Polres Lamtim Berhasil Bongkar Aktifitas Perjudian

Siehumas Polres Lampung Timur
Prees Rillis No. 432/XI/H.U.M.6.1.1/2024/Siehumas
Hari Senin tanggal 04 November 2024

Polres Lamtim Berhasil Bongkar Aktifitas Perjudian

LAMPUNG TIMUR – Petugas Kepolisian membongkar aktifitas perjudian, yang dilakukan diwilayah hukum Polsek Batanghari dan Labuhan Maringgai, Lampung Timur.

Kapolres Lampung Timur AKBP Benny Prasetya, didampingi Kapolsek Batanghari AKP Erson dan Kapolsek Labuhan Maringgai AKP Supriyanto Husin, pada Senin (4/11), menerangkan bahwa terbongkar aktifitas perjudian tersebut, berawal dari adanya informasi dari warga masyarakat, yang dikembangkan oleh pihak kepolisian.

Diwilayah hukum Polsek Batanghari, pada Minggu (3/11) malam kemarin, polisi berhasil mengamankan 4 orang tersangka yang berinisial SM, SP, ST dan SG warga Kecamatan Batanghari, saat sedang asyik bermain judi dengan kartu remi.

Para tersangka ditangkap oleh Petugas Kepolisian, tanpa perlawanan, pada salah satu rumah, ketika sedang bermain judi kartu, dengan taruhan uang tunai.

Dari lokasi kejadian, Petugas Polsek Batanghari juga turut menyita barang bukti berupa : Uang Tunai 367 ribu rupiah, Kartu Remi, dan Tikar.

Sementara pada Minggu (3/11) sore kemarin, Petugas Polsek Labuhan Maringgai, meringkus tersangka JS (37) seorang nelayan, warga Kecamatan Labuhan Maringgai, karena diduga terlibat aksi Judi Togel Online.

Tersangka melakukan aksi judi dengan cara menerima uang, untuk memasang pilihan angka, pada situs judi togel online, menggunakan perangkat telepon genggamnya.

Selain tersangka JS, Petugas Kepolisian Polsek Labuhan Maringgai juga turut mengamankan barang bukti berupa : Telepon Genggam, Uang Tunai 111 ribu rupiah, dan kertas berisi rekap angka judi togel online.
(Humas Polres Lamtim)

Plt Kasi Humas Polres Lamtim
IPDA HENDRA, S.IP
Twitter : humaspolreslamtim.@gmail.com
IG. : humas_polreslamtim
FB. : @humas_polreslamtim

Inflasi Lampung Terkendali, Pj. Gubernur Samsudin Instruksikan Jaga Stabilitas Ekonomi

Provinsi Lampung pada bulan Oktober mengalami inflasi sebesar 1,94% (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,16% (yoy). Ditinjau dari tahun kalender (Jan-Okt), inflasi Lampung pada Oktober 2024 tercatat sebesar 0,67% (ytd). Angka ini lebih rendah dibandingkan angka nasional sebesar 0,82% (ytd).

Mengacu kepada capaian tersebut, BI memandang bahwa tingkat inflasi tahunan tersebut relatif baik karena masih terjaga dalam rentang target inflasi nasional sebesar 2,5±1% (yoy).

Dalam catatan historis selama periode 2020-2023, bulan November-Desember di Lampung cenderung mengalami peningkatan inflasi, khususnya pada komoditas bahan makanan segar.

Komoditas cabai merah dan cabai rawit pada triwulan IV secara historis rentan mengalami peningkatan tajam yang disebabkan oleh ketersediaan pasokan. Lebih lanjut, komoditas beras dan telur ayam ras juga berpotensi mengalami inflasi, walaupun dengan probabilitas yang lebih rendah.

Menanggapi perkembangan ini, Pj. Gubernur Lampung Samsudin menginstruksikan kepada OPD dan Dinas terkait agar terus menjaga inflasi di Lampung.

“Pemprov lampung akan terus menjaga inflasi agar selalu terkendali, seluruh jajaran OPD terkait agar terus memperhatikan di lapangan dan lakukan intervensi bila diperlukan untuk pengendalian inflasi,” kata Pj. Gubernur, Sabtu (2/11/24) di Mahan Agung.

Langkah-langkah pengendalian yang berkesinambungan diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk berkoordinasi dengan semua pihak dalam memastikan ketersediaan dan distribusi pasokan bahan pokok, serta mengantisipasi potensi gangguan yang dapat memicu inflasi.

Penjabat Gubernur Lampung Lantik Ir. Fredy SM sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung

 

 

BANDARLAMPUNG—Penjabat Gubernur Lampung melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Ir. Fredy SM, M.M.,CGCAE, di Balai Keratun Lt.3, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat (01/11/2024).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor : 800.1.3.3/5581/VI.04/2024 tentang pengangkatan penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung. Berdasarkan surat tersebut Gubernur Lampung menetapkan mengangkat Ir. Fredy SM, M.M.,CGCAE jabatan Inspektur Provinsi Lampung sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung.

Pj. Gubernur Lampung Samsudin menerangkan, bahwa berdasarkan peraturan perundang-undangan, batas usia pensiun bagi Pejabat Pimpinan Tinggi adalah 60 tahun. Kemudian mengingat bahwa Per 1 November 2024, Fahrizal Darminto telah memasuki masa purna tugas, maka untuk mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah, maka dilantik pejabat yang  memenuhi syarat dan berkompeten, yaitu Ir. Fredy SM, M.M.,CGCAE.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya mengucapkan selamat atas amanah yang telah diberikan, saya yakin Pak Fredy akan melanjutkan estafet kepemimpinan dengan baik dan membawa Provinsi Lampung ke arah yang lebih maju,” ucapnya.

Kepemimpinan yang baik menurut Pj. Gubernur adalah seperti nahkoda yang menuntun kapal menuju pelabuhan tujuan. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, tetapi juga harus memiliki visi yang jelas dan integritas yang tinggi.

“Saya yakin, dengan kepemimpinan yang baru, kita akan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan tata kelola pemerintahan yang baik,” ucapnya.

“Mari kita bersama-sama mendukung Penjabat Sekretaris Daerah yang baru dalam mewujudkan visi kita untuk membangun Provinsi Lampung yang lebih maju dan sejahtera,” ajak Pj. Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Pj. Gubernur juga mengucapkan selamat atas turut dilantiknya Siti Fatimah fredy sebagai Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung.

“Semoga dapat mengemban amanah dengan baik dan membawa DWP Provinsi Lampung semakin maju dan berkontribusi bagi masyarakat, Saya berpesan agar Dharma Wanita ini bisa digerakkan sampai tingkat Kabupaten/Kota, cek juga DWP yang ada di OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, agar semua Dharma wanita ini dapat berjalan dengan baik mendukung program pembangunan di Lampung,” pungkas Pj. Gubernur.

Guru yang Cabuli Muridnya Telah Dilakukan Penahanan di Mapolresta Bandar Lampung

Bidhumas Polda Lampung
Press Release No: 808/XI/HUM.6.1.1/2024/Bidhumas
Minggu, 3 November 2024

Guru yang Cabuli Muridnya Telah Dilakukan Penahanan di Mapolresta Bandar Lampung

Lampung – Guru Sekolah Dasar Swasta di Bandar Lampung yang merupakan tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur resmi dilakukan penahanan setelah sebelumnya sempat ditangguhkan.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan penahanan terhadap FZ telah dilakukan sejak kemarin.

“Sejak kemarin (sabtu), tersangka FZ ini telah dilakukan penahanan di Mapolresta Bandar Lampung. Penahanan ini guna kepentingan penyidikan yang dimana memang kasus ini prosesnya tetap berjalan,” katanya, Minggu (3/10/2024).

Saat ini kata Umi, penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Bandar Lampung telah melimpahkan berkas perkara kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung.

“Berkas perkaranya telah dilimpahkan ke Kejari, saat ini masih menunggu proses kelengkapan berkasnya,” tandasnya.

Peristiwa tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh FZ terhadap anak didiknya diketahui sudah terjadi sebanyak 3 kali. Pencabulan tersebut pertama kali terjadi pada tanggal 20 September 2024 lalu.

Sebelumnya, Polisi melakukan penangguhan penahanan atas dasar surat permohonan perihal penangguhan penahanan dan jaminan surat tanah (SHM).

KABIDHUMAS POLDA LAMPUNG
Kombes Pol Umi Fadilah Astutik S.Sos.S.I.k.M.Si.,
Email: humaspoldalampung@gmail.com
Twitter: @humaspoldalpg
FB: humas_poldalampung
IG : @humas_poldalampung

Menyelenggarakan Simpul Jaringan dengan Baik, Pemprov Lampung Raih Penghargaan Bhumandala Award 2024

BANDAR LAMPUNG–Pemerintah Provinsi Lampung meraih penghargaan Bhumandala Award 2024  (Medali Perak), kategori Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial dari Badan Informasi Geospasial (BIG).

Bhumandala Award merupakan bentuk apresiasi BIG kepada kementerian/lembaga dan juga pemerintah daerah, yang telah menyelenggarakan simpul jaringan dengan baik.

Penghargaan ini terkait implementasi pembinaan dan peningkatan simpul jaringan serta manajemen informasi geospasial dan sebagai salah satu wujud implementasi pembinaan dan peningkatan simpul jaringan dan juga manajemen informasi geospasial.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Deputi Infrastruktur Informasi Geospasial Dr. Ibnu Sofian M.eng, dan diterima Pj. Gubernur Lampung yang diwakili Pj. Sekdaprov Lampung Fredy SM, yang didampingi Kepala Bappeda Provinsi Lampung Elvira Umihanni, di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Senin (4/11/2024) malam .

Acara Bhumandala Award dibuka oleh Menteri Kordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dihadiri jajaran Pejabat negara diantaranya Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti dan jajaran Deputi di lingkungan Kementerian dan Lembaga serta seluruh Kepala Daerah, Pj. Gubernur/Walikota/Bupati dari Daerah penerima penghargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Badan Informasi Geospasial (BIG) menyerahkan 37 penghargaan dari 4 kategori, termasuk 7 Kementerian/lembaga terbaik, 10 Provinsi terbaik, 10 Kabupaten terbaik, dan 10 Kota terbaik.

Provinsi Lampung dinilai berhasil dalam pengembangan dan penerapan Informasi Geospasial (IG), menjadikan Provinsi Lampung sebagai salah satu yang terdepan di bidang tata kelola berbasis data spasial.

PJU Polres Pesawaran Sampaikan Pesan Penting di Police Goes to School: Bangun Karakter Disiplin dan Jauhi Pengaruh Negatif

Pesawaran, 04 November 2024 – Police Goes to School menjadi momen istimewa bagi Pejabat Utama (PJU) Polres Pesawaran, yang serentak hadir di berbagai SMA di Kabupaten Pesawaran untuk memberikan arahan penting kepada pelajar. Para PJU, dengan penuh semangat, menyampaikan pesan-pesan edukatif tentang kedisiplinan, bahaya narkoba, serta pengaruh buruk judi online yang kini banyak menyasar kalangan remaja.

Masing-masing PJU berperan sebagai pembina upacara, memberikan pandangan mendalam kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga diri dari kenakalan remaja dan fokus pada tujuan hidup. Mereka mengajak siswa untuk menjauhi tindakan yang dapat merugikan masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba dan perjudian. PJU juga menekankan nilai-nilai disiplin, terutama dalam berlalu lintas, sebagai wujud tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Sebagai pemimpin utama kegiatan, Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, S.H., S.I.K., M.M., turut serta memberikan arahan mengenai pentingnya fokus pada pendidikan dan menjaga integritas diri sebagai generasi penerus bangsa. Usai upacara, seluruh siswa menerima susu dan roti sebagai simbol perhatian dari Polres Pesawaran.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Police Goes to School berhasil membangun kesadaran disiplin serta komitmen para siswa untuk menjauhi pengaruh buruk, membawa dampak positif dan motivasi untuk menjadi pelajar yang bertanggung jawab dan berkarakter baik.

Polda Lampung Ungkap Kasus Pemerasan yang Melibatkan Oknum LSM dan Wartawan

PRINGSEWU – Polda Lampung berhasil mengungkap dugaan pemerasan yang dilakukan oleh dua tersangka, Abidin, oknum anggota LSM, dan Doni, oknum wartawan, dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada Kamis, 31 Oktober 2024, di Aula Mapolres Pringsewu.

 

Kedua pelaku ditangkap pada Sabtu, 13 Oktober 2024, setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai praktik pemerasan yang meresahkan.

 

Doni, yang mengaku sebagai wartawan, diduga ikut terlibat dalam pemerasan terhadap kepala pekon, kepala sekolah, dan kepala puskesmas.

 

Tindakan ini tidak hanya merugikan para korban, tetapi juga menciptakan ketakutan di kalangan para pemimpin daerah, yang diancam akan diberitakan secara negatif jika permintaan uang tidak dipenuhi.

 

Modus operandi mereka sangat mirip, menggunakan ancaman dan intimidasi untuk memeras uang dari para korban.

 

“Kami menerima banyak keluhan dari para kepala pekon terkait pemerasan yang dilakukan oknum-oknum tersebut. Mereka mengancam akan menyebarkan berita merugikan jika permintaan uang tidak dipenuhi,” ujar Kombes Umi Fadillah Astutik, Kabid Humas Polda Lampung. Jum’at (1/11/2024).

 

Abidin, mantan Kepala Pekon dan Ketua Apdesi Kabupaten Pringsewu, beralih profesi menjadi sekretaris LSM DPW LP-NASDEM (Lembaga Swadaya Masyarakat Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Pemerhati- Nasional Indonesia Membangun) setelah tidak menjabat sebagai kepala pekon.

 

Penangkapan mereka berawal dari laporan masyarakat saat Kapolres Pringsewi melaksanakan kunjungan kerja ke beberapa pekon dan kecamatan di Kabupaten Pringsewu.

 

Tanpa adanya laporan resmi dari korban sebelumnya, Polres Pringsewu melakukan pemantauan dan berhasil menangkap Abidin saat mengambil uang sebesar Rp16 juta di salah satu pekon di Kecamatan Adiluwih.

 

Setelah diidentifikasi, Doni diketahui melakukan pemerasan serupa di lokasi berbeda namun masih dalam kecamatan yang sama.

 

Ia dijerat Pasal 45 Ayat 2 UU No. 1 Tahun 2024 yang mengatur perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), sementara Abidin dikenakan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan.

 

“Kedua pelaku dapat terancam hukuman hingga 7 tahun penjara,” tegas Kombes Umi.

 

Kasus ini mengungkap betapa oknum-oknum yang mengaku wartawan dapat mencemarkan nama baik profesi, yang seharusnya terjaga dengan baik.

 

Dalam laporan Dinas Kominfo, terdapat sekitar 450 media yang berlangganan publikasi di Pringsewu pada tahun 2024, namun hanya sekitar 50 media yang tersertifikasi oleh Dewan Pers.

 

Hal ini membuat anggaran yang seharusnya dialokasikan untuk pendidikan, kesehatan, dan pertanian justru terpaksa digunakan untuk biaya publikasi di media yang tidak terverifikasi.

 

“Ini adalah tindakan tegas kami untuk melindungi profesi wartawan yang berintegritas, karena kami meyakini masih banyak wartawan yang bekerja secara profesional dan menegakan etika jurnalistik, sehingga mereka dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan membangun,” tambah Kombes Umi.

 

Pihaknya berkomitmen untuk terus memberantas praktik pemerasan yang merugikan masyarakat dan menjaga kredibilitas profesi wartawan di Lampung.

Angka Kematian Ibu Dan Bayi Menurun Tajam, Simak Info (AKI/AKB) Selama 3 Tahun!

Serang, – Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) di Kabupaten Serang menurun tajam selama tiga (3) tahun terakhir. Penurunan yang cukup tinggi itu pun di bawah tingkat nasional.

Capaian penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Serang lumayan cukup tinggi di bawah tingkat nasional, dan itu kan atas kerja atau peran mereka para kader posyandu, kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kepada wartawan.

Capaian disampaikan Tatu usai menghadiri Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Rangka Penurunan Angka Kematian (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui Integritas Pelayanan Kesehatan Primer di Lapangan Tenis Indoor Setda Kabupaten Serang pada Kamis, 31 Oktober 2024.

Berdasarkan data Dinkes, sebut Tatu, pada Tahun 2022 angka kematian ibu sebanyak 54 ibu yang meninggal dunia pasca persalinan, kemudian Tahun 2023 menurun menjadi 34 ibu, dan Tahun 2024 hingga Oktober ibu yang meninggal hanya 21 orang. Kalau untuk angka kematian bayi, Tahun 2023 sebanyak 200 bayi meninggal dan Tahun ini hanya 106 bayi, ini penurunan yang sangat signifikan, ucapnya.

Tatu mengatakan, kegiatan peningkatan kapasitas kader posyandu setiap tahun dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) karena ada hal-hal atau pemahaman-pemahaman untuk para kader posyandu yang harus disampaikan. “Jadi ketika ada kegiatan seperti ini disampaikan supaya mereka juga lebih semangat, tentunya ucapan terima kasih kita kepada mereka,” ucapnya.

Pada momen tersebut juga, diberikan penghargaan bagi para kader posyandu yang berprestasi atau kader yang teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat atas penilaian dinas kesehatan. “Penghargaan supaya mereka lebih semangat lagi,” katanya.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Rahmat Fitriadi, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan fokus untuk prioritas strategis angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Salah satu programnya, memperkuat layanan integrasi pelayanan kesehatan primer. Jadi pelayanan kesehatan primer tersebut diharapkan bisa menurunkan lebih rendah lagi untuk angka kematian ibu dan angka kematian bayi ini, itu yang pertama sasarannya, katanya.

Karenanya, integrasi layanan primer atau ILP berbasis pada masyarakat yang ada di desa dan kecamatan, maka salah satu yang menjadi fokus itu juga adalah kader posyandu. Karena kader ini akan menjadi agen. Nanti agen di dalam menyampaikan informasi, melakukan edukasi, melakukan promosi, dan lain-lain sehingga tentunya perlu adanya peningkatan kapasitasnya, tuturnya.

Turut hadir para pejabat eselon II di Lingkungan Pemkab Serang, para camat, para kepala puskesmas se Kabupaten Serang, Anggota DPRD Kabupaten Serang, Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, Ketua TP PKK Kabupaten Serang, Habibah, dan sekitar 500 kader posyandu se Kabupaten Serang. (*/Mugiono)

Penyerahan Juara Desain Masjid, Bupati Serang Harapkan Sisi Desain Masjid Berkualitas

Serang, – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah secara simbolis menyerahkan hadiah Juara Sayembara Desain Masjid Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang (Puspemkab) Serang yang dimenangkan oleh arsitek profesional asal Jakarta. Selain akan dilibatkan dalam pembangunan masjid kelak, juara pertama tersebut juga mendapat hadiah uang Rp130 juta dari Pemkab Serang dan Bank Jabar Banten (Bjb) KCK Banten.

Tatu mengatakan sayembara desain masjid Puspemkab Serang telah sampai pada tahap final, di mana sudah ada tiga besar yang dinilai. “Ketika penilaian tim juri ternyata ada dua peserta draw bernilai, jadi ada dua orang juara duanya, tidak ada juara ketiga,” ujarnya kepada wartawan usai pemberian hadiah lomba di pendopo Bupati Serang pada Rabu, 30 Oktober 2024 sore.

Ia mengaku bersyukur sayembara itu diikuti 176 peserta. Hal itu sesuai keinginan Pemkab Serang, karena dengan banyak peserta maka akan banyak pilihan. “Kemudian sayembara ini didampingi juri profesional di bidangnya, insya Allah yang terbaik (yang didapat) karena kami ingin punya masjid dari sisi desain yang bagus, fungsinya tidak salah. Alhamdulillah tadi bagus luar biasa anak muda keren-keren kreativitasnya,” tuturnya.

Tatu mengatakan untuk pembangunannya, ia akan meminta pemenang lomba untuk dilibatkan. Karena tujuan bangunan tersebut, pembuat desainnya lah yang lebih tahu. “Supaya detailnya tidak salah, akan lebih sempurna yang punya ide mendampingi ketika masjid itu dibangun,” ucapnya.

Ketua Tim Juri Sayembara Desain Masjid Puspemkab Serang Fauzan Noe’man mengatakan dalam sayembara itu intinya mencari ide bangunan baru yang mudah-mudahan bisa jadi inspirasi masyarakat Banten dan Indonesia. “Intinya Banten sudah punya ikon masjid yang bukan utama, Kabupaten Serang sekarang juga sudah, mudah-mudahan ini jadi cetakan baru bagaimana bentuk masjid yang baik dan sesuai syariat, itu yang kami harapkan,” ujarnya.

Ia mengatakan dalam desain masjid tersebut bentuknya masih mengandung ornamen Kabupaten Serang atau pun unsur lokal. Dipastikan desain masjid yang berhasil jadi juara itu original dibuat melalui hasil daya pikir arsitek profesional, bukan meniru buatan orang lain.

Terkait ada dua juara kedua, Fauzan mengatakan karena kualitasnya sama, hanya yang juara pertama saja yang sangat menonjol. Sementara dua lainnya sulit dibandingkan karena punya karakter berlainan. “Tapi tetap nomor satu yang paling baik,” ucapnya.

Ia mengatakan dalam sayembara tersebut melibatkan tim juri dari unsur IAI Banten Ar Libradi Dwi Putranto, unsur akademisi Ar Tatyana Kusumo, unsur budayawan Ali Fadilah, perwakilan Pemkab Serang Febrianto. “Kalau saya sendiri 30 tahun jadi arsitek masjid,” ujarnya.

Diketahui juara pertama sayembara berasal dari Jakarta, juara kedua dari Semarang dan Banyuwangi. Hadir dalam kegiatan itu Kepala DPUPR Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian dan jajarannya. (*/Mugiono)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wartawan Terintimidasi, Kapolsek Pasanggrahan Tuduh Danu Wartawan Pemeras? Paminal Wajib Tentukan Sikap! 

Jakarta Selatan – Kekecewaan menyelimuti Khairul atau yang akrab dikenal sebagai Danu salah satu jurnalis media infoNusantara, dirinya disebut-sebut sebagai terduga pelaku pemeras oleh AKP Kresna Ajie Perkasa, Kapolsek Pesanggrahan. Padahal dirinya menjadi korban kekerasan dan merupakan pelapor atas dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite di Jalan H.Maisin, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (31/10).

Danu yang saat itu melakukan investigasi atas dugaan penyalahgunaan BBM jenis Pertalite sempat dikeroyok orang tidak dikenal yang merupakan komplotan pengepul Pertalite. Anenya lagi saat hendak melaporkan kejadian tersebut ke Polsek, Danu diduga justru mendapatkan intervensi dari pihak Polsek untuk segera melakukan mediasi perdamaian, lantaran Polisi takut kantornya digeruduk komplotan pengepul Pertalite.

Atas dasar kekecewan tersebut kemudian Danu membuat Laporan Polisi di Polres Metro Jakarta Selatan (LP/3378/X/2024/POLRESMETROJAKSEL/POLDAMETROJAYA), agar kasus ini dapat ditindaklanjuti dengan benar, mengingat adanya intervensi dari pihak Polsek Pesanggrahan. Selain itu dirinya juga akan melaporkan Kapolsek Pesanggrahan kepada Paminal Polda Metro Jaya atas statement yang disampaikan Kapolsek pada beberapa media yang telah tayang.

“Saya sudah memaafkan Kapolsek tetapi proses hukum tetap berjalan, agar tidak terjadi hal serupa dikemudian hari,” ujar Khoirul, Jumat (01/11/24).

Semetara itu, AKP Kresna Ajie Perkasa selaku Kapolsek Pesanggrahan masih bungkam saat dimintai klarifikasi atas pernyataannya pada media online yang menyebut wartawan D diduga pernah melakukan pemerasan di wilayah hukumnya.

Dirinya juga belum menyampaikan fakta-fakta hukum atas dasar penyebutan pemeras tersebut dan hanya mendengarkan informasi dari orang yang tidak dikenal yang diduga merupakan salah satu komplotan penyalahguna BBM bersubsidi jenis Pertalite serta tindak lanjut apa yang akan dilakukan terhadap para pelaku penyalahgunaan Pertalite tersebut.

(*/Red)