Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Menerima Penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi Kategori Strategi Terbaik Peringkat Ke-3 dalam Peningkatan Penyaluran KUR Terkait Integrasi KUR Dengan Program KPB

JAKARTA, –Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Arinal Djunaidi menerima penghargaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Award Tahun 2022 dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, di Pos Bloc, Jakarta Pusat, pada Rabu (9/08/2023).

Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian acara penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Penghargaan ini merupakan hasil penilaian program KUR 2022, yang diberikan kepada tiga provinsi dengan capaian paling mengesankan. Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh Jawa Timur sebagai juara kedua, dan Provinsi Lampung berada di peringkat ketiga yang diterima langsung Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Arinal Djunaidi.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan kegembiraannya atas prestasi tersebut. “Saya merasa senang dengan penganugerahan ini karena Lampung selalu optimis dapat menjadi provinsi lumbung pangan dan provinsi lokomotif pertanian di Indonesia,” ucapnya.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memaparkan bahwa Provinsi Lampung memiliki populasi sekitar 9,7 juta jiwa dan wilayah seluas 3,5 juta hektar, dengan 30 persen dari wilayah tersebut merupakan kawasan hutan pemberdayaan yang belum merata.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi telah memilih arah kebijakan yang sangat fokus pada kebutuhan pangan di Lampung sebagai langkah menuju daerah lumbung pangan dan lokomotif pertanian nasional. Salah satu langkah nyatanya adalah implementasi KUR sebagai alat untuk mencapai tujuan tersebut.

“Sesuai perintah Bapak Presiden, maka saya telah memutuskan untuk menetapkan arah kebijakan terkait kebutuhan pangan di Lampung. Alhamdulillah, berkat KUR, Lampung berhasil mencapai surplus pangan,” ungkap Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi percaya sepenuhnya bahwa KUR memiliki potensi besar untuk mendorong peningkatan produksi pertanian di provinsinya. Gubernur menegaskan tekadnya untuk menjadikan Provinsi Lampung sebagai lumbung pangan nasional. Dengan adanya penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Lampung selanjutnya akan lebih mengoptimalkan pemanfaatan dan penyaluran KUR dengan terus melakukan langkah-langkah proaktif dalam memfasilitasi KUR bagi masyarakat. Salah satunya melalui perluasan ruang lingkup penerima manfaat KUR yang tidak hanya diperuntukkan bagi pelaku UMKM, tetapi juga diarahkan untuk pelaku ekonomi di sektor-sektor produktif seperti petani, peternak, pekebun, dan nelayan sehingga tidak ada lagi kendala permodalan dalam pengembangan usaha.

Apalagi pemerintah juga sudah menyiapkan KUR Rp 5 Miliar yang diberikan untuk pengembangan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok pertanian, ini akan dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan produksi sehingga Lampung bisa mempertahankan sebagai provinsi lumbung pangan yang berkelanjutan. Dana KUR alsintan juga disalurkan guna menghadapi dampak dari ancaman El Nino yang diprediksi oleh BMKG akan terjadi tahun ini.

Besaran bunga KUR dengan skema khusus untuk Alsintan kelompok tani sesuai Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Nomor 3 Tahun 2023 sebesar  3%. Skema khusus tersebut menjadi bagian dari KUR klaster yang akan dimaksimalkan oleh Pemprov Lampung.  Lebih jauh, penyaluran KUR tidak saja terbatas kepada sektor pangan, tetapi digunakan untuk pengembangan di klaster kopi, coklat, udang, dan hasil lainnya yang terbesar di Lampung. Dalam penyalurannya, tentu diperlukan sinergitas dan koordinasi yang baik antar Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pemangku kepentingan, khususnya Perbankan selaku penyalur KUR.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung realisasi penyaluran KUR tahun 2022 di Provinsi Lampung tercatat sebesar Rp11,46 Triliun dari target Rp 10,9 Triliun.  Hal itu berarti realisasi penyaluran KUR mencapai 105,11% dari target dengan total akumulasi Debitur 2.334.633 meningkat 271.144 (13,1%) dari tahun 2021. Tingkat kelancaran pengembalian KUR di Provinsi Lampung juga sangat baik, yaitu hampir mencapai 100%.  Hal ini tentunya dapat meningkatkan kepercayaan Perbankan untuk menyalurkan kredit di Provinsi Lampung

Adanya integrasi program KUR dan KPB (Kartu Petani Berjaya) menjadi solusi kebutuhan modal untuk mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan.  Program KPB yang diinisiasi oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Bpk Arinal Djunaidi telah menjadi inovasi percontohan pengembangan klaster sektor pertanian Nasional karena menciptakan ekosistem dikalangan petani yang mempermudah proses pengajuan, pencairan dan penjaminan kredit, bahkan sampai pemasaran produk pertanian.

Penganugerahan KUR Award 2022 merupakan hasil kolaborasi penilaian lintas kementerian. Melibatkan Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi dan UMKM, serta perwakilan dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, penilaian dilakukan berdasarkan kriteria seperti bagaimana kebijakan KUR dapat mendukung debitur yang terdampak pandemi COVID-19 serta bagaimana program-program UMKM dapat dilanjutkan setelah mengalami peningkatan kelas.

Pemprov Lampung Bersama Balai Besar Jalan & Jembatan Kementerian PUPR Tinjau Perbaikan Sejumlah Infrastruktur di Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG—Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan pengawalan agar perbaikan beberapa ruas jalan Provinsi dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas dan mutu yang baik sesuai dengan ketentuan.

Plt. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung Muhamad Taufiqullah mengungkapkan bahwa Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta Dinas BMBK untuk terus mengawal proses perbaikan beberapa ruas jalan di Provinsi Lampung agar dapat selesai tepat waktu.

“Sesuai arahan Pak Gubenur, hari ini kita akan meninjau perbaikan beberapa ruas jalan mulai dari Kota Gajah hingga Sadewa, adapun ruas yang diperbaiki yaitu ruas Kota Gajah – Simpang Randu, Simpang Randu – Seputih Surabaya, dan Seputih Surabaya – Sadewa,” ungkap Muhamad Taufiqullah, Rabu (09/08/2023).

Dalam keterangannya Plt Kadis BMBK mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan Kota Gajah – Simpang Randu dan Simpang Randu – Seputih Surabaya dilakukan melalui dana APBD dan APBN sesuai dengan instruksi presiden.

“Sebenarnya sebelum ada inpres dari pak Jokowi, memang sudah dianggarkan disana untuk dilakukan penanganan, seandainya tidak ada inprespun pasti kita lakukan penanganan, saat ini sudah 70%, Insya allah bulan Desember akan selesai,” jelasnya.

Untuk penanganan ruas jalan Kota Gajah – Simpang Randu, Pemerintah Provinsi Lampung telah menggelontorkan dana sejumlah 40 milyar untuk perbaikan jalan sepanjang 7km dengan menggunakan rigid beton dan fleksible atau aspal.

Kemudian untuk ruas Simpang Randu – Seputih Surabaya,  Pemerintah Provinsi Lampung telah menggelontorkan dana sejumlah 50 milyar untuk perbaikan jalan sepanjang 7km dengan menggunakan rigid beton dan fleksible atau aspal.

Sementara untuk ruas jalan Seputih Surabaya – Sadewa, ruas jalan masih relatif baik, hanya ada beberapa titik yang membutuhkan pemeliharaan, oleh karenanya Pemerintah Provinsi Lampung mengucurkan dana melalui APBD sebesar 8 milyar untuk dilakukan penanganan.

Pada peninjauan tersebut, Plt Kadis BMBK juga didampingi oleh Bapak Fiddin PPK25 yang ditugaskan oleh Kepala Balai Besar Jalan & Jembatan Kementerian PUPR untuk melakukan penanganan ruas jalan Kota Gajah – Simpang Randu melalui dana APBN

“Kami dari Kementerian PUPR memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar penanganan jalan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan banyak  manfaat serta dampak positif untuk masyarakat,” ucap Fiddin

Optimisme juga diungkapkan oleh Bapak Koyu dari pihak kontraktor, Koyu menyatakan bahwa dirinya telah mempersiapkan semua hal, mulai dari perencanaan, jadwal waktu eksekusi, hingga ketersediaan bahan baku, seperti suplai batu dan semen, sehingga pembangunan jalan dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu.

“Untuk saat ini progres pembangunan jalan berjalan dengan baik, sesuai target atau diluar batas deviasi, alhamdulillah tidak ada kendala apapun, kami bahkan telah membangun tiga pabrik beton dilokasi ini, awalnya kami ambil suplai dari metro kibang, tapi untuk mempersingkat waktu kami bangun tiga batching plant diruas ini,” tutur Koyu.

Sementara itu ungkapan terimakasih dan rasya syukur juga diungkapkan oleh sejumlah masyarakat saat Plt Kadis BMBK Provinsi Lampung mencoba derdialog langsung dengan masyarakat disepanjang ruas yang dilakukan penanganan.

Misalnya saja Isroni (54) warga Buyut Ilir, Pemilik Rumah Makan Pecel Lele ABG yang merasa bahagia jalan didepan rumahnya sudah diperbaiki, walaupun belum selesai semua namun dirinya yakin perbaikan jalan itu akan membawa banyak manfaat untuk usahanya.

“Ya jelas seneng pak, sekarang kemana-mana gampang, ya saya terimakasih kepada pak Gubernur Arinal sudah memperbaiki jalan di daerah kami,” tuturnya.

Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXXIII, Gubernur Dorong Pembangunan Kepemimpinan Yang Memiliki Wawasan dan Menguasai Teknologi Digital

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXXIII Tahun Anggaran 2023 bertempat di Gedung Pusiban, Rabu (09/08/2023).

Kegiatan pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXXIII Tahun Anggaran 2023 ini mengusung tema ‘Pembentukan Digital Leadership Guna Akselerasi Percepatan Pembangunan Provinsi Lampung’  diselenggarakan mulai dari tanggal 09 Agustus 2023 sampai dengan 21 Desember 2023.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekdaprov Lampung menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan Lembaga Administrasi Negara (LAN) sehingga Diklat Kepemimpinan Nasional Tingkat II ini dapat dilaksanakan di Provinsi Lampung.

“Mudah-mudahan ini akan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pengembangan kompetensi aparatur di provinsi Lampung dan juga kabupaten kota dan seluruh peserta yang dapat hadir,” ucapnya.

Dengan visi Indonesia emas 2045 yang sudah semakin dekat, tentu untuk mencapai itu salah satu unsur yang sangat penting dan sangat vital untuk menggerakkan pembangunan itu adalah ASN.

“Kalau tidak lembaga pemerintah yang menggerakkan, tidak ada ASN yang menggerakkan, maka visi 2045 Indonesia emas itu kita tidak yakin bisa tercapai. Lalu, meskipun pemerintah saja yang bekerja itu tidak akan cukup, harus didukung oleh unsur masyarakat, unsur semua profesi dan lain-lain,” lanjutnya.

Melalui kegiatan pelatihan ini, Gubernur berharap para peserta dapat merasakan perubahan, penambahan kompetensi dan semangat untuk membangun _leadership_ yang menguasai wawasan, menguasai aspek-aspek teknologi digital untuk pembangunan yang lebih baik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala LAN diwakili oleh Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Muhammad Taufiq menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini.

“Selamat kepada pemerintah Provinsi Lampung atas penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II yang prosesnya cukup panjang, kami juga mengapresiasi keseriusan Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengembalikan program PKN tingkat II ini, karena Provinsi Lampung ini salah satu yang terbaik,” ucapnya.

Muhammad Taufiq juga berharap penyelenggaraan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik sehingga dapat bermanfaat bagi seluruh pihak.

“Semoga penyelenggaraan ini dapat berjalan dengan lancar dan kemudian dapat ditingkatkan kualitasnya dan ini akan menghasilkan karya-karya yang cemerlang bagi masyarakat, bagi daerah dan tentunya bagi bangsa Indonesia,” harapnya.

Dalam laporannya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Lampung, Yurnalis  menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis pada jabatan pimpinan tinggi Pratama yang akan berperan dan melaksanakan tugas serta fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing.

Pemprov Lampung Mengikuti Webinar ke-24 KORPRI Menyapa ASN dengan tema “Semarak Rakernas dan Gebyar HUT KORPRI ke-52”

Bandar Lampung — Inspektur Provinsi Lampung, Fredy, mengikuti Webinar ke-24 KORPRI Menyapa ASN dengan tema “Semarak Rakernas dan Gebyar HUT KORPRI ke-52” secara _virtual meeting_ di ruang _command center_ Lt. II Diskominfotik Provinsi Lampung, Rabu (9/08/2023).

Sekretaris Jenderal LPSK RI, Dr. Ir. Noor Sidharta, M.H. MBA menyampaikan bahwa KORPRI merupakan bagian dari pemerintahan yang berperan menjaga kode etik dan standar profesi, mewujudkan jiwa korps, memberikan perlindungan hukum, serta mengembangkan kesejahteraan anggota.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan Rakernas dan Gebyar HUT KORPRI ke-52, yaitu :
1. Memantapkan fungsi organisasi KORPRI sebagai perekat pemersatu bangsa dalam mendukung pembangunan nasional.
2. Meningkatkan kinerja, jalin solidaritas, kebersamaan & kekeluargaan
3. Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, kepedulian sosial dan lingkungan.

Pelaksanaan kegiatan HUT KORPRI ke-52 nantinya akan dilaksanakan dengan rangkaian acara yang berlangsung dimulai dari bulan Oktober sampai dengan Desember, dengan puncak acara pada Selasa, 29 November 2023 bertempat di Istora Senayan yang diikuti oleh perwakilan seluruh tingkat kepengurusan KORPRI.

Sekjen mengatakan rangkaian HUT KORPRI akan diisi dengan kegiatan seperti melakukan Ziarah ke makam pahlawan yang ada di daerah masing-masing, Bakti sosial (donor darah muri & kunjungan panti sosial), Korpri _Award,_ Duta Korpri, _Fun Sport_  (Jalan sehat, catur, marathon & Esport), Pertemuan Ilmiah, dan di akhiri dengan Puncak acara di Istora Senayan.

“Untuk acara HUT KORPRI ke-52 kali ini kita akan mengadakan E-Sport dengan cabang perlombaan berupa _game Mobile Legend_ dengan harapan generasi muda bisa turut serta dalam perlombaan tersebut” tutupnya.

Rakerwil LASQI dan Festival Qasidah Klasik Bintang Vokalis dan Pop Religi, Ajang Seleksi Duta Bintang Vokalis dan Pop Religi

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung, Senen Mustakim didampingi oleh Ketua DPW Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) LASQI dan Festival Qasidah Klasik Bintang Vokalis dan Pop Religi Tingkat Provinsi Lampung tahun 2023 di Balai Keratun Lt.3, Rabu (09/8/2023).

Rakerwil Dewan Pengurus Wilayah (DPW) LASQI Provinsi Lampung ini merupakan momentum penting bagi semua pengurus dalam membangun sinergi, meningkatkan kerjasama, dan merumuskan langkah strategis untuk kemajuan dan kesuksesan LASQI di Provinsi Lampung.

Rakerwil Ini bertujuan untuk melakukan konsolidasi DPW LASQI Provinsi Lampung dan DPD LASQI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung untuk memperkuat hubungan yang harmonis sekaligus mensinkronkan program kegiatan LASQI.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Senen Mustakim menyampaikan apresiasi atas peran DPW LASQI Provinsi Lampung dalam mengembangkan dan melestarikan seni musik Islami di Provinsi Lampung.

“Musik Islami memiliki keunikan dan daya tarik yang kuat untuk menyatukan masyarakat dalam semangat persaudaraan, cinta kasih, dan nilai-nilai keagamaan yang luhur,” ungkapnya.

“LASQI Provinsi Lampung akan menjadi wadah yang tepat bagi para seniman, vokalis, dan grup musik Islami di Lampung untuk menampilkan bakat mereka, menginspirasi masyarakat, serta membawa pesan-pesan positif bagi seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.

Selain Rapat Kerja Wilayah LASQI, dilaksanakan juga Festival Seni dan Qasidah, Lomba Bintang Vokalis dan Pop Religi yang merupakan peristiwa budaya yang sangat berarti bagi masyarakat Lampung.

Hal ini sejalan dengan tema yang diusung yaitu “Melalui musik Islami menuju masyarakat madani untuk Rakyat Lampung Berjaya”.

Musik qasidah memiliki daya tarik yang khas dan mampu menyampaikan pesan-pesan kebaikan serta nilai-nilai Islami yang mendalam serta diharapkan akan meningkatkan pemahaman umat Islam terhadap ajaran-ajaran Islam.

Sekaligus dapat menjadi momentum strategis untuk membangun semangat ukhuwah islamiyah di antara sesama umat muslim, serta dapat meningkatkan ekspektasi masyarakat terhadap seni dan budaya di Provinsi Lampung.

Oleh karena itu, melalui Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI), kesenian ini harus terus dikembangkan, dipacu, dan ditingkatkan kualitasnya, karena memiliki misi yang cukup jelas, yaitu seni sebagai media dakwah, melalui karya seni budaya dalam membangun etika dan moral bangsa, serta membangun umat melalui nilai-nilai seni budaya Islam.

Gubernur mengharapkan dengan kemampuan yang dimiliki LASQI Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota akan mampu mengakomodir, memotivasi, dan mengembangkan potensi sumber daya seniman-seniman islami yang religius dan berkualitas.

‘Marilah kita berkolaborasi dan bekerja sama dengan semangat gotong-royong dalam menyongsong masa depan yang lebih cerah bagi Lampung,” ucapnya.

Gubernur mengajak semua pihak untuk terus berinovasi, berkreasi, dan berkontribusi demi kemajuan musik Islami dan masyarakat Lampung secara keseluruhan.

Selanjutnya Ketua DPW LASQI Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Festival Seni dan Qasidah Tingkat Provinsi Lampung yang terdiri dari Lomba Qasidah, Bintang Vokalis dan Pop Religi ini merupakan ajang seleksi untuk memilih dan menetapkan duta-duta Bintang Vokalis dan Pop Religi yang akan dikirim ke Festival Seni dan Qasidah Tingkat Nasional pada bulan November di Provinsi Sumatera Utara.

“Semoga peserta yang terpilih dapat menjadi pemenang di Tingkat Nasional, Aamin,” ucapnya.

“Saya mengucapkan selamat berlomba kepada para peserta, tetap semangat dan menjaga ukhuwah islamiyah diantara kita semua dalam membangun mental spiritual agar terciptanya manusia yang berakhlakul karimah,” pungkasnya.

Rangkaian acara Rakerwil dan Festival Qasidah Klasik Bintang Pop dan Religi LASQI ini antara lain : Festival Bintang Vokalis yang diikuti oleh 42 peserta, Lomba Qasidah diikuti oleh 10 grup, lomba Pop Religi diikuti oleh 21 peserta dan pembagian 180 paket baju seragam untuk LASQI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dan Persiapan Lomba Qasidah Tingkat Nasional di Sumatera Utara.

Kapolres Lamteng Imbau Masyarakat Agar Sadar dan Patuhi Hukum Yang Berlaku

Lampung Tengah – Sejumlah warga menguasai tanah garapan Hak Guna Usaha (HGU) milik pemerintah atau badan usaha lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit SH. SIK.MM mengimbau masyarakat agar mematuhi peraturan dalam berbangsa dan bernegara.

Salah satunya tidak berbuat melawan atau melanggar hukum yang berlaku, karena akan berakibat pidana bagi pelakunya.

“Apabila ada warga yang menguasai tanah atau lahan yang bukan miliknya, atau tidak memiliki bukti kepemilikan yang sah, lebih baik serahkan kepada pemerintah atau instansi yang berwenang,” ujarnya, Selasa (8/8).

Sebab, Sambung Kapolres, jika terjadi komplik perebutan lahan, menduduki sebidang tanah yang bukan miliknya secara pribadi atau kelompok, bersengketa antar sesama warga atau pihak lainnya, maka akan berhadapan dengan hukum dan berakibat pidana.

Selain itu, menurut Kapolres, untuk menangani sengketa lahan yang terjadi ditengah masyarakat, polisi akan melakukan penegakkan hukum yang berlaku, dengan memeriksa dokumen bukti kepemilikan yang sah.

“Namun jika ada warga yang memaksakan kehendak mengakui hak orang lain tanpa bisa menunjukan dokumen yang Sah, maka akan berhadapan dengan hukum yang berlaku, ” tegasnya.

Diketahui, perbuatan itu juga memiliki dasar hukum seperti Pasal 385 ayat (1) KUHP adalah norma yang mengatur mengenai perbuatan mengambil/merampas hak orang lain, dalam hal ini adalah tanah, secara melawan hukum.

Kemudian, Pasal 6 ayat (1) huruf a). Dan PERPU no. 51 tahun 1960 pasal 6 ayat (1) huruf a yang berbunyi Mengingat akan sifat perbuatannya maka yang dapat dipidana itu tidak saja terbatas pada pemakaian-pemakaian tanah yang terjadi (dimulai) sebelumnya dan kini masih tetap berlangsung.

Lalu, Pasal Pasal 14 ayat (1) dan (2) dan pasal 15 UU No. 1 th 1946 tentang peraturan hukum pidana dan pasal 170 dan pasal 160 KUHPidana ancaman hukuman (10 tahun penjara) Serta Pasal 187 KUHP dan pasal 170 KUHP, Pasal 187 KUHP dan pasal 170 KUHP Dengan ancaman 12 tahun penjara.

Pemprov Lampung Gelar Berbagai Kegiatan Memeriahkan Peringatan HUT ke – 78 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, memimpin rapat pemantapan peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Provinsi Lampung, bertempat di Gedung Pusiban, Selasa (08/08/2023).

Dalam rapat tersebut Sekdaprov Lampung ingin memastikan kesiapan penyelenggaraan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2023 pada tanggal 17 Agustus 2023 yang  bertema “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”di Tingkat Provinsi Lampung.

Rangkaian peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2023 Provinsi Lampung akan dimulai dari tanggal 15 Agustus hingga 20 Agustus 2023 dengan sejumlah kegiatan.

Kegiatan yang akan digelar pada rangkaian peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI yakni : Kirab Marching Band, kendaraan hias, karnaval baju adat, donor darah, rapat paripurna DPRD mendengarkan pidato kenegaraan presiden RI, pengukuhan paskibraka, apel kehormatan dan renungan suci, apel HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Upacara peringatan HUT dan pengibaran bendera merah putih, penyampaian remisi dari Menkumham RI, upacara penurunan bendera merah putih, dan lomba-lomba, serta bakti sosial.

Untuk memeriahkan rangkaian kegiatan, seluruh warga masyarakat di Provinsi Lampung diimbau untuk berperan serta aktif, menyaksikan dan turut  menyemarakkan acara.

Sektor Pariwisata Lampung Menjadi Daya Ungkit Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Zainal Abidin, didampingi Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Lampung, Rinva Yanti mengikuti Diskusi Ekonomi Triwulanan (Diskon-Tri Triwulan II) Tahun 2023, bertempat di ruang video Conference Lt. 1 Diskominfotik Provinsi Lampung, Selasa (08/08/2023).

Pada tanggal 7 Agustus 2023, BPS telah merilis Pertumbuhan perekonomian Provinsi Lampung Triwulan II Tahun 2023. secara year-on-year, pertumbuhan ekonomi Lampung menjadi yang tertinggi di antara provinsi se-Sumatera dan untuk q-to-q, Lampung mengalami puncak pertumbuhan pada triwulan II Tahun 2023 menjadi pertumbuhan ekonomi lampung yang tertinggi se-Indonesia.

Potret pertumbuhan ekonomi Lampung pada Triwulan II Tahun 2023, kata Gubernur, bisa menjadi pijakan bagi pertumbuhan ekonomi Triwulan III, sekaligus dapat menjadi pondasi dalam pengambilan kebijakan perekonomian daerah Tahun 2023.

“Untuk melakukan upaya yang terbaik agar kondisi perekonomian tidak mengalami kontraksi. Penting bagi kita melakukan assessment dan evaluasi atas capaian ekonomi dari para narasumber, outlook ke depan seperti apa, serta instrumen yang tepat untuk mendorong dan menjaga pertumbuhan ekonomi Lampung,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan bahwa Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki daya ungkit besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Seperti diketahui bersama, kemajuan bidang pariwisata memberikan kemajuan yang diperoleh _(tricle down effect)_ sektor-sektor lain, seperti transportasi, hotel dan penginapan, restoran, juga UMKM.

Lampung yang memiliki destinasi wisata potensial untuk dikembangkan dengan potensi keindahan alam yang terbentang dari dataran rendah, sedang, hingga dataran tinggi sehingga membentuk lahan datar sampai perbukitan dan pengunungan.

“Potensi pariwisata lampung memiliki pengunungan, laut, juga wisata buatan yang didukung oleh 172 pulau dan garis pantai sepanjang 1.319,021 kilometer,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Lampung Atas Parlindungan Lubis mengungkapkan bahwa Ekonomi Provinsi Lampung triwulan II-2023 terhadap triwulan I-2023 mengalami pertumbuhan sebesar 8,15 persen (q-to-q). Dilihat dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 18,35 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 32,11 persen.

Dalam kesempatan yang sama BPS juga menyampaikan bahwa ekonomi Provinsi Lampung triwulan II-2023 terhadap triwulan II-2022 (y-on-y) mengalami pertumbuhan sebesar 4,00 persen. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 19,32 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,83 persen.

Hadir secara daring, selain Kepala BPS Lampung, sebagai narasumber Direktur Pengembangan Destinasi I Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung dan Akademisi Universitas Lampung Dr. Teguh Endaryanto.

Bunda PAUD Provinsi Lampung, Membuka Workshop Peningkatan Kompetensi Pendidik Madrasah Raudatul Athfal

Bandar Lampung— Bunda PAUD Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal membuka acara Workshop Peningkatan Kompetensi Pendidik Madrasah Raudatul Athfal yang Berkualitas dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Balai Keratun Lt.3, Selasa (08/8/2023).

Kegiatan Workshop digelar  sebagai bagian dari rangkaian peringatan milad ke-21 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Provinsi Lampung.

Kegiatan bertujuan untuk mengokohkan ikatan guru Raudhatul Athfal sebagai Organisasi Pendidik yang profesional dan dinamis se-Provinsi Lampung, memberikan kontribusi kepada negara dengan mengembangkan PAUD yang berkualitas, berkarakter dan religius sekaligus meningkatkan kerjasama IGRA dengan organisasi Mitra dan instansi terkait

Dalam sambutannya Bunda PAUD Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal menyampaikan bahwa tantangan pendidikan di era informasi saat ini mengharuskan guru untuk lebih kreatif, inovatif dan inspiratif dalam mendesain kegiatan pembelajaran yang bermutu untuk menyokong generasi emas Indonesia tahun 2045.

Hal ini menjadi kunci utama keberhasilan sumber daya manusia yang tidak hanya produktif tetapi juga unggul dan berkarakter.

Riana Sari Arinal menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh peserta yang hadir memiliki latar belakang dari pendidik atau guru yang merupakan figur yang patut dicontoh dan berharap agar seluruh guru PAUD selalu meningkatkan peran strategis dalam membina sekaligus sebagai suri tauladan yang baik bagi peserta didiknya dan masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi perubahan yang signifikan dalam pendekatan dan pemahaman terhadap pendidikan termasuk pendidikan anak usia dini.

Kemendikbudristek bersama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) dan Bunda PAUD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia berkomitmen mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.

Adapun Komitmen tersebut yaitu :

1. Tidak menerapkan baca, tulis dan hitung  (calistung) sebagai syarat masuk Sekolah Dasar;

2. Melakukan proses pengenalan sekolah diawal tahun pembelajaran;

3. Menerapkan proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dengan fokus pada seluruh kompetensi fondasi anak.

Bunda PAUD Provinsi Lampung selalu mendukung semua program-program Organisasi Mitra PAUD. Keberhasilan pendidikan di Provinsi Lampung akan dapat terlaksana apabila ada kerjasama yang baik dari sektor dan unsur-unsur terkait.

Pelaksanaan kegiatan ini bisa dijadikan salah satu momen yang diharapkan dapat memberikan kontribusi serta masukan-masukan yang positif dalam meningkatkan Pengelolaan Program PAUD.

“Saya sampaikan apresiasi yang setinggi tingginya, kepada jajaran IGRA, pengurus, dan semua tenaga pendidik di wilayah Provinsi Lampung yang selama ini telah melakukan hal-hal mulia demi terwujudnya para generasi penerus yang lebih berkualitas, dan berguna bagi nusa bangsa dan agama,” ungkapnya.

Riana Sari Arinal berpesan kepada para peserta kegiatan untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan penuh semangat.

“Manfaatkanlah untuk terus menggali ilmu agar bisa berkembang baik untuk dapat mengoptimalkan kompetensi sebagai pendidik di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Medyanta Menyampaikan Perubahan Sirkuit Ujian SIM C

Bandar Lampung, – Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol Medyanta Sik menyampaikan Korlantas Polri merubah materi ujian praktek Surat Izin Mengemudi (SIM) C dari sirkuit angka 8 menjadi S Desain ini berlaku mulai dari Senin (07/08/23).

 

“Proses pembuatan SIM harus melalui dua tahapan yakni ujian teori dan praktik,” Ujar Medyanta.

 

Berikutnya, Adapun persyaratan lainnya yang disampaikan Medyanta ialah surat kesehatan jasmani dan psikologi.

 

“Persyaratan untuk pembuatan SIM itu ada 2, ada ujian teori dan praktek. Untuk administrasi ada persyaratan kesehatan jasmani dan rohani (psikologi) . Yang terakhir sementara kita godok aturannya persyaratannya sertifikasi sekolah mengemudi yang terakreditasi,” Katanya Kembali.

 

Berikutnya, Medyanta bertutur SIM A baru itu Rp 120 ribu, SIM C baru itu Rp 100 ribu. Itu Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dibayar ke bank.

 

“Kami melarang keras pembuatan SIM melalui calo atau orang ketiga” Tegasnya