Wakapolda Lampung Cek Kendaraan Taktis, Ini Pesannya

Lampung Selatan – Wakapolda Lampung Brigjen Pol Umar Effendi meninjau kondisi sejumlah kendaraan taktis maupun operasional yang dimiliki Dit Samapta Polda Lampung dan Dit Pam Obvit Polda Lampung.

Peninjauan yang dilaksanakan Wakapolda Lampung pada Rabu (8/11/2023) ini didampingi Dir Samapta Kombes Pol Bramono Pramono Nugroho, Dir Pam Obvit Kombes Pol Joko Bintoro dan para Kasubdit Dit Samapta dan Pam Obvit.

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Umar Effendi menyampaikan terima kasih atas kesiapan kendaraan taktis VIP maupun operasional. Tidak lama lagi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 akan digelar. Berbagai tahapan Pemilu tahun ini sudah dilalui. Sehingga ketersediaan peralatan hingga kendaraan taktis dan operasional harus disiapkan.

“Perlu kita ingat bersama bahwa tidak berapa lama lagi kita akan menghadapi kegiatan politik dan hal ini sangat serius, sehingga perlu adanya kesiapan peralatan dan sarana prasarana dari setiap fungsi satuan kerja yang ada,” katanya.

Brigjen Pol Umar Effendi juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel, operator, driver yang menjalankan peralatan maupun kendaraan taktis dan operasional di setiap satker. Pasalnya, seluruh peralatan dan kendaraan masih terawat dengan baik.

“Saya menilai semuanya cukup baik dan berharap semuanya dapat dirawat dengan baik agar masa pakainya juga bisa lebih lama. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, dan semoga kita tetap diberi kelancaran dalam bertugas menjaga Maluku yang dicintai ini,” harapnya.

Lemkapi Apresiasi Polda Metro Jaya Tegas Tangani Aksi Kelompok Premanisme

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan menyampaikan apresiasi kepada Polda Polda Metro Jaya cukup tegas dan cepat dalam menangani bentrokan dua kelompok preman di Bekasi, Jawa Barat.

“Kapolda Metro Jaya telah tegas membersihkan Jakarta dan sekitarnya dari segala bentuk premanisme,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin 6 Agustus 2023 siang

Dia mengatakan tindakan tegas ke preman itu membuktikan Polri telah hadir sebagai pelayan, pelindung, pengayom dan penolong masyarakat jakarta.

Dosen Pascasarjana Universitas Bhayangkara Jakarta juga menilai Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah cepat merespon terjadinya bentrokan dua kelompok preman yang selama ini meresahkan.

Polisi telah hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat atas bentrokan dua kelompok preman yang disertai dengan penembakan, ujarnya.

“Bentrokan ini kalau tidak ditertibkan dengan cepat maka bisa menimbulkan keresahan terhadap masyarakat,” katanya.

Dia meminta polisi agar tidak sekalipun memberi ruang kepada premanisme karena bisa menimbulkan ketakutan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan 11 tersangka dalam kasus penembakan yang melibatkan dua kelompok massa sehingga menyebabkan GR (44) tewas tertembak di kavling Rawa Bambu Bulak, Bekasi, Jawa Barat, Minggu malam (29/10).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi saat dikonfirmasi, di Jakarta, Senin mengatakan sembilan tersangka sudah ditahan sedangkan dua tersangka masih menjadi buronan.

“Ini penyerangnya jumlah 6 orang, salah satunya meninggal dunia. Kemudian yang melakukan perlawanan itu juga 6 orang juga, dua DPO,” kata Hengki Haryadi kepada wartawan, Senin

Adapun korban tewas bernama Gaspar (44) yang diketahui merupakan kelompok dari Nus Kei yang menyerang kelompok John Kei. Untuk kelompok John Kei diketahui yang melakukan perlawanan dan yang diserang.

Hengki mengatakan bahwa peristiwa tersebut dipicu adanya dendam terkait insiden bentrokan pada bulan September lalu.

“Kemudian hasil pemeriksaan kami, bahwa kasus ini sebenarnya bermotif konflik antar beberapa kelompok yang sumbernya bukan di Jakarta, yang terjadi pada bulan September 2023 di Maluku Utara. Jadi ini adalah motifnya balas dendam,” ujarnya.

Akibat dari dendam itu, kelompok Nus Kei berniat untuk melakukan penyerangan terhadap kelompok John Kei di Bekasi, Jawa Barat pada 29 Oktober lalu dengan membekali diri dengan senjata tajam.

Wujud Sinergitas, Polres Lampung Tengah Teken Perjanjian Kerjasama Dengan Lapas Kelas II B Gunung Sugih

Jajaran Polres Lampung Tengah, Polda Lampung dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Gunung Sugih mengadakan penandatanganan perjanjian kerjasama, bertempat di aula Lapas setempat, Rabu (8/11/23).

Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Polres Lampung Tengah dan Lapas Gunung Sugih tersebut ditandatangani langsung oleh Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M dan Kepala Lapas kelas II B Gunung Sugih, Suprihadi, A.Md.I.P., S.Sos., M.M.

Kapolres mengatakan bahwa penandatangan MoU ini merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi yang dilakukan Kepolisian bersama Lapas, untuk bersama-sama memantau pengawasan terhadap area Lapas kelas II B Gunung Sugih, Lampung Tengah.

Sinergitas ini sangat penting untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif, dengan berbagai program yang ada nantinya.

“Kami siap bersinergi dan saling mendukung penugasan pengamanan warga binaan dan lingkungan Lapas, sebagai wujud pemeliharaan keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat (Kamtibmas),” ujarnya.

Sementara itu, Kalapas kelas II B Gunung Sugih, Suprihadi menyampaikan terima kasih kepada Polres Lampung Tengah beserta jajarannya yang telah melakukan kerjasama dengan sangat baik selama ini.

Suprihadi mengatakan bahwa perjanjian kerjasama ini merupakan upaya peningkatan sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH) yang bertujuan untuk memperkuat keamanan dan ketertiban di Lapas.

“Dengan adanya MoU pembaruan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada internal Lapas, dan turut menciptakan Kamtimbas di lingkungan Lapas kelas II B Gunung Sugih,” ungkapnya.

Setelah penandatanganan perjanjian kerjasama selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat cinderamata, lalu ditutup dengan foto bersama. (Red)

Pertumbuhan Kredit UMKM di Lampung meningkat 8,34% atau 2,17 Triliun

PERKEMBANGAN KREDIT UMKM

Pengembangan sektor UMKM di Provinsi Lampung terus didukung dengan sumber pendanaan dari sektor Perbankan. Pada Triwulan III tahun 2023 kredit UMKM secara year on year (yoy) meningkat sebesar Rp2,17 Triliun (8,34%) dari Rp27,09 Triliun pada Triwulan III tahun 2022 menjadi sebesar Rp29,27 Triliun pada posisi Triwulan III 2023 dan secara triwulanan (qtq) meningkat sebesar Rp0,8 Triliun (2,80%). Dibandingkan dengan seluruh total kredit, maka kredit UMKM memiliki pangsa 38,32% dari total kredit/pembiayaan sebesar Rp76,37 Triliun. Menurut jenis penggunaan, pertumbuhan kredit UMKM tersebut didominasi oleh kredit modal kerja sebesar Rp24,73 Triliun (84,49%), dan kredit investasi Rp4,54 Triliun (15,51%%), sedangkan menurut sektor ekonomi, kontribusi 2 terbesar adalah sektor perdagangan besar dan eceran (48,22%) dan sektor pertanian, perburuan dan kehutanan (26,42%) dengan masing-masing mengalami pertumbuhan sebesar Rp0,49 triliun dan Rp0,93 triliun. Sementara kualitas kredit UMKM tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,75% yaitu dari sebesar 3,66% menjadi sebesar 4,41%. Pembiayaan sektor UMKM ini akan terus didorong agar dapat berkontribusi secara positif dan signifikan dalam peningkatan perekonomian di daerah dengan tetap memperhatikan aspek kehati-hatian

 

PERKEMBANGAN SEKTOR PERBANKAN

Secara umum kinerja perbankan di Provinsi Lampung menunjukkan pertumbuhan yang positif, tercermin dari Aset perbankan Lampung pada Triwulan III-2023 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Triwulan III-2022 yaitu meningkat sebesar Rp8,12 Triliun atau tumbuh sebesar 5,50% dari sebesar Rp114,43 Triliun menjadi sebesar Rp122,55 Triliun (yoy). Jika dibandingkan dengan posisi Triwulan II-2023 (qtq) total aset tercatat meningkat sebesar Rp1,14 Triliun atau 0,94% dari sebesar Rp121,41 Triliun menjadi Rp122,55 Triliun.

 

Penyaluran kredit perbankan Lampung di Triwulan III-2023 mengalami peningkatan sebesar Rp1,43 Triliun atau 1,12% jika dibandingkan dengan periode Triwulan III-2022 (yoy) dari sebesar Rp74,94 Triliun menjadi sebesar Rp76,37 Triliun. Sementara itu, jika dibandingkan dengan periode Triwulan II-2023 (qtq) kredit mengalami kontraksi sebesar Rp3,45 Triliun atau 4,32% dari sebesar Rp79,82 Triliun menjadi sebesar Rp76,37 Triliun. Adapun 3 sektor ekonomi dengan share kredit terbesar yaitu sektor penerima kredit bukan lapangan usaha (39,17%), pedagang besar dan eceran (23,61%) serta pertanian, perburuan dan kehutanan (13,21%).

Berikan Pelayanan Publik Prima, Elpualam Terima Predikat Unit Kerja P2HAM

Bandar Lampung – Info_PAS – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung terima penghargaan Predikat Unit Kerja P2HAM yang diberikan oleh Direktorat Jenderal HAM melalui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung pada hari Senin, 6 November 2023.

Dalam meraih predikat Unit Kerja P2HAM, Lapas Perempuan Bandar Lampung telah melewati tahap pencanangan, evaluasi dan terakhir lulus tahap penilaian dari Tim Penilai.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, Putranti Rahayu menerima langsung predikat Unit Kerja P2HAM yang diberikan langsung di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung, Sorta Delima mengucapan terima kasih kepada unit kerja di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Lampung yang telah berhasil melaksanakan P2HAM sebagaimana yang ditetapkan dalam Permenkumham P2HAM.

“Saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Lapas Perempuan Bandar Lampung, semoga hasil penilaian tahun 2023 ini dapat menjadi acuan bagi saya dan jajaran petugas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan untuk terus mengoordinasikan, membina, mendorong dan mendukung pelaksanaan P2HAM di tahun berikutnya,” tegas Putranti Rahayu.

Polda Metro Jaya Tetapkan 11 Tersangka Bentrok Group John Kei Vs Nus Kei 9 Orang Ditangkap

Jakarta – Direktorat Reserse Krimuinal Umum Polda Metro Jaya menetapkan 11 tersangka terkait kasus penembakan maut di Bekasi yang melibatkan kelompok John Kei vs Nus Kei.

Sembilan diantaranya ditahan, dua orang dalam pengejaran oleh tim tindak Resmob Polda Metro Jaya. “Sembilan tersangka sudah ditahan di Polda Metro Jaya. Dua DPO dalam pengejaran,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, kepada wartawan, Senin 6 November 2023.

Hengki menjelaskan motif penembakan yang menewaskan GR (44) di Medan Satria, Kota Bekasi itu dipicu permasalahan lama dua kelompok itu. Penembakan itu terjadi pada Minggu 29 Oktober 2023 malam.

“Jadi dari hasil penyidikan, pemicu kasusnya adalah konflik lama antara kelompok John Kei dan Nus Kei,” kata Hengki didamping Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Ully.

Jelang Pemilu 2024 Kapolres Lampung Tengah Tekankan Untuk Menjaga Netralitas

Bertempat di lapangan apel Mapolres setempat, Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M tekankan seluruh personenya untuk menjaga Netralitas menjelang Pemilu 2024. Senin (6/11/23)

 

Dalam arahannya yang diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek, Perwira dan seluruh personel beserta ASN Polres Lampung Tengah, Kapolres menekankan kepada seluruh personelnya untuk tetap menjaga Netralitas, terutama dalam bermedia sosial (medsos).

 

Kita harus bijak memberikan like, komen, dan berfoto-foto terhadap tokoh-tokoh yang sudah ditetapkan menjadi calon presiden, wakil presiden, calon kepala daerah, maupun calon legislatif.

 

“Saya minta kepada seluruh personel agar semuanya bijak dalam memfilter tayangan-tayangan politik di media sosial dan tidak mendukung secara terang-terangan calon politik tertentu. Karena hal ini dapat dianggap sebagai pelanggaran netralitas,” pesan Kapolres.

 

Lebih lanjut, Kapolres juga menyoroti sejumlah potensi kerawanan dalam tahapan Pemilu yang perlu diwaspadai, seperti penyebaran isu hoaks, isu sara, money politik, kampanye hitam (black campaign), dan politik identitas.

 

“Jika tidak diantisipasi sejak dini, kerawanan-kerawanan ini dapat menjadi permasalahan serius yang dapat mengganggu dalam pelaksanaan pemilu,” ujarnya.

 

Kemudian, dalam upaya menjaga kelancaran dan keamanan Pemilu, AKBP Andik meminta jajarannya untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

 

Ia juga menginstruksikan agar personel yang bertugas di bidang pencegahan aktif melakukan cooling system atau turun langsung ke tengah masyarakat untuk mencegah terjadinya polarisasi.

 

“Lakukan segala daya upaya agar seluruh rangkaian dan tahapan Pemilu 2024 ini dapat berjalan dengan aman, lancar, adil dan demokratis, khususnya diwilayah Kabupaten Lampung Tengah,” demikian pungkasya. (Humas LT)

Rakorbin SDM Polri dan PNS 2023, Biro SDM Polda Lampung Bagikan 1.000 Paket Sembako, Bakti Kesehatan dan Tanam Pohon

Lampung Selatan – Dalam rangka Rakorbin (rapat kordinasi pembinaan) SDM dan PNS Polri Tahun 2023, Biro SDM Polda Lampung melaksanakan kegiatan penanaman pohon, bakti sosial dan bakti kesehatan yang bertempat di balai desa Jatimulyo Jatiagung, Lampung Selatan.
Sabtu (4/11/2023).

Bahwa kegiatan bakti kesehatan, bakti sosial dan penanaman pohon di ikuti secara virtual oleh seluruh satker SDM Jajaran Polda di Indonesia.

Polda Lampung melakukan penanaman sebanyak 1.000 pohon, bakti sosial sebanyak 1.000 paket sembako, dan bakti kesehatan untuk Masyarakat khususnya yang sudah lanjut usia.

Kegiatan ini dipimpin langsung Karo SDM Polda Lampung Kombes Pol Riyadi Nugroho S.I.K dimana kegiatan Bakti Kesehatan, Bakti Sosial dan Penanaman Pohon dalam rangka Rakorbin SDM dan PNS Polri.

Ia mengatakan “Kegiatan bakti kesehatan, bakti sosial dan penanaman pohon Ini diharapkan dapat membantu masyarakat dari segi pelayanan kesehatan dan bantuan paket sembako, walaupun belum maksimal, Polri akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ungkap Riyadi

Hengki Haryadi Warning Aksi Premanisme di Jakarta

Jakarta – Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi memastikan akan menindak tegas setiap aksi premanisme di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Hal itu ditegaskan Hengki, pasca menangkap empat komplotan pelaku penembakan ‘maut’ di Medan Satria, Kota Bekasi, yang melibatkan kelompok Jon Key dan Nus Kei.

Hengki juga mengultimatum kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri, sebelum ditangkap.

“Kita akan menindak tegas segala bentuk aksi premanisme. Karena biar bagaimanapun pun aksi main hakim sendiri atau eigen richting tidak diperbolehkan. Karena kejadian ini membuat keresahan di masyarakat,” kata Hengki Haryadi kepada wartawan, Rabu 1 November 2023.

Menurut Hengki, hasil kolaborasi bersama Polres Metro Bekasi, kasus penembakan yang menewaskan pria inisial GR (44) di Medan Satria, Kota Bekasi, ternyata dipicu konflik lama antar kelompok. “Kami minta para pelaku menyerahkan diri atau kami kejar dan tindak tegas,” tegas Hengki didampingi Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Ully.

Polda Metro Jaya, kata Hengki akan menindak tegas dan mengusut tuntas kasus kasus kriminal yang melibat kelompok premanisme. “Tidak ada kelompok-kelompok tertentu yang bergerak di atas hukum. Kami akan tidak tegas. Tidak ada tempat buat premanisme,” katanya.

Hengki menjelaskan, dalam kasus penembakan itu, sudah ada empat pelaku telah diamankan. Tim gabungan kini tengah memburu pelaku lain yang melarikan diri. “Sampai saat ini sudah ada empat orang yang kita amankan,” Ujar Hengki.

Keempat pelaku yang ditangkap adalah FO (31), yang ditangkap di Cibinong, Kabupaten Bekasi, kemudian EU, MW, dan PM alias O, yang ditangkap di Indramayu dan Tangerang Selatan. “Untuk detailnya kasus ini akan kita dirilis secara lengkap dalam waktu dekat. “Nanti kita rilis bersama Polres Metro Bekasi hari Jumat,” kata Hengki.

Komplik Jon Key dan Nus Kei

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Ully menambahkan kasus tewasnya pria asal Jakarta Barat, GR (44), di Medan Satria, Kota Bekasi, dipicu konflik dua kelompok John Kei vs Nus Kei.

Dari keterangan kelompok John Kei yang sudah diamankan, mereka awalnya mendapati info bahwa kelompok Nus Kei akan melakukan penyerangan ke kontrakan mereka di wilayah Bekasi. “Menurut keterangan dari pihak John Kei, kejadian ini mereka dapat informasi akan diserang oleh kelompok Nus Kei,” kata Titus Yudho Ully.

Yudho menjelaskan saat itu kelompok Nus Kei yang berjumlah 6 orang mendatangi lokasi dengan membawa senjata tajam. Karena pihak John Kei sudah mengetahui informasi penyerangan, mereka juga sudah mempersenjatai dengan senjata tajam dan senjata api.

Saat kelompok Nus Kei keluar dari mobilnya, kelompok Jhon Kei pun menembak ke arah mereka. Alhasil, korban GR pun tewas setelah tertembak di dahi kirinya.

“Datang mobil lalu parkir dan turun 6 orang. Korban turun sudah bawa parang. Tanpa disadari kedatangan kelompok Nus Kei sudah diketahui kelompok John Kei yang sudah siap dengan batu, parang dan senjata api.

“Begitu kelompok Nus Kei datang, korban turun bawa parang, langsung ditemba oleh kelompok Jhon Kei. Aalasan mereka menembak korban karena mau diserang, dan dilokaei ini ada anak istri kami,” kata Titus

Setelah itu, pihak Nus Kei membawa korban tertembak ke rumah sakit. Sementara itu, kelompok John Kei pun melarikan diri. “Dan kita berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota, dan masih mendalami kasusnya,” katany Yudho.

Wartawan telah menghubungi pihak Nus Kei untuk meminta tanggapannya terkait kasus ini, namun pihak Nus Kei enggan berkomentar. Redaksi juga telah melakukan konfirmasi pihak John Kei juga belum mendapatkan respons. (Red)

Wisuda SMK-SMTI Bandar Lampung Ini Kata Kepala Sekolah Farid

Bandar Lampung, – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) – Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Bandar Lampung melaksanakan Acara Wisuda Siswa-Siswi Kelas XII Tahun Pelajaran 2022/2023 di Ballroom Hotel Novotel Bandar Lampung, Rabu (01/11/2023).

 

Farid Hardiana, S.E.,M.Ak Sebagai Kepala SMK SMTI Bandar Lampung berujar ada sekitar 276 Siswa-siswi sekitar 86% sudah bisa langsung diserap ke perusahaan industri dan sisa 14% ini tinggal menunggu konformasi dari pihak industri agar bisa diserap juga sebagai pekerja.

 

“SMK – SMTI ini banyak sekali bekerja sama dengan perusahaan lain karena sudah ada tanda tangan MOU dari 10 perusahaan,” Ujar Farid

 

Berikutnya, Farid mengatakan lulusan-lulusan SMTI ini sangat diterima di industri dan tadi juga terlihat banyak orang tua siswa-siswi yang senang kalau anaknya bisa langsung bekerja.

 

“Saya juga ingatkan bekerja lalu ngumpulin duit buat lanjut kejenjang pendidikan selanjutnya,” Katanya

 

Selanjutnya, Farid juga berharap bagi yang diterima di bidang industri untuk terus mengembangkan kemampuannya lebih baik lagi.

 

“Untuk yang kuliah harus belajar yang rajin dan semoga SMTI Bandar Lampung ini akan menjadi SMK pilihan utama di Lampung ini,” tutupnya.