Partner Konsorsium Multimedia

Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Bagi Keluarga Beresiko Stunting

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP & PA) menyelenggarakan Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan bagi Keluarga yang beresiko Stunting di Hotel Kyriad, Senin (20/11/2023).

Dalam rangka mewujudkan pelaksanaan program penurunan stunting yang sukses, Pemerintah Daerah perlu memperhatikan lima pilar, yaitu : komitmen berkelanjutan dari para pemimpin, peningkatan literasi masyarakat, konvergensi dan keterpaduan lintas sektor, pemenuhan gizi yang tepat dan penguatan sistem pemantauan dan evaluasi.

Pemenuhan gizi yang tepat berbanding lurus dengan tingkat pendapatan masyarakat, hal ini sangat berkaitan dengan sumber pendapatan yang dapat diupayakan oleh masyarakat untuk memenuhi kecukupan gizi seluruh anggota keluarga.

Menyikapi hal tersebut Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung menginisiasi kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan bagi keluarga yang beresiko Stunting Tahun 2023.

Acara yang akan diselenggarakan mulai dari tanggal 20 November- 29 November 2023 di Hotel Kyriad ini diikuti oleh ratusan peserta yang merupakan perwakilan keluarga beresiko stunting dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Kegiatan bertujuan untuk membuka akses wirausaha skala mikro yang diharapkan memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kemampuan untuk memenuhi kecukupan gizi seluruh anggota keluarga.

Pelaksanaan pelatihan akan dibagi menjadi 3 (Tiga) Tahap pelaksanaan, untuk tahap pertama yang dimulai hari ini (20/11/2023) diikuti oleh perwakilan peserta dari 5 Kabupaten yaitu : Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Lampung Barat.

Kepala Dinas PP & PA Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, M. Jauhari,.SKM,.MM dalam sambutan tertulisnya menyatakan peran  penting kaum perempuan dalam mendukung peningkatan ekonomi keluarga.

“Kita semua menyadari pentingnya peranan perempuan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga dan mengatasi masalah stunting,” ucapnya.

Memberdayakan perempuan bukan hanya sekedar meninngkatkan kapasitas ekonomi, namun juga melibatkan secara penuh perempuan dalam mengambil keputusan. Memastikan suara mereka didengar dan hak-hak mereka diakui serta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam meningkatkan daya saing di dunia usaha.

Dalam membangun ekonomi perempuan, Pemerintah Daerah berkolaborasi dengan sektor publik, swasta dan masyarakat sipil dengan tekad yang kuat dan semangat gotong royong diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang menyeluruh.

Dengan Pembangunan pondasi yang kuat, tidak hanya menciptakan keluarga yang tangguh dan sejahtera tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi seluruh masyarakat Lampung.

“Mari bersama-sama Kita wujudkan perubahan positif untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas PP & PA menyerahkan bantuan modal usaha berupa alat masak dan alat jahit yang diserahkan secara langsung oleh Kepala Bidang PP dan KB kepada perwakilan penerima.

Acara dilanjutkan dengan sesi Pembekalan literasi ekonomi perbankan dengan menghadirkan narasumber dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Lampung dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Leave a Comment