Jadi Pelopor Pengguna Energi Hijau di Lingkungan Pemda Lampung, 100 Persen Listrik di Pemkot Metro Pakai REC PLN

Metro, 19 September 2024 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung dalam mendukung penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT). Hal ini diwujudkan dengan penyerahan Renewable Energy Certificate (REC) kepada Pemerintah Kota Metro yang kini secara resmi telah menjadi pemerintah daerah pertama di Lampung yang menggunakan 100 persen energi bersih.

Ditandai dengan penyerahan REC secara langsung oleh General Manager PLN UID Lampung, Sugeng Widodo kepada Walikota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K) pada Rabu (18/09), kini gedung kantor Pemkot Metro telah tersertifikasi menggunakan energi bersih sebanyak 72 unit atau setara dengan 72 megawatt hour (MWh) konsumsi energi listrik.

Walikota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K) menilai kerjasama dan sinergi ini merupakan bentuk keseriusan Pemkot Metro dalam penggunaan energi ramah lingkungan serta mendukung komitmen Pemerintah Indonesia dalam mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060.

“Terima kasih kepada PLN yang dengan cepat menanggapi dan menyambut langkah baik dari Pemkot Metro untuk secara langsung dapat berperan dalam penggunaan Energi Baru Terbarukan,” tutur Wahdi dalam sambutannya.

Wahdi menyebut, Kota Metro sangat siap dalam menerima inovasi. Salah satunya penggunaan energi terbarukan atau energi ramah lingkungan, dengan ekosistem kota yang kondusif, Kota Metro siap bergerak maju.

“Berbicara dalam renewable energy, energi terbarukan, green energy. Saya kira energi-energi ini membangkitkan segala-galanya, bagi Kota Metro, tentunya bagaimana energy ini untuk membangun,” katanya.

General Manager PLN UID Lampung, Sugeng Widodo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro yang telah menginisiasi penggunaan REC di lingkungan Pemerintah Daerah, khususnya di Provinsi Lampung.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemkot Metro dalam komitmennya untuk mendukung program pemerintah yaitu NZE 2060 sehingga menjadi pionir dalam penggunaan REC di Provinsi Lampung untuk Instansi Pemerintahan dan pastinya dapat menjadi inspirasi bagi instansi lainnya dalam penggunaan energi ramah lingkungan,” ucap Sugeng.

Sugeng juga menjelaskan REC PLN merupakan bentuk layanan PLN yang menjadi elemen pendukung bagi instansi untuk mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional.

“Saya juga berharap, sinergi yang terjalin tidak terhenti sampai disini, dan akan ada terobosan-terobosan dari pemerintah dalam upaya pengurangan emisi karbon. Kami dari PLN akan terus mendukung upaya-upaya tersebut untuk mewujudkan daerah yang lebih ramah lingkungan,” tutup Sugeng Widodo.

PLN Siagakan Tim PDKB, Optimalkan Pemeliharaan Tanpa Padam Saat Periode Siaga Nataru

Bandar Lampung, 28 Desember 2023

 

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyiagakan tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) selama masa siaga Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Penyiagaan tim PDKB tersebut sebagai upaya PLN dalam melakukan pemeliharaan jaringan listrik tanpa dilakukan pemadaman, sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru.

 

General Manager PLN UID Lampung, Saleh Siswanto mengatakan upaya tersebut merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik terutama saat periode Siaga Nataru.

 

“Pemeliharaan dan operasional PLN tetap berjalan meski saat hari-hari besar nasional seperti halnya Natal dan Tahun Baru ini. Oleh karena itu, Siaga Nataru saat ini PLN UID Lampung menyiagakan 3 Tim PDKB agar pemeliharaan tetap berjalan namun tanpa dilakukan pemadaman,” tegas Saleh.

 

Dia menerangkan, tim PDKB merupakan pasukan elit yang dimiliki PLN. Saat ini, lanjut Saleh, PLN UID Lampung memiliki 3 tim PDKB dengan metode sentuh langsung yang beroperasi di wilayah kerja PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjungkarang, PLN UP3 Metro dan PLN UP3 Kotabumi.

 

“Sepanjang tahun 2023, tiga tim PDKB di Lampung telah melakukan pekerjaannya 2092 titik lokasi kerja dengan energi yang terselamatkan sebanyak hampir 5 juta kWH atau setara dengan menyelamatkan penjualan listrik sebanyak 5 miliar rupiah. Terlihat fakta bahwa peran PDKB sangat penting baik terhadap pelayanan ke masyarakat ataupun bagi perusahaan,” jelas Saleh Siswanto.

 

Menurut Saleh, PLN menerjunkan tim PDKB agar menjaga pasokan listrik tetap menyala selama melakukan pekerjaan pemeliharaan jaringan. Hal itu merupakan langkah strategis dengan mengedepankan pilar _customer focused_ terutama saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

 

“Tentunya, peran PDKB memiliki dampak positif. Terlebih saat ini masih dalam periode Siaga Nataru, pekerjaan yang dilakukan oleh PDKB membuat aktivitas masyarakat tidak terganggu karena tidak dilakukan pemadaman. Selain itu, pelayanan dan penjualan listrik pun tetap berjalan normal,” pungkas Saleh.

Persembahan Hari Listrik Nasional Ke-78, PLN Berikan Listrik Gratis 27 Keluarga Kurang Mampu di Lampung

Bandar Lampung, 30 Oktober 2023 – Masih dalam semarak Hari Listrik Nasional (HLN) Ke-78, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung melalui Program Light Up the Dream (LUTD) berikan bantuan pasang baru listrik gratis kepada 26 keluarga kurang mampu di Provinsi Lampung (30/10).

Sundari, salah satu penerima bantuan dari Kelurahan Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan mengungkapkan kebahagiaan dan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih sebesar-besarnya kepada PLN. Harapan saya untuk PLN, agar PLN semakin sukses dalam menerangi pelosok negeri ini,” ungkapnya.

Sebelum menerima bantuan pasang listrik di rumahnya, Sundari selalu menumpang beraktivitas di rumah tetangga dan orangtuanya. Dengan hadirnya listrik gratis di rumahnya, kini Sundari sudah bisa beraktivitas dengan nyaman bersama keluarganya di rumahnya sendiri.

Turut hadir pada saat penyerahan bantuan listrik gratis, Mustofa selaku Sekretaris Desa Jati Mulyo menyampaikan apresiasinya.

“Kami mewakili seluruh perangkat Desa Jati Mulyo sangat mengapresiasi kebaikan PLN yang telah memberikan harapan baru bagi Masyarakat Desa Jati Mulyo melalui program bantuan listrik gratis ini. Semoga PLN sukses dan selalu memberikan yang terbaik untuk negeri, ungkap Mustofa.

Hal yang sama disampaikan Muksin warga Bandar Lampung yang juga menerima sambungan listrik gratis. Ia terlahir sebagai penyandang disabilitas mengaku sangat bahagia saat petugas PLN datang untuk memasang kWh meter dirumahnya secara gratis. Berprofesi sebagai tukang pijat panggilan, menurut Muksin merasa mustahil untuk memiliki listrik dengan penghasilan yang minim. Lampu minyak ia gunakan untuk penerangan dirumahnya, meskipun minyak lampu dirasanya semakin hari semakin sulit dicari.

“Alhamdulillah sejak pakai listrik PLN sudah banyak yang berubah, hidup semakin mudah, meski tak dapat melihatnya namun adanya listrik sangat saya rasakan, terima kasih PLN,” ujarnya.

Pada kesempatan yang berbeda, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, Saleh Siswanto mengapresiasi seluruh pihak yang turut menyukseskan program mulia ini.

“Terima kasih kepada seluruh insan PLN yang sudah tergerak hatinya, untuk berbagi rezeki demi kebahagiaan saudara-saudara kita yang belum bisa menikmati listrik. Saya harap, program mulia ini dapat terus berlanjut dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” ungkap Saleh Siswanto.

Saleh Siswanto juga menambahkan bahwa program Light Up the Dream ini merupakan program yang konsisten dilaksanakan oleh insan PLN sejak tahun 2021 silam.

“Masih dalam semangat HLN ke-78, PLN hadir kembali untuk menebar kebahagiaan bersama 2.562 keluarga se-Indonesia melalui Light Up the Dream, yaitu program dimana insan PLN se-Indonesia menyisihkan Sebagian rezekinya untuk berbagi kebahagaiaan dengan memberikan bantuan pemasangan listrik gratis kepada keluarga yang kurang mampu. Di Lampung sendiri, total ada 27 keluarga yang mendapatkan bantuan program ini. Semoga dengan diberikannya bantuan pemasangan listrik gratis ini, keluarga penerima bantuan dapat memanfaatkan listrik sebaik-baiknya demi kehidupan yang lebih baik,” tutup Saleh Siswanto.

Bertransformasi Demi Meningkatkan Pelayanan Pelanggan, PLN UID Lampung Persembahkan Prestasi di Hari Listrik Nasional 2023

Bandar Lampung, 26 Oktober 2023

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung telah mencatat berbagai pencapaian kinerja dan prestasi hingga bulan September 2023. Hal itu merupakan buah dari transformasi dan penerapan budaya Akhlak yang telah berjalan selama tiga tahun di PT PLN (Persero). Torehan kesuksesan tersebut sebagai persembahan terbaik PT PLN (Persero) Unit Induk Lampung dalam perayaan Hari Listrik Nasional ke-78 yaitu pada 27 Oktober 2023.

General Manager PLN UID Lampung, Saleh Siswanto mengatakan PLN UID Lampung menjalankan amanat pemerintah dalam hal penyediaan energi listrik dengan sebaik-baiknya. Ditambahkannya, PLN UID Lampung juga telah meningkatkan Rasio Desa Berlistrik dari 99,5 persen di tahun 2022 menjadi 99,74 persen hingga September 2023.

“Alhamdulillah sebanyak 6 desa dan 18 dusun yang tadinya belum berlistrik telah dinyalakan yang didalamnya terdapat 3054 pelanggan. Sisanya ada 7 desa yang belum berlistrik masih dalam proses perijinan. Namun, hingga Desember 2023 nanti akan ada 13 dusun lagi yang siap dinyalakan dengan calon pelanggan sebanyak 373 pelanggan,” terang Saleh Siswanto.

Saleh juga menambahkan, kesuksesan di bidang penjualan tercermin pada peningkatan penjualan listrik sebesar 3,998 Terrawatt Hour (TWh) pada Bulan September tahun 2022, menjadi 4,278 TWh di bulan yang sama pada tahun 2023. Sehingga penjualan tenaga listrik tumbuh sebesar 3,96 persen pada September tahun 2022 menjadi 7,01 persen dengan penambahan jumlah pelanggan sebanyak 91799 pelanggan dari September 2022 hingga September tahun 2023.

“Tren ini menunjukan adanya peningkatan Kinerja PLN salah satunya dalam hal penjualan energi. Hal itu merupakan buah dari tranformasi yaitu transformasi digital yang telah dilakukan PLN pada sektor pelayanan kepada masyarakat,” terang Saleh.

Transformasi digital pada sektor pelayanan kepada masyarakat yang dimaksud oleh Saleh adalah kemudahan pelayanan dan upaya peningkatan kepuasan pelanggan melalui super-app milik PLN yakni PLN Mobile. Dimana masyarakat dapat melakukan permohonan pelayanan PLN melalui smartphone.

“Hampir 1 juta pelanggan di Lampung telah menggunakan PLN Mobile. Kami harap dengan hadirnya PLN dalam smartphone pelanggan, PLN semakin dekat dan semakin cepat melayani pelanggan tentunya dengan kualitas yang semakin baik,” ujarnya.

Selain itu, PLN juga telah memberikan kontribusi kepada pemerintah dari sektor pajak. PLN UID Lampung memperoleh predikat sebagai wajib pajak dengan kontribusi pembayaran pajak terbesar kepada pemerintah setiap tahunnya. Hal itu tercermin dari realisasi pajak yang terdiri dari PPH, PPN dan PBB yang disetorkan PLN kepada pemerintah sebanyak Rp 87 Miliar dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang disetorkan kepada 15 Pemerintah Kota dan Kabupaten di Lampung sebanyak Rp 341 Miliar dari bulan Januari hingga September 2023.

“Melalui sektor pajak, PLN hadir dalam berkontribusi secara aktif kepada negara sehingga menjadikan energi listrik dapat bermafaat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Ditambahkan Saleh, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilakukan PLN UID Lampung seperti program ekonomi, pendidikan, pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dan lingkungan telah menyentuh 1523 penerima manfaat dan melibatkan 453 UMK yang mampu menyerap 205 tenaga kerja baru.

“Pada bulan Februari 2023, TJSL PLN UID Lampung juga telah mendapat pengakuan dari La Tofi School of Social Responsibility pada Indonesian Green Awards 2023 dengan kategori mempelopori pencegahan polusi. Dari penghargaan ini membuktikan bahwa PLN UID Lampung diakui sebagai pelopor dalam kepedulian lingkungan hidup,” imbuh Saleh.

Disisi lain, melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) yang dimiliki, PLN UID Lampung juga turut berkontribusi dalam bidang sosial keagaman. “Kita ketahui bersama, YBM PLN merupakan lembaga zakat PLN yang sumbernya dari pengelolaan zakat para pegawai PLN. Tahun ini hingga September 2023, YBM PLN telah menyalurkan sebanyak Rp 1,6 Miliar kepada penerima manfaat yang sesuai denga asnafnya,” ucap Saleh.

“Meskipun berbagai torehan pencapaian telah diperoleh, sesuai dengan yang telah diamanatkan oleh pemerintah, PLN UID Lampung terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dan berkontribusi untuk kemakmuran bangsa dan negara,” tutupnya.

PLN Jadi Narasumber Seminar Nasional, Unila Ingin Mahasiswa Paham Tentang Energi Berkelanjutan

Bandar Lampung, 22 Oktober 2023 – Universitas Lampung (Unila) mempercayakan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung sebagai narasumber pada Seminar Nasional Electrical Engineering in Action 2023. Kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (Himatro) Universitas Lampung (Unila) mengusung tema Building Sustainable Economy through Smart City Development dihadiri sekitar 500 mahasiswa.

Saleh Siswanto, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mengatakan, PLN fokus dan konsisten untuk terus melakukan pengembangan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia khususnya di Provinsi Lampung.

Saleh menuturkan, komposisi pembangkit EBT di Provinsi Lampung saat ini sudah mencapai 39% dari beban keseluruhan dan menjadi salah satu yang terbesar di Pulau Sumatra setelah Sumatra Utara. Hal itu disampaikannya dalam materi Seminar Nasional tersebut yang digelar pada hari Kamis, 19 Oktober 2023.

Saleh menambahkan, Lampung memiliki banyak sekali potensi EBT untuk dikembangkan menjadi pembangkit listrik seperti air dan panas bumi.

“Saat ini juga tengah dalam proses untuk pembangunan PLTP Rajabasa yang memiliki potensi kapsitas cukup besar untuk melayani kebutuhan listrik di Lampung,” jelas Saleh.

Selain General Manager PLN UID Lampung, Saleh Siswanto, turut menjadi pembicara lainnya Munawwar Furqan selaku General Manager PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B JAMALI).

Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM menyampaikan dalam sambutannya melalui acara Seminar Nasional ini mahasiswa diharapkan mampu menyerap pengetahuan lebih dalam dari pada yang biasanya mereka dapatkan di kelas.

“Pihak kampus sangat mendukung mahasiswa untuk selalu aktif dalam menciptakan inovasi dan teknologi baru, dalam hal ini mahasiswa teknik elektro diharapkan mampu terlibat aktif pada upaya pemerintah untuk peralihan penggunaan energi fosil ke Energi Baru Terbarukan atau EBT,” tuturnya.

Jery Marlian, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Unila menyampaikan apresiasi kepada PLN atas kesediannya untuk menjadi narasumber di acara Seminar Nasional dengan materi Energi Baru Terbarukan yang saat ini menjadi tantangan bagi mahasiswa lulusan teknik elektro.

“Dengan mendapatkan informasi secara langsung dari PLN diharapkan mampu menambah pengetahun yang terkini dan akurat mengenai kondisi ketenagalistrikan di Lampung. Ilmu yang kami dapatkan hari ini juga sebagai bekal bagi mahasiswa untuk terus belajar mengembangkan atau bahkan menciptakan solusi energi berkelanjutan,” tutup Jery.

Gelar Pelatihan Produksi dan Pemasaran Kopi Liwa, PLN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Lampung Barat, 11 September 2023 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyelenggarakan Pelatihan Produksi dan Pemasaran bagi 25 Petani Kopi di Lampung Barat.

Pelatihan ini merupakan wujud komitmen nyata dari PLN UID Lampung dalam mewujudkan kemandirian masyarakat yang sejalan dengan salah satu Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Dengan menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bandar Lampung (UBL), PLN memberikan bantuan alat produksi berupa mesin roasting, sorting, dan penggiling kopi serta mesin pres kemasan. Selain pemberian bantuan alat produksi, para petani kopi yang tergabung dalam Kelompok Tani Gamba Kupi juga diberikan pelatihan dengan berbagai materi guna menunjang usaha yang dijalankan.

General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Saleh Siswanto menjelaskan bahwa program TJSL Pelatihan Produksi dan Pemasaran Petani Kopi Liwa ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM khususnya di Kabupaten Lampung Barat agar bisa tumbuh bersaing dengan pelaku usaha lainnya.

“Dengan berkembangnya UMKM diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan berdampak positif bagi pendapatan daerah. Pelaku UMKM juga dibekali dengan pelatihan dasar seperti ragam perizinan usaha, pemasaran, sampai dengan pengelolaan keuangan,” ujar Saleh.

Ketua Kelompok Tani Gamba Kupi, Feby Mulia Ibka Sari mengungkapkan rasa syukurnya kepada PLN atas bantuan yang diberikan kepada kelompok tani yang telah berdiri sejak 2021 lalu.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas bantuan alat produksi serta program pelatihan yang diberikan kepada kelompok tani Gamba Kupi. Kami memang sangat membutuhkan dukungan ini agar petani kopi khusunya di Pekon Way Empulau Ulu bisa memaksimalkan kualitas kopi yang di produksi dan dapat memasarkan produk dengan lebih baik,” ungkap Feby.

Feby juga menjelaskan bahwa selama ini para petani kopi baru bisa menghasilkan biji kopi mentah yang belum diolah dan dijual kepada pengepul/pemasok biji kopi sehingga dengan adanya program ini diharapkan Kelompok Tani Gamba Kupi dapat mengembangkan produk kopi lainnya dan menjadikan produksi kopi sebagai mata pencaharian utama bagi anggota Kelompok Tani Gamba Kupi.

Sementara itu Dr. Hendri Dunan, S.E., M.M. yang merupakan Ketua LPPM UBL juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan PLN dalam program TJSL untuk petani kopi.

“Kami sangat mengapreasi Program TJSL yang digagas oleh PLN. Sebagai mitra, kami siap untuk mengawal serta menghadirkan tenaga pengajar terbaik seperti praktisi UMKM maupun pengolahan kopi. Kami berharap pelatihan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani kopi,” ungkapnya.

Catatkan Kinerja Keuangan Terbaik, PLN Setor Dividen Rp2,19T dan Pajak Rp35,33T

Jakarta, 8 Juni 2023- PT PLN (Persero) terus meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan negara melalui setoran dividen dan pajak perusahaan. Berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN di Kantor Kementerian BUMN, Rabu (7/6) disepakati setoran dividen PLN kepada negara sebesar Rp2,19 triliun, meningkat sebesar 191,7% dari Rp750 miliar di tahun 2021. Kontribusi PLN terhadap negara tak hanya lewat dividen tetapi juga setoran pajak hingga Rp35,33 triliun atau meningkat sebesar 13,1% dibandingkan tahun 2021.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menanggapi, PLN sebagai perusahaan BUMN berkomitmen untuk terus berkontribusi lebih pada negara dan masyarakat, salah satunya melalui peningkatan performa dari sisi keuangan. Hal ini terlihat pada laporan keuangan tahun 2022 di mana PLN mampu mencatatkan kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah perusahaan dengan laba bersih mencapai Rp14,44 triliun.

“Di balik capaian kinerja keuangan yang kami torehkan, transformasi yang dilakukan korporasi menjadi kunci melewati masa-masa sulit. Hasilnya walaupun menghadapi kerugian kurs hampir 20 triliun, penerimaan laba kami tahun 2022 tetap meningkat 124% dari target,” ujar Darmawan.

Faktor utama peningkatan laba bersih PLN menurut Darmawan adalah peningkatan penjualan listrik yang mencapai 6,3% atau total 273,8 Terawatt hour (TWh) sehingga berdampak pada kenaikan pendapatan penjualan listrik hingga 7,7% dari Rp288,8 triliun di 2021 menjadi Rp311,1 triliun di 2022.

Peningkatan penjualan listrik ini didominasi dari pelanggan sektor industri di mana konsumsi listriknya meningkat sebesar 24,54% dan sektor bisnis yang meningkat sebesar 22,47%.

“Ini merupakan bukti bahwa PLN adalah jantungnya perekonomian Indonesia. Kami selalu siap menyediakan listrik andal untuk mendukung produktivitas pelanggan,” tambah Darmawan.

Darmawan menuturkan, peningkatan kinerja PLN ini akan memberikan _multiplier effect_. Selain mendorong perekonomian masyarakat, juga akan memberikan kontribusi perusahaan kepada negara.

“Kami optimis akan melanjutkan kinerja yang terbaik pada tahun ini dan tahun selanjutnya. PLN akan berupaya optimal dalam mengelola operasional maupun kinerja keuangan sehingga bisa memberikan kontribusi yang lebih lagi ke negara,” tutup Darmawan.

Bertahun-tahun Tak Bisa Nikmati Listrik, 3.024 Warga Dapat Bantuan Pasang Listrik dari Donasi Pegawai PLN

Jakarta, 29 Maret 2023 – PT PLN (Persero) berbagi kebahagiaan Ramadan 1444 Hijriah dengan menyalurkan program bantuan kepedulian Light Up the Dream (Listrik untuk Nyalakan Mimpi) kepada 3.024 pelanggan di 119 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3). Bantuan pemasangan listrik gratis itu berasal dari donasi pegawai PLN yang bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Abdul Senen Kinder, salah seorang penerima manfaat dari UP3 Sorong mengatakan bantuan ini sangat berarti baginya. Abdul yang selama tiga tahun ini memperoleh listrik dengan menyambung pada rumah saudaranya, kini bisa tersambung listrik berkat bantuan Light Up the Dream.

“Terima kasih kepada PT PLN (Persero) karena sangat membantu. Selama dua sampai tiga tahun ini sangat dibantu oleh kakak saya mengambil dari sebelah, sekarang rumah saya sudah mempunyai listrik sendiri,” kata Abdul.

Kebahagian juga terpancar dari wajah Susma Deni yang juga menjadi penerima bantuan Light Up the Dream UP3 Solok. Berkat bantuan ini, kini rumahnya yang berlokasi di Jorong Koto Tingga, Nagari Sirukam ini mendapat penerangan sepenuhnya.

“Terima kasih banyak kami ucapkan pada PLN beserta karyawannya yang telah memberikan kami bantuan berupa pemasangan listrik secara gratis, sehingga dengan bantuan ini kami bisa menikmati penerangan sepenuhnya. Mudah-mudahan kebaikan yang PLN berikan kepada kami dibalas oleh Allah SWT dan menjadi amal ibadah, Aamiin aamiin ya Robbal Aalamiin,” tutur Susma Deni.

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Taher Hanubun yang turut hadir menyampaikan apresiasinya pada PLN. Taher mengatakan, bantuan sambung listrik ini sangat membantu masyarakat daerah yang kurang mampu.

“Bertahun-tahun bahkan puluhan tahun mimpi punya lampu, hari ini program Light Up the Dream PLN sungguh luar biasa. Beliau ini sudah sangat tua, sampai saat ini lampunya belum ada, sekali lagi atas nama pemerintah daerah  saya menyampaikan banyak terima kasih,” kata Taher.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, program Light Up the Dream merupakan wujud nyata dari komitmen dan kekompakan insan PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan sekaligus mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) agar seluruh masyarakat dapat mengakses listrik sehingga mendorong roda perekonomian.

Darmawan mengaku bahagia ketika melihat senyum seluruh masyarakat yang mimpinya untuk mendapatkan akses listrik telah diwujudkan.

“Pelaksanaan program ini dilakukan berkat empati karyawan PLN untuk berbagi kepada sesama. Ini komitmen kita lakukan dalam menyalurkan listrik kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Darmawan.

Direktur Legal dan Manajemen Sumber Daya Manusia PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto mengatakan, penyaluran listrik gratis dari donasi pegawai PLN ini sebagai bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat. Dia mengatakan, PLN dalam pengembangan SDM yang unggul tidak cukup hanya mengembangkan skill dan ilmu pengetahuan, tetapi harus dibarengi kepekaan terhadap lingkungan perusahaan.

Karena itu, bantuan ini diharapkan dapat menciptakan Creating Share Value (CSV) yang memberi manfaat atau nilai tambah kepada perusahaan, masyarakat dan juga lingkungan.

“Tentunya pengorbanan yang teman dan sahabat lakukan baik pihak yang berkontribusi maupun yang mengurusi material (program) ini sangat-sangat kita apresiasi. Teruskan perjuangan mulia ini, perjuangan yang sangat ditunggu dan diharapkan oleh rakyat Indonesia yang memang mungkin belum beruntung di dalam memiliki sambungan listrik,” kata Didi.

Dia merinci program bantuan tersebut disalurkan pada pelanggan di wilayah Aceh (20), Sumut (81), Riau (43), Sumbar (179), S2JB (107), Babel (6), Lampung (151), Banten (83), Jabar (110), Jateng & DIY (430), Jatim (295), Kalbar (34), Kaltim & Utara (85), Kalsel & Tengah (95), NTB (44), NTT (236), Sulselrabar (481), Sulutenggo (227).

Selanjutnya wilayah Maluku & Maluku Utara (264), dan terakhir Papua & Papua Barat (53). Sehingga total penerima bantuan kali ini sebanyak 3.024 pelanggan dan sejak awal dijalankan program kepedulian  light up the dream berhasil disalurkan pada 10.735 pelanggan di Indonesia.

“Seberapa kecil pun yang Bapak atau Ibu berikan untuk program ini, pasti memberi makna khusus bagi pihak yang menerima. Tentunya sentuhan lembut dari insan PLN ini memberikan syiar yang baik bahwa PLN tidak hanya bekerja sesuai tupoksi yang ada, tetapi insan PLN memberikan kontribusi melebihi dari apa yang diamanahkan,” tutup Didi.

Hadirnya Listrik PLN Permudah Aktivitas Warga Desa Karang Brak Tanggamus

Hadirnya listrik telah memberikan kemudahan dalam melakukan segala aktivitas di berbagai sektor bagi masyarakat Desa (Pekon) Karang Brak Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus. Lebih dari 200 kepala keluarga di Desa Karang Brak telah menikmati energi listrik dari PLN.

Mispaldi, S.Si., M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Pematang Sawa mengaku, kehadiran listrik sangat berdampak besar terhadap dunia pendidikan. Sebelum hadirnya listrik, Mispaldi menuturkan, jika Dia bersama rekan sejawatnya yang juga sebagai pengajar di Pekon tersebut sering kali mengalami kesulitan saat malam hari, terlebih saat melakukan koreksi hasil belajar siswa.

“Kini kami merasakan terang dengan hadirnya listrik dari PLN. Tentu saja ini berdampak besar luar biasa terhadap dunia pendidikan, kami bersama siswa dapat belajar lebih baik,” ujar Mispaldi.

Ditambahkannya, bahwa hadirnya listrik PLN telah membantu dan memperlancar dalam melakukan proses pembelajaran kepada siswa di SMP Negeri 3 Pematang Sawa tempat Dia dan rekan sejawatnya mengajar.

“Terima kasih kepada PLN, semoga PLN selalu sukses,” imbuhnya.

Hal yang sama diungkapkan Asep Gunawan, selaku perangkat desa Karang Brak. Asep sangat senang atas kehadiran listrik PLN yang telah menerangi desanya itu.

“Tadinya kami belum merasakan terangnya di rumah dan memasak dengan gelap-gelapan, namun sekarang sudah dapat merasakan terangnya listrik dengan lampu-lampu yang begitu terang,” ujarnya.

Ditambahkannya, dengan tersedianya listrik juga membantu dan mempermudah pelayanan desa kepada masyarakat.

“Dulu kami memakai mesin ketik, sekarang sudah bisa membeli komputer dan printer, jadi kami tidak perlu jauh-jauh untuk mencetak berkas-berkas yang kami butuhkan di desa,” kata Asep.

Menurut Asep, bukan hanya berdampak pada pelayanannya di desa, namun listrik juga membawa dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Karang Brak.

Begitu pun juga diungkapkan Sumartini. Selaku pedagang minuman dingin, Sumartini merasa sangat terbantu dengan tersedianya listrik, karena Dia tidak perlu pergi jauh untuk mencari es sebagai bahan baku dagangannya.

“Semenjak ada listrik PLN, saya harus membeli es di Kota Agung yang cukup jauh, sekarang saya bersyukur PLN sudah masuk dan saya bisa bikin es sendiri,” ungkap Sumartini.

PLN Wujudkan Listrik Berkeadilan, Ratusan Warga Desa Karang Brak Kabupaten Tanggamus Kini Nikmati Listrik

Bandar Lampung, 6 Maret 2023

PT PLN (Persero) kembali berhasil menyalakan ratusan rumah warga di Pekon (Desa) Karang Brak Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus. Pekon Karang Brak merupakan salah satu desa dari tujuh desa yang belum berlistrik di Kabupaten Tanggamus.

Keberhasilan PT PLN (Persero) menyalakan listrik di Pekon Karang Brak merupakan wujud nyata hadirnya negara dalam mewujudkan energi listrik yang berkeadilan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, I Gede Agung Sindu Putra menuturkan, jumlah desa yang telah berlistrik terus mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2021 rasio desa berlistrik sebesar 99,43 persen dan tahun 2022 sebesar 99,55 persen.

“Pada kuartal pertama tahun 2023 ini PLN berhasil melakukan penyalaan listrik di Pekon Karang Brak, masih tersisa enam desa lagi di Kabupaten Tanggamus yang terus dikebut pekerjaan pembangunannya walaupun dengan akses dan medan yang berat,” ujarnya.

I Gede Agung Sindu Putra berkomitmen, PLN akan terus mendukung pemerintah untuk meningkatkan rasio desa berlistrik khususnya di wilayah Provinsi Lampung. Tentunya, hal tersebut sejalan dengan upaya PLN dalam mewujudkan energi yang berkeadilan.

“Masyarakat yang berada di pelosok desa terpencil, terlebih sampai dengan saat ini masih belum dapat mengakses listrik, tentunya mereka memiliki hak yang sama untuk menikmati energi listrik. Untuk itu, PLN akan terus berupaya mewujudkannya,” ucapnya.

Sementara, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UPPK) Lampung, Badruzzaman menjelaskan, PLN telah membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 10 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 4,5 kms dan trafo gardu distribusi sebanyak 3 unit berkapasitas 100 kva di Pekon Karang Brak Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus.

“Penyalaan listrik di Pekon Karang Brak merupakan kelanjutan dari Pekon Teluk Brak yang telah menyala di tahun 2022, masih ada enam desa lagi di Kecamatan Pematang Sawa yang targetnya selesai di tahun 2023 ini,” ungkapnya.

Berdasarkan data, terdapat 13 desa lagi yang belum berlistrik di Provinsi Lampung. Menurutnya, semua desa di Provinsi Lampung terutama pada desa yang tidak terkendala baik secara teknis, administrasi dan perijinan ditargetkan berlistrik di tahun 2023.

“Melistriki desa, bukan sekedar mengejar pencapaian kinerja, tetapi bagian dari upaya PLN untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.