosongan layanan

Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-VI tingkat Kabupaten Lampung Selatan resmi dibuka oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama

gambar

 Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-VI tingkat Kabupaten Lampung Selatan resmi dibuka oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Senin (22/7/2025), di Aula Rajabasa, Kantor Bupati. Kegiatan yang berlangsung hingga 24 Juli 2025 ini menjadi ajang strategis dalam pembinaan dan seleksi qari-qariah lokal.

Sebanyak 218 peserta dari 17 kecamatan mengikuti STQ yang dipusatkan di tiga lokasi lomba utama, yakni GOR Way Handak, Aula Kementerian Agama, dan MAN 1 Lampung Selatan. Para peserta difasilitasi akomodasi, penginapan di Wisma Atlet, Negeri Baru Resort, dan GOR Way Handak, serta konsumsi dan sarana pendukung lainnya oleh panitia.

Pada kesempatan itu, Bupati Egi menekankan pentingnya STQ bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan qari-qariah asli daerah agar Lampung Selatan memiliki kemandirian dalam sumber daya manusia (SDM) keagamaan.

Ia juga menyoroti fenomena “bon-bonan” (mengundang peserta dari luar daerah) yang masih terjadi, sebagai bahan evaluasi untuk pembinaan lebih baik ke depan.

“Saya ambil sisi positifnya saja. Ini pelajaran bagi kita agar ke depan Lampung Selatan punya qari-qariah sendiri yang siap bersaing,” kata Bupati Egi.

Ia pun mengajak peserta berkompetisi dengan semangat positif dan menjadikan tilawah sebagai ibadah, bukan semata kompetisi.

“Hidup ini bukan hanya soal menang kalah. Saya yakin para peserta akan membawa pulang bukan cuma piala, tapi juga pengalaman spiritual yang bermakna,” ujar Egi

Sementara itu, Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Lampung, Erwinto, menyatakan dukungan penuh kepada Lampung Selatan. Menurutnya, Lampung Selatan menunjukkan komitmen tinggi dalam pembinaan qari-qariah lokal dan bersiap bersaing di tingkat nasional.

“Lima tahun terakhir kita mulai membangun kembali dari dasar. Harapannya, anak-anak Lampung Selatan bisa berprestasi di ajang nasional,” kata Erwinto.

Kepala Bagian Kesra Setdakab Lampung Selatan, Firmansyah, menambahkan bahwa STQ menjadi wadah syiar Islam agar masyarakat semakin mencintai dan mendalami Al-Qur’an.

“STQ menjadi ajang seleksi untuk menghadapi MTQ ke-52, sekaligus sebagai momen mempererat silaturahmi antar peserta serta masyarakat,” kata Firmansyah.

Dengan pelaksanaan yang matang, diharapkan STQ ini menjadi momentum lahirnya qari-qariah berprestasi dari Lampung Selatan

TINGKATKAN LITERASI PASAR MODAL, OJK PROVINSI LAMPUNG GELAR PRODUCT MATCHING DAN PEMBUKAAN REKENING SAHAM DI KABUPATEN TANGGAMUS

Tanggamus, 22 Juli 2025 – Dalam upaya mendorong literasi dan inklusi keuangan
khususnya di sektor pasar modal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung
bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan Tim Percepatan Akses Keuangan
Daerah (TPAKD) menyelenggarakan kegiatan Product Matching dan Edukasi Pasar
Modal secara hybrid yang ditujukan kepada 1.000 (seribu) peserta yang hadir
langsung maupun on-line yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga
pendidik, perangkat daerah, dan perangkat desa di Kabupaten Tanggamus.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, Staf Ahli
Gubernur Lampung, serta perwakilan dari BEI, Phintraco Sekuritas, Bank
Lampung, dan BPRS Tanggamus. Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi
Lampung yang diwakili oleh Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2
OJK Provinsi Lampung, Ibu Indah Puspitasari menyampaikan bahwa kegiatan ini
merupakan bagian dari program nasional TPAKD yang bertujuan memperluas akses
masyarakat terhadap layanan keuangan yang legal dan aman, termasuk pasar
modal.

“OJK tidak hanya mengatur dan mengawasi lembaga jasa keuangan, tetapi juga
memiliki fungsi perlindungan konsumen. Salah satu bentuk nyatanya adalah
penguatan literasi dan inklusi melalui TPAKD. Kami percaya, peningkatan inklusi
keuangan sebesar 1% dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga
0,65%. Maka itu, sektor pasar modal menjadi fokus literasi tahun ini, untuk
melindungi masyarakat dari praktik investasi ilegal dan pinjaman online yang
menjerat,” ujar Indah.

Dalam kesempatan tersebut, puluhan peserta telah difasilitasi pembukaan rekening
saham gratis oleh BEI dan Phintraco Sekuritas. Peserta diharapkan dapat mulai
belajar berinvestasi secara legal, serta menjadi agen edukasi di lingkungan ASN dan
masyarakat. Materi edukasi disampaikan oleh narasumber dari OJK, BEI, dan
perusahaan sekuritas, melalui topik seperti waspada investasi ilegal, pengenalan
saham, serta pemanfaatan teknologi keuangan digital.

Staf Ahli Gubernur Lampung, Bapak Achmad Saefulloh, mengungkapkan bahwa
ASN memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi keuangan yang benar
kepada masyarakat. Dengan jumlah ASN Tanggamus sekitar 5.196 orang, mereka
menjadi segmen penting untuk perluasan inklusi keuangan. Ia menambahkan
bahwa literasi keuangan bukan sekadar soal keuntungan investasi, tetapi
kemampuan memahami dan mengelola risiko keuangan secara bijak.
Bupati Tanggamus, dalam arahannya, juga menegaskan pentingnya sinergi antara
pemerintah dan regulator dalam mencegah maraknya praktik pinjol ilegal dan judi
online di kalangan ASN. Bupati meminta Dinas Kominfo untuk proaktif melakukan

pengawasan dan sosialisasi. Selain itu, Bupati juga mendorong agar sektor
perbankan lokal, termasuk BPRS, diberikan masukan dari OJK agar semakin kuat
dalam mendukung pembiayaan daerah, khususnya untuk petani dan UMKM.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi literasi keuangan yang berkelanjutan,
mengingat berdasarkan SNLIK 2025, tingkat inklusi keuangan Provinsi Lampung
mencapai 80,51% dengan tingkat literasi 66,46%, masih di bawah target RPJPD
2025 sebesar 85,5%. Di sisi lain, tingkat inklusi keuangan nasional berada pada
angka 75,02%, dan tingkat literasi pasar modal hanya 17,78%, dengan inklusi pasar
modal baru mencapai 1,34%. Melalui kegiatan seperti ini, OJK berharap
masyarakat—terutama ASN—dapat mengakses produk keuangan secara aman dan
terhindar dari risiko penipuan.

Capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Lampung Selatan mengalami penurunan.

Capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Lampung Selatan mengalami penurunan.

Data ini terungkap dalam audiensi antara Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dengan BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung di ruang kerja bupati, Selasa (22/7/2025).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung, Yessy Rahmini, melaporkan bahwa sesuai target RPJMN 2025-2029, yang mengamanatkan cakupan peserta JKN sebesar 98 persen dan tingkat keaktifan 80 persen, terjadi penurunan kepesertaan secara regional.

Menurut Yessy, penurunan ini disebabkan oleh perubahan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi dasar penentuan penerima bantuan iuran (PBI) JKN, menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

“Sebanyak 42 ribu warga yang sebelumnya ditanggung melalui PBI APBN dikeluarkan dari data, sehingga kepesertaan turun dari 98% menjadi 97,9%. Tingkat keaktifan peserta pun ikut menurun dari 80% di bulan Mei menjadi 76% di Juli 2025,” jelas Yessy.

Meski terjadi penurunan diberbagai daerah, Lampung Selatan tetap masuk dalam empat kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang berstatus Universal Health Coverage (UHC) Prioritas sejak 2022, karena capaian kepesertaan JKN yang tinggi dan konsisten.

Brimob Lampung Melaksanakan Pengamanan Konser Musik Saburai Grand Jam, di Lapangan Saburai Gatam

 

LAMPUNG – Brimob Lampung melaksanakan pengamanan dan Sterilisasi konser musik, di Lapangan Saburai Gatam 043 Bandar Lampung. Minggu, 19 Juli 2025.

 

Kegiatan ini menindak lanjuti permintaan Satuan Kewilayahan (Polresta Bandar Lampung), dan Perintah Kapolda melalui Dansat Brimob KBP Yustanto Mujiharso untuk menerjunkan personel Jibom dan KBR, guna melaksanakan pengamanan dan sterilisasi konser musik “Saburai Grand Jam” di Lapangan Saburai Enggal Kota Bandar Lampung.

 

Konser musik ini menghadirkan artis nasional seperti Padi Reborn, Grand Jam dan 1000 musisi bergabung membentuk 1 harmoni.

 

“Danden Gegana Kompol Yonny Kamuda mengatakan bahwa, pihaknya mengerahkan team sterilisasi yang terdiri dari personel unit Jibom dan KBR untuk mengamankan jalannya kegiatan ini,” ungkapnya”

 

Puluhan ribu muda-mudi mulai tampak hadir dalam kegiatan ini untuk menyaksikan artis ibu kota.

 

“Tentunya kita juga mengimbau kepada para pengunjung untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung,” kata Julianto selaku Kateam Sterilisasi kali ini.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan komitmennya untuk mendukung Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kalianda dalam optimalisasi pelayanan dan edukasi pajak di daerahnya.

gambar

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan komitmennya untuk mendukung Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kalianda dalam optimalisasi pelayanan dan edukasi pajak di daerahnya.

Hal itu disampaikan Bupati Egi saat menerima audiensi Kepala KP2KP Kalianda, Kuntarto Purnomo, di ruang kerjanya, Selasa (22/7/2025).

Bupati Egi menyambut baik inisiatif KP2KP yang ingin mempererat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan. Ia menegaskan kesiapan jajaran Pemkab untuk bekerjasama, termasuk memberikan dukungan teknis terkait dokumen dan koordinasi lintas perangkat daerah.

“Secara prinsip kami welcome. Semua hal yang berkaitan dengan Pemkab bisa dikonsultasikan dengan dinas terkait. Kita siap bekerjasama, saling melengkapi, agar tujuan bersama bisa tercapai,” ujar Bupati Egi.

Sementara itu, Kepala KP2KP Kalianda, Kuntarto Purnomo, menjelaskan bahwa KP2KP berfungsi sebagai unit pelayanan di bawah Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan. Melalui KPP Pratama Natar, KP2KP memberikan layanan, edukasi, dan konsultasi perpajakan, sekaligus memantau potensi dan kepatuhan pajak di wilayah kerjanya.

“Kami berharap sinergi ini dapat berdampak pada meningkatnya kepatuhan pajak dan tentu saja berpengaruh positif terhadap Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Lampung Selatan,” kata Kuntarto.

Sebagai informasi, wilayah kerja KPP Pratama Natar meliputi empat kabupaten: Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, dan Tanggamus. Namun, hanya Lampung Selatan dan Pringsewu yang memiliki kantor KP2KP.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal kerja sama yang semakin kuat antara KP2KP Kalianda dan Pemkab Lampung Selatan dalam mendukung penerimaan pajak dan pembangunan daerah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menerima bantuan truk pengangkut sampah dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) yang berkolaborasi dengan Yayasan Bantu, melalui program Corporate Social Responsibility

gambar

Bantuan ini diserahkan oleh Kepala Divisi Pembiayaan Publik I PT SMI, Erdian Dharmaputra, dan diterima langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di Halaman Kantor Bupati setempat, Selasa (22/7/2025).

Bupati Egi menyampaikan apresiasi kepada PT SMI atas kepeduliannya terhadap Lampung Selatan. Ia memastikan, truk bantuan tersebut akan dimanfaatkan maksimal oleh Dinas Lingkungan Hidup guna mendukung program kebersihan dan penataan lingkungan.

“Ini bagian dari dukungan mitra kami terhadap program Asri, Bersih, Rapi, dan Indah (ABRI) serta Bersih, Kering, dan Wangi (BKW). Truk ini akan kami gunakan untuk menjaga kebersihan Lampung Selatan,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi menjelaskan bahwa Pemkab saat ini tengah memfokuskan pengembangan daerah pada tiga sektor utama: agro, edukasi, dan wisata.

Ia menargetkan, setiap wilayah di Lampung Selatan akan diarahkan menjadi destinasi yang mengangkat potensi dari ketiga sektor tersebut.

“Kami ingin sektor agro dikembangkan dengan konsep ecoprinting, sektor edukasi membawa nilai narasi dan filosofi, dan sektor wisata menonjolkan seni budaya serta estetika,” terang Egi saat menerima audiensi jajaran PT SMI di ruang kerjanya.

Pemkab pun optimistis kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan bisa tembus 4 juta orang per tahun pada 2028, demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Erdian Dharmaputra berharap bantuan truk tersebut dapat memberi manfaat nyata dalam pengelolaan sampah daerah. PT SMI juga membuka peluang kerja sama lanjutan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Kami siap bersinergi untuk pembangunan daerah yang memberdayakan masyarakat. Semoga ini jadi langkah awal kolaborasi positif,” kata Erdian