Gubernur Pastikan Pelayanan Masyarakat Berjalan Normal Pasca Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1443H

BANDARLAMPUNG—Tegakkan disiplin ASN dan pastikan pelayanan publik tetap berjalan pada hari pertama kerja usai cuti bersama libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan Peninjauan dan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Pusat Pelayanan Publik dan Kantor Dinas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (09/05/2022).
Sidak tersebut dibagi menjadi 6 tim dengan koordinator masing-masing tim yakni Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Inspektur Provinsi Lampung, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kasat Pol PP, Kepala BKD,, dan Kadis Kominfotik Provinsi Lampung dengan anggota tim dari berbagai unsur OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Adapun Gubernur Arinal Djunaidi bersama Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto melakukan Inspeksi dibeberapa pusat pelayanan publik seperti Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, UPTD Pendapatan Wilayah I Kelas A Samsat Bandar Lampung, dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung.
Fahrizal Darminto dalam apel pagi sebelum inspeksi, menyampaikan bahwa inspeksi pada hari ini untuk memastikan pelayanan publik di Provinsi Lampung setelah cuti bersama tetap berjalan dengan baik, dan sekaligus meninjau kehadiran ASN di Provinsi Lampung pada hari pertama kerja usai libur lebaran 2022.
Sementara itu dalam kunjungannya ke RSUD Abdul Moeloek, Samsat Bandar Lampung, dan RSJ Provinsi Lampung, Gubernur memastikan bahwa layanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan maksimal.
Pada kunjungan tersebut, Gubernur Arinal mengucapkan terimakasih kepada ASN dan para tenaga medis, yang tetap bekerja selama libur lebaran tahun 2022.
“Saya ucapkan terimakasih kepada para tenaga medis, dokter, dan ASN sekalian yang tetap bekarja secara maksimal, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa libur lebaran 2022,” ucap Gubernur.
Dalam kunjungannya Gubernur juga menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan masyarakat dan beberapa pasien di RSUD Abdul Moeloek dan RSJ Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemerintah Provinsi Lampung Melakukan Pemantauan Pasca Libur Cuti Bersama

Bandar Lampung– Pemerintah Provinsi Lampung melakukan pemantauan /inspeksi mendadak terhadap tingkat kehadiran ASN di tingkat Pemerintah Provinsi Lampungsetelah cuti bersama perayaan Idul Fitri 1443 H. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung memberikan arahan kepada Tim Pemantauan dan Inspeksi sebelum melaksanakan Tugas di Perangkat Daerah dilingkungan Pemprov. Lampung, bertempat di halaman Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (09/05/2022).

Gubenur Arinal Himbau Masyarakat Lampung Tidak Buru-buru Melakukan Perjalanan Balik

Lampung Selatan–Antisipasi puncak arus balik, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan himbauan sampai ke tingkat Desa agar masyarakat tidak terburu-buru melaksanakan perjalanan balik.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dalam Rapat Koordinas penanganan arus balik bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama jajarannya di Pos Terpadu Bakauheni, Sabtu (7/5/2022).
Gubernur manambahkan, untuk menyampaikan himbauan hingga ditingkat Desa, yakni dengan melakukan koordinasi dengan Kapolda Lampung dan Danrem 043 Gatam, serta Bupati/walikota se Provinsi Lampung.
“Himbauan di tingkat paling bawah yaitu desa atau kecamatan melalui para Bupati, Kades, Camat, Kapolres, Kapolsek, dan Danramil memberikan himbauan agar masyarakat Lampung tidak buru-buru melakukan perjalanan balik, ” Kata Gubernur Arinal.
Gubernur berharap dengan upaya ini akan sedikit mengurangi beban puncak arus balik di di Pelabuhan Bakauheni dan pelabuhan Panjang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Arinal Dampingi Menhub dan Kapolri Pantau Arus Balik di Pelabauhan Bakauheni dan Panjang

Lampung Selatan–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang, Sabtu (7/5/2022).
Gubernur Lampung juga mengikuti rapat koordinasi penanganan arus balik bersama Kapolri dan Menhub RI di Pos Terpadu Bakauheni. Hadir juga dalam rakor tersebut, Pejabat Ditjend Perhubungan Darat Kemenhub, Kapolda Lampung Irjen Pol. Hendro Sugiatno dan, Pejabat Polda Lampung, Dirut ASDP, pejabat Basarmas, pejabat BMKG.
Menhub Budi Karya Sumadi, usai Rakor mengatakan, kegiatan hari adalah wujud kolaborasi sinergi konsistensi yang dilakukan Pemerintah. Menhub Menegaskan mendapat dukungan yang luar biasa dari stakeholder, khususnya dari Kapolri.
Kemenhub juga telah melakukan upaya-upaya maksimal, baik itu meneliti, mensimulasi, memberikan suatu cara bertindak (CB), mengkoordinasi, mengontrol, dan menambah sarana prasarana untuk memperlancar arus mudik dan balik.
“Saya pikir apa yang kita lakukan ini luar biasa, ini tidak lain perintah Presiden pada kami pada saat rapat, layani masyarakat dengan baik, ” Kata Menhub.
Di Bakauheni sendiri, tambahnya ada 7 dermaga kita tambah 4, kita ada kapal 45 kita tambah 63. Begitu juga yang ada di Semarang – Jakarta dilakukan suatu rekayasa lalulintas yaitu ganjil genap.
Namun dari data yang kita cek tadi pagi, yang baru pulang itu 40 persen. Ada 60 persen yang belum bergerak dari sumatera ke jawa dan dari semarang ke Jakarta, hampir sama.
Menhub juga mengatakan, agar seyogyanya para pemudik menunda kepulangan ke Jakarta atau jawa. Tundalah hari senin, Selasa, atau Rabu. Toh pemerintah juga sudah memberikan hak cuti. Pemerintah juga sudah memberikan ijin kepada anak-anak kita untuk daring.
“Secara effort dan kolaboratif berbagai upaya sudah kita lakukan, ” Tegas Menhub RI Budi Karyadi Sumadi.
Tapi saya yakin, pak Kapolri dan tim, saya dengan Kapolda Lampung, Banten, Jabar, Jateng Jatim sangat cair, setiap saat kita bisa turun. Ini menunjukkan arahan Pak Kapolri agar kita bisa melakukan sinergi dengan baik.
Dalam kesempatan yang sama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa baru saja saya dengan Menhub mengecek kesiapan dan pelaksanaan yang dilakukan di wilayah Pelabuhan Bakauheni terkait pelayanan arus balik.
Dari grafik pelayanan arus balik dalam 2-3 hari ini terus mengalami peningkatan. Dari 15 kemudian 16 lalu naik lagi sampai 31 ribu. Kemungkinan pada hari ini akan terus meningkat, mungkin bisa sampai 40 ribu.
“Tentunya kita melihat skema dalam menghadapi puncak arus balik, bagaimana dari mulai mengatur rest area sebagai tempat untuk menampung manakala terjadi kepadatan di dermaga sampai dengan menambah jumlah dermaga, ” Kata Polri
Dari 7 dermaga yang ada di Bakauheni kemudian ditambah lagi dengan dermaga yang ada di Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).
Tentunya rekayasa yang kita lakukan ini agar kemacetan di Pelabuhan Bakauheni bisa kita hindari. Ada beberapa skema yang kita lakukan, yaitu Hijau Kuning dan Merah. Merah artinya sudah sangat padat. Selama beberapa hari ini baru masuk ke situasi Hijau, kita harapkan ini bisa bertahan terus.
Beberapa waktu lalu kita mengimbau masyarakat untuk dapat mengatur waktu arus balik. Dari beberapa Kementerian / Lembaga diantaranya dari Kemenpan RB, Kemendikbud kemudian rekan-rekan yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha juga memberikan semacam relaksasi antara 5 hari sampai 1 minggu ke depan, tanpa harus mengurangi kewajiban melaksanakan tugasnya, bisa memanfaatkan teknologi dengan menerapkan Work From Home (WFH).
Juga memanfaatkan waktu libur anak-anak, khususnya di wilayah Jakarta, yang baru masuk pada 12 Mei. Ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengatur waktu balik, sehingga kepadatan arus balik bisa kita urai. Masyarakat juga bisa kembali dengan nyaman dan tentunya kita stakeholder terkait bisa memberikan pelayanan yang lebih baik.
Semua akan kita siapkan dan akan terus kita lakukan pengecekan dan evaluasi sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik dan masyarakat bisa betul-betul diberikan pelayanan yang terbaik pada masa arus balik.
Di jalur-jalur alternatif, saya juga menginstruksikan Polri menempatkan personil-personil yang mungkin terdampak akibat adanya kebijakan one way, agar semuanya bisa berjalan.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Menhub Lepas Keberangkatan KM Ciremai dari Pelabuhan Panjang

Bandar Lampung— Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melepas keberangkatan pemudik penumpang KM Ciremai di Dermaga B, Pelabuhan Panjang, saat meninjau Pelabuhan Panjang yang menjadi pelabuhan alternatif di Provinsi Lampung, Sabtu (7/5/2022)
Dalam kesempatan tersebut Menhub juga mengimbau masyarakat agar tidak pulang dipuncak arus mudik yang diprediksi pada 6-8 Mei 2022.
Saat ini, baru 37 persen pemudik yang bergerak melakukan perjalanan, sehingga akan terjadi peningkatan jumlah pemudik ke depannya.
“Jangan lakukan hari ini dan besok (perjalanan), kalau bisa ditunda hari Senin. Sekali lagi ditunda hari Senin atau hari Selasa karena bagi yang kerja, para pekerja ajukan cuti, yang kedua anak-anak kita di Jabodetabek boleh libur,” kata Menhub.
Mendampingi Menteri Perhubungan yakni Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno, Walikota Bandar Lampung, dan Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto.
Sementara Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno, mengatakan hari ini Pelabuhan Panjang mengangkut sebanyak 347 kendaraan roda dua, 57 kendaraan roda empat, dan 1.084 penumpang.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Masih Lengang

Lampung Selatan — Arus balik mudik di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan terpantau masih lengang.
Diketahui, puncak arus mudik diprediksikan akan terjadi pada 6 Mei hingga 7 Mei 2022 karena pada tanggal 9 Mei aktivitas perkantoran sudah kembali normal dan masa libur telah usai.
Berdasarkan pantauan di Pelabuhan Bakauheni, Kamis (5/5/2022), upaya mengurai kemacetan arus balik sudah diterapkan.
Bagi kendaraan roda dua, sudah dipersiapkan jalurnya tersendiri untuk menuju dermaga khusus yang berisikan kendaraan roda dua yakni Dermaga 5.
Antrean kendaraan roda empat juga sudah mulai terlihat di dermaga eksekutif dan didominasi oleh plat B, AB, dan F. Namun, kurang dari 10 menit, antrean kendaraan roda empat langsung terurai.
Berdasarkan data Posko ASDP Cabang Bakauheni, 42.079 jiwa disertai 3775 unit kendaraan roda dua dan 5591 unit kendaraan roda empat telah menyeberang ke Pulau Jawa.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Menko Muhadjir Effendy dan Gubernur Arinal Berbalas Apresiasi Terkait Pelayanan Arus Balik

Lampung Selatan– Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Gubernur Lampung, Kapolda, PT ASDP dan PT Pelindo (Persero), terkait persiapan pelayanan arus balik.
Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, disampaikan dalam keterangan pers usai menggelar rapat bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi, Gubernur Lampung dan pihak terkait lainnya di Pelabuhan Bakauheni, Rabu (4/5/2022).
Apresiasi Menko tersebut disampaikan setelah mendengarkan paparan Gubernur Lampung, Kapolda Lampung dan PT Pelindo (Persero), dalam rapat terkait pelayanan arus balik.
Senada Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi juga menyampaikan apresiasi atas respon tiga Menteri terhadap situasi masyarakat menjelang arus balik. “Inilah wujud Pemerintah hadir ketika Rakyat membutuhkan. Dengan adanya penyebarangan Panjang tahun ini 25-30 juta pemudik lebih terurai dan dari pelabuhan panjang juga memastikan bahwa masyarakat juga sampai ke Banten walaupun jaraknya sekitar 3,5 jam”, ucap Gubernur.
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menegaskan bahwa Pelabuhan Panjang hanya jalur alternatif yang digunakan pada saat arus balik mudik dan bukan jalur utama.
Gubernur Arinal menambahkan keberhasilan dalam penanganan ini adalah apabila ada kesamaan antara fasilitas yang disiapkan dengan jumlah masyarakat yang akan kembali. “Insya Allah ketersediaan fasilitas perkapalan ini tidak akan menimbulkan kesulitan dalam penyeberangan,” Tutup Gubernur. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Gubernur Arinal : Pelabuhan Panjang Alternatif Pelayanan Arus Balik

Lampung Selatan–Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menegaskan bahwa Pelabuhan Panjang hanya jalur alternatif yang digunakan pada saat arus balik mudik dan bukan jalur utama.
Hal itu disampaikan Gubernur pada saat meninjau Pelabuhan Bakauheni bersama Menteri Perhubungan (Menhub), Ir. Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy dan Menteri BUMN, Erick Thohir, di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Rabu (4-5-2022).
Gubernur Arinal menambahkan keberhasilan dalam penanganan ini adalah apabila ada kesamaan antara fasilitas yang disiapkan dengan jumlah masyarakat yang akan kembali.
Insya Allah ketersediaan fasilitas perkapalan ini tidak akan menimbulkan kesulitan dalam penyeberangan.
Oleh karena itu kita menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah terhadap situasi yang sekarang ini sedang menurun Covidnya. Alhamdulillah Lampung sekarang sudah nol.
Mudah-mudahan dalam penyeberangan saat arus mudik seperti ini sudah tidak ada masalah.
Oleh karena itu saya akan memantau terus, seperti yang sudah dilakukan, tidak hanya fasilitas perkapalan tapi juga pelabuhannya juga sudah dibuat alternatif dari Panjang ke Ciwandan.
Tidak ada alasan masyarakat tidak bisa menumpang, tidak ada alasan Pemerintah tidak bisa memfasilitasi.
“Jadi kepada para media untuk lebih diperhatikan ya agar tidak terjadi salah paham. Pelabuhan Panjang adalah alternatif,” kata Arinal.
Dia mengungkapkan terkait dipergunakannya Pelabuhan Panjang masih menjadi bahan perundingan.
“Semuanya masih dirundingkan, nantinya penyebrangan di Panjang hanya untuk logistik saja, atau bisa juga untuk para pemudik,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Korlantas Polri, Firmansyah mengatakan kelancaran arus balik mudik harus ada kerja sama juga dengan para pemudiknya.
“Jadi harus sabar yang penting, mengantri dengan teratur, semuanya pasti bisa kembali dengan selamat,” tuturnya.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Gubernur Arinal Dampingi Tiga Menteri Tinjau Pelabuhan Panjang dan Bakauheni, Cek Kesiapan Arus Balik

Lampung Selatan– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi melakukan peninjauan Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Bakauheni untuk mengecek langsung arus mudik dan arus balik Lebaran 2022. Rabu (4/5/2022)
Menko PMK Muhadjir Effendy menjelaskan, menindak lanjuti evaluasi mudik dan kesimpulan rapat, perlu ada alternatif jalur pelabuhan diluar bakauheni dan pilihan jatuh ke pelabuhan panjang untuk memastikan masyarakat yang akan melakukan arus balik sehingga betul-betul lebih nyaman saat waktu mudiknya.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan panjang adalah alternatif dan dekat dengan masyarakat, sehingga diharapkan tidak terjadi lonjakan dan meminta Kapolda Lampung mengarahkan, kendaraan logistik ke pelabuhan panjang sehingga kendaraan besar tidak ke Bakauheni.
Selanjutnya Kakorlantas Mabes Polri, mengatakan akan bersama-sama dengan perhubungan darat dan pengelola Tol untuk mengarahkan masyarakat menuju pelabuhan panjang. “Harusnya ini tidak ada masalah sepanjang mereka mendapat informasi yang cukup bahwa dari pelabuhan panjang juga akan mengantar mereka ke pelabuhan di Banten” ucapnya.
Sedangkan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyampaikan apresiasi atas respon tiga Menteri terhadap situasi masyarakat, inilah wujud Pemerintah hadir ketika Rakyat membutuhkan. Dengan adanya penyeberangan Panjang tahun ini, 25-30 juta pemudik lebih terurai dan dari pelabuhan panjang juga memastikan bahwa masyarakat juga sampai ke Banten walaupun jaraknya tempuhnya sekitar 3,5 jam.
Arinal juga berharap tahun depan akan lebih terurai lagi melalui pelabuhan Tanggamus sehingga masyarakat Lampumg bagian Barat dan Bengkulu tidak harus ke Bakauheni dan Panjang.
Dalam rapat di Kantor ASDP, Mehub mengamanatkan kepada Kapolda dan Gubernur Lampung beserta jajaran terkait agar sebelum mencapai kategori merah atau overload penumpang yang di Merak bisa dibantu pada saat zona kuning untuk diangkut melalui kapal barang logistik sehingga tidak menunggu sampai kategori merah.
Pada saat bergerak dari hijau ke arah kuning Menhhub mengharapkan agar bisa dilakukan pengangkutan untuk mengantisipasi tidak terjadi lonjakan yang begitu drastis.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemerintah Pusat Pertimbangkan Alihkan Angkutan Logistik dari Pelabuhan Merak

Lampung Selatan — Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan data-data yang menarik, bahwa terbukti, Pembangunan Infrastruktur yang dibangun oleh Presiden Joko Widodo menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa.
Hal itu disampaikan Menteri BUMN pada saat peninjauan Pelabuhan Bakauheni bersama Menteri Perhubungan (Menhub), Ir. Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Rabu (4-5-2022).
Pertumbuhan yang dimaksud, kata Menteri BUMN, diantaranya penyeberangan logistik meningkat 116%. Data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia bangkit dari Covid. Ditambah lagi data kenaikan kendaraan roda empat sampai 27%. Hal ini membuktikan tingkat ekonomi masyarakat pun meningkat.
Karena itu, seperti yang disampaikan Menteri Perhubungan dan sesuai arahan Menko PMK, Kementerian BUMN kedepan akan menggambarkan ulang bersama Polri dan Pemerintah Daerah dalam hal ini Gubernur, apakah Pelabuhan Merak akan tetap dijadikan sebagai penyeberangan mobil dan motor, atau berikut penyeberangan logistik namun logistiknya akan dipindahkan ke titik lain.
“Hal ini yang akan jadi pertimbangan, akan kita hitung ulang agar kita bisa meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat,” kata Menteri BUMN.
Sementara Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menambahkan Mabes Polri bersama Kapolda bertugas untuk memastikan, tekanan arus lalulintas bisa terbagi rata mengingat potensi yang akan kembali ke Jakarta nanti cukup tinggi.
“Hari ini kami memastikan bersama Bapak Menteri dan Pemerintah Daerah bahwa semua terlayani dengan baik,” terang Kakorlantas Polri.
Irjen Pol Firman Shantyabudi juga menjelaskan bahwa Polri bersama seluruh jajaran dan stakeholder memastikan kesiapan seluruh sarana prasarana dan kapal guna melayani masyarakat menghadapi arus balik.
“Percayalah apa yang kita siapkan ini demi kelancaran distribusi kemudian kelancaran rekan-rekan kembali ke Jakarta atau mungkin ke arah Timur lagi dari Jakarta,” kata Irjen Pol Firman Shantyabudi.
“Jadi mohon apa yang sudah disiapkan ini bisa dimanfaatkan betul sehingga apa yang dikhawatirkan terkait arus puncak balik bisa kita eliminasi semaksimal mungkin demi kelancaran” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)