DPRD Lampung Dukung Pemerintahan Mirza-Jihan

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Angga Satria Pratama bakal mendukung Pemerintahan baru di Bawah kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal (RMD) dan Jihan Nurlela.

Pasalnya, Partai Demokrat Lampung merupakan bagian terpenting dalam kemenangan Mirza-Jihan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2024 lalu.

Bahkan, ia menyakini Gubernur terpilih itu akan membawa kemajuan untuk Provinsi Lampung dalam menyongsong Indonesia Emas mendatang.

Anggota DPRD Lampung Angga mengatakan, Bahwa DPRD Lampung telah menyetujui Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Periode 2025-2030.

“Hari ini menjadi momen bersejarah bagi Provinsi Lampung! Dalam Rapat Paripurna DPRD, pengesahan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela untuk masa jabatan 2025-2030 telah disetujui,” kata Angga kepada media ini. Selasa (15/01).

Sehingga, Sambung Politisi Demokrat Lampung ini, diperlukan kebersamaan untuk bersama – sama membangun Lampung yang lebih baik untuk masa depan.

“Kami siap menyongsong masa depan yang cerah di bawah kepemimpinan baru ini,” urainya

Angga menambahkan, atas telah disetujuinya Gubernur dan Wakil Gubernur RMD-Jihan itu, DPRD juga bersepakat akan mengajukan pengesahan kepada Orang no I di Indonesia.

“DPRD akan mengajukan usulan pengesahan kepada Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri dalam waktu dekat,” tambahnya

Angga menerangkan, jika dirinya mengajak semua pihak untuk bersama – sama mendukung pemerintahan baru menuju kesejahteraan masyarakat Lampung.

“Mari bersama kita dukung pemerintahan baru demi kemajuan dan kesejahteraan Lampung,” tandasnya.

Rapat Paripurna DPRD Usulan Persetujuan Pengesahan Pengangkatan Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fredy, mewakili Pj. Gubernur Lampung Samsudin, menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka Pengumuman dan Usulan Persetujuan Pengesahan Pengangkatan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Masa Jabatan Tahun 2025-2030 Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Selasa (14/1/2025).

Rapat Paripuna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, turut dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Lampung, Anggota DPRD Provinsi Lampung, KPU Lampung, Bawaslu Lampung, Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, dan tamu undangan.

Dalam rapat tersebut DPRD Provinsi Lampung menyetujui Usulan Persetujuan Pengesahan Pengangkatan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Masa Jabatan Tahun 2025-2030.

Sesuai aturan, pengangkatan pasangan calon terpilih akan diajukan DPRD kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri dalam waktu lima hari kerja sejak penetapan oleh KPU Provinsi.

Berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Lampung Nomor 7 Tahun 2025, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut dua atas nama Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Lampung untuk periode 2025-2030.

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Pj. Gubernur dan Forkopimda Gelar Silaturahmi Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Terpilih 2025-2030

Pj. Gubernur Lampung Samsudin menghadiri Acara Silaturahmi Forkopimda bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Terpilih 2025-2030, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela, di Siger Lounge Polda Lampung, Lampung Selatan, Jum’at (10/1/2025).

Acara tersebut dalam rangka meningkatkan silaturahmi sekaligus sinergitas dalam rangka mendukung program pembangunan di Provinsi Lampung.

Pertemuan tersebut turut dihadiri, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Waka Polda Lampung Brigjen Pol. Dr. Ahmad Ramdhan, Kabinda Lampung Suryono, dan jajaran Forkopimda lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Lampung, Helmy Santika menyampaikan bahwa kegiatan yang diinisiasi ya dalam rangka wujud syukur sekaligus meningkatkan tali silaturahmi.

Kegiatan ini juga sebagai wujud dukungan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Terpilih dalam menjalankan tugas dan kewajiban dalam menjalankan roda Pemerintahan di Provinsi Lampung.
“Karena sudah ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Terpilih, pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa Forkopimda yang ada di Provinsi Lampung akan mendukung secara penuh apa yang menjadi tugas dan kewajiban Gubernur selaku Pimpinan Daerah di Provinsi Lampung dalam menjalankan roda pemerintahan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan memajukan Provinsi Lampung,” ujar Kapolda Lampung.

“kami siap mendukung apa yang akan menjadi program-program Gubernur Lampung kedepannya,” tambahnya.

Sebelum melaksanakan silaturahmi, Pj. Gubernur Lampung Samsudin bersama Gubernur Lampung Terpilih Mirzani, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar melaksanakan shalat jum’at bersama di Masjid Polda Lampung.

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar Buka Rapat Paripurna DPRD

Wakil Gubernur Lampung terpilih periode 2025-2030, dr. Jihan Nurlela, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung yang digelar di Ruang Sidang lantai III, Selasa (14/01/2025). Kehadiran dr. Jihan Nurlela menjadi sorotan sebagai salah satu momen penting dalam proses transisi kepemimpinan di Provinsi Lampung.

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, ini mengusulkan persetujuan pengesahan pengangkatan Rahmat Mirzani Djausal dan dr. Jihan Nurlela sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung masa jabatan 2025-2030. Acara ini turut dihadiri oleh Forkopimda Lampung, Anggota DPRD Lampung, perwakilan KPU dan Bawaslu Lampung, pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Lampung, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam wawancara seusai rapat paripurna dr. Jihan Nurlela menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk bekerja keras bersama Rahmat Mirzani Djausal demi memajukan Lampung. “Ini adalah amanah besar. Kami siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung,” ujar dr. Jihan.

Rapat Paripurna ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan KPU Provinsi Lampung Nomor 7 Tahun 2025, yang menetapkan pasangan calon nomor urut dua tersebut sebagai pemenang Pilkada Lampung. Berdasarkan aturan yang berlaku, pengesahan pengangkatan ini akan diajukan oleh DPRD kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri dalam waktu lima hari kerja.

Sebagai sosok yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, dr. Jihan Nurlela diharapkan dapat membawa pendekatan yang lebih humanis dalam kepemimpinannya. Kehadirannya dalam Rapat Paripurna ini menegaskan kesiapan pasangan terpilih untuk memulai masa jabatan mereka dengan visi yang inklusif dan progresif.

Dengan keputusan ini, dr. Jihan bersama Rahmat Mirzani Djausal akan segera mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas sebagai pemimpin Provinsi Lampung. “Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Lampung agar amanah ini dapat kami emban dengan baik,” pungkas dr. Jihan.

DPRD Lampung Dukung Libur Sekolah Selama Ramadhan

Komisi V DPRD Provinsi Lampung memberikan dukungan terhadap wacana pemerintah yang merencanakan libur bagi anak sekolah selama bulan suci Ramadhan.

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni, mengungkapkan dukungannya dalam sebuah pernyataan pada Selasa (14/1). “Kami (DPRD Provinsi Lampung) mendukung rencana penerapan libur untuk pelajar selama bulan suci Ramadhan,” ujar Elly, didampingi Andika Wibawa.

Menurut Elly, yang juga merupakan Bendahara Partai Gerindra Lampung, kebijakan libur ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelajar, seperti meningkatkan ketakwaan dan mempererat hubungan dengan keluarga.

Meski demikian, Elly mengingatkan orang tua untuk lebih ekstra mengawasi anak-anak mereka selama masa liburan tersebut. “Jangan sampai liburan di bulan suci Ramadhan dimanfaatkan anak-anak untuk bermain handphone. Orang tua harus memastikan anak-anak menggunakan waktu libur mereka untuk kegiatan positif seperti mengaji dan berkegiatan yang bermanfaat,” tegasnya.

Diharapkan, dengan pengawasan yang ketat dari orang tua, liburan di bulan Ramadhan bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk perkembangan spiritual dan karakter anak.

DPRD Lampung Fokus Peningkatan Kualitas Infrastruktur

Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Mukhlis Basri, mengungkapkan bahwa tingkat kemantapan jalan di Provinsi Lampung saat ini mencapai 78,67 persen. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar infrastruktur jalan di Lampung sudah dalam kondisi yang cukup baik, mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi.

“Kemantapan jalan ini menunjukkan bahwa kita sudah berada pada jalur yang cukup baik. Namun, tentu masih ada pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di beberapa wilayah,” ujar Mukhlis saat ditemui di DPRD Lampung, Selasa (14/01).

Lebih lanjut, Mukhlis menyatakan bahwa terkait dengan bantuan pemerintah pusat untuk perbaikan jalan, pihaknya akan memantau regulasi yang ada agar dapat memastikan bahwa bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan optimal.

“Kita harus memastikan regulasi yang ada mendukung upaya ini, sehingga bantuan dari pusat bisa dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas jalan di daerah,” tambahnya.

Mukhlis juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat dalam upaya perbaikan infrastruktur, terutama di daerah-daerah yang kondisinya masih memprihatinkan. Ia berharap realisasi program perbaikan jalan bisa segera terealisasi dengan dukungan dari berbagai pihak.

“Perbaikan infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Lampung. Saya optimis dengan kerja sama yang baik, kita bisa mencapai target pembangunan yang lebih baik lagi,” tutupnya.

RDP Petani Singkong-DPRD Lampung Ricuh, Budhi Condrowati: Saya Berusaha Memperjuangkan, Malah Disalah Artikan

Kericuhan mewarnai Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara pedemo yang notabennya para petani singkong dengan anggota DPRD Provinsi Lampung, di ruang Rapat Utama DPRD Provinsi Lampung, Senin (13/1).

Berdasarkan pantauan, keributan bermula dari pihak petani yang menilai bahwa DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung lambat dalam menangani masalah harga singkong di Lampung.

Bahkan, petani meminta DPRD Lampung dapat memutuskan hasil pertemuan hari ini bersama petani singkong.

Menanggapi hal ini, anggota Panitia Khusus (Pansus) singkong Budhi Condrowati mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah sebagai payung hukum singkong di Lampung.

Budhi Condrowati menegaskan bahwa dirinya telah memperjuangkan berbagai kebijakan untuk melindungi petani. Salah satu langkah yang sedang diupayakan adalah pembentukan Peraturan Daerah (Perda) melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), yang diharapkan dapat menjadi payung hukum untuk mengatur tata niaga singkong secara lebih adil.

“Kami ini sudah berjuang keras di DPRD untuk kepentingan para petani. Usulan Perda sudah kami siapkan, dan ini bukan proses yang instan. Tolong beri kami waktu untuk menyelesaikannya!” ujar Wakil Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Lampung ini dengan nada tegas.

Namun, hal itu disalah artikan oleh para petani singkong, sehingga kericuhan tak terelakkan. “Kami tidak mau dininabobokan lagi. Kami hanya menuntut agar SKB itu segera diterapkan. Ayo kita ke luar menemui massa, ajak Pejabat (Pj) Gubernur dan Ketua DPRD Lampung,” tegas Maradoni, Perwakilan petani dari Lampung Timur.

Suasana kian memanas setelah Budhi Condrowati menggebrak mejanya. “Saya juga petani singkong,” tegas Condrowati.

Para petani terpancing emosi tidak terima dengan sikap Budhi Condrowati. Mereka pun meminta Budhi untuk ke luar dari ruang rapat. Suasana pun berhasil dikondisikan setelah Budhi Condrowati ke luar dari ruangan.

Saat di luar ruangan, Budhi Condrowati mengatakan bahwa dirinya sudah semampu keras memperjuangkan hak-hak para petani, khususnya petani singkong. Dirinya ingin para petani sejahtera, malah disalah artikan oleh para pedemo.

“Saya ini membantu memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan mereka, karena saya juga bagian dari mereka,” tegas Condrowati.

Situasi ini menjadi gambaran nyata betapa kompleksnya permasalahan harga singkong di Lampung, yang memengaruhi kehidupan ribuan petani. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan konkret yang dihasilkan dari pertemuan tersebut

Pirots 4: Symbol Cascades Explained

In Pirots 4, symbol cascades represent more than just flashy chain reactions—they are the core mechanic that transforms simple collectibles into a dynamic ecosystem of progression and reward. At their essence, symbol cascades refer to the sequential activation and interaction of thematic icons across an expanding 8×8 grid, where each triggered symbol ignites a chain of responses that reshape gameplay in real time. This layered system elevates Pirots 4 beyond traditional collect-and-cash mechanics, weaving narrative depth with strategic complexity.

Core Symbol Components: Collectors, Bombs, and Feature Icons

Central to the cascade system are four collector birds—blue, red, gold, and crystal—each tied to a distinct gem color and symbol set. These avian icons define the starting points of cascading chains, their color affiliations directly influencing the types of symbols generated when activated. Corner bombs play a pivotal role by expanding the grid dynamically, opening new zones and activating space portals that serve as cascading triggers. These portals create new pathways, enabling symbol interaction across previously inaccessible areas and amplifying the potential for chain reactions.

Additional feature symbols—upgrades, wilds, coins, and transformation triggers—further enrich the cascade environment. Upgrades enhance bird abilities and grid features, while wilds expand cascade reach unpredictably. Coins act as temporal symbols that reset or extend sequences, introducing strategic timing into cascade management. Together, these elements form a responsive system where player input directly shapes emergent gameplay.

How Symbol Cascades Trigger Gameplay Evolution

The cascade mechanism operates through a precise sequential logic: activating one symbol initiates a ripple effect that propagates across the grid, activating connected symbols and triggering space portals. This emergence activates bonus effects, such as coin multipliers or temporary power-ups, extending the chain’s duration and impact. For example, a blue collector activation may spawn a gold-and-crystal hybrid symbol, which in turn opens a portal to the upper-left corner, enabling a vertical cascade that reshapes scoring opportunities.

Players who master this chain logic turn initial symbol collection into powerful score multipliers and upgrade triggers. Efficient cascade chains maximize exposure to high-value rewards—such as rare transformation symbols that alter grid behavior—demonstrating how early decisions cascade into long-term progression.

Symbol Types and Their Cascading Functions

  • **Upgrades**: Collecting specific symbols evolves bird abilities—enhancing speed, symbol range, or explosion radius—transforming static icons into dynamic tools that reshape cascade logic.
  • **Wilds & Bonus Symbols**: These symbols expand cascade potential by introducing unpredictability and enabling cross-zone chaining. A wild can turn a dormant sequence into a full cascade, unlocking hidden bonuses.
  • **Coin Generators**: Temporal symbols reset or extend sequences through timed cascades, allowing players to extend chains beyond natural decay and strategically time high-value plays.

Each symbol type contributes uniquely to the system’s depth, creating a rich feedback loop where player strategy directly influences cascade outcomes.

Spatial and Temporal Dimensions of Cascades

The cascading system unfolds across evolving spatial and temporal dimensions. Starting in the standard 8×8 grid, corner bombs expand the playing field, transforming dense symbol clusters into interconnected zones where new portal routes can emerge. This expansion alters symbol density and interaction patterns, enabling cascades that ripple across previously isolated areas.

Portal activation introduces temporal dynamics—some symbols reset the entire cascade sequence, while others extend it through delayed triggers. Long-duration cascades, often initiated by timed coin symbols, create sustained bonus multipliers, rewarding patience and precision. These temporal cascades exemplify Pirots 4’s design philosophy: blending immediate feedback with extended strategic windows.

Strategic Use of Cascades: Optimizing for Maximum Reward

Mastering cascade chains requires balancing short-term collection with long-term cascade building. Players must evaluate whether to harvest immediate rewards from static symbols or risk initiating a powerful cascade that could yield significantly higher payouts. For instance, delaying a red collector activation to allow a gold-and-crystal hybrid to spawn and open a portal often leads to exponentially greater scores.

Real-world gameplay examples show players chaining up collectors across expanding grids, using corner bombs to unlock portals that trigger cascades across multiple rows. Coin symbols strategically timed amplify these sequences, sometimes extending cascades by seconds—turning fleeting opportunities into scoring crown jewels. This strategic depth turns Pirots 4 from a simple grid game into a layered puzzle of timing, selection, and foresight.

Non-Obvious Insights: Symbol Cascades as Narrative and System Integration

Beyond mechanics, symbol cascades embody deeper themes: growth, transformation, and interconnectedness. Each cascade mirrors the game’s narrative arc—small beginnings expanding into vast, dynamic systems, reflecting the player’s journey from collector to cascade architect. This integration elevates gameplay into a metaphor for evolution, where every activated symbol alters not just the grid, but the player’s relationship with it.

Repeated cascade use visibly evolves bird appearances—birds grow more intricate, grids shift in color and texture—visually reinforcing progression. Pirots 4’s design philosophy masterfully blends collectible depth with visual storytelling, using cascades as both reward and expression.

Conclusion: Symbol Cascades as Central Mechanics of Pirots 4’s Identity

Symbol cascades are not an add-on but the beating heart of Pirots 4. From individual collector activation to expansive grid transformations driven by portals and timed bonuses, these chains define how players engage, strategize, and succeed. The system’s richness lies in its interplay of color, timing, and spatial expansion—each element reinforcing the last in a seamless loop of cause and effect.

By transforming static symbols into dynamic, interactive forces, Pirots 4 exemplifies how layered mechanics can create a living, evolving gameplay experience. Players don’t just collect coins—they orchestrate cascading stories across the grid, where every choice echoes through time and space.

Discover Pirots 4’s full cascade mechanics at pirots4play.uk

Table of Contents

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung : Perbaikan Jalan Rusak di Lampung Perlu Sinergitas Pemerintah Pusat

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Angga Satria Pratama menyoroti permasalahan kendaraan over dimension and over loading (ODOL) yang menyebabkan rusaknya jalan di Bangunrejo – Kalirejo Lampung Tengah (Lamteng)

“Kami dari Komisi IV akan berupaya mencari solusi secepat mungkin agar ruas jalan dapat segera diperbaiki dan digunakan dengan aman,” kata Angga, Sabtu (11/1)

Menurut, Politisi Demokrat Lampung ini, penanganan masalah ini memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, perusahaan, dan kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR).

“Karena mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja tidak cukup untuk menangani kerusakan jalan yang disebabkan oleh truk ODOL,” ucapnya

Sehingga, kata Angga, Diperlukan Sinergi untuk memperbaiki jalan rusak di Lampung, karena Persoalan ini akan lebih cepat diatasi jika dilakukan bersama-sama.

“Truk-truk dengan beban melebihi kekuatan jalan ini menjadi tantangan serius. Membangun dan memperbaiki jalan memang tidak instan, namun dengan kerja sama dari berbagai pihak, beban ini akan lebih ringan dan solusi dapat dicapai dengan lebih efektif,” tambahnya.

Angga menambahkan, Masalah muatan berlebih pada jalan tersebut ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kerusakan jalan di provinsi.

“Yang pada akhirnya mengganggu kelancaran transportasi dan perekonomian masyarakat. Pemerintah juga diharapkan segera mengambil langkah nyata untuk menangani permasalahan ini,” tandasnya.

Komisi IV DPRD Lampung Sebut Penyebab Kerusakan Jalan

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung beberkan penyebab kerusakan jalan sepanjang 15 Kilometer di Bangunrejo – Kalirejo Lampung Tengah (Lamteng).

Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri mengatakan, bahwa kerusakan jalan di Lamteng itu dikarenakan muatan yang berlebihan dari perusahaan, sehingga masa layak pakainya sebentar.

“Yang banyak memberikan kontribusi kerusakan jalan itu adalah pihak – pihak perusahaan mulai dari pabrik sawit, pasir dan perusahaan lainnya,” kata Mukhlis kepada media ini. Jumat (10/01).

Untuk itu, kata Politisi Gerindra Lampung ini, pihaknya menghimbau kepada seluruh perusahaan dan masyarakat untuk dapat menjaga jalan yang nantinya akan dibangun oleh Provinsi.

“Oleh karenanya kami Komisi IV menghimbau kedepan, pemerintah provinsi mengajak perusahaan – perusahaan itu untuk dapat melihara jalan ketika sudah dibangun oleh Provinsi,” ungkapnya

Bahkan, Sambung Mukhlis, atas kerusakan jalan itu, dirinya beserta anggota Komisi IV lainnya menyepakati pembangunan jalan tersebut akan dibangun Rigit Beton secara bertahap.

“Karena kemarin saat kunker, kami mendapati muatan 30 ton, sementara kekuatan jalan provinsi hanya 8 ton, jadi ini harus menjadi perhatian kedepan dan InsyaAllah jalan itu nanti akan dibangun Rigit Beton, tetapi kita akan lihat nanti regulasinya.karena yang rusak itu sekitar 15 Kilometer,” ungkapnya

Mukhlis menambahkan, jalan itu juga sudah masuk dalam perencanaan pada tahun 2025 ini, tinggal melihat regulasi kedepan.

“Kita akan upayakan pembangunan jalan Bangunrejo – Kalirejo, karena kita akan mengecek dulu ada berapa perbaikan jalan di Lampung pada tahun 2025,” pungkasnya.