Pemerintah Provinsi Lampung Berkomitmen Membangun Masyarakat Yang Berintegritas Melalui Implementasi Pendidikan Anti Korupsi

Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, menghadiri acara Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Diseminasi Pedoman MCP Tahun 2023 dan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2022, di Ballroom Hotel Radison, Selasa (04/04/2023).

Sekdaprov Fahrizal Darminto mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi. Kemendagri, KPK dan BPKP telah bersinergi dalam melaksanakan kegiatan pencegahan korupsi terintegrasi melalui perbaikan di 8 area intervensi dalam Program _Monitoring Centre for Prevention_(MCP).

Sekdaprov mengungkapkan, pada tahun 2021 Skor MCP Lampung 91,79 dan pada tahun 2022 mencapai skor 93,53. Sekdaprov berharap di tahun 2023 capaian MCP Lampung menjadi lebih baik lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov menginformasikan bahwa dua bulan setelah Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung dilantik, Provinsi Lampung telah memiliki Peraturan Gubernur Nomor 35 Tahun 2019 tentang Implementasi Pendidikan Anti Korupsi.

Hal ini menggambarkan komitmen dari Pemprov Lampung untuk membangun masyarakat yang berintegritas. Salah satunya dengan menanamkan pentingnya memiliki sikap integritas kepada para pelajar dan nilai-nilai anti korupsi sejak dini melalui pendidikan.

Di kesempatan yang sama, Sekdaprov menyampaikan apresiasi kepada KPK RI karena sejak 2017 telah membangun koordinasi, Supervisi dan Pencegahan Korupsi secara terintegrasi di sektor-sektor strategis di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.

Melalui dukungan supervisi tersebut, Sekdaprov mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung adalah Provinsi yang termasuk berhasil dalam menerapkan prinsip-prinsip perencanaan penganggaran.

“Alhamdulillah dengan dukungan kerja keras teman-teman semua, di Tahun 2022 Provinsi Lampung mencapai realisasi (belanja) anggaran 97,3 persen dan realisasi pendapatan 100,6 persen,” kata Sekdaprov.

Sekdaprov juga mengungkapkan bahwa sampai 31 Maret 2023, seluruh wajib lapor LHKPN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yaitu sebanyak 1362 (100%), telah melakukan pelaporan LHKPN.

“Kami memberikan surat edaran dari januari kepada seluruh instansi di Provinsi Lampung untuk memastikan seluruh pejabatnya melaporkan LHKPN, kalau tidak maka tunjangan kinerjanya tidak dibayarkan. Ternyata cukup efektif,” jelas Sekdaprov.

Di sisi lain, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI Brigjen Pol. Yudhiawan Wibisono menjelaskan, terdapat 30 indikator yang dijabarkan lebih detail ke dalam 63 sub indikator pada 8 area intervensi yang menjadi fokus MCP di tahun 2023.

Delapan area intervensi tersebut diantaranya yaitu Perizinan, Pengadaan Barang dan Jasa, Perencanaan dan Penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pengawasan APIP, Manajemen Aset Daerah, Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), Optimalisasi Pajak Daerah dan Tata Kelola Desa.

Salah satu isu tematik terkait Pengelolaan BMD, Brigjen Pol. Yudhiawan Wibisono meminta pemerintah daerah memiliki komitmen dalam mempercepat dan menyelesaikan sertifikasi BMD di tahun 2025, kemudian penertiban BMD sesuai dengan potensi permasalahan masing-masing daerah.

“Bagaimana mengoptimalisasi pemanfaatan, bagaimana memulihkan dari penguasaan pihak ketiga, tumpang tindih dan penyelesaian BMD ketika pemekaran, serta pencegahan atau penyalahgunaan BMD,” kata Brigjen Pol. Yudhiawan Wibisono.

Yudhiawan Wibisono meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan pendataan BMD seperti tanah, kendaraan, serta rumah dinas.

Gubernur Arinal Djunaidi Dorong Pemberdayaan UMKM Melalui Program UMKM Merdeka

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan mendukung pemberdayaan UMKM melalui program UMKM Merdeka yang diusung oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Lampung. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menerima Audiensi dari APINDO Provinsi Lampung di Mahan Agung, Selasa (04/04/2023).

Ketua Umum DPP Apindo Lampung, Ary Meizari Alfian menerangkan bahwa UMKM Merdeka merupakan kolaborasi dunia usaha dan dunia pendidikan, terutama perguruan tinggi dengan tujuan agar ada sinergisitas antara kebutuhan UMKM dan dunia pendidikan.

“Dalam perkembangannya, UMKM memerlukan sentuhan sistem pengelolaan keuangan, pemasaran, permodalan, produksi, pengemasan, dan lainnya, sementara itu Perguruan tinggi yang secara nasional memiliki program Kampus Merdeka, Merdeka Belajar juga membutuhkan ruang dalam pelaksanaanya, disitulah Apindo berperan mensinergikan,” ujar Ary.

“Begitupun dengan maksud kedatangan Apindo Lampung mengunjungi Pak Gubernur, kami mohon dukungan Pak Gubernur dan Pemerintah Daerah untuk turut mendukung program UMKM Merdeka,” sambung Ary.

Saat ini Apindo Lampung telah meluncurkan program UMKM Merdeka Batch 3 di Kampus Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) yang diikuti ratusan mahasiswa dari 13 perguruan tinggi Se-Lampung.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Arinal menyatakan bahwa UMKM memang memerlukan daya dukung dari berbagai stake holder terkait, termasuk pemerintah daerah agar dapat lebih berkembang.

Pengembangan UMKM menurut Gubernur, telah termaktub dalam 33 Program Kerja Gubernur, yakni mengembangkan ekonomi kreatif, UMKM dan koperasi melaui pengembangan sentra-sentra industri kreatif berbasis sumberdaya dan keunggulan lokal, mengembangkan UMKM melalui penyedian pelatihan usaha, bantuan permodalan serta pendampingan usaha dan pemasaran, merevitalisasi fungsi koperasi sebagai basis ekonomi kerakyatan, serta merevitalisasi pasar tradisional (bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota).

“Potensi di Lampung ini masih sangat besar, semua komoditinya laku, tapi tolong dipelajari, dukungan apa saja yang UMKM butuhkan, daya dukung apa saja, apa pemasaran, permodalan, pendampingan dan lain sebagainya, jangan sampai sudah kita bantu, daya dukungnya bagus ternyata pasarnya tidak ada, akan jadi bumerang nanti,” ucap Gubernur.

Saat ini, menurut Gubernur, Pemerintah Provinsi Lampung sedang melakukan pengembangan UMKM bekerjasama dengan BUMDes, sehingga semua sektor dapat tersentuh manfaatnya, terutama pada sektor pertanian.

“Kolaborasi mulai dari petani, BUMDes, UMKM, hingga ke Perusahaan, sehingga menjadi rantai pasokan komoditas, kita sama-sama pelajari, agar harapan tidak bersinggungan dengan kebijakan, sehingga memberikan dampak yang positif kepada UMKM,” pungkasnya.

Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Triwulan 2 Tidak Naik, PLN Pastikan Kelistrikan Andal

Jakarta, 1 April 2023 – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan tarif listrik periode April – Juni 2023 tidak mengalami perubahan. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memastikan perseroan terus melakukan langkah efisiensi serta menyajikan listrik andal dan berkualitas bagi seluruh pelanggan.

“Kehadiran listrik sangat penting bagi pergerakan roda ekonomi. Kami terus memastikan pelanggan dapat terus memperoleh listrik yang andal dan berkualitas,” ujar Darmawan.

Selain itu, dalam upaya turut menggerakkan perekonomian nasional, perseroan juga selalu aktif meningkatkan penjualan dan memberikan promo layanan ketenagalistrikan serta beragam insentif menarik dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik.

Perlu diketahui, penetapan tarif listrik priode triwulan II tahun 2023 ditentukan oleh realisasi parameter ekonomi makro rata-rata pada bulan November-Desember 2022 dan Januari Tahun 2023, dengan realisasi kurs sebesar Rp 15.522,99 per dolas AS, Indonesian Crude Price (ICP) sebesar 80,90 dolar AS per barel, tingkat inflasi sebesar 0,36 persen, dan Harga Batu Bara Acuan (HBA) sebesar Rp920,41 per kg sesuai kebijakan DMO Batu Bara 70 USD per ton.

Adapun besaran tarif tenaga listrik untuk per April hingga Juni 2023 untuk sektor rumah tangga sebagai berikut:

– Pelanggan Rumah Tangga Daya 450 Volt Ampere (VA) Bersubsidi sebesar Rp 415/ kilowatt hour (kWh)
– Pelanggan Rumah Tangga Daya 900 VA Bersubsidi sebesar Rp 605/kWh.
– Pelanggan Rumah Tangga Daya 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) sebesar Rp 1.352/kWh.
– Pelanggan Rumah Tangga Daya 1.300-2.200 VA sebesar Rp 1.444,70/kWh.
– Pelanggan Rumah Tangga Daya 3.500 ke atas sebesar Rp 1.699,53/kWh.

Polsek Panjang Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Pesisir Pantai

Bandar Lampung – Kepolisian Sektor Panjang Polresta Bandar Lampung membagikan sejumlah paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan khususnya di wilayah hukum Polsek Panjang, Sabtu (01/03) siang.

Puluhan paket sembako diberikan kepada sejumlah warga yang tinggal di daerah pesisir pantai di Komplek Yuka Kelurahan Karang Maritim Kecamatan Panjang Bandar Lampung.

Kapolsek Panjang Kompol M. Joni, S.H., M.H., mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan bantuan kemanusiaan untuk negeri yang dilakukan oleh Polri untuk membantu masyarakat yang terkena imbas dari fluktuatif harga saat ramadhan khususnya di slum area.

“Sejumlah paket sembako hari ini, kita bagikan kepada warga yang tinggal di pesisir pantai” ungkap Kompol M. Joni.

Lebih lanjut, Kompol M. Joni mengatakan bahwa paket sembako yang berisikan bahan pokok kebutuhan masyarakat, didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan tinggal di slum area.

“Semoga apa yang kami berikan bisa membantu meringankan beban saudara saudara kita, khususnya di bulan suci ramadhan ini” tutup Kompol M. Joni.

Polsek Jati Agung Bubarkan Balap Liar, 3 Motor Disita

Polsek Jati Agung Polres Lampung Selatan membubarkan arena balap liar dan mengamankan 4 orang pemuda berikut 3 motor yang sudah dimodifikasi, Minggu (2/4/2023).

Kapolsek Jati Agung, Iptu Mustolih menerangkan, polisi melakukan tindakan pembubaran balap liar saat melaksanakan patroli rutin saat shubuh dibulan Ramadhan. Minggu pagi (2/4), sekitar jam 05.00 WIB.

“Di jalan lurus persawahan perbatasan antara Desa Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung dengan Desa Suka Damai, Kecamatan Natar,” ujar Kapolsek mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Minggu siang (2/4).

Mustolih melanjutkan, polisi mendapat informasi jika lokasi itu sering dijadikan tempat untuk nongkrong selepas sahur dan balapan liar yang menggangu masyarakat.

“Setelah kami cek, ternyata betul disitu ada ratusan kendaraan roda dua di kiri kanan jalan dan ada juga yang trek-trekan atau balapan liar,” sambung Kapolsek.

Selanjutnya, polisi melakukan penindakan dengan mengamankan beberapa unit sepeda motor dan membubarkan kerumunan para pemuda.

“Ada tiga unit sepeda motor dan 4 anak muda yang kami amankan ke Mapolsek Jati Agung untuk dilakukan pembinaan,” tegas Kapolsek.

Mustolih menghimbau masyarakat terutama orang tua, agar membantu kepolisian memberi pengertian kepada anak-anaknya supaya tidak melakukan aksi balap liar, perang sarung dan geng motor.

“Ini sangat meresahkan dan membahayakan bagi anak-anak kita sendiri termasuk bagi pengguna jalan yang melintas pada saat itu. Mohon diinformasikan kembali kepada kita, apabila ada aksi trek-trekan lagi,” tandas Kapolsek.

Kasus Pembunuhan Berencana di Rawa Jitu Timur Terungkap, AKBP Jibrael: Ini Kronologis dan Motifnya

Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh suami kepada istrinya sendiri.

Korban berinisial SI (30), berprofesi Ibu Rumah Tangga (IRT), sedangkan pelaku berinisial BP (28), berprofesi wiraswasta. Mereka merupakan warga Kampung Bumi Dipasena Sejahtera, Kecamatan Rawa Jitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

“Hari ini kami menggelar konferensi pers terkait keberhasilan ungkap kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh seorang suami kepada istrinya sendiri. Pelaku ditangkap hari Kamis (30/03/2023), sekitar pukul 14.30 WIB, saat sedang berada di rumah mertuanya di Kampung Tri Dharma Wira Jaya, Kecamatan Banjar Agung,” kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, yang didampingi Kasat Reskrim, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, SIK, MH, dan PS. Kanit Resum, Aiptu Robert H Purba, SH, MH, hari Jum’at (31/03/2023), sekitar pukul 13.30 WIB, di aula Mapolres setempat.

Terungkapnya kasus pembunuhan berencana ini, lanjut AKBP Jibrael, berawal dari laporan kakak kandung korban yang merupakan perempuan berinisial S (38), yang merasa aneh dengan kematian korban secara mendadak.

Kapolres menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku, terungkap bahwa pembunuhan terhadap korban yang terjadi hari Kamis (16/03/2023), sekitar pukul 22.30 WIB, di rumah mereka merupakan tindak pidana pembunuhan yang berencana.

Karena sebelumnya, pada hari Senin (06/03/2023), korban mencari obat racun melalui aplikasi YouTube (YT), lalu hari Rabu (08/03/2023), pelaku memesan obat racun jenis putas secara online seharga Rp 117 ribu, dan Minggu (12/03/2023), paket racun tersebut tiba di JNE yang ada di Kampung Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, lalu pelaku menyuruh anak pamannya untuk mengambil paket yang berisi obat racun.

“Hari Kamis (16/03/2023), sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku membuka paket yang berisi obat racun putas, lalu memasukkan ke dalam gelas yang berisi air putih, dan diaduk dengan menggunakan sendok. Pelaku kemudian membangunkan korban yang sedang tertidur, lalu memaksa korban meminum air putih yang telah bercampur racun jenis putas, setelah itu korban pergi ke tambak untuk memberi makan udang,” papar perwira dengan melati dua dipundaknya.

Sekitar 30 menit kemudian, pelaku kembali ke rumah dan melihat istrinya dalam kondisi kejang-kejang. Pelaku sempat berusaha menyelamatkan korban dengan memberinya air kepala muda, kemudian korban dibawa oleh orang tua pelaku ke Puskesmas Pembantu. Saat tiba disana korban ternyata sudah meninggal dunia.

Alumni Akpol 2001 menambahkan, motif korban membunuh istrinya adalah asmara dan sakit hati, karena korban menjadi penghalang bagi pelaku untuk menikahi adik kandung korban yang juga seorang perempuan berinisial A (17), dan masih berstatus pelajar.

“Korban dan pelaku saat ini sudah memiliki dua orang anak. Sebelum menikahi korban, ternyata pelaku sempat menjalin asmara dengan adik kandung korban dan sudah melakukan hubungan layaknya suami istri. Hingga akhirnya hari Kamis (23/02/2023), adik kandung korban memberi tahu kepada pelaku kalau dirinya sudah hamil satu bulan dan meminta pertanggung jawaban dari pelaku,” imbuh Kapolres.

Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang dan dikenakan dengan Pasal berlapis, yakni Pasal 340 KUHPidana Sub Pasal 338 KUHPidana Lebih Sub Pasal 351 ayat 3 KUHPidana atau Pasal 44 ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Pengapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Diancam dengan pidana mati, atau pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Hima Akuntansi IIB Darmajaya Gelar Seminar Perpajakan Hadirkan Narasumber DJP Bengkulu Lampung

BANDARLAMPUNG – Himpunan Mahasiswa (Hima) Akuntansi menggelar Seminar Perpajakan dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu Lampung pada Sabtu (1/4/23), di Aula Rektorat Lantai III Gedung Alfian Husin.

Seminar yang mengusung tema “Creative Young Generation Bring Tax Mobile More Excellence” tersebut diisi tiga pembicara yakni Jaka Darmawan, S.E., Ak., M.Ak., CA., CPA., CMA., (Dosen Perpajakan IIB Darmajaya); Ishak, S.M., (Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Pertama DJP Bengkulu Lampung); dan Fuad Wahyudi Anthonie, M.M. (Fungsional Penyuluh Pajak Muda DJP Bengkulu Lampung).

Turut hadir Kepala Seksi Bimbingan dan Konsultasi DJP Bengkulu Lampung Endartana Dwi Nugroho, S.T., M.T., Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Anik Irawati, S.E., M.Sc., Kepala Biro Kemahasiswaan Dedi Putra, S.E., M.S.Ak., dan Ketua Prodi Akuntansi Toni Nurhadianto, S.E., M.Sc.

Ketua Pelaksana Seminar Perpajakan Hima Akuntansi, Lestari Wulandari mengatakan Seminar Perpajakan mengusung tema “Creative Young Generation Bring Tax Mobile More Excellence” dengan menghadirkan narasumber dari DJP Bengkulu Lampung. “Adapun Seminar diikuti 68 peserta dengan terdapat 40 panitia,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Prodi Akuntansi IIB Darmajaya, Toni Nurhadianto, S.E., M.Sc., mengatakan kegiatan hari ini atas dasar pada semester genap terdapat mata kuliah perpajakan. “Dimana pada semester genap ini terdapat teori dan semester berikutnya aplikasinya atau praktik perpajakan. Mahasiswa dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari seminar ini,” ungkap dia seperti dikutip dari http://darmajaya.ac.id.

Masih kata dia, karena terdapat program Mas Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem A Makariem Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Kita hadirkan dari praktisi juga untuk sharing knowledge dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk bertanya. Nanti bisa ditanyakan juga terkait dunia kerja di perpajakan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Seksi Bimbingan dan Konsultasi DJP Bengkulu Lampung Endartana Dwi Nugroho, S.T., M.T. mengapresiasi setinggi-tingginya atas kerjasamanya selama ini dengan IIB Darmajaya. “Atas dukungannya selama ini yang membantu dengan adanya Tax Center dan relawan Pajak dari IIB Darmajaya untuk sosialisasi perpajakan ke masyarakat,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut dia, Ditjen Pajak sedang gencar-gencarnya melakukan penarikan pajak. “Hal ini untuk pembangunan Indonesia. Tahun lalu DJP Bengkulu Lampung bisa mencapai target 118 persen atau 10,17 triliun dalam penerimaan pajak dan tahun ini diharapkan bisa melebihi target tersebut,” tuturnya.

Menurut dia, manfaatkan seminar ini dalam menumbuhkan semangat untuk negeri patuh pajak. “Mudah-mudahan seminar ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua dan juga DJP Bengkulu Lampung,” ujarnya.

Kepala Biro Kemahasiswaan IIB Darmajaya, Dedi Putra, S.E., M.S.Ak., mengatakan ini adalah event tahunan mahasiswa akuntansi khusus Hima Akuntansi. “Saya bangga sekali event ini terus berjalan setiap tahunnya. Khusus acara ini mahasiswa akuntansi yang mengambil mata kuliah perpajakan difasilitasi dengan menambah wawasannya langsung dari DJP Bengkulu Lampung,” ungkapnya.

Masih kata dia, terkait perpajakan tidak menjadi tabu lagi. “Kami sangat berterima kasih sekali dari DJP Bengkulu Lampung yang membantu dalam pelaporan SPTnya,” imbuhnya.

Adapun seminar dimulai dengan pemaparan dari Dosen IIB Darmajaya, Jaka Darmawan yang menyampaikan materi Menjadi Generasi Milenial yang Kreatif dan Inovatif dalam Perpajakan di Era Kompetitif. “Ada delapan yang harus dimiliki Generasi Milenial yang kreatif dan Inovatif dalam perpajakan,” ungkapnya.

Diantaranya dapat terus meningkatkan pendidikan dan pengetahuan, pelajari aturan pajak yang berlaku dan peraturan pajak terbaru. Kemudian, kolaborasi dengan profesional perpajakan, terus belajar dan berinovasi & jangan takut mencoba hal baru lalu membangun jaringan, serta perhatikan efisiensi biaya, dan meningkatkan keterampilan softskill.

Fuad Wahyu Anthonie menerangkan pentingnya pajak bagi keberlangsungan pembangunan di segala bidang. “Negara tidak dapat membangun jalan, memberikan pendidikan layak dan pelayanan masyarakat lainnya ketika tidak memiliki anggaran. Anggaran tersebut juga berasal dari masyarakat yakni dalam pajak yang dipungut ke masyarakat,” ungkapnya.

Menurut dia, tugas DJP Bengkulu Lampung saat ini juga terus melakukan sosialisasi kesadaran sejak dini tentang pentingnya membayar pajak. “Kami saat ini menyampaikan pemahaman pajak sejak dini seperti hari ini,” ujarnya.
Terakhir, Ishak menyampaikan terkait migrasi NPWP ke NIK. “NPWP akan tidak berlaku lagi mulai 1 Januari 2023 dan akan menggunakan NIK bagi wajib pajak,” ungkapnya.

Menurut dia, untuk migrasi dapat melalui laman DJP. “Saat ini dalam proses pemadanan. Ini dilakukan agar menjadi satu data,“ pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Solusi Terkait Gaji Guru P3K

Bandar Lampung, — Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPRD Provinsi Lampung terkait Gaji Guru P3K, di Ruang Rapat Komisi DPRD Provinsi Lampung, Senin (3/4/2023).

Rapat tersebut menghasilkan solusi bersama, dimana Sekdaprov Lampung bersama Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung sepakat untuk menyelesaikan masalah penggajian 422 Guru  P3K yang masuk pada formasi P3K 2022 dan telah ditempatkan.

Selain itu juga memprioritaskan 1007 Guru P3K yang telah lulus Passing Grade (PG) untuk diusulkan penempatannya ke Kemenpan-RB dan digaji pada anggaran perubahan 2023.

“Jadi kapasitas 1007 guru P3K ini kita bedakan dalam proses penganggaran dan anggarannya menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) 2023 yang 7130 guru P3K dan nanti kita mengusulkan anggaran untuk yang  6123 guru P3K selanjutnya,” ucap Fahrizal.

Sekdaprov meminta Dinas Pendidikan dan BKD berkoordinasi untuk menyelesaikan permasalahan 1007 Guru Honorer yang lulus Passing Grade dan diajukan ke pusat.

“Prioritas 1007 guru ini dengan surat Gubernur dan dibawa ke pusat. Insya Allah di 2023 ini semua persoalan guru ini selesai dan gajinya sudah dianggarkan,” kata Sekdaprov.

Dalam rapat juga terungkap, dari data yang diterima oleh Komisi V, ditahun 2022 dinyatakan lulus Passing grade sebanyak 1429 dan baru akan ditempatkan 422 orang. Adapun 1007 orang yang sudah lulus PG, akan dimasukkan di anggaran perubahan 2023.

Adapun sumber alokasi anggaran gaji berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU), yang didalamnya dialokasikan peruntukan gaji guru P3K di Provinsi Lampung, sebesar 109 miliar.

Selanjutnya Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 212 bahwa jumlah formasi tenaga P3K tahun 2022 sebanyak 422 orang dan tahun 2023 sebanyak 7130 orang.

Dalam kesempatan tersebut Yanuar Irawan menyampaikan kembali solusi yang diberikan oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto tentang kepastian anggaran gaji di tahun 2023 bagi guru P3K di Provinsi Lampung.

“Jadi hampir dipastikan Rp.109.279.728.000 ini untuk menggaji 422 orang guru P3K ditambah 7130 orang,” tegas Yanuar Irawan

“Satu solusi yang diberikan oleh Pak Sekda tadi, bahwa anggaran untuk tambahan 7130 guru P3K tadi dikurangi dulu 1007 guru P3K sehingga terakomodirlah gaji 1007 guru P3K pada tahun 2023 ini,” lanjut Yanuar Irawan.

Seluruh perwakilan Guru P3K yang hadir menyambut baik solusi bersama yang telah dicapai oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan DPRD Provinsi Lampung.

“Ternyata permasalahan Guru Honorer di Provinsi lampung dapat diselesaikan dengan baik dan musyawarah,” kata Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung.

Pastikan Kesiapan Daerah Menjelang Idul Fitri 1444 H, Gubernur Arinal Djunaidi Gelar Rapat Koordinasi

BANDARLAMPUNG—Untuk mewujudkan perayaan Idul Fitri 1444H yang tertib, aman dan nyaman bagi masyarakat, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444H/2023 bersama seluruh Jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Senin (03/04/2023).

Menurut Gubernur, Hari Raya Idul Fitri merupakan hari yang paling dinanti oleh masyarakat. Antusiasme menyambut lebaran biasanya diikuti dengan melonjaknya mobilitas dan permintaan kebutuhan masyarakat, seiring tradisi dalam perayaan hari lebaran.

Untuk itu menurut Gubernur, ada beberapa permasalahan yang mungkin terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri yang harus diwaspadai, diantaranya yaitu peningkatan permintaan kebutuhan pokok masyarakat dan kecenderungan peningkatan harga.

Selain itu, potensi kecelakaan dan kemacetan lalu lintas, peningkatan kebutuhan layanan transportasi dan infrastruktur, potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat, faktor cuaca ekstrem, serta kemungkinan penyebaran kembali Covid-19.

“Identifikasi isu dan permasalahan sejak dini tentu sangat berguna dalam mengantisipasi serta mempersiapkan situasi dan kondisi mendatang. Untuk itu, saya minta kita semua mematangkan rencana serta melaksanakannya dengan baik sesuai tupoksi masing-masing, sehingga perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan dengan tertib, aman, lancar dan terkendali,” ucap Gubernur.

Gubernur juga meminta agar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik provinsi dan kabupaten/kota bersama perangkat daerah dan instansi terkait terus melakukan upaya pemantauan secara berkala terhadap kecukupan stok barang kebutuhan pokok dan melakukan upaya stabilisasi melalui operasi pasar bekerjasama dengan BULOG, produsen dan distributor bahan pokok.

Di samping itu, Gubernur juga meminta untuk memastikan ketersediaan dan stok energi (BBM, Elpiji, listrik), serta melakukan pengawasan keamanan produk pangan yang beredar agar tidak ada yang kadaluarsa dan membahayakan kesehatan.

Skenario antisipatif lainnya dalam menghadapi Idul Fitri menurut Gubernur, adalah dengan meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana yang dapat diakses oleh masyarakat umum, yakni dengan membentuk posko terpadu, optimalisasi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, fasilitas Pelayanan Kesehatan 24 jam di posko terpadu, pengaturan rest area, memastikan dan memantau kesiapan simpul transportasi, serta memastikan kesiapan sarana transportasi.

“Saya mengajak seluruh elemen pemerintahan, elemen masyarakat, dan pelaku usaha di semua sektor, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan kita. Peran aktif bersama juga sangat dibutuhkan untuk dapat menekan potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum,” tegas Gubernur.

Pada Rapat Koordinasi tersebut juga dilakukan pemaparan kesiapan oleh beberapa instansi, pemerintah daerah, dan stake holder terkait di Provinsi Lampung dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 2023.

Diantaranya adalah pemaparan oleh Kepolisian Daerah Lampung yang disampaikan oleh Kabag Bina Operasi Biro Operasi AKBP Alim S.H, S.Ik. yang melaporkan bahwa Polda Lampung telah mempersiapkan time line pengamanan Idul Fitri 1444H.

Pengamanan dimulai pada tanggal 6 April 2023 melalui kegiatan Rakor Linsek Bid Ops dalam Kesiapan Pam Idul Fitri 1444 H, kemudian pada 17 April Gelar pasukan ops ketupat 2023, dilanjutkan dengan TMT Ops Ketupat Krakatau 2023 pada 19 April. Ops pengamanan akan terus dilangsungkan selama masa libur Idul Fitri 1444H untuk mengatisipasi puncak arus mudik dan arus balik hingga tanggal 02 Mei 2023.

Polda Lampung juga telah mengantisipasi beberapa permasalahan yang sebelumnya terjadi pada arus mudik 2022, diantaranya adalah menumpuknya pemudik roda dua di Bakauheni saat malam hari karena pemudik takut terjadinya kejahatan jalanan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Polda Lampung telah menyiapkan personil untuk melakukan pengawalan secara estafet bagi kendaraan yang berada di dermaga Bakauheni menuju ke Perbatasan Kota Bandar Lampung dan Lampung Selatan. Selain itu polda juga mendirikan posko tekab 308 di lokasi rawan tindak pidana C3,  dan menggelar Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu sebanyak 83 pos disejumlah titik di Provinsi Lampung.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo dalam laporannya menyampaikan rencanan operasi angkutan lebaran tahun 2023. Bambang Sumbogo juga menyampaikan prediksi peningkatan penumpang disemua moda transportasi, dan langkah langkah persiapan dalam menghadapi hal tersebut.

Selain melaporkan beberapa persiapan terkait kebijakan pembatasan angkutan barang, pelaksanaan Rampcheck seluruh moda transportasi, Bambang Sumbogo juga melaporkan terkait pengoperasian jalur transportasi penyeberangan melalui pelabuhan Ciwandan dan Panjang.

Penyeberangan Ciwandan-Panjang akan diperuntukan untuk kendaraan roda dua dan truk yang pengalihannya akan dilakukan  by system melalui aplikasi Ferizy sehingga  penjualan tiket khusus Roda 2 dan Truk  hanya ada pilihan melalui lintas Ciwandan-  Bakauheni dan Ciwandan-Panjang.

Kemudian terkait ketersediaan energi saat menghadapi hari raya idul fitri 1444H, Perwakilan Pertamina serta PLN Lampung menyampaikan bahwa PLN telah menyiapkan pasokan listrik untuk Hari Raya Idul Fitri 2023 dengan dengan mengupayakan kecukupan daya pada Pembangkit, Transmisi dan Distribusi umumnya dalam status NORMAL (cadangan daya lebih besar dari pada kapasitas pembangkit terbesar yang beroperasi).

PLN telah menyiapkan keandalan pasokan listrik dengan melakukan Assesmen dan Pemeliharaan preventif pada instalasi pembangkit, transmisi dan distribusi, Energi Primer berupa batubara, gas dan BBM juga telah dilakukan pengamanan dengan HOP yang mencukupi.

Setiap unit operasional juga telah disiapkan POSKO SIAGA yang dilengkapi dengan personil, perlengkapan pasokan backup, peralatan kerja, SOP dan basic communication, Jumlah Posko Seluruh PLN Sebanyak 1.562 Posko Dan Jumlah Personil Yang Terlibat Sebanyak 20.130 Personil PLN,  61.560 TAD Yantek serta termasuk tim PDKB TM dan TT.

Sementara itu, guna memastikan kelancaran pendistribusian BBM dan LPG selama periode arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2023, Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (SATGAS) terhitung mulai tanggal 1 April 2023 sampai dengan 2 Mei 2023.

Adapun saat ini, Stok BBM dan LPG ada dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan yang meliputi 1 Terminal BBM, 1 Terminal LPG, 199 SPBU, 17 SPBE, 174 Agen LPG, dan 1 DPPU. Kemudian untuk memastikan layanan terhadap masyarakat, Pertamina juga menyediakan layanan tambahan BBM dijalur potensial meliputi jalur toll, jalur wisata, dan jalur lintas utama, berupa 87 SPBU Siaga, 159 Agen Siaga & 5540 Outlet Pangkalan LPG Siaga, 2 unit Kiosk Pertamina Siaga, 15 unit Motorist, 16 unit Mobil tanki standby.

Kemudian terkait persediaan bahan pokok selama Ramadan dan Idul Fitri 1444H, Kepala Perum BULOG Divre Lampung Etik Yulianti menyatakan bahwa Perum Bulog Kanwil Lampung siap menjaga kesediaan dan keterjangkauan beras menyambut hari raya idul fitri 1444 H, adapun stok pangan Perum BULOG Kanwil Lampung Per 31 Maret 2023 untuk komoditi beras adalah sebanyak 19,570,371.40 Kg.

Mewakili Gubernur, Sekdaprov Lampung Buka Forum Group Discussion Indeks Demokrasi Indonesia di Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Lampung yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto membuka acara Forum Group Discussion Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Lampung, di Hotel Emersia, Senin (03/04/2023).

IDI adalah indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Tingkat capaiannya diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan tiga aspek demokrasi, yaitu Kebebasan Sipil (Civil Liberty), Hak-Hak Politik (Political Rights), dan Lembaga Demokrasi (Institution of Democracy).

Metodologi penghitungan IDI menggunakan 4 sumber data yaitu: (1) review surat kabar lokal, (2) review dokumen (Perda, Pergub, dll), (3) Focus Group Discussion (FGD), dan (4) wawancara mendalam.

Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan  Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto menyampaikan bahwa Indeks Demokrasi Indonesia khususnya Provinsi Lampung terus mengalami peningkatan dan perbaikan. Dan seiring waktu definisi Demokrasi mengalami perubahan bukan hanya keterwakilan melainkan mencakup aspek-aspek baik pemerintahan, ekonomi sosial maupun budaya.

“Jadi semakin sempurna indeks demokrasi ini diukur kita harus semakin siap, artinya semakin menjadi tidak mudah bagi kita,” ucapnya.

Selanjutnya Fahrizal menyampaikan bahwa Forum Group Discussion ini diadakan untuk memperbaiki sistem, Indeks Demokrasi adalah konsekuensi dari kinerja pemerintah Provinsi Lampung, Kinerja yang bagus akan secara otomatis menghasilkan nilai Indeks yang bagus

“Jadi kita bukan memperbaiki potretnya, tetapi memperbaiki kinerjanya sehingga nilainya pun bagus,” lanjut Fahrizal Darminto.

Gubernur mengharapkan kepada seluruh yang hadir dalam Forum Group Discussion agar betul-betul memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang Demokrasi terutama mengenai aspek-aspek apa yang akan dijadikan bahan pembahasan dalam FGD.

“Kita harus sudah sama – sama  memahami rambu – rambu, jangan sampai ada PNS yang ikut-ikutan berpolitik  seharusnya netral, sehingga ini akan memgurangi nilai indeks demokrasi kita,” tegas Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Bagian Umum Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung (BPS) Lampung Agung Erianto Juliandono, mengatakan bahwa pada tahun 2021 proses penilaian IDI menggunakan metode baru. Yakni terkait teoritik dengan demokrasi yang lebih luas dengan cara mengurangi porsi ukuran institusi dan melibatkan indikator demokrasi, ekonomi, dan sosial.

“Kami juga menggunakan sumber data resmi seperti koran cetak, portal berita online, dan dokumen/peraturan yang dikeluarkan instansi, ” katanya.

Indeks Demokrasi Indonsia (IDI) Provinsi Lampung terus meningkat tiap tahunnya. Tercatat IDI Lampung pada tahun 2021 mencapai 80,18 atau kategori tinggi. IDI Lampung tersebut naik dari tahun 2020 yang lalu yakni, 72,79.

Terdapat perubahan metode penilaian IDI pada tahun 2020 dan 2021. Pada tahun 2020 total ada 28 aspek yang menjadi indikator penilaian. Namun untuk tahun 2021 dan selanjutnya, aspek yang dijadikan penilaian hanya 22 jenis yang termuat dalam tiga aspek yakni kebebasan, kesetaraan, dan kapasistas lembaga demokrasi.

IDI Lampung tahun 2021 yang mencapai 80,18 terdiri dari tiga kompisis nilai, yakni aspek kebebasan 76,64, Aspek kesetaraan 81,82 dan aspek kapasitas lembaga demokrasi mencapai 81,96.

Hadir dalam acara,  Sekretaris Bappeda  Provinsi Lampung, Sekretaris Kesbangpol, Sekretaris Dewan, Forum Komunikasi Umat Beragama, Perwakilan Akademisi Universitas Lampung.