Ahmad Giri Akbar, SE., M.B.A., Menghadiri Acara Pengukuhan PJS

Ketua Sementara DPRD Provinsi Lampung Bapak Ahmad Giri Akbar, SE., M.B.A., dan Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Ibu Hj. Tina Malinda, S.Sos., MM., menghadiri acara Pengukuhan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Bandar Lampung, Pjs Walikota Metro, Pjs Bupati Lampung Tengah dan Pjs Bupati Lampung Timur serta penyerahan Surat Pelaksana Tugas (PIt) Bupati Lampung Selatan.
Bertempat di Balai Keratun Lantai 3 Kantor Gubernur Lampung.
Selasa, 24/9/2024.

Bapak Ahmad Giri Akbar, SE., M.B.A., Mengikuti Kegiatan Deklarasi Kampanye Pilkada Damai

Ketua Sementara DPRD Provinsi Lampung Bapak Ahmad Giri Akbar, SE., M.B.A., mengikuti kegiatan “Deklarasi Kampanye Pilkada Damai Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di
Provinsi Lampung Tahun 2024” dalam rangka menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Provinsi Lampung yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Lampung.

Bertempat di Gedung Bagas Raya Bandar Lampung. Senin, 24/9/2024.

Bimbingan Teknis Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung Periode 2024-2029

Ketua Sementara DPRD Provinsi Lampung Bapak Ahmad Giri Akbar, SE., M.B.A memberikan sambutan dalam Pembukaan Bimtek Pembinaan ideologi Pancasila, hadir juga Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Lampung Ibu Kostiana, SE., MH., yang dibuka secara resmi oleh Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP RI Prof. Dr. Agus Moh. Najib S.Ag., M.Ag., Dalam pembukaan acara tersebut telah dilaksanakan penandatangan Perjanjian Kerjasama BPIP RI yang ditandatangani oleh Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Ibu Hj. Tina Malinda, S.Sos. MM. dan Direktur Hubungan antar lembaga dan Kerjasama BPIP RI Bapak M. Akbar Hadi Prabowo, SH. MH., Bimtek PIP dengan tema “Pemahaman Ideologi Pancasila” diikuti oleh 84 Anggota DPRD Provinsi Lampung Masa Jabatan 2024 – 2029.

Sehubungan dengan hal tersebut, turut menghadirkan 5 (lima) orang narasumber yaitu :

1. Edi Subowo, S.H., M.H (Kepala Biro Hukum dan Organisasi);
2. M. Akbar Hadiprabowo, S.H., M.H. (Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama);
3. Prof. Dr. Agus Moh. Najib, S.Ag., M.Ag. (Direktur Sosialisasi dan Komunikasi);
4. Dr. Irene Camelyn Sinaga, AP., M.Pd. (Direktur Pengkajian Implementasi Pembinaan Ideologi Pancasila);
5. Sadono Sriharjo, S.T., M.M. (Direktur Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan).

Acara tersebut berlangsung dari Rabu, 18 September s.d. Sabtu 21 September 2024.
Bertempat di Hotel Grand Mercure Bandar Lampung.

Kapolda Lampung Resmikan Duaja dan Tunggul Polresta/Polres Jajaran, Tekankan Profesionalisme dan Transparansi

LAMPUNG SELATAN – Polda Lampung melaksanakan upacara peresmian Duaja dan Tunggul Polresta/Polres jajaran Polda Lampung dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-28 Polda Lampung yang jatuh pada tanggal 10 September.

 

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika,. Kapolda menjelaskan bahwa Duaja dan Tunggul yang diresmikan kali ini bukan sekadar simbol, namun memiliki makna filosofis yang menggambarkan nilai-nilai kearifan lokal dalam pengabdian Polri kepada masyarakat.

 

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, juga menyampaikan peresmian Duaja dan Tunggul ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan kebanggan bagi seluruh anggota dalam menjalankan tugasnya di wilayah masing-masing.

 

“Duaja dan Tunggul ini adalah simbol harapan dan doa bagi setiap personel Polri. Semoga setiap anggota dapat menjadikannya inspirasi, motivasi dan kebanggaan dalam bertugas dengan penuh dedikasi, transparan, dan profesional,” ungkap Kapolda Lampung, Rabu (2/10/2024).

 

Ia juga menegaskan pentingnya solidaritas dalam tubuh Polda Lampung untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

“Dengan semangat solidaritas, kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan pengayoman yang maksimal kepada masyarakat Lampung, sesuai dengan harapan yang telah disematkan melalui Duaja dan Tunggul ini,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga berpesan kepada para Kapolres agar menjadikan Duaja dan Tunggul sebagai dasar filosofis dalam menjalankan tugas di wilayah masing-masing, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik.

 

“Kami berharap para Kapolres dapat mengimplementasikan makna Duaja dan Tunggul ini dalam pelaksanaan tugas, demi terciptanya keamanan yang kondusif di wilayahnya masing-masing,” tutup Irjen Pol Helmy Santika.

 

Adapun nama dan lambang Duaja Polresta serta Tunggul Polres Jajaran Polda Lampung sebagai berikut:

1. Polresta Bandar Lampung

Nama Duaja : Wira Bhakti Anggakara Catra

 

2. Polres Lampung Selatan

Nama Tunggul : Wira Bhakti Khagom Mufakat.

 

3. Polres Lampung Timur

Nama Tunggul : Wira Bhakti Bumei Tuwah Bepadan.

 

4. Polres Lampung Tengah

Nama Tunggul : Wira Bhakti Beguwai Jejamo Wawai

 

5. Polres Lampung Barat

Nama Tunggul : Wira Bhakti Rambana Anggakara

 

6. Polres Lampung Utara

Nama Tunggul : Wira Bhakti Bumi Ragem Tunas

 

7. Polres Mesuji

Nama Tunggul : Wira Bhakti Kesatria Bumi Ragab Begawe Caram

 

8. Polres Tulang Bawang

Nama Tunggul : Wira Bhakti Nengah Nyappur

 

9. Polres Pesawaran

Nama Tunggul : Wira Bhakti Andan Jejama

 

10. Polres Pringsewu

Nama Tunggul : Wira Bhakti Jejama Secancanan

 

11. Polres Metro

Nama Tunggul : Wira Bhakti Angangon Mupacak

 

12. Polres Way Kanan

Nama Tunggul : Wira Bhakti Ramik Ragom

 

13. Polres Tanggamus

Nama Tunggul : Wira Bhakti Begawi Jejama

 

14. Polres Tulang Bawang Barat

Nama Tunggul : Wira Bhakti Nawasena Wawai

 

15. Polres Pesisir Barat

Nama Tunggul : Wira Bhakti Angkon Sai Helau

Pastikan Kondisi Personil Prima, Biddokes Polda Lampung Cek Kesehatan Personil OMP Karakatau 2024

Lampung – Memasuki tahapan kampanye Pilkada 2024, Tim Bidang Kesehatan (Biddokkes) Polda Lampung melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap personel yang akan terlibat dalam pengamanan masa kampanye. Rabu 2/10/24

 

Pemeriksaan ini dilaksanakan dilaksanakan di lapangan Polda Lampung usai pelaksanaan apel Ops Mantap Praja Krakatau 2024.

 

Tim Dokkes melakukan proses pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kesehatan personil dalam kondisi optimal untuk melaksanakan tugas-tugas krusial dalam pengamanan Pilkada.

 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi menjelaskan, pemeriksaan kesehatan ini untuk memastikan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan masa kampanye memiliki kondisi fisik yang prima.

 

“Bahwa personil yang diperiksa meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, Cholesterol, asam urat serta konsultasi dokter dan pemberian vitamin dan obat – obatan sehingga personil tetap dalam kondisi bugar. ” Ucap Umi

 

Kesehatan adalah prioritas utama bagi seluruh personel, dengan pemeriksaan kesehatan ini, kami dapat memastikan bahwa setiap personel siap dan mampu untuk melaksanakan tugas-tugasnya melaksanakan pengamanan.

Wakil DPRD Provinsi Lampung Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Lampung Ibu Kostiana, SE., MH., dan Anggota DPRD Provinsi Lampung Ibu Budhi Condrowati, SE., mengikuti Upacara Memperingatan Hari Kesaktian Pancasila tanggal 1 Oktober 2024. Dalam hal ini Ibu Kostiana bertindak sebagai Pembaca Undang-Undang Dasar 1945, dan Ibu Budhi Condrowati bertindak sebagai Pembaca IKHRAR.

Bertempat di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung.
Selasa, 1/10/2024.

Kapolri Pimpin Pelantikan Sejumlah Kapolda dan Pengukuhan 2 Jabatan Baru di Polri

 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upcara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat utama Mabes Polri dan para Kapolda, serta kenaikan pangkat sejumlah pati Polri di ruang Rupattama Mabes Polri, Sabtu (28/9/2024).

Dalam upacara ini, ada dua jabatan baru yang dikukuhkan yakni Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) dan Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena).

“Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat utama Mabes Polri Dan para Kapolda, serta upacara laporan kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi A Chaniago dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/9/2024).

Kapolri melantik sekaligus serah terima jabatan sebanyak 7 Kapolda baru dan 29 Anggota Polri yang mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.Img 20240929 Wa0009

Kapolri juga mengkukuhkan jabatan baru yaitu Astamaops Kapolri dan Astamarena Kapolri yang sebelumnya bernama Asops Kapolri dan Asrena Kapolri.

Kedua jabatan baru tersebut dijabat oleh jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal, yakni Astamaops dijabat Komjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca dan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat menjabat Astamarena.

Satresnarkoba Polres Lampung Selatan Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Senilai Rp75 Miliar

Lampung Selatan – Satresnarkoba Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap peredaran gelap narkoba jaringan lintas provinsi yang melibatkan pengiriman narkotika dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa dan Bali.

Pengungkapan ini dilakukan selama empat bulan, dari Juni hingga September 2024, dengan hasil yang sangat signifikan.

Berkat kerja keras dan sinergi antara personel Polres Lampung Selatan dengan jajaran Polsek di wilayah tersebut, khususnya KSKP Bakauheni, sebanyak 61 kasus narkoba berhasil diungkap.

Dari kasus-kasus tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan 76 tersangka laki-laki dan 3 tersangka perempuan. Selain itu, barang bukti yang diamankan terdiri dari 70,24 kg sabu, 301,15 kg ganja, dan 10 ribu butir ekstasi.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin dalam keterangannya, mengungkapkan bahwa narkoba yang berhasil disita berasal dari berbagai wilayah, termasuk Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Selatan, dengan tujuan utama untuk diedarkan ke beberapa daerah di Indonesia, seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Dalam kasus yang paling menonjol, satu tersangka yang merupakan anak di bawah umur telah dilimpahkan ke kejaksaan bersama barang bukti berupa 28 kg sabu.

Para tersangka diketahui berperan sebagai pengedar dan kurir dalam jaringan narkoba internasional ini.

Mereka kini menghadapi ancaman hukuman minimal lima tahun penjara, dan maksimal 20 tahun, seumur hidup, atau bahkan hukuman mati, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Total nilai ekonomis barang bukti yang berhasil diamankan mencapai lebih dari 75 miliar rupiah.

Barang bukti ini diperkirakan dapat menyelamatkan lebih dari satu juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Polres Lampung Selatan dalam memerangi narkoba dan melindungi generasi muda dari ancaman zat-zat berbahaya yang merusak masa depan bangsa.

Terus Kembangkan Bahan _Co-Firing_ Biomassa, PLN Bersama Kementan Luncurkan Model Pertanian Terpadu

Tasikmalaya, 26 September 2024 – PT PLN (Persero) melalui Sub Holding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meresmikan program “Pengembangan Ekosistem Biomassa Berbasis Ekonomi Kerakyatan dan Pertanian Terpadu” di lahan kritis seluas 100 Hektare di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Kamis (26/09).

 

Program yang melibatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan biomassa untuk _co-firing_ Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ini tidak hanya akan meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) saja tetapi juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

 

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang turut hadir meresmikan program Pengembangan Ekosistem Biomassa menyambut baik inisiatif PLN dalam memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan ekosistem biomassa berbasis ekonomi kerakyatan. Pihaknya pun siap untuk bersinergi dengan PLN untuk memastikan keberhasilan program seperti memberikan pembinaan, menghadirkan penyuluh sehingga program betul-betul diterima oleh masyarakat.

 

”Kami dari Kementerian Pertanian siap bersinergi, siap mendorong, siap membantu, siap menempatkan orang. Apapun yang baik buat rakyat, kita siap jiwa raga kita untuk rakyat,” tutur Sudaryono dalam sambutannya.

 

Sudaryono juga mengapresiasi upaya PLN yang tidak hanya berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

 

“ini inisiasi yang sangat baik. Tentu saja selain terkait urusan _renewable energy_, ini mengandung nilai ekonomi, Di situ ada bisnis, di situ ada perputaran uang, di situ ada yang tadinya tidak punya penghasilan, tiba-tiba punya penghasilan. Ini artinya apa? Artinya manfaatnya besar sekali bagi rakyat sekitar,” imbuh Sudaryono.

 

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa PLN terus berupaya menggenjot pemanfaatan EBT sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan di Indonesia. Upaya ini searah dengan target Pemerintah untuk mencapai _Net Zero Emissions_ (NZE) di tahun 2060, di sisi lain juga membawa dampak positif langsung untuk masyarakat.

 

“Dulu ketersedian pasokan biomassa untuk _co-firing_ menjadi tantangan bagi kami. Sekarang, dengan kolaborasi dari berbagai pihak, program ini tidak hanya mampu memanfaatkan lahan kritis dan tidak produktif, tapi juga mampu menghadirkan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan daerah, dan menggerakkan ekonomi kerakyatan sirkuler,” ujar Darmawan.

 

Darmawan memaparkan, guna memastikan kecukupan bahan baku biomassa, dibutuhkan upaya terintegrasi. Untuk itu, PLN mengembangkan ekosistem biomassa berbasis pertanian terpadu. Program ini melibatkan masyarakat untuk mengolah lahan kritis menjadi produktif.

 

“Dengan kekuatan kolaborasi ini, Kementerian Pertanian dan PLN tidak hanya sukses, tetapi juga membawa kesejahteraan dan berkah. Kesuksesan ini akan diduplikasikan di lokasi lainnya, sehingga akan membawa manfaat yang lebih masif lagi,” lanjut Darmawan.

 

Sebelum di Tasikmalaya, program ini telah sukses diimplementasikan di Cilacap dengan luas lahan sebesar 106 Hektare dan di Gunungkidul dengan luas 30 Hektare.

 

Sementara itu Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara mengungkapkan bahwa biomassa yang digunakan PLN EPI untuk memenuhi kebutuhan _co-firing_ sebagian besar berasal dari limbah pertanian dan perkebunan. Karena kebutuhannya terus meningkat, pihaknya mengajak masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk memanfaatkan peluang ini untuk mendulang pendapatan ekonomi.

 

“Program Pengembangan Ekosistem Biomassa di Tasikmalaya ini, dilakukan dengan penanaman tanaman indigofera sebanyak 100 ribu buah. PLN EPI juga akan menyerahkan sebanyak 205 ekor domba untuk dibudidayakan. Sebelumnya juga telah dilakukan pelatihan budidaya, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya,” terang Iwan.

 

Tidak sampai di situ, Iwan juga menyampaikan bahwa penanaman tanaman energi ini dilakukan dengan sistem tumpang sari berupa cabai, tomat, dan timun. Sehingga selain dapat digunakan sebagai sumber pakan ternak dan bahan baku biomassa, juga dapat digunakan untuk penghasilan tambahan masyarakat.

 

“Dengan adanya program ini, PLN berharap dapat membangun ekosistem biomassa yang berkelanjutan di mana batang dan ranting tanaman energi dimanfaatkan untuk bahan baku biomassa, sedangkan daunnya dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, serta cabai, tomat, dan timunnya dapat dijual sebagai tambahan penghasilan,” imbuh Iwan.

 

Sampai dengan Triwulan III 2024, PLN EPI telah berhasil memanfaatkan biomassa untuk _co-firing_ di 46 PLTU sebesar 3 juta ton. Jumlah ini, kata Iwan, bakal ditingkatkan menjadi 10 juta ton di tahun 2025 guna memenuhi kebutuhan biomassa di 52 PLTU milik PLN.